Anda di halaman 1dari 2

7 Tips Membuat Buku Panduan Karyawan Restoran

Buku panduan atau manual bagi para karyawan restoran penting karena bisa membantu mereka dalam mengerjakan
pekerjaannya dengan baik dan tepat, serta mencegah adanya kekeliruan atau kesalahpahaman tertentu.

Dalam manual atau buku panduan tersebut juga biasanya diberi keterangan tentang peraturan dan pedoman yang yang harus
di ikuti

Lalu bagaimanakah supaya pebisnis restoran bisa membuat buku panduan atau manual bagi para karyawannya dengan baik
dan benar? Berikut informasi yang sudah STOQO rangkum selengkapnya:

1. Pastikan buku panduan mudah dibaca

Ketika karyawan ingin mencari tahu sesuatu, ia akan berusaha untuk langsung menemukan informasi yang dibutuhkan.

Itu artinya informasi yang ada di buku panduan haruslah mudah dibaca dan yang paling penting mudah ditemukan.

Memasukan daftar isi, gambar, peta, hingga grafis lainnya bisa membantu mereka menemukan dan memahami informasi yang
dibutuhkan secepatnya

2. Buatlah daftar kewajiban serta prosedur para karyawan

Jangan lupa untuk membuat daftar kewajiban serta prosedur yang harus dilakukan oleh para karyawan.

Hal ini membantu mereka memahami dan mengingat apa saja kewajiban mereka supaya tidak ada yang terlalaikan.

Bagian ini juga mengingatkan mereka pada apa yang harus dan tidak boleh mereka lakukan. Sedangkan prosedur bisa berisi
tentang kode berpakaian, standar kebersihan, hingga prosedur penanganan keracunan alkohol jika diperlukan.

Selain itu bisa juga dimasukkan cara penanganan situasi darurat, izin cuti, izin tidak masuk, hingga prosedur pengunduran diri
dari jabatan.

3. Peraturan keamanan

Jangan lupa juga untuk memasukkan peraturan standar kemanan. Misalnya saja apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat
sedang menyajikan makanan, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat menanggapi keluhan atau feedback
pelanggan dan masih banyak lagi.

4. Buku manual tidak sama dengan kontrak kerja

Terangkan juga pada para karyawan bahwa manual yang diberikan tidaklah sama dengan kontrak kerja.

Namun, apabila ada ditemukan karyawan yang terlalu sering melanggar ketentuan yang ada pada manual dan membahayakan
kelangsungan bisnis restoran, bisa diproses untuk diberhentikan.

5. Visi dan misi restoran

Jangan lupa juga untuk mencantumkan visi dan misi restoran. Tujuannya adalah supaya para pekerja mengerti dan kegiatan
yang mereka lakukan di restoran tersebut tetap sesuai dengan keinginan pemilik bisnis.

6. Customer service

Jangan lupa untuk mencantumkan informasi penting (seputar pertanyaan dan cara menjawab yang sesuai) yang bisa
membantu para karyawan yang bekerja di bagian customer service

Hal ini tentunya penting mengingat tim customer service yang nantinya harus berinteraksi dengan para pelanggan dan ada
masanya mereka harus berhadapan dengan permasalahan yang berhubungan dengan para pelanggan.
Maka dari itu cantumkan informasi penting seperti misalnya pertanyaan apa yang mungkin sering diajukan (beserta
jawabannya), informasi tentang restoran (harga, menu yang tersedia, jam buka dan jam tutup), peraturan saat
menghadapi pelanggan yang tidak sopan, hingga bagaimana cara menghadapi keluhan pelanggan lainnya

Mungkin saja nantinya customer service diharapkan bisa membantu apabila karyawan lain kesulitan dalam melayani para
tamu. Misalnya diakibatkan terlalu banyaknya jumlah tamu yang hadir. Jangan lupa cantumkan juga ketentuan
tersebut di buku panduan.

7. Desain buku panduan yang bagus

Pastikan juga bahwa desain buku panduan atau manual dibuat semenarik mungkin namun tidak membuat pusing atau bingung
para karyawan yang hendak membaca.

Jika Teman tidak bisa mendesain sendiri, cobalah untuk menyewa jasa seseorang desainer yang memang ahli di bidang
tersebut.

Buku panduan juga tidak perlu dibuat dalam ukuran yang terlalu besar dan tebal supaya tidak merepotkan para karyawan

Sebisa mungkin justru buatlah dalam ukuran yang bisa dimasukkan ke kantong.

8. (Opsional) Buat juga dalam versi digital

Jika dirasa dalam kegiatan sehari-hari buku manual yang sudah dicetak (print) tidak terlalu praktis, buatlah dalam
bentuk digital seperti format .pdf untuk dapat masing-masing karyawan baca melalui smartphone atau komputer
masing-masing.