Anda di halaman 1dari 16

1

DAFTAR ISI

Sampul Laporan .................................. 1


Daftar isi .................................. 2
A. Deskripsi .................................. 3
Jenis Kasus/MasalahPelaksanaanPembelajaran
1. Kasus kegiatan Mengajar 1 .................................. 3
2. Kasus kegiatan Mengajar 2 .................................. 4
3. Kasus kegiatan Mengajar 3 .................................. 5
..................................
B. Deskripsi Faktor Penyebab ..................................
1. Faktor Penyebab kasus 1 .................................. 5
2. Faktor Penyebab Kasus 2 .................................. 5
3. Faktor penyebab kasus 3 .................................. 6
..................................
C. Deskripsi Alternatif Solusi / Tindakan .................................. 6
1. Solusi/Tindakan kasus 1 .................................. 6
2. Solusi/Tindakan kasus 2 .................................. 7
3. Solusi/Tindakan kasus 3 .................................. 7
..................................
D. Uraian Hasil yang Didapatkan dari Tindakan ..................................
1. Hasil Tindakan 1 .................................. 8
2. Hasil Tindakan 2 .................................. 9
3. Hasil Tindakan 3 9
..................................
E. SIMPULAN .................................. 10

F. SARAN .................................. 11
..................................
G. LAMPIRAN DOKUMENTASI KEGIATAN .................................. 12
..................................
H. PERNYATAAN DAN KEABSAHAN DOKUMEN .................................. 13

2
LK 3.7 LAPORAN SINGKAT KEGIATAN
PRAKTIK MENGAJAR KE-1 SAMPAI KE-3

A. Deskripsi Jenis Kasus/Masalah Pelaksanaan Pembelajaran

Kegiatan praktik pembelajaran Pertama dilaksanakan di SMK PGRI 1


GRESIK Hari Senin, 05 Juli 2021 dengan bentuk Pembelajaran Daring
atau online. Materi pembelajaran yang dilaksanakan yaitu teori Asam
basa. Waktu yang dilakukan dalam kegiatan tersebut adalah 1 Jam
Pembelajaran (2 x 30 menit ). Pada kegiatan PPL pertama ini melibatkan
10 orang peserta didik
Ada beberapa kasus/masalah yang muncul dalam kegiatan PPL
Pertama tersebut, antara lain :

1. Kasus Kegiatan Mengajar 1


1. Jaringan internet yang kurang stabil menghambat jalannya proses
praktik pembelajaran, salah satu akibatnya adalah peserta yang
keluar masuk room g.meet dan tidak terliat wajah peserta gerakan
dikarenakan berinteraksi melalui kelas maya, terjadi perbedaan
gerak dan suara yang diucapkan
2. Hasil Diskusi masih seputar materi Faktual dan konseptual , belum
mengarah pada pemahaman materi prosedural dan metakognisi
3. Siswa masih kurang inisiatif untuk berperan aktif dalam pembelajaran,
Siswa masih bersikap pasif dan Siswa bersikap menunggu
4. Siswa masih belum memahami / belum terbiasa dengan etika dan tata
tertib pembelajaran secara daring
5. Pada pelaksanaan pembelajaran praktik mengajar pertama, waktu
pelaksanaan hanya berkisar 54 menit, artinya belum selesai sebelum
waktu yang telah ditentukan. Seharusnya pada kegiatan diskusi siswa
waktu yang diberikan lebih lama sehingga mencukupi sampai batas
waktu yang diberikan
6. Kegiatan ini pembelajaran yang kurang maksimal

3
2. Kasus Kegiatan Mengajar 2

Kegiatan praktik pembelajaran kedua dilaksanakan di SMK PGRI 1


GRESIK Hari Jum’at, 16 Juli 2021 dengan bentuk Pembelajaran
Blended atau Campuran antara daring dan tatap muka. Materi
pembelajaran yang dilaksanakan yaitu Indikator Asam Basa . Waktu
yang dilakukan dalam kegiatan tersebut adalah 2 kali pertemuan @2
Jam Pembelajaran (2 x 30). Pada kegiatan PPL kedua ini melibatkan 11
orang peserta didik
Ada beberapa kasus/masalah yang muncul dalam kegiatan PPL
Pertama tersebut, antara lain:
1. Jaringan internet yang kurang stabil menghambat jalannya proses
praktik pembelajaran, salah satu akibatnya adalah peserta yang
keluar masuk room g.meet dan tidak terlihat wajah peserta gerakan
dikarenakan berinteraksi melalui kelas maya, terjadi perbedaan
gerak dan suara yang diucapkan
2. Keaktifan dan inisiatif siswa masih belum muncul, masih selalu
menunggu arahan, bimbingan dan perintah dari guru
3. Pada pelaksanaan pembelajaran praktik mengajar ke – 2 adalah
bended learning waktu pelaksanaan berkisar 1,5 jam untuk yang
praktikum ( luring ) sedangkan pembelajaran daring 55 menit , lebih
banyak waktu dari yang ditentukan hanya 60 menit ( 1 jam ) , pada
saat pembelajaran luring / praktikum , Waktu dihabiskan pada
persiapan pembelajaran , siswa belum belajar untuk memanfaatkan
waktu sebaik – baiknya ( management waktu ) sehingga waktu
molor hanya habis dipersiapan saja , seandainya pandai
memanfaatkan waktu tentu pembelajaran blended ini hanya
memerlukan waktu paling banyak total sebelum edit 1,5 jam

4
3. Kasus Kegiatan Mengajar 3

Kegiatan praktik pembelajaran ketiga dilaksanakan di SMK PGRI 1


GRESIK Hari Senin, 2 Agustus 2021dengan bentuk Pembelajaran
daring atau Online . Materi pembelajaran yang dilaksanakan yaitu
kekuatan Asam Basa . Waktu yang dilakukan dalam kegiatan tersebut
adalah 2 Jam Pembelajaran ( 2x 30 menit ). Pada kegiatan PPL ke tiga
ini melibatkan 1o orang peserta didik
Ada beberapa kasus/masalah yang muncul dalam kegiatan PPL ketiga
tersebut, antara lain:

1. Jaringan internet yang kurang stabil menghambat jalannya proses


praktik pembelajaran, salah satu akibatnya adalah peserta yang
keluar masuk room g.meet dan tidak terlihat wajah peserta gerakan
dikarenakan berinteraksi melalui kelas maya, terjadi perbedaan
gerak dan suara yang diucapkan
2. Siswa masih ada yang belum memahami persamaan reaksi dan membaca
rumus kimia
3. Dalam memulai Apersepsi , guru menstimulus / memberikan
kalimat pemantik , atau menganalogikan materi minggu lalu
dengan materi yang kan dipelajari masih belum optimal
4. Keaktifan dan inisiatif siswa masih belum muncul, masih selalu
menunggu arahan, bimbingan dan perintah dari guru

B. Deskripsi Faktor Penyebab


1. Faktor penyebab kasus 1
1. Jaringan internet
2. Ketika pembelajaran berlangsung, banyak siswa yang belum
mematikan pelantangnya. Sehingga, suara siswa dan suara-suara
yang ada di sekitar siswa menjadi masuk dan terdengan di dalam
ruang pembelajaran.
3. Dalam berdiskusi masih harus dibimbing / diarahkan ( masih belum ada
inisiatif sendiri dan keberanian

5
4. Siswa masih harus menunggu perintah dari guru ( belum ada inisiatif
sendiri dan keberanian )
5. Peserta didik harus diarahkan terlebih dulu ( pada saat guru mic harus
dimatikan semua ), kalau tidak diarahkan , semua mic di -on-kan ,
akhirnya suara guru tidak terdengar sama sekali
6. Siswa kurang memanfaatkan waktu sebaik – baiknya dalam berdiskusi

2.Faktor penyebab kasus 2


1. Jaringan internet KURANG STABIL
2. Siswa kurang berani dan tidak Percaya diri ( ada perasaan masih
takut salah , takut dimarahi ) untuk menginisiatif dirinya dalam
melakukan diskusi dalam G-Meet
3. Siswa kurang memanfaatkan waktu sebaik – baiknya dalam berkoordinasi
dan berdiskusi dalam persiapan Pembelajaran luring ( Praktikum )
4. Keterbatasan waktu dan tingkat keaktifan siswa yang berbeda-beda
di dalam pembelajaran.

3.Faktor penyebab kasus 3


1. Jaringan internet KURANG STABIL
2. Siswa masih ada yang belum memahami persamaan reaksi dan membaca
rumus kimia
3. Guru masih belum optimal dalam memberikan analogi / stimulus
topik materi yang akan dipelajari ( pada saat Apersepsi )
4. Siswa kurang berani dan tidak Percaya diri ( ada perasaan masih
takut salah , takut dimarahi ) untuk menginisiatif dirinya dalam
melakukan diskusi dalam G-Meet

C. Deskripsi Alternatif Solusi/Tindakan


1.Solusi/Tindakan kasus 1
1. Guru harus mempersiapkan dan memastikan kuota internet
tersedia dengan baik, memilih tempat yang kuat sinyalnya.
Kemudian untuk laptop yang panas, akan disiasati dengan
memutar kipas angin di dekat laptop.
2. Guru berupaya untuk membimbing agar hasil diskusi siswa
mengarah pada kemampuan siswa sesuai IPK yang akan dicapai

6
3. Berupaya pada saat awal pembelajaran di briefing / diberikan
pengarahan dan motivasi agar siswa berpatisipasi aktif dalam
diskusi
4. Guru memberikan tata tertib / pengarahan cara beretika dalam
pembelajaran secara daring
5. Memberikan kesempatan durasi waktu untuk diskusi kelompok
lebih lama .

2.Solusi/Tindakan kasus 2
1. Guru harus mempersiapkan dan memastikan kuota internet
tersedia dengan baik, memilih tempat yang kuat sinyalnya.
Kemudian untuk laptop yang panas, akan disiasati dengan
memutar kipas angin di dekat laptop.
2. Guru selalu memberi arahan, motivasi , bimbingan , latihan ,
stimulus dengan sabar
3. Masih selalu harus diingatkan guru untuk benar – benar
memanfaatkan waktu sebaik-baiknya agar pembelajaran tidak
sampai memakan waktu / durasi tambah panjang Untuk
pemebalajaran daring , siswa sudah cakap memanfaatkan waktu
sebaik – baiknya dengan cara berdiskusi sesuai arahan dan
bimbingan guru

3.Solusi/Tindakan kasus 3
1. Guru harus mempersiapkan dan memastikan kuota internet
tersedia dengan baik, memilih tempat yang kuat sinyalnya.
Kemudian untuk laptop yang panas, akan disiasati dengan
memutar kipas angin di dekat laptop.
2. Guru dan siswa bersama-sama membuat aturan mengikuti
pembelajaran, salah satunya adalah menggunakan fitur chat
(obrolan) untuk bertanya kepada guru atau untuk berdiskusi
dengan teman-temannya. Guru juga dapat menonaktifkan chat
untuk siswa ketika sedang tidak diperlukan dan men-setting hanya
host (guru) yang bisa mengirim pesan di chat.

7
3. Pada saat di akhir Pembelajaran , guru memberikan penguatan
khusus untuk penguatan( review ) tata nama senyawa
4. Belajar pada tutor sebaya , atau mencari di internet / video di you
tube cara memberikan apersepsi yang baik dan bermakna pada
siswa .
5. Guru selalu memberi arahan, motivasi , bimbingan , latihan ,
stimulus dengan sabar

D. Uraian Hasil yang Didapatkan dari Tindakan


1.Hasil tindakan 1
1. Memperbaiki jaringan Internet agar dalam Pelaksanaan PPL siklus ke
-2 berjalan lancar tidak ada gangguan
2. Siswa dalam pembelajaran mic di “mute “ biar tidak feedback , apabila
bertanya atau menjawab, “Raise hand “
3. Guru harus membuat dan menyampaikan tata tertib bagi siswa ketika
mengikuti pembelajaran secara daring. Antara lain siswa harus
menonaktifkan pelantang ketika guru sedang menjelaskan materi atau
ketika siswa lain sedang berbicara/menjawab pertanyaan, siswa harus
menonaktifkan pelantangnya kembali setelah selesai berbicara. Siswa
boleh mengaktifkan pelantang apabila diizinkan oleh guru
4. Hasil dari briefing siswa, siswa akan merubah tata cara dalam
pembelajaran daring , akan lebih berani mengutarakan pendapat,
berinisiatif dan percaya diri dalam berdiskusi.
5. Siswa dan guru menaati etika / tata tertib pembelajaran daring (
gabung tepat waktu , memakai seragam, beretika dalam menguatarkan
pendapat / menjawab )
6. Siswa akan memanage / mengatur waktu untuk diskusi sebaik –
baiknya .

Hasil dari tindakan pada kegiatan mengajar pertama yang telah saya
lakukan adalah sebagai berikut :
Ketersediaan sinyal yang kuat membantu dalam menamplikan kegiatan
PPL secara live namun jika daerah tidak didukung sinyal internet yang

8
kuat, maka dalam kasus ini saya melakukan perekaman kegiatan
pembelajaran sehingga kegiatan PPL tetap dapat ditampilkan dan dapat
dilihat serta dinilai oleh dosen pembimbing dan guru pamong dengan
lancar. Selain itu dari hasil tindakan 1 ini, dapat dilihat dari kegiatan
pembelajaran dipertemuan selanjutnya seperti peserta didik sudah
dapat melaksanakan posttest secara mandiri, motivasi peserta didik
untuk Tanya jawab lumayan meningkat. Dan pengaturan waktu
pembelajaran semakin baik. Sehingga pembelajaran dapat berjalan
dengan optimal.

2.Hasil tindakan 2

Untuk hasil tindakan kegiatan 2 ini, Ketersediaan sinyal yang kuat


membantu dalam menamplikan kegiatan PPL secara live dapat terlihat
dari pembelajaran yang berjalan dengan lancar walaupun terjadi kendala
teknis laptop rusak , hardisk rusak , data hilang dan slot memori yang
penuh. Selain itu pemberian apresisasi dan sanjungan oleh guru kepada
peserta didik efektif untuk meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri
siswa, terlihat dari semakin banyak yang ikut serta dalam kegiatan
Tanya jawab. Memvariasikan strategi pembelajaran dengan mengajak
siswa melakukan pengamatan juga meningkatkan semangat belajar
dan keingintahuan peserta didik sehingga pembelajran tidak monoton
dan membosankan.

3.Hasil tindakan 3

Untuk hasil dari tindakan ke 3 ini, dapat dilihat dari pembelajaran yang
berjalan dengan baik, peserta didik dapat melakukan pengamatan dengan
lancar, peserta didik juga dapat melakukan post test dengan aplikasi
google form dengan lancar.

9
E. Simpulan

Adapun kesimpulan dari kegiatan Praktik pengalaman lapangan yang


telah saya laksanakan di SMK PGRI 1 GRESIK selama 30 hari dengan
3 kali pertemuan, dan setelah dilakukannya beberapa pengamatan,
observasi, hingga evaluasi didapatkan bahwasannya diperlukan
persiapan yang matang sebelum melaksanakan pembelajaran seperti
kesehatan, perencanaan pembelajran , persiapan alat pendukung
pembelajaran dan bahan ajar, pengetahuan guru tentang materi yang
akan diajarkan, kemampuan guru memotivasi, kemampuan merancang
strategi pembelajaran yang menarik, serta kemampuan merancang
penilaian agar pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Pada kegiatan pembelajaran yang saya lakukan pada saat ppl tidak
terlepas dari beberapa kendala dan kekurangan namun secara
keseluruhan saya merasa cukup puas dan bersyukur karena
mendapatkan bimbingan intens dari dosen pembimbing dan guru
pamong, Kegiatan ini dapat dijadikan persiapan dan bahan belajar guru
untuk menjadi seorang guru yang profesional dan berpengalaman demi
tercapainya pendidikan kearah yang lebih baik lagi.

10
F. Saran
Saran - Saran untuk perbaikan praktik mengajar bagi guru
Untuk meningkatkan keberhasilan Praktik Kegiatan Pembelajaran
diwaktu yang akan datang ,maka saran yang perlu dipertimbangkan
antara lain:
1. Kepada guru untuk selalu Mempersiapkan pembelajaran dengan
matang agar pembelajran dapat berjalan dengan optimal.
2. Walaupun sudah menjadi guru jangan pernah berhenti
belajar, Tetap tingkatkan semngat belajar untuk mengajar yang
lebih baik.
3. Kepada peserta didik agar tetap selalu bersemangat dalam
mengikuti pembelajaran. walaupun kondisi belum
memungkinkan untuk melaksanakan pembelajaran setiap hari di
sekolah
4. Kepada para orangtua agar selalu mendampingi, memberikan
perhatian dan dorongan kepada anaknya untuk selalu semangat
belajar secara luring maupun daring
5. Apabila terdapat saran dan masukan ,saya selalu siap menerima
Sebagai bahan pertimbangan agar dalam pelaksanaan kegiatan
berikutnya dapat terlaksana lebih baik lagi.

11
G. LAMPIRAN Dokumentasi KEGIATAN

Link Video Pembelajaran PPL Siklus ke – 1


https://youtu.be/05QyGUPBOTw

Link Video Pembelajaran PPL Siklus ke – 2


https://youtu.be/1g6bd-G0MJ0

Link Video Pembelajaran PPL Siklus ke – 3

https://youtu.be/Zpun9oRPasE

12
H. PERNYATAAN DAN KEABSAHAN DOKUMEN

13
NOVITA RATNA DEWI
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
NIM 4301021018

14
PERNYATAAN

Yang Bertanda tangan dibawah ini

Nama : NOVITA RATNA DEWI


NIM : 4301021018

Menyatakan dengan sebenar – benarnya bahwa telah melaksanakan


Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan ( PPL ) selama 31 hari efektif dalam
rangka memenuhi tugas Pendidikan Profesi Guru Tahun 2021 Universitas
Negeri Semarang di :

Sekolah : SMK PGRI 1 Gresik


Alamat : Jl. Dr. Sutomo 46 Gresik
Kepala Sekolah : Drs. ARIEF SUSANTO, M.Pd

Hal yang berkaitan dengan dokumen ataupun link video praktik


pembelajaran yang diunggah di you tube adalah benar adanya. Demikian
Pernyataan ini saya buat dengan sebenar – benarnya sebagai bukti telah
melaksanakan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan ( PPL ) dengan sebaik
– baiknya

Mengetahui , Gresik, 5 Agustus 2021


Kepala SMK PGRI 1 Gresik Guru / Mahasiswa PPG

Drs. ARIEF SUSANTO, M.Pd NOVITA RATNA DEWI

15
16

Anda mungkin juga menyukai