Anda di halaman 1dari 8

Chapter 6

Casing

Types of Casing and Tubing

z Drive pipe atau conductor casing


z Surface casing
z Intermediate casing
z Production casing
z Liner
z Tubing

1
Fungsi Casing

z Memisahkan dan mengisolasi dari beberapa


formasi untuk meminimalkan problem
pemboran atau untuk memaksimalkan
produksi
z Menjaga kestabilan lubang sumur ketika
pemboran akan dilanjutkan kembali atau
pada waktu operasi well completion
z Menjaga keamanan dimana alat pressure
control dapat didudukkan

2
Drive Pipe atau Conductor
Casing
z Drive pipe pada pemboran lepas pantai desebut juga
Marine Conductor
z berdiameter 30 inch
z ketebalan antara 0.5 inch sampai 1 inch
z grade A
z dilengkapi dengan drive shoe.
z Berfungsi untuk mengatasi problem lost circulation, dan
caving
z Rangkaian casing pertama yang ditempatkan ke dalam
sumur yang mempunyai kedalaman 100 – 300 ft.
z Untuk batuan yang lunak di lepas pantai, pemasangannya
adalah dengan “dipalu” dengan berat “palu” sekitar 17000
lb.

Ketinggian Flow line = 65 ft


Kedalaman air laut = 150 ft
Gradien air laut = 0.447 psi/ft
Gradien lumpur = 0.470 psi/ft
Gradien rekah = 0.750 psi/ft

3
Structural Casing

z Mengatasi problem lost circulation,


caving dan kick pada zona dangkal
z Antara casing drive dan surface
casing
z Kedalaman 600 – 1000 ft

Surface Casing

z Memiliki fungsi untuk


z Melindungi air tanah agar tidak terkontaminasi

z Mempertahan kestabilan lubang bor

z Meminimalkan problem lost circulation

z Mengontrol kick

z Tempat dudukan peralatan BOP

z Menyangga berat semua rangkaian casing di


bawahnya

4
Intermediate Casing

z Disebut juga denga protective casing


karena fungsi utamanya adalah untuk
menutup formasi yang lemah
z Fungsinya adalah:
z Melindungi dari formasi yang bertekanan
abnormal
z Menghindari lost circulation atau stuck pipe
pada formasi yang lemah
z Mengisolasi zona garam atau yang menimbulkan
problem seperti sloughing shale

Production Casing

z Disebut juga dengan oil string


z Dipasang di atas, di tengah atau di bawah
pay zone
z Mengalirkan migas dan sebagai penampung
dari reservoir sebelum dialirkan
z Mengisolasi zona produksi dari zona lainnya
z Memproteksi peralatan tubing produksi

5
Liner

z Memiliki fungsi yang sama dengan


intermediate casing
z Tidak dipasang sampai ke permukaan
dan overlapping dengan intermediate
casing sebesar 300-500 ft
z Menghemat biaya

Tie-Back String

z Seperti liner, tetapi bagian dari casing


produksi
z Diperlukan apabila:
z Memproduksi lapisan di belakang liner
z Bagian bawahnya tidak menguntungkan

6
Problems Associated with
Casing Setting Depth
z Berkaitan dengan tekanan selama
operasi pemboran, yang ditanggulangi
dengan pemasangan casing yang tepat
z Berkaitan dengan produksi, yaitu
pertimbangan terhadap well
completion dan sumur-sumur untuk
tujuan EOR

Design Criteria

z Beberapakriteria yang perlu


dipertimbangkan adalah:
z Swab factor (trip margin)
z Surge factor
z Safety factor
z Kick load
z Allowable differential pressure pada zona
normal atau subnormal
z Allowable differential pressure pada zona
abnormal

7
Abnormal

Normal Pore Pressure Abnormal Pore Pressure


0.433 - 0.465 psi/ft gp > normal