Anda di halaman 1dari 6

RENCANA PELAKSANAAN VAKSINASI COVID 19 DI PUSKESMAS

MODOINDING
BESERTA HAMBATAN DAN KEKUATAN YANG ADA

NAMA : YASINTA KARINDA AMD,Keb


INSTANSI : PUSKESMAS MODOINDING
ANGKATAN :3
BAB. I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Coronavirus disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit infeksi
saluran pernapasan yang disebabkan oleh severe acute respiratory
syndrome virus corona 2 (SARS-CoV-2) atau yang sering disebut virus
Corona. Virus ini memiliki tingkat mutasi yang tinggi dan merupakan
patogen zoonotik yang dapat menetap pada manusia dan binatang
dengan presentasi klinis yang sangat beragam, mulai dari asimtomatik,
gejala ringan sampai berat, bahkan sampai kematian.
Pemerintah telah menetapkan pandemi Corona Virus Disease 2019
(COVID-19) sebagai bencana non-alam. Sejak diumumkannya kasus
konfirmasi pertama pada Maret 2020, dalam rentang waktu satu bulan,
seluruh provinsi telah melaporkan kasus konfirmasi. Penyebaran COVID-
19 tidak hanya terjadi di Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan kota padat
penduduk lainnya, namun telah menyebar hingga ke pedesaan di daerah
terpencil. Sampai dengan tanggal 27 Desember 2020, sebanyak 706.837
kasus konfirmasi COVID-19 telah dilaporkan di Indonesia dan tercatat
sejumlah 20.994 orang meninggal.
Pandemi COVID-19 memberi memberi tantangan besar dalam
upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia dan
berdampak terhadap sistem kesehatan Indonesia yang terlihat dari
penurunan kinerja pada beberapa program kesehatan. Hal ini disebabkan
prioritasi pada penanggulangan pandemi COVID-19 serta adanya
kekhawatiran masyarakat dan petugas terhadap penularan COVID-19. Di
beberapa wilayah, situasi pandemi COVID19 bahkan berdampak pada
penutupan sementara dan/atau penundaan layanan kesehatan khususnya
di posyandu dan puskesmas.
Oleh sebab itu pemerintah berusaha mengadakan vaksin COVID-
19 yang bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan COVID-19,
menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat COVID-19, mencapai
kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi
masyarakat dari COVID-19 agar tetap produktif secara sosial dan
ekonomi. Kekebalan kelompok hanya dapat terbentuk apabila cakupan
vaksinasi tinggi dan merata di seluruh wilayah
B. Identifikasi Masalah
1. Apakah tahap-tahap dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 di
Puskesmas Modoinding?
2. Apakah adanya Hambatan dan kekuatan dalam pelaksanaan
Vaksinasi di Puskesmas Modoinding?

C. Tujuan
1. Dapat mengetahui tahap-tahap pelaksanaan vaksinasi Covid 19 di
Puskesmas Modoinding
2. Mengetahui hambatan dan kekuatan dalam pelaksanaan Vaksinasi
di puskesmas Modoinding

D. Lingkup Pembahasan
1. Vaksinasi Covid 19
2. Tahap pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 di puskesmas Modoinding
3. Hambatan dan kekuatan dalam pelaksanaan Vaksinasi di
Puskesmas Modoinding
BAB. II PEMBAHASAN

Vaksinasi COVID-19 bertujuan untuk mengurangi


transmisi/penularan COVID-19, menurunkan angka kesakitan dan
kematian akibat COVID-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat
(herd immunity) dan melindungi masyarakat dari COVID-19 agar tetap
produktif secara sosial dan ekonomi. Kekebalan kelompok hanya dapat
terbentuk apabila cakupan vaksinasi tinggi dan merata di seluruh wilayah.
Upaya pencegahan melalui pemberian program vaksinasi jika dinilai dari
sisi ekonomi, akan jauh lebih hemat biaya, apabila dibandingkan dengan
upaya pengobatan. Pelayanan vaksinasi COVID-19 dilaksanakan dengan
tetap menerapkan protokol kesehatan yaitu dengan menerapkan upaya
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) dan menjaga jarak aman 1 –
2 meter, sesuai dengan Petunjuk Teknis Pelayanan Vaksinasi Pada Masa
Pandemi COVID-19. Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota dan puskesmas harus melakukan advokasi kepada
pemangku kebijakan setempat, serta berkoordinasi dengan lintas
program, dan lintas sektor terkait, termasuk organisasi profesi, organisasi
kemasyarakatan, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat dan seluruh
komponen masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan pelayanan vaksinasi
COVID-19.
Petugas kesehatan diharapkan dapat melakukan upaya
komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) kepada masyarakat serta
memantau status vaksinasi setiap sasaran yang ada di wilayah kerjanya
untuk memastikan setiap sasaran mendapatkan vaksinasi COVID-19
lengkap sesuai dengan yang dianjurkan.
Sesuai dengan program pemerintah maka Puskesmas Modoinding
dan dinas terkait ikut membantu dalam proses atau tahap-tahap
pelaksanaan Covid 19 di Puskesmas Modoinding.
Adapun tahap-tahap pelaksanaan Covid 19 dipuskesmas
Modoinding yaitu
1. Pendataan Sasaran Vaksinasi Covid 19 Usia 18-59 Tahun
2. Persaiapan 4 Meja (sudah dipraktekan)
Meja 1: Petugas Pendaftaran/Verifikasi
Meja 2: Petugas Kesehatan melakukan Skreening/Anamnese
MEja 3: Vaksinator
Meja 4: Petugas Pencatatan yang akan mengarahkan untuk
diobservasi selama 30 menit
3. Post Pemeriksaan Di desa-desa
4. Persiapan Penyimpanan Vakinasi yang sudah tersedia dan
diatur Sesuai SOP
5. Kerja sama dengan Pemerintahan setempat dan aparat
kepolisian dalam mensukseskan kegiatan tersebut.

Hambatan yang ada dalam proses pelaksanaan Vaksinasi di


Puskesmas Modoinding yaitu masih banyak masyarakat belum bersedia
untuk melakukan vaksinasi C-19 karna takut meskipun sudah di edukasi.

Dalam hal ini kekuatan yang ada dalam pelaksanaan vaksinasi di


Puskesmas Modoinding yaitu seluruh staf pegawai sudah bersedia untuk
divaksin dan pihak pemerintah dan kepolisian juga ikut mengkawal setiap
proses pelaksanaan yang akan dilaksanakan dan siap untuk divaksin.
BAB III. PENUTUP

Dengan adanya pelaksanaan Vaksin di Puskesmas Modoinding


Maka puskesmas modoinding akan meningkatkan pelayanan semaksimal
mungkin dan akan selalu berusaha memberiksan informasi dan edukasi
ke masyarakat agar mereka bersedia untuk divaksin, dan pelaksanaan
vaksinasi di Puskesmas Modoinding akan mengacuh pada petunjuk
teknis pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi
corona virus disease 2019 (covid-19) sesuai SOP. Semoga pelaksanaan
vaksinasi akan berjalan lancar dan sesuai dengan anjuran pemerintah
tetap mempertahankan 3 M Menjaga jarak, memakai masker dan mencuci
tangan.