Anda di halaman 1dari 4

REAKSI – REAKSI TERHADAP ANION – ANION

Dasar Teori :
Analisis jenis dilaksanakan dengan reaksi –reaksi yang mudah diamati
dengan indera mata. Analisis terhadap anion-anion ini dilakukan dengan
menambahkan pereaksi yang dapat menghasilkan reaksi yang spesifik agar dapat
terlihat dan diamati oleh mata sehingga uji terhadap anion-anion ini dapat
teridentifikasikan dengan benar.
Percobaan :
1. Karbonat, CO32-
Dipakai larutan natrium karbonat, Na2CO3 0.5 M.
a. Berikan asam sulfat M atau HCl 2 M ke dalam larutan yang
diselidiki. Maka akan timbul gas. Jika batang gelas yang telah
dibasahi dengan larutan Ba(OH)2 disekatkan pada gas ini, maka
akan terjadi endapan putih dari BaCO3.
b. Berikan larutan AgNO3 ke dalam larutan yang diselidiki. Maka
terjadi endapan putih dari Ag2CO3. Jika diberikan AgCl berlebihan
maka terjadi warna kuning.
c. Berikan larutan BaCl2 0,5 M ke dalam larutan yang diselidiki.
Maka terjadi endapan BaCO3 yang berwarna putih. Untuk
mempercepat reaksi, maka dapat dipanaskan diatas api. Endapan
dapat larut dalam asam mineral dan asam karbonat.
2. Hidrogen Carbonat, HCO3-
Dipakai larutan natrium hydrogen karbonat, NaHCO3 0,5 M atau kalium
hydrogen karbonat, KHCO3 0,5 M yang baru saja dibuat.
a. Didihkan larutan yang diselidiki, maka timbul gas. Identifikasi gas
ini dengan air barit. Catat pengamatan saudara.
b. Tambahkan Magnesium sulfat ke dalam larutan yang diselidiki,
dimana :
1. Larutan tersebut dalam keadaan dingin.
2. Larutan tersebut dalam keadaan panas.
Catat dan bandingkan pengamatan saudara.
3. Sulfit, SO32-
Dipakai larutan Na2SO3 0,5 M yang baru saja dibuat.
a. Berikan asam sulfat encer dan dinginkan. Maka akan timbul gas
yang berbau rangsang.
Reaksi ini lebih cepat dengan pemanasan.
b. Berikan larutan AgNO3 kepada larutan yang diselidiki. Maka akan
timbul endapan putih dari argentums sulfite yang dapat larut dalam
alkali sulfite berlebihan. Jika larutan dididihkan maka terjadi
endapan abu-abu dari perak.
c. Berikan larutan KMnO4 (yang telah diasamkan dengan H2SO4 M
sebelum pengujian) kedalam larutan yang diselidiki maka warna
akan menjadi hilang.
d. Berikan larutan K2Cr2O7 (yang telah diasamkan dengan H2SO4 M
sebelum pengujian) kedalam larutan yang diselidiki maka terjadi
pewarnaan hijau.
e. Berikan larutan BaCl2 kedalam larutan yang diselidiki (naetral)
maka terjadi endapan putih dari BaSO yang dapat larut dalam asam
nitrat yang dingin dan encer. Jika dididihkan dengan air brom
maka akan terjadi endapan putih barium sulfat.
4. Thiosulphat, S2O32-
a. Berikan larutan asam sulfat encer kepada larutan yang diselidiki
maka akan timbul gas yang berbau rangsang dan endapan sulfur.
b. Berikan larutan AgNO3 kepada larutan yang diselidiki maka akan
terjadi endapan putih kemudian berubah warna menjadi kuning
coklat dan akhirnya hitam disebabkan terjadinya Ag2S.
c. Berikan larutan Yodium kepada larutan yang diselidiki, maka
yodium akan direduksi menjadi Yodida dan larutan yodium yang
coklat menjadi tidak berwarna.
d. Berikan larutan BaCl2 kedalam larutan yang diselidiki maka akan
timbul endapan putih. Bandingkan hasilnya jika yang ditambahkan
bukan BaCl2 tetapi CaCl2.
5. Sulfida, S2-
Dipakai larutan Na2S 2 M.
a. Berikan larutan H2SO4 M atau HCl 2 M. Uji gas yang keluar
dengan :
b. Berikan larutan AgNO3. Uji kelarutan endapan yang timbul
dengan menggunakan asam nitrat dingin dan asam nitrat encer
panas.
1. Kertas saring yang telah dibasahi Pb-asetat.
2. Kertas saring yang telah dibasahi Cd-asetat.
c. Berikan 1 tetes larutan Na2S diatas suatu lempeng perak, maka
akan terjadi suatu noda berwarna hitam.
Hasil :
1. Karbonat, CO32-
a. CO32- + 2HCl → 2Cl- + H2O + CO2 ↑
CO2 ↑ + Ba(OH)2 → BaCO3 ↓ putih + H2O
b. CO32- + AgNO3 → Ag2CO3.↓ putih + 2NO3-
c. CO32- + BaCl2 → BaCO3 ↓ putih + 2Cl-
2. Hidrogen Carbonat, HCO3-
a. HCO3- didihkan larutan → timbul gas CO2 ↑
CO2 ↑ + Ba(OH)2 → BaCO3 ↓ putih + H2O
3. Sulfit, SO32-
a. SO32- + H2SO4 → dipanaskan → timbul gas yang berbau rangsang.
b. SO32- + 2AgNO3 →. Ag2SO3 ↓ putih + 2NO3-
c. SO32- + KMnO4 → Warna larutan tidak hilang
d. SO32- + K2Cr2O7 → .Larutan berwarna kuning
e. SO32- + BaCl2 → BaSO4 ↓ putih
BaSO4 ↓ + HNO3 → Endapan Larut
4. Thiosulphat, S2O32-
a. S2O32- + H2SO4 → Larutan putih kuning, bebau aroma sulfat.
b. S2O32- + AgNO3 → AgS2O3 ↓ putih + 2NO3-
AgS2O3 ↓ → didiamkan → Endapan menjadi coklat (Ag2S↓).
c. S2O32- + I2 → Larutan tidak berwarna
d. S2O32- + BaCl2 → Tidak terbentuk endapan

Pembahasan :
Analisis jenis dilaksanakan dengan reaksi –reaksi yang mudah diamati
dengan indera mata. Cara uji tetes atau spot test harus dilakukan dengan
menggunakan beberapa pereaksi sehingga diperoleh hasil yang meyakinkan akan
uji anion tertentu. Dengan pereaksi yang spesifik terhadap sifat dari anion-anion
yang akan di uji maka akan diperoleh hasil yang spesifik pula sehingga dapat
meyakinkan penguji bahwa sample yang di uji dapat teridentifikasikan.