Anda di halaman 1dari 8

KONSELING KESEHATAN KLIEN DI SEKOLAH

Diajukan untuk memenuhi tugas mingguan Konseling Kesehatan

DOSEN PENGAMPU:

Dr. Syahniar, M.Pd., Kons.

DISUSUN OLEH:

ZULFRIADI TANJUNG

16006046/2016

JURUSAN BIMBINGAN DAN KONSELING

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

2018
KONSELING KESEHATAN KLIEN DI SEKOLAH

1. Pengertian Konseling Kesehatan di Sekolah

Konseling kesehatan disekolah berasal dari 3 suku kata yaitu

konseling, kesehatan, dan sekolah. Menurut Prayitno (2004) konseling

adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara

konseling oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang

sedang mengalami sesuatu masalah (disebut klien) yang bermuara pada

teratasinya masalah yang dihadapi klien. Konseling kesehatan klien di

sekolah adalah suatu upaya pemberian bantuan (pelayanan) psikis yang

dilakukan oleh guru pembimbing atau konselor berkaitan dengan

kesehatan klien di sekolah (siswa) untuk mencapai hidup sehat yaitu

kondisi sejahtera, baik secara fisik, mental, maupun sosial yang bermuara

pada tercapainya tujuan akhir dari konseling yaitu dari KES-T menjadi

KES. Soekidjo, Anwar, Ella dan Tri (2012: 71) menjelaskan pelayanan

kesehatan di sekolah harus dipusatkan pada pencegahan dan intervensi dini

sehingga siswa dapat memelihara kesehatan mereka. Pelayanan kesehatan

di sekolah harus dapat menolong dalam menghadapi isu-isu kesehatan

dasar. Para siswa harus mendapat akses terhadap palayanan yang tidak

hanya mencakup penilaian kesehatan saja, tapi juga menajemen dan

investasinya untuk mengerangi perilaku beresiko, termasuk kekerasan,

pencegahan kecelakaan, dan sebagainya. Kesehatan siswa di sekolah oleh

WHO (dalam Soekidjo, Anwar, Ella dan Tri, 2012) bertujuan untuk

meningkatkan status kesehatan peserta didik, guru, dan masyarakat


lingkungan sekolah dengan cara membantu sekolah untuk memobilisasi

dan meningkatkan kegiatan keshatan dan pendidikan baik pada tingkat

local, nasiaonal, regional maupun global. Untuk arti sekolah sendiri

Menurut KBBI sekolah adalah bangunan atau lembaga belajar dan

mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran menurut dan

sesuai tingkatan yang ditempuh. Tingkatan ini selanjutnya disebut jenjang

yang ada, yakni tingkatan adalah sekolah dasar, Lanjutan dan Perguruan

tinggi.

Jadi dapat ditarik kesimpulan konseling kesehatan disekolah adalah

psoses pemberian bantuan oleh konselor sekolah terhadap siswa agar

mampu memecahkan masalah kesehatan baik fisik maupun psikis agar

konseli bisa berubah dari KES-T menjadi KES.

2. Materi Yang Dapat Diberikan Konselor Berkenaan Kesehatan Klien

Di Sekolah.

Konselor dapat memberikan materi tentang kesehatan klien di sekolah

dapat kita analisis dari pendapat Soekidjo, Anwar, Ella dan Tri (2012: 5)

yaitu: bahan-bahan atau informasi yang disampaikan kepada siswa melalui

kegiatan promosi kesehatan adalah semua informasi yang dapat

menstimulasi perilaku hidup sehat, dinataranya:

a. Penyakit-penyakit menular yang mencakup tanda-tanda penyakit,

penyebabnya, cara menular, cara pencegahan, pertolongan pertama

kasus dan sebagainya. Dari materi tersebut konselor dapat memberikan

materi tentang pentingnya mengetahui, mencegah penyakit menular.


b. Kebersihan diri sendiri, dari materi tersebut konselor dapat memberikan

materi tentang pentingnya menjaga kesehan diri.

c. Kesehatan lingkungan, dari materi ini konselor dapat memberikan

meteri tentang cintailah lingkungan yang sehat.

3. Layanan Yang Diberikan Konselor Kepada Siswa Berkaitan Dengan

Konseling Kesehatan.

Layanan yang dapat diberikan konselor kepada siswa berkaitan

dengan konseling kesehatan adalah:

a.       Layanan informasi

Prayitno dan Erman Amti (2004: 259) menjelaskan layanan informasi

bermaksud memberikan pemahaman kepada individu-individu yang

berkepentingan tentang berbagai hal yang diperlukan untuk menjalani

suatu tugas atau kegiatan, atau untuk melakukan arah suatu tujuan atau

rencana yang dikehendaki. Meteri materi di atas dapat diberikan oleh

konselor melalui layanan informasi.

b.      Bimbingan kelompok

Materi tentang konseling kesehatan dapat diberikan oleh konselor

kepada siswa melalui bimbingan kelompok. Gazda (dalam Prayitno dan

Erman Amti, 2004) menjelaskan bimbingan kelompok di sekolah

merupakan kegiatan informasi kepada sekelompok siswa untuk membentu

mereka menyusun rencana dan keputusan yang tepat. Dalam bimbingan

kelompok siswa akan mengemukakan pendapatnya tentang pentingnya

menjaga kesehatan.
PERTANYAAN

1. Layanan apa yang cocok dalam konseling kesehatan disekolah?

A. Layanan informasi

B. Konseling kelompok

C. Konseling kesehatan

D. A dan B benar.

2. Apa pengertian Kesehatan siswa di sekolah oleh WHO (dalam Soekidjo,

Anwar, Ella dan Tri)?

A. Meningkatkan kesehatan peserta didik

B. Meningkatkan kesehatan guru

C. Meningkatkan kesehatan masyarakat

D. A dan B benar

3. Apa saja materi yang cocok diberikan oleh konselor sekolah terhadap

siswa disekolah?

A. Mengenai gejala-gejala penyakit

B. Tanda-tanda penyakit menular

C. Kebersihan diri sendiri

D. Semua benar

4. Apa manfaat bimbingan kolompok bagi siswa mengenai konseling

kesehatan?

A. Mendapat informasi mengenai menjaga kesehatan

B. Mendapat informasi bagaiman menjadi pribagi yang baik

C. Mendapatann informasi bagaimana management waktu


D. Semua benar

5. Materi apa yang cocok yang diberikan konselor melalui layanan

informasi?

A. Menjaga kesehatan

B. Menjaga diri dengan baik

C. Menjadi pribadi yang arif dan budiman

D. Semua benar
KUNCI JAWABAN

1. D

2. D

3. D

4. A

5. A
KEPUSTAKAAN

Prayitno. 2004. Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Prayitno dan Erman Amti. 2004. Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta:
Rineka Cipta.
Soekidjo,N.,Anwar, H., Ella, N. H dan Tri, K. 2012. Promosi Kesehatn di
Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta

Anda mungkin juga menyukai