Anda di halaman 1dari 75

LAMPIRAN

KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAN


PERBUKUAN NOMOR 018/H/KR/2020 TENTANG KOMPETENSI INTI DAN
KOMPETENSI DASAR PELAJARAN PADA KURIKULUM 2013 PADA
PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN
MENENGAH BERBENTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS UNTUK KONDISI
KHUSUS

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PELAJARAN PADA KURIKULUM 2013


PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, PENDIDIKAN DASAR, DAN PENDIDIKAN
MENENGAH BERBENTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS UNTUK KONDISI KHUSUS

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR BAHASA INDONESIA SMP/MTs

KELAS VII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, sikap sosial,
(3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran
intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)


3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam
dan prosedural) berdasarkan rasa ingin ranah konkret (menggunakan, mengurai,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, merangkai, memodifikasi, dan membuat)
seni, budaya terkait fenomena dan kejadian dan ranah abstrak (menulis, membaca,
tampak mata menghitung, menggambar, dan mengarang)
sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1 Mengidentifikasi informasi dalam deskripsi 4.1 Menjelaskan isi teks deskripsi tentang
tentang sesuatu (objek budaya atau peristiwa sesuatu (objek budaya atau peristiwa
alam/sosial di sekitar siswa) yang didengar alam/sosial di sekitar siswa) yang
dan dibaca. didengar dan dibaca secara lisan, tulis, dan
visual.
3.2 Menelaah struktur dan kebahasaan dari teks 4.2 Menyajikan data, gagasan, kesan dalam
deskripsi tentang sesuatu (objek budaya atau bentuk teks deskripsi tentang sesuatu
peristiwa alam/sosial di sekitar siswa) yang (objek budaya atau peristiwa alam/sosial di
didengar dan dibaca. sekitar siswa) secara tulis dan lisan dengan
memperhatikan struktur, kebahasaan baik
secara lisan maupun tulis.
3.3 Menelaah struktur dan kebahasaan teks narasi 4.3 Menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk
(cerita imajinasi) yang dibaca dan didengar. cerita imajinasi secara lisan dan tulis
dengan memperhatikan struktur,
penggunaan bahasa, atau aspek lisan.

3.4 Mengidentifikasi teks prosedur tentang cara 4.4 Menyimpulkan isi teks prosedur tentang
melakukan sesuatu dari informasi yang dibaca cara melakukan sesuatu dari informasi yang
dan didengar. dibaca dan didengar.
3.5 Menelaah struktur dan aspek kebahasaan 4.5 Menyajikan data rangkaian kegiatan
teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu tentang cara melakukan sesuatu dengan
dari berbagai sumber yang dibaca dan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan,
didengar. dan isi secara lisan dan tulis.
3.6 Mengidentifikasi informasi (kabar, 4.6 Menyimpulkan isi (kabar, keperluan,
keperluan, permintaan, dan/atau permintaan,dan/atau permohonan) surat
permohonan) dari surat pribadi dan surat pribadi dan surat dinas yang dibaca atau
dinas yang dibaca dan didengar diperdengarkan.
3.7 Menelaah unsur-unsur dan kebahasaan dari 4.7 Menulis surat (pribadi dan dinas) untuk
surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan kepentingan resmi dengan memperhatikan
didengar. struktur teks, kebahasaan, dan isi.

KELAS VIII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, sikap sosial,
(3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran
intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)


3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam
dan prosedural) berdasarkan rasa ingin ranah konkret (menggunakan, mengurai,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, merangkai, memodifikasi, dan membuat)
seni, budaya terkait fenomena dan kejadian dan ranah abstrak (menulis, membaca,
tampak mata menghitung, menggambar, dan mengarang)
sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Menelaah struktur dan kebahasaan teks berita 4.1 Menyajikan data dan informasi dalam
yang didengar dan dibaca. bentuk berita secara lisan dan tulis dengan
memperhatikan struktur, kebahasaan, atau
aspek lisan (lafal, intonasi, mimik, dan
kinesik)
3.2 Menelaah pola penyajian dan 4.2 Menyajikan gagasan, pesan, dan ajakan
kebahasaan teks iklan, slogan, atau poster dalam bentuk iklan, slogan, atau poster
dari berbagai sumber yang dibaca dan secara lisan dan tulis.
didengar.
3.3 Menelaah teks eksplanasi yang 4.3 Menyajikan informasi dan data dalam
diperdengarkan atau dibaca. bentuk teks eksplanasi secara lisan dan
tulis dengan memperhatikan struktur,
unsur kebahasaan, atau aspek lisan.
3.4 Menelaah struktur dan kebahasaan teks 4.4 Menyajikan teks persuasi (saran, ajakan,
persuasi yang berupa saran, ajakan, dan arahan, dan pertimbangan) secara tulis
pertimbangan tentang berbagai permasalahan dan lisan dengan memperhatikan
actual (lingkungan hidup, kondisi sosial, struktur, kebahasaan, atau aspek lisan.
dan/atau keragaman budaya, dll) dari
berbagai sumber yang didengar dan dibaca.

3.5 Menelaah unsur buku fiksi dan nonfiksi yang 4.5 Menyajikan tanggapan terhadap buku fiksi
dibaca. dan nonfiksi yang dibaca secara
lisan/tertulis.

KELAS IX

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, sikap sosial,
(3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses intrakurikuler,
kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)


3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah
dan prosedural) berdasarkan rasa ingin konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, memodifikasi, dan membuat) dan ranah
seni, budaya terkait fenomena dan kejadian abstrak (menulis, membaca, menghitung,
tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain
yang sama dalam sudut pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Menelaah struktur dan ciri kebahasaan pidato 4.1 Menuangkan gagasan, pikiran, arahan atau
persuasif tentang permasalahan actual yang pesan dalam pidato (lingkungan hidup,
didengar dan dibaca. kondisi sosial, dan/atau keragaman budaya)
secara lisan dan/atau tulis dengan
memperhatikan struktur dan kebahasaan.
3.2 Menelaah struktur dan aspek 4.2 Mengungkapkan pengalaman dan gagasan
kebahasaan cerita pendek yang dibaca dalam bentuk cerita pendek dengan
atau didengar memperhatikan struktur dan kebahasaan
3.3 Mengidentifikasi informasi berupa kritik, 4.3 Menyimpulkan isi teks tanggapan berupa
sanggahan, atau pujian dari teks tanggapan kritik, sanggahan, atau pujian (mengenai
(lingkungan hidup, kondisi sosial, dan/atau lingkungan hidup, kondisi sosial, dan/atau
keragaman budaya, dll) yang didengar keragaman budaya) yang didengar dan
dan/atau dibaca dibaca.
3.4 Menelaah struktur, kebahasaan, dan isi teks 4.4 Mengungkapkan rasa simpati, empati,
cerita inspiratif kepedulian, dan perasaan dalam bentuk
cerita inspiratif dengan memperhatikan
struktur cerita dan aspek kebahasaan.

KOMPETENSI INTI DAN KOMPTENSI DASAR ILMU PENGETAHUAN ALAM


(IPA) SMP/MTs
KELAS VII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, sikap sosial,
(3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran
intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.


KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah
dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, memodifikasi, dan membuat) dan ranah
budaya terkait fenomena dan kejadian tampak abstrak (menulis, membaca, menghitung,
mata menggambar, dan mengarang) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain
yang sama dalam sudut pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


3.1 Menerapkan konsep pengukuran berbagai 4.1 Menyajikan data hasil pengukuran dengan
besaran dengan menggunakan satuan standar alat ukur yang sesuai dengan menggunakan
(baku) satuan tak baku dan satuan baku

3.2 Mengklasifikasikan makhluk hidup 4.2 Menyajikan hasil pengklasifikasian makhluk


berdasarkan karakteristik yang diamati hidup di lingkungan sekitar berdasarkan
karakteristik yang diamati
3.3 Menjelaskan konsep campuran, zat contoh 4.3 Menyajikan hasil penyelidikan atau karya
perubahannya dalam kehidupan sehari-hari tentang sifat larutan, perubahan fisika dan
perubahan kimia, atau pemisahan campuran

3.4 Menganalisis konsep suhu, pemuaian, kalor, 4.4 Melakukan penyelidikan tentang pengaruh
perpindahan kalor, dan penerapannya dalam kalor terhadap suhu dan wujud benda serta
kehidupan sehari-hari termasuk perpindahan kalor
mekanisme menjaga kestabilan suhu tubuh
pada manusia dan hewan
3.5 Menganalisis konsep energi, berbagai 4.5 Menyajikan hasil penyelidikan tentang
sumber energi, perubahan bentuk energi perubahan bentuk energy atau pemanfaatan
dalam kehidupan sehari-hari termasuk sumber energy dalam kehidupan sehari-hari
fotosintesis
3.6 Mengidentifikasi system organisasi kehidupan 4.6 Membuat model struktur sel
mulai dari tingkat sel sampai organisme dan tumbuhan/hewan
komposisi utama penyusun sel
3.7 Menganalisis interaksi antara makhluk 4.7 Menyajikan hasil pengamatan terhadap
hidup interaksi
dan makhluk
lingkungannya hidup
serta dengan
dinamika populasi akibat interaksi lingkungan sekitarnya
tersebut

3.8 Menganalisis terjadinya pencemaran 4.8 Membuat tulisan tentang gagasan


lingkungan dan dampaknya bagi penyelesaian masalah pencemaran di
ekosistem lingkungannya berdasarkan hasil
pengamatan

3.9 Menganalisis perubahan iklim dan 4.9 Membuat tulisan tentang gagasan
dampaknya bagi ekosistem adaptasi/penanggulangan masalah
perubahan iklim

3.10 Menjelaskan tindakan pengurangan 4.10 Mengomunikasikan upaya


resiko sebelum, pada saat, dan pasca pengurangan resiko dan dampak
bencana sesuai ancaman bencana di bencana alam serta tindakan
daerahnya penyelamatan diri pada saat terjadi
bencana sesuai dengan jenis ancaman
bencana di daerahnya

3.11 Menganalisis sistem tata surya, rotasi 4.11 Menyajikan karya tentang dampak
dan revolusi bumi, rotasi dan revolusi rotasi dan revolusi bumi dan bulan
bulan, serta dampaknya bagi bagi kehidupan di bumi, berdasarkan
kehidupan di bumi hasil pengamatan atau penelusuran
berbagai sumber informasi

KELAS VIII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi yaitu, (1) kompetensi sikap spiritual,
0 sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching),yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.


KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)
3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam
pengetahuan (faktual, konseptual, ranah konkret (menggunakan,
dan prosedural) berdasarkan rasa mengurai, merangkai, memodifikasi,
ingin tahunya tentang ilmu dan membuat) dan ranah abstrak
pengetahuan, teknologi, seni, budaya (menulis, membaca, menghitung,
terkait fenomena dan kejadian tampak menggambar, dan mengarang) sesuai
mata dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Menganalisis gerak pada makhluk 4.1 Menyajikan karya tentang gangguan
hidup, sistem gerak pada manusia, pada sistem gerak atau upaya
dan upaya menjaga kesehatan sistem menjaga kesehatan sistem gerak
gerak manusia

3.2 Menganalisis gerak lurus, pengaruh 4.2Menyajikan hasil penyelidikan


gaya terhadap gerak berdasarkan pengaruh gaya terhadap gerak benda
Hukum Newton, dan penerapannya
pada gerak benda dan gerak makhluk
hidup

3.3 Menjelaskan konsep pesawat 4.3 Menyajikan hasil penyelidikan atau


sederhana, dan penerapannya dalam pemecahan masalah tentang manfaat
kehidupan sehari-hari termasuk kerja penggunaan pesawatsederhana
otot pada struktur rangka manusia dalam kehidupan sehari-hari

3.4 Mendeskripsikan keterkaitan struktur 4.4Menyajikankaryadarihasil


jaringan tumbuhan dan fungsinya, penelusuran berbagai sumber

serta teknologi yang terinspirasi oleh informasi tentang teknologi yang


struktur tumbuhan terinspirasi dari hasil pengamatan
struktur tumbuhan

3.5 Menganalisis sistem pencernaan pada 4.5 Menyajikan hasil penelusuran informasi
manusia, gangguan yang tentang gangguan sistem pencernaan
berhubungan dengan sistem atau upaya menjaga kesehatan sistem
pencernaan, serta upaya menjaga pencernaan
kesehatan sistem pencernaan

3.6 Menjelaskan berbagai zat aditif dalam 4.6 Membuat karya tulis tentang dampak
makanan dan minuman, zat adiktif, penyalahgunaan zat aditif dan zat
serta dampaknya terhadap kesehatan adiktif bagi kesehatan

3.7 Menganalisis sistem peredaran darah 4.7 Menyajikan hasil percobaan pengaruh
pada manusia dan memahami aktivitas (jenis, intensitas, atau
gangguan pada sistem peredaran durasi) pada frekuensi denyut jantung
darah, serta upaya menjaga kesehatan
sistem peredaran darah

3.8 Menjelaskan tekanan zat dan 4.8 Menyajikan data hasil percobaan untuk
penerapannya dalam kehidupan menyelidiki tekanan zat cair
sehari-hari
3.9 Menganalisis sistem pernapasan pada 4.9 Menyajikan karya tentang upaya
manusia dan memahami gangguan menjaga kesehatan sistem
pada sistem pernapasan, serta upaya pernapasan
menjaga kesehatan sistem
pernapasan

3.10 Menganalisis sistem ekskresi pada 4.10 Membuat karya tentang sistem
manusia dan memahami gangguan ekskresi pada manusia dan
pada sistem ekskresi serta upaya penerapannya dalam menjaga
menjaga kesehatan sistem ekskresi kesehatan diri

3.11Menganalisis konsep getaran, 4.11 Menyajikan hasil percobaan tentang


gelombang, dan bunyi dalam getaran, gelombang, atau bunyi
kehidupan sehari-hari termasuk
sistem pendengaran manusia dan
sistem sonar pada hewan

3.12 Menganalisis sifat-sifat cahaya, 4.12 Menyajikan hasil pengamatan tentang


pembentukan bayangan pada bidang pembentukan bayangan pada cermin
datar dan lengkung serta dan lensa
penerapannya

KELAS IX

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi yaitu, (1) kompetensi sikap spiritual,
0 sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan social dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.


KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar


pengetahuan (faktual, konseptual, dan dalam ranah konkret (menggunakan,
prosedural) berdasarkan rasa ingin mengurai, merangkai, memodifikasi,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan membuat) dan ranah abstrak
teknologi, seni, budaya terkait (menulis, membaca, menghitung,
fenomena dan kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Menghubungkan sistem reproduksi 4.1 Menyajikan hasil penelusuran informasi


pada manusia dan gangguan pada dari berbagai sumber terkait upaya
sistem reproduksi dengan penerapan pencegahan gangguan pada organ
pola hidup yang menunjang kesehatan reproduksi
reproduksi

3.2 Menganalisis penerapan teknologi pada 4.2 Menyajikankarya penelusuran


sistem reproduksi tumbuhan dan informasi tentang perkembangbiakan
hewan pada hewan atau tumbuhan

3.3 Menerapkan konsep pewarisan sifat 4.3 Menyajikan hasil penelusuran informasi
dalam pemuliaan dan kelangsungan dari berbagai sumber terkait tentang
makhluk hidup tanaman dan hewan hasil pemuliaan

3.4 Menjelaskan konsep listrik statis dan 4.4 Menyajikan hasil pengamatan tentang
gejalanya dalam kehidupan sehari- gejala listrik statis dalam kehidupan
hari. sehari-hari

3.5 Menerapkan konsep rangkaian listrik, 4.5 Menyajikan hasil rancangan berbagai
energi dan daya listrik, sumber energi rangkaian listrik
listrik dalam kehidupan sehari-hari
termasuk sumber energi listrik
alternatif.

3.6 Menerapkan konsep kemagnetan, 4.6 Membuat rancangan karya sederhana


induksi elektromagnetik, dan yang memanfaatkan prinsip
pemanfaatan medan magnet dalam elektromagnetdan/atau induksi
kehidupan sehari-hari. elektromagnetik

3.7 Menerapkan konsep bioteknologi dan 4.7Membuatsalahsatuproduk


perannya dalam kehidupan manusia bioteknologi konvensional yang ada di
lingkungan sekitar

3.8 Menghubungkan konsep partikel materi 4.8 Menyajikan hasil penyelidikan tentang
(atom, ion, molekul), struktur zat sifat dan pemanfaatan bahan dalam
sederhana dengan sifat bahan yang kehidupan sehari-hari
digunakan dalam kehidupan sehari-
hari, serta dampak penggunaannya
terhadap kesehatan manusia

3.9 Menghubungkan sifat fisika dan kimia 4.9 Menyajikan hasil penyelidikan tentang
tanah, organisme yang hidup dalam sifat-sifat tanah dan pentingnya tanah
tanah, dengan pentingnya tanah bagi kehidupan
untuk keberlanjutan kehidupan

3.10 Menganalisis proses dan produk 4.10 Menyajikan karya tentang proses dan
teknologi ramah lingkungan untuk produk teknologi sederhana
keberlanjutan kehidupan yang ramah lingkungan
KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
(IPS) SMP/MTs

KELAS VII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata
pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.


KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata. menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

4.1 Menjelaskan konsep ruang (lokasi,


3.1 Memahami konsep ruang (lokasi,
distribusi, potensi, iklim, bentuk muka
distribusi, potensi, iklim, bentuk muka
bumi, geologis, flora dan fauna) dan
bumi, geologis, flora, dan fauna) dan
interaksi antarruang di Indonesia
interaksi antarruang di Indonesia serta pengaruhnya terhadap
serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia Indonesia dalam
kehidupan manusia dalam aspek aspek ekonomi, sosial, budaya, dan
ekonomi, sosial, budaya, dan pendidikan.
pendidikan.

3.2 Menganalisis pengaruh interaksi sosial 4.2 Menyajikan hasil analisis tentang
dalam ruang yang berbeda terhadap pengaruh interaksi sosial dalam ruang
kehidupan sosial dan budaya serta yang berbeda terhadap kehidupan
pengembangan kehidupan sosial dan budaya serta
kebangsaan pengembangan kehidupan
kebangsaan.

3.3 Memahami konsep interaksi antara 4.3 Menjelaskan hasil analisis tentang
manusia dengan ruang sehingga konsep interaksi antara manusia
menghasilkan berbagai kegiatan dengan ruang sehingga menghasilkan
ekonomi (produksi, distribusi, berbagai kegiatan ekonomi (produksi,
konsumsi, permintaan, dan distribusi, konsumsi, permintaan, dan
penawaran) dan interaksi antarruang penawaran) dan interaksi antarruang
untuk keberlangsungan kehidupan untuk keberlangsungan kehidupan
ekonomi, sosial, dan budaya ekonomi, sosial, dan budaya Indonesia
Indonesia.

3.4 Memahami kronologi perubahan, dan 4.4 Menguraikan kronologi perubahan,


kesinambungan dalam kehidupan dan kesinambungan dalam kehidupan
bangsa Indonesia pada aspek politik, bangsa Indonesia pada aspek politik,
sosial, budaya, geografis, dan sosial, budaya, geografis,dan
pendidikan sejak masa praaksara pendidikan sejak masa praaksara
sampai masa Hindu-Budha dan Islam. sampai masa Hindu- Budha dan
Islam.

KELAS VIII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah; dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam


pengetahuan (faktual, konseptual, dan ranah konkret (menggunakan,
prosedural) berdasarkan rasa ingin mengurai, merangkai, memodifikasi,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan membuat) dan ranah abstrak
teknologi, seni, dan budaya; terkait (menulis, membaca, menghitung,
fenomena dan kejadian tampak mata. menggambar, dan mengarang); sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Menelaah perubahan keruangan dan 4.1 Menyajikan hasil telaah tentang
interaksi antarruang di Indonesia dan Perubahan keruangan dan interaksi
negara-negara ASEAN yang Antarruang di Indonesia dan negara-
diakibatkan oleh faktor alam dan manusia negara ASEAN yang diakibatkan oleh
(teknologi, ekonomi, pemanfaatan lahn, faktor alam dan manusia (teknologi,
politik) dan pengaruhnya terhadap ekonomi, pemanfaatan lahan, politik)
keberlangsungan kehidupan ekonomi, sosial, dan pengaruhnya terhadap keberlangsungan
budaya, dan politik. kehidupan ekonomi, sosial, budaya, dan
politik.

3.2 Menganalisis pengaruh interaksi sosial 4.2 Menyajikan hasil analisis tentang
dalam ruang yang berbeda terhadap pengaruh interaksi sosial dalam ruang
kehidupan sosial dan budaya serta yang berbeda terhadap kehidupan
pengembangan kehidupan kebangsaan. sosial dan budaya serta pengembangan
kehidupan kebangsaan.

3.3 Menganalisis kronologi, perubahan dan 4.3 Menyajikan hasil analisis kronologi,
kesinambungan ruang(geografis, perubahan dan kesinambungan ruang
politik, ekonomi, pendidikan, sosial, (geografis, politik, ekonomi,
budaya) dari masa penjajahan sampai pendidikan, sosial, budaya) dari masa
tumbuhnya semangat kebangsaan. penjajahan sampai tumbuhnya
semangat kebangsaan.

KELAS IX

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu, “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu, “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.


KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)
3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam
pengetahuan (faktual, konseptual, dan ranah konkret (menggunakan,
prosedural) berdasarkan rasa ingin mengurai, merangkai, memodifikasi,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan membuat) dan ranah abstrak
teknologi, seni, budaya terkait (menulis, membaca, menghitung,
fenomena dan kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Menelaah perubahan keruangan dan 4.1 Menyajikan hasil telaah tentang
interaksi antarruang negara-negara perubahan keruangan dan interaksi
Asia dan benua lainnya yang antarruang negara-negara Asia dan
diakibatkan faktor alam, manusia dan benua lainnya yang diakibatkan faktor
pengaruhnya terhadap alam, manusia dan pengaruhnya
keberlangsungan kehidupan manusia terhadap keberlangsungan kehidupan
dalam ekonomi, sosial, pendidikan dan manusia dalam ekonomi, sosial,
politik pendidikan dan politik

3.2 Menganalisis perubahan kehidupan 4.2 Menyajikan hasil analisis tentang


sosial budaya Bangsa Indonesia dalam perubahan kehidupan sosial budaya
menghadapi arus globalisasi untuk Bangsa Indonesia dalam menghadapi
memperkokoh kehidupan kebangsaan arus globalisasi untuk memperkokoh
kehidupan kebangsaan

3.3 Menganalisis ketergantungan 4.3 Menyajikan hasil analisis tentang


dari antarruang
antarruang dilihat konsep ketergantungan dilihat
dari
ekonomi konsep ekonomi
(produksi, distribusi, (produksi,
pasar)
konsumsi, harga, dan distribusi, konsumsi, harga, pasar)
pengaruhnya terhadap migrasi dan pengaruhnya terhadap migrasi
penduduk, transportasi, lembaga penduduk, transportasi, lembaga
sosial dan ekonomi, pekerjaan, sosial dan ekonomi, pekerjaan,
pendidikan, dan kesejahteraan pendidikan, dan kesejahteraan
Masyarakat masyarakat

3.4 Menganalisis kronologi, perubahan 4.4 Menyajikan hasil analisis kronologi,


dan kesinambungan ruang (geografis, perubahan dan kesinambungan ruang
politik, ekonomi, pendidikan, sosial, (geografis, politik, ekonomi,
budaya) dari awal kemerdekaan pendidikan, sosial, budaya) dari awal
sampai awal reformasi kemerdekaan sampai awal reformasi
KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR MATEMATIKA SMP/MTs

KELAS VII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu, “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu, “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleran, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”. Kedua
kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.


KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Menjelaskan dan melakukan operasi 4.1 Menyelesaikan masalah yang


hitung bilangan bulat dan pecahan berkaitan dengan operasi hitung
dengan mengaitkannya pada garis bilangan bulat dan pecahan.
bilangan dan memanfaatkan berbagai
sifat operasi.

3.2 Menjelaskan himpunan, himpunan 4.2 Menyelesaikan masalah kontekstual


bagian, himpunan semesta, himpunan yang berkaitan dengan himpunan,
kosong, komplemen himpunan, dan himpunan bagian, himpunan semesta,
melakukan operasi biner pada dua himpunan kosong, komplemen
himpunan menggunakan masalah himpunan dan operasi biner pada dua
kontekstual. himpunan.

3.3 Menjelaskan persamaan dan 4.3 Menyelesaikan masalah yang


pertidaksamaan linear satu variabel berkaitan dengan persamaan dan
dan penyelesaiannya dengan pertidaksamaan linear satu variabel.
mengaitkan pada pengertian bentuk
aljabar dan operasi pada bentuk
aljabar (penjumlahan, pengurangan,
perkalian, dan pembagian).

3.4 Menjelaskan rasio dua besaran 4.4 Menyelesaikan masalah yang


(satuannya sama dan berbeda) dengan berkaitan dengan rasio dua besaran
fokus pada faktor skala dan proporsi, (satuannya sama dan berbeda) dengan
kecepatan dan debit. fokus pada faktor skala dan proporsi,
kecepatan dan debit.

3.5 Mengenal dan menganalisis berbagai 4.5 Menyelesaikan masalah berkaitan


situasi terkait aritmetika sosial dengan aritmetika sosial (penjualan,
(penjualan, pembelian, potongan, pembelian, potongan, keuntungan,
keuntungan, kerugian, bunga tunggal, kerugian, bunga tunggal, persentase,
persentase, bruto, neto, tara). bruto, neto, tara).

3.6 Mengaitkan rumus keliling dan luas 4.6 Menyelesaikan masalah kontekstual
untuk berbagai jenis segiempat yang berkaitan dengan luas dan
(persegi, persegipanjang, keliling segiempat (persegi,
belahketupat, jajargenjang, trapesium, persegipanjang, belahketupat,
dan layang-layang) dan segitiga jajargenjang, trapesium, dan layang-
layang) dan segitiga

3.7 Menganalisis hubungan antar sudut 4.7 Menyelesaikan masalah yang


sebagai akibat dari dua garis sejajar berkaitan dengan hubungan antar
yang dipotong oleh garis transversal. sudut sebagai akibat dari dua garis
sejajar yang dipotong oleh garis
transversal.

3.8 Menganalisis hubungan antara data 4.8 Menyajikan dan menafsirkan data
dengan cara penyajiannya (tabel, dalam bentuk tabel, diagram garis,
diagram garis, diagram batang, dan diagram batang, dan diagram
diagram lingkaran). lingkaran.

KELAS VIII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu, “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu, “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleran, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”. Kedua
kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.


KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)
3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji dan menalar dalam
pengetahuan (faktual, konseptual, dan ranah konkret (menggunakan,
prosedural) berdasarkan rasa ingin mengurai, merangkai, memodifikasi,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan membuat) dan ranah abstrak
teknologi, seni, budaya terkait (menulis, membaca, menghitung,
fenomena dan kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Membuat generalisasi dari pola pada 4.1 Menyelesaikan masalah yang
barisan bilangan dan barisan berkaitan dengan pola pada barisan
konfigurasi objek. bilangan dan barisan konfigurasi
objek.

3.2 Menjelaskan kedudukan titik dalam 4.2 Menyelesaikan masalah yang


bidang koordinat Kartesius yang berkaitan dengan kedudukan titik
dihubungkan dengan masalah dalam bidang koordinat Kartesius.
kontekstual.

3.3 Mendeskripsikan, menyatakan dan 4.3 Menyelesaikan masalah yang


membedakan antara relasi dan fungsi berkaitan dengan relasi dan fungsi
(linier) dengan menggunakan berbagai dengan menggunakan berbagai
representasi (kata-kata, tabel, dan representasi.
grafik).

3.4 Menganalisis fungsi linier (sebagai 4.4 Menyelesaikan masalah kontekstual


persamaan garis lurus) dan yang berkaitan dengan fungsi linear
menginterpretasikan grafiknya yang sebagai persamaan garis lurus.
dihubungkan dengan masalah
kontekstual.

3.5 Menjelaskan sistem persamaan linear 4.5 Menyelesaikan masalah yang


dua variabel dan penyelesaiannya yang berkaitan dengan sistem persamaan
dihubungkan dengan masalah linear dua variabel.
kontekstual.

3.6 Menjelaskan dan membuktikan teorema 4.6 Menyelesaikan masalah yang


Pythagoras, dan identifikasi tripel berkaitan dengan teorema Pythagoras
Pythagoras. dan tripel Pythagoras.

3.7 Membedakan dan menentukan luas 4.7 Menyelesaikan masalah yang


permukaan dan volume bangun ruang berkaitan dengan luas permukaan dan
sisi datar (prisma, dan limas). volume bangun ruang sisi datar
(prisma dan limas).

3.8 Menganalisis data berdasarkan 4.8 Menyajikan dan menyelesaikan


distribusi data, nilai rata-rata, median, masalah yang berkaitan dengan
modus, dan sebaran data untuk distribusi data, nilai rata-rata,
mengambil kesimpulan, membuat median, modus, dan sebaran data
keputusan, dan membuat prediksi. untuk mengambil kesimpulan,
membuat keputusan, dan membuat
prediksi.
3.9 Menjelaskan peluang empirik dan 4.9 Menyelesaikan masalah yang
teoretik suatu kejadian dari suatu berkaitan dengan peluang empirik dan
percobaan. teoretik suatu kejadian dari suatu
percobaan.

KELAS IX

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu, “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu, “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleran, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”. Kedua
kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.


KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar


pengetahuan (faktual, konseptual, dan dalam ranah konkret (menggunakan,
prosedural) berdasarkan rasa ingin mengurai, merangkai, memodifikasi,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan membuat) dan ranah abstrak
teknologi, seni, budaya terkait (menulis, membaca, menghitung,
fenomena dan kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Menjelaskan dan melakukan operasi 4.1 Menyelesaikan masalah yang berkaitan
bilangan berpangkat bilangan rasional dengan sifat-sifat operasi bilangan
dan bentuk akar, serta sifat-sifatnya. berpangkat bulat dan bentuk akar.

3.2 Menjelaskan persamaan kuadrat dan 4.2 Menyelesaikan masalah yang


karakteristiknya berdasarkan akar- berkaitan dengan persamaan kuadrat.
akarnya serta cara penyelesaiannya.

3.3 Menjelaskan fungsi kuadrat dengan 4.3 Menyajikan fungsi kuadrat


menggunakan tabel, persamaan, dan menggunakan tabel, persamaan, dan
grafik. grafik.

3.4 Menjelaskan hubungan antara koefisien 4.4 Menyajikan dan menyelesaikan masalah
dan diskriminan fungsi kuadrat kontekstual dengan menggunakan
dengan grafiknya. sifat-sifat fungsi kuadrat
3.5 Menjelaskan transformasi geometri 4.5 Menyelesaikan masalah kontekstual
(refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi) yang berkaitan dengan transformasi

yang dihubungkan dengan masalah geometri (refleksi, translasi, rotasi, dan


kontekstual. dilatasi).

3.6 Menjelaskan dan menentukan 4.6 Menyelesaikan masalah yang


kesebangunan dan kekongruenan berkaitan dengan kesebangunan dan
antar bangun datar. kekongruenan antar bangun datar.

3.7 Membuat generalisasi luas permukaan 4.7 Menyelesaikan masalah kontekstual


dan volume berbagai bangun ruang yang berkaitan dengan luas
sisi lengkung (tabung, kerucut, dan permukaan dan volume bangun ruang
bola). sisi lengkung (tabung, kerucut, dan
bola), serta gabungan beberapa
bangun ruang sisi lengkung.

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN PANCASILA DAN


KEWARGANEGARAAN SMP/MTs

KELAS VII

KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL)

1. Menghargai dan menghayati ajaran 2.Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,


agama yang dianutnya tanggung jawab, peduli (toleran,
gotong royong), santun, dan percaya
diri dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam
dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha 2.1 Mengembangkan sikap bertanggung
Esa atas semangat dan komitmen para jawab dan berkomitmen sebagai warga
pendiri negara dalam merumuskan negara Indonesia seperti yang
dan menetapkan Dasar Negara diteladankan para pendiri negara
Pancasila dalam perumusan dan penetapan
Pancasila sebagai dasar Negara

1.2 Menghargai nilai kesejarahan 2.2 Mengembangkan sikap bertanggung


perumusan dan pengesahan Undang- jawab yang mendukung nilai
Undang Dasar Negara Republik kesejarahan perumusan dan
Indonesia Tahun 1945 sebagai bentuk pengesahan UUD Negara Republik
sikap beriman sesuai norma yang Indonesia Tahun 1945 sesuai norma
berlaku dalam masyarakat yang berlaku dalam masyarakat

1.3 Menghormati keberagaman norma- 2.3 Menghargai keberagaman suku,


norma, suku, agama, ras dan agama, ras dan antargolongan dalam
antargolongan dalam bingkai bingkai Bhinneka Tunggal Ika
Bhinneka Tunggal Ika sebagai sesama
ciptaan Tuhan

1.4 Menghargai karakteristik daerah 2.4 Bersikap antusias terhadap persatuan


tempat tinggalnya dalam kerangka dan kesatuan dengan
Negara Kesatuan Republik Indonesia mempertimbangkan karakteristik
sebagai anugerah Tuhan Yang Maha daerah tempat tinggalnya
Esa

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Menganalisis proses perumusan dan 4.1 Menyaji hasil analisis proses
penetapan Pancasila sebagai Dasar perumusan dan penetapan Pancasila
Negara sebagai Dasar Negara

3.2 Menganalisis kesejarahan perumusan 4.2 Menyaji hasil analisis kesejarahan


dan pengesahan UUD NRI Tahun perumusan dan pengesahan Undang-
1945, serta norma yang berlaku dalam Undang Dasar Negara Republik
masyarakat Indonesia Tahun 1945, serta norma
yang berlaku dalam masyarakat

3.3 Mengidentifikasi keberagaman suku, 4.3 Mendemonstrasikan hasil identifikasi


agama, ras dan antargolongan dalam suku, agama, ras dan antargolongan
bingkai Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika

3.4 Mengasosiasikan karakteristik daerah 4.4 Melaksanakan penelitian sederhana


dan menjalin kerja sama berbagai untuk mengilustrasikan karakteristik
bidang kehidupan dalam kerangka daerah tempat tinggalnya dan
Negara Kesatuan Republik Indonesia menjalin kerja sama berbagai bidang
kehidupan sebagai bagian utuh dari
Negara Kesatuan Republik Indonesia
berdasarkan rancangan yang telah
dibuat

KELAS VIII

KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL)


1. Menghargai dan menghayati ajaran 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
agama yang dianutnya tanggung jawab, peduli (toleran,
gotong royong), santun, dan percaya
diri dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam
dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha 2.1 Mengembangkan sikap yang
Esa atas konsensus nasional mencerminkan nilai-nilai luhur
Pancasila sebagai dasar negara dan Pancasila sebagai dasar negara dan
pandangan hidup bangsa pandangan hidup bangsa

1.2 Menghargai makna, kedudukan dan 2.2 Bertanggung jawab dalam mendukung
fungsi Undang-Undang DasarNegara makna, kedudukan dan fungsi
Republik Indonesia Tahun 1945 Undang-Undang Dasar Negara
sebagai bentuk sikap beriman dan Republik Indonesia Tahun 1945, serta
bertakwa peraturan perundangan lainnya sesuai
dengan Undang- Undang Dasar Negara
Republik Indonesia 1945

1.3 Menjalankan perilaku orang beriman 2.3 engembangkan sikap toleransi sesuai
sesuai nilai dan semangat nilai dan semangat Kebangkitan
Kebangkitan Nasional dan Sumpah Nasional dan Sumpah Pemuda tahun
Pemuda tahun 1928 dalam bingkai 1928 dalam bingkai Bhinneka Tunggal
Bhinneka Tunggal Ika Ika

1.4 Mensyukuri semangat dan komitmen 2.4 Menunjukkan sikap gotong royong
kolektif kebangsaan untuk sebagai wujud nyata semangat dan
memperkuat NKRI yang berketuhanan komitmen kolektif kebangsaan untuk
Yang Maha Esa memperkuat Negara Kesatuan
Republik Indonesia

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar


pengetahuan (faktual, konseptual, dan dalam ranah konkret (menggunakan,
prosedural) berdasarkan rasa ingin mengurai, merangkai, memodifikasi,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan membuat) dan ranah abstrak
teknologi, seni, budaya terkait (menulis, membaca, menghitung,
fenomena dan kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Menelaah Pancasilasebagai dasar 4.1 Menyaji hasil telaah nilai-nilai

negara dan pandangan hidup bangsa Pancasila sebagai dasar negara dan
pandangan hidup bangsa dalam
kehidupan sehari-hari

3.2 Menelaah makna, kedudukan dan 4.2 Menyajikan hasil telaah makna,
fungsi Undang-Undang Dasar Negara kedudukan dan fungsi Undang-
Republik Indonesia Tahun 1945, serta Undang Dasar Negara Republik
peratuan perundangan-undangan Indonesia Tahun 1945 dalam
lainnya dalam sistem hukum nasional penerapan kehidupan sehari-hari

3.3 Memproyeksikan nilai dan semangat 4.3 Mengaitkan hasil proyeksi nilai-nilai
Kebangkitan Nasional dan Sumpah dan semangat Kebangkitan Nasional
Pemuda tahun 1928 dalam bingkai dan Sumpah Pemuda Tahun 1928
Bhinneka Tunggal Ika dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika
dengan kehidupan sehari-hari

3.4 Menginterpretasikan semangat dan 4.4 Mengorganisasikan kegiatan


komitmen kebangsaan kolektif untuk lingkungan yang mencerminkan
memperkuat Negara Kesatuan semangat dan komitmen kebangsaan
Republik Indonesia dalam kontek untuk memperkuat Negara Kesatuan
kehidupan siswa Republik Indonesia

KELAS IX

KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL)

1. Menghargai dan menghayati ajaran 2.Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,


agama yang dianutnya tanggung jawab, peduli (toleran,
gotong royong), santun, dan percaya
diri dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam
dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

1.1 Mensyukuri perwujudan Pancasila 2.1 Menunjukkan sikap bangga akan tanah
sebagai Dasar Negara yang merupakan air sebagai perwujudan nilai-nilai
anugerah Tuhan Yang Maha Esa Pancasila sebagai dasar Negara

1.2 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha 2.2 Menunjukkan sikap bertanggung jawab
Esa atas bentuk dan kedaulatan Negara dalam mendukung bentuk dan
Republik Indonesia sesuai dengan kedaulatan Negara sesuai dengan
makna pokok-pokok pikiran dalam makna pokok-pokok pikiran dalam
Pembukaan UUD negara Republik Pembukaan UUD negara Republik
Indonesia Tahun 1945 Indonesia Tahun 1945

1.3 Menghormati keberagaman suku, 2.3 Mengutamakan sikap toleran dalam


agama, ras, dan antargolongan (SARA) di menghadapi masalah akibat
masyarakat sebagai pemberian Tuhan keberagaman kehidupan bermasyarakat
Yang Maha Esa dan cara pemecahannya
1.4 Menunjukkan perilaku orang beriman 2.4 Mengutamakan sikap disiplin sebagai
dalam mencintai tanah air dalam warga negara sejalan dengan konsep
konteks Negara Kesatuan Republik bela negara dalam konteks Negara
Indonesia Kesatuan Republik Indonesia

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar


pengetahuan (faktual, konseptual, dan dalam ranah konkret (menggunakan,
prosedural) berdasarkan rasa ingin mengurai, merangkai, memodifikasi,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan membuat) dan ranah abstrak
teknologi, seni, budaya terkait (menulis, membaca, menghitung,
fenomena dan kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Membandingkan antara peristiwa dan 4.1 Merancang dan melakukan penelitian
dinamika yang terjadi di masyarakat sederhana tentang peristiwa dan
dengan praktik ideal Pancasila sebagai dinamika yang terjadi di masyarakat
dasar negara dan pandangan hidup terkait penerapan Pancasila sebagai
bangsa dasar negara dan pandangan hidup

bangsa

3.2 Memahami ketentuan tentang bentuk 4.2 Memaparkan penerapan tentang


dan kedaualatan negara sesuai bentuk dan kedaualatan negara sesuai
Undang-Undang Dasar Negara Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia tahun 1945 sesuai Republik Indonesia tahun 1945 sesuai
dengan makna pokok-pokok pikiran dengan makna pokok-pokok pikiran
dalam Pembukaan UUD negara dalam Pembukaan UUD negara
Republik Indonesia Tahun 1945 Republik Indonesia Tahun 1945

3.3 Menganalisis prinsip persatuan dalam 4.3 Mendemonstrasikan hasil analisis


keberagaman suku, agama, ras, dan prinsip persatuan dalam keberagaman
antargolongan (SARA), sosial, budaya, suku, agama, ras, dan antargolongan
ekonomi, dan gender dalam bingkai (SARA) dalam bingkai Bhinneka
Bhinneka Tunggal Ika Tunggal Ika

3.4 Mengkreasikan konsep cinta tanah 4.4 Mengorganisasikan kegiatan


air/bela negara dalam konteks Negara lingkunganyang mencerminkan
Kesatuan Republik Indonesia konsep cinta tanah air dalam konteks
kehidupan sehari-hari

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN JASMANI,


OLAHRAGA, DAN KESEHATAN SMP/MTs

KELAS VII
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan kompetensi sikap sosial yaitu, “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam


konseptual, dan prosedural) ranah konkret (menggunakan, mengurai,
berdasarkan rasa ingin tahunya merangkai, memodifikasi, dan membuat)
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan ranah abstrak (menulis, membaca,
seni, budaya terkait fenomena dan menghitung, menggambar, dan
kejadian tampak mata mengarang) sesuai dengan yang dipelajari
di sekolah dan sumber lain yang sama
dalam sudut pandang/teori

KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR DASAR

3.1 Memahami gerak spesifik dalam 4.1 Mempraktikkan gerak spesifik dalam
berbagai permainan bola besar/bola berbagai permainan bola besar/bola kecil
kecil sederhana dan atau tradisional*) sederhana dan atau tradisional*)

3.2 Memahami gerak spesifik jalan, lari, 4.2 Mempraktikkan gerak spesifik jalan, lari,
lompat, dan lempar dalam berbagai lompat, dan lempar dalam berbagai
permainan sederhana dan atau permainan sederhana dan atau
tradisional. *) tradisional. *)

3.3 Memahami gerak spesifik seni beladiri. **) 4.3 Mempraktikkan gerak spesifik seni beladiri.
**)

3.4 Memahami konsep latihan peningkatan 4.4 Mempraktikkan latihan peningkatan derajat
derajat kebugaran jasmani yang terkait kebugaran jasmani yang terkait dengan

dengan kesehatan (daya tahan, kesehatan (daya tahan, kekuatan,


kekuatan, komposisi tubuh, dan komposisi tubuh, dan kelenturan) dan
kelenturan) dan pengukuran hasilnya pengukuran hasilnya

3.5 Memahami variasi gerak senam 4.5 Mempraktikkan variasi gerak senam
pembentukan dalam aktivitas spesifik pembentukan dalam aktivitas spesifik
senam lantai senam lantai
3.6 Memahami variasi dan kombinasi gerak 4.6 Mempraktikkan variasi dan kombinasi
berbentuk rangkaian langkah dan gerak berbentuk rangkaian langkah dan
ayunan lengan mengikuti irama ayunan lengan mengikuti irama (ketukan)
(ketukan) tanpa/dengan musik sebagai tanpa/dengan musik sebagai pembentuk
pembentuk gerak pemanasan dalam gerak pemanasan dalam aktivitas gerak
aktivitas gerak berirama berirama

3.7 Memahami perkembangan tubuh remaja 4.7 Memaparkan perkembangan tubuh remaja
yangmeliputi perubahan fisik yang meliputi perubahan fisik sekunder
sekunder dan mental dan mental

3.8 Memahami pola makan sehat, bergizi dan 4.8 Memaparkan pola makan sehat, bergizi dan
seimbang serta pengaruhnya terhadap seimbang serta pengaruhnya terhadap
kesehatan kesehatan

KELAS VIII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan kompetensi sikap sosial yaitu, “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3.Memahami dan menerapkan 4.Mengolah, menyaji, dan menalar dalam


pengetahuan (faktual, konseptual, dan ranah konkret (menggunakan, mengurai,
prosedural) berdasarkan rasa ingin merangkai, memodifikasi, dan membuat)
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan ranah abstrak (menulis, membaca,
teknologi, seni, budaya terkait menghitung, menggambar, dan
fenomena dan kejadian tampak mata mengarang) sesuai dengan yang dipelajari
di sekolah dan sumber lain yang sama
dalam sudut pandang/teori

KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR DASAR

3.1 Memahami variasi gerak spesifik dalam 4.1 Mempraktikkan variasi gerak spesifik dalam
berbagai permainan bola besar/bola berbagai permainan bola besar/bola kecil
kecil sederhana dan atau tradisional sederhana dan atau tradisional
3.2 Memahami variasi gerak spesifik jalan, 4.2 Mempraktikkan variasi gerak spesifik jalan,
lari, lompat, dan lempar dalam lari, lompat, dan lempar dalam berbagai
berbagai permainan sederhana dan permainan sederhana dan atau
atau tradisional tradisional

3.3 Memahami variasi gerak spesifik seni 4.3 Mempraktikkan variasi gerak spesifik seni
beladiri beladiri

3.4 Memahami konsep latihan peningkatan 4.4 Mempraktikkan latihan peningkatan derajat
derajat kebugaran jasmani yang terkait kebugaran jasmani yang terkait dengan
dengan keterampilan (kecepatan, keterampilan (kecepatan, kelincahan,
kelincahan, keseimbanga, dan keseimbangan, dan koordinasi) serta
koordinasi) serta pengukuran hasilnya pengukuranhasilnya

3.5 Memahami kombinasi gerak senam 4.5 Mempraktikkan kombinasi gerak senam
pembentukan dalam aktivitas spesifik pembentukan dalam aktivitas spesifik
senam lantai senam lantai

3.6 Memahami variasi dan kombinasi gerak 4.6 Mempraktikkan prosedur variasi dan
berbentuk rangkaian langkah dan kombinasi gerak berbentuk rangkaian
ayunan lengan mengikuti irama langkah dan ayunan lengan mengikuti
(ketukan) tanpa/dengan musik irama (ketukan) tanpa/dengan musik
sebagai pembentuk gerak pemanasan sebagai pembentuk gerak pemanasan dan
dan inti latihan dalam aktivitas gerak inti latihan dalam aktivitas gerak berirama
berirama

3.7 Memahami perlunya pencegahan 4.7 Memaparkan perlunya pencegahan terhadap


terhadap “bahaya pergaulan bebas” “bahaya pergaulan bebas”

3.8 Memahami cara menjaga keselamatan 4.8 Memaparkan cara menjaga keselamatan diri
diri dan orang lain di jalan raya dan orang lain di jalan raya

KELAS IX

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan kompetensi sikap sosial yaitu, “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)


3. Memahami dan menerapkan 4.Mengolah, menyaji, dan menalar dalam
pengetahuan (faktual, konseptual, dan ranah konkret (menggunakan, mengurai,
prosedural) berdasarkan rasa ingin merangkai, memodifikasi, dan membuat)
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan ranah abstrak (menulis, membaca,
teknologi, seni, budaya terkait menghitung, menggambar, dan
fenomena dan kejadian tampak mata mengarang) sesuai dengan yang dipelajari
di sekolah dan sumber lain yang sama
dalam sudut pandang/teori

KOMPETENSI
DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami variasi dan kombinasi gerak 4.1 Mempraktikkan variasi dan kombinasigerak
spesifik dalam berbagai permainan spesifik dalam berbagai permainan bola
bola besar/bola kecil sederhana dan besar/bola kecil sederhana dan atau
atau tradisional tradisional

3.2 Memahami kombinasi gerak spesifik 4.2 Mempraktikkan kombinasi gerak spesifik
jalan, lari, lompat, dan lempar dalam jalan, lari, lompat, dan lempar dalam
berbagai permainan sederhana dan berbagai permainan sederhana dan atau
atau tradisional. *) tradisional. *)

3.3 Memahami variasi dan kombinasi gerak 4.3 Mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak
spesifik seni beladiri. **) spesifik seni beladiri. **)

3.4 Memahami penyusunan program 4.4 Mempraktikkan penyusunan program


pengembangan komponen kebugaran pengembangan komponen kebugaran
jasmani terkait dengan kesehatan dan jasmani terkait dengan kesehatan dan
keterampilan secara sederhana keterampilan secara sederhana.

3.5 Memahami variasi dan kombinasi gerak 4.5 Mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak
senam pembentukan dalam aktivitas senam pembentukan dalam aktivitas
senam lantai senam lantai

3.6 Memahami variasi dan kombinasi gerak 4.6 Mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak
berbentuk rangkaian langkah dan berbentuk rangkaian langkah dan ayunan
ayunan lengan mengikuti irama lengan mengikuti irama (ketukan)
(ketukan) tanpa/dengan musik sebagai tanpa/dengan musik sebagai pembentuk
pembentuk gerak pemanasan, inti gerak pemanasan, inti latihan, dan
latihan, dan pendinginan dalam pendinginan dalam aktivitas gerak
aktivitas gerak berirama berirama

3.7 Memahami tindakan P3K pada kejadian 4.7 Memaparkan tindakan P3K pada kejadian
darurat, baik pada diri sendiri maupun darurat, baik pada diri sendiri maupun
orang lain orang lain

3.8 Memahami peran aktivitas fisik terhadap 4.8 Memaparkan peran aktivitas fisik terhadap
pencegahan penyakit pencegahan penyakit

Keterangan:

*) Untuk kompetensi dasar permainan bola besar dan permainan bola kecil dapat dipilih
sesuai dengan sarana prasarana yang tersedia. (Dan dipastikan Guru tidak mengajarkan pada salah
satu pembelajaran yang diminati oleh gurunya melainkan diminati oleh siswanya agar siswa tidak
terpaksa dan PJOK menjadi momok bagi siswanya)

**) Pembelajaran aktifitas beladiri selain pencaksilat dapat juga aktifitas beladiri lainnya (karate,
yudo, taekondo, dll) disesuaikan dengan situasi dan kondisi sekolah. Olahraga beladiri pencaksilat
mulai diajarkan pada kelas IV dikarenakan karakterisrtik psikis anak kelas I. II dan III belum cukup
untuk menerima aktifitas pembelajaran beladiri.

***) Pembelajaran aktifitas air boleh dilaksanakan sesuai dengan kondisi, jikalau tidak bisa
dilaksanakan digantikan dengan aktifitas fisik lainnya yang terdapat di lingkup materi.

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM


DAN BUDI PEKERTI SMP/MTs

KELAS VII

Kompetensi Sikap Spiritual, Kompetensi Sikap Sosial, Kompetensi Pengetahuan, dan Kompetensi
Keterampilan secara keseluruhan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:
KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL)

1. Menghargai dan menghayati ajaran 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,


agama yang dianutnya tanggung jawab, peduli (toleran, gotong
royong), santun, percaya diri dalam
berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam
jangkauan pergaulan dan
keberadaannya

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

1.1 Terbiasa membaca al-Qur’an dengan 2.1 Menunjukkan perilaku semangat


meyakini bahwa Allah Swt. akan menuntut ilmu sebagai implementasi
meninggikan derajat orang yang Q.S. al-Mujadilah/58: 11, Q.S. ar-
beriman dan berilmu Rahman /55: 33 dan Hadis terkait

1.2 Terbiasa membaca al-Qur’an dengan 2.2 Menunjukkan perilaku ikhlas, sabar,
meyakini bahwa Allah Swt. mencintai dan pemaaf sebagai implementasi
orang-orang yang ikhlas, sabar, dan pemahaman Q.S. an- Nisa/4: 146, Q.S.
pemaaf al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Ali
Imran/3: 134, dan Hadis terkait

1.3 Meyakini bahwa Allah Swt. Maha 2.3 Menunjukkan perilaku percaya diri,
Mengetahui, Maha Waspada, Maha tekun, teliti, dan kerja keras sebagai
Mendengar, dan Maha Melihat implementasi makna al- ’Alim, al-
Khabir, as-Sami’, dan al- Bashir

1.4 Meriman kepada malaikat-malaikat 2.4 Menunjukkan perilaku disiplin sebagai


Allah Swt. cerminan makna iman kepada malaikat

1.5 Meyakini bahwa jujur, amanah, dan 2.5 Menunjukkan perilaku jujur, amanah,
istiqamah adalah perintah agama dan istiqamah dalam kehidupan sehari-
hari

1.6 Menyakini bahwa hormat dan patuh 2.6 Menunjukkan perilaku hormat dan
kepada orang tua dan guru, dan patuh kepada orang tua dan guru, dan
berempati terhadap sesama adalah berempati terhadap sesama dalam
perintah agama kehidupan sehari-hari

1.7 Menghayati ajaran bersuci dari hadas 2.7 Menunjukkan perilaku hidup bersih
kecil dan hadas besar berdasarkan sebagai wujud ketentuan bersuci dari
syariat Islam hadas besar berdasarkan ketentuan
syari’at Islam

1.8 Menunaikan salat wajib berjamaah 2.8 Menunjukkan perilaku demokratis


sebagai implementasi pemahaman sebagai implementasi pelaksanaan salat
rukun Islam berjemaah

1.9 Menunaikan salat Jumat sebagai 2.9 Menunjukkan perilaku peduli terhadap
implementasi pemahaman ketaatan sesama dan lingkungan sebagai
beribadah implementasi pelaksanaan salat Jumat

1.10 Menunaikan salat jamak qasar 2.10 Menunjukkan perilaku disiplin sebagai
ketika bepergian jauh (musafir) implementasi pelaksanaan salat jamak
sebagai implementasi pemahaman qasar
ketaatan beribadah

1.11 Menghayati perjuangan Nabi 2.11 Meneladani perjuangan Nabi


Muhammad saw Muhammad saw

1.12 Menghayati perjuangan dan 2.12 Meneladani perilaku terpuji al- Khulafa
kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun al-Rasyidun
sebagai penerus perjuangan Nabi
Muhammad saw. dalam menegakkan
risalah Allah Swt.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam


konseptual, dan prosedural) ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi, dan
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, membuat) dan ranah abstrak (menulis,
seni, budaya terkait fenomena dan membaca, menghitung, menggambar,
kejadian tampak mata dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain
yang sama dalam sudut pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami makna Q.S. al- Mujadilah 4.1.1. Membaca Q.S. al-Mujadilah /58: 11
/58: 11, Q.S. ar-Rahman/55: 33 dan dan Q.S. ar-Rahman /55: 33 dengan
Hadis terkait tentang menuntut ilmu tartil
4.1.2. Menunjukkan hafalan Q.S. al-
Mujadilah /58: 11, Q.S. ar-Rahman
/55: 33 dan Hadis terkait dengan
lancar
4.1.3 Menyajikan keterkaitan semangat
menuntut ilmu dengan pesan Q.S. al-
Mujadilah /58: 1 dan Q.S. ar-
Rahman /55: 33

3.2 Memahami makna Q.S. an-Nisa/4: 4.1.1 Membaca Q.S. an-Nisa/4: 146, Q.S.
146, Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. al-Baqarah/2: 153, dan Q.S. Ali
Ali Imran/3: 134 serta Hadis terkait Imran/3: 134 dengan tartil
tentang ikhlas, sabar, dan pemaaf
4.1.2 Menunjukkan hafalan Q.S. an-
Nisa/4: 146, Q.S. al-Baqarah/2: 153,
dan Q.S. Ali Imrān/3: 134 serta Hadis
terkait dengan lancer
4.1.3 Menyajikan keterkaitan ikhlas, sabar,
dan pemaaf dengan pesan Q.S. an-
Nisa/4: 146, Q.S. al- Baqarah/2: 153,
dan Q.S. Ali Imran/3: 134

3.3 Memahami makna al-Asma‘u al- 4.3 Menyajikan contoh perilaku yang
Husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, mencerminkan orang yang meneladani
dan al-Bashir al-Asma’u al-Husna: al- ’Alim, al-Khabir,
as- Sami’, dan al- Bashir

3.4 Memahami makna iman kepada 4.4 Menyajikan contoh perilaku yang
malaikat berdasarkan dalil naqli mencerminkan iman kepada malaikat
Allah Swt.

3.5 Memahami makna perilaku jujur, 4.5 Menyajikan makna perilaku jujur,
amanah, dan istiqamah amanah, dan istiqamah

3.6 Memahami makna hormat dan patuh 4.6 Menyajikan makna hormat dan patuh
kepada kedua orang tua dan guru, kepada orang tua dan guru, dan empati
dan empati terhadap sesama terhadap sesama

3.7 Memahami ketentuan bersuci dari 4.7 Menyajikan cara bersuci dari hadas
hadas besar berdasarkan ketentuan besar
syari’at Islam

3.8 Memahami ketentuan salat berjemaah 4.8 Mempraktikkan salat berjamaah

3.9 Memahami ketentuan salat Jumat 4.9 Mempraktikkan salat Jumat

3.10. Memahami ketentuan salat jamak 4.10 Mempraktikkan salat jamak dan qasar
qasar

3.11. Memahami sejarah perjuangan Nabi 4.11 Menyajikan strategi perjuangan yang

Muhammad saw dilakukan Nabi Muhammad saw

3.12. Memahami sejarah perjuangan dan 4.12 Menyajikan strategi perjuangan dan
kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun kepribadian al-Khulafa al-Rasyidun
KELAS VIII

Kompetensi Sikap Spiritual, Kompetensi Sikap Sosial, Kompetensi Pengetahuan, dan Kompetensi
Keterampilan secara keseluruhan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:
KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL)

1. Menghargai dan menghayati ajaran 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,


agama yang dianutnya tanggung jawab, peduli (toleran, gotong
royong), santun, percaya diri dalam
berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam
jangkauan pergaulan dan
keberadaannya

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

1.1 Terbiasa membaca al-Qur’an dengan 2.1 Menunjukkan perilaku rendah hati,
meyakini bahwa rendah hati, hemat, hemat, dan hidup sederhana sebagai
dan hidup sederhana adalah perintah implementasi pemahaman
agama
Q.S. al-Furqan/25: 63, Q.S. al- Isra’/17: 26-
27 dan Hadis terkait

1.2 Terbiasa membaca al-Qur’an dengan 2.2 Terbiasa mengonsumsi makanan dan
meyakini bahwa Allah memerintahkan minuman yang halal dan bergizi dalam
untuk mengonsumsi makanan dan kehidupan sehari- hari sebagai
minuman yang halal dan bergizi implementasi pemahaman Q.S. an-
Nahl/16: 114 dan Hadis terkait

1.3 Beriman kepada kitab-kitab suci yang 2.3 Menunjukkan perilaku toleran sebagai
diturunkan Allah Swt. implementasi beriman kepada kitab-
kitab Allah Swt.

1.4 Beriman kepada Rasul Allah Swt. 2.4 Menunjukkan perilaku amanah sebagai
implementasi iman kepada Rasul Allah
Swt.

1.5 Meyakini bahwa minuman keras, judi, 2.5 Menunjukkan perilaku menghindari
dan pertengkaran adalah dilarang oleh minuman keras, judi, dan
Allah Swt. pertengkaran dalam kehidupan sehari-
hari

1.6 Meyakini bahwa beramal saleh dan 2.6 Memiliki sikap gemar beramal saleh
berbaik sangka adalah ajaran pokok dan berbaik sangka kepada sesama
agama

1.7 Melaksanakan salat sunah berjamaah 2.7 Menunjukkan perilaku peduli dan
dan munfarid sebagai perintah agama gotong royong sebagai implementasi
pemahaman salat sunah berjamaah
dan munfarid
1.8 Melaksanakan sujud syukur, sujud 2.8 Menunjukkan perilaku tertib sebagai
tilawah, dan sujud sahwi sebagai implementasi dari sujud syukur, sujud
perintah agama tilawah, dan sujud sahwi

1.9 Menjalankan puasa wajib dan sunah 2.9 Menunjukkan perilaku empati sebagai
sebagai perintah agama implementasi puasa wajib dan sunah

1.10 Meyakini ketentuan makanan dan 2.10 Menunjukkan perilaku hidup sehat
minuman yang halal dan haram dengan mengonsumsi makanan dan
berdasarkan al-Qur’an dan Hadis minuman halal

1.11 Meyakini bahwa pertumbuhan ilmu 2.11 Menunjukkan perilaku tekun sebagai
pengetahuan pada masa Bani Umayah implementasi dalam meneladani
sebagai bukti nyata agama Islam ilmuwan pada masa Bani Umayyah
dilaksanakan dengan benar

1.12 Meyakini bahwa pertumbuhan ilmu 2.12. Menunjukkan perilaku gemar


pengetahuan pada masa Abbasiyah membaca sebagai implementasi dalam
sebagai bukti nyata agama Islam meneladani ilmuwan pada masa
dilaksanakan dengan benar Abbasiyah

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam


pengetahuan (faktual, konseptual, dan ranah konkret (menggunakan,
prosedural) berdasarkan rasa ingin mengurai, merangkai, memodifikasi,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan membuat) dan ranah abstrak
teknologi, seni, budaya terkait (menulis, membaca, menghitung,
fenomena dan kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami Q.S. al-Furqan/25: 63, 4.1.1 Membaca Q.S. al-Furqan/25: 63, Q.S.
al-Isra’/17: 26-27 dengan tartil
Q.S. al-Isra’/17: 26-27 dan Hadis terkait
tentang rendah hati, hemat, dan hidup 4.1.2. Menunjukkan hafalan Q.S. al-
sederhana Furqan/25: 63, Q.S. Al-Isra’/17: 26-27
serta Hadis terkait dengan lancer
4.1.3. Menyajikan keterkaitan rendah hati,
hemat, dan hidup sederhana dengan
pesan Q.S. al-Furqan/25: 63, Q.S. al-
Isra’/17: 26-27

3.2 Memahami Q.S. an-Nahl/16: 114 dan 4.2.1. Membaca Q.S. an-Nahl/16: 114
Hadis terkait tentang mengonsumsi terkait dengan tartil
makanan dan minuman yang halal dan
4.2.2. Menunjukkan hafalan Q.S. an-
bergizi dalam kehidupan sehari-hari
Nahl/16: 114 serta Hadis terkait
dengan lancar

4.2.3. Menyajikan keterkaitan


mengonsumsi makanan dan minuman
yang halal dan bergizi dalam kehidupan
sehari-hari dengan pesan Q.S. an-
Nahl/16: 114

3.3 Memahami makna beriman kepada 4.3. Menyajikan dalil naqli tentang beriman
Kitab-kitab Allah Swt. kepada Kitab-kitab Allah Swt.

3.4 Memahami makna beriman kepada 4.4. Menyajikan dalil naqli tentang iman
Rasul Allah Swt. kepada Rasul Allah Swt.

3.5 Memahami bahaya mengonsumsi 4.5. Menyajikan dampak bahaya


minuman keras, judi, dan mengomsumsi minuman keras, judi,
pertengkaran dan pertengkaran

3.6 Memahami makna perilaku gemar 4.6. Menyajikan contoh perilaku gemar
beramal saleh dan berbaik sangka beramal saleh dan berbaik sangka
kepada sesama kepada sesama

3.7 Memahami tata cara salat sunah 4.7. Mempraktikkan salat sunah berjamaah
berjemaah dan munfarid dan munfarid

3.8.Memahami tata cara sujud syukur, 4.8. Mempraktikkan sujud syukur, sujud
sujud sahwi, dan sujud tilawah sahwi, dan sujud tilawah

3.9 Memahami tata cara puasa wajib dan 4.9. Menyajikan hikmah pelaksanaan
sunah puasa wajib dan puasa sunah

3.10 Memahami ketentuan makanan dan 4.10. Menyajikan hikmah mengonsumsi


minuman yang halal dan haram makanan yang halal dan bergizi sesuai
berdasarkan al-Qur’an dan Hadis ketentuan dengan al-Qur’an dan Hadis

3.11 Memahami sejarah pertumbuhan ilmu 4.11. Menyajikan rangkaian sejarah


pengetahuan masa Bani Umayah pertumbuhan ilmu pengetahuan pada
masa Bani Umayah

3.12 Memahami sejarah pertumbuhan ilmu 4.12. Menyajikan rangkaian sejarah


pengetahuan masa Abbasiyah pertumbuhan ilmu pengetahuan pada
masa Abbasiyah

KELAS IX

Kompetensi Sikap Spiritual, Kompetensi Sikap Sosial, Kompetensi Pengetahuan, dan Kompetensi
Keterampilan secara keseluruhan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:
KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL)

1. Menghargai dan menghayati ajaran 2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,


agama yang dianutnya tanggung jawab, peduli (toleran,
gotong royong), santun, percaya diri
dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam
dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya

KOMPETENSI
DASAR KOMPETENSI DASAR

1.1. Terbiasa membaca al-Qur’an dengan 2.1. Menunjukkan perilaku optimis,


meyakini bahwa optimis, ikhtiar, dan ikhtiar, dan tawakal sebagai
tawakal adalah perintah agama implementasi pemahaman Q.S. az-
Zumar/39: 53, Q.S. an-Najm/53: 39-
42, Q.S. Ali Imran/3: 159 dan Hadis
terkait

1.2. Terbiasa membaca al-Qur’an dengan 2.2. Menunjukkan perilaku toleran dan
meyakini bahwa toleransi dan menghargai perbedaan dalam
menghargai perbedaan adalah pergaulan di sekolah dan masyarakat
perintah agama sebagai implementasi pemahaman
Q.S. al-Hujurat/49: 13 dan Hadis
terkait

1.3. Beriman kepada hari akhir 2.3. Menunjukkan perilaku mawas diri
sebagai implementasi pemahaman
iman kepada hari akhir

1.4. Beriman kepada qadha dan qadar 2.4. Menunjukkan perilaku tawakal
kepada Allah SWT sebagai
implementasi pemahaman iman
kepada qadha dan qadar

1.5. Meyakini bahwa berbakti dan taat 2.5. Menunjukkan perilaku tata krama,
tata krama, sopan santun, dan rasa sopan santun, dan rasa malu
malu adalah ajaran pokok agama

1.6. Melaksanakan zakat sesuai dengan 2.6. Menunjukkan perilaku taat dan
peduli sebagai hikmah dari ketentuan
ketentuan syari’at Islam
zakat

1.7. Meyakini bahwa ibadah haji dan 2.7. Menunjukkan perilaku menjaga
umrah adalah perintah Allah Swt. solidaritas umat Islam dalam
kehidupan sehari-hari

1.8. Menjalankan ketentuan syariat Islam 2.8. Menunjukkan perilaku peduli


dalam penyembelihan hewan qurban terhadap lingkungan sebagai
dan aqiqah implementasi pemahaman ajaran
penyembelihan hewan qurban dan
aqiqah

1.9. Meyakini bahwa berkembangnya 2.9. Menunjukkan perilaku cinta tanah


Islam di Nusantara sebagai bukti air sebagai implementasi
Islam rahmatan lil-al-‘alamin mempelajari sejarah perkembangan
Islam di Nusantara

1.10. Meyakini bahwa tradisi Islam 2.10. Menunjukkan perilaku peduli


Nusantara sebagai bukti ajaran Islam lingkungan sebagai implementasi
dapat mengakomodir nilai- nilai sosial mempelajari sejarah tradisi Islam
budaya masyarakat Nusantara

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar


pengetahuan (faktual, konseptual, dalam ranah konkret (menggunakan,
dan prosedural) berdasarkan rasa mengurai, merangkai, memodifikasi,
ingin tahunya tentang ilmu dan membuat) dan ranah abstrak
pengetahuan, teknologi, seni, budaya (menulis, membaca, menghitung,
terkait fenomena dan kejadian menggambar, dan mengarang) sesuai
tampak mata dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1. Memahami Q.S. az-Zumar/39: 53, 4.1.1. Membaca Q.S. az-Zumar/39: 53,
Q.S. an-Najm/53: 39-42, Q.S. Ali Q.S. an-Najm/53: 39-42, dan Q.S. Ali
Imrān/3: 159 tentang optimis, Imran/3: 159 dengan tartil
ikhtiar, dan tawakal serta Hadis
4.1.2. Menunjukkan hafalan Q.S. az-
terkait
Zumar/39: 53, Q.S. an-Najm/53: 39-
42, Q.S. Ali Imran/3: 159 serta Hadis
terkait dengan lancar
4.1.3. Menyajikan keterkaitan optimis,
ikhtiar, dan tawakal dengan pesan
Q.S. az-Zumar/39: 53, Q.S. an- Najm/53:
39-42, dan Q.S. Ali Imran/3: 159

3.2. Memahami Q.S. al-Hujurat/49: 13 4.2.1. Membaca Q.S. al-Hujurat/49: 13


tentang toleransi dan menghargai dengan tartil
perbedaan dan Hadis terkait
4.2.2. Menunjukkan hafalan Q.S. al-
Hujurat/ 49: 13 serta Hadis terkait
dengan lancar
4.2.3. Menyajikan keterkaitan toleransi
dan menghargai perbedaan dengan
pesan Q.S. al-Hujurat/ 49: 13

3.3. Memahami makna iman kepada Hari 4.3. Menyajikan dalil naqli yang
Akhir berdasarkan pengamatan menjelaskan gambaran kejadian hari
terhadap dirinya, alam sekitar, dan akhir
makhluk ciptaannya

3.4. Memahami makna iman kepada 4.4. Menyajikan dalil naqli tentang adanya
Qadha dan Qadar berdasarkan Qadha dan Qadar
pengamatan terhadap dirinya, alam
sekitar dan makhluk ciptaan-Nya

3.5. Memahami makna tata krama, sopan 4.7. Menyajikan contoh perilaku tata
santun, dan rasa malu krama, sopan-santun, dan rasa malu
3.6. Memahami ketentuan zakat 4.8. Mempraktikkan ketentuan zakat

3.7. Memahami ketentuan ibadah haji dan 4.9. Mempraktikkan manasik haji
umrah

3.8. Memahami ketentuan penyembelihan 4.8. Memperagakan tata cara


hewan qurban dan aqiqah penyembelihan hewan qurban dan
aqiqah

3.9. Memahami sejarah perkembangan 4.9. Menyajikan rangkaian sejarah


Islam di Nusantara perkembangan Islam di Nusantara

3.10. Memahami sejarah tradisi Islam 4.10. Menyajikan sejarah dan


Nusantara perkembangan tradisi Islam
Nusantara

33. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK


DAN BUDI PEKERTI SMP

KELAS VII
Kompetensi Sikap Spiritual, Kompetensi Sikap Sosial, Kompetensi Pengetahuan, dan Kompetensi Keterampilan secara
keseluruhan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:

KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL)

1. menghargai dan menghayati ajaran 2. menunjukkan perilaku jujur, disiplin,


agama yang dianutnya tanggung jawab, peduli (toleran, gotong
royong), santun, percaya diri dalam
berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam
jangkauan pergaulan dan
keberadaannya

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

1.1 Bersyukur karena dirinya diciptakan 2.1 Percaya diri sebagai citra Allah yang
sebagai citra Allah yang sederajat yang sederajat yang memiliki kemampuan
memilik kemampuan dan keterbatasan dan keterbatasan

1.2 Bersyukur atas peran keluarga, teman, 2.2 Hormat dan kasih pada keluarga,
Gereja dan masyarakat terhadap teman, Gereja dan masyarakat atas
perkembangan dirinya peran mereka terhadap perkembangan
dirinya

1.3 Beriman akan Yesus yang telah 2.3 Jujur dalam meneladani berbagai sifat
memberi teladan sifat dan sikap yang dan sikap Yesus Kristus
baik

1.4 Beriman akan Yesus Kristus yang 2.4 Percaya diri dalam mewujudkan nilai-
memperjuangkan nilai-nilai Kerajaan nilai Kerajaan Allah yang diperjuangan
Allah Yesus Kristus
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. memahami pengetahuan (faktual, 4. mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami pandangan Kristiani 4.1 Melakukan aktivitas yang


tentang keunikan manusia sebagai mengungkapkan rasa syukur atas
Citra Allah yang sederajat yang dirinya sebagai citra Allah yang
memiliki kemampuan dan keterbatasan sederajat yang memiliki kemampuan
dan keterbatasan

3.2 Memahami pandangan Kristiani tentang 4.2 Merencanakan berbagai aktivitas yang
peran keluarga, teman, Gereja dan mengungkapkan rasa syukur atas
masyarakat terhadap perkembangan peran keluarga, teman, Gereja dan
dirinya masyarakat terhadap perkembangan
dirinya

3.3 Memahami berbagai sifat dan sikap 4.3 Merencanakan aktivitas/kegiatan


Yesus Kristus yang patut diteladani sebagai perwujudan meneladan
seperti yang terungkap dalam Kitab berbagai sifat dan sikap Yesus Kristus
Suci dalam kehidupan sehari-hari

3.4 Memahami nilai-nilai Kerajaan Allah 4.4 Melakukan aktivitas(misalnya


yang diperjuangkan Yesus Kristus menemukan dan menuliskan ayat-ayat
sebagai dasar untuk mengembangkan Kitab Suci/menghias ayat Kitab
hidup bersama Suci/membuat motto) yang
berhubungan dengan nilai-nilai
Kerajaan Allah sebagai dasar untuk
mengembangkan hidup bersama

KELAS VIII
Kompetensi Sikap Spiritual, Kompetensi Sikap Sosial, Kompetensi Pengetahuan, dan Kompetensi Keterampilan secara
keseluruhan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:

KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL)

1. menghargai dan menghayati ajaran 2. menunjukkan perilaku jujur, disiplin,


agama yang dianutnya tanggung jawab, peduli (toleran, gotong
royong), santun, percaya diri dalam
berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam
jangkauan pergaulan dan
keberadaannya

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

1.1 bersyukur atas kehadiran Yesus 2.1 bertanggung jawab mewujudkan


Kristus yang mewartakan Kerajaan pewartaan Kerajaan Allah melalui kata-
Allah melalui sabda dan tindakan kata dan perbuatan

1.2 bersyukur atas panggilan dan 2.2 bertanggung jawab dalam menanggapi
perutusan Yesus Kristus untuk panggilan dan perutusan Yesus Kristus
mewartakan Kerajaan Allah untuk mewartakan Kerajaan Allah

1.3 bersyukur pada Allah sebagai wujud 2.3 peduli pada sesama untuk mewujudkan
penghayatan akan makna sengsara, makna sengsara, wafat, dan
wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus kebangkitan Yesus Kristus sebagai
puncak pewartaanNya

1.4 percaya akan Roh Kudus sebagai daya 2.4 santun dalam kehidupan menggereja
hidup Gereja sebagai wujud karya Roh Kudus

1.5 bersyukur atas pelayanan Gereja 2.5 peduli mewujudkan pelayanan Gereja
sebagai persekutuan yang menjadi sebagai tanda dan sarana keselamatan
tanda dan sarana keselamatan bagi bagi semua orang
semua orang

1.6 bersyukur atas sakramen inisiasi dalam 2.6 bertanggung jawab atas panggilan dan
hidup menggereja perutusan anggota Gereja sebagai
konsekuensi menerima sakramen
inisiasi

1.7 bersyukur atas sakramen tobat dan 2.7 bersikap peduli pada orang yang
sakramen pengurapan orang sakit bertobat dan orang yang sakit
sebagai tanda dan sara penyelamatan
orang berdosa dan orang sakit

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. memahami pengetahuan (faktual, 4. mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 memahami Yesus Kristus sebagai Allah 4.1 melakukan aktivitas (misalnya
yangturunkeduniauntuk menceritakan
mewartakan Kerajaan Allah melalui pengalaman/refleksi/laporan
sabda dan tindakan pengalaman) yang berkaitan dengan
keterlibatan dalam mewartakan
Kerajaan Allah melalui kata-kata dan
perbuatan

3.2memahami panggilan dan perutusan 4.2 melakukan aktivitas (misalnya


Yesus Kristus kepada murid-murid-Nya membuat refleksi/membuat laporan)
pada zaman sekarang demi yang berkaitan dengan pengalaman
mewujudkan Kerajaan Allah meksanakan panggilan dan perutusan
Yesus Kristus demi mewujudkan
Kerajaan Allah

3.3 memahami makna peristiwa sengsara, 4.3 melakukan aktivitas (misalnya


wafat dan kebangkitan Yesus Kristus membuat refleksi/menyusun
sebagai puncak pewartaan-Nya doa/puisi/ibadat) yang berkaitan
dengan makna peristiwa sengsara,
wafat dan kebangkitan Yesus Kristus
sebagai puncak pewartaanNya

3.4 memahami peran Roh Kudus pada 4.4 melakukan aktivitas (misalnya
gereja perdana dan gereja masa kini menyusun doa/ puisi/ membuat
refleksi/ibadat) yang berkaitan dengan
peran Roh Kudus pada Gereja Perdana
dan Gereja masa kini

3.5 memahami makna gereja sebagai 4.5 melakukan aktivitas (misalnya aksi
paguyuban yang melayani umat sosial/mengikuti kegiatan
beriman sebagai tanda dan sarana lingkungan/menyumbang
keselamatan bagi semua orang dana/menyusun doa) untuk
mewujudkan Gereja sebagai
persekutuan yang menjadi tanda dan
sarana keselamatan bagi semua orang

3.6 memahami ajaran gereja tentang makna 4.6 melakukan aktivitas (misalnya
dan konsekuensi sakramen inisisasi mempraktikkan/
dalam hidup menggereja mendramatisasikan/membuat produk)
yang berkaitan dengan tata cara
penerimaan sakramen inisiasi

3.7 Memahami Gereja sebagai tanda dan 4.7melakukanaktivitas(misalnya


sarana penyelamatan bagi orang mengunjungi/ mendoakan/ menyusun
berdosa dan orang sakit melalui doa) yang berkaitan dengan orang yang
sakramen Tobat dan sakramen bertobat dan orang yang sakit
Pengurapan orang sakit

KELAS IX
Kompetensi Sikap Spiritual, Kompetensi Sikap Sosial, Kompetensi Pengetahuan, dan Kompetensi Keterampilan secara
keseluruhan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa mampu:

KOMPETENSI INTI 1 (SIKAP SPIRITUAL) KOMPETENSI INTI 2 (SIKAP SOSIAL)

1. menghargai dan menghayati ajaran 2. menunjukkan perilaku jujur, disiplin,


agama yang dianutnya tanggung jawab, peduli (toleran, gotong
royong), santun, percaya diri dalam
berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam
jangkauan pergaulan dan
keberadaannya

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

1.1. Bersyukur kepada Allah yang 2.1. Bertanggung jawab dan peduli dalam
menyelamatkan sebagai wujud praktik hidup beriman kristiani sebagai
kehidupan beriman kristiani dalam tanggapan atas karya Allah yang
Gereja Katolik. menyelamatkan.

1.2.Bersyukur atas hak dan kewajiban 2.2. Bertanggung jawab dalam


sebagai umat beriman kristiani dan melaksanakan hak dan kewajiban
sebagai anggota masyarakat. sebagai umat beriman kristiani dan
sebagai anggota masyarakat

1.3. Bersyukur atas keluhuran martabat 2.3. Santun dan peduli terhadap martabat
hidup manusia luhur hidup manusia.

1.4. Bersyukur pada Allah atas ajaranNya 2.4. Jujur dan adil dalam bertindak
tentang kejujuran dan keadilan

1.5. Bersyukur atas keutuhan alam ciptaan 2.5. Peduli dan Bertanggung jawab untuk
memelihara keutuhan alam ciptaan.

1.6. Bersyukur atas persaudaraan sejati 2.6. Toleransi terhadap penganut agama
dengan penganut agama dan dan kepercayaan lain
kepercayaan lain

1.7.Bersyukur atas Sakramen Perkawinan 2.7. Peduli pada Sakramen Perkawinan dan
dan Sakramen Imamat Sakramen Imamat sebagai panggilan
hidup

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. memahami pengetahuan (faktual, 4. mengolah, menyaji, dan menalar dalam


konseptual, dan prosedural) ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

3.1. Memahami karya Allah yang 4.1. Melakukan aktivitas (misalnya


menyelamatkan dan praktik hidup mengucapkan doa syahadat/
beriman kristiani dalam Gereja Katolik. menuliskan refleksi/ menyusun doa/
mengikuti kegiatan di lingkungan) yang
berkaitan dengan praktik hidup
beriman kristiani.
3.2. Memahami ajaran Gereja dan Kitab 4.2. Melakukan aktivitas (misalnya
Suci tentang hak dan kewajiban umat membuat jurnal/ menuliskan refleksi/
beriman kristiani dan anggota merencanakan kegiatan) yang
masyarakat berkaitan dengan kegiatan dalam hidup
menggereja dan masyarakat

3.3. Memahami sikap dan pandangan 4.3. Melakukan aktivitas (misalnya


Gereja tentang keluhuran martabat menyusun doa/ menuliskan refleksi/
hidup manusia membuat slogan/ membuat aksi) yang
berkaitan dengan martabat luhur
hidup manusia.

3.4. Memahami ajaran Gereja tentang 4.4. Melakukan aktivitas (misalnya


kejujuran dan keadilan membuat motto/ menuliskan refleksi/
menyusun doa/ membuat kliping) yang
berkaitan dengan kejujuran dan
keadilan

3.5. Memahami sikap dan pandangan 4.5. Melakukan aktivitas (misaalnya


Gereja atas berbagai keprihatinan menanam pohon/ membuat biopori/
tentang keutuhan alam ciptaan dan membuat motto/ menuliskan refleksi)
usaha yang dilakukan. yang berkaitan dengan keutuhan alam
ciptaan.

3.6. Memahami ajaran Gereja tentang 4.6.Melakukan aktivitas( misalnya


persaudaraan sejati dengan penganut berkunjung ke rumah ibadah agama
agama dan kepercayaan lain lain/ menuliskan refleksi/ melakukan
wawancara pada tokoh agama) yang
berkaitan dengan persaudaraan sejati
dengan penganut agama dan
kepercayaan lain

3.7. Memahami Sakramen Perkawinan dan 4.7. Melakukan aktivitas (misalnya


Sakramen imamat sebagai panggilan menyusun doa untuk imam/
hidup menuliskan refleksi/ melakukan
wawancara) yang berkaitan dengan
sakramen perkawinan dan sakramen
imamat

KOMPEETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR BAHASA INGGRIS SMP/MTs

KELAS VII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut.


KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Mengidentifikasi fungsi sosial, 4.1 Menyusun teks interaksi interpersonal


struktur teks, dan unsur kebahasaan lisan dan tulis sangat pendek dan
teks interaksi interpersonal lisan dan sederhana yang melibatkan tindakan
tulis yang melibatkan tindakan menyapa, berpamitan, mengucapkan
menyapa, berpamitan, mengucapkan terimakasih, dan meminta maaf, dan
terimakasih, dan meminta maaf, serta menanggapinya dengan
menanggapinya, sesuai dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur
konteks penggunaannya teks, dan unsur kebahasaan yang
benar dan sesuai konteks

3.2 Mengidentifikasi fungsi sosial, 4.2 Menyusun teks interaksi transaksional


struktur teks, dan unsur kebahasaan lisan dan tulis sangat pendek dan
teks interaksi transaksional lisan dan sederhana yang melibatkan tindakan
tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi
memberi dan meminta informasi terkait jati diri, pendek dan sederhana,
terkait jati diri, pendek dan sederhana, dengan memperhatikan fungsi sosial,
sesuai dengan konteks struktur teks, dan unsur kebahasaan
penggunaannya. {Perhatikan unsur yang benar dan sesuai konteks
kebahasaan dan kosa kata terkait
hubungan keluarga; pronoun
(subjective, objective, possessive)

3.3 Mengidentifikasi fungsi sosial, 4.3 Menyusun teks interaksi transaksional


struktur teks, dan unsur kebahasaan lisan dan tulis sangat pendek dan
teks interaksi transaksional lisan dan sederhana yang melibatkan tindakan
tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi
memberi dan meminta informasi terkait nama hari, bulan, nama waktu
terkait nama hari, bulan, nama waktu dalam hari, waktu dalam bentuk
dalam hari, waktu dalam bentuk angka, tanggal, dan tahun, dengan
angka, tanggal, dan tahun, sesuai fungsi sosial, struktur teks, dan unsur
dengan konteks penggunaannya. kebahasaan yang benar dan sesuai
(Perhatikan kosa kata terkait angka konteks
kardinal dan ordinal)

3.4 Membandingkan fungsi sosial, 4.4 Teks deskriptif


struktur teks, dan unsur kebahasaan
beberapa teks deskriptif lisan dan tulis 4.4.1 Menangkap makna secara kontekstual
terkait fungsi sosial, struktur teks, dan
dengan memberi dan meminta
unsur kebahasaan teks deskriptif lisan
informasi terkait dengan deskripsi
dan tulis, sangat pendek dan
orang, binatang, dan benda, sangat
sederhana, terkait orang, binatang,
pendek dan sederhana, sesuai dengan
dan benda
konteks penggunaannya
4.4.2 Menyusun teks deskriptif lisan dan
tulis, sangat pendek dan sederhana,
terkait orang, binatang, dan benda,
dengan memperhatikan fungsi sosial,
struktur teks, dan unsur kebahasaan,
secara benar dan sesuai konteks

3.5 Menafsirkan fungsi sosial dan unsur 4.5 Menangkap makna secara kontekstual
kebahasaan dalam lirik lagu terkait terkait dengan fungsi sosial dan unsur
kehidupan remaja SMP/MTs kebahasaan lirik lagu terkait
kehidupan remaja SMP/MTs

KELAS VIII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual, yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial, yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut.


KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam


konseptual, dan prosedural) ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi, dan
tentang ilmu pengetahuan, membuat) dan ranah abstrak (menulis,
teknologi, seni, budaya terkait membaca, menghitung, menggambar,
fenomena dan kejadian tampak dan mengarang) sesuai dengan yang
mata dipelajari di sekolah dan sumber lain
yang sama dalam sudut pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Menerapkan fungsi sosial, struktur 4.1 Menyusun teks interaksi transaksional
teks, dan unsur kebahasaan teks lisan dan tulis sangat pendek dan
interaksi transaksional lisan dan sederhana yang melibatkan tindakan
tulis yang melibatkan tindakan memberi dan meminta informasi terkait
memberi dan meminta informasi keharusan, larangan, dan himbauan,
terkait keharusan, larangan, dan dengan memperhatikan fungsi sosial,
himbauan, sesuai dengan konteks struktur teks, dan unsur kebahasaan
penggunaannya (Perhatikan unsur yang benar dan sesuai konteks
kebahasaan must, should))

3.2 Membandingkan fungsi sosial, 4.2 Menyusun teks khusus dalam bentuk
struktur teks, dan unsur greeting card, sangat pendek dan
kebahasaan beberapa teks khusus sederhana, terkait hari-hari spesial
dalam bentuk greeting card, dengan dengan memperhatikan fungsi sosial,
memberi dan meminta informasi struktur teks, dan unsur kebahasaan,
terkait dengan hari-hari spesial, secara benar dan sesuai konteks
sesuai dengan konteks
penggunaannya

3.3 Membandingkan fungsi sosial, 4.3 Teks recount


struktur teks, dan unsur 43.1 Menangkap makna secara kontekstual
kebahasaan beberapa teks personal
terkait fungsi sosial, struktur teks, dan
recount lisan dan tulis dengan
unsur kebahasaan teks recount lisan
memberi dan meminta informasi
dan tulis, sangat pendek dan sederhana,
terkait pengalaman pribadi di
terkait pengalaman pribadi di waktu
waktu lampau, pendek dan
lampau (personal recount)
sederhana, sesuai dengan konteks
penggunaannya 4.3.2 Menyusun teks recount lisan dan tulis,
sangat pendek dan sederhana, terkait
pengalaman pribadi di waktu lampau
(personal recount), dengan
memperhatikan fungsi sosial, struktur
teks, dan unsur kebahasaan, secara
benar dan sesuai konteks

3.4 Menafsirkan fungsi sosial dan 4.4 Menangkap makna secara kontekstual
unsur kebahasaan lirik lagu terkait terkait fungsi sosial dan unsur
kehidupan remaja SMP/MTs kebahasaan lirik lagu terkait kehidupan
remaja SMP/MTs
KELAS IX

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Menerapkan fungsi sosial, struktur 4.1 Menyusun teks interaksi interpersonal
teks, dan unsur kebahasaan teks lisan dan tulis sangat pendek dan
interaksi interpersonal lisan dan tulis sederhana yang melibatkan tindakan
yang melibatkan tindakan menyatakan harapan, doa, dan
menyatakan harapan, doa, dan ucapan selamat atas suatu
ucapan selamat atas suatu kebahagiaan dan prestasi, dan
kebahagiaan dan prestasi, serta menanggapinya, dengan
menanggapinya, sesuai dengan memperhatikan fungsi sosial, struktur
konteks penggunaannya teks, dan unsur kebahasaan yang
benar dan sesuai konteks

3.2 Membandingkan fungsi sosial, 4.2 Menangkap makna secara kontekstual


struktur teks, dan unsur kebahasaan terkait fungsi sosial, struktur teks, dan
beberapa teks prosedur lisan dan tulis unsur kebahasaan teks prosedur lisan
dengan memberi dan meminta dan tulis, sangat pendek dan
informasi terkait resep sederhana, dalam bentuk resep dan
makanan/minuman dan manual, manual
pendek dan sederhana, sesuai dengan
konteks penggunaannya

3.3 Membandingkan fungsi sosial, 4.3 Menangkap makna secara kontekstual


struktur teks, dan unsur kebahasaan terkait fungsi sosial, struktur teks, dan
beberapa teks naratif lisan dan tulis unsur kebahasaan teks naratif, lisan
dengan memberi dan meminta dan tulis, sangat pendek dan
informasi terkait fairy tales, pendek sederhana, terkait fairy tales
dan sederhana, sesuai dengan konteks memperhatikan fungsi sosial, struktur
penggunaannya teks dan unsur kebahasaan yang
benar dan sesuai konteks

3.4 Membandingkan fungsi sosial, 4.4 Teks information report


struktur teks, dan unsur kebahasaan
4.4.1 Menangkap makna secara kontekstual
beberapa teks information report lisan
terkait fungsi sosial, struktur teks, dan
dan tulis dengan memberi dan
unsur kebahasaan teks information
meminta informasi terkait mata
report lisan dan tulis, sangat pendek
pelajaran lain di Kelas IX, pendek dan
dan sederhana, terkait topik yang
sederhana, sesuai dengan konteks
tercakup dalam mata pelajaran lain di
penggunaannya
Kelas IX
4.4.2 Menyusun teks information report lisan
dan tulis, sangat pendek dan
sederhana, terkait topik yang tercakup
dalam mata pelajaran lain di Kelas IX,
dengan memperhatikan fungsi sosial,
struktur teks, dan unsur kebahasaan,
secara benar dan sesuai konteks

3.5 Menafsirkan fungsi sosial dan unsur 4.5 Menangkap makna secara kontekstual
kebahasaan lirik lagu terkait terkait fungsi sosial dan unsur
kehidupan remaja SMP/MTs kebahasaan lirik lagu terkait
kehidupan remaja SMP/MTs

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR SENI BUDAYA SMP/MTs

KELAS VII

A. SENI RUPA

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini, yaitu
siswa mampu :

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami unsur, prinsip, teknikdan 4.1 Menggambar flora, fauna, dan alam
prosedur menggambar flora, fauna dan benda
alam benda dengan berbagai bahan

3.2 Memahami prinsip dan prosedur 4.2 Menggambar gubahan flora, fauna, dan
menggambar gubahan flora, fauna, bentuk geometrik menjadi ragam hias
dan bentuk geometrik menjadi ragam
hias

3.3 Memahami prosedur penerapan ragam hias 4.3 Membuat karya dengan berbagai motif ragam
pada bahan buatan dan alam hias pada bahan buatan dan alam

B. SENI MUSIK

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran
berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini, yaitu siswa
mampu :
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3.Memahami pengetahuan (faktual, 4.Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami konsep dasar bernyanyi 4.1 Menyanyikan lagu dengan satu suara
satu suara secara berkelompok dalam secara berkelompok dalam bentuk
bentuk unison unisono

3.2 Memahami dasar bernyanyi dengan dua 4.2 Menyanyikan lagu dengan dua suara
suara atau lebih secara berkelompok atau lebih dalam bentuk kelompok
vokal

3.3 Memahami konsep dasar permainan 4.3 Memainkan alat musik sederhana secara
alatmusik sederhana secara perorangan perorangan

3.4 Memahami konsep dasar ansamble musik 4.3. Memainkan ansamble musik sejenis dan
campuran.

C. SENI TARI

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran
berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3.Memahami pengetahuan (faktual, 4.Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami gerak tari berdasarkan 4.1 Memeragakan gerak tari berdasarkan
unsur ruang waktu dan tenaga unsur ruang waktu dan tenaga

3.2 Memahami gerak tari berdasarkan 4.2 Memeragakan gerak tari berdasarkan
ruang waktu dan tenaga sesuai ruang waktu dan tenaga sesuai
iringan iringan

3.3 Memahami gerak tari sesuai dengan 4.3 Memeragakan gerak tari sesuai dengan
level dan pola lantai level dan pola lantai

3.4 Memahami gerak tari sesuai level, dan 4.4 Memeragakan gerak tari berdasarkan
pola lantai sesuai iringan level dan pola lantai sesuai iringan

D. SENI TEATER

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4.Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami teknik dan prosedur seni 4.1 Menyusun naskah fragmen dan
peran serta menyusun naskah memeragakan adegan sesuai konsep,
fragmen. teknik dan prosedur seni peran.

3.2 Memahami konsep, perancangan 4.2 Merancang dan mementaskan


teknik, dan prosedur pementasan fragmen sesuai konsep, teknik, dan
fragmen. prosedur.

KELAS VIII

A. SENI RUPA

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini, yaitu siswa mampu:

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami unsur, prinsip, teknik, dan 4.1 Menggambar menggunakan model
prosedur menggambar menggunakan dengan berbagai bahan dan teknik
model dengan berbagai bahan berdasarkan pengamatan

3.2 Memahami prosedur menggambar 4.2 Menggambar illustrasi dengan teknik


illustrasi dengan teknik manual atau manual atau digital
digital

3.3 Memahami prosedur menggambar 4.3 Membuat poster dengan berbagai


poster dengan berbagai teknik bahan dan teknik

3.4 Memahami prosedur menggambar 4.4 Menggambar komik dengan berbagai


komik dengan berbagai teknik teknik

B. SENI MUSIK

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini, yaitu siswa mampu:

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI
DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami teknik dan gaya menyanyi 4.1 Menyanyikan lagu-lagu daerah yang
lagu-lagu daerah sesuai dengan teknik dan gayanya
sesuai dialektika atau intonasi
kedaerahan

3.2 Memahami teknik dan gaya lagu 4.2 Menyanyikan lagu-lagu daerah dengan
daerah dengan dua suara atau lebih dua suara atau lebih secara
secara berkelompok berkelompok

3.3 Memahami teknik permainan salah 4.3Memainkan salah satu alat musik
satu alat musik tradisional secara tradisional secara perorangan
perorangan

3.4 Memahami teknik permainan alat- alat 4.4 Memainkan alat-alat musik tradisional
musik tradisional secara berkelompok secara berkelompok

C. SENI TARI

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini, yaitu siswa mampu:

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI
DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami keunikan gerak tari 4.1 Memeragakan keunikan gerak tari
tradisional dengan menggunakan tradisional dengan menggunakan
unsur pendukung tari unsur pendukung tari

3.2 Memahami tari tradisional dengan 4.2 Memeragakan tari tradisional dengan
menggunakan unsur pendukung tari menggunakan unsur pendukung tari
sesuai iringan sesuai iringan

3.3 Memahami penerapan pola lantai tari 4.3 Memeragakan tari tradisional
tradisional berdasarkan unsur berdasarkan pola lantai dengan
pendukung tari sesuai iringan menggunakan unsur pendukung tari
sesuai iringan

D. SENI TEATER

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami konsep, teknik, 4.1 Menyusun naskah dan


menyusun naskah, serta prosedur meragakan gerak pantomim sesuai
dasar seni peran sesuai kaidah konsep, teknik, dan prosedur seni
pementasan pantomim. peran

3.2 Memahami perancangan dan 4.2 Merancang dan mementaskan


pementasan pantomim sesuai pantomim sesuai konsep, teknik, dan
konsep, teknik, dan prosedur. prosedur

KELAS IX

A. SENI RUPA

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini, yaitu siswa mampu:

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4.Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami unsur, prinsip, teknik, dan 4.1 Membuat karya seni lukis dengan
prosedur berkarya seni lukis dengan berbagai bahan dan teknik
berbagai bahan
3.2 Memahami prosedur berkarya seni 4.2 Membuat karya seni patung dan grafis
patung dan grafis dengan berbagai dengan berbagai bahan dan teknik
bahan dan teknik

3.3 Memahami prosedur penyelenggaraan 4.3 Menyelenggarakan pameran seni rupa


pameran karya seni rupa

B. SENI MUSIK

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini, yaitu siswa mampu:

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami teknik pengembangan 4.1 Mengembangkan ornamentasi ritmis


ornamentasi melodis dan ritmis lagu maupun melodis lagu dalam bentuk
dalam bentuk vokal solo/tunggal vokal solo/tunggal

3.2 Memahami teknik pengembangan 4.2 Mengembangkan ornamentasi ritmis


ornamentasi ritmis maupun melodis maupun melodis lagu dalam bentuk
lagu dalam bentuk kelompok voca kelompok vokal
3.3 Memahami konsep, bentuk, dan ciri-ciri 4.3 Memainkan karya-karya musik populer
musik popular dengan vokal dan atau alat musik
secara individual

3.4 Memahami pertunjukan musik popular 4.4 Menampilkan hasil pengembangan


ornamentasi ritmis maupun melodis
musikpopuler dalam bentuk
ansambel

C. SENI TARI

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini, yaitu siswa mampu:

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami keunikan gerak tari kreasi 4.1 Memeragakan keunikan gerak tari
berdasarkan unsur pendukung tari kreasi berdasarkan unsur pendukung
tari

3.2 Memahami tari kreasi dengan 4.2 Memeragakan tari kreasi dengan
menggunakan unsur pendukung tari menggunakan unsur pendukung tari
sesuai iringan sesuai iringan

3.3 Memahami penerapan pola lantai tari 4.3 Memeragakan tari kreasi berdasarkan
kreasi berdasarkan unsur pendukung pola lantai dengan menggunakan
tari sesuai iringan unsur pendukung tari sesuai iringan

D. SENI TEATER

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini, yaitu
siswa mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami konsep dan teknik 4.1 Menyusun naskah dan


menyusun naskah sesuai kaidah memeragakan adegan drama
pementasan drama musikal/operet. musikal/operet sesuai konsep, teknik
dan prosedur seni peran.

3.2 Memahami perancangan 4.2 Merancang pementasan drama


pementasan drama musikal dan musikal dan atau operet sesuai
atau operet sesuai konsep, teknik, konsep, teknik, dan prosedur.
dan prosedur.

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PRAKARYA SMP/MTs


KELAS VII

KERAJINAN

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam


konseptual, dan prosedural) ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami pengetahuan tentang 4.1 Menentukan jenis bahan dan teknik
jenis, karakter, dan teknik pengolahan serat alam dan tekstil
pengolahan serat alam dan tekstil yang sesuai dengan potensi daerah
setempat

3.2 Memahami pengetahuan tentang 4.2 Merancang, membuat, dan menyajikan


prinsip perancangan, pembuatan, produk kerajinan dari bahan serat
dan penyajian produk kerajinan dari alam dan kerajinan tekstil yang
bahan serat alam dan kerajinan kreatif dan inovatif, sesuai dengan
tekstil yang kreatif dan inovatif potensi daerah setempat

3.3 Memahami pengetahuan tentang 4.3 Menentukan jenis bahan dan teknik
jenis, karakter, dan teknik pengolahan limbah lunak yang sesuai
pengolahan kerajinan dari bahan dengan potensi daerah setempat
limbah lunak

3.4 Memahami pengetahuan tentang 4.4 Merancang, membuat, dan


prinsip perancangan, pembuatan dan menyajikan produk kerajinan dari
penyajian produk kerajinan dari bahan limbah lunak yang kreatif dan
bahan limbah lunak yang kreatif dan inovatif, sesuai dengan potensi
inovatif daerah setempat

B. REKAYASA

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam


konseptual, dan prosedural) ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami wawasan teknologi, 4.1 Membuat sketsa dan gambar teknik
keselamatan kerja, sketsa, dan dari suatu rancangan produk.
gambar teknik.

3.2 Memahami jenis, karakteristik, 4.2 Membuat produk sederhana yang


kekuatan bahan, serta peralatan menunjang aspek pengolahan dengan
kerja pengolahnya. menggunakan peralatan kerja sesuai
dengan jenis, karakteristik, dan
kekuatan bahan.

3.3 Memahami perkembangan jenis-jenis 4.3 Mencoba membuat produk sederhana


dan fungsi teknologi konstruksi. menggunakan teknologi konstruksi.

3.4 Memahami sistem, jenis, serta 4.4 Membuat produk teknologi konstruksi
karakteristik persambungan dan dengan memanfaatkan potensi yang
penguatan pada konstruksi. ada di lingkungan sekitar.

C. BUDIDAYA

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam


konseptual, dan prosedural) ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami komoditas tanaman sayuran 4.1 Menentukan komoditas tanaman


yang dapat dikembangkan sesuai sayuran yang akan dibudidayakan
kebutuhan wilayah setempat sesuai kebutuhan wilayah

3.2 Memahami tahapan budidaya tanaman 4.2 Mempraktikkan tahapan budidaya


sayuran tanaman sayuran

3.3 Memahami komoditas tanaman obat 4.3 Menentukan komoditas tanaman obat
yang dapat dikembangkan sesuai yang akan dibudidayakan sesuai
kebutuhan wilayah setempat kebutuhan wilayah

3.4 Memahami tahapan budidaya tanaman 4.4 Mempraktikkan tahapan budidaya


obat tanaman obat

D. PENGOLAHAN
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa
mampu:

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam


konseptual, dan prosedural) ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami rancangan pembuatan, 4.1 Mengolah bahan pangan buah segar
penyajian dan pengemasan bahan menjadi makanan dan minuman
pangan buah segar menjadi makanan berkasiat sesuai pengetahuan
dan minuman berkhasiat yang ada di rancangan dan bahan yang ada di
wilayah setempat wilayah setempat

3.2 Memahami rancangan pembuatan, 4.2 Mengolah, menyaji, dan mengemas


penyajian dan pengemasan bahan bahan hasil samping buah menjadi
hasil samping buah menjadi produk produk pangan yang ada di wilayah
pangan yang ada di wilayah setempat setempat

3.3 Memahami rancangan pengolahan, 4.3 Mengolah, menyaji, dan mengemas


penyajian dan pengemasan bahan bahan pangan sayuran menjadi
pangan sayuran menjadi makanan makanan dan minuman Kesehatan
dan minuman kesehatan yang ada di yang ada di wilayah setempat
wilayah setempat

3.4 Memahami rancangan pengolahan, 4.4 Mengolah, menyaji dan mengemas


penyajian, dan pengemasan bahan bahan hasil samping sayuran menjadi
hasil samping sayuran menjadi produk produk pangan yang ada di wilayah
pangan yang ada di wilayah setempat setempat
KELAS VIII

KERAJINAN

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam


konseptual, dan prosedural) ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami pengetahuan tentang 4.1 Menentukan jenis bahan dan teknik
jenis, sifat dan teknik pengolahan pengolahan bahan lunak yang sesuai
bahan lunak. dengan potensi daerah setempat.

3.2 Memahami pengetahuan tentang 4.2 Merancang pembuatan dan penyajian


prinsip perancangan, pembuatan, dan produk kerajinan dari bahan lunak
penyajian produk kerajinan dari bahan yang kreatif dan inovatif, sesuai
lunak yang kreatif dan inovatif. dengan potensi daerah setempat.

3.3 Memahami pengetahuan tentang jenis, 4.3 Menentukan jenis bahan dan teknik
karakter dan teknik pengolahan bahan pengolahan bahan limbah keras yang
limbah keras. sesuai denganpotensidaerah
setempat.

3.4 Memahami pengetahuan tentang prinsip 4.4 Merancang pembuatan, dan penyajian
perancangan, pembuatan dan penyajian produk kerajinan dari bahan limbah keras
produk kerajinan dari bahan limbah keras yang kreatif dan inovatif sesuai dengan
yang kreatif dan inovatif potensi daerah setempat

B. REKAYASA

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam


konseptual, dan prosedural) ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami perkembangan, peralatan, 4.1 Mengidentifikasi sistem teknologi


dan media pengantar teknologi informasi dan komunikasi.
informasi dan komunikasi.

3.2 Memahami penerapan jenis dan 4.2 Membuat produk teknologi informasi
karakteristik, teknologi informasi dan dan komunikasi dengan menggunakan
komunikasi. bahan-bahanyangtersediadi
sekitarnya.

3.3 Memahami sumber dan permasalahan 4.3 Membuat sistem penjernih air.
air serta perkembangan peralatan
penjernih air.

3.4 Memahami penerapan system 4.4Membuat alat penjernih air dengan


penyaringan air alami dan buatan. memanfaatkan potensi yang ada di
lingkungan sekitar.
C. BUDIDAYA

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam


konseptual, dan prosedural) ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami komoditas ternak 4.1 Menentukan komoditas ternak


kesayangan yang dapat dikembangkan kesayangan yang dapat dikembangkan
sesuai kebutuhan wilayah setempat sesuai kebutuhan wilayah setempat

3.2 Memahami tahapan budidaya ternak 4.2 Mempraktikkan tahapan budidaya


kesayangan ternak kesayangan

3.3 Memahami komoditas satwa harapan 4.3 Menentukan komoditas satwa harapan
yang dapat dikembangkan sesuai yang dapat dikembangkan sesuai
kebutuhan wilayah setempat kebutuhan wilayah setempat

3.4 Memahami tahapan budidaya satwa 4.4 Mempraktikkan budidaya satwa


harapan harapan

D. PENGOLAHAN
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam


konseptual, dan prosedural) ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Menganalisis rancangan pembuatan, 4.1 Mengolah, menyaji dan mengemas


penyajian dan pengemasan bahan bahan pangan serealia, kacang-
pangan serealia, kacang-kacangan dan kacangan dan umbi yang ada di
umbi menjadi makanan dan atau wilayah setempat menjadi makanan
minuman yang ada wilayah setempat dan atau minuman sesuai rancangan

3.2 Menganalisis rancangan pembuatan, 4.2 Mengolah, menyaji dan mengemas


penyajian, dan pengemasan bahan bahan pangan serealia, kacang-
pangan serealia, kacang-kacangan, kacangan dan umbi yang ada di
dan umbi yang ada di wilayah wilayah setempat menjadi bahan
setempat menjadi produk pangan pangan setengah jadi
setengah jadi

3.3 Menganalisis rancangan pembuatan, 4.3 Mengolah, menyaji dan mengemas


penyajian, dan pengemasan bahan bahan pangan setengah jadi dari
pangan setengah jadi dari bahan bahan serealia, kacang-kacangan, dan
serealia, kacang-kacangan, dan umbi umbi yang ada di wilayah setempat
yang ada di wilayah setempat menjadi menjadi produk pangan jadi siap
produk pangan jadi siap konsumsi
3.4 Memahami rancangan pembuatan, 4.4 Membuat, menyaji dan mengemas
penyajian dan pengemasan bahan bahan hasil samping pengolahan
hasil samping pengolahan serealia, serealia, kacang-kacangan dan umbi
kacang-kacangan dan umbi menjadi menjadi produk pangan yang ada
produk pangan yang ada wilayah wilayah setempat
setempat

KELAS IX

KERAJINAN

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam


pengetahuan (faktual, konseptual, dan ranah konkret (menggunakan,
prosedural) berdasarkan rasa ingin mengurai, merangkai, memodifikasi,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan membuat) dan ranah abstrak
teknologi, seni, budaya terkait (menulis, membaca, menghitung,
fenomena dan kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami pengetahuan tentang jenis, 4.1 Menentukan jenis bahan dan teknik
karakter, dan teknik pengolahan pengolahan bahan keras yang sesuai
bahan keras. dengan potensi daerah setempat.

3.2 Menganalisis prinsip perancangan, 4.2 Merancang, membuat, dan


pembuatan, dan penyajian produk menyajikan produk kerajinan dari
kerajinan dari bahan keras yang bahan keras yang kreatif dan inovatif
kreatif dan inovatif. sesuai dengan potensi daerah
setempat.

3.3 Memahami pengetahuan tentang jenis, 4.3 Menentukan jenis bahan dan teknik
karakter, dan teknik pengolahan pengolahan bahan bahan berbasis
bahan berbasis media campuran. media campuran yang sesuai dengan
potensi daerah setempat.

3.4 Memahami pengetahuan tentang prinsip 4.4 Merancang, membuat, dan menyajikan
perancangan, pembuatan dan penyajian produk kerajinan dari bahan bahan berbasis
produk kerajinan dari bahan bahan berbasis media campuran yang kreatif dan inovatif,
media campuran yang kreatif dan inovatif sesuai dengan potensi daerah setempat

B. REKAYASA

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam


pengetahuan (faktual, konseptual, dan ranah konkret (menggunakan,
prosedural) berdasarkan rasa ingin mengurai, merangkai, memodifikasi,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan membuat) dan ranah abstrak
teknologi, seni, budaya terkait (menulis, membaca, menghitung,
fenomena dan kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Menganalisis prinsip kelistrikan listrik 4.1 Membuat desain konstruksi sistem
rumah tangga. instalasi listrik rumah tangga.

3.2 Menganalisis sistem instalasi listrik 4.2 Membuat sistem instalasi listrik rumah
rumah tangga. tangga.

3.3 Menganalisis dasar-dasar sistem 4.3 Memanipulasi sistem pengendali.


elektronika analog, elektronika digital,
dan sistem pengendali.

3.4 Menganalisis penerapan sistem 4.4 Membuat alat pengendali elektronik.


pengendali elektronik.

C. BUDIDAYA

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam


pengetahuan (faktual, konseptual, dan ranah konkret (menggunakan,
prosedural) berdasarkan rasa ingin mengurai, merangkai, memodifikasi,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan membuat) dan ranah abstrak
teknologi, seni, budaya terkait (menulis, membaca, menghitung,
fenomena dan kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami komoditas ikan konsumsi 4.1 Menentukan komoditas ikan konsumsi
yang dapat dikembangkan sesuai yang dapat dikembangkan sesuai
kebutuhan wilayah setempat kebutuhan wilayah setempat

3.2 Memahami tahapan budidaya 4.2 Mempraktikkan budidaya (pembesaran)


(pembesaran) ikan konsumsi ikan konsumsi

3.3 memahami komoditas ikan hias yang 4.3 menentukan komoditas ikan hias yang
dapat dikembangkan sesuai dapat dikembangkan sesuai
kebutuhan wilayah setempat kebutuhan wilayah setempat

3.4 Memahami tahapan budidaya 4.4. Mempraktikkan budidaya (pembesaran)


(pembesaran) ikan hias ikan hias
D. PENGOLAHAN

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah “Menunjukan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi siswa.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
siswa lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut, yaitu siswa
mampu:
KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami dan menerapkan 4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam


pengetahuan (faktual, konseptual, dan ranah konkret (menggunakan,
prosedural) berdasarkan rasa ingin mengurai, merangkai, memodifikasi,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, dan membuat) dan ranah abstrak
teknologi, seni, budaya terkait (menulis, membaca, menghitung,
fenomena dan kejadian tampak mata menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 Memahami pengetahuan tentang prinsip 4.1 Mengolah bahan pangan hasil
perancangan, pembuatan, penyajian, peternakan dan perikanan yang ada di
dan pengemasan hasil peternakan wilayah setempat menjadi makanan
dan perikanan menjadi makanan yang serta menyajikan atau melakukan
ada di wilayah setempat pengemasan

3.2 Menganalisis prinsip perancangan, 4.2 Membuat bahan pangan setengah jadi
pembuatan, penyajian, dan dari bahan pangan hasil peternakan
pengemasan bahan pangan hasil dan perikanan yang ada di wilayah
peternakan dan perikanan menjadi setempat serta menyajikan atau
produk pangan setengah jadi yang ada melakukan pengemasan
di wilayah setempat

3.3 Menganalisis prinsip perancangan, 4.3 Membuat bahan pangan setengah jadi dari hasil
pembuatan, penyajian, dan pengemasan bahan peternakan dan perikanan menjadi produk
pangan setengah jadi dari hasil peternakan pangan jadi siap konsumsi serta menyajikan
dan perikanan menjadi produk pangan jadi atau melakukan pengemasan
siap konsumsi yang ada di wilayah setempat

3.4 Menganalisis rancangan pembuatan, 4.4 Mengolah bahan hasil samping dari
penyajian, dan pengemasan bahan pengolahan hasil petrnakan atau
hasil samping dari pengolahan hasil perikanan.
peternakan atau perikanan.

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR INFORMATIKA SMP/MTs

KELAS VII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.


KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah


konseptual, dan prosedural) berdasarkan konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, memodifikasi, dan membuat) dan ranah
seni, budaya terkait fenomena dan kejadian abstrak (menulis, membaca,menghitung,
tampak mata. menggambar, dan mengarang) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang
sama dalam sudut pandang/teori.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

Teknologi Informasi dan Komunikasi

3.1. Mengenal peranti elektronik (HP, 4.1. Memanfaatkan peranti elektronik (HP,
tablet, atau laptop) yang ada dan tablet, atau laptop) yang ada dan fitur
fitur dasarnya. dasarnya.

3.2. Mengenal fitur dasar aplikasi 4.2. Memanfaatkan fitur dasar aplikasi
pemroses teks, pemroses lembar pemroses teks, pemroses lembar kerja
kerja dan presentasi. dan presentasi.

Teknik Komputer
3.3. Mengenal bagaimana perangkat keras, 4.3.1.Menghidupkan, memakai dan mematikan
System operasi dan aplikasi berfungsi. piranti yang tersedia sesuai praktik baik.

4.3.2. Menjelaskan bermacam-macam


Interaksi pengguna dengan piranti melalui
antar muka standar.

Analisis Data

3.4.1. .Mengenal data berupa teks, angka 4.4.1. Merancang dan membuat sebuah
dan hasil perhitungan rumus yang lembar kerja yang mengandung data,
dibuat dan disimpan dengan rumus dan hasil pemakaian beberapa
menggunakan aplikasi lembar kerja. fungsi untuk menyelesaikan suatu
kasus.
3.4.2. Mengenal konsep penyimpanan dan
tampilan data, dan perbedaan format 4.4.2. Menginterpretasi data dari sebuah
penulisan dibandingkan dengan lembar kerja.
format penyimpanan data.

Algoritma dan Pemrograman

3.5. Mengenal sebuah lingkungan 4.5.1. Olah pikir (thinkering), meniru (menulis
pemrograman visual serta ulang), mengamati dan/atau mengikuti
memahami objek-objek yang dapat sebuah tutorial, untuk membuat
diprogram dan perintah/instruksi program visual sederhana.
dalam lingkungan tersebut.
4.5.2. Membuat karya kreatif dengan
melakukan kegiatan pemrograman
visual.

Dampak Sosial Informatika

3.6. Memahami makna kolaborasi dalam 4.6. Berkolaborasi dalam mengerjakan tugas
masyarakat digital. kelompok untuk menghasilkan suatu
artefak komputasional.

Berpikir Komputasional

3.7. (*) 4.7. Menerapkan berpikir komputasional


(Computational Thinking) untuk
menyelesaikan persoalan yang
memerlukan struktur data deret,
himpunan, tumpukan, antrian, dan
memahami algoritma, "robot" dan agen
pemroses informasi.

Praktika Informatika Lintas Bidang

3.8. Memahami pendekatan ilmiah dan 4.8.1. Menumbuhkan budaya komputasi yang
proses rekayasa. inklusif.
4.8.2. Berkolaborasi menciptakan karya informatika
4.8.3. Mengenali dan mendefinisikan persoalan
yang solusinya dapat didukung komputer
4.8.4. Mengembangkan dan menggunakan
abstraksi,
4. 8.5. Menciptakan artefak komputasional,
4.8.5. Menciptakan artefak komputasional,
4.8.6. Melakukan tes dan penyempurnaan
artefak komputasional.
4.8.7. Berkomunikasi (presentasi,
menjelaskan, tentang

berinteraksi)
komputasi.
Keterangan:

Kompetensi Dasar Pengetahuan terintegrasi dalam Kompetensi Dasar Keterampilan.

KELAS VIII

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect
teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik
mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.


KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji


konseptual, dan prosedural) dalam ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata. menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

Teknik Komputer

3.1. Memahami fungsi sistem komputer 4.1.1. Menjelaskan mekanisme di dalam


(perangkat keras dan sistem operasi) sistem komputer.
yang memungkinkannya untuk 4.1.2 Menjelaskan bagaimana data
menerima input, menyimpan,
disimpan dan diproses oleh unit
memproses data dan menghasilkan
pengolahan logika dan aritmatika.
output sesuai dengan spesifikasinya.

Jaringan Komputer dan Internet

4.2 Melakukan koneksi perangkat ke


3.2.1 Mengenal nternet dan jaringan
jaringan lokal maupun internet.
lokal, serta komunikasi data via HP
(komunikasi).
3.2.2 Mengenal konektivitas internet

melalui jaringan kabel dan nirkabel


(bluetooth, wifi, broadband).
3.2.3 Mengenal enkripsi sebagai salah
satu cara untuk memproteksi data,
merahasiakan, dan membatasi akses
terhadap yang tak berhak.
Algoritma dan Pemrograman

3.3. Memahami proses pengembangan 4.3. Mengimplementasi karya kreatif


program visual yang lebih besar dan dalam bentuk program blok/visual
kompleks berdasarkan pengalaman dengan fitur yang lebih kompleks
pemrograman yang sudah diperoleh dengan menggunakan lingkungan
di kelas VII, dengan tingkat kesulitan pemrograman yang telah dikenal pada
program semakin meningkat. kelas VII.

Dampak Sosial Informatika

3.4. Mengenal perkembangan komputer, 4.4. Memakai media sosial dengan baik,
teknologi komunikasi, dan media dengan memperhatikan privacy dan
sosial serta dampaknya dalam hak orang lain.
kehidupan sehari-hari.

Berpikir Komputasional

3.5 (*) 4.5. Menerapkan berpikir komputasional


untuk persoalan yang lebih kompleks
dari sebelumnya mengandung
gabungan berbagai struktur data
(himpunan, tumpukan, antrian, graf/
jejaring, deret dengan pola kompleks).

Praktika Informatika Lintas Bidang

3.6 Memahami pendekatan ilmiah dan 4.6.1. Menumbuhkan budaya komputasi


proses rekayasa. yang inklusif.
4.6.2 Berkolaborasi menciptakan karya
informatika.
4.6.3 Mengenali dan mendefinisikan
persoalan yang solusinya dapat
didukung komputer.
4.6.4 Mengembangkan dan menggunakan
abstraksi.
4.6.5 Menciptakan artefak komputasional.
4.6.6 Melakukan tes dan penyempurnaan
artefak komputasional.
4.6.7 Berkomunikasi (presentasi,
menjelaskan, berinteraksi) tentang
komputasi.

Keterangan:

Kompetensi Dasar Pengetahuan terintegrasi dalam Kompetensi Dasar Keterampilan.

KELAS IX

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual,
sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses
pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.

Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghargai dan menghayati ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya”.
Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu
keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran
serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran


berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter
peserta didik lebih lanjut.

Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan sebagai berikut ini.


KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami pengetahuan (faktual, 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam


konseptual, dan prosedural) ranah konkret (menggunakan,
berdasarkan rasa ingin tahunya mengurai, merangkai, memodifikasi,
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, dan membuat) dan ranah abstrak
seni, budaya terkait fenomena dan (menulis, membaca, menghitung,
kejadian tampak mata. menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

Teknologi Informasi dan Komunikasi


3.1. Mengenal fitur lanjut browser untuk 4.1. Melakukan pencarian informasi,
pencarian dengan kata kunci dan memilah dan memilih informasi yang
kriteria yang lebih kompleks. relevan, serta mempersempit hasil
pencarian.

3.2. Mengenal fitur aplikasi CMS (Content 4.2. Membuat blog untuk menunjang
Management System, pengelola aktivitas siswa, contohnya membuat
konten web, sedapat mungkin yang logbook kegiatan terkait sekolah.
berupa freeware), dan pemakaiannya
untuk membuat blog.

Analisis Data

3.3.1. Memahami berbagai tipe data 4.3. Studi Kasus pengolahan data yang

dalam aplikasi perkantoran : teks, membutuhkan pengolahan kompleks


data numerik, gambar, dan format dengan menggunakan aplikasi
file aplikasi perkantoran. perkantoran sebagai tools.
3.3.2. Memahami pengolahan data
menggunakan fitur lanjut aplikasi
perkantoran terkait data: filter,
pengelompokan, memproses dengan
kondisi, membuat rumus kompleks.

Algoritma dan Pemrograman

3.4. Memahami perlunya melakukan 4.4. Mengimplementasikan sebuah program


dekomposisi sebuah program besar yang memakai atau mengandung sub-
atau kompleks menjadi beberapa program (prosedur, fungsi), yang
subprogram (modul). mungkin dalam bentuk library atau
modul siap pakai.

3.5. Memahami persoalan komputasi yang 4.5. Mengembangkan program sebagai solusi
besar atau kompleks sehingga perlu dari pemecahan persoalan dan
mengusulkan solusi terstruktur. membuktikan bahwa solusi memenuhi
kebutuhan yang disyaratkan, dapat ,
memanfaatkan kit edukasi murah yang
tersedia di pasaran.

Dampak Sosial Informatika

3.6. Memahami untung/rugi serta 4.6. Memilah kelayakan informasi untuk


dampak positif/negatif jika informasi dipublikasi, dan hanya mempublikasi
menjadi publik, atau private. informasi publik yang patut.

Berpikir Komputasional

3.7. (*) 4.7. Menerapkan berpikir komputasional


untuk persoalan yang mengandung
gabungan berbagai struktur data
(himpunan, tumpukan, antrian, graf/
jejaring, deret dengan pola kompleks),
dan mengusulkan lebih dari satu solusi.

Praktika Informatika Lintas Bidang

3.8. Memahami pendekatan ilmiah dan 4.8.1. Menumbuhkan budaya komputasi


proses rekayasa. yang inklusif.
4.8.2. Berkolaborasi menciptakan karya
informatika.
4.8.3. Mengenali dan mendefinisikan
persoalan yang solusinya dapat
didukung komputer.
4.8.4. Mengembangkan dan menggunakan
abstraksi.

4.8.5. Menciptakan artefak komputasional.


4.8.6. Melakukan tes dan penyempurnaan
artefak komputasional.
4.8.7. Berkomunikasi (

KEPALA BADAN PENELITIAN DAN


PENGEMBANGAN DAN PERBUKUAN,

TTD.

TOTOK SUPRAYITNO
NIP 196010051986031005

Salinan sesuai dengan aslinya,

Koordinator Hukum, Tata Laksana, dan


Kepegawaian
Sekretariat Badan Penelitian dan
dan Pcrbukuan
5endidikan dan Kebudayaan,

man
1983031001