Anda di halaman 1dari 4

KERANGKA ACUAN, METODE INSTRUMEN

ANALISIS KEBUTUHAN MASYARAKA/SASARAN KEGIATAN


UKM GIZI DI PUSKESMAS KOTO BARU

I.PENDAHULUAN

Kesehatan dan gizi merupakan faktor penting yang secara langsung berpengaruh
terhadap kualitas sumber daya (SDM) manusia yang sehat dan berkualitas merupakan
modal utama atau investasi dalam pembangunan kesehatan.

Undang –Undang nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menyebutkan tujuan


perbaikan gizi adalah untuk meningkatkan mutu gizi perorangan dan masyarakat.Mutu
Gizi akan tercapai antara lain melalui penyediaan pelayanan kesehatan yang bermutu
dan professional di semua institusi pelayanan kesehatan.Salah Satu pelayanan
kesehatan yang penting adalah pelayanan gizi di puskesmas, baik pada puskesmas
rawat inap maupun pada puskesmas Non Rawat Inap.
Dalam Rangka Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) bidang
kesehatan 2015-2019 telah ditetapkan Sararan Pokok Pembangunan Sub Bidang
Kesehatan dan Gizi Masyarakat, yang bertujuan meningkatkannya status gizi
masyarakat, dengan target :
1. Anemia pada ibu hamil sebesar 28%
2. Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sebesar 8%
3. Bayi usia kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI Eklusif sebesar 50%
4. Anak balita kekurangan gizi (underweight) sebesar 17%
5. Anak balita wasting (kurus) sebesar 9,5%
6. Anak baduta (di bawah 2 tahun) stunting (pendek dan sangat pendek)
sebesar 28%

Puskesmas sebagai penanggung jawab penyelenggara upaya kesehatan


terdepan, kehadirannya ditengah masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai pusat
pelayanan kesehatan bagi masyarakat,tetapi juga sebagai pusat komunikasi
masyarakat. Disamping itu, keberadaan Puskesmas di suatu wilayah dmanfaatkan
sebagai upaya-upaya pembaharuan (inovasi) baik di bidang kesehatan masyarakat
maupun upaya pembangunan lainnya bagi kehidupan masyarakat sekitarnya sesuai
dengan kondisi sosial budaya masyarakat setempat.

II.LATAR BELAKANG
Program gizi merupakan bagian integral dari program kesehatan yang
mempunyai peranan penting dalam menciptakan derajat kesehatan masyarakat yang
setinggi tingginya.untuk mencapai tujuan tersebut,program perbaikan gizi harus
dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan.
Hasil rikesdas tahun 2018 balita gizi buruk 3,9 %,gizi kurang 13,8 ,balta sangat pendek
11,5 %,pendek 19,3 %,balita sangat kurus 3,5 %,balita kurus 6,7 %.gizi lebih 8
%.meskipun dari hasil tahun ,sudah mengalami penurunan.sedangkan anemia ibu hamil
anemia 48,6%

Puskesmas koto baru terletak dipinggir jalan dengan memiliki jumlah penduduk
yang banyak.masalah gizi di wilayah gizi puskesmas diantaranya balita gizi
kurang,buruk,bumil KEK,Kunjungan balita yang ditimbang rendah,cakupan bumil dapat
tablet FE masih rendah.berbagai upaya perbaikan gizi dilakukan dengan kegiatan UK
Gizi.intervensi terhadap maslah gizi dapat dilakukan dengan tepat oleh pengelola
progra,bila tersedia data atau informasi yang akurat dan berkesinambungan.

III. TUJUAN
III..I Tujuan Umum
1. Tujuan Umum
Meningkatkan upaya perbaikan gizi di masyarakat

2. Tujuan Khusus
a. Meningkatkan mutu pelayanan gizi dimasyarakat
b. menurukann Prevalensi Balita Stunting(penndek,sangat pendek)
c. menurunkan Prevalensi Balita Wasting(kurus,sangat kurus),Pemberian PMT
Balita kurus dapat PMT
d. menurunkan prevalensi ibu hamil anemia.
e. Menurunkan persentase bayi dengan berat badan lahir rendah (berat badan
< 2500 gram)
f. Meningkatkan cakupan pemberian Fe pada bumil,PMT BumilKEK
g. Diketahui persentase remaja puteri mendapat TTD
h. Diketahui persentase bayi baru lahir yang mendapat IMD

i. Meningkatkan cakupan asi eksklusif


j. Meningkatkan kunjungan balita ditimbang,dan balita yang naik.
k. Meningkatkan persentase balita 6-59 bulan mendapat kapsul vitamin A
l. Meningkatkan cakupan ibu nifas mendapat kapsul vitamin A
m. Meningkatkan persentase rumah tangga mengonsumsi garam beriodium
N
o Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan
1. Pengkajian gizi
Pelayanan gizi di
2. Penentuan diagnosa gizi
1 dalam gedung
( Rawat Jalan) 3. Intervensi gizi
4. Monotoring dan evaluasi asuhan gizi
1. Penyuluhan gizi
2. Pemantaun status gizi di Posyandu
3. Pemberian kapsul Vitamin A bayi balita
4. Pemberian kapsul Vitamin Ibu Nifas
5. Sweeping kapsul Vitamin A bayi dan balita
6. Pemberian TTD untuk Ibu Hamil
7. Pemberian PMT Ibu Hamil KEK
2 Pelayanan gizi di luar 8. Pemberian MP-ASI dan PMT Pemulihan Balita
gedung 9. Pemantauan garam beryodium
10. Kunjungan rumah balita gizi kurang/kurus,bgm,gizi buruk,
11. Pemantauan MP-ASI PMT Pemulihan Balita dan PMT Ibu hamil
KEK
12. PMT Penyuluhan
13. Distribusi MP-ASI PMT Pemulihan Balita dan PMT Ibu Hamil KEK
14.Validasi data balita stunting
15.pendistribusian tablet FE Remaja putri
16.validasi data penimbangan massal
IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

V.Metode Pelaksanaan Kegiatan


Kegiatan gizi dilaksanakan di wilayah kerja puskesmas koto
baru.pelaksanaannya dilakukan di wilayah posyandu,sekolah SD,SLTP dan SMA
sederajat.metode yang dilaksanakan dengan ceramah,tanya
jawab,diskusi.melaksanakan penimbanga BB dan pengukuran TB.Pendistribusian obat
gizi.

VI.SASARAN
Sasaran utama adalah
1. Ibu Hamil
2. Remaja Putri
3. Ibu Nifas
4. Ibu Menyusui
5. Anak Pra Sekolah
6. Anak sekolah
7. Lansia
8. Bayi dan Balita

VII.JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


2019
No Kegiatan Ma Ap Ju Ok
Jan Feb r r Mei Jun l Ags Sep t Nov Des
1 Posyandu bayi dan balita X X X X X X X X X X X X
Distribusi PMT pemulihan
2 bayi balita dan PMT X
bumil KEK
                     
Pemantauan PMT
3 Pemulihan bayi balita X X X
dan PMT bumil KEK                  
Kunjungan rumah bayi
4 balita X X X X X X X X X X X X
BGM/Gizbur/BGT/kurus
Kunjungan rumah bayi
5 balita yang tidak datang X X X X
ke posyandu                
6 Distribusi Vitamin A   X           X        
7 Survey Garam        x        x      
Recall bayi balita
bgm/gizbur/bgt/kurus dan
8 X X X X X X X X X X X X
Ibu hamil KEK dan
Anemia
9 Konseling Gizi X X X X X X X X X X X X
Validasi data
10
penimbangan X X X X X X X X X X X X

VIII.EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Evaluasi pelaksanaaan kegiatan dan pelaporan dilaksanakan setelah
dilaksanakann kegiatan

IX. PENCATATAN,PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Pencatatan dengan menggunakan register dan format laporan yang telah
ditetapkan dan dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kab/Kota setiap tanggal 5 bulan
berikutnya.
Evaluasi kegiatan dilakukan setiap bulan,triwulan,semester dan tahunan.