Anda di halaman 1dari 26

LAPORAN SINGKAT

KEGIATAN PRAKTIK MENGAJAR

Disusun Oleh:

SHOPHIANTO TARAMPAK, S.Pd.


201503160235
SMP NEGERI 2 BALUSU

BIDANG STUDI SENI BUDAYA


PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN ANGKATAN II
UNIVERSITAS NEGERI MANADO
TAHUN 2021

1
DAFTAR ISI
Sampul laporan ................................................................................................... 1
Kata pengantar ................................................................................................... 2
Daftar isi .............................................................................................................. 3
A. Deskripsi Jenis Kasus/Masalah Pelaksanaan Pembelajaran ..................... 5
1. Kasus Kegiatan Mengajar 1 ...................................................................... 5
2. Kasus Kegiatan Mengajar 2 ...................................................................... 6
3. Kasus Kegiatan Mengajar 3 ...................................................................... 6
B. Deskripsi Faktor Penyebab ........................................................................... 7
1. Faktor Penyebab Kasus 1 .......................................................................... 7
2. Faktor Penyebab Kasus 2 .......................................................................... 7
3. Faktor Penyebab Kasus 3 .......................................................................... 8
C. Deskripsi Alternatif Solusi/Tindakan .......................................................... 8
1. Solusi/Tindakan Kasus 1 ............................................................................8
2. Solusi/Tindakan Kasus 2 ........................................................................... 9
3. Solusi/Tindakan Kasus 3 ........................................................................... 9
D. Uraian Hasil yang Didapatkan dari Tindakan ........................................... 10
1. Hasil Tindakan 1 ....................................................................................... 10
2. Hasil Tindakan 2 ....................................................................................... 10
3. Hasil Tindakan 3 ....................................................................................... 11
E. Kesimpulan dan Saran …...…………...……………………......................... 11
F. Lampiran Foto Kegiatan ................................................................................ 13

2
KATA PENGANTAR

Segala puji syukur patut diserukan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas
rahmat dan karunia-Nya sehingga penyusun dapat menyelesaikan Laporan PPL di
SMP Negeri 2 Balusu dengan baik. Penyusunan laporan ini merupakan tahap
akhir dari serangkaian kegiatan PPL dari tanggal 05 Juli 2021 sampai dengan 03
Agustus 2021.
Penulis menyadari bahwa kegiatan PPL dan pembuatan laporan ini tidak
akan terlaksana tanpa adanya dukungan, bimbingan, arahan serta kerja sama
antara Mahasiswa PPL, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Guru Pamong,
pihak sekolah serta semua pihak yang terlibat dalam mendukung lancarnya
kegiatan PPL ini. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan ungkapan terima
kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Tuhan Yesus Kristus yang telah mengaruniakan hikmat, kesehatan,
kemudahan, dan kelancaran selama melaksanakan kegiatan PPL ini.
2. Unit Program Pengembangan Profesi Guru, LPTK Universitas Negeri Manado.
3. Bapak Tarto Derias Tangkeallo, S.Pd. selaku Kepala SMP Negeri 2 Balusu
yang telah memberi izin untuk melaksanakan PPL.
4. Bapak/ibu selaku Dosen Pembimbing yang telah membimbing, mengarahkan,
serta mendampingi selama kegiatan PPL berlangsung.
5. Bapak/ibu Guru Pamong yang telah bersedia membimbing, mengarahkan, serta
mendampingi selama kegiatan PPL.
6. Guru-guru serta staf SMP Negeri 2 Balusu yang membantu dalam kelancaran
kegiatan PPL.
7. Rekan-rekan PPL PPG terkhusus kelompok 2 yang selalu berbagi ilmu dan
tentunya membantu kegiatan ini dari awal hingga akhir serta semangat untuk
tetap terus berjuang demi keberhasilan bersama.
8. Siwa-siswi SMP Negeri 2 Balusu yang telah berkerja sama dengan kami dalam
proses pembelajaran
9. Keluarga penulis yang telah memberikan doa dan dukungan moril kepada
penulis.

3
Akhirnya semoga segala bantuan yang telah diberikan oleh semua pihak
menjadi berkat yang bermanfaat dan mendapatkan balasan dari Tuhan Yang Maha
Kuasa dan semoga Laporan PPL ini dapat memberikan manfaat kepada pembaca
atau pihak lain yang membutuhkannya.

Balusu, 03 Agustus 2021

Penulis

4
LK 3.7 LAPORAN SINGKAT KEGIATAN PRAKTIK MENGAJAR KE-1
SAMPAI KE-3

A. DESKRIPSI JENIS KASUS / MASALAH PELAKSANAAN


PEMBELAJARAN

1. Kasus/Masalah Kegiatan Mengajar 1


Kegiatan praktik pembelajaran pertama dilaksanakan pada hari Senin,
05 Juli 2021dengan bentuk Pembelajaran Luring (tatap muka). Materi
pembelajaran yang diberikan yaitu fungsi dan makna lagu daerah. Alokasi
waktu kegiatan pembelajaran adalah 1 jam pembelajaran (1x50 menit). Pada
kegiatan PPL pertama ini melibatkan 12 orang peserta didik.
Terdapat beberapa kasus/masalah yang muncul dalam kegiatan PPL
pertama tersebut, antara lain:
a. Kualitas jaringan internet yang buruk.
Kekayaan pengetahuan minim dan menjadikan guru lebih dominan
sebagai explainer kepada siswa.
b. Belum tercipta suasana diskusi yang interaktif antar siswa.
 Pada umumnya kebiasaan pembelajaran sejak dini yang kurang
membuat anak menjadi pemikir yang kritis terhadap materi
belajar. Sehingga anak kurang berani, malu, takut berpendapat.
 Diskusi di dominasi oleh siswa tertentu saja.
c. Metode TSTS kurang dipahami anak karena dianggap suatu hal yang
baru.
Anak yang tinggal sebagai explainer kurang memahami tugasnya
sehingga terkesan hanya membacakan hasil diskusinya kepada tamu
yang datang.
d. Alokasi waktu dalam pembelajaran tidak sesuai rencana.
Penerapan metode TSTS yang membutuhkan banyak waktu, membuat
guru membatasi sistem bertamu ke satu kelompok saja.

5
2. Kasus/Masalah Kegiatan Mengajar 2
Kegiatan praktik pembelajaran kedua dilaksanakan pada hari Kamis,
15 Juli 2021 dengan bentuk Pembelajaran Luring (tatap muka). Materi
pembelajaran yang diberikan yaitu teknik vokal. Alokasi waktu kegiatan
pembelajaran adalah 1 jam pembelajaran (1x50 menit). Pada kegiatan PPL
kedua ini melibatkan 8 orang peserta didik.
Terdapat beberapa kasus/masalah yang muncul dalam kegiatan PPL
kedua tersebut, antara lain:
a. Belum tercipta suasana latihan yang fokus
Pada saat latihan mandiri, beberapa anak kurang maksimal dalam
mempraktekkan materi yang sudah didemonstrasikan
b. Kegiatan latihan mandiri mengenai teknik vokal secara formal
dianggap hal yang baru
Beberapa anak masih merasa malu untuk latihan bernyanyi secara
mandiri
c. Alokasi waktu dalam pembelajaran tidak sesuai rencana
Durasi untuk menjelaskan materi lebih banyak

3. Kasus/Masalah Kegiatan Mengajar 3


Kegiatan praktik pembelajaran ketiga dilaksanakan pada Hari Rabu,
28 Juli 2021 dengan bentuk Pembelajaran Luring (tatap muka). Materi
pembelajaran yang diberikan yaitu gaya menyanyi lagu daerah. Alokasi
waktu kegiatan pembelajaran adalah 1 jam pembelajaran (1x50 menit). Pada
kegiatan PPL ketiga ini melibatkan 10 orang peserta didik.
Ada beberapa kasus/masalah yang muncul dalam kegiatan PPL ketiga
tersebut, antara lain:
a. Belum tercipta suasana latihan yang maksimal
Pada saat latihan mandiri, beberapa anak kurang menjiwai gerak dan
bagaimana mengekspresikan lagu daerah.
b. Kegiatan latihan individu mengenai gaya menyanyi secara formal
dianggap hal yang baru.

6
Beberapa anak masih merasa malu (kurang percaya diri) untuk latihan
bernyanyi secara mandiri dan lebih memilih latihan sekaligus bersama-
sama.
c. Alokasi waktu dalam pembelajaran tidak sesuai rencana
Durasi untuk menjelaskan materi masih lebih banyak dikarenakan
pemahaman yang sangat kurang.

B. DESKRIPSI FAKTOR PENYEBAB KASUS


1. Faktor penyebab kasus pembelajaran ke-1
a. Kualitas jaringan yang buruk di lingkungan sekolah dan kuota internet
yang terkadang tidak dimiliki anak didik.
b. Metode pembelajaran yang sudah melekat sejak dini di daerah saya saat
ini bahwa guru sebagai sumber belajar utama, mengakibatkan pola pikir
anak dalam menanggapi materi pembelajaran sangat kurang dan
terkesan menunggu untuk di “suap” oleh guru.
c. (1). Siswa sebagai explainer kurang memahami hasil diskusi kelompok
(2). Rekan sekelompok yang sebenarnya lebih mampu dalam
menjelaskan materi kepada tamu yang datang memilih untuk
bertamu ke kelompok lain
d. Referensi (pengalaman budaya sekitar) anak didik mengenai materi
diskusi yang kurang. Selain itu, sifat kurang berani dalam memberi
masukan juga mengakibatkan durasi bertambah sehingga terkesan
mubasir.

2. Faktor penyebab kasus pembelajaran ke-2


a. Durasi pembelajaran yang terbatas dan peserta didik belum pernah
sebelumnya menerima materi teknik vokal dalam lingkungan formal.
b. Sistem pembelajaran selama ini yang pada umumnya kurang memberi
ruang ekspresi kepada peserta didik. Selain itu, tekanan yang diterima
anak dalam bangku pendidikan selama ini masih dilakukan dengan
sistem “diktator” dan kekerasan dalam bahasa verbal.

7
c. Kurangnya pemahaman sebagian besar anak tentang istilah-istilah dan
penerapan teknik vokal.

3. Faktor penyebab kasus pembelajaran ke-3


a. Durasi pembelajaran yang terbatas dan peserta didik belum pernah
sebelumnya menerima materi gaya menyanyi dalam lingkungan formal.
b. Sistem pembelajaran selama ini yang pada umumnya kurang memberi
ruang ekspresi kepada peserta didik dalam berkekpresi secara
terpimpin.
c. Kurangnya pemahaman sebagian besar anak tentang penerapan gaya
menyanyi.

C. DESKRIPSI ALTERNATIF SOLUSI / TINDAKAN


1. Solusi/tindakan kasus 1
Beberapa solusi atau tindakan yang saya lakukan untuk menyelesaikan
permasalahan yang timbul saat pelaksanaan praktik mengajar pertama,
yaitu:
a. Mengirim file terlebih dahulu sebelum hari belajar dimulai sehingga
anak masih bisa berupaya mengakses materi pembelajaran.
b. Sebelum hari belajar, guru dan siswa mencari spot dengan kualitas
jaringan yang baik untuk mengunduh materi belajar (salah satunya
thetering data)
c. Menciptakan sistem pembelajaran dari guru sebagai sumber belajar
utama kepada siswa sebagai pelajar yang kreatif dengan
memanfaatkan teknologi yang seadanya dimiliki dan perpustakaan
yang ada disekolah.
d. Menyampaikan kepada anak didik untuk dapat berkonsultasi di luar
jam pelajaran dengan lebih santai. Tujuannya untuk membuat anak
nyaman dengan guru agar mereka mau untuk terbuka mengenai
kesulitan yang ditemui. Namun, tetap memperhatikan etika
komunikasi.

8
e. Mengarahkan beberapa explainer untuk memahami hasil diskusi dan
berani menjelaskan kepada temannya.
f. Guru melakukan refleksi bersama siswa setelah pelajaran dan
memberikan motivasi untuk menjadi anak didik yang berani
menanggapi materi belajar namun tetap beretika.
g. Memberikan waktu tambahan dengan penjelasan bahwa kegiatan
bertamu (belanja ilmu di kelompok lain), hanya satu kali kunjungan
saja.
h. Tetap mengontrol waktu pelaksanaan kegiatan diskusi dan kegiatan
bertamu.

2. Solusi/tindakan kasus 2
Beberapa solusi atau tindakan yang saya lakukan untuk menyelesaikan
permasalahan yang timbul saat pelaksanaan praktik mengajar kedua, yaitu:
a. Guru tetap memberikan motivasi dan melakukan metode direct
instruction kepada peserta didik yang dinilai masih kurang.
b. Memberikan kesempatan kepada anak didik untuk menemukan
kenyamanannya dalam berlatih. Salah satunya dengan menggunakan
teman sebayanya untuk ikut mengontrol.
c. Melakukan direct instruction juga kepada seluruh anak untuk setiap
materi yang direspon anak dengan sangat baik.

3. Solusi/tindakan kasus 3
Beberapa solusi atau tindakan yang saya lakukan untuk menyelesaikan
permasalahan yang timbul saat pelaksanaan praktik mengajar ketiga, yaitu:
a. Guru tetap memberikan motivasi dan melakukan metode direct
instruction kepada peserta didik yang dinilai masih kurang.
b. Memberikan kesempatan kepada anak didik untuk menemukan
kenyamanannya dalam berlatih. Salah satunya dengan menggunakan
teman sebayanya untuk ikut mengontrol dan menemani.
c. Melakukan direct instruction juga kepada seluruh anak untuk setiap
materi yang direspon anak dengan sangat baik, sehingga diharapkan

9
secara bertahap percaya diri mereka untuk tampil di depan umum
semakin meningkat.

D. URAIAN HASIL YANG DIDAPATKAN DARI TINDAKAN


1. Hasil Tindakan 1
Hasil dari tindakan pada kegiatan mengajar pertama yang telah saya
lakukan adalah sebagai berikut:
Kesiapan materi pembelajaran sangat penting untuk meminimalisir
hambatan dalam proses pembelajaran agar dapat berlangsung dengan baik.
Motivasi melalui pemberian yel-yel semangat di awal pembelajaran dapat
mempengaruhi psikis anak dalam belajar. Selanjutnya, menciptakan sistem
pembelajaran dari guru sebagai sumber belajar utama kepada siswa
sebagai pelajar yang kreatif dengan memanfaatkan teknologi yang
seadanya mereka miliki. Selain itu, guru melakukan refleksi bersama siswa
setelah pelajaran dan memberikan motivasi untuk menjadi anak didik yang
berani menanggapi materi belajar namun tetap beretika.
Dari hasil tindakan 1 ini, diharapkan akan menjadi pedoman
perbaikan diri guru dalam menyiapkan alat, bahan, dan sumber belajar
agar lebih menarik dan memberikan pengalaman belajar yang berkesan
untuk peserta didik.

2. Hasil Tindakan 2
Hasil tindakan ke-2 ini, dapat terlihat dari yel-yel diawal
pembelajaran yang memberikan motivasi kepada peserta didik dan dengan
melakukan metode direct instruction kepada peserta didik yang dinilai
masih kurang, mereka lebih paham bahwa menyanyi dengan teknik tidak
semudah yang dipikirkan oleh orang yang menganggap remeh kegiatan
menyanyi yang baik dan benar. Dalam hal lain, anak didik diberikan
pilihan untuk menemukan kenyamanannya dalam berlatih. Salah satunya
dengan menggunakan teman sebayanya untuk ikut mengontrol. Hal ini
dilakukan agar mereka tidak merasa tertekan namun diharapkan secara

10
perlahan mereka akan lebih percaya diri pada saat berlatih secara individu
dilain kesempatan.
Dalam kegiatan mengajar kedua ini, guru memberikan ice breaking
berupa teka-teki yang menguji konsentrasi anak dan menempatkan animasi
bergerak dalam slide PPT yang unik dan lucu sehingga psikis dan mental
anak didik tetap terjaga dengan baik sehingga mereka lebih antusias
dalam merespon pemaparan guru.

3. Hasil Tindakan 3
Hasil dari tindakan ke-3 ini, dapat dilihat dari pembelajaran yang
berjalan dengan jauh baik, dimana salam semangat terus terjaga pada awal
pembelajaran yang berpengaruh hingga pada akhir pembelajaran. Guru
juga melakukan direct instruction kepada seluruh anak untuk setiap materi
dan direspon anak dengan sangat baik, sehingga diharapkan secara
bertahap percaya diri mereka untuk tampil di depan umum semakin
meningkat.
Ice breaking berupa teka-teki tetap disisipkan dan diletakkan setelah
tujuan pembelajaran dengan maksud agar psikis dan mental anak tetap
terjaga sebelum masuk pada kegiatan inti pembelajaran. Selain itu, dengan
adanya animasi bergerak pada slide PPT yang unik dan lucu, secara tidak
langsung anak didik akan merespon dengan senyum bahkan tertawa
sehingga proses pembelajaran tetap terasa menyenangkan bagi mereka.

E. KESIMPULAN
Kesimpulan dari kegiatan praktik pengalaman lapangan yang telah
saya laksanakan di SMP Negeri 2 Balusu selama 30 hari dengan 3 kali
pertemuan, setelah dilakukannya beberapa pengamatan, observasi, hingga
evaluasi didapatkan bahwasanya diperlukan persiapan yang matang sebelum
melaksanakan pembelajaran seperti kesehatan, perencanaan pembelajaran,
persiapan alat pendukung pembelajaran seperti laptop. Selain itu yang tidak
kalah pentingnya adalah bahan ajar, pengetahuan guru tentang materi yang

11
akan diajarkan, kemampuan guru memotivasi, kemampuan merancang
strategi pembelajaran yang menarik, serta kemampuan merancang penilaian
agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Pada kegiatan pembelajaran yang saya lakukan pada saat PPL tidak
terlepas dari beberapa kendala dan kekurangan namun secara keseluruhan
saya merasa cukup puas dan bersyukur karena mendapatkan bimbingan intens
dari dosen pembimbing dan guru pamong. Kegiatan ini dapat dijadikan
persiapan dan bahan belajar bagi seorang guru untuk menjadi seorang guru
yang profesional dan berpengalaman demi tercapainya pendidikan kearah
yang lebih baik lagi.

F. SARAN
Untuk meningkatkan keberhasilan Praktik Kegiatan Pembelajaran
diwaktu yang akan datang, maka saran yang perlu dipertimbangkan antara
lain:
1. Motivasi adalah hal yang sangat penting dilakukan oleh seorang guru
kepada peserta didik oleh karena dapat menjadikan peserta didik
menjadi lebih semangat dalam pembelajaran.
2. Pendidikan karakter sangat penting untuk terus diberikan kepada anak
didik agar menjadi kebanggaan Tuhan, orang tua, guru, masyarakat,
dan bangsa.
3. Kepada guru untuk selalu menyiapkan bahan ajar atau media
pembelajaran dengan matang dan menarik (TPACK) agar
pembelajaran dapat berjalan dengan optimal dan menyenangkan.
4. Kepada peserta didik agar tetap selalu bersemangat dalam mengikuti
pembelajaran dengan tetap menerapkan protokol kesehatan
pencegahan covid-19.
5. Kepada para orangtua agar selalu mendampingi, memberikan
perhatian dan dorongan kepada anaknya untuk selalu semangat
belajar dikarenakan durasi berada di sekolah sangat singkat.
6. Walaupun sudah menjadi guru jangan pernah berhenti belajar, Tetap
tingkatkan semangat belajar untuk mengajar yang lebih baik.

12
 LAMPIRAN/DOKUMENTASI KEGIATAN PPL PERTEMUAN
PERTAMA :

Gambar 1: Kegiatan pendahuluan yaitu Berdoa

Gambar 2: Kegiatan pendahuluan yaitu motivasi

13
Gambar 3: Pemaparan Tujuan Pembelajaran

Gambar 4: Tayangan masalah dalam video

14
Gambar 5: Diskusi kelompok

Gambar 6: Membimbing diskusi kelompok

15
Gambar 7: Memaparkan hasil diskusi kelompok

Gambar 8: Peserta didik acung tangan untuk memaparkan kesimpulan

16
Gambar 9: Doa Penutup

 LAMPIRAN/DOKUMENTASI KEGIATAN PPL PERTEMUAN 2:

Gambar 10: Berdoa awal dan Absensi

17
Gambar 11: Pemaparan Tujuan Pembelajaran

Gambar 12: Kegiatan Ice Breaking

18
Gambar 13: Pemaparan materi

Gambar 14: Demonstrasi nada dan Direct Instruction

19
Gambar 15: Direct Instruction pernafasan Diafragma

Gambar 16: Latihan dan Presentasi

20
Gambar 17: Mengisi LKPD melalui gawai

Gambar 18: Doa Penutup

21
 LAMPIRAN/ DOKUMENTASI KEGIATAN PPL PERTEMUAN 3:

Gambar 19: Doa Awal Pembelajaran

Gambar 20: Pemaparan Tujuan Pembelajaran

22
Gambar 21: Tayangan orientasi masalah dalam video

Gambar 22: Ice Breaking (Teka-teki)

23
Gambar 23: Pemaparan Materi

Gambar 24: Latihan individu

24
Gambar 25: Mengisi LKPD dan motivasi tepuk salut untuk anak didik

Gambar 26: Mengumpulkan LKPD

25
Gambar 27: Peserta didik menyimpulkan dan pemberian reward

Gambar 28: Doa Penutup

26

Anda mungkin juga menyukai