Anda di halaman 1dari 2

Soal Geotek

1. Berikut merupakan syarat untuk terjadinya Longsoran bidang, kecuali


A. Bidang Lemah memiliki Strike Searah dengan Strike lereng
B. Bidang Release menjadi pembatas di kanan kiri blok yang menggelincir
C. Kemiringan Lereng < sudut gesek dalam ; Kemiringan Bidang gelincir < Sudut gesek
dalam
D. jejak bagian bawah bidang lemah yang menjadi bidang gelincir harus muncul di muka
lereng, dengan kata lain kemiringan bidang gelincir lebih kecil daripada kemiringan
lereng
E. Galat Maksimal untuk strike bidang gelincir dan strike lereng adalah 20 o
2. Diketahui sebuah lereng batuan dengan posisi muka lereng N 045 0E/500S dan tinggi (h) 60m.
Pada lereng tersebut dijumpai bidang lemah yang bisa menyebabkan terjadinya longsoran
bidang. Posisi bidang tersebut terukur dengan kompas adalah N 045 0E/350S. Di belakang
crest lereng ternyata berkembang rekahan tarik sedalam 14m. Dari data laboratorium
diperoleh bahwa γ batuan = 2.6 t/m 3, sedangkan parameter kuat geser bidang lemah adalah
ø=300 dan c=11 t/m2. bila terjadi hujan lebat sehingga rekahan tarik penuih terisi oleh air
(γw=1 t/m3 ) dan di daerah tersebut sering terjadi gempa dengan α=0.08g, mantapkah lereng
tersebut?
cA+{W (cos ψ p−α sin ψ p )−U −V sinψ p }tan φ
F=
W (sin ψ p +α cosψ p )+V cos ψ p
A. 1,231
B. 0,892
C. 1,102
D. 1,304
E. 1,009
3. Persyaratan umum terjadi longsoran baji adalah
A. Terdapat dua bidang lemah atau lebih yang membentuk baji dan arahnya berlawanan
dengan arah strike lereng
B. Sudut geser dalam lebih kecil dibandingkan sudut yang dibentuk oleh bidang baji
C. Sudut Geser dalam lebih kecil dibandingkan dengan sudut lereng yang terbentuk
D. Kondisi tanah atau batuan memiliki banyak kekar
E. Tidak ada yang benar
4.
Gambar diatas merupakan salah satu jenis perkuatan lereng yaitu
A. Tembok Penahan
B. Bronjong
C. Dinding penopang isian batu
D. Wiremesh
E. Retaining Wall