Anda di halaman 1dari 101

(Logo) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

PANDUAN PENERAPAN PEMBELAJARAN DALAM PROGRAM SMK


PUSAT KEUNGGULAN

DRAFT
PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN
Pengarah:
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi
Penanggung Jawab:
Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri
Direktur Sekolah Menengah Kejuruan
Direktur Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan
Penyusun:
Tim Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri
Saryadi
Sulistio Mukti Cahyono
Devi Istiyaningrum
Arif Susanto
Desy Gitapratama
Agus Wibowo
Satrijo Widodo
Sumidi
Widita Diah Kustrini

Tim Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan


M. Widiyanto
Sutrianto
Agus Salim
I Gusti Made Ardana
Taufiq Damarjati
Mansyur Syah
Djuharis Rosul
Widi Agustin
Khoironi
Sandra Nahdar

Tim Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan
Sigit Wibowo
Agus Rachman
Agus Mulyadi
Qomariyatus Sholihah
Eva Seske Gresye Moroki
Paiman
M. Dzaky F. Surapranata
Widya Kersana
Samsudi
Dwikora Hayuati
Sheba Sri Dwide
Intan Rahima Sary
Asep Nurshobah
Akbar
Yun Yun Yunadi
Sriah
Ririn Yuniasih
Cahya Wulandari
Ineke Amandha

Layout/Desain:
Nursyahwa Islamia Hafidzuddin

Diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi


Copyright © 2021
Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Dilarang mengcopy Sebagian atau keseluruhan isi buku ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr. wb.

Puji Syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan hidayah-Nya jualah maka
Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri dapat menyelesaikan
penyusunan Panduan Pelatihan dan Implementasi Pembelajaran Pada Program SMK Pusat
Keunggulan.

Sebagai salah satu unit kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Direktorat
Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri terus mendukung pelaksanaan
program-program prioritas pada Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, salah satunya adalah
program SMK Pusat Keunggulan Tahun 2021. Implementasi pembelajaran pada SMK Pusat
Keunggulan tahun 2021 ini tentunya memerlukan dukungan kebijakan dari pemerintah pusat dalam
bentuk buku panduan pelaksanaan agar pelaksanaan pembelajaran di tingkat satuan pendidikan
secara operasional dapat dipahami dan dilaksanakan dengan baik oleh Pengawas Sekolah, Kepala
Sekolah, dan Guru. Pelatihan dan pendampingan bagi Guru, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah
bidang Kurikulum, dan Pengawas Sekolah yang tergabung dalam komite pembelajaran pada
program SMK Pusat Keunggulan merupakan fase penting yang akan memberikan pemahaman
secara utuh terhadap komponen, serta membangun kesiapan dalam pelaksanaan pembelajaran
dengan paradigma baru. Untuk itu diperlukan panduan yang memuat hal-hal pokok yang perlu
diketahui oleh semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan kegiatan, antara lain tujuan dan sasaran,
pelaksanaan dan sistem pelatihan, serta evaluasi, sertifikasi dan pelaporan.

Selanjutnya, panduan ini disampaikan kepada seluruh pihak yang terkait dengan pelaksanaan
pelatihan dan pendampingan pembelajaran pada program SMK Pusat Keunggulan, dengan harapan
agar panduan ini dapat diimplementasikan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Kami
mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dan membantu
penyusunan panduan pelaksanaan ini. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dan
kelancaran bagi kita semua.

Wassalamualaikum wr. wb.

Jakarta, Mei 2021


Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia
Usaha dan Dunia Industri,

Dr. Ahmad Saufi, S.Si., M.Sc.


NIP. 197101021996031002

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

3
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

SAMBUTAN

Assalamualaikum wr. wb.

Sekolah Menengah Kejuruan merupakan satuan pendidikan menengah yang berfungsi untuk
menyiapkan sumber daya manusia terampil dan siap untuk bekerja sesuai dengan bidang
keahliannya. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, kebutuhan tenaga kerja
terampil dari dunia usaha dan dunia industri semakin lebih kompleks, dari sisi supply, SMK sebagai
lembaga yang menyiapkan sumber daya manusia terampil yang dibutuhkan oleh dunia kerja dituntut
untuk mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

Pemerintah terus berupaya mendukung program peningkatan kualitas sumber daya manusia
Indonesia, khususnya lulusan SMK melalui program revitalisasi SMK. Program Revitalisasi SMK
telah dimulai sejak tahun 2017 sejak diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang
Revitalisasi SMK dalam rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia
Indonesia. Tahun 2021 program Pemerintah melalui Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan telah
menetapkan program SMK Pusat Keunggulan sebagai program prioritas dalam rangka revitalisasi
SMK. Program SMK Pusat Keunggulan berfokus pada pengembangan serta peningkatan kualitas
dan kinerja SMK dengan bidang prioritas yang diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan
dunia kerja, untuk menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha dan
menjadi SMK rujukan dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja SMK lainnya.

Kurikulum SMK dikembangkan secara fleksibel dan adaptif dalam merespon kebutuhan sumber daya
manusia yang terampil dan sesuai dengan perkembangan dunia kerja. Menjawab kebutuhan
tersebut, tahun 2021 Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan telah mengembangkan kurikulum
dengan paradigma baru yang diharapkan lebih agile dan adaptif dalam menjawab tantangan
kebutuhan dunia kerja saat ini. Sebagai langkah awal, implementasi kurikulum dengan pendekatan
pembelajaran paradigma baru akan dilaksanakan oleh SMK yang melaksanakan Program SMK
Pusat Keunggulan yang telah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi pada tahun
2021. Dalam implementasi kurikulum dengan pendekatan pembelajaran paradigma baru di SMK,
tentunya dibutuhkan kesamaan persepsi tentang pelaksanaan disemua lini pemangku kepentingan,
baik Pemerintah Pusat, Dinas Pendidikan Provinsi, dan Satuan Pendidikan SMK itu sendiri. Pelatihan
dan pendampingan dalam rangka implementasi kurikulum dengan pendekatan pembelajaran
paradigma baru SMK sangat penting untuk dilaksanakan untuk memperoleh kesamaan persepsi
penerapan kurikulum paradigma baru SMK, oleh sebab itu sangat perlu sebuah panduan
pelaksanaan yang lebih operasional sebagai acuan kerja bagi seluruh pemangku kepentingan dan
pelaksana pelatihan dan pendampingan.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dan membantu
penyusunan panduan pelaksanaan ini terutama Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia
Usaha dan Dunia Industri, dan kami berharap panduan ini dapat diimplementasikan sesuai dengan
tujuan yang ingin dicapai.

Wassalamualaikum wr. wb.


Jakarta, Mei 2021
Direktur SMK,

Dr. Ir. M. Bakrun, M.M.


NIP. 196504121990021002

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

4
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Assalamualaikum wr. wb.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi terus berupaya untuk mendukung
peningkatan kompetensi sumber daya manusia Indonesia melalui berbagai program, dengan
prioritas di tahun 2021 adalah Program Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan. Kedua
program ini berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dalam upaya
mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan
karakter. Sebagai beberapa dari prioritas program Kemendikbudristek, program Sekolah Penggerak
dan SMK Pusat Keunggulan dilaksanakan melalui penguatan kapasitas kepala sekolah dan guru
yang menjadi kunci dalam melakukan restrukturisasi dan reformasi pendidikan diIndonesia.

Pelatihan bagi guru, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang tergabung
dalam Komite Pembelajaran pada program SMK Pusat Keunggulan merupakan fase penting yang
akan memberikan pemahaman secara utuh terhadap komponen, serta membangun kesiapan dalam
pelaksanaan program. Begitu pula dengan In-House Training dan rangkaian kegiatan
Pendampingan. Untuk itu diperlukan panduan pelaksanaan yang memuat hal-hal pokok yang perlu
diketahui oleh semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan penguatan
kapasitas pengawas sekolah, kepala sekolah dan guru.

Kami berharap panduan ini dapat diimplementasikan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
Kepada semua pihak yang telah berpatisipasi aktif dalam penyusunan panduan ini, kami ucapkan
terima kasih. Semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dan kelancaran bagi kita semua.
Aamiin.

Wassalamualaikum wr. wb.


Jakarta, Mei 2021
Direktur Pendidikan Profesi dan
Pembinaan Guru dan Tenaga
Kependidikan,

Dr. Praptono, M.Ed.


NIP. 196905111994031002

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

5
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

KATA PENGANTAR ......................................................................................................... 3


SAMBUTAN ...................................................................................................................... 4
I. PENDAHULUAN ........................................................................................................... 9
A. Latar Belakang .................................................................................................................... 9
B. Dasar Hukum ..................................................................................................................... 10
C. Fungsi ................................................................................................................................. 11
D. Ruang Lingkup .................................................................................................................. 11
II. PELATIHAN KOMITE PEMBELAJARAN ................................................................. 12
A. Tujuan Pelatihan Komite Pembelajaran ........................................................................ 13
B. Capaian Pelatihan Komite Pembelajaran ...................................................................... 13
C. Penyelenggara Pelatihan Komite Pembelajaran .......................................................... 13
D. Sasaran Peserta Pelatihan Komite Pembelajaran ....................................................... 14
E. Waktu Pelaksanaan Pelatihan Komite Pembelajaran ................................................. 14
F. Mekanisme Pelatihan Komite Pembelajaran ................................................................ 15
G. Struktur Program Pelatihan Komite Pembelajaran ...................................................... 15
H. Model Pembelajaran Pelatihan Komite Pembelajaran ................................................ 17
I. Agenda Kegiatan Pelatihan Komite Pembelajaran........................................................ 19
J. Peran, Tugas, dan Tanggungjawab dalam Pelatihan Komite Pembelajaran ........... 19
K. Pengelolaan Kelas Pelatihan Komite Pembelajaran ................................................... 19
L. Evaluasi Pelatihan Komite Pembelajaran ...................................................................... 20
1. Evaluasi Peserta ............................................................................................................ 20
2. Evaluasi Pengajar .......................................................................................................... 20
3. Evaluasi Penyelenggaraan .......................................................................................... 21
M. Surat Keterangan Pelatihan Komite Pembelajaran ..................................................... 21
N. Pelaporan Pelatihan Komite Pembelajaran .................................................................. 21
O. Anggaran Pelaksanaan Pelatihan Komite Pembelajaran ........................................... 21
III. IN-HOUSE TRAINING (IHT) ...................................................................................... 22
A. Tujuan IHT.......................................................................................................................... 23
B. Capaian IHT ....................................................................................................................... 23
C. Penyelenggara IHT ........................................................................................................... 23
D. Sasaran IHT ....................................................................................................................... 23
E. Waktu Pelaksanaan IHT .................................................................................................. 24
F. Proses Penyelenggaraan IHT ......................................................................................... 24
G. Pendekatan Penyelenggaraan IHT ................................................................................ 25
H. Program IHT ...................................................................................................................... 26
I. Mekanisme Penyelenggaraan IHT ................................................................................... 27
J. Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab dalam Pelaksanaan IHT .................................. 28
K. Evaluasi IHT ....................................................................................................................... 29
1. Evaluasi Terhadap Pengajar........................................................................................ 29
2. Evaluasi Penyelenggaraan .......................................................................................... 29
L. Pelaporan Kegiatan IHT ................................................................................................... 29
M. Anggaran Pelaksanaan IHT ............................................................................................ 30
IV. PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK
PUSAT KEUNGGULAN ................................................................................................. 31
A. Tujuan Pendampingan Implementasi Pembelajaran ............................................. 32
B. Pihak yang Terlibat dalam Pendampingan Implementasi Pembelajaran ............ 32
C. Sasaran Pendampingan Implementasi Pembelajaran ........................................... 32
D. Mekanisme Pendampingan Implementasi Pembelajaran ..................................... 33

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

6
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

E. Waktu dan Jadwal Pelaksanaan Pendampingan Implementasi Pembelajaran . 35


F. Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Pendampingan Implementasi
Pembelajaran.......................................................................................................................... 35
G. Anggaran Pendampingan Implementasi Pembelajaran ........................................ 35
V. PENUTUP ................................................................................................................... 36
LAMPIRAN PELATIHAN KOMITE PEMBELAJARAN ................................................. 38
Lampiran 1: Pembagian Tugas BB/BPPMPV .................................................................... 39
Lampiran 2: Deskripsi Materi Pelatihan Komite Pembelajaran ....................................... 41
Lampiran 3: Agenda Pelatihan Komite Pembelajaran...................................................... 45
Lampiran 4: Contoh Format STTP ...................................................................................... 47
LAMPIRAN IN-HOUSE TRAINING (IHT) ....................................................................... 49
Lampiran 5: Program IHT ..................................................................................................... 50
Lampiran 6: Langkah penentuan moda IHT ...................................................................... 55
Lampiran 7: Lembar Identifikasi Diri .................................................................................... 56
Lampiran 8: Contoh Platform yang dapat digunakan untuk Pelaksanaan IHT Moda
Daring ...................................................................................................................................... 58
Lampiran 9: Pelaksanaan IHT Moda Luring ...................................................................... 61
Lampiran 10: Pelaksanaan IHT Moda Daring ................................................................... 78
Lampiran 11: Pembagian BB/BPPMPV dalam IHT dan Pendampingan ....................... 94
Lampiran 12: Lembar Evaluasi IHT ..................................................................................... 95
Lampiran 13: Akun SIM PKB ............................................................................................... 99
Lampiran 14: Daftar Istilah ................................................................................................. 100

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

7
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

8
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan adalah program yang berfokus
pada pengembangan serta peningkatan kualitas dan kinerja SMK dengan bidang prioritas yang
diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan dunia kerja, untuk menghasilkan lulusan yang
terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha dan menjadi SMK rujukan dan pusat peningkatan
kualitas dan kinerja SMK lainnya.

Secara khusus, Program SMK Pusat Keunggulan bertujuan untuk:


1. Memperkuat kemitraan antara Kemendikbudristek dan pemerintah daerah dalam pendampingan
Program SMK Pusat Keunggulan;
2. Memperkuat kualitas sumber daya manusia SMK, antara lain kepala SMK, pengawas sekolah,
dan guru untuk mewujudkan manajemen dan pembelajaran berbasis dunia kerja;
3. Memperkuat kompetensi keterampilan nonteknis (soft skills) dan keterampilan teknis (hard skills)
peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, serta mengembangkan karakter yang
sesuai dengan nilai-nilai Pancasila;
4. Mewujudkan perencanaan yang berbasis data melalui manajemen berbasis sekolah;
5. Meningkatkan efisiensi dan mengurangi kompleksitas pada sekolah dengan menggunakan
platform digital;
6. Peningkatan sarana dan prasarana praktik belajar siswa yang berstandar dunia kerja; dan
7. Memperkuat kemitraan dan kerja sama antara Kemendikbudristek dengan dunia kerja dalam
pengembangan dan pendampingan Program SMK Pusat Keunggulan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, intervensi pada tingkat satuan Pendidikan dilakukan dengan
menguatkan SDM sekolah melalui pelatihan dan pendampingan.

Pelatihan dan pendampingan pada Program SMK Pusat Keunggulan tahun 2021 mencakup tentang
pembelajaran, asesmen, perencanaan berbasis data, dan digitalisasi sekolah. Pelatihan pada skema
program SMK Pusat Keunggulan mencakup:
1. Pelatihan pedagogik;
2. Pelatihan penerapan pembelajaran yang berprinsip pada differentiated learning atau Teaching
at The Right Level (TaRL);
3. Pelatihan penerapan asesmen agar guru mampu menerapkan asesmen dengan prinsip
tersebut; dan
4. Pelatihan pemanfaatan aplikasi digital untuk memudahkan dalam menerapkan pembelajaran.

Intervensi pelatihan di atas, diharapkan akan membawa dampak pada peningkatan kapasitas komite
pembelajaran, yang terdiri dari: Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Pengawas
Sekolah, dan Guru. Untuk membawa dampak ini, maka diperlukan 2 (dua) persyaratan. Pertama,
pelibatan aktif seluruh unsur dalam program SMK Pusat Keunggulan. Kedua, penerapan metode
pelatihan yang mudah diterima oleh komite pembelajaran di setiap SMK Pusat Keunggulan.

Komite pembelajaran berfungsi sebagai inisiator, stimulator, dan sekaligus eksekutor perubahan di
lingkungan sekolah, maka Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) perlu menyiapkan
komite pembelajaran yang kompeten melalui proses pelatihan, in-house training (IHT) dan
pendampingan. Pelatihan Komite Pembelajaran dilaksanakan untuk memperkenalkan pembelajaran
dengan paradigma baru. Selanjutnya, komite pembelajaran melaksanakan IHT bagi seluruh guru
kelas X di sekolah masing-masing. Kemudian, dengan dimotori SDM yang telah siap dan kompeten
tersebut, seluruh warga sekolah bergerak melakukan perubahan pembelajaran di sekolahnya. Untuk

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

9
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

mendukung proses ini, sekolah akan didampingi SDM yang telah dibekali secara khusus yang
berasal dari Balai Besar/Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi.

Rangkaian Pelatihan, IHT, dan Pendampingan dapat diselenggarakan secara efektif dan terstandar
dengan adanya panduan yang menjadi rujukan bagi pelaksana program di lingkungan Ditjen Diksi
dan para pihak lain yang berkepentingan.

B. Dasar Hukum

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;

3. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018
tentang Guru;

4. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala
Sekolah;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah
Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru;

6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan
atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun 2019 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan;

7. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan no 165/M/2021 tentang Program Sekolah


Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan;

8. Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi no 20/2021 tentang Pedoman Pelaksanaan


Kegiatan Peningkatan Kualitas dan Kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Vokasi
tahun 2021.

9. Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan


Kebudayaan Nomor 22/D/O/2021 tentang Penetapan Sekolah Menengah Kejuruan
Pelaksana Program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan Tahun 2021 Tahap I

10. Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan,


Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 29/D/DM/2021 tentang Penetapan Sekolah
Menengah Kejuruan Pelaksana Program SMK Pusat Kejuruan tahun 2021 tahap II

11. Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan,


Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 36/D/DM/2021 tentang Penetapan Sekolah
Menengah Kejuruan Pelaksana Program Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan
Tahun 2021 Tahap II Lanjutan

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

10
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

C. Fungsi

Panduan ini berfungsi sebagai acuan kerja bagi seluruh pemangku kepentingan dan pelaksana
Pelatihan Komite Pembelajaran, In-house Training, dan Pendampingan Pembelajaran pada Program
SMK Pusat Keunggulan. Pemangku kepentingan dan pelaksana kegiatan ini meliputi unsur-unsur:
1. Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (Dit. SMK);
2. Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Dit. Mitras DUDI);
3. Balai Besar/Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BB/BPPMPV);
4. Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (Dit. P3GTK);
5. Dinas Pendidikan Provinsi;
6. Satuan Pendidikan Pelaksana Program SMK Pusat Keunggulan;
7. Instruktur Pelatihan;
8. Peserta Pelatihan.

D. Ruang Lingkup

Ruang lingkup Panduan Pelatihan dan Implementasi Pembelajaran pada Program SMK Pusat
Keunggulan ini meliputi panduan:

1. Pelatihan Komite Pembelajaran, yang mencakup: deskripsi tentang tujuan pelatihan, capaian
pelatihan, penyelenggara pelatihan, sasaran peserta kegiatan pelatihan, mekanisme, struktur
program, model pembelajaran, agenda kegiatan pelatihan, peran, tugas dan tanggungjawab,
pengelolaan kelas penyelenggaraan, evaluasi, sertifikasi dan pelaporan;

2. In-House Training, yang mencakup tujuan, capaian, penyelenggara, sasaran, proses


penyelenggaraan, pendekatan penyelenggaran, program, mekanisme penyelenggaraan, peran,
tugas dan tanggungjawab, evaluasi, dan pelaporan;

3. Pendampingan Implementasi Pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan, yang


mencakup tujuan, pihak yang terlibat, sasaran, mekanisme, waktu dan jadwal pelaksanaan,
monitoring, evaluasi dan pelaporan, serta anggaran.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

11
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

12
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

II. PELATIHAN KOMITE PEMBELAJARAN


Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan merupakan pelatihan yang
didesain untuk menyiapkan komite pembelajaran pada setiap SMK Pusat Keunggulan, agar mampu
dan siap melakukan perubahan penyelenggaraan pembelajaran di sekolah masing-masing. Setelah
selesai mengikuti pelatihan ini, para peserta selanjutnya bertanggung jawab untuk
menyelenggarakan in-house training dengan substansi pokok yang sama di sekolahnya. Desain
Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan dijelaskan dalam uraian
selanjutnya.

A. Tujuan Pelatihan Komite Pembelajaran

Setelah menyelesaikan seluruh program pelatihan, peserta diharapkan memiliki:


1. Persepsi yang sama tentang Program SMK Pusat Keunggulan.
2. Pengetahuan dan pemahaman tentang Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program SMK
Pusat Keunggulan;
3. Keterampilan dalam memfasilitasi in-house training di sekolah penyelenggara program SMK
Pusat Keunggulan.

B. Capaian Pelatihan Komite Pembelajaran

Setelah menyelesaikan seluruh program pelatihan, peserta mampu:


1. Memahami, menganalisis, dan menyusun kerangka dan komponen kurikulum (profil pelajar
Pancasila; capaian, prinsip, dan asesmen pembelajaran; struktur dasar mata pelajaran dan
projek profil pelajar Pancasila), serta alur tujuan dan perangkat pembelajarannya;
2. Memahami kegunaan, mengenal fitur-fitur dan mengakses platform digital untuk mendukung
implementasi pembelajaran dan memilih perangkat ajar sesuai dengan karakteristik sekolah;
3. Memahami konsep dan komponen asesmen nasional, memahami manfaat dan tujuan asesmen
nasional, menganalisis hasil asesmen nasional, merancang strategi tindak lanjut, memilih
dan/atau mengadaptasi perangkat ajar yang tersedia, mengembangkan perangkat dan membuat
asesmen diagnostik.

C. Penyelenggara Pelatihan Komite Pembelajaran

Ada dua penyelenggara pelatihan, masing-masing mempunyai sasaran peserta pelatihan yang
berbeda, yaitu:
1. Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Dit. Mitras DUDI)
bersama dengan Balai Besar/Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi
(BB/BPPMPV)
2. Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan bersama
dengan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
(PPPPTK) dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan Pengawas
Sekolah (LPPKSPS)

Buku panduan ini dikhususkan sebagai acuan kerja bagi penyelenggara pelatihan butir 1; Direktorat
Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri serta Balai Besar/Balai
Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi.
PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT
KEUNGGULAN

13
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Adapun peran yang diharapkan dari Dit. Mitras DUDI dan BB/BPPMPV yaitu:
1. Melakukan koordinasi dengan Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga
Kependidikan Ditjen GTK berkenaan dengan materi, agenda, sasaran dan lokasi pelaksanaan
pelatihan;
2. Mengidentifikasi peserta pelatihan sesuai dengan satuan sekolah penyelenggara program SMK
Pusat Keunggulan di wilayah binaan dan/atau program keahlian;
3. Mengidentifikasi instruktur yang dapat berperan pada Pelatihan Komite Pembelajaran sesuai
wilayah binaan dan/atau program keahlian;
4. Menyiapkan perangkat penyelenggaraan pelatihan;
5. Melaksanakan Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan;
6. Melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program
SMK Pusat Keunggulan;
7. Menerbitkan Surat Tanda Tamat Pelatihan (STTP) kepada peserta pelatihan.

Instruktur yang bertugas pada Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program SMK Pusat
Keunggulan adalah peserta bimtek calon Instruktur yang telah ditetapkan sebagai instruktur melalui
surat keputusan. Jumlah dan sebaran instruktur disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing
penyelenggara pelatihan.

Pembagian penyelenggaraan pelatihan bagi BB/BPPMPV dijabarkan dalam lampiran 1.

D. Sasaran Peserta Pelatihan Komite Pembelajaran

Peserta Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan terdiri dari unsur:
Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, dan Guru; dengan
pengaturan sebagai berikut.

Tabel 1 Peserta Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan dan
Pembagian Penyelenggaraan

Penyelenggara Pelatihan
Sasaran Pelatihan
PPPPTK dan LPPKSPS BB/BPPMPV
Pengawas Sekolah 1 (satu) orang -
Kepala Sekolah 1 (satu) orang -
Wakil Kepala Sekolah
1 (satu) orang -
bidang Kurikulum
9 (sembilan) orang:
4 (empat) orang:
Mapel Pendidikan Agama, PPKN, Bahasa
Mapel Informatika, Projek
Guru Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika,
IPAS, dan 2 (dua) mapel
PJOK, Seni dan Prakarya, Sejarah,
Kejuruan
Bimbingan dan Konseling

E. Waktu Pelaksanaan Pelatihan Komite Pembelajaran

Pelatihan Komite Pembelajaran dilaksanakan sampai dengan awal Tahun Ajaran 2021/2022 yaitu di
bulan Juni hingga bulan Juli 2021. Penentuan waktu pelaksanaan pelatihan bergantung pada
ketersediaan Instruktur dan data peserta pelatihan yang diajukan oleh satuan pendidikan pelaksana
SMK Pusat Keunggulan.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

14
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

F. Mekanisme Pelatihan Komite Pembelajaran

Mekanisme pengusulan calon peserta, instruktur dan pelaksanaan Pelatihan Komite Pembelajaran
pada Program SMK Pusat Keunggulan sebagai berikut:
1. Kepala sekolah yang sekolahnya sudah ditetapkan sebagai pelaksana program SMK Pusat
Keunggulan mengusulkan nama-nama perwakilan guru anggota komite pembelajaran sesuai
kriteria yang telah ditetapkan ke Dinas Pendidikan Provinsi;
2. Dinas Pendidikan Provinsi melalui operator SIM PKB mengunggah nama anggota komite
pembelajaran ke dalam SIM PKB;
3. Dit. P3GTK melalui Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan
melakukan verifikasi dan validasi nama anggota komite pembelajaran dalam SIM PKB;
4. BB/BPPMPV melakukan pengelompokan peserta pelatihan;
5. BB/BPPMPV mengundang seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan sesuai kelas dan jadwal
yang telah ditetapkan;
6. BB/BPPMPV menyelenggarakan pelatihan secara daring; dan
7. BB/BPPMPV melakukan evaluasi dan menerbitkan STTP kepada peserta pelatihan.

G. Struktur Program Pelatihan Komite Pembelajaran

Capaian Pelatihan bagi masing-masing sasaran peserta adalah:


1. Guru
Peserta memahami filosofi pembelajaran yang memerdekakan, profil pelajar Pancasila, dan
implikasinya dalam pembelajaran
2. Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum
Peserta memahami filosofi pembelajaran yang memerdekakan, profil pelajar Pancasila, dan
implikasinya dalam memimpin satuan Pendidikan
3. Pengawas Sekolah
Peserta memahami filosofi pembelajaran yang memerdekakan, profil pelajar Pancasila, dan
implikasinya dalam melakukan pendampingan satuan pendidikan

Struktur program Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan untuk
mendapatkan Capaian Pelatihan sebagaimana tersebut tersaji dalam tabel 2 berikut.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

15
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Tabel 2 Struktur Program Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program SMK Pusat
Keunggulan
Alokasi Waktu (dalam
Jam Pelajaran)
No Materi Pelatihan
KS/PS/
Guru
Wakakur
1 Kebijakan Program Sekolah Penggerak dan SMK Pusat 1 1
Keunggulan
2 Orientasi Pelatihan 6 6
a. Kesepakatan belajar
b. Overview program pelatihan dan target belajar
c. Pengenalan platform belajar (LMS)
3 Pendidikan Yang Memerdekakan 6 6
a. Filosofi Pendidikan KI Hajar Dewantara
b. Merdeka belajar
4 Kerangka Kurikulum 12 12
a. Profil pelajar Pancasila
b. Struktur kurikulum termasuk di dalamnya ada penjelasan
project penguatan profil pelajar Pancasila
5 Capaian Pembelajaran 8 6
a. Ruang lingkup capaian pembelajaran
b. Keterkaitan capaian pembelajaran dengan tujuan
pembelajaran
6 Perangkat Ajar 10 10
a. Alur tujuan pembelajaran
b. Modul ajar (intra dan ko-kurikuler/projek penguatan profil
pelajar Pancasila)
c. Buku teks modular
7 Asesmen 8 8
a. Asesmen diagnosti
b. Asesmen formatif
c. Asesmen sumatif
8 Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan 8 10
a. Model kurikulum operasional sekolah
b. Prinsip pengembangan kurikulum operasional sekolah
c. Pengelolaan project penguatan profil pelajar Pancasila
d. Supervisi akademik (untuk kepala sekolah)
9 Pengenalan Literasi Digital 4 4
a. Literasi digital
b. Pengenalan fitur platform belajar digital
10 Pelaksanaan in-house training di Satuan Pendidikan 8 8
a. Pendidikan orang dewasa
b. Perancangan pelatihan orang dewasa
c. Implementasi in-house training
11 Tes Awal dan Tes Akhir 2 2
12 Evaluasi Penyelenggaraan 1 1
Total 74 JP 74 JP

Deskripsi materi dijabarkan dalam lampiran 2.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

16
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

H. Model Pembelajaran Pelatihan Komite Pembelajaran

Pembelajaran dalam Pelatihan Komite Pembelajaran Pada Program SMK Pusat Keunggulan
dilaksanakan dengan secara daring, dengan menerapkan prinsip pembelajaran andragogi,
keragaman peserta, partisipasi aktif, model pembelajaran Flip, dan alur MERRDEKA. Secara
keseluruhan, desain pembelajaran tersebut digambarkan dalam gambar 1 berikut.

Gambar 1 Diagram Umum Model Pembelajaran Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program
SMK Pusat Keunggulan

Dalam pelaksanaannya, materi dikemas menggunakan alur MERRDEKA, yaitu:


1. M ulai dari diri
2. E ksplorasi konsep
3. R uang kolaborasi
4. R efleksi terbimbing
5. D emonstrasi kontekstual
6. E laborasi pemahaman
7. K oneksi Antara Materi
8. A ksi Nyata

Penjelasan alur belajar MERRDEKA lebih rinci dijelaskan dalam gambar 2.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

17
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Gambar 2 Alur Belajar MERRDEKA

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

18
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

I. Agenda Kegiatan Pelatihan Komite Pembelajaran


Pelatihan Komite Pembelajaran Pada Program SMK Pusat Keunggulan dilaksanakan selama 10 hari
(74 JP) dengan metode sinkron dan asinkron. Penjabaran agenda pelatihan terdapat di lampiran 3.

J. Peran, Tugas, dan Tanggungjawab dalam Pelatihan Komite


Pembelajaran

Keberhasilan kegiatan pelatihan tidak dapat hanya bergantung kepada efektivitas instruktur dalam
menjalankan tugasnya. Agar suatu pelatihan efektif dan efisien, maka semua komponen yang terlibat
harus dapat menjalankan peran, tugas, dan tanggung-jawabnya dengan sebaik-baiknya. Ada tiga
komponen pokok dalam Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan,
yaitu: peserta, instruktur, dan tenaga Admin Learning Management System (LMS). Peran, tugas, dan
tanggung-jawab ketiga komponen tersebut, diatur sebagai berikut.

1. Peserta Pelatihan
1. Mengikuti seluruh materi sesuai jadwal yang ditentukan;
2. Melaksanakan pembelajaran secara aktif dan kolaboratif;
3. Mengerjakan tes awal dan tes akhir, dan;
4. Menyelesaikan dan mengumpulkan seluruh tugas dan tagihan.

2. Instruktur Pelatihan
1. Memonitor keaktifan peserta dalam pembelajaran daring;
2. Memfasilitasi dan menyampaikan materi dalam proses belajar peserta;
3. Memberikan umpan balik terhadap tugas yang diunggah peserta;
4. Memberikan nilai sikap dan keterampilan peserta;
5. Mengolah nilai akhir peserta, dan;
6. Memberikan rekomendasi terhadap kelulusan peserta.

3. Admin LMS
1. Melakukan rekapitulasi terhadap keaktifan peserta;
2. Membantu pengajar memfasilitasi pelaksanaan diskusi di LMS sesuai dengan waktu yang
tetapkan, dan;
3. Memberikan solusi terhadap permasalahan teknis yang dihadapi oleh pengajar dan peserta.

K. Pengelolaan Kelas Pelatihan Komite Pembelajaran

Dalam penyelenggaraan Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan,
ditetapkan standar pengelolaan kelas.

1. Sumberdaya Manusia
Ditetapkan bahwa dalam setiap kelas:
a. Jumlah peserta : maksimal 23 orang per kelas
b. Jumlah Pengajar : satu orang per kelas, dari unsur Instruktur
c. Jumlah Admin LMS : satu orang per kelas

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

19
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Penyelenggara pelatihan dapat menunjuk seorang Koordinator Admin LMS untuk membantu
proses penyelenggaraan Pelatihan Komite Pembelajaran.

2. Bahan Pelatihan
Dalam penyelenggaraan pelatihan, harus disediakan bahan-bahan pelatihan sebagai berikut:
a. Panduan Pelatihan
b. Bahan tayang
c. Instrumen tes awal dan tes akhir
d. Format penilaian
e. LMS Pelatihan

3. Alat dan media pembelajaran


Alat dan media pembelajaran utama yang harus disediakan adalah:
Laptop, audio system, koneksi internet yang memadai.

L. Evaluasi Pelatihan Komite Pembelajaran

Untuk mengetahui ketercapaian pelaksanaan pelatihan diperlukan adanya evaluasi pelatihan yang
mencakup evaluasi terhadap peserta, instruktur dan penyelenggara.

1. Evaluasi Peserta
a. Aspek Evaluasi
1) Evaluasi pengetahuan, dilakukan melalui tes awal dan akhir;
2) Evaluasi keterampilan dilakukan melalui penugasan;
3) Evaluasi sikap, dilakukan melalui pengamatan komitmen peserta dalam kehadiran, kerja
sama dan tanggung jawab dalam melaksanakan penugasan, serta keaktifan dalam
diskusi.
b. Hasil Evaluasi dan Predikat
Aspek setiap evaluasi diolah menggunakan rumus sebagai berikut:

NA = 30% NS + 60% NK + 10% NP

Keterangan:
NA : Nilai Akhir NS : Nilai Sikap
NK : Nilai Keterampilan NP : Nilai Pengetahuan

Predikat Hasil Evaluasi Peserta Pelatihan

Angka Predikat
80-100 Amat Baik
70-80 Baik
≤ 70 Cukup

2. Evaluasi Pengajar

Evaluasi pengajar dilakukan menggunakan instrumen berupa lembar pengamatan dari peserta
pelatihan dengan unsur-unsur yang dinilai meliputi:

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

20
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

1. Sistematika penyajian;
2. Kemampuan menyajikan;
3. Kesesuaian materi yang disampaikan dengan tujuan pelatihan;
4. Ketepatan waktu dan kehadiran;
5. Penggunaan metode dan alat bantu pembelajaran;
6. Sikap dan perilaku;
7. Cara menjawab pertanyaan dari peserta (sistematika dan rasionalitas jawaban);
8. Penggunaan bahasa;
9. Pemberian motivasi kepada peserta; dan
10. Kerapian berpakaian.

3. Evaluasi Penyelenggaraan

Evaluasi penyelenggaraan dilakukan menggunakan instrumen berupa lembar pengamatan dari


peserta pelatihan dengan unsur-unsur yang dinilai meliputi:
1. Kemudahan peserta dalam memperoleh informasi;
2. Kepuasan peserta terhadap layanan diklat;
3. Ketercapaian pelaksanaan kegiatan dengan tujuan pembelajaran;
4. Pengaturan jadwal kegiatan;
5. Penyediaan konten dan materi pelatihan;
6. Pelaksanaan pembelajaran daring;
7. Pelaksanaan pendampingan;
8. Kesopanan dan keramahan panitia dalam melayani peserta;
9. Kelancaran sarana prasarana fasilitas tatap muka atau daring;
10. Kemudahan akses komunikasi peserta dengan instruktur dan panitia.

M. Surat Keterangan Pelatihan Komite Pembelajaran

Peserta yang telah menyelesaikan tahapan pelatihan dengan status lulus akan memperoleh Surat
Tanda Tamat Pelatihan (STTP) dari BB/BPPMPV. Contoh format STTP terdapat pada lampiran 4.

N. Pelaporan Pelatihan Komite Pembelajaran

Penyelenggara wajib menyusun laporan dan menyampaikan kepada Direktorat Kemitraan dan
Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri. Kerangka laporan paling sedikit memuat:
1. Latar belakang kegiatan;
2. Tujuan dan sasaran pelatihan;
3. Hasil pelaksanaan pelatihan, mencakup: waktu dan tempat pelaksanaan, pengajar, struktur
program, jadwal kegiatan, evaluasi peserta, pengajar, dan penyelenggaraan pelatihan;
4. Kendala dan solusi selama pelaksanaan.

O. Anggaran Pelaksanaan Pelatihan Komite Pembelajaran

Anggaran Pelaksanaan Pelatihan Komite Pembelajaran pada program SMK Pusat Keunggulan
dibebankan kepada DIPA Dit. Mitras DUDI tahun anggaran 2021.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

21
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

22
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

III. IN-HOUSE TRAINING (IHT)


Kegiatan In-House Training (IHT) merupakan tindak lanjut dari Pelatihan Komite Pembelajaran pada
Program SMK Pusat Keunggulan yang diselenggarakan oleh peserta Pelatihan Komite Pembelajaran
pada Program SMK Pusat Keunggulan bagi guru di sekolahnya, sebagai langkah dalam penyiapan
SDM yang dibutuhkan untuk melaksanakan perubahan pembelajaran di sekolahnya.

A. Tujuan IHT
Setelah mengikuti IHT, peserta diharapkan mampu:
1. Merefleksikan nilai dan filosofi Ki Hajar Dewantara dengan perannya sebagai guru dan
merumuskan strategi pembelajaran yang sesuai dengan nilai dan filosofi Ki Hajar Dewantara;
2. Mengidentifikasi komponen kerangka kurikulum dan peranan pemangku kepentingan dari
tingkat pusat sampai satuan pendidikan dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat
pada murid;
3. Mengidentifikasi rasional, tujuan dan elemen capaian pembelajaran pada berbagai mata
pelajaran yang diampu, mengaitkan peranan capaian pembelajaran sesuai dengan tingkat
pencapaian siswa (kebutuhan, kecepatan, dan gaya belajar sesuai dengan fase
perkembangan anak);
4. Mengidentifikasi keterkaitan antara profil lulusan dengan visi dan misi sekolah, program dan
pembelajaran di kelas, menginvestigasi sumber daya dan tantangan wilayahnya untuk
merancang projek penguatan profil pelajar Pancasila pada satuan pendidikan;
5. Menerapkan prinsip penyusunan alur tujuan pembelajaran (ATP) dan modul ajar dalam
pengembangan ATP dan modul ajar serta sumber belajar yang dibutuhkan untuk
mendukung penerapannya.
6. Menggunakan TIK dalam bidang pendidikan dan pembelajaran, cara mengakses platform
digital, platform sumber daya sekolah, platform guru, dan platform rapor pendidikan.

B. Capaian IHT
Setelah menyelesaikan seluruh IHT, peserta memahami filosofi pembelajaran yang memerdekakan,
profil pelajar Pancasila, dan implikasinya dalam pembelajaran.

C. Penyelenggara IHT
Satuan pendidikan sebagai penyelenggara IHT adalah SMK pelaksana Program SMK Pusat
Keunggulan yang telah mengikuti program Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program SMK
Pusat Keunggulan. Penyelenggara berkewajiban membuat rencana kegiatan IHT dengan mengacu
pada panduan ini.

D. Sasaran IHT

Peserta IHT adalah guru di SMK pelaksana Program SMK Pusat Keunggulan yang belum mengikuti
pelatihan di tingkat nasional dan berasal dari kelas yang menjadi sasaran implementasi
pembelajaran pada SMK Pusat Keunggulan tahun 2021. Mereka adalah para guru kelas X untuk
mata pelajaran: Pendidikan Agama, PPKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, PJOK,

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

23
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Sejarah, Seni dan Prakarya, Informatika, Projek IPAS, Bimbingan dan Konseling, dan mata pelajaran
Kejuruan yang terdapat di satuan pendidikan.

Selain sasaran di atas, guru lainnya pada SMK Pusat Keunggulan juga dapat diberi informasi tentang
program SMK Pusat Keunggulan dan implementasi pembelajaran di SMK Pusat Keunggulan melalui
kegiatan sosialisasi.

E. Waktu Pelaksanaan IHT


IHT dilaksanakan oleh komite pembelajaran segera setelah selesai mengikuti Pelatihan Komite
Pembelajaran di awal Tahun Ajaran 2021/2022 mulai dari akhir bulan Juni hingga awal bulan
Agustus 2021. Penentuan waktu pelaksanaan IHT menjadi kesepakatan bersama komite
pembelajaran dan peserta IHT di satuan pendidikan pelaksana SMK Pusat Keunggulan.

F. Proses Penyelenggaraan IHT

Penyelenggaraan IHT dilaksanakan melalui tahapan sebagai berikut.

1. Persiapan
a. Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Guru, dan Pengawas Sekolah
yang tergabung di dalam komite pembelajaran setelah selesai mengikuti Pelatihan Komite
Pembelajaran, melakukan pertemuan persiapan pelaksanaan IHT di satuan pendidikan
masing-masing.
b. Kepala Sekolah memimpin proses identifikasi diri sekolah dengan mengisi Lembar
Identifikasi Diri di dalam pertemuan persiapan. Selanjutnya, melakukan analisis data dan
pengambilan keputusan.
c. Komite pembelajaran membuat rencana implementasi pelaksanaan IHT berdasarkan hasil
keputusan bersama di rapat pertemuan persiapan pelaksanaan IHT. Perencanaan
implementasi harus mengandung rencana teknis penyelenggaraan, setidaknya meliputi:
i. Susunan panitia penyelenggara IHT serta peran masing-masing panitia.
ii. Jadwal pelaksanaan
iii. Pembagian tugas narasumber (siapa akan menyampaikan materi untuk setiap modul)
iv. Perlengkapan yang dibutuhkan
d. Komite pembelajaran mensosialisasikan rencana implementasi tersebut kepada guru-guru
sesuai sasaran yang ditetapkan di dalam Buku Panduan ini, kepada BB/BPPMPV serta
Dinas Pendidikan Provinsi setempat. Kepala Sekolah mengundang perwakilan BB/BPPMPV,
Dinas Pendidikan Provinsi dan Perguruan Tinggi Pendamping SMK PK untuk menghadiri
dan memantau acara pelaksanaan IHT.

2. Pelaksanaan
IHT diselenggarakan di satuan pendidikan sesuai dengan perencanaan yang telah dilakukan
sebelumnya.

3. Pelaporan
Kepala Sekolah atau guru yang ditunjuk melakukan pelaporan sebanyak tiga kali. Pelaporan
pertama disusun dan dilaporkan setelah pembukaan IHT. Pelaporan kedua disusun dan
dilaporkan pada tengah waktu pelaksanaan IHT. Pelaporan ketiga disusun dan dilaporkan
setelah pelaksanaan IHT selesai diselenggarakan. Pelaporan ini dijelaskan lebih lanjut pada sub-
bab Pelaporan.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

24
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

4. Tindak Lanjut
Setelah IHT selesai diselenggarakan, selanjutnya Kepala Sekolah mengorganisasi dan
memfasilitasi penyusunan kurikulum operasional di sekolahnya. Kemudian, berdasar kurikulum
operasional tersebut, semua guru peserta IHT menerapkan pembelajaran pada SMK Pusat
Keunggulan pada mata pelajaran yang menjadi tanggung-jawabnya.

G. Pendekatan Penyelenggaraan IHT

Pelatihan ini menggunakan prinsip pembelajaran orang dewasa atau andragogi yang dapat diartikan
sebagai memimpin atau membimbing orang dewasa. Prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa
menurut Knowles (1997):
Tabel 3 Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa
Prinsip Penjelasan

Keterlibatan Orang dewasa perlu dilibatkan dalam perencanaan dan penilaian


pada saat pembelajaran

Pengalaman Pengalaman (termasuk kesalahan) menjadi dasar pada aktivitas


pembelajaran

Relevansi dan Dampaknya Orang dewasa paling tertarik untuk mempelajari mata pelajaran
Bagi Kehidupan yang memiliki relevansi dan dampak secara langsung pada
pekerjaan atau kehidupan pribadi mereka

Berpusat pada Masalah Pembelajaran orang dewasa lebih berpusat pada masalah
daripada berorientasi pada konten

Alur pembelajaran IHT, baik dalam modul maupun dalam pelaksanaan pelatihannya merupakan
bentuk penerapan Pembelajaran Transformatif melalui Inkuiri, yang percaya bahwa pembelajaran
transformatif dapat didorong dengan mendesain alur dan struktur komunikasi, kolaborasi, serta
proses pemikiran individu dalam ekosistem belajar daring yang melibatkan refleksi dan dialog
(Gunawardana, C.N, et al., 2006). Proses pembelajaran dengan pendekatan ini juga berfokus pada
bagaimana pembelajaran dapat memotivasi pembelajar untuk bertanggung jawab terhadap proses
belajar diri, untuk kemudian mentransferkan pemahaman ke kehidupan nyata (Larrotta, 2007)

Adapun dimensi perkembangan menuju pembelajaran transformatif:


1. Interaksi, kolaborasi, dan refleksi antar peserta.
Proses belajar hadir dari interaksi dan kegiatan yang melibatkan tukar pikiran, saling
memberi feedback, proses refleksi, serta menyelesaikan sebuah masalah bersama.
2. Pendampingan pembelajaran pada SMK Pusat Keunggulan yang berkelanjutan oleh
BB/BPPMPV dan Instruktur Nasional.
Dalam Program SMK Pusat Keunggulan, komite pembelajaran akan didampingi oleh
BB/BPPMPV dan/atau Instruktur Nasional yang bertugas menjadi mentor sekaligus teman
belajar bagi para anggota komite pembelajaran serta memfasilitasi proses penguatan materi-
materi terkait implementasi pembelajaran. Pendampingan dilakukan mulai dari kegiatan IHT
hingga implementasi pembelajaran pada SMK Pusat Keunggulan.
3. Pendampingan oleh Perguruan Tinggi Pendamping.
Di lain pihak, SMK pelaksana program SMK Pusat Keunggulan mendapatkan pendampingan
terkait keterampilan yang diperlukan oleh guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah untuk

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

25
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang berorientasi kepada peserta didik. Tim
pendamping dibentuk oleh Perguruan Tinggi (PT) yang telah ditetapkan sebagai PT
Pendamping.
4. Pengetahuan yang dibangun bersama
Semangat yang hendak dibangun dalam Program SMK Pusat Keunggulan, melalui kegiatan
pelatihan dan pendampingan adalah bahwa kita dapat belajar dari siapa saja, baik itu ahli
maupun rekan sejawat. Pengetahuan yang dibangun dari hasil saling berbagi praktik baik
dan pengalaman ini lah menjadi salah satu faktor penting dalam tercapainya transformasi
pembelajaran melalui inkuiri.

Dalam program SMK Pusat Keunggulan, alur modul dan pelatihan yang telah menerapkan
pendekatan Pembelajaran Transformatif melalui Inkuiri ini disebut dengan “alur MERRDEKA”.

H. Program IHT

Materi program IHT adalah materi yang dipelajari oleh komite pembelajaran pada Pelatihan Komite
Pembelajaran dengan beberapa penyesuaian alokasi waktu pada setiap materinya. Adapun materi
program IHT dapat dilihat pada tabel 4 berikut ini:

Tabel 4 Program IHT


No Materi Alokasi Waktu

1 Kebijakan Program Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan 1


(pembukaan)

2 Orientasi Pelatihan 6

3 Pendidikan yang Memerdekakan 8

4 Kerangka Kurikulum 8

5 Capaian Pembelajaran 6

6 Perangkat Ajar 12

7 Asesmen 8

8 Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan Sekolah (SMK) 10

9 Penguatan materi IHT sesuai dengan kebutuhan belajar guru 8

10 Pengenalan Literasi Digital 4

11 Tes Awal dan Tes Akhir 2

12 Evaluasi Penyelenggaraan 1

Untuk membuat pelaksanaan IHT lebih efektif, komite pembelajaran dapat memprioritaskan materi-
materi kunci agar dapat dilakukan terlebih dahulu, yaitu materi butir 3, 4, 5, 6, 7, dan 8 dalam tabel 4
di atas.

Penjabaran materi program IHT tercantum dalam lampiran 5.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

26
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

I. Mekanisme Penyelenggaraan IHT


Pelaksanaan IHT di satuan pendidikan dilakukan dengan memilih salah satu moda daring, luring,
ataupun kombinasi (blended learning). Pemilihan moda ini disesuaikan dengan kondisi sarana
prasarana serta kemampuan sumber daya manusia yang ada di satuan pendidikan. Setiap satuan
pendidikan diharapkan dapat memilih moda yang dirasa paling dapat memfasilitasi pelaksanaan IHT.

Untuk menentukan moda pembelajaran IHT dapat mempertimbangkan tiga aspek berikut;
1) Sarana dan Prasarana
2) Kemampuan Sumber Daya Manusia dalam menggunakan Perangkat digital untuk melakukan
pembelajaran daring
3) Keamanan peserta dalam berkegiatan tatap muka di masa pandemi

Beberapa hal penting dalam perencanaan dan pelaksanaan IHT antara lain:

No Kategori Keterangan

1 Moda a. Moda Pembelajaran dapat dilakukan secara daring dan/atau luring


Pembelajaran sesuai kondisi satuan pendidikan masing-masing.
b. Apabila dilakukan secara daring, maka satuan pendidikan secara
mandiri memilih platform yang sesuai dengan kondisi serta sarana
prasarana yang ada di tiap satuan pendidikan masing-masing
(beberapa platform pembelajaran yang bisa digunakan misalnya;
google classroom, whatsapp group, google drive, zoom, Microsoft
Teams, Moodle, dll)

2. Waktu Satuan pendidikan dapat mengatur waktu pelaksanaan IHT dengan


Pelaksanaan durasi total sebesar 74 JP

3 Jumlah peserta Sesuai dengan jumlah guru kelas X di satuan pendidikan masing-masing

4 Pengajar Kepala SMK, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Guru, dan
Pengawas Sekolah yang tergabung dalam komite pembelajaran di
masing-masing satuan Pendidikan dapat menjadi pengajar IHT

5 Kepanitiaan Panitia IHT dibentuk oleh Kepala Sekolah

6 Bahan a. Modul/materi pelatihan implementasi pembelajaran bagi guru


pembelajaran*) b. Bahan tayang
c. Format penilaian
*) sesuai dengan kebutuhan dan/atau skenario yang ditetapkan

7 Alat pembelajaran Laptop, flashdisk, audio system, peralatan lain yang mendukung proses
pembelajaran

8 Media LCD projector, white board, flipchart (lembaran kertas berbentuk album
pembelajaran atau kalender), kertas plano, papan tulis, spidol, dan media
pembelajaran lainnya (diutamakan peralatan yang dimiliki sekolah dan
yang sesuai kebutuhan)

Penjabaran langkah penentuan moda serta standar pelaksanaan untuk setiap moda dan detail
aktivitas selama kegiatan IHT berlangsung terdapat dalam lampiran 6-10.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

27
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

J. Peran, Tugas, dan Tanggung Jawab dalam Pelaksanaan IHT


Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri
1. Membuat NSPK;
2. Membuat rancangan IHT berkoordinasi dengan Direktorat Pendidikan Profesi dan
Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan;
3. Mengkoordinasikan IHT dengan para pemangku kebijakan terkait;
4. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan IHT berkoordinasi dengan Direktorat Pendidikan
Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan.

BB/BPPMPV
1. Melakukan pendampingan dan monitoring pelaksanaan IHT (pembagian sekolah tercantum
pada lampiran 11);
2. Menerima dan melakukan reviu laporan pelaksanaan dari komite pembelajaran;
3. Melakukan analisis laporan dari komite pembelajaran dan menyampaikan ke Direktorat
Mitras DUDI;
4. Melakukan pelaporan evaluasi pelaksanaan IHT melalui jalur yang dijelaskan pada alur
pelaporan

Dinas Pendidikan Provinsi/Cabang Dinas Pendidikan Provinsi


1. Monitoring keterlaksanaan IHT dan mengisi lembar evaluasi penyelenggaraan IHT;
2. Menerima dan melakukan reviu laporan pelaksanaan dari komite pembelajaran;
3. Menindaklanjuti laporan untuk perbaikan pendampingan sekolah.

Pengawas Sekolah
1. Menjadi bagian dari komite pembelajaran serta menjalankan tugasnya sesuai dengan
rencana implementasi pelaksanaan IHT yang telah ditentukan satuan pendidikan;
2. Memonitor pelaksanaan IHT dengan cara mengisi lembar evaluasi yang tersedia.

Pengajar IHT (Komite Pembelajaran):


1. Memantau keaktifan peserta dalam pembelajaran;
2. Memfasilitasi proses belajar peserta;
3. Memberikan umpan balik terhadap tugas peserta;
4. Memberikan nilai sikap, pengetahuan, dan keterampilan peserta;
5. Mengolah nilai akhir peserta;
6. Melaporkan hasil pelaksanaan IHT kepada BB/BPPMPV dan Dinas Pendidikan.

Instruktur Nasional dan Narasumber Bimtek:


1. Menjadi tempat bertanya bagi komite pembelajaran terkait materi kunci dalam IHT
2. Mendukung pelaksanaan IHT dengan membagikan sumber belajar dan strategi fasilitasi
yang efektif

Pendamping dari Perguruan Tinggi:


1. Dapat mendampingi satuan Pendidikan pelaksana SMK Pusat Keunggulan bersama
BB/BPPMPV dalam melakukan monitoring IHT dan mengisi lembar evaluasi penyelenggaran
IHT

Peserta IHT:
1. Mengikuti seluruh materi sesuai jadwal yang ditentukan;
2. Melaksanakan pembelajaran secara aktif dan kolaboratif;
3. Mengerjakan tes awal dan tes akhir;
4. Menyelesaikan dan mengumpulkan seluruh tugas dan tagihan; dan
5. Mengisi instrumen evaluasi pengajar dan pelaksanaan IHT.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

28
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

K. Evaluasi IHT
Untuk mengetahui tingkat efektivitas keseluruhan komponen yang terlibat dalam pelaksanaan IHT,
maka diperlukan adanya evaluasi pasca pelaksanaan IHT yang mencakup evaluasi terhadap
pengajar dan proses penyelenggaraan.

Peserta IHT dan pengamat (perwakilan BB/BPPMPV, Pendamping dari PT, serta Pengawas) adalah
pihak yang diharapkan mengisi lembar evaluasi.

Adapun aspek yang dievaluasi adalah:

1. Evaluasi Terhadap Pengajar


Tujuan: Evaluasi pengajar IHT ini digunakan untuk memberikan umpan balik kepada pengajar IHT
agar dapat melakukan perbaikan pada pelatihan berikutnya, yang mencakup beberapa poin sebagai
berikut:
1. Kemampuan pengajar IHT dalam memfasilitasi pelatihan
2. Kemampuan pengajar IHT dalam menunjukkan sikap profesional
3. Kemampuan pengajar IHT dalam menciptakan rasa aman dan nyaman selama berinteraksi
dengan peserta

2. Evaluasi Penyelenggaraan
Tujuan: Evaluasi penyelenggaran ini digunakan untuk mendapatkan pembelajaran dari segi teknis
penyelenggaraan sehingga dapat digunakan sebagai perbaikan di kegiatan pelatihan di kesempatan
berikutnya.

Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen kuesioner dengan aspek sebagai berikut:


1. Kemudahan peserta dalam memperoleh informasi;
2. Kepuasan peserta terhadap pelayanan selama pelaksanaan IHT;
3. Pengaturan jadwal kegiatan;
4. Penyediaan konten dan materi pelatihan;
5. Pelaksanaan pembelajaran;
6. Pelaksanaan pendampingan;
7. Sikap dan perilaku panitia dalam melayani peserta;
8. Ketersediaan sarana dan prasarana;
9. Kemudahan akses komunikasi antara peserta dengan pengajar dan panitia.

L. Pelaporan Kegiatan IHT


Komite pembelajaran sebagai pengajar IHT wajib menyusun dan menyampaikan laporan kepada
BB/BPPMPV dan Dinas Pendidikan paling lambat 2 (dua) minggu setelah IHT selesai. Kerangka
laporan paling sedikit memuat:
1. Latar belakang kegiatan
2. Tujuan dan sasaran
3. Evaluasi hasil pelaksanaan IHT yang didapat dengan mengolah lembar evaluasi
penyelenggaraan (pada lampiran 11).
4. Kendala dan solusi selama pelaksanaan
5. Dokumentasi kegiatan

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

29
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Kepala Sekolah atau guru yang ditunjuk dalam kegiatan IHT melakukan pelaporan kegiatan yang
dikirimkan melalui akun SIM PKB. Perwakilan BB/BPPMPV/Dinas melakukan monitoring dan mengisi
lembar evaluasi yang selanjutnya dikirimkan melalui akun SIM PKB

Lembar evaluasi Komite pembelajaran mengolah


Komite
penyelenggaraan hasil data dari lembar evaluasi
pembelajaran
diisi oleh seluruh
Melaksanakan
peserta IHT
IHT

SIMPKB

Kepala Sekolah
melaporkan hasil
pelaksanaan IHT kepada
BB/BPPMPV dan Dinas
Pendidikan melalui
SIMPKB

Lembar evaluasi BB/BPPMPV mengolah


Perwakilan penyelenggaraan data evaluasi
BB/BPPMPV, diisi oleh Perwakilan penyelenggaraan IHT dan
Perwakilan Dinas BB/BPPMPV, mengupload ke SIMPKB
Pendidikan Perwakilan Dinas
melakukan monitoring Pendidikan dan/atau
pelaksanaan IHT Pendamping dari PT

Gambar 3: Ilustrasi alur pelaporan pelaksanaan IHT dalam Program SMK Pusat Keunggulan

M. Anggaran Pelaksanaan IHT

Anggaran Pelaksanaan In-House Training pada program SMK Pusat Keunggulan dibebankan
kepada satuan pendidikan pelaksana program SMK Pusat Keunggulan dalam komponen biaya dana
program SMK Pusat Keunggulan.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

30
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

31
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

IV. PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN


PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN
Pendampingan Implementasi Pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan merupakan
program dukungan teknis dalam pelaksanaan implementasi pembelajaran dengan paradigma baru di
SMK Pusat Keunggulan. Bentuk dukungan teknis berupa bantuan sumberdaya manusia yang telah
disiapkan secara khusus yang ditugasi untuk mendampingi sekolah dalam durasi tertentu. Tenaga
SDM tersebut akan menjadi mitra konsultasi dan diskusi dalam proses pelaksanaan dan pencarian
solusi terhadap permasalahan yang mungkin muncul di lapangan terkait dengan implementasi
pembelajaran dengan paradigma baru pada program SMK Pusat Keunggulan. Pendampingan dapat
dilakukan secara luring dan/atau daring sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang ada.

Lembaga pelaksana pendampingan adalah Balai Besar/Balai Pengembangan Penjaminan Mutu


Pendidikan Vokasi (BB/BPPMPV). Setiap BB/BPPMPV akan menyiapkan sumber daya yang
diperlukan untuk memenuhi maksud kegiatan pendampingan.

A. Tujuan Pendampingan Implementasi Pembelajaran


Pendampingan Implementasi Pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan ini bertujuan
untuk membantu secara teknis operasional kepada SMK Pusat Keunggulan agar mampu
melaksanakan pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran dengan paradigma baru di sekolah
secara efektif dan efisien.

B. Pihak yang Terlibat dalam Pendampingan Implementasi


Pembelajaran
Ada sejumlah pihak yang terkait dan berkepentingan dalam Pendampingan Implementasi
Pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan. Para pihak tersebut adalah:
1. Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Dit. Mitras DUDI);
2. Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (Dit. SMK);
3. Direktorat Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan;
4. Balai Besar/Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BB/BPPMPV).
5. Perguruan Tinggi Pendamping;
6. Dinas Pendidikan Provinsi; dan
7. Dinas Provinsi terkait lainnya.

C. Sasaran Pendampingan Implementasi Pembelajaran


Sasaran program Pendampingan Implementasi Pembelajaran pada Program SMK Pusat
Keunggulan adalah:
1. Lembaga : SMK Pusat Keunggulan yang telah mengikuti program pelatihan
komite pembelajaran pada program SMK Pusat Keunggulan.
2. Kegiatan : a. Perencanaan pembelajaran paradigma baru pada kelas X
b. Pelaksanaan pembelajaran paradigma baru pada kelas X
c. Evaluasi hasil pembelajaran paradigma baru pada kelas X

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

32
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

D. Mekanisme Pendampingan Implementasi Pembelajaran


Untuk melaksanakan pendampingan, BB/BPPMPV menyiapkan pendamping implementasi
pembelajaran (PIP) yaitu Widyaiswara, Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) dan fungsional
lainnya dan/atau Instruktur Pelatihan Komite Pembelajaran yang telah mengikuti pembekalan untuk
pendampingan yang diselenggarakan oleh Dit. Mitras DUDI bersama dengan BB/BPPMPV. Jumlah
PIP untuk setiap SMK Pusat Keunggulan adalah minimal 1 orang untuk setiap SMK pelaksana
program SMK Pusat Keunggulan.

Dalam memulai pendampingan, PIP dan guru-guru yang didampingi perlu merencanakan dan
menyepakati mekanisme pendampingan yang paling optimal. Pendampingan dilakukan dalam
bentuk (1) coaching kepada komite pembelajaran dan (2) memfasilitasi diskusi di antara anggota
komite pembelajaran dengan metode daring dan/atau luring selama satu semester. Selama
pendampingan harus dilakukan minimal dua kali kegiatan sinkron (synchronous) atau tatap muka.
Ruang lingkup pendampingan meliputi fase perencanaan, persiapan, pelaksanaan hingga asesmen
pembelajaran. Selama proses pendampingan, BB/BPPMPV melakukan monitoring dan evaluasi
pelaksanaan pendampingan.

Secara garis besar, mekanisme pendampingan serta pola hubungan di antara berbagai pihak
digambarkan pada gambar 4 berikut

Dit. Mitras DUDI


Koordinasi &
Konsultasi

BB/BPPMPV

Monitoring & Evaluasi Laporan Pelaksanaan


Pendampingan
Penyiapan &Penugasan

Prapendampingan Pendampingan Pascapendampingan

Pendampingan Implementasi
Perencanaan Pembelajaran • Laporan Individual
Pendampingan (bersama • Perencanaan & Persiapan Pelaksanaan
sekolah) Pembelajaran Pendampingan
• Pelaksanaan Pembelajaran • Pelaksanaan
• Asesmen Pembelajaran Pembelajaran Lanjutan

Pendamping Implementasi Pembelajaran

Gambar 4 Mekanisme Pendampingan Implementasi Pembelajaran pada Program SMK Pusat


Keunggulan

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

33
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

1. Penyiapan dan Penugasan Pendamping Implementasi Pembelajaran

Pada tahapan ini, BB/BPPMPV menyiapkan calon PIP yang sesuai dengan kebutuhan
pendampingan. Calon PIP mengikuti pembekalan selama maksimal 100 JP, dengan materi
mencakup:
1. Penjelasan tugas dan tanggung jawab, pendekatan dan strategi pendampingan;
2. Mekanisme koordinasi dan konsultasi dengan BB/BPPMPV dan/atau Dit.Mitras DUDI pada
masa pendampingan; dan
3. Pembelajaran dengan paradigma baru (bagi PIP yang belum pernah mengikuti bimtek instruktur
Pelatihan Komite Pembelajaran)

2. Tugas dan Tanggung Jawab Pendamping Implementasi Pembelajaran

Tugas dan tanggung jawab PIP adalah:


1. Memberi arahan, layanan konsultasi dan masukan kepada guru terkait dengan penguatan
paradigma baru dalam pembelajaran.
2. Memberi arahan, layanan konsultasi, dan masukan kepada guru dalam perencanaan,
persiapan, pelaksanaan dan evaluasi hasil pembelajaran.
3. Menyusun laporan pelaksanaan pendampingan.

3. Pendekatan dan Strategi Pelaksanaan Pendampingan

Setiap kegiatan pendampingan, dilaksanakan dengan menerapkan pola siklus manajemen mutu
terpadu (Total Quality Management, TQM), yaitu: plan - do - check – act (PDCA). Artinya, kegiatan
apa pun yang akan dilaksanakan dalam rangka implementasi pembelajaran paradigma baru, harus
direncanakan sebaik mungkin. Kemudian dilaksanakan sesuai dengan perencanaan tersebut.
Selama pelaksanaan dan hasilnya diperiksa/evaluasi kesesuaiannya dengan perencanaan dan
tujuan yang telah ditetapkan. Hasil dari pemeriksaan/evaluasi tersebut dijadikan dasar untuk
perbaikan dan/atau pengembangan kegiatan berikutnya. Pendekatan ini dilakukan secara
berkesinambungan antara satu kegiatan dengan kegiatan berikutnya atau lanjutannya. Dengan
demikian, diharapkan setiap kegiatan baru adalah langkah perbaikan dan/atau pengembangan dari
kegiatan sebelumnya. Sehingga terjadi peningkatan kualitas pelaksanaan kegiatan secara
berkelanjutan (continuous improvement).

Untuk terus menghidupkan continuous improvement, PIP mendorong segera terbentuknya forum
antar guru dan memfasilitasi terjadinya diskusi dalam forum guru tersebut.

Agar pelaksanaan pendampingan berjalan dengan efektif, maka PIP harus mendokumentasikan
(recording) setiap tahapan kegiatan dengan baik. Pendokumentasian dilakukan terhadap: apa yang
direncanakan, apa yang terjadi selama pelaksanaan, bagaimana hasil evaluasi pelaksanaan, dan
tindakan yang diambil untuk kegiatan berikutnya berdasar hasil evaluasi.

Dalam pelaksanaan proses pendampingan, perlu diterapkan strategi lebih mengedepankan dan
mendorong guru yang didampingi untuk lebih berinisiatif dan lebih aktif dalam setiap kegiatan.
PIP lebih bersifat mendorong dan menyemangati guru yang dibimbingnya (Tut Wuri Handayani).

4. Koordinasi dan Konsultasi

Selama masa pendampingan, dalam hal menjumpai permasalahan yang tidak dapat diperoleh
solusinya di lapangan, PIP perlu melakukan koordinasi dan/atau konsultasi tentang tindakan apa
yang harus dilakukan. Koordinasi dan/atau konsultasi dilakukan kepada BB/BPPMPV dan/atau Dit.
Mitras DUDI, Dit. SMK, Dit. PPPGTK, PPPPTK, LPPKSPS, Balitbangbuk, serta tim pengembang

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

34
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

pembelajaran untuk menghadapi berbagai kemungkinan penyimpangan atau kejadian di luar


skenario dan perencanaan yang telah ditetapkan.

E. Waktu dan Jadwal Pelaksanaan Pendampingan Implementasi


Pembelajaran

Pendampingan Implementasi Pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan dilaksanakan


minimal untuk satu siklus program pembelajaran. Satu siklus program pembelajaran adalah proses
persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi hasil pembelajaran untuk satu unit kompetensi atau satu
pokok bahasan. Pendampingan akan mulai dilaksanakan sejak persiapan implementasi
pembelajaran dengan paradigma baru yang dimulai dari pelaksanaan In-House Training. Sedangkan
akhir kegiatan pendampingan adalah minimal pada saat program pembelajaran yang sama selesai
dievaluasi.

Penentuan waktu pelaksanaan pendampingan bergantung pada jadwal SMK Pusat Keunggulan
mulai melaksanakan kegiatan IHT hingga implementasi pembelajaran.

F. Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Pendampingan


Implementasi Pembelajaran
1. Monitoring dan Evaluasi

Tujuan monitoring adalah untuk memperoleh data dan informasi selama pelaksanaan program
Pendampingan berlangsung, yang diperlukan untuk memastikan bahwa program dilaksanakan
sesuai dengan perencanaan. Sedangkan tujuan evaluasi adalah untuk memperoleh data dan
informasi kegiatan secara keseluruhan, yang diperlukan untuk mengetahui tingkat efektivitas dan
efisiensi program.

Monitoring dan evaluasi akan dilaksanakan dengan metode survei. Data akan dijaring menggunakan
instrumen yang telah disiapkan. Penjaringan data dilakukan secara daring dan beberapa dikuatkan
dengan luring. Petugas monitoring dan evaluasi berasal dari Dit. Mitras DUDI dan BB/BPPMPV.

2. Pelaporan

Ada dua jenis laporan yang harus disiapkan. Pertama, laporan individual pelaksanaan
pendampingan pada satu SMK Pusat Keunggulan. Laporan ini disusun bersama oleh PIP pada satu
SMK Pusat Keunggulan yang sama. Kedua, laporan pelaksanaan pendampingan seluruh SMK Pusat
Keunggulan yang menjadi tanggung jawab setiap BB/BPPMPV. Laporan yang kedua ini disusun oleh
BB/BPPMPV, berdasar laporan individual SMK Pusat Keunggulan. Laporan ini merupakan laporan
agregat program pendampingan yang dilakukan oleh setiap BB/BPPMPV.

G. Anggaran Pendampingan Implementasi Pembelajaran

Anggaran Pendampingan Implementasi Pembelajaran pada program SMK Pusat Keunggulan


dibebankan kepada DIPA tahun anggaran 2021 pada Dit. Mitras DUDI dan masing-masing Balai
Besar/Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

35
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

36
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

V. PENUTUP
Kualitas dan kesuksesan pelaksanaan pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan antara
lain ditentukan oleh pemahaman yang utuh terhadap komponen program serta kesiapan sekolah
dalam mengimplementasikannya. Karena itu Panduan Pelatihan dan Implementasi Pembelajaran
pada Program SMK Pusat Keunggulan menjadi instrumen penting yang diharapkan akan
memudahkan serta meningkatkan kualitas pelaksanaan program. Melalui rangkaian kegiatan
Pelatihan Komite Pembelajaran, In-House Training dan Pendampingan Implementasi Pembelajaran
pada SMK Pusat Keunggulan diharapkan menjadikan pelaksanaan pembelajaran dengan paradigma
baru pada Program SMK Pusat Keunggulan dapat terarah, terukur dan berkualitas.

Implementasi pembelajaran dengan paradigma baru memerlukan serangkaian kegiatan yang


melibatkan berbagai pihak. Adanya dukungan, kerjasama, dan partisipasi masyarakat dan institusi
terkait lainnya sangat diperlukan.

Semoga rangkaian kegiatan Pelatihan Komite Pembelajaran, In-House Training, dan Pendampingan
Implementasi Pembelajaran pada SMK Pusat Keunggulan bermanfaat bagi peningkatan kualitas
pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan, dan pada akhirnya dapat meningkatkan mutu
pendidikan di Indonesia.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

37
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

LAMPIRAN PELATIHAN KOMITE PEMBELAJARAN

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

38
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Lampiran 1: Pembagian Tugas BB/BPPMPV


BB/BPPMPV melaksanakan pelatihan sesuai dengan lingkup program keahlian yang menjadi
tanggung-jawabnya. Pembagian program keahlian untuk masing-masing BB/BPPMPV dijelaskan
dalam tabel berikut.

Pembagian Tugas bagi BB/BPPMPV pada Pelatihan Komite Pembelajaran Mata Pelajaran
Kejuruan pada Program SMK Pusat Keunggulan

BBPPMPV Pertanian BBPPMPV Bidang Mesin dan Teknik Industri


1 Agribisnis Pengolahan Hasil 20 Teknik Mesin
Pertanian
2 Agribisnis Tanaman 21 Teknik Ketenagalistrikan
3 Agribisnis Ternak 22 Teknik Energi Terbarukan
4 Kehutanan 23 Teknik Perminyakan
5 Perikanan 24 Geologi Pertambangan
6 Pengolahan Hasil Perikanan 25 Teknologi Pesawat Udara
7 Teknik Kimia BBPPMPV Bidang Otomotif dan Elektronika
8 Teknik Pertanian 26 Teknik Perkapalan
BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata 27 Teknik Elektronika
19 Perhotelan dan Jasa Pariwisata 28 Teknik Otomotif
10 Kuliner BBPPMPV Bidang Bangunan dan Listrik
11 Tata Kecantikan 29 Teknologi Konstruksi dan Properti
12 Bisnis dan Pemasaran 30 Teknik Geomatika dan Geospasial
13 Tata Busana BBPPMPV Seni Budaya
14 Pekerjaan Sosial 32 Desain dan Produk Kreatif Kriya
15 Keperawatan 33 Seni Broadcasting dan Film
16 Akuntansi dan Keuangan 34 Seni Rupa
17 Farmasi 35 Teknik Grafika
18 Manajemen Perkantoran BPPMPV Bidang Kelautan Perikanan Teknologi
Informasi dan Komunikasi
19 Teknologi laboratorium medik 36 Teknik Komputer dan Informatika
37 Pelayaran Kapal Niaga
38 Pelayaran Kapal Penangkap Ikan

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

39
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Pembagian Tugas bagi BB/BPPMPV pada Pelatihan Komite Pembelajaran Mata Pelajaran
Projek IPAS dan Informatika pada Program SMK Pusat Keunggulan

No BB/BPPMPV No Provinsi Binaan


1. Prov. Aceh
2. Prov. Bali
3. Prov. Banten
1. BPPMPV KPTK 4. Prov. Bengkulu
5. Prov. D.I. Yogyakarta
6. Prov. D.K.I. Jakarta
7. Prov. Gorontalo
8. Prov. Jambi
9. Prov. Sulawesi Utara
10. Prov. Sumatera Barat
2. BBPPMPV Pertanian
11. Prov. Sumatera Selatan
12. Prov. Sumatera Utara
13. Prov. Kalimantan Selatan
3. BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata 14. Prov. Jawa Tengah
4. BBPPMPV BMTI 15. Prov. Jawa Barat
5. BBPPMPV BOE 16. Prov. Jawa Timur
17. Prov. Kalimantan Barat
18. Prov. Kalimantan Tengah
19. Prov. Kalimantan Timur
20. Prov. Kalimantan Utara
6. BBPPMPV BBL 21. Prov. Kepulauan Bangka Belitung
22. Prov. Kepulauan Riau
23. Prov. Lampung
24. Prov. Maluku
25. Prov. Maluku Utara
26. Prov. Nusa Tenggara Barat
27. Prov. Nusa Tenggara Timur
28. Prov. Papua
29. Prov. Papua Barat
7. BBPPMPV Seni dan Budaya 30. Prov. Riau
31. Prov. Sulawesi Barat
32. Prov. Sulawesi Selatan
33. Prov. Sulawesi Tengah
34. Prov. Sulawesi Tenggara

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

40
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Lampiran 2: Deskripsi Materi Pelatihan Komite Pembelajaran

Struktur program Pelatihan Komite Pembelajaran pada Program SMK Pusat Keunggulan meliputi:

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

41
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

42
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

43
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

44
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Lampiran 3: Agenda Pelatihan Komite Pembelajaran

Pelaksanaan Pelatihan Komite Pembelajaran dijelaskan dalam gambar-gambar berikut.

Agenda Pelatihan Komite Pembelajaran Pada Program SMK Pusat Keunggulan Hari Pertama sampai dengan
Hari Kelima.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

45
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Agenda Pelatihan Komite Pembelajaran Pada Program SMK Pusat Keunggulan Hari Keenam sampai dengan
Hari Kesepuluh

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

46
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Lampiran 4: Contoh Format STTP

Halaman Depan

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN, RISET, DAN TEKNOLOGI


BALAI BESAR PENGEMBANGAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN VOKASI
BIDANG …

SURAT TANDA TAMAT PELATIHAN


Nomor …../……./……/20…..
Diberikan kepada:………………………..
Sekolah Asal ……………………….

sebagai peserta pada Program Pelatihan Komite Pembelajaran Program SMK Pusat
Keunggulan

yang diselenggarakan pada tanggal ………….. 20…… s.d ……….. 20…..

dengan hasil:

-- SANGAT BAIK --

………, …. ………. 20…..

Kepala BBPPMPV ………

Foto 3x4

Nama………………………
NIP …………………………

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

47
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Contoh Format STTPP

Halaman Belakang

STRUKTUR PROGRAM
PELATIHAN KOMITE PEMBELAJARAN PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN
BAGI GURU
TAHUN 2021

Alokasi Waktu
No Materi Pelatihan (dalam Jam
Pelajaran)
1 Kebijakan Program SMK Pusat Keunggulan 1
2 Orientasi Pelatihan 6
3 Pendidikan Yang Memerdekakan 6
4 Kerangka Kurikulum 12
5 Capaian Pembelajaran 8
6 Perangkat Ajar 10
7 Asesmen 8
8 Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan 8
9 Pengenalan Literasi Digital 4
10 Pelaksanaan in-house training di Satuan Pendidikan 8
11 Tes Awal dan Tes Akhir 2
12 Evaluasi Penyelenggaraan 1
Jumlah Jam Seluruhnya 74

Angka Predikat
80-100 Amat Baik
70-80 Baik
≤ 70 Cukup

Kepala BBPPMPV ………

………………………

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

48
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

LAMPIRAN IN-HOUSE TRAINING (IHT)

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

49
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Lampiran 5: Program IHT


Program IHT dijabarkan dalam tabel berikut

No Materi Alokasi Capaian Pelatihan Tujuan Pembelajaran


Waktu

1 Kebijakan 1 Peserta mengetahui gambaran, ● Peserta memahami tentang Program Sekolah Penggerak dan SMK Pusat
Program Sekolah tujuan, dan rangkaian kegiatan Keunggulan
Penggerak dan Program Sekolah Penggerak dan ● Peserta memahami latar belakang, transformasi sekolah melalui Program
SMK Pusat SMK Pusat Keunggulan Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan, intervensi pada Program
Keunggulan Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan, sasaran Program
(pembukaan) Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan, dan lain-lain.

2 Orientasi 6 Peserta mengetahui tujuan, ● Peserta mampu saling mengenal teman-teman yang lain
Pelatihan konten, proses, dan evaluasi ● Peserta mengetahui alur dan tujuan pelatihan
pelatihan serta mampu ● Peserta mampu memetakan harapan dan kekhawatiran selama pelatihan
menyusun rencana belajarnya ● Peserta mampu membuat kesepakatan kelas
● Peserta bekerja sama menyusun jadwal piket harian dan penugasannya
untuk mendukung kelas pelatihan yang efektif
● Peserta menggunakan penggunaan platform untuk memfasilitasi
pembelajaran

3 Pendidikan Yang 8 Peserta merefleksikan nilai dan Peserta mampu:


Memerdekakan filosofi Ki Hajar Dewantara ● Menjelaskan makna filosofi pembelajaran yang memerdekakan
dengan perannya sebagai ● Menjelaskan contoh pelaksanaan filosofi pembelajaran yang
guru/pendidik PAUD/kepala memerdekakan pada sekolah masing-masing
sekolah/pengawas sekolah dan ● Menjelaskan pengertian Pengajaran sesuai dengan capaian atau tingkat
merumuskan strategi kemampuan
pembelajaran yang sesuai ● Menjelaskan pentingnya mengenali peserta didik dalam melaksanakan
dengan nilai dan filosofi Ki Hajar pembelajaran
Dewantara ● Menjelaskan tips-tips untuk mengenal potensi atau karakteristik peserta
didik

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

50
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

No Materi Alokasi Capaian Pelatihan Tujuan Pembelajaran


Waktu

● Menjelaskan hasil profil peserta didiknya


● Menghasilkan sintesis seluruh proses pembelajaran selama unit modul
Pendidikan yang Memerdekakan dalam bentuk powerpoint

4 Kerangka 8 Peserta mengidentifikasi ● Peserta dapat memahami peran dan fungsi kurikulum dalam
Kurikulum komponen kerangka kurikulum pembelajaran
dan peranan pemangku ● Peserta dapat mengetahui struktur kurikulum SMK Pusat Keunggulan
kepentingan dari tingkat pusat ● Peserta dapat menjelaskan apa yang dimaksud dengan Profil Pelajar
sampai satuan pendidikan dalam Pancasila
menciptakan pembelajaran yang ● Peserta dapat menjelaskan dimensi-dimensi Profil Pelajar Pancasila
berpusat pada murid ● Peserta dapat menjelaskan kegunaan Profil Pelajar Pancasila
● Peserta dapat menjelaskan fungsi dari prinsip pembelajaran dan
asesmen
● Peserta dapat menjelaskan apa saja prinsip-prinsip pembelajaran
● Peserta dapat menjelaskan apa saja prinsip-prinsip asesmen
● Peserta dapat menjelaskan keterkaitan prinsip pembelajaran dan
asesmen

5 Capaian 6 Peserta mengidentifikasi Peserta dapat:


Pembelajaran rasional, tujuan dan elemen ● Menjelaskan konsep Capaian Pembelajaran dengan menggunakan
capaian pembelajaran pada pemahaman sendiri
mata pelajaran yang diampu. ● Memahami posisi dan fungsi Capaian Pembelajaran dalam perencanaan
Peserta mengaitkan peranan pembelajaran
capaian pembelajaran sesuai ● Memahami latar belakang adanya Capaian Pembelajaran
dengan tingkat pencapaian siswa ● Memahami tujuan adanya Capaian Pembelajaran dan pengaturan
(kebutuhan, kecepatan, dan Capaian Pembelajaran
gaya belajar sesuai dengan fase
perkembangan anak

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

51
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

No Materi Alokasi Capaian Pelatihan Tujuan Pembelajaran


Waktu

6 Perangkat Ajar 12 Peserta memahami prinsip ● Peserta mampu menjelaskan konsep, komponen, prinsip, dan prosedur
penyusunan ATP dan modul ajar penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran
dari capaian pembelajaran pada ● Peserta mampu menjelaskan konsep, komponen, prinsip, dan prosedur
mata pelajaran yang diampunya, penyusunan Modul Ajar
dan memilih ATP dan modul ajar ● Peserta mampu menjelaskan cara pemanfaatan dan cara penyediaan
serta sumber belajar yang sesuai Buku Teks Pelajaran
untuk mendukung pembelajaran ● Peserta mampu menyusun Draf Alur Tujuan Pembelajaran dan Modul
yang berpusat pada murid. Ajar

7 Asesmen 8 Peserta akan dengan mandiri ● Peserta memahami fungsi dan prinsip asesmen dalam pembelajaran
menggunakan pembelajaran dan merancang asesmen pembelajaran yang tepat
untuk memahami fungsi dan ● Peserta mengetahui fungsi dan cara menggunakan asesmen diagnostik,
prinsip asesmen dalam asesmen formatif dan asesmen sumatif
pembelajaran dan merancang ● Peserta mengaitkan antara capaian pembelajaran dan tujuan
asesmen pembelajaran yang pembelajaran dengan asesmen
tepat ● Peserta mampu menjelaskan pelaksanaan tindak lanjut hasil asesmen
diagnostik
● Peserta dengan terampil merancang asesmen formatif dan sumatif untuk
pembelajaran

8 Kurikulum 10 Peserta mengidentifikasi ● Peserta memahami prinsip penyusunan kurikulum operasional di satuan
Operasional di keterkaitan antara profil lulusan pendidikan
Satuan dengan visi dan misi sekolah, ● Peserta memahami proses penyusunan kurikulum operasional di satuan
Pendidikan program dan pembelajaran di pendidikan
Sekolah kelas. Peserta menginvestigasi ● Peserta memahami cara menganalisis karakteristik satuan pendidikan
sumberdaya dan tantangan pada untuk desain kurikulum operasional satuan pendidikan yang sesuai
suatu wilayah untuk merancang dengan kebutuhan (kontekstual)
projek penguatan profil pelajar ● Peserta memahami pentingnya kurikulum operasional sebagai acuan
Pancasila pada sebuah satuan dalam refleksi berkelanjutan
pendidikan. ● Peserta memahami pentingnya peran guru sebagai bagian penting dalam

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

52
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

No Materi Alokasi Capaian Pelatihan Tujuan Pembelajaran


Waktu

proses penyusunan kurikulum operasional di satuan pendidikan.


● Peserta mampu melakukan analisis karakteristik satuan pendidikan untuk
desain kurikulum operasional satuan pendidikan
● Peserta mampu menyusun draf kurikulum operasional satuan pendidikan
yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan (kontekstual)

9 Penguatan Materi 8 Peserta memahami prinsip 1) Peserta mampu merefleksikan nilai dan filosofi Ki Hajar Dewantara
IHT sesuai pembelajaran andragogi dan dengan perannya sebagai guru/pendidik PAUD dan merumuskan strategi
dengan teknik-teknik fasilitasi untuk pembelajaran yang sesuai dengan nilai dan filosofi Ki Hajar Dewantara;
kebutuhan belajar merancang sebuah pelatihan di 2) Peserta mampu mengidentifikasi komponen kerangka kurikulum dan
guru satuan pendidikannya peranan pemangku kepentingan dari tingkat pusat sampai satuan
pendidikan dalam menciptakan pembelajaran yang berpusat pada murid;
3) Peserta mampu mengidentifikasi rasional, tujuan dan elemen capaian
pembelajaran pada berbagai mata pelajaran yang diampu, mengaitkan
peranan capaian pembelajaran sesuai dengan tingkat pencapaian siswa
(kebutuhan, kecepatan, dan gaya belajar sesuai dengan fase
perkembangan anak);
4) Peserta mampu mengidentifikasi keterkaitan antara profil lulusan dengan
visi dan misi sekolah, program dan pembelajaran di kelas,
menginvestigasi sumber daya dan tantangan wilayahnya untuk
merancang projek penguatan profil pelajar Pancasila pada satuan
pendidikan;
5) Peserta mampu menerapkan prinsip penyusunan alur tujuan
pembelajaran (ATP) dan modul ajar dalam pengembangan ATP dan
modul ajar serta sumber belajar yang dibutuhkan untuk mendukung
penerapannya.
6) Peserta mampu menggunakan TIK dalam bidang pendidikan dan
pembelajaran, cara mengakses platform digital, platform sumber daya
sekolah, platform guru, dan platform rapor pendidikan.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

53
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

No Materi Alokasi Capaian Pelatihan Tujuan Pembelajaran


Waktu

10 Pengenalan 4 Peserta memahami pemanfaatan ● Peserta mampu menjelaskan dasar-dasar penggunaan TIK dan
Literasi Digital TIK dalam bidang pendidikan lingkungannya
dan pembelajaran. Peserta dapat ● Peserta mampu menjelaskan dampak perkembangan TIK bagi dunia
mengakses beberapa platform pendidikan
digital seperti akun belajar.id, ● Peserta mampu menjelaskan pentingnya mengelola perangkat dan akun
platform sumber daya sekolah, sebagai bagian dari unsur-unsur dasar TIK dan lingkunganya
platform guru dan platform rapor ● Peserta mampu mengenal dan menggunakan perangkat TIK yang
pendidikan untuk mendukung digunakan oleh produk-produk platform teknologi
implementasi pembelajaran ● Peserta mengetahui cara aktivasi akun belajar.id sebagai salah satu akun
resmi untuk mengakses produk produk platform teknologi SMK Pusat
Keunggulan
● Peserta mengenal gambaran umum produk-produk platform teknologi
SMK Pusat Keunggulan
● Peserta dapat mengintegrasikan penggunaan produk-produk platform
teknologi SMK Pusat Keunggulan ke dalam rencana pembelajaran

11 Tes Awal dan Tes 2 Pengukuran capaian ● Pelaksanaan tes awal dan tes akhir untuk melihat capaian peningkatan
Akhir pengetahuan pengetahuan peserta setelah mengikuti IHT.

12 Evaluasi 1 Melakukan evaluasi untuk ● Peserta dan para pengamat dari PPPPTK, Dinas Pendidikan dan Koordinator
Penyelenggaraan sekolah Pelatih Ahli mengisi lembar evaluasi IHT untuk kemudian diolah, dianalisis,
dan digunakan sebagai rekomendasi untuk perbaikan kegiatan IHT
selanjutnya

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

54
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Lampiran 6: Langkah penentuan moda IHT


Adapun langkah-langkah dalam proses identifikasi diri satuan pendidikan masing-masing dapat
dijelaskan sebagai berikut:

Kepala sekolah bersama Berdasarkan hasil jawaban pada Lembar


guru yang ditunjuk/ Identifikasi Diri, Kepala Sekolah bersama
komite pembelajaran Komite pembelajaran menelaah moda yang
mengisi Lembar paling sesuai diimplementasikan di kegaitan
Identifikasi Diri IHT di satuan pendidikan

Kepala Sekolah/ guru yang ditunjuk memimpin proses Analisis


Kepala Sekolah bersama Data yang didapat dari Lembar Identifikasi Diri dengan
rekan Komite menggunakan beberapa pertanyaan panduan berikut;
pembelajaran membuat Bagaimana kondisi keamanan dan keselamatan peserta? apakah
rencana implementasi
wilayah anda cukup aman untuk menyelenggarakan pelatihan
pelaksanaan IHT di
tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan?
satuan pendidikan

jika Iya, moda tatap muka dapat dilaksanakan

Jika tidak, cek hasil survey


Kepala Sekolah
mensosialisasikan kegiatan Berapa persen guru yang sudah terbiasa dengan penggunaan
pelaksanaan IHT kepada teknologi?
sasaran guru yang telah
ditentukan sesuai panduan
IHT Apakah guru yang tidak terbiasa dengan penggunaan teknologi
ada keluarga atau teman yang bisa mendampinginya selama
pelatihan?
IHT dilaksanakan di satuan Berapa persen guru yang memiliki akses internet saat
pendidikan pelatihan?

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

55
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Lampiran 7: Lembar Identifikasi Diri

Gambaran Umum:
Lembar ini diisi oleh Kepala Sekolah/ Bersama guru atau perwakilan komite pembelajaran setelah
selesai mengikuti Pelatihan Komite Pembelajaran.

Tujuan:
Lembar identifikasi diri sekolah ini dibuat sebagai alat yang dapat membantu Kepala Sekolah
mengidentifikasi kondisi dan kemampuan satuan pendidikan yang dipimpin sehingga dapat
menyusun rencana implementasi pelaksanaan IHT yang paling tepat

Daftar Pertanyaan:

Aspek Pertanyaan Ya (v) Tidak (v)

Sarana dan Apakah di guru-guru di satuan pendidikan saya


Prasarana memiliki akses jaringan internet yang memadai?

Apakah di guru-guru di satuan pendidikan saya


memiliki akses listrik yang memadai?

Apakah seluruh/ sebagian besar guru di satuan


pendidikan saya memiliki laptop?

Apakah sekolah saya memiliki fasilitas ruang audio


visual/ gawai yang dapat digunakan oleh guru
sebagai penunjang pembelajaran daring?

Apakah saya/ anggota komite pembelajaran lain


dapat mengoperasikan platform pembelajaran
daring seperti Video Conference App, platform
Google Classroom?

Apabila menjawab Ya pada pertanyaan nomor 5;

5a. Platform pembelajaran apa yang guru-guru


kuasai/ pernah gunakan di satuan pendidikan saya?
(boleh lebih dari satu)

Google Classroom
Moodle
Google Drive
lainnya, sebutkan …

5b. Aplikasi video conference apa yang guru-guru


kuasai/ pernah gunakan di satuan pendidikan saya?
(boleh lebih dari satu)
Zoom
Google Meet
Microsoft Team
Skype

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

56
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Aspek Pertanyaan Ya (v) Tidak (v)

lainnya, sebutkan …

5c. Aplikasi Group Chat (percakapan berkelompok)


apa yang guru-guru kuasai/ pernah gunakan di
satuan pendidikan saya? (boleh lebih dari satu)
Whatsapp Group
Telegram
Facebook Messenger
lainnya, sebutkan …

5d. Aplikasi diskusi interaktif pembelajaran daring


apa yang guru-guru kuasai/ pernah gunakan di
satuan pendidikan saya? (boleh lebih dari satu)
Padlet
Menti meter
Jamboard
Miro
Retro
Stopwatch online
lainnya, sebutkan ...

Apakah ada guru/ operator yang dapat mendukung


terlaksananya pembelajaran daring di sekolah
saya? khususnya yang berkaitan dengan kendala-
kendala teknis?

Apakah sekolah memiliki fasilitas untuk mencetak


modul-modul pelatihan termasuk penugasan yang
digunakan selama IHT?

Keamanan Apakah sekolah memiliki ruang yang cukup untuk


peserta dalam mengadakan pelatihan tatap muka dengan menjaga
berkegiatan protokol kesehatan?
tatap muka di
masa pandemi

Apakah kasus covid di wilayah anda termasuk


kategori tinggi?

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

57
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Lampiran 8: Contoh Platform yang dapat digunakan untuk


Pelaksanaan IHT Moda Daring

Berikut ini adalah beberapa deskripsi platform digital/ aplikasi yang dapat dipilih dan digunakan
dalam pembelajaran daring

Nama Platform Deskripsi Platform Link Untuk Akses Referensi Tutorial


Platform

Padlet adalah aplikasi daring https://padlet.com/ http://bit.ly/TutorialPadlet1


gratis yang paling tepat
diilustrasikan sebagai papan tulis http://bit.ly/TutorialPadlet2
daring. Padlet dapat digunakan
oleh siswa dan guru untuk
mengirim catatan pada halaman
yang sama

Jamboard adalah papan tulis https://jamboard.go http://bit.ly/TutorialJamboa


digital dari Google yang telah ogle.com/ rd1
terintegrasi dengan berbagai
layanan cloud. Jamboard hadir http://bit.ly/TutorialJamboa
untuk memudahkan kolaborasi rd2
secara real time antara guru
dengan siswa sehingga bisa
membuat pembelajaran lebih
menarik dan interaktif.

Google Classroom adalah https://classroom.g http://bit.ly/TutorialClassro


layanan web gratis, yang oogle.com/ om1
dikembangkan oleh Google
untuk sekolah, yang bertujuan http://bit.ly/TutorialClassro
untuk menyederhanakan om2
membuat, mendistribusikan, dan
menilai tugas tanpa harus
bertatap muka. Tujuan utama
Google Classroom adalah untuk
merampingkan proses berbagi
file antara guru dan siswa

Zoom adalah aplikasi komunikasi https://zoom.us/sig http://bit.ly/TutorialZoomA


menggunakan video dana dapat nup
digunakan dalam berbagai http://bit.ly/TutorialZoomB
perangkat baik seluler maupun
desktop.
Aplikasi ini biasanya digunakan
untuk melakukan tatap muka
secara jarak jauh dengan jumlah
peserta yang beragam.

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

58
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Nama Platform Deskripsi Platform Link Untuk Akses Referensi Tutorial


Platform

Google Meet adalah layanan https://meet.google http://bit.ly/TutorialMeetA


komunikasi video yang .com/
dikembangkan oleh Google http://bit.ly/TutorialMeetB

WhatsApp adalah aplikasi pesan https://www.whats http://bit.ly/TutorialAplikasi


untuk ponsel cerdas. WhatsApp app.com/ WA
merupakan aplikasi pesan lintas
platform yang memungkinkan
kita bertukar pesan tanpa pulsa,
karena WhatsApp menggunakan
paket data internet. Penggunaan
Whatsapp Group dapat
dilakukan untuk penyampaian
materi atau interaksi tertulis.
Penggunaan Whatsapp dapat
menggunakan ponsel atau
melalui laptop.

Google Drive adalah layanan https://www.google http://bit.ly/TutorialDrive1


penyimpanan data .com/drive/
tersinkronisasi yang http://bit.ly/TutorialDrive2
dikembangkan oleh Google.
Google Drive memungkinkan
penggunanya untuk menyimpan
data di server mereka,
mensinkronisasi data di
perangkat yang berbeda, dan
saling berbagi berkas.

Mentimeter adalah platform yang https://www.menti http://bit.ly/TutorialMentim


dapat mendukung sesi pelatihan meter.com/ eter1
online/ presentasi yang interaktif.
Fitur dalam platfom ini bisa http://bit.ly/TutorialMentim
digunakan untuk memberikan eter2
kuis, alat refleksi, serta metode
untuk melakukan polling.
Sayangnya, fitur yang gratis
hanya menyediakan pengguna
membuat dua pertanyaan saja.

Online Stopwatch merupakan https://www.online-


website dimana pengguna bisa stopwatch.com/eg
menggunakannya sebagai alat gtimer-countdown/
menghitung waktu. Menariknya,
jenis dan tampilan stopwatch
beraneka ragam. Online
Stopwatch bisa dipakai saat

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

59
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Nama Platform Deskripsi Platform Link Untuk Akses Referensi Tutorial


Platform

berdiskusi kelompok, sehingga


apabila online stopwatch di
tampilkan di layar, para peserta
dapat mengetahui sisa waktu
yang mereka punya untuk
menyelesaikan sebuah tugas

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

60
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Lampiran 9: Pelaksanaan IHT Moda Luring

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Peserta berkumpul di lokasi yang


15 menit Media pembelajaran luring, microphone
disepakati untuk pelaksanaan kegiatan
Tatap
Pembukaan
muka Sambutan oleh Kepala Sekolah
15 menit Sambutan oleh perwakilan Media pembelajaran luring, microphone
BB/BPPMPV/dinas pendidikan

Perwakilan komite pembelajaran


Pembukaan Sesi Media pembelajaran luring, microphone
membuka sesi

Penjelasan tujuan, Pemaparan tujuan, capaian setiap


Media pembelajaran luring, microphone,
1 alur, proses dan modul, alur, proses, jadwal dan
modul belajar IHT
evaluasi IHT evaluasi IHT

Orientasi 45 menit Tatap Pemetaan


Diskusi memetakan harapan dan Media pembelajaran luring, microphone,
Pelatihan (1 JP) muka 1 Harapan dan
kekhawatiran peserta IHT modul belajar IH/print out materi, papan tulis
Kekhawatiran

Kesepakatan Media pembelajaran luring, microphone,


Diskusi kesepakatan kelas
Kelas modul belajar IH/print out materi, papan tulis

Media pembelajaran luring, microphone,


Membuat rencana belajar selama
Rencana Belajar modul belajar IH/print out materi, papan tulis,
pelaksanaan IHT
template rencana belajar

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

61
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Pengenalan media Pengenalan media berbasis teknologi


Media teknologi untuk pembelajaran luring
berbasis teknologi termasuk simulasi

Tatap
Tes Awal 45 menit Melakukan tes awal Print out Lembar Tes awal
muka

Pengenalan media
Praktik pengenalan media
pembelajaran Media pembelajaran luring
pembelajaran luring
Orientasi 90 menit Penugasa luring
Pelatihan (2JP) n Mandiri
Pembuatan Membuat kesepakatan piket secara
Template pembagian piket
Kesepakatan Piket mandiri

Penguatan
Penggunaan Penguatan penggunaan media
Media pembelajaran luring, microphone,
media pembelajaran luring
modul belajar IHT/print out materi, papan tulis
Orientasi 90 menit Tatap pembelajaran Tanya Jawab
Pelatihan (2JP) Muka 2 luring

Refleksi
Refleksi dan Media pembelajaran luring, microphone,
Penyampaian agenda berikutnya
Penutup modul belajar IH/print out materi, papan tulis
Pembagian Kelompok
2
Print out sumber belajar atau tutorial yang
dibuat oleh masing-masing komite
Mulai Dari Diri Menjawab pertanyaan reflektif
Pendidikan pembelajaran
180 menit
yang Penugasa
(setara 4
Memerdekaka n Mandiri
JP)
n Menonton video Pendidikan Zaman Video Pendidikan Zaman Kolonial
Eksplorasi Konsep Kolonial Video Refleksi Pendidikan Ki Hadjar
Menonton video Refleksi Pendidikan Ki Dewantara

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

62
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Hadjar Dewantara Artikel materi Ki Hadjar Dewantara


Membaca artikel mengenai Dasar Artikel mengenai Pengajaran sesuai tingkat
Pendidikan Ki Hadjar Dewantara capaian atau kemampuan peserta didik
Membaca artikel mengenai pengajaran Lembar kuesioner gaya belajar
sesuai capaian atau tingkat
kemampuan peserta didik
Mengisi kuesioner gaya belajar (dalam
pengajaran sesuai capaian atau tingkat
kemampuan peserta didik)
Menjawab pertanyaan pemantik

Membuat karya berupa tips untuk Print out sumber belajar atau tutorial yang
Ruang Kolaborasi mengenal potensi/ karakteristik peserta dibuat oleh masing-masing komite
didik pembelajaran

Print out sumber belajar atau tutorial yang


Refleksi
Menjawab pertanyaan reflektif dibuat oleh masing-masing komite
Terbimbing
pembelajaran

Demonstrasi
Membuat profil peserta didik Pertanyaan di media pembelajaran luring
Kontekstual

Print out sumber belajar atau tutorial yang


90 menit
Kerangka Penugasa Merefleksikan fungsi kurikulum dalam dibuat oleh masing-masing komite
(setara 2 Mulai Dari Diri
Kurikulum n Mandiri proses pembelajaran. pembelajaran tentang media pembelajaran
JP)
yang digunakan

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

63
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Kegiatan membaca/mempelajari Modul Kerangka Kurikulum Profil Pelajar


mandiri artikel, modul, atau link Pancasila
mengenai: Modul Kurikulum Pendahuluan dan Kerangka
Eksplorasi Konsep Kerangka Dasar Kurikulum Dasar Kurikulum
Profil Pelajar Pancasila Artikel kurikulum SMK Pusat Keunggulan dan
Menjawab pertanyaan terkait materi Profil Pelajar Pancasila
yang sudah dipelajari. Pertanyaan di media pembelajaran luring

Melakukan analisis keterkaitan antara Print out sumber belajar atau tutorial yang
Ruang Kolaborasi capaian pembelajaran untuk mencapai dibuat oleh masing-masing komite
Profil Pelajar Pancasila. pembelajaran

Refleksi Refleksi mengenai apakah perlu


Lembar refleksi
Terbimbing melakukan perubahan pada kurikulum.

Pendidikan Elaborasi Mempresentasikan hasil Profil Lulusan


Lembar presentasi
yang 180 menit Tatap Pemahaman Sekolah
Memerdekaka (4 JP) muka Koneksi Antar Membuat kesimpulan atas materi yang Slide Powerpoint
n Materi dipelajari Rubrik Keaktifan Diskusi Sinkron

3 Media pembelajaran luring, microphone


Presentasi Elaborasi Pemahaman Profil
Presentasi profil pelajar yang telah
Kerangka Tatap Elaborasi Pelajar Pancasila
45 menit diperbarui setelah merefleksikan Profil
Kurikulum muka Pemahaman Lembar yang berisi profil pelajar yang dibuat
Pelajar Pancasila.
di unit Pendidikan yang Memerdekakan (bisa
berupa soft file atau hard file)
Alat tulis

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

64
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Kegiatan akses mandiri modul, atau


link mengenai:
Modul Kerangka Kurikulum
Struktur Kurikulum
Eksplorasi Konsep Struktur Kurikulum
Prinsip Pembelajaran dan Asesmen
Pertanyaan di platform pembelajaran
Menjawab pertanyaan terkait materi
yang sudah diakses.

Melakukan analisis keterkaitan antara


struktur kurikulum serta prinsip
225 menit
Kerangka Penugasa Ruang Kolaborasi pembelajaran dan asesmen untuk Lembar penugasan tentang analisis
(setara 5
Kurikulum n Mandiri mencapai profil pelajar yang
JP)
diinginkan.

Refleksi diri mengenai apakah yang


Refleksi harus saya ketahui lebih lanjut
Lembar pertanyaan tentang kurikulum
Terbimbing mengenai kurikulum SMK Pusat
Keunggulan.

Membuat peta pemangku kepentingan


Demonstrasi yang meliputi peran dan fungsi serta
Panduan di platform pembelajaran
Kontekstual kebutuhan pengembangan
profesionalitas.

Memberikan umpan balik dan


Kerangka Tatap Elaborasi memperbaiki miskonsepsi dari peta
4 90 menit Link video conference, laptop, headset, sinyal
Kurikulum muka Pemahaman pemangku kepentingan yang sudah
dibuat.

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

65
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Membuat rencana aksi nyata untuk Media pembelajaran luring, microphone


Koneksi Antar
memahami lebih dalam mengenai Bahan presentasi antar Materi Unit Kerangka
Materi
kurikulum SMK Pusat Keunggulan. Kurikulum

Penugasan pribadi
Mulai Dari Diri Pertanyaan refleksi terkait pengalaman Teks pertanyaan pemantik
dengan materi

Membaca artikel/infografis materi


Eksplorasi Konsep Modul konsep Capaian Pembelajaran
capaian pembelajaran

Diskusi tugas kelompok


Analisis perkembangan kompetensi
Ruang Kolaborasi Contoh Capaian Pembelajaran
135 menit pada suatu mata pelajaran mulai dari
Capaian Penugasa
(setara 3 fase A-F
Pembelajaran n Mandiri
JP)
Menjawab pertanyaan reflektif
Refleksi
keterkaitan materi dengan peran Teks pertanyaan pemantik
Terbimbing
Bapak/Ibu

Membuat karya reflektif


Membuat gambaran aktivitas
Demonstrasi
pembelajaran yang disesuaikan Teks panduan penugasan
Kontekstual
dengan kondisi murid dan lingkungan
sekolah

Presentasi Interaktif Presentasi Capaian Pembelajaran


Capaian Tatap Elaborasi
5 135 menit Media pembelajaran luring, microphone
Pembelajaran muka Pemahaman
Diskusi kelompok Panduan kuis

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

66
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Koneksi Antar
Quiz tentang Capaian Pembelajaran
Materi

Refleksi materi sebelumnya

Pemberian Materi Alur Tujuan


Media pembelajaran luring, modul belajar
Pembelajaran
IHT/print out materi
Kuis tentang materi
180 menit
Penugasa Tantangan kelompok membuat dan
Perangkat Ajar (setara 4 Media pembelajaran luring, modul belajar
n Mandiri menyusun Alur Tujuan Pembelajaran
JP) IHT/print out materi
Review hasil pekerjaan kelompok lain

Refleksi mandiri:
Kesulitan dalam menyusun ATP Media pembelajaran luring, modul belajar
Pihak yang dapat membantu proses IHT/print out materi
penyusunan ATP

Merefleksikan bagaimana peserta Media pembelajaran luring, modul belajar


Mulai Dari Diri
melakukan asesmen diagnostik IHT/print out materi
90 menit
Penugasa Membaca materi terkait Prinsip
Asesmen (setara 2
n Mandiri Asesmen, menemukan komponen
JP)
Eksplorasi Konsep penjelasan berikut: Print out materi Prinsip Asesmen
Apa saja prinsip asesmen yang ingin
diterapkan dalam kurikulum Merdeka?

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

67
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Membaca materi terkait Asesmen


diagnostik, menemukan komponen
penjelasan berikut:
Apa tujuan asesmen diagnostik?
Apa yang bisa dilakukan dalam Print out materi Asesmen Diagnostik
melaksanakan asesmen diagnostik?
Apa tindak lanjut yang bisa dilakukan
setelah pelaksanaan asesmen
diagnostik?

Merancang persiapan dan tahapan


Demonstrasi pelaksanaan asesmen diagnostik Lembar/template perencanaan asesmen
Kontekstual Mengerjakan kuis konfirmasi diagnostic
pemahaman

Pembahasan proses penyusunan ATP


Tatap
Perangkat Ajar 90 menit Presentasi interaktif tentang: Link video conference, laptop, headset, sinyal
muka
Contoh Alur Tujuan Pembelajaran

Pembukaan materi dengan Ice


breaking activity:
Highlight bahwa setiap orang memiliki
Media pembelajaran luring, microphone,
6 kesukaan, minat, gaya belajar yang
modul belajar IHT/print out materi, papan tulis
berbeda-beda dan informasi ini penting
Tatap Elaborasi Daftar pertanyaan - Kamu Suka yang Mana?
Asesmen 90 menit diketahui untuk menyusun
muka Pemahaman
pembelajaran yang berpusat pada
siswa

Pengajar mengkonfirmasi pemahaman Media pembelajaran luring, microphone,


peserta tentang prinsip asesmen modul belajar IHT/print out materi, papan tulis

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

68
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Presentasi Asesmen & Asesmen Diagnostik


Pengajar memberikan umpan balik
Sinkron
pada hasil kerja peserta serta
menekankan kembali tujuan dan
prinsip asesmen diagnostik

Peserta diminta berdiskusi: Jika


asesmen diagnostik yang telah
dirancang tersebut dilaksanakan di
satuan pendidikan Bapak/Ibu, hasil
seperti apa saja yang mungkin Media pembelajaran luring, microphone,
muncul? modul belajar IHT/print out materi, papan tulis
Pengajar mendiskusikan tindak lanjut Lembar diskusi
seperti apa yang bisa dilakukan setelah
mendapatkan hasil asesmen diagnostik
(Lebih baik dijelaskan dengan variasi
contoh kasus yang mungkin terjadi)

Mendiskusikan kaitan antara asesmen


diagnostik dengan Capaian
Koneksi Antar Media pembelajaran luring, microphone,
Pembelajaran, Alur Tujuan
Materi modul belajar IHT/print out materi, papan tulis
Pembelajaran, dan rencana kegiatan
pembelajaran

Refleksi materi sebelumnya


180 menit
Penugasa
Perangkat Ajar (setara 4 Pemberian materi Modul Ajar
n Mandiri Media pembelajaran luring, modul belajar
JP) Pemberian Materi Buku Teks Pelajaran
IHT/print out materi
Kuis tentang Materi

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

69
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Tantangan individu membuat Modul


Ajar berdasarkan satu atau beberapa Media pembelajaran luring, modul belajar
Tujuan Pembelajaran IHT/print out materi
Review hasil pekerjaan peserta lain

Refleksi mandiri:
Kesulitan dalam menyusun Modul Ajar Media pembelajaran luring
Pihak yang dapat membantu proses Lembar refleksi mandiri
penyusunan Modul Ajar

Merefleksikan pengalaman dalam


Media pembelajaran luring, modul belajar
Mulai Dari Diri memberikan asesmen formatif yang
IHT/print out materi
berpihak pada murid

Membaca PPT/ Infografis terkait:


Tujuan asesmen sumatif dan formatif
Konsep asesmen sumatif dan formatif
Variasi bentuk asesmen sumatif dan
Eksplorasi Konsep formatif Presentasi Asesmen Formatif dan Sumatif
Umpan balik dalam pelaksanaan
90 menit
Penugasa asesmen
Asesmen (setara 2
n Mandiri Menjawab pertanyaan konfirmasi
JP)
pemahaman

Merancang asesmen formatif dan


sumatif dari modul ajar yang dirancang
Contoh Modul Ajar
pada penugasan unit modul
sebelumnya
Ruang Kolaborasi
Peserta melihat rancangan asesmen
Media pembelajaran luring
formatif dan sumatif yang dibuat oleh
Rancangan asesmen formatif dan sumatif
kelompok lain dan memberikan umpan

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

70
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

balik

Menuliskan refleksi mengenai:


Dampak menerapkan asesmen formatif
yang efektif
Refleksi Hal baru yang didapatkan mengenai Media pembelajaran luring, modul belajar
Terbimbing asesmen formatif dan sumatif IHT/print out materi
Tantangan yang dihadapi saat
melakukan kegiatan pada sesi ruang
kolaborasi

Mengerjakan kuis konfirmasi


pemahaman tentang Asesmen sumatif
Demonstrasi Media pembelajaran luring
dan formatif, bentuk asesmen formatif
Kontekstual Lembar kuis pemahaman tentang asesmen
dan membuat contoh umpan balik yang
terdiferensiasi berpusat pada siswa

Pembahasan proses penyusunan


Modul Ajar Media pembelajaran luring, microphone,
Tatap Presentasi interaktif tentang: Contoh modul belajar IHT/print out materi, papan tulis
Perangkat Ajar 90 menit Modul Ajar
muka
7 Media pembelajaran luring, microphone,
Kuis Cerdas Cermat
modul belajar IHT/print out materi, papan tulis

Ice breaking activity/ cerita analogi:


Tatap Elaborasi Media pembelajaran luring, microphone,
Asesmen 90 menit Highlight tentang esensi melakukan
muka Pemahaman modul belajar IHT/print out materi, papan tulis
asesmen formatif

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

71
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Pengajar mengkonfirmasi pemahaman


peserta secara singkat

Pengajar memberikan umpan balik


pada hasil kerja kelompok serta
Media pembelajaran luring, microphone,
menekankan kembali prinsip dan
modul belajar IHT/print out materi, papan tulis
strategi asesmen formatif dan sumatif
Presentasi Sesi 2 tentang Sinkron Asesmen
Pengajar mengaitkan hasil tugas
Formatif dan Sumatif
kelompok dengan contoh praktik baik
lain
Pengajar mendiskusikan apa yang
perlu diperhatikan dalam menyusun
asesmen formatif dan sumatif

Praktik melakukan moderasi dalam


asesmen
Media pembelajaran luring, microphone,
Peserta memberikan nilai pada studi
modul belajar IHT/print out materi , papan
kasus yang diberikan secara individual
tulis
Lampiran contoh hasil penugasan serta
Peserta melakukan diskusi di forum
rubriknya
untuk melakukan moderasi penilaian
bersama-sama

Mendiskusikan kaitan antara materi Media pembelajaran luring, microphone,


Koneksi Antar asesmen sumatif & formatif dengan modul belajar IHT/print out materi, papan tulis
Materi prinsip pembelajaran & prinsip Presentasi Sesi 2 tentang Sinkron Asesmen
asesmen Formatif dan Sumatif

Kurikulum 270 menit Merefleksikan bagaimana pelaksanaan


Penugasa Media pembelajaran luring, modul belajar
Operasional (setara 6 Mulai Dari Diri kurikulum operasional di satuan
n Mandiri IHT/print out materi
satuan JP) pendidikan di satuan pendidikannya

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

72
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

pendidikan Menemukan tujuh bahan dasar


pembuatan kurikulum operasional di
satuan pendidikan dari bahan bacaan Media pembelajaran luring, modul belajar
Eksplorasi Konsep
Menemukan tujuh prinsip IHT/print out materi
pengembangan kurikulum operasional
di satuan pendidikan

Dalam kelompok kecil, peserta


bersama-sama menyusun karakteristik,
visi, misi, dan profil pelajar satuan Media pembelajaran luring, modul belajar
Ruang Kolaborasi pendidikan untuk kurikulum IHT/print out materi
operasional. Data Sekolah
Data dipilih dari salah satu sekolah dari
kelompok.

Mengisi refleksi terbuka mengenai


Refleksi pentingnya pengembangan Kurikulum Media pembelajaran luring, modul belajar
Terbimbing Sekolah serta pelibatan warga sekolah IHT/print out materi
dalam prosesnya

Mengerjakan kuis yang merupakan


konfirmasi pemahaman peserta
Demonstrasi Media pembelajaran luring, modul belajar
mengenai pengembangan Visi, Misi,
Kontekstual IHT/print out materi
Tujuan Sekolah, dam profil lulusan
sekolah

Peserta dibagi menjadi 2 kelompok


Kurikulum
untuk menyelesaikan 2 misi:
Operasional 180 menit Tatap Elaborasi Media pembelajaran luring, modul belajar
8 Komponen kurikulum operasional di
satuan (4 JP) muka Pemahaman IHT/print out materi
satuan pendidikan
pendidikan
Prinsip pengembangan kurikulum

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

73
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

operasional di satuan pendidikan

Media pembelajaran luring, modul belajar


Hasil diskusi setiap kelompok
IHT/print out materi
dipresentasikan ke forum besar
Lembar hasil diskusi

Instruktur memberikan tanggapan hasil Media pembelajaran luring, modul belajar


presentasi mereka IHT/print out materi

Media pembelajaran luring, modul belajar


Kuis Tekun (Tebak kata kunci)
IHT/print out materi

Refleksi pengalaman sebelumnya


Media pembelajaran luring, modul belajar
Mulai Dari Diri Refleksi harapan pembelajaran pada
IHT/print out materi
modul ini

Pemberian materi perkembangan TIK


Media pembelajaran luring, modul belajar
terkini
IHT/print out materi
Eksplorasi Konsep Pemberian materi komponen
Artikel Perkembangan TIK terkini dan
90 menit perangkat TIK
Penugasa Komponen TIK
LIterasi digital (setara 2 Menjawab pertanyaan tentang materi
n Mandiri
JP)
Refleksi mandiri tentang:
Sejauh mana kesiapan yang dimiliki
untuk menggunakan atau
Refleksi Media pembelajaran luring, modul belajar
memanfaatkan perkembangan TIK
Terbimbing IHT/print out materi
dalam bidang pendidikan?
Teknologi apa saja yang sudah saya
kuasai untuk mendukung peran saya

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

74
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

dalam bidang pendidikan?

Tantangan Individu:
Mengidentifikasi spesifikasi perangkat
Demonstrasi Media pembelajaran luring, modul belajar
TIK yang dimiliki yaitu laptop dan gawai
Kontekstual IHT/print out materi
Menginstal aplikasi rumah belajar pada
gawai

Mulai Dari Diri


(sesuai dengan
Materi sesuai dengan kebutuhan Media pembelajaran luring, modul belajar
Penguatan materi yang belajar guru IHT/print out materi
materi IHT 90 menit dipelajari)
Penugasa
sesuai dengan (setara 2
n Mandiri
kebutuhan JP) Eksplorasi Konsep
belajar guru (sesuai dengan Materi sesuai dengan kebutuhan Media pembelajaran luring, modul belajar
materi yang belajar guru IHT/print out materi
dipelajari)

Pembahasan refleksi mandiri


mengenai kesiapan diri menggunakan / Media pembelajaran luring, modul belajar
memanfaatkan perkembangan IHT/print out materi
Tatap Elaborasi teknologi dalam bidang pendidikan
9 Literasi digital 90 menit
muka Pemahaman
Presentasi interaktif tentang: Media pembelajaran luring, modul belajar
Produk-produk platform teknologi SMK IHT/print out materi
Pusat Keunggulan Materi Produk-produk Platform Teknologi

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

75
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Identifikasi keterkaitan antara literasi


digital dengan pengenalan platform
teknologi SMK Pusat Keunggulan
Menyusun rencana untuk
Koneksi Antar Media pembelajaran luring, modul belajar
meningkatkan kemampuan literasi
Materi IHT/print out materi
digital yang dapat diterapkan pada
keterampilan pada pemanfaatan
produk-produk platform teknologi SMK
Pusat Keunggulan

Penguatan Elaborasi
Media pembelajaran luring, modul belajar
materi IHT Pemahaman
Tatap Materi sesuai dengan kebutuhan IHT/print out materi
sesuai dengan (sesuai dengan
45 menit muka belajar guru Lembar kuis dan penjelasan tentang IHT
kebutuhan materi yang
Kunci jawaban dan pembahasan kuis
belajar guru dipelajari)

Media pembelajaran luring, modul belajar


Materi sesuai dengan kebutuhan IHT/print out materi
Ruang Kolaborasi belajar guru Materi presentasi tentang IHT
Penguatan (sesuai dengan Template rencana fasilitasi
materi IHT 180 menit materi yang
Penugasa
sesuai dengan (setara 3 dipelajari)
n Mandiri Materi sesuai dengan kebutuhan Media pembelajaran luring, modul belajar
kebutuhan JP)
belajar guru IHT/print out materi
belajar guru

Refleksi Menjawab pertanyaan refleksi Media pembelajaran luring, modul belajar


Terbimbing pembelajaran IHT/print out materi

Penguatan Media pembelajaran luring, modul belajar


Tatap Koneksi Antar Merangkum materi pelatihan
10 materi IHT 90 menit IHT/print out materi
muka Materi Refleksi pelatihan
sesuai dengan Template refleksi materi

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

76
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

kebutuhan
belajar guru

Tatap
Tes Akhir 90 menit Melakukan tes akhir Lembar Tes akhir
muka

Evaluasi
Tatap
Penyelenggar 45 menit Melakukan evaluasi Lembar Evaluasi Penyelenggaraan
muka
aan

Detail Sesi IHT Moda Luring/Tatap Muka (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

77
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Lampiran 10: Pelaksanaan IHT Moda Daring

Detail Sesi IHT Moda Daring (74JP)


HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Peserta masuk ke platform video


15 menit conference application (gmeet, zoom, Link video conference, laptop, headset, sinyal
dll)
Pembukaan Sinkron
Sambutan oleh Kepala Sekolah
15 menit Sambutan oleh perwakilan Link video conference, laptop, headset, sinyal
BB/BPPMPV/dinas pendidikan

Perwakilan komite pembelajaran


Pembukaan Sesi Link video conference, laptop, headset, sinyal
membuka sesi

Penjelasan tujuan, Pemaparan tujuan, capaian setiap


alur, proses dan modul, alur, proses, jadwal dan Link video conference, laptop, headset, sinyal
1 evaluasi IHT evaluasi IHT

Pemetaan
Diskusi memetakan harapan dan Link video conference
Orientasi Harapan dan
45 menit Sinkron 1 kekhawatiran peserta IHT Jamboard
Pelatihan Kekhawatiran

Kesepakatan Link video conference


Diskusi kesepakatan kelas
Kelas Jamboard

Membuat rencana belajar selama Link video conference


Rencana Belajar
pelaksanaan IHT Template rencana belajar

Penutup Menyampaikan agenda berikutnya PPT

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

78
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Tes Awal 45 menit Sinkron Melakukan tes awal Lembar Tes awal

Pengenalan
Praktik pengenalan Platform
Platform Platform pembelajaran
pembelajaran
Orientasi 230 pembelajaran
Asinkron
Pelatihan menit
Pembuatan Membuat kesepakatan piket secara Platform pembelajaran
Kesepakatan Piket mandiri Template pembagian piket

Penguatan
Penguatan penggunaan Platform
Penggunaan
pembelajaran Link video conference
Platform
Orientasi Tanya Jawab
90 menit Sinkron 2 pembelajaran
Pelatihan
Refleksi
Refleksi dan
Penyampaian agenda berikutnya Link video conference
Penutup
Pembagian Kelompok

Sumber belajar atau tutorial yang dibuat oleh


Mulai Dari Diri Menjawab pertanyaan reflektif masing-masing komite pembelajaran tentang
2 Platform pembelajaran yang digunakan

Menonton video Pendidikan Zaman


180
Kolonial
Pendidikan yang menit Video Pendidikan Zaman Kolonial
Asinkron Menonton video Refleksi Pendidikan Ki
Memerdekakan (setara 4 Video Refleksi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara
Hadjar Dewantara
JP) Artikel materi Ki Hadjar Dewantara
Eksplorasi Konsep Membaca artikel mengenai Dasar
Artikel mengenai Pengajaran sesuai tingkat
Pendidikan Ki Hadjar Dewantara
capaian atau kemampuan peserta didik
Membaca artikel mengenai pengajaran
Tautan kuesioner gaya belajar
sesuai capaian atau tingkat
kemampuan peserta didik

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

79
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Mengisi kuesioner gaya belajar (dalam


pengajaran sesuai capaian atau tingkat
kemampuan peserta didik)
Menjawab pertanyaan pemantik

Membuat karya berupa tips untuk Sumber belajar atau tutorial yang dibuat oleh
Ruang Kolaborasi mengenal potensi/ karakteristik peserta masing-masing komite pembelajaran tentang
didik Platform pembelajaran yang digunakan

Sumber belajar atau tutorial yang dibuat oleh


Refleksi
Menjawab pertanyaan reflektif masing-masing komite pembelajaran tentang
Terbimbing
Platform pembelajaran yang digunakan

Demonstrasi
Membuat profil peserta didik Pertanyaan di Platform pembelajaran
Kontekstual

Sumber belajar atau tutorial yang dibuat oleh


Merefleksikan fungsi kurikulum dalam
Mulai Dari Diri masing-masing komite pembelajaran tentang
proses pembelajaran.
Platform pembelajaran yang digunakan

Modul Kerangka Kurikulum Profil Pelajar


Kegiatan akses mandiri artikel, modul,
Pancasila
atau link mengenai:
Modul Kurikulum Pendahuluan dan Kerangka
90 menit Kerangka Dasar Kurikulum
Kerangka Eksplorasi Konsep Dasar Kurikulum
(setara 2 Asinkron Profil Pelajar Pancasila
Kurikulum Artikel kurikulum SMK Pusat Keunggulan dan
JP) Menjawab pertanyaan terkait materi
Profil Pelajar Pancasila
yang sudah diakses.
Pertanyaan di Platform pembelajaran

Sumber belajar atau tutorial yang dibuat oleh


Melakukan analisis keterkaitan antara
masing-masing komite pembelajaran tentang
Ruang Kolaborasi capaian pembelajaran untuk mencapai
Platform pembelajaran yang digunakan, artikel
Profil Pelajar Pancasila.
capaian pembelajaran

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

80
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Refleksi Refleksi mengenai apakah perlu


Pertanyaan di platform pembelajaran
Terbimbing melakukan perubahan pada kurikulum.

Elaborasi Mempresentasikan hasil Profil Lulusan


180 Link video conference, laptop, headset, sinyal
Pendidikan yang Pemahaman Sekolah
menit Sinkron
Memerdekakan Koneksi Antar Membuat kesimpulan atas materi yang Slide Powerpoint
(4 JP)
Materi dipelajari Rubrik Keaktifan Diskusi Sinkron

Laptop atau komputer


Koneksi internet
Presentasi Elaborasi Pemahaman Profil Pelajar
Presentasi profil pelajar yang telah
Kerangka Elaborasi Pancasila
45 menit Sinkron diperbarui setelah merefleksikan Profil
Kurikulum Pemahaman Lembar yang berisi profil pelajar yang dibuat di
Pelajar Pancasila.
unit Pendidikan yang Memerdekakan (bisa
berupa soft file)
Alat tulis
3

Kegiatan akses mandiri modul, atau


link mengenai:
Modul Kerangka Kurikulum
Struktur Kurikulum
Eksplorasi Konsep Struktur Kurikulum
Prinsip Pembelajaran dan Asesmen
Pertanyaan di platform pembelajaran
225 Menjawab pertanyaan terkait materi
Kerangka
(setara 5 Asinkron yang sudah diakses.
Kurikulum
JP)

Melakukan analisis keterkaitan antara


struktur kurikulum serta prinsip
Ruang Kolaborasi Penugasan di platform pembelajaran
pembelajaran dan asesmen untuk
mencapai profil pelajar yang

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

81
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

diinginkan.

Refleksi diri mengenai apakah yang


Refleksi harus saya ketahui lebih lanjut
Pertanyaan di platform pembelajaran
Terbimbing mengenai kurikulum SMK Pusat
Keunggulan.

Membuat peta pemangku kepentingan


Demonstrasi yang meliputi peran dan fungsi serta
Panduan di platform pembelajaran
Kontekstual kebutuhan pengembangan
profesionalitas.

Memberikan umpan balik dan


Elaborasi memperbaiki miskonsepsi dari peta
Link video conference, laptop, headset, sinyal
Pemahaman pemangku kepentingan yang sudah
Kerangka 90 menit dibuat.
Sinkron
Kurikulum (2 JP) Laptop atau komputer
Membuat rencana aksi nyata untuk
Koneksi Antar Koneksi internet
memahami lebih dalam mengenai
Materi Bahan presentasi untuk fasilitator (PPT Sesi
4 kurikulum SMK Pusat Keunggulan.
Koneksi antar Materi_Unit Kerangka Kurikulum)

Penugasan pribadi
135 Mulai Dari Diri Pertanyaan refleksi terkait pengalaman Teks pertanyaan pemantik
Capaian menit dengan materi
Asinkron
Pembelajaran (setara 3
JP) Membaca artikel/infografis
Eksplorasi Konsep Modul konsep CP/artikel
Materi capaian Pembelajaran

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

82
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Diskusi tugas kelompok


Analisis perkembangan kompetensi
Ruang Kolaborasi Contoh CP
pada suatu mata pelajaran mulai dari
fase A-F

Menjawab pertanyaan reflektif


Refleksi
Keterkaitan materi dengan peran Teks pertanyaan pemantik
Terbimbing
Bapak/Ibu

Membuat karya reflektif


Membuat gambaran aktivitas
Demonstrasi
pembelajaran yang disesuaikan Teks panduan penugasan
Kontekstual
dengan kondisi murid dan lingkungan
sekolah

Presentasi Interaktif
Elaborasi
135 Pemahaman PPT Capaian Pembelajaran
Capaian Diskusi kelompok
menit Sinkron Link video conference, laptop, headset, sinyal
Pembelajaran
(3 JP) Koneksi Antar Panduan kuis
Quiz tentang Capaian Pembelajaran
Materi

Refleksi materi sebelumnya


5
Pemberian Materi Alur Tujuan
180
Pembelajaran Platform pembelajaran
menit
Perangkat Ajar Asinkron Kuis tentang materi
(setara 4
JP)
Tantangan kelompok membuat dan
menyusun Alur Tujuan Pembelajaran Platform pembelajaran
Review hasil pekerjaan kelompok lain

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

83
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Refleksi mandiri:
Kesulitan dalam menyusun ATP
Platform pembelajaran
Pihak yang dapat membantu proses
penyusunan ATP

Merefleksikan bagaimana peserta


Mulai Dari Diri Platform pembelajaran
melakukan asesmen diagnostik

Membaca PPT terkait Prinsip


Asesmen, menemukan komponen
penjelasan berikut: PPT - Prinsip Asesmen
Apa saja prinsip asesmen yang ingin
diterapkan dalam kurikulum Merdeka?

Membaca PPT terkait Asesmen


90
Eksplorasi Konsep diagnostik, menemukan komponen
menit
Asesmen Asinkron penjelasan berikut:
(setara 2
Apa tujuan asesmen diagnostik?
JP)
Apa yang bisa dilakukan dalam PPT - Asesmen Diagnostik
melaksanakan asesmen diagnostik?
Apa tindak lanjut yang bisa dilakukan
setelah pelaksanaan asesmen
diagnostik?

Merancang persiapan dan tahapan


Demonstrasi pelaksanaan asesmen diagnostik
Template perencanaan asesmen diagnostik
Kontekstual Mengerjakan kuis konfirmasi
pemahaman

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

84
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Pembahasan proses penyusunan ATP


Perangkat Ajar 90 menit Sinkron Presentasi interaktif tentang: Link video conference, laptop, headset, sinyal
Contoh Alur Tujuan Pembelajaran

Ice breaking activity:


Highlight: bahwa setiap orang memiliki
kesukaan, minat, gaya belajar yang
Link video conference, laptop, headset, sinyal
berbeda-beda dan informasi ini penting
Google Slides - Kamu Suka yang Mana?
diketahui untuk menyusun
pembelajaran yang berpusat pada
siswa

Pengajar mengonfirmasi pemahaman


peserta tentang prinsip asesmen

Link video conference, laptop, headset, sinyal


6 Pengajar memberikan umpan balik
PPT - Asesmen & Asesmen Diagnostik Sinkron
pada hasil kerja peserta serta
Elaborasi
Asesmen 90 menit Sinkron menekankan kembali tujuan dan
Pemahaman
prinsip asesmen diagnostik

Peserta diminta berdiskusi: Jika


asesmen diagnostik yang telah
dirancang tersebut dilaksanakan di
satuan pendidikan Bapak/Ibu, hasil
seperti apa saja yang mungkin
Link video conference, laptop, headset, sinyal
muncul?
Google Jamboard
Pengajar mendiskusikan tindak lanjut
seperti apa yang bisa dilakukan
setelah mendapatkan hasil asesmen
diagnostik (Lebih baik dijelaskan
dengan variasi contoh kasus yang

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

85
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

mungkin terjadi)

Mendiskusikan kaitan antara asesmen


diagnostik dengan Capaian
Koneksi Antar
Pembelajaran, Alur Tujuan Link video conference, laptop, headset, sinyal
Materi
Pembelajaran, dan rencana kegiatan
pembelajaran

Refleksi materi sebelumnya Platform pembelajaran

Pemberian materi Modul Ajar


Pemberian Materi Buku Teks Pelajaran Platform pembelajaran
Kuis tentang Materi
180
Tantangan individu membuat Modul
menit
Perangkat Ajar Asinkron Ajar berdasarkan satu atau beberapa
(setara 4 Platform pembelajaran
Tujuan Pembelajaran
JP)
Review hasil pekerjaan peserta lain

Refleksi mandiri:
Kesulitan dalam menyusun Modul Ajar
Platform pembelajaran
Pihak yang dapat membantu proses
penyusunan Modul Ajar

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

86
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Merefleksikan pengalaman dalam


Mulai Dari Diri memberikan asesmen formatif yang Platform pembelajaran
berpihak pada murid

Membaca PPT/Infografis terkait:


Tujuan asesmen sumatif dan formatif
Konsep asesmen sumatif dan formatif
Variasi bentuk asesmen sumatif dan
Eksplorasi Konsep formatif PPT Asesmen Formatif dan Sumatif
Umpan balik dalam pelaksanaan
asesmen
Menjawab pertanyaan konfirmasi
pemahaman

90 Merancang asesmen formatif dan


menit sumatif dari modul ajar yang dirancang
Asesmen Asinkron Contoh Modul Ajar
(setara 2 pada penugasan unit modul
JP) sebelumnya
Ruang Kolaborasi
Peserta melihat rancangan asesmen
formatif dan sumatif yang dibuat oleh
Platform pembelajaran
kelompok lain dan memberikan umpan
balik

Menuliskan refleksi mengenai:


Dampak menerapkan asesmen
formatif yang efektif
Refleksi Hal baru yang didapatkan mengenai
Platform pembelajaran
Terbimbing asesmen formatif dan sumatif
Tantangan yang dihadapi saat
melakukan kegiatan pada sesi ruang
kolaborasi

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

87
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Mengerjakan kuis konfirmasi


pemahaman tentang Asesmen sumatif
Demonstrasi dan formatif, bentuk asesmen formatif
Platform pembelajaran
Kontekstual dan membuat contoh umpan balik
yang terdiferensiasi berpusat pada
siswa

Pembahasan proses penyusunan


Modul Ajar
Link video conference, laptop, headset, sinyal
Perangkat Ajar 90 menit Sinkron Presentasi interaktif tentang: Contoh
Modul Ajar

Kuis Cerdas Cermat Link video conference, laptop, headset, sinyal

Ice breaking activity/ cerita analogi: ...


Highlight: esensi melakukan asesmen Link video conference, laptop, headset, sinyal
formatif

pengajar mengonfirmasi pemahaman


7 peserta secara singkat

Pengajar memberikan umpan balik


Elaborasi pada hasil kerja kelompok serta
Asesmen 90 menit Sinkron
Pemahaman menekankan kembali prinsip dan Link video conference, laptop, headset, sinyal
strategi asesmen formatif dan sumatif PPT Sesi 2 - Sinkron - Asesmen Formatif dan
Pengajar mengaitkan hasil tugas Sumatif
kelompok dengan contoh praktik baik
lain
Pengajar mendiskusikan apa yang
perlu diperhatikan dalam menyusun
asesmen formatif dan sumatif

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

88
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Praktik melakukan moderasi dalam


asesmen
Peserta memberikan nilai pada studi
kasus yang diberikan secara individual Link video conference, laptop, headset, sinyal
Lampiran contoh hasil penugasan serta rubriknya
Peserta melakukan diskusi di forum
untuk melakukan moderasi penilaian
bersama-sama

Mendiskusikan kaitan antara materi


Link video conference, laptop, headset, sinyal
Koneksi Antar asesmen sumatif & formatif dengan
PPT Sesi 2 - Sinkron - Asesmen Formatif dan
Materi prinsip pembelajaran & prinsip
Sumatif
asesmen

Merefleksikan bagaimana pelaksanaan


Media pembelajaran luring, modul belajar
Mulai Dari Diri kurikulum operasional di satuan
IHT/print out materi
pendidikan di satuan pendidikannya

Menemukan tujuh bahan dasar


pembuatan kurikulum operasional di
satuan pendidikan dari bahan bacaan Media pembelajaran luring, modul belajar
Eksplorasi Konsep
Kurikulum 270 Menemukan tujuh prinsip IHT/print out materi
Operasional menit pengembangan kurikulum operasional
Asinkron
satuan (setara 6 di satuan pendidikan
pendidikan JP)
Dalam kelompok kecil, peserta
bersama-sama menyusun
karakteristik, visi, misi, dan profil Media pembelajaran luring, modul belajar
Ruang Kolaborasi pelajar satuan pendidikan untuk IHT/print out materi
kurikulum operasional. Data Sekolah
Data dipilih dari salah satu sekolah dari
kelompok.

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

89
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Mengisi refleksi terbuka mengenai


Refleksi pentingnya pengembangan Kurikulum Media pembelajaran luring, modul belajar
Terbimbing Sekolah serta pelibatan warga sekolah IHT/print out materi
dalam prosesnya

Mengerjakan kuis yang merupakan


konfirmasi pemahaman peserta
Demonstrasi Media pembelajaran luring, modul belajar
mengenai pengembangan Visi, Misi,
Kontekstual IHT/print out materi
Tujuan Sekolah, dam profil lulusan
sekolah

Peserta dibagi menjadi 2 kelompok


untuk menyelesaikan 2 misi:
Komponen kurikulum operasional di Link video conference, laptop, headset, sinyal ,
satuan pendidikan timer, breakout room
Prinsip pengembangan kurikulum
Kurikulum operasional di satuan pendidikan
180
Operasional Elaborasi
menit Sinkron Hasil diskusi setiap kelompok
satuan Pemahaman Link video conference, laptop, headset, sinyal
(4 JP) dipresentasikan ke forum besar
pendidikan *
8
Instruktur memberikan tanggapan hasil
Link video conference, laptop, headset, sinyal
presentasi mereka

Kuis Tekun (Tebak kata kunci) Link video conference, laptop, headset, sinyal

90 menit Refleksi pengalaman sebelumnya


LIterasi digital (setara 2 Asinkron Mulai Dari Diri Refleksi harapan pembelajaran pada Platform pembelajaran
JP) modul ini

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

90
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Pemberian materi perkembangan TIK


terkini Platform pembelajaran
Eksplorasi Konsep Pemberian materi komponen PPT / Artikel Perkembangan TIK terkini, dan
perangkat TIK Komponen TIK
Menjawab pertanyaan tentang materi

Refleksi mandiri tentang:


Sejauh mana kesiapan yang dimiliki
untuk menggunakan atau
Refleksi memanfaatkan perkembangan TIK
Platform pembelajaran
Terbimbing dalam bidang pendidikan?
Teknologi apa saja yang sudah saya
kuasai untuk mendukung peran saya
dalam bidang pendidikan?

Tantangan Individu:
Mengidentifikasi spesifikasi perangkat
Demonstrasi TIK yang dimiliki yaitu laptop dan
Platform pembelajaran
Kontekstual gawai
Menginstal aplikasi rumah belajar pada
gawai

Mulai Dari Diri


(sesuai dengan Materi sesuai dengan kebutuhan
Platform pembelajaran
materi yang belajar guru
Penguatan
90 menit dipelajari)
materi IHT
(setara 2 Asinkron
sesuai dengan
JP) Eksplorasi Konsep
kebutuhan
(sesuai dengan Materi sesuai dengan kebutuhan
belajar guru Platform pembelajaran
materi yang belajar guru
dipelajari)

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

91
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

Pembahasan refleksi mandiri


mengenai kesiapan diri menggunakan
Link video conference, laptop, headset, sinyal
/ memanfaatkan perkembangan
Elaborasi teknologi dalam bidang pendidikan
Pemahaman
Presentasi interaktif tentang:
Link video conference, laptop, headset, sinyal
Produk-produk platform teknologi SMK
PPT Produk-produk Platform Teknologi
Pusat Keunggulan

Literasi digital 90 menit Sinkron Identifikasi keterkaitan antara literasi


digital dengan pengenalan platform
teknologi SMK Pusat Keunggulan
Menyusun rencana untuk
Koneksi Antar
meningkatkan kemampuan literasi Link video conference, laptop, headset, sinyal
Materi
digital yang dapat diterapkan pada
9
keterampilan pada pemanfaatan
produk-produk platform teknologi SMK
Pusat Keunggulan

Penguatan Elaborasi
materi IHT Pemahaman Link video conference, laptop, headset, sinyal
Materi sesuai dengan kebutuhan
sesuai dengan 45 menit Sinkron (sesuai dengan PPT kuis dan penjelasan tentang IHT
belajar guru
kebutuhan materi yang Kunci jawaban dan pembahasan kuis
belajar guru dipelajari)

Penguatan 180 Ruang Kolaborasi


Link video conference, laptop, headset, sinyal
materi IHT menit (sesuai dengan Materi sesuai dengan kebutuhan
Asinkron Materi PPT tentang IHT
sesuai dengan (setara 3 materi yang belajar guru
Template rencana fasilitasi
kebutuhan JP) dipelajari)

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

92
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

HARI MATERI DURASI SESI TAHAPAN AKTIVITAS PERLENGKAPAN

belajar guru
Materi sesuai dengan kebutuhan
Link video conference, laptop, headset, sinyal
belajar guru

Refleksi
Terbimbing
Materi sesuai dengan kebutuhan
(sesuai dengan Platform pembelajaran
belajar guru
materi yang
dipelajari)

Penguatan
Koneksi Antar
materi IHT
Materi (sesuai Materi sesuai dengan kebutuhan Link video conference, laptop, headset, sinyal
sesuai dengan 90 menit Sinkron
dengan materi belajar guru Template refleksi materi
kebutuhan
yang dipelajari)
belajar guru
10
Tes Akhir 90 menit Sinkron Melakukan tes akhir Lembar Tes akhir

Evaluasi
Penyelenggaraa 45 menit Sinkron Melakukan evaluasi Lembar Evaluasi Penyelenggaraan
n

Detail Sesi IHT Moda Daring (74 JP)


PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

93
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Lampiran 11: Pembagian BB/BPPMPV dalam IHT dan Pendampingan

Pembagian BB/BPPMPV dalam IHT dan Pendampingan dapat dilihat melalui tautan

bit.ly/PembagianIHT

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

94
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Lampiran 12: Lembar Evaluasi IHT


EVALUASI PELAKSANAAN IHT

Evaluasi pelaksanaan IHT Program SMK Pusat Keunggulan dilakukan dengan menyebarkan dua jenis
instrumen kepada peserta IHT), yaitu:
1. Instrumen Umpan Balik Pengajar IHT
Instrumen ini digunakan untuk memberikan umpan balik kepada pengajar IHT agar dapat
melakukan perbaikan pada pelatihan berikutnya
2. Instrumen Umpan Balik Proses Pelaksanaan IHT
Instrumen ini digunakan untuk mendapatkan pembelajaran dari segi teknis penyelenggaraan
sehingga dapat digunakan sebagai perbaikan di kegiatan pelatihan di kesempatan
berikutnya.
Instrumen ini akan diberikan pada akhir pelaksanaan IHT

A. Instrumen Umpan Balik pengajar IHT

Nama Pengajar : .............................................................................................


Mata Pembelajaran yang diajarkan : .............................................................................................

Berikut ini terdapat sejumlah pernyataan terkait pelaksanaan kegiatan IHT oleh komite pembelajaran.
Jawablah semua pernyataan di bawah ini dengan memberi tanda checklist (√) pada kolom yang
dianggap paling mewakili diri Anda. Setiap pernyataan, diberikan 4 pilihan jawaban. Pilihan
jawabannya adalah:

STS Bila Anda merasa sangat tidak setuju dengan pernyataan tersebut
TS Bila Anda merasa tidak setuju dengan pernyataan tersebut
S Bila Anda merasa setuju dengan pernyataan tersebut
SS Bila Anda merasa sangat setuju dengan pernyataan tersebut

No Pertanyaan STS TS S SS

A. Persepsi Peserta IHT terhadap Kualitas Narasumber

A.1 Penyampaian materi yang diberikan menarik

A.2 Pengajar menguasai materi IHT

A.3 Pengajar mampu menyampaikan materi sehingga


mudah dipahami.

A.4 Pengajar memberikan umpan balik (feedback) yang


membantu peserta untuk lebih memahami materi
yang diajarkan

A.5 Pengajar memberikan kesempatan bertanya dan


berdiskusi.

A.6 Pengajar melakukan asesmen yang dilakukan oleh


pengajar sesuai dengan tujuan IHT

A.7 Pengajar memiliki manajemen waktu pembelajaran

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

95
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

No Pertanyaan STS TS S SS

yang baik

A.8 Pengajar mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan


yang diajukan oleh peserta IHT

A.9 Pengajar mampu memberikan motivasi kepada


peserta IHT

B. Instrumen Umpan Balik Proses Pelaksanaan IHT


Berikut ini terdapat sejumlah pernyataan terkait pelaksanaan kegiatan IHT Program SMK Pusat
Keunggulan. Jawablah semua pernyataan di bawah ini dengan memberi tanda checklist (√) pada
kolom yang dianggap paling mewakili diri Anda. Setiap pernyataan, diberikan 4 pilihan jawaban.
Pilihan jawabannya adalah:

STS Bila Anda merasa sangat tidak setuju dengan pernyataan tersebut
TS Bila Anda merasa tidak setuju dengan pernyataan tersebut
S Bila Anda merasa setuju dengan pernyataan tersebut
SS Bila Anda merasa sangat setuju dengan pernyataan tersebut

No Pertanyaan STS TS S SS

A. Persepsi terkait Metode IHT

A.1 Metode kombinasi antara synchronous (terstruktur)


dan asynchronous (mandiri) dapat secara efektif
meningkatkan pemahaman dan keterampilan.

A.2 Secara umum, durasi pelaksanaan IHT dengan


metode terstruktur (synchronous) efisien.

A.3 Secara umum, durasi pelaksanaan IHT dengan


metode mandiri (asynchronous) efisien.

A.4 Selama pelaksanaan IHT, terjadi interaksi antar


peserta untuk meningkatkan keterampilan dan
pengetahuan.

A.5 Keterampilan yang diperoleh selama pelaksanaan


IHT relevan dengan tugas saya sebagai pelaksana
program di satuan pendidikan

A.6 Kegiatan praktik dalam pelaksanaan IHT memiliki


kesesuaian dengan konsep/teori yang diajarkan.

A.7 Teknik penyampaian materi melalui eksplorasi


konsep yang dilanjutkan dengan diskusi
(pembelajaran alur merdeka) memudahkan saya
dalam memahami materi IHT

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

96
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

No Pertanyaan STS TS S SS

B. Perangkat Ajar IHT

B.1 Panduan IHT yang diberikan berisi informasi yang


dibutuhkan oleh peserta

B.2 Modul IHT mudah untuk diakses/diunduh.

B.3 Modul memudahkan saya dalam memahami materi


IHT

B.4 Platform pembelajaran yang digunakan untuk proses


IHT mudah untuk digunakan (user friendly).

B.5 Platform pembelajaran IHT membantu saya


memahami materi.

B.6 Platform pembelajaran IHT membantu saya mengikuti


keseluruhan proses IHT.

B.7 Platform pembelajaran IHT memberikan informasi


tentang umpan balik (feedback) dari pengajar
sehingga membantu meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan saya.

C. Substansi/Materi IHT

C.1 Secara umum, materi IHT cukup mudah dipahami

C.2 Materi IHT menyiapkan saya dalam meningkatkan


kualitas pembelajaran kepada peserta didik

C.3 Materi IHT dapat menjawab permasalahan di tingkat


satuan pendidikan

D. Hambatan dan Dukungan


D.1 Apa saja hambatan yang Anda temui selama proses IHT? (jawaban boleh lebih dari satu)
a. Tidak memiliki cukup waktu untuk mengikuti rangkaian IHT
b. Tidak memiliki perangkat yang memadai
c. Berada di wilayah yang memiliki jaringan internet kurang memadai
d. Berada di wilayah yang memiliki jaringan listrik kurang memadai
e. Kesulitan dalam menggunakan platform belajar
f. Tidak mendapat dukungan lingkungan tempat saya bertugas untuk mengikuti proses IHT
g. Tidak mendapat dukungan dari keluarga untuk mengikuti proses IHT
h. Tidak ada
i. Lainnya, sebutkan

D.2 Apa saja dukungan yang diperlukan agar proses IHT semakin baik? (jawaban boleh lebih dari
satu)
a. Penambahan durasi pelaksanaan IHT untuk meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan sebagai guru/ pemimpin pembelajaran di dalam kelas

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

97
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

b. Pengenalan platform pembelajaran yang akan digunakan


c. Sarana dan prasarana pelaksanaan IHT
d. Tidak ada
e. Lainnya, sebutkan

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

98
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Lampiran 13: Akun SIM PKB


Kepala Sekolah atau guru yang ditunjuk dalam kegiatan IHT melakukan pelaporan kegiatan yang
dikirimkan melalui akun SIM PKB. Perwakilan BB/BPPMPV/Dinas melakukan monitoring dan mengisi
lembar evaluasi yang selanjutnya dikirimkan melalui akun SIM PKB

Tampilan login dalam SIM PKB

Setelah login, pilih menu MONEV Diklat, dan submit laporan pelaksanaan IHT. Seperti tampak pada
ilustrasi di bawah ini:

Ilustrasi halaman beranda layanan dalam akun SIM PKB

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

99
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Lampiran 14: Daftar Istilah


Daftar Istilah Penjelasan

IHT In-House Training atau Pelatihan Implementasi Pembelajaran di Tingkat Satuan


Pendidikan.

SMK Pusat Program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pusat Keunggulan adalah program
Keunggulan yang berfokus pada pengembangan serta peningkatan kualitas dan kinerja SMK
dengan bidang prioritas yang diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan
dunia kerja, untuk menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi
wirausaha dan menjadi SMK rujukan dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja
SMK lainnya.

Pendamping Pendamping Kepala Sekolah, Guru, dan Pengawas Sekolah untuk mewujudkan
dari Perguruan sekolah yang berpusat pada murid dan link and match dengan dunia kerja
Tinggi

Komite Unsur dalam komite pembelajaran adalah sebagai berikut:


Pembelajaran - Pengawas Sekolah
- Kepala Sekolah
- Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum
- Guru kelas 10 mata pelajaran Pendidikan Agama, PPKN, Bahasa Indonesia,
Bahasa Inggris, Matematika, PJOK, Sejarah, Seni dan Prakarya, Informatika,
Projek IPAS, Bimbingan dan Konseling, dan mata pelajaran Kejuruan yang
terdapat di satuan pendidikan terkait

Platform Perangkat yang akan digunakan dalam proses pelaksanaan pembelajaran dalam
Pembelajaran IHT

Daring Dalam jaringan, dilakukan secara online

Luring Luar jaringan, dilakukan tatap muka

Sinkron Sinkron berarti pengajar dan yang diajar belajar di waktu yang sama, seperti tatap
muka di sekolah atau secara virtual

Asinkron Asinkron berarti pengajar dan yang diajar belajar di waktu yang berbeda, misalnya
pihak yang diajar diberikan tugas untuk dikerjakan di luar waktu pembelajaran
langsung

JP Jam Pelajaran, 1 JP berdurasi 45 menit

Kerangka Pedoman yang digunakan untuk mengembangkan dokumen kurikulum,


Kurikulum implementasi kurikulum, dan evaluasi kurikulum

TIK Teknologi Informasi dan Komunikasi

SIM PKB Sistem Informasi Manajemen untuk Pengembangan Keprofesian yang


Berkelanjutan

POD Pembelajaran Orang Dewasa

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

100
PROGRAM SMK PUSAT KEUNGGULAN

Daftar Istilah Penjelasan

Rencana Panduan rinci untuk memandu sesi sebuah pelatihan


Fasilitasi

Icebreaking Kegiatan pada awal pelatihan untuk membangun koneksi antara peserta dengan
peserta, peserta dengan komite pembelajaran, peserta dengan lokasi kegiatan.
Manfaatnya adalah peserta merasa lebih nyaman mengikuti kegiatan

PANDUAN PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PADA PROGRAM SMK PUSAT


KEUNGGULAN

101