Anda di halaman 1dari 7

Apotek Amanah Farma

Rencana Usaha : Apotek Amanah Farma

1. Persyaratan : SIA, SIPA, Ass Apt, IMB, SLF, Akta Notaris


PT amanah sehat sejahtera adalah perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan. Yang di
dalam nya terdiri dari usaha klinik, apotek, labolatorium, in house klinik, dan mcu.
2. Dana : ± 80.000.000
- Belanja Obat
- Etalase
- Rolling door
- Atk
- Biaya termasuk untuk Akta Notaris, SIPA setahun, SLF dan IMB
3. Lokasi : Depan Klinik amanah bunda medika

PROFIL APOTEK AMANAH FARMA


VISI

Menjadi Apotek pilihan masyarakat untuk kesehatan diri dan keluarga

MISI

Menyediakan pilihan obat yang komplit, setiap saat, dengan harga yang sama pagi-siang-
malam dan hari libur.

BAB I

PENDAHULUAN
 

A. LATAR BELAKANG

Setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, bertujuanuntuk mewujudkan derajat
kesehatan yang optimal bagi masyarakat yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu, dan
berkesinambungan. Salah satu realisasi pembangunan dibidang farmasi oleh pemerintah dan swasta
adalah dengan menyediakan sarana pelayanan kesehatan salah satunya adalah apotek.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2009,dinyatakan bahwa apotek
adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukan praktek kefarmasian oleh apoteker. Hal ini
semakin menegaskan berubahnya paradigma farmasi dari yang berorientasi obat (drug oriented)
menjadi berorientasi pasien (patient  oriented) sehingga diperlukan perubahan dalam praktek pelayanan
kefarmasian di apotek saat ini. Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No.1332/Menkes/SK/X/2003,
definisi apotek adalah tempat dilakukan pekerjaan kefarmasian, penyalur sediaan, dan perbekalan
kesehatan lainnnya kepada masyarakat. Dalam peraturan ini seorang apoteker bertanggung jawab
atas pengelolaan apotek, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat akan lebih terjamin
keamanannya, baik kualitas maupun kuantitasnya.

Apotek Amanah Farma didirikan dengan tujuan untuk dapat memenuhi kebutuhan obat masyarakat
sekitar apotek khususnya daerah Sukalaksana. Apotek D5 terletak di jl Kp pulo semut rt 01 rw 06 Ds
Sukalaksana Kec Sukakarya Kab Bekasi, dimana terletak di depan jalan raya, depan klinik amanah bunda
medika yang ramai akan pengunjung, sehingga memiliki potensi yang bagus untuk perkembangan
apotek.

B. TUJUAN UMUM APOTEK


1. Melayani kebutuhan obat, alat kesehatan serta perbekalan farmasi lainnyasesuai dengan
kebutuhan obat, bahan obat, alat kesehatan serta pembekalanfarmasi lainnya sesuai dengan
kebutuhan masyarakat dengan berorentasikepada kepentingan dan kepuasan pasien sebagai
implementasi kompentensi profesi farmasi.
2. Meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan menjalankan fungsi sebagaitempat pelayanan
informasi kesehatan dan Meningkatkan pemahamanmasyarakat tentang penggunaan obat
secara rasional dalam praktek pengobatansendiri (swamedikasi)

BAB II

A. PROFIL APOTEK
Nama apotek yang akan dibuka adalah Apotek Amanah Farma dengan letak lokasi Kp. Pulo Semut Rt
01/06 Ds. Sukalaksana Kec. Sukakarya Kab. Bekasi

1. Deskripsi Apotek 
- Nama Apotek  : Apotek Amanah Farma
- Alamat  : Kp. Pulo Semut Rt 01/06 Ds. Sukalaksana
- Apoteker Pengelola Apotek (APA)  : Dra Aminah S. Farm.,Apt 
- Apoteker Pendamping : Alvina Baihaqi S. Farm
- Asst Apoteker : Amelia Indah
- Jam Buka Apotek : 08.00 – 20.00 wib
2. Sarana Peayanan Kesehatan Lain disekitar Apotek Sarana pelayanan keehatan disekitar apotek
yang diharapkan dapat mendukung keberadaan apotek adalah :
- Klinik
- BPM
- Masyarakat
B. TUJUAN KHUSUS PENDIRIAN APOTEK
1. Sebagai tempat pengabdian profesi apoteker untuk melakukan pelayanan kefarmasian
2. Sebagai tempat kerja apoteker dalam melakukan kegiatan kefarmasian seperti peracikan,
pengubah bentuk, pencampuran dan penyerahan obat dan bahan obat3.
3. Meningkatkan kesehatan masyarakat setempat khususnya daerah sukalaksana dan
masyarakat pada umumnya
4. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat secara rasionaldalam
praktek pengobatan sendiri (swamdikasi)
5. Menyediakan dan memberikan informasi, edukasi dan konsultasi obat bagi pasien
C. VISI DAN MISI
- VISI
Menjadi Apotek pilihan masyarakat untuk kesehatan diri dan keluarga
- MISI
Menyediakan pilihan obat yang komplit, setiap saat, dengan harga yang sama pagi-siang-malam
dan hari libur.
D. LOGO APOTEK

E. PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)

Untuk dapat mengelola sebuah apotek diperlukan tenaga kerja yang sesuai di bidangnya, oleh
karenanya diperlukan pengelolaan sumber daya manusia yang efektif dan efisien sehingga
tujuan organisasi dapat tercapai. Apotek Sumber Waras merekrut 2 karyawan dengan susunan
sebagai berikut :

- Apoteker Pengelola Apotek : 1 orang


- Apoteker Pendamping : 1 orang
- Asisten Apoteker : 1 orang

Dasar pertimbangan perekrutan karyawan tersebut adalah :


1. Jam kerja 08.00 - 20.00
2. Sumber daya manusia merupakan aset terbesar dari apotek itu sendiri. Kerjasama antar
karyawan harus dijaga sehingga dapat menciptakan suasana kerja yang kondusif serta
mampu memberikan kenyamanan pada pasien. Karenanya diperlukan adanya pembagian
tugas, wewenang, hak dan kewajiban serta rasa memiliki terhadap apotek dari para
karyawan. Untuk itu kemampuan manajerial dari Apoteker sangat diperlukan.
Job Description Apoteker Pengelola Apotek, Tugas dan kewajiban apoteker pengelola
apotek :
- Memimpin seluruh kegiatan apotek.
- Berkewajiban serta bertanggung jawab penuh untuk mengelola apotek yang meliputi
beberapa bidang antara lain :
a) Pelayanan kefarmasian
b) Administrasi dan keuangan
c) Ketenagaan atau personalia
d) Bidang lainnya yang berkaitan dengan tugas dan fungsi apotek

Tanggung jawab apoteker pengelola apotek :

a) APA bertanggung jawab atas kelancaran segala bidang kegiatan dalam apotek serta
bertanggung jawab terhadap kelancaran hidup apotek yang dipimpinnya.
b) Apoteker Pendamping Tugas dan kewajiban apoteker pendamping : Melaksanakan
seluruh tugas dan kewajiban APA, bilamana APA berhalangan selama jam kerja apotek.
Dan dalam melaksanakan segala tindakan, terutama dalam hal-hal penting yang
mendasar dan strategis, harus mendapat persetujuan dari APA. Tanggung jawab dan
wewenang apoteker pendamping : Apoteker pendamping bertanggung jawab penuh
kepada APA dan melaksanakan tugas dan fungsi sebagai apoteker pendamping.
Berwenang mengelola seluruh kegiatan di apotek sesuai dengan petunjuk dan atau
instruksi dari APA.
c) Asisten Apoteker Tugas dan kewajiban asisten apoteker :
1. Melaksanakan pekerjaan yang sesuai dengan profesinya sebagai asisten apoteker,
yaitu meliputi :
> Pelayanan kefarmasian (pelayanan obat bebas dan obat dengan resep) sesuai
petunjuk pimpinan apotek.
> Mengerjakan pengubahan bentuk, pembuatan sediaan racikan dan meracik.
> Menyusun, membendel dan menyimpan resep dengan baik.
> Mencatat laporan penggunaan obat dan perbekalan farmasi (Narkotika, Psikotropika,
Statistika resep dan OGB, OWA) dan waktu kadaluwarsa.
> Mendata kebutuhan obat dalam buku defekta dan membantu kelancaran kegiatan
pembelian.
> Menerima barang pesanan, memeriksa dan menandatangani faktur, mencatat ke
dalam buku pembelian (komputer) dan menjaga agar daftar harga tetap up to date.
> Memelihara kebersihan, kerapihan serta keteraturan ruang pelayanan dan peracikan
obat.
> Mengelompokkan dan menata obat sesuai indikasinya.
> Dalam keadaan tertentu dapat menggantikan tugas kasir, reseptir dan lain sebagainya.
d) Tanggung jawab dan wewenang asisten apoteker :
Bertanggung jawab kepada pimpinan apotek atas segala kebenaran tugas yang
diselesaikannya. Berwenang melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai petunjuk dan
atau instruksi pimpinan apotek.
e) Reseptir Tugas dan kewajiban reseptir :
> Membuat sediaan di bawah pengawasan apoteker/AA misalnya membuat kapsul atau
pulveres, tapi tidak melakukan penimbangan.
> Membuat resep-resep racikan yang bahannnya telah ditimbang oleh apoteker/AA.
> Membersihkan apotek dan peralatan yang dipakai untuk peracikan.
> Membantu pekerjaan lain bila diperlukan misalnya beli obat ke apotek lain, mengantar
obat, mengambil obat ke PBF.

f) Kasir Tugas dan kewajiban kasir :

> Mencatat penerimaan uang setelah dihitung yang harus dilengkapi kuitansi, nota,
tanda setoran, yang sudah diparaf apoteker atau petunjuk yang ditunjuk

> Melayani pembelian uang yang diterima saat itu juga dan dipastikan uangnya berapa
agar konsumen tidak mengklaim yang tidak seharusnya

> Membuat laporan harian, yaitu penjualan, kredit pembelian, hasil penjualan, tagihan
dan pengeluaran harian.

> Membuat laporan bulanan, misalnya daftar gaji, pajak dan laporan lainnya.

> Melaksankan kegiatan arus uang sesuai dengan petunjuk APA, misalnya pendapatan
yang diperoleh dimasukkan bank.

G. ANALISIS SWOT

Kekuatan (Strength)

1. Apotek dengan konsep layanan patient oriented yang berbasis layanan kefarmasian
pharmaceutical care.

2. Letak/lokasi apotek “AMANAH FARMA” berada di Jalan ramai dilalui arus kendaraan dan
mudah dijangkau dari segala arah.

3. Petugas apotek yang ramah profesional dan loyal, terdiri dari tenaga yang sudah
berpengalaman dan tenaga‐tenaga muda yang penuh semangat dan kreatif.

4. Apoteker yang selalu stand‐by di apotek, siap memberikan layanan dan konsultasi seputar
obat.

5. tersedia ruangan kusus konsultasi untuk menjaga privasi pasien serta dilengkapi berbagai
peralatan pendukung yang memadai
Kelemahan (Weakness)

1. Merupakan apotek baru, belum dikenal oleh masyarakat, dan belum mempunyai langganan
yang loyal.

2. Merupakan apotek swasta yang berdiri sendiri dan bukan suatu apotek waralaba

3. Lokasi terletak di tengah pedesaan namun banyak dilewati oleh kendaraan.

Untuk menutupi kelemahan tersebut maka:

1. Nama apotek harus dibuat besar begitu juga dengan tulisan pada papan nama tersebut dan
neon box, tanda/marka apotik di tepi jalan,

2. Disediakan parkir yang luas dan gratis

Peluang (Opportunity)

1. Potensi Daerah

a. Jumlah Penduduk, terutama daerah desa Sukalaksana (sekitar lokasi apotek), cukup padat,
sehingga menjadi sumber pelanggan apotek yang potensial.

b. Penduduk dengan latar belakang sosial yang beragam sangat memungkinkan untuk menjadi
pelanggan. Masyarakat golongan inimempunyai daya beli lebih tinggi, karena itu
apotek harus dikonsep sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi keinginan pelanggan
seperti mereka. Sebagai contoh apotek ditata agar bersih, nyaman, elegan, tanpa
menimbulkan konsep mahal, sehingga tetap dapat menarik pelanggan dari kelas social
menengah ke bawah.

c. Penduduk golongan geriatri cukup banyak. Kaum geriatri banyak mengalami masalah
kesehatan, terutama penyakit‐penyakit degeneratif. Apotek dapat menerbitkan brosur,
melakukan komunikasi telepon/telefarma untuk menarik simpati mereka.

d. Jumlah BPM yang membuka praktek di sekitar lokasi apotek cukup sehingga

diharapkan pasien yang datang ke apotek juga banyak.

Ancaman (Threat)

Ancaman terutama datang dari kompetitor/pesaing, yaitu apotek lain di sekitar

lokasi. Berikut diuraikan fasilitas masing‐masing apotek pesaing.

1. apotek sehati

Lokasi strategis di pasar, sudah membuka apotek lebih dari 10 tahun

2. Apotek evita

lokasi strategis, ruang tunggu nyaman

3. Apotek bersama
Lokasi strategis, Parkir sempit dan bayar.

4. Apotek anda

Obat kurang lengkap, lokasi strategis, ada tempat praktek dokter, parkir gratis.

Anda mungkin juga menyukai