Anda di halaman 1dari 5

TUGAS INDIVIDU

ANALISIS ISU INSTANSI

Nama : ANISAH, S.Pd Tutor : DR. WELDAN F SMITH, S.Pd.,M.AP


NIP : 199212282020122020 Widyaiswara Ahli Madya BDK Palembang
Kelompok : IV (EMPAT)

I. TEKNIK ANALISIS ISU

Pada Tugas Analisis Isu Instansi kali ini saya menggunakan pendekatan teknik
APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan, Kelayakan). Berikut adalah table metric
penilaian kualitas isu:

Tabel 1.1
Metrik Penilaian Kualitas Isu Dengan Analisis APKL
ISU A P K L JML Prioritas

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) 5 4 5 4 18 I

Pengarsipan dokumen bagian Tata Usaha (TU) 3 5 4 3 15 IV

Adaptasi PJJ siswa Kelas V 4 5 4 4 17 II

Orientasi Lingkungan Sekolah pada masa PJJ 5 3 4 3 15 V

Keaktifan guru memberikan PJJ 3 3 4 2 12 VI

Berdasarkan Tabel Matrik Penilaian kualitas isu di atas maka dapat di tentukan isu
yang dapat di bahas oleh penyusun yaitu isu tentang “Kurangnya Efektifitas Pembelajaran
Jarak Jauh Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Kabupaten Empat Lawang Tahun Ajaran 2020-
2021”
Tabel 1.2
Sebab Akibat Isu
Penyebab Akibat
Lingkungan System
Pandemi Covid-19 ProkesCovid-19
Mencegah Clusser Penularan Aturan PJJ Kurangnya Efektifitas

Kendala Teknis saat Pembelajaran Jarak Jauh


Game Online
Pelaksanaan PJJ
Kurang Semangat Loss Learning
Skill Supplier

Berdasarkan analisis isu diatas maka dapat di putuskan Analisis pengambilan isu di instansi
adalah Kurangnya Efektifitas Pembelajaran Jarak Jauh MIN 1 Empat Lawang Tahun Ajaran
2020-2021.

II. Identifikasi dan Deskripsi Pembelajaran Jarak Jauh MIN 1 Empat Lawang

Sejak di terbitkannya surat edaran Mendikbud nomor 4 tahun 2020 dan diperkuat
dengan Surat edaran Sesjen nomor 15 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Belajar
Dari Rumah selama Covid-19 seluruh sekolah di Indonesia melakukan pembelajaran secara
online atau dapat di sebut dengan Pembelajaran Jarak Jauh termasuk MIN1 Empat Lawang.

Kondisi latar belakang sosial ekonomi siswa dari setiap sekolah pastilah berbeda
beda di seluruh sekolah di Indonesia termasuk kondisi latar belakang sosial ekonomi siswa
MIN1 Empat Lawang. dalam pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh MIN1 Empat Lawang
terdapat kendala yaitu:

a. Kebutuhan Internet Siswa

Pada awal pembelajaran siswa terkendala oleh kebutuhan kuota data untuk akses
pembelajaran secara daring ada banyak siswa yang tidak mampu untuk membeli kuota
data namun permasalahan itu secara cepat di tanggapi oleh pemerintah dengan
menyediakan kuota data gratis untuk akses belajar. akan tetapi permasalahan muncul
dari no HP siswa yang sudah didaftarkan oleh pihak sekolah agar mendapat kuota gratis
tidak valid hal ini di karenakan no HP siswa yang di serahkan oleh siswa ke sekolah
telah diganti.
b. Loss Learning

Minat belajar mandiri siswa melalui media belajar Google Classroom, WhatsApp
Group dan Google Meet atau Zoom sangat rendah terutama kelas V (Lima) dan kelas
VI (Enam). Identifikasi masalah ini terlihat dari partisipasi saat melakukan Google
Meet, WhatsApp Grup atau Zoom hanya 6-10 siswa yang merespon dan 40 lebih siswa
tidak merespon atau tidak masuk dalam Google Meet, WhatsApp Grupn atau Zoom. begitu
juga tugas yang di berikan oleh guru mata pelajaran kepada siswa melalui Google Clasroom
atau WhatsApp Group hanya sebagian siswa saja yang menyerahkan tugasnya baik online
maupun offline (Luring).

III. Penyebab Terjadinya Permasalahan Isu

Permasalahan isu tentang Efektifitas Pembeljarana Jarak Jauh (PJJ) yang terjadi di
MIN1 Empat Lawang dilatar belakangi oleh beberapa hal yaitu :

- Siswa tidak mampu menyusun Managemen waktu belajar daring dan juga
managemen waktu dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah
- Kurangnya semangat belajar siswa dengan menggunakan metode daring
- Siswa mengganggap banyaknya waktu luang saat PJJ dapat di gunakan untuk
bermain dengan teman-temannya dan juga bermain game online hingga larut malam
- Kurangnya kerjasama dari wali murid dalam membantu para guru dalam mengontrol
kegiatan belajar siswa di rumah.
- Masih terdapat adanya siswa yang menggunakan media belajar Handphone secara
bergantian dengan kaka atau adiknya sehingga berakibat kurangnya efektifitas
belajar siswa
- Penilaian pembelajaran siswa yang menggunakan Google Form dapat di manfaatkan
oleh siswa untuk menyontek di karenakan template yang ada di Google Form tidak
tersedia batas waktu pengerjaan soal.
- Terdapat beberapa siswa mengalami kendala teknis saat proses Pembelajaran Jarak
Jauh di laksanakan seperti video pembelajaran yang di berikan oleh guru tidak dapat
diputar, email siswa yang tidak valid dan lain-lain.
IV. Dampak Yang Terjadi Jika Tidak Segera Diselesaikan

Isu permasalahan yang terjadi pada Pembelajaran Jarak Jauh MIN 1 Empat Lawang
kiranya perlu diselesaikan dengan segera agar tidak terjadi dampak kepada siswa. Dampak
yang terjadi jika tidak segera diselesaikan adalah sebagai berikut :

- Siswa akan mengabaikan tugas dan kewajibannya sebagai siswa atau peserta didik
- Siswa akan mengalami kecanduan game online
- Ketidakmampuan siswa dalam menguasai materi pembelajaran
- Terjadiya kenakalan remaja di kalangan siswa MIN 1 Empat Lawang

V. Rekomendasi Alternatif Penyelesaian Isu

Isu : Kurangnya efektifitas Pembelajaran Jarak Jauh MIN 1 Empat Lawang


Tahun AJaran 2020-2021
Penyebab : Covid-19

Alternatif Hasil Yang


No Tahapan Setiap Alternatif Para Pihak
Penyelesaian Diharapkan
- Mengumpukan data Terbangunnya Wali Kelas, Wali
peserta didik setiap motivasi siswa Murid, dan Guru BK
kelas yang mengalami dalam belaja
Memberikan
kendala dalam belajar
pemahaman
1
pentingnya
- Memberikan motivasi
pendidikan
Belajar kepada siswa

- Home Visit
- Siswa yang mengalami Semua siswa Kesiswaan,
kendala dalam akses dalam Kepala sekolah
internet dapat melaksanakan dan Bendahara
Pengadaan wifi di
2 menggunakan fasilitas kegiatan PJJ sekolah
sekolah
wifi sekolah tanpa ada
kendala teknis
- Menjadwalkan penggunaan
wifi sekolah bagi siswa
kelas 5 hari senin kelas 6
hari selasa.

- mewajibkan siswa yang


menggunakan wifi
sekolah mematuhi
prokes covid-19
- Vaksinasi tenaga pendidik Tidak terjadinya Pihak sekolah,
Dilaksanakannya
los learning pada Pemerintah dan
3 pembelajaran Tatap
- Pemenuhan fasilitas siswa Wali murid
Muka
prokes di Sekolah