Anda di halaman 1dari 2

LEARNING JOURNAL

Program Pelatihan : PKP


Angkatan : VIII
Nama Mata Pelatihan : Berpikir Kreatif dalam Pelayanan
Nama Peserta : Cucu Eka Putra
Nomor Hadir Peserta : 9
Lembaga Penyelenggara Pelatihan : BPSDM Kalimantan Timur

A. Pokok Pikiran
Berpikir adalah proses mental yang terjadi baik dalam pikiran sadar maupun bawah
sadar dalam menyusun pemikiran dan gagasan dengan penalaran yang membentuk
sebuah pengertian dan pendapat yang dirumuskan secara verbal serta membuat sebuah
kesimpulan tertentu. Sedangkan kreatif adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu
atau menghasilkan gagasan baru dalam memecahkan permasalahan berdasarkan sesuatu
yang telah ada sebelumnya.
Berpikir kreatif artinya berpikir untuk menemukan sesuatu yang baru, yang belum
pernah dilakukan sebelumnya. Bagi orang yang berpikir kreatif, semua yang sebelumnya
telah ada dapat kembali diolah untuk menghasilkan sesuatu yang baru, yang memiliki
manfaat baru, atau yang menjadi lebih bermanfaat.
kreativitas merupakan kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan
menemukan cara-cara baru untuk memandang masalah menjadi peluang. Sedangkan
inovasi merupakan kemampuan untuk menerapkan solusi-solusi kreatif terhadap masalah
dan peluang guna menumbuhkan usaha. Proses kreatif mengantarkan sebuah perubahan
melalui inovasi.
Sebuah ide bisa dikatakan sebagai sebuah inovasi apabila memiliki lima kriteria
yang di antaranya, memiliki kebaruan dalam sebuah perubahan, memiliki dampak positif
atau kemanfaatan, mampu memberi solusi terhadap masalah, berkesinambungan dan
memiliki kompatibilitas dengan sistem di luar dirinya.
Dalam berpikir kreatif, sangat perlu untuk tidak terlalu protektif, tidak terlalu
menghakimi, tidak terlalu membanding-bandingkan, tidak terlalu mengarahkan ke
suasana kompetitif, tidak terlalu mengatur dan tidak terlalu membatasi pilihan.
Terdapat delapan area perubahan untuk suatu inovasi, yakni perubahan pola pikir
dan budaya kerja, deregulasi kebijakan, penyederhanaan organisasi, perbaikan tata
laksana, penataan sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas maupun efisiensi
anggaran, penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Untuk pelaksanaannya, rencana aksi atas sebuah inovasi didasarkan atas prinsip
5W1H, yaitu What yang berupa kegiatan, lalu Why yang merupakan latar belakang,
kemudian Who yang terdiri dari siapa saja yang berperan, disambung dengan Where
yang merupakan tempat dilaksanakannya inovasi, lalu When yang berupa jadwal maupun
urutan, dan terakhir How yang berupa cara atau proses untuk mencapai hasil dari inovasi
tersebut.

B. Penerapan
Seorang pemimpin yang berkerja di bidang pelayanan dalam sebuah organisasi
harus memikirkan bagaimana cara yang paling efektif dan efisien untuk memanfaatkan
sumber daya yang dimiliki organisasi tersebut agar dapat mencapai standar pelayanan
yang diinginkan. Melalui proses berpikir kreatif, pemimpin tersebut dapat melakukan
diagnosa organisasi dan mengumpulkan isu strategis serta masalah yang akan timbul di
kemudian hari agar bisa mengambil solusi yang tepat demi efektivitas dan efisiensi
pekerjaan.

Anda mungkin juga menyukai