Anda di halaman 1dari 2

Windows Command Line

Perintah yang diketik di program “Command Prompt” atau CMD.EXE, yang ada di Windows sejak
Windows 2000. Disebut juga Command-Line Interface (CLI)

GUI → mouse pointer, windows (jendela-jendela)

Command Line jarang digunakan pengguna komputer pada umumnya.

Sejarah Command Line dimulai dari MS-DOS (Microsoft Disk Operating System) sejak awal kelahiran
PC di akhir tahun 1970-an atau awal tahun 1980-an. IBM perusahaan pembuat PC membeli MS-DOS
dari Microsoft yang tetap memegang hak/paten karena menganggap nilai PC lebih pada perangkat
keras, bukan software-nya.

Kemudian muncul Apple dengan Macintosh-nya yang memulai membuat komputer yang bergantung
pada GUI. Tampilan GUI yang sangat berbeda dengan Command Prompt lebih disukai banyak orang.
Kemudian Microsoft dan IBM juga membuat OS grafikal 32bit yang bernama OS/2. Kemudian IBM
dan Microsoft pecah kongsi. Microsoft membuat Windows versi awal berbentuk grafis di luarnya,
dan di dalamnya DOS berjalan. Pengguna harus mengetik “win” di command prompt untuk memulai
antarmuka Windows.

Lalu, Microsoft mengembangkannya menjadi Windows NT, kepanjangan dari New Technology, yang
benar-benar OS Grafis, dengan GUI yang tidak berjalan di atas DOS. Dengan kemunculan Windows
XP (secara teknis disebut Windows NT 5.1), DOS yang digunakan untuk memulai Windows GUI
berakhir ceritanya.

Tetapi, meskipun DOS tidak lagi digunakan di awal menghidupkan komputer, tetapi antarmuka
Command Line tetap dipertahankan di Windows XP, Windows 7, sampai dengan Windows 10. DOS
telah menjadi sejarah, tetapi kita masih tetap menggunakan perintah DOS di Command Prompt yang
berjalan di Windows versi modern saat ini.

Kenapa kita masih menggunakan Command Line:

- Menjalankan perintah yang banyak, rumit, atau melelahkan dengan lebih cepat
- Semisal kita ingin meng-copy file-file foto berformat JPEG yang nama file-nya diawali dengan
April... ke flashdisk di Drive D, maka kita bisa mengetikkan perintah:
COPY c:\username\pictures\April*.JPEG D:\
- Teknisi komputer dan Network Administrator punya motivasi lebih untuk menguasai
Windows Command Line.
- Perintah-perintah Command Line dapat disimpan dalam file batch, khususnya ketika
perintah-perintah itu sering kita jalankan sehingga kita cukup double-klik file batch tersebut
untuk menjalankan serangkaian Command Line yang ada di dalamnya. Dengan begitu,
pekerjaan diselesaikan lebih cepat dan efisien.

Permulaan
Saya menggunakan Windows 10 Versi 20H2 pada awal tahun 2021. Tetapi, Anda bisa mencobanya di
versi Windows apapun, mulai dari Windows XP, Windows 7, dan Windows 8.

Disarankan Pembaca yang juga mau belajar menggunakan Command Line ini untuk membaca
sembari mencoba langsung di depan komputer Windows.
Membuka Jendela Command Prompt
Cara 1: Tekan key Windows → ketik Command atau cmd → setelah ikon Command Prompt muncul
dan tersorot, teken Enter

Cara 2: Tekan Windows + R (menekan key Windows bersamaan dengan key huruf R) → ketik cmd →
Enter

Cara 3: Tekan Windows → browsing ke Daftar Progams/Apps di bagian Windows System pilih
Command Prompt

Cara 4: Di File Explorer tekan Alt + D untuk menuju Kotak Alamat Lokasi Folder (Address Bar) → ketik
cmd → Enter

Jika Anda login di Windows dengan akses Administrator, untuk memulai Command Prompt dengan
akses Administrator, klik kanan ikon Command Prompt lalu pilih Run As Administrator. Untuk
perintah-perintah tertentu kita membutuhkan akses Administrator. Sedangkan untuk Cara 2, untuk
menjalankan Run As Administrator Anda bisa menekan Ctrl + Shift + Enter bersamaan.

Autocomplete dengan Tab


Untuk mengetik nama file yang panjang, Anda cukup mengetik beberapa huruf pertama lalu tekan
Tab. Jika beberapa huruf itu masih ada lebih dari satu file/folder, tekan Tab lagi untuk berpindah ke
file/folder selanjutnya. Tekan Shift + Tab untuk berpindah ke file/folder sebelumnya.

Contohnya perintah del (menghapus file) dan rmdir (menghapus folder) diikuti dengan nama
file/folder yang akan dihapus. Silakan dicoba dengan membuat file/folder kosong.

Untuk memasukan alamat folder gunakan backslash (\), yang letaknya di atas key Enter. Misalnya
folder Documents di komputer saya ada di “C:\Users\nurfu\Documents”.

Nama File Yang Disisipi Spasi


Nama File di Windows terbaru bisa terdiri dari karakter sampai 255 panjangnya, boleh ada spasinya.
Beberapa karakter tidak bisa digunakan untuk nama file yaitu garis miring/forward slash (/),
backslash (\), titik dua/colon (:), asterisk (*), kurang dari (<), lebih dari (>), dan pipe (|). Beberapa
karakter-karakter tersebut digunakan khusus untuk wildcards dan command redirection. Nama File
yang ada spasinya dapat diapit tanda petik dua (“) ataupun tidak.

Anda mungkin juga menyukai