Anda di halaman 1dari 9

Cerpen Bahasa Inggris dan Terjemahnya

21 December 2020 by Imam Khanafi

Cerpen atau Cerita Pendek (Short Story) adalah jenis karya sastra yang berbentuk prosa naratif. Cerita
pendek memberikan komposisi cerita yang cukup padat dan langsung pada tujuan akhir ceritanya.
Banyak jenis tema yang bisa dipilih untuk dijadikan cerpen, diantaranya,

Cerpen Bahasa Inggris

Contents [hide]

1 Cerpen Bahasa Inggris Tentang Persahabatan dan Artinya

1.1 The Lion and The Mouse

1.2 The Four Friends

2 Cerpen Bahasa Inggris Tentang Sekolah dan Artinya

3 Cerpen Bahasa Inggris Tentang Cinta dan Artinya

Cerpen Bahasa Inggris Tentang Persahabatan dan Artinya

Cerpen bahasa Inggris tentang persahabatan biasanya cocok untuk anak-anak atau remaja. Masa anak-
anak dan remaja adalah fase dimana seseorang mulai berimajinasi dan menentukan mana yang baik dan
buruk. Oleh karena itu, kumpulan cerita persahabatan untuk anak biasanya diilustrasikan dalam bentuk
cerita binatang atau dengan tokoh manusia seusia mereka. Terlebih lagi tema dan isi cerita tentang
pertemanan dan sahabat ebnar-benar diunggulkan dalam keseluruhan cerpen. Cerpen dengan tema ini
mengajarkan kita untuk selalu bersikap saling meghargai, tolong-menolong, dan peduli kepada teman
demi menjaga hubungan persahabatan. Berikut adalah beberapa kumpulan cerita tentang persahabatan
beserta artinya.

Cerpen Tentang Persahabatan

The Lion and The Mouse


One day a lion was sleeping in his den. A mouse was also playing nearby. By chance a mouse ran over
the lion. This made the lion wake up. The lion caught the mouse. He was ready to kill it.

‘Please do not kill me,’ said the mouse. ‘I am a tiny creature. Please save me.’

The lion felt pity for the mouse. He smiled and let the mouse go.

A few days after, the lion was walking in a jungle. He found himself caught in a hunter’s net. He roared
and rolled to get out of the net. But he failed.

The mouse heard the roar. It at once ran to the lion and said, ‘Please don’t roar. I’ll on set you free.’

It cut through the net and set the lion free.

Lesson: sometimes the smallest of friends can make a biggest impact in your life. The good you do for
those small friends will come back when you badly need support.

Terjemah

Singa dan Tikus

Suatu hari seekor singa sedang tidur di sarangnya. Seekor tikus juga sedang bermain di dekatnya. Secara
tidak sengaja, sang tikus menabrak singa sehingga membuatnya terbangun. Singa menangkap tikus itu
dan ia siap membunuhnya.

“Tolong jangan bunuh aku,” kata si tikus. ‘Aku adalah makhluk kecil. Tolong bebaskan aku.’
Singa merasa kasihan pada tikus itu. Kemudian ia tersenyum dan membiarkan tikus itu pergi.

Beberapa hari kemudian, sang singa sedang berjalan di hutan. Dia tiba tiba terperangkap dalam jaring
pemburu. Dia meraung dan berguling untuk keluar dari jaring namun ia gagal melakukannya.

Tikus mendengar deruan singa yang membuatnya langsung berlari ke singa dan berkata, “Tolong jangan
mengaum. Aku akan membebaskanmu. “

Ia memotong jaring dan sang singa pun bebas.

Moral: Terkadang teman-teman yang kita remehkan dapat membuat dampak terbesar dalam hidup kita.
Kebaikan yang kita lakukan untuk teman-teman akan kembali ketika kita sangat membutuhkan bantuan
dan dukungan.

A True Friend

Tom and John were two friends. One day they were passing through a dense forest. John said, “Friend, I
am afraid there are wild beasts in this forest. What will we do if a wild beast attacks us?”

“Don’t be afraid, John,” said Tom, “I shall stand by your side if any danger comes. We shall fight together
and save ourselves.” Thus talking they went on their journey.

But suddenly they saw a bear coming towards them. Tom at once got up the nearest tree. He did not
think what his friend would do.

John did not know how to climb a tree. He had no way of escape. He was helpless. But soon he took a
plan. He fell flat on the ground like a dead man.
The bear came up to John. It smelt his nose, ears and eyes. It took him to be dead and went away. Then
Tom came down from the tree. He said to John, “What did the bear whisper in your ear?”

John said, “The bear told me not to trust a friend who leaves his friend in danger.”

Lesson: An insincere and evil friend is more to be feared than a wild beast; as a wild beast can harm your
body, but an evil friend can wound your soul.

Terjemah

Kawan Sejati

Tom dan John adalah teman baik. Suatu hari mereka melewati hutan lebat. John berkata, “Sobat, saya
khawatir ada binatang buas di hutan ini. Apa yang akan kita lakukan jika binatang buas menyerang kita?

“Jangan takut, John,” kata Tom, “aku akan berdiri di sisimu jika ada bahaya. Kita akan berjuang bersama
dan menyelamatkan diri kita sendiri. ”Demikianlah pembicaraan mereka melanjutkan perjalanan
mereka.

Tapi tiba-tiba mereka bertemu beruang di hutan dan ia datang ke arah mereka. Tom segera memanjat
pohon terdekat untuk melarikan diri. Dia tidak memikirkan apa yang akan dilakukan temannya.

John tidak tahu bagaimana memanjat pohon. Dia tidak punya cara untuk melarikan diri. Dia tidak
berdaya. Namun dia mengambil rencana lain. Dia pura pura jatuh di tanah seperti orang mati.

Beruang itu menghampiri John. Kemudian beruang itu mencium hidung, telinga, dan mata John. Dia
mengira John sudah mati dan kemudian beranjak pergi.
Lalu Tom turun dari pohon. Dia berkata kepada John, “Apa yang dibisikkan beruang itu di telingamu?”

John berkata, “Beruang itu memberitahuku untuk tidak mempercayai seorang teman yang
meninggalkan temannya dalam bahaya.”

Moral: Teman yang tidak tulus dan jahat lebih ditakuti daripada binatang buas; binatang buas memang
dapat membahayakan tubuh kita, teman jahat dapat melukai jiwa Kita.

The Four Friends

Once upon a time, a deer, a crow, a mouse and a turtle were great friends. One day the deer went out
to graze. He was caught in a hunter net. This is what makes the deer did not return to his friends.

The mouse said to the crow, ‘Will you fly over the trees and find the deer? Then fly back to us and tell us
where he is.’ The crow flew away. He came back after half an hour. He said, ‘Our friend, the deer is in
the hunter’s net.’

‘What shall we do’? said the mouse and the turtle. ‘I will take mouse on my back,’ said the crow. ‘He will
bite through the net and set the deer free.’

‘Yes,’ said the mouse. I will do that.’

‘And I will walk to the deer,’ said the turtle. The crow took the mouse on his back and flew with him to
the deer.

The mouse bit through the net so that deer was free. The turtle managed to see them all and they were
very happy together.

Terjemah
Empat Sekawan

Pada suatu hari ada empat sekawan yang berteman baik, yaitu seekor rusa, burung gagak, tikus, dan
kura-kura.

Suatu hari rusa keluar untuk mencari makan rumput. Dia tiba tiba ditangkap di jaring pemburu. Inilah
yang membuat si rusa tidak kembali ke teman-temannya.

Tikus berkata kepada burung gagak, “Maukah kamu terbang di atas pohon dan menemukan rusa?
Kemudian kembali ke kami dan beri tahu kami di mana dia. “

Burung gagak bergegas mencari rusa. Dia kembali setelah setengah jam. Dia berkata, “Teman kita, rusa,
ada di jaring pemburu.”

‘Apa yang harus kita lakukan’? kata tikus dan kura-kura.

“Aku akan membawa tikus di punggungku,” kata gagak. “Dia akan menggigit jaring dan membebaskan
rusa.”

“Ya,” kata tikus. Aku akan melakukannya.’

“Dan aku akan berjalan ke rusa,” kata kura-kura. Burung gagak bersama tikus di punggungnya terbang
untuk menyelamatkan Rusa.

Tikus menggigit jaring-jaring jebakan dan Rusa itu bebas. Si kura-kura berhasil bertemu dengan mereka
dan sangat senang karena bisa berkumpul lagi.

The Two Men


A voyaging ship was wrecked during a storm at sea and only two of the men on it were able to swim to a
small, desert like island.

The two survivors who have been a good friends, not knowing what else to do, agreed that they had no
other recourse but to pray to God. However, to find out whose prayer was more powerful, they agreed
to divide the territory between them and stay on opposite sides of the island.

The first thing they prayed for was food. The next morning, the first man saw a fruit-bearing tree on his
side of the land, and he was able to eat its fruit. The other man’s parcel of land remained barren.

After a week, the first man was lonely and he decided to pray for a wife. The next day, another ship was
wrecked, and the only survivor was a woman who swam to his side of the land. On the other side of the
island, there was nothing.

Soon the first man prayed for a house, clothes, more food. The next day, like magic, all of these were
given to him. However, the second man still had nothing.

Finally, the first man prayed for a ship, so that he and his wife could leave the island. In the morning, he
found a ship docked at his side of the island. The first man boarded the ship with his wife and decided to
leave the second man on the island.

He considered the other man unworthy to receive God’s blessings, since none of his prayers had been
answered.

As the ship was about to leave, the first man heard a voice from heaven booming, “Why are you leaving
your companion on the island?”

“My blessings are mine alone, since I was the one who prayed for them,” the first man answered. “His
prayers were all unanswered and so he does not deserve anything.”
“You are mistaken!” the voice rebuked him. “He had only one prayer, which I answered. If not for that,
you would not have received any of my blessings.”

“Tell me,” the first man asked the voice, “What did he pray for that I should owe him anything?”

“He prayed that all your prayers be answered “

Lesson: for all we know, our blessings are not the fruits of our prayers alone, but those of another
praying for us. Value your friends, don’t leave your loved ones behind.

Terjemah

Dua Lelaki

Sebuah kapal pesiar hancur saat badai di laut dan hanya dua orang yang selamat dan mereka berenang
ke pulau kecil nan gersang seperti gurun.

Dua orang yang selamat yang telah menjadi teman baik, tidak tahu harus berbuat apa lagi, dan
kemudian setuju bahwa mereka tidak memiliki jalan lain selain berdoa kepada Tuhan. Namun, untuk
mengetahui doa siapa yang lebih kuat, mereka sepakat untuk membagi wilayah di antara mereka dan
tinggal di sisi yang berlawanan dari pulau itu.

Hal pertama yang mereka doakan adalah makanan. Pagi berikutnya, lelaki pertama melihat pohon
berbuah di sisinya, dan dia bisa memakan buahnya. Tanah milik lelaki kedua tetap kering dan tidak
subur.

Setelah seminggu, lelaki pertama merasa kesepian dan dia memutuskan untuk berdoa untuk seorang
istri. Keesokan harinya, kapal lain tenggelam, dan satu-satunya yang selamat adalah seorang wanita
yang berenang ke pulau tersebut. Di sisi lain pulau itu, tidak ada apa-apa yang ditemukan.
Segera pria pertama berdoa untuk sebuah rumah, pakaian, dan lebih banyak makanan. Keesokan
harinya, seperti sihir, semua ini ia dapatkan. Namun, lelaki kedua masih belum memiliki apa-apa.

Akhirnya, lelaki pertama berdoa untuk sebuah kapal, sehingga dia dan istrinya bisa meninggalkan pulau
itu. Di pagi hari, dia menemukan sebuah kapal berlabuh di sisi pulau. Laki-laki pertama naik kapal
bersama istrinya dan memutuskan untuk meninggalkan lelaki kedua di pulau itu.

Dia menganggap lelaki kedia tidak layak untuk menerima berkat Tuhan, karena tidak ada doanya yang
dijawab.

Ketika kapal hendak pergi, pria pertama mendengar suara dari surga yang menggelegar, “Mengapa
kamu meninggalkan temanmu di pulau?”

“Berkah saya adalah milik saya sendiri, karena saya adalah orang yang berdoa untuk semua ini,” jawab
pria pertama. “Doa-doanya semua tidak dijawab sehingga ia tidak pantas mendapatkan apa pun.”

“Kamu salah!” Suara itu menegurnya. “Dia hanya punya satu doa, yang saya jawab. Jika bukan karena
itu, kamu tidak akan menerima berkah saya. ”

“Katakan padaku,” lelaki pertama bertanya pada suara itu, “Apa yang dia doakan agar aku harus
berutang budi padanya?”

“Dia berdoa agar semua doamu terkabul”

Moral: Yang kita tahu, berkah kita bukanlah buah dari doa kita saja, tetapi berkat orang lain yang
mendoakan kita (Doa Jemaat). Hargai temanmu dan jangan tinggalkan orang yang kamu cintai.