Anda di halaman 1dari 2

LEARNING JOURNAL

Program Pelatihan : PKP


Angkatan : VIII
Nama Mata Pelatihan : Bela Negara Kepemimpinan Pancasila
Nama Peserta : Cucu Eka Putra
Nomor Hadir Peserta : 9
Lembaga Penyelenggara Pelatihan : BPSDM Kalimantan Timur

A. Pokok Pikiran
Pemimpin adalah seseorang yang karena kecakapan-kecakapan peribadinya
dengan atau tanpa pengangkatan resmi dapat memengaruhi kelompok yang dipimpinnya
untuk mengerahkan usaha bersama ke arah pencapaian sasaran-sasaran tertentu.
Kecakapan dibagi menjadi tiga kecerdasan. Kecerdasan intelektual (IQ),
kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ).
Kecerdasan intelektual didapatkan dari pendidikan formal, sedangkan kecerdasan
emosional didapatkan dari pengalaman hidup. Kecerdasan spiritual didapatkan dari
pengamalan nilai-nilai positif atas dasar keyakinannya.
Syarat menjadi pemimpin adalah memiliki visi, bertindak sebagai pelatih, mudah
bersinergi.
Astagatra merupakan model perangkat hubungan bidang-bidang kehidupan
manusia dan budaya di atas bumi ini. Astagatra terbagi atas dua aspek. Aspek kehidupan
ilmiah dan kehidupan sosial.
Aspek kehidupan ilmiah terdiri dari tiga gatra. Pertama, letak dan kedudukan
geografi di mana Indonesia memiliki keunggulan strategis di dalamnnya. Kedua, keadaan
dan kekayaan alam, yang mana Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar. Ketiga
adalah keadaan kemampuan manusia yang didukung oleh kecakapan seperti yang
dibahas di atas.
Aspek kehidupan sosial terdiri dari lima gatra yakni, ideologi, politik, ekonomi,
sosial-budaya dan pertahanan-keamanan.
Hal yang belakangan terjadi di Indonesia adalah semakin berkurangnya nilai dasar
Bela Negara terutama dalam hal kepemimpinan berlandaskan Pancasila yang ditandai
dengan maraknya tindak negatif yang dilakukan pejabat pemerintahan, mulai dari tindak
korupsi, penyelewengan kekuasaan hingga penyimpangan ideologi yang berpotensi
merusak tatanan berbangsa dan bernegara di Republik Indonesia.
Penyebab dari terjadinya hal demikian adalah karena terkikisnya rasa cinta tanah
air melalui pengamalan Astagatra. Oleh karenanya, perlu ditanamkan sejak dini melalui
pelatihan kepemimpinan yang berlandaskan Pancasila.

B. Penerapan
Kepemimpinan berlandaskan Pancasila dalam hal Bela Negara dapat diterapkan
melalui sikap adil terhadap seluruh pegawai di lingkungan kerja dan mengambil
keputusan bersama lewat cara musyawarah agar tercapai sebuah kekompakan dalam
instansi pemerintahan.