Anda di halaman 1dari 10

Soal A B C D Kunci

Sesuai dengan peraturan perundang- undang Ahli K3 berwenang untuk antara Melakukan audit external Mengadakan analisa Memasuki tempat Kerja sesuai Semua jawaban benar
1 lain : SMK3 Kecelakaan kerja dengan keputusan penunjukan c
dimanapun
2 Ada 3 (tiga) cara dalam penilaian resiko seperti dibawah ini , kecuali : Analisa Kualitatif Analisa Kuantitatif Analisa semi Kualitatif Analisa semi Kuantitatif a
Sesuai dengan Permenaker No. Per. 04/Men/1987 Pengusaha atau Pengurus Setiap tempat Kerja yang Setiap perusahaan. Kantor pusat suatu gtup Setiap unit kerja di
3 wajib membentuk p2k3 di : mempekerjakan 100 orang perusahaan. perusahaan besar. a
atau lebih
4 Kondisi tempat kerja yang berbahaya tidak berkaitan erat dengan : Cara kerja Cuaca Proses produksi. Mesin, pesawat, alat. b
Pada pasal 86 UU 13 Tahun 2003 ayat (1) menyatakan; setiap pekerjaan/ buruh Keselamatan dan Kesehatan Moral dan Kesusilaan Penghidupan yang layak. Perlakuan yang sesuai
mempunyai hak unutuk memperoleh perlindungan, berikut yang bukan bagian Kerja dengan harkat dan
5 c
dari ayat tersebut adalah perlindungan atas : martabat manusia serta
nilai-nilai agama
Berdasarkan pasal 14 Undang- Undang No. 1 tahun 1970 yang bukan kewajiban Menyediakan alat Memasang gambar Memberikan Kebebasan Menempatkan semua
pengurus perusahaan adalah : perlindungan diri. poster k3 ditmpat kerja berserikat. syarat- syarat k3 dan
6 c
lembaran Undang-
undang No.1 tahun 1970
Ahli K3 yang bekerja di perusahaan jasa K3 wajib menyampaikan laporan Setiap 3 (tiga) bulan sekali Setiap 1 (satu) Tahun Setiap saat setelah selesai Setiap 2 (dua) Tahun
kepada menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau pejabat yg ditunjuk: sekali melakukan kegiatan sekali sesuai dengan
7 a
masa berlakunya surat
keputusan penunjukan
Setiap instansi dan pesawat yang digunakan di tempat kerja harus memiliki izin Agar efektif, efesien dan Untuk memenuhi Untuk memperpanjang umur Agar instansi pesawat
8 c
pemakaian, yang bukan tujuan dari hal tersebut adalah : aman dalam pemakaiannya peraturan perundangan pesawat. tersebut selalu baru.
Yang menjadi batasan perngertian kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang Adanya korban luka- luka dan Adanya Kerusakan Lingkungan tercemar. Terganggunya proses
mengakibatkan : atau meninggal dunia. peralatan produksi pekerjaan/produksi
walaupun tidak terjadi
9 d
korban yang cidera
maupun kerusakan
peralatan.
Audit SMK3 bertujuan untuk : Memiliki administrasi k3 Mengetahui pelaksaan k3 Membuktikan pelaksaan K3 Membuktikan kesesuaian
10 di perusahaan besar dan sesuai peraturan perundangan penerapan sistem c
beresiko tinggi. k3 menajemen k3.
Pemimpin tertinggi perusahaan membuat komitmen tentang K3. Bentuk Tertulis dan disebarluaskan ke Secara lisan disampaikan Tertulis, bertanggal dan Tertulis dan di
komitmen tersebut adalah : karyawan. kepada karyawan. ditandatangani pimpinan dan di tandatangani manajer
11 c
sebarluaskan kepada karyawan. safety dan disebarluaskan
kepada karyawan.
Ketentuan dari pasal 13 Undang- Undang No.1 tahun 1970 tentang Tamu yang akan memasuki karyawan yang akan Siapapun akan memasuki Khusus bagi orang yang
12 keselamatan kerja berlaku untuk : tempat kerja. memasuki ruang kerja tempat kerja. melakukan PKL c
tertentu.
Ahli keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan seseorang yang memiliki Dari Depnaker sendiri. Instansi diluar Depnaker. Dari Pemda setempat. Dari BUMN/BUMD.
kemampuan/keahlian khusus yang ditunjuk oleh menteri tenaga kerja dalam
13 a
mengawasi peraturan perundang-undangan K3. Ahli k3 tersebut berasal dari :

Pengurus diwajibkan melaporkan tiap kecelakaaan yang terjadi ditempat kerja Pasal 3 Pasal 8 Pasal 11 Pasal 15
yang dipimpinnya, pada pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja.
14 c
Ketwntua tersebut terdapat didalam Undang-Undang No. 1 tahun 1970 tentang
keselamatan kerja pada pasal :
Pasal 13 Undang-Undang No 1 tahun 1970 menyatakan "Barang siapa akan Orang yang terkait langsung setiap orang, baik yang hanya pada instansi-instansi Hanya untuk tamu atau
memasuki suatu tempat kerja,diwajibkan menaati semua petunjuk dengan pekerjaan ditempat bersangkutan maupun yang dianggap sangat orang lain yang bukan
15 b
keselamatan kerja dan memakai alat pelingdung diri yang kerja yang tidak bersangkutan berbahaya. pekerja.
diwajibkan".Ketentuan ini mengingat kepada : dengan pekerjaan di
Sikap perbuatan manusia dalam bekerja antara lain dilatar belakangi oleh : Usia seseorang sifat dan perilaku faktor pendidikan dan kondisi fisik seseorang
16 c
seseorang pengalaman
17 Kapan P2K3 melaporkan kegiatannya ke kantor Disnaker setempat ? 2 (dua) bulan sekali 3 (tiga) bulan sekali 4 (empat) bulan sekali 5 (lima) bulan sekali b
Yang dimaksud dengan " pengurus" berdasarkan Udang- Undang No. 1 tahun Orang yang memimpin Setingkat manajemen Pemegang saham. Pengusaha
18 a
1970 tentang keselamatan kerja adalah : langsung suatu tempat kerja perusahaan.
Yang masuk didalam ruang linkup obyek pengawasan k3 berdasarkan Undang- Perusahaan swasta. Tempat kerja milik Tempat kerja Tempat usaha yang
19 Undang No. 01 Tahun 1970 tentang Keselamatan kerja adalah : Negara memiliki potensi bahaya d
tinggi
Audit SMK3 eksternal, dilaksanakan sekurang-kurangnya : stau kali setahun. Satu kali dalam 2(dua) Satu kali dalam 3 (tiga) tahun Satu kali dalam 4 (empat)
20 c
tahun tahun
Audit SMK3 tidak dilakukan oleh : Auditor internal Semua pimpinan auditor ekternal Semua jawaban benar
21 b
perusahaan
Ketentuan tentang p2k3 diatur dalam undang udang no.1 tahun 1970 pada Pasal 3 Pasal 9 pasal 15 pasal 10
22 b
pasal :
23 p2k3 yang dibentuk di suatu perusahaan terdiri dari unsur : tripartite bipartite organisasi pekerja pempinan perusahaan d
keputusan penunjukan ahli k3 oleh menteri ketenagakerjaan dinyatakan tidak dimutasi oleh pimpinan pindah tugas ke dimutasi oleh pimpinan terjadi pergantian jabatan
24 b
berlaku apabila yang bersangkutan perusahaan ke unit kerja lain perusahaan lain atau perusahaan ke daerah lain
Pengawasan K3 yang bersifat preventif dan represif meliputi : Perencanaan perencanaan dan pemakaian dan peredaran perencanaan, pembuatan
25 d
modifikasi dan pemakaian
Yang bukan merupakan kewajiban ahli k3 menurut peraturan perundang memberikan laporan kepada meminta keterengan membuat surat teguran memperbaiki sendiri
undangan adalah : Menteri Tenaga Kerja atau atau informasi mengenai terhadap pelanggaran kerusakan yang ada
26 pejabat yang ditunjuk pelaksaaan syarat syarat ketentuan perundang ditempat kerja d
mengenai hasil pelaksaan k3 di tampat kerja undangan k3 ditempat kerja
tugasnya.
Dalam rangka pembinaan kepada tenaga kerja, didalam undanag udang No. 1 Menujukan dan menjelaskan melakuakan audit k3 mengadakan pemantauan Mengadakan penyuluhan
tahun 1970 tentang keselamatan kerja ialah satu kewajiaban pengurus antara kondisi dan bahaya yang lingkungan kepada masyarakat
27 lain : timbul ditempat kerja kepada sekitar mengenai c
tenaga kerja baru kemungkinan yang
bahaya yang dapat timbul
Kecelakaan kerja yang disebabkan oleh perbuatan tidak aman dan kondisi tidak Pengusaha pekerja pemerintah jawaban a,b, dan c benar
28 d
aman menjadi tanggung jawab :
keputusan penunjukan ahli Keselamatan dan kesehatan kerja dicabut kecuali : tidak memenuhi peraturan melakukan kesalahan dan dengan sengaja atau karena terlalu taat dan disiplin
perundang undangan K3 kecerobohan sehingga kekhilafannya menyebabkan dalam menjalankan
menimbulkan keadaan terbukanya rahasia tugasnya
29 d
bahaya perusahaan/instansi yang
karena jabatannya wajib untuk
merahasiakan
Kejadian kecelakaan yang disebabkan oleh perbuatan yang tidak aman dari Unsafe action sebab tidak langsung unsafe condition merupakan sebab
30 d
pekerja merupakan : langung
Yang bukan merupakan kewajiban ahli k3 menurut peraturan perundang memberikan laporan kepada meberikan gaji karyawan memintai keterangan atau membuat teguran
undangan adalah : Menteri Tenaga Kerja atau informasi mengenai terhadap pelanggaran
31 pejabat yang ditunjuk pelaksanaan syarat syarat k3 di ketentuan perundang b
mengenai hasil pelaksaan tempat kerja undangan k3 di tempat
tugasnya. kerja
sebagai dasar hukum penunjukan ahli keselamatan dan kesehatan kerja adalah permenaker no. per- permenaker no. per-02 permenaker no. per- permenaker no. per-
32 c
: 04/men/1987 /men/1988 02/men/1992 01/men/1988
perusahaan jasa yang mendapatkan penunjukan dibidang pesawat angkat dan Boleh boleh kalau tidak ada tidak tau tidak boleh
angkut, didalam kegiatannya memeriksa dan menguji pesawat uap dan bejana yang lain
33 a
tekan. Bagaimana pendapat saudara tentang hal tersebut :

keputusan penunjukan ahli Keselamatan dan kesehatan kerja dicabut kecuali : memenuhi peraturan tidak memenuhi melakukan kesalahan dan dengan sengaja atau
perundangan k3 peraturan perundang kecerobohan sehingga karna kekhilafannya
undangan k3 menimbulkan keadaan menyebabkan terbukanya
34 berbahaya rahasia perusahaan a
/instansi yang karena
jabatan nya wajib untuk
dirahasiakan
Sumber bahaya yang termasuk didalam lingkunagan kerja adalah : tempat kerja yang kotor cara pengamanan bahan kebisingan jawaban a,b, dan c benar
35 d
yang salah
Pedoman diagnosis dan penilaian cacat telah diatur di dalam peraturan ? Kepdirjen binwasnaker No. UU No.13/2003 Permenakertrans No.25 Permenakertrans No.2
36 b
kep. 53/DJPPK/VIII/2009 /men/XII/2008 /men/1980
dalam penyelenggaraan makanan untuk tenaga kerja perlu diperhatikan hal hal petugas penyelenggaraan sitem pelayanan dapur dan ruang makan bener semua
37 d
sebagai berikut : makanan makanan
yang termasuk objek pengawasan norma kesehatan kerja penyelenggaraan pelayanan pelaksanaan p3k di gizi kerja semua bener
38 d
kesehatan kerja tempat kerja
Pengertian kesehatan kerja menurut ILO/WHO tahun 1995 adalah Promosi dan pemeliharaan pencegahan kesehatan penempatan dan pemeliharaan semua bener
derajat yang setinggu pada pekerja yang pekerja dalam suatu lingkungan
tingginya dari kesehatanfisik, disebabkan oleh kondisi kerja yang sesuai dengan
39 a
mental dan sosial dari pekerja kerja mereka kemampuan fisik dan
pada semua pekerjaan psikologisnya

Berdasarkan permenakertrans No. per. 03/men/1982 kewajiban pengurus Memberikan pelayanan Memberikan kebebasan menyampaikan laporan semua benar
perusahaan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan kerja yaitu : kesehatan kerja sesuai profesional kepada pelaksanaan PKK secara rutin
kemajuan ilmu teknologi dokter yang menjalankan kepada dinas tenaga kerja
40 d
pelayanan kesehatan setempat dengan tembusankpd
kerja departemen tenaga kerja dan
transmigrasi up. Direktur
Pengobatan dan perawatan bagi pekerja yang mengidap TB harus adekuat yang pengobatan diberikan dalam diawasi secara langsung Pengobatan diberikan dalam semua benar
memenuhi prinsip : bentuk panduan OAT yang oleh PMO (Pengawas jangka waktu yang cukup yang
41 tepat dan dosis yang tepat Menelan Obat) terbagi dalam tahap awal serta c
tahap lanjutan untuk mencegah
kekambuhan
Ditempat kerja, penerapan prinsip universal precaution menjadi standar baku Cuci tangan sebelum dan Penggunaan berbagai semua peralatan yang tercemar kain kain kotor dibuang
untuk pencegahan HIV-AIDS, berikut penerapan nya kecuali : sesudah setiap prosedur pelindung seperti sarung dilakukan seterilisasi dengan ketempat sampah atau
kegiatan di air mengalir tangan,jubah,masker,seti menggunakan disinfektan yang dibakar
42 d
dengan memakai detergen ap kali kontak langsung tepat secara khusus
atau sabun atau alkohol 70% dengan darah atau
berbagai cairan tubuh
Dokter yang dapat melakukan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja dokter yang bekerja pada Dokter yang ditunjuk Dokter yang bekerja di benar semua
43 berdasarkan permenakertrans No. Per.02/men/1980 PJK3 oleh pengusahaan dan perusahaan c
dibenarkan oleh direktur
yang termasuk jenis pemeriksaan kesehatan tenaga kerja, kecuali pemeriksaan kesehatan pemeriksaan kesehatan pemeriksaan kesehatan purna pemeriksaan keesehatan
44 c
khusus sebelum bekerja bakti berkala
Berdasarkan SE Menakertrans No.SE 01/Men/1979 tentang pengadaan kantin Dapur katering kantin ruang makan
45 dan ruang makan, perusahaan dengan pekerja lebih dari 200 orang supaya d
meny
Tugas pokok pelayanan kesehatan kerja sesuai permenaker No. 03 tahun 1982 pemeriksaan kesehatan Pertolongan pertama Pencegahan dan pengobatan benar semua
46 yaitu ? pada kecelakaan p3k terhadap penyakit umum dan d
penyakit akibat kerja
Berikut adalah peraturan perundangan terkaiy kesehatan kerja, kecuali Kepnakertrans No. kep. Keputusan Menteri Permenakertrans No.11 Pemenaker No. 5 tahun
47 c
68/men/IV/2004 Tenaga Kerja Nomor 333 /men/2005 2018
Tujuan P3k di tempat kerja adalah mempercepat upaya menyelamatakan nyawa melaporkan kegiatan p3k pada menghilangkan
48 penyembuhan korban pengurus cedera/penyakit yang di a
derita
Pesyaratan tenaga kerja penjamah makanan harus terbebas dari penyakit TBC HIV THYPUS CACINGAN
49 d
dibawah ini, kecuali
50 HIV berada dalam cairan tubuh manusia terutama : keringat urin air susu ibu muntahan b
51 Pemerikasaan kesehatan berkala dilakukan secara periodik yaitu 1 Tahun sekali 2 tahun sekali 3 tahun sekali semua salah a
Peraturan Perundangan yang terkait dengan pemeriksaan kesehatan tenaga permenaker no. per- Permenakertrans no. per- Pasal 7 UU No. 1 Tahun 1970 b dan c benar
52 a
kerja adalah 02/Men/1980 03 /men/1981
Jenis-jenis pemeriksaan yang harus dilakukan pada pemeriksaan kesehatan pemeriksaan urien rutin pemeriksaan fisik rontgen pemeriksaan gula dan
53 c
berkala antara lain, kecuali kolesterol
tang termasuk dalam tugas pokok pelayanan kesehatan kerja berdasarkan Pembinaan dan pengawasan pencegahan dan pertolongan pertama pada semua benar
permenaker No. 3 tahun 1982 adalah : terhadap perlengkapan pengobatan terhadap kecelakaan (P3K)
54 d
kesehatan kerja penyakit umum dan
penyakit akibat kerja
Lembaga yang dapat melakuakan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja Pelayanan kesehatan kerja di Perusahaan jasa bidang Rumah sakit atau laboratorium a dan b benar
berdasarkan permenakertrans No. Per. 02/Men/1980 dalam perusahaan pemeriksaan/pengujian yang lengkap alat
55 dan atau pelayananan pemeriksaannya d
kesehatan kerja, yang
telah mendapatkan
Berikut ini dampak sosial dan ekonomi akibat meningkat kasus Tb di kalangan diskriminasi absenteisme meningkat Kelihangan Kemiskinan/ Kerugian
56 a
pekerja, kecuali pekerja/PHK/pengangguran ekonomi
Berdasarkan permenakertrans No. 15/Men/VIII/2008 tentang P3k ditempat Tempat kerja potensi bahaya Tempat kerja potensi Tempat kerja potensi bahaya jawaban a dan b benar
kerja, rasio jumlah petugas P3k di tempat kerja yang tepat kecuali : rendah,jumlah petugas p3k bahaya tinggi, jumlah rendah, jumlah petugas p3k
57 adalah 1 orang untuk setiap petugas p3k adalah 1 adalah 1 orang untuk setiap d
25-150 orang pekerja orang untuk setiap 100 kurang dari 25 orang pekerja
orang pekerja atau
jika dengan penilaian status laik kerja seseorang pekerja dengan TB dikatakan laik kerja laik kerja dengan catatan tidak laik kerja dengan tidak laik kerja untuk
58 bahwa pekerja dapat melakukan tugas pekerjaan nya dan perlu dilakukan sementara pekerjaan tertentu b
penyesuain di tempat kerjanya ,maka hasil penilaian
Pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan dan peredaran gelap 11/Men/VI/2005 12/Men/VI/2005 13/Men/VI/2005 16/Men/VI/2005
59 narkotika di tempat kerja terdapat di peraturan kepnakertrans nomer ? a

60 faktor resiko yang mempengaruhi orang menjadi pasien TB adalah daya tahan tubuh malnutrisi merokok semua benar d
syarat - syarat penyelenggaraan pelayanan kesehatan kerja sebagai berikut, syarat keterangan baik dari syarat personil dalam syarat lembaga pelayanan syarat saran dan
kecuali ? kepolisian penyelenggaraan kesehatan kerja prasyarana
61 a
pelayanan kesehatan penyelenggaraan
kerja pelayanan kesehatan
Rancangan kotak p3k di tempat kerja adalah, kecuali : bahan kuat mudah dipindah warna dasar kotak berwarna diberi label dengan
62 a
putih lambang p3k warna
Dalam permenakertrans No. 11/Men/VI/2005 mengenai peraturan tentang? Pelayanan kesehatan kerja penyakit akibat kerja pencegahan dan Pengawasaan atas
penanggulangan peredaran, penyimpanan
63 c
penyalahgunaan dan peredaran dan penggunaan pestisida
gelap NARKOBA, Psikotropika
Tindakan P3k dan Sosialisasi P3k pada pekerja termasuk dalam upaya- upaya upaya kuratif dan preventif upaya promotif dan upaya kuratif dan promotif upaya preventif dan
64 yang dilakukan ditempat kerja yang berhubungan dengan pengelolaan preventif kuratif b
kesehatan kerja :
Perusahaan dianjurkan menyediakan ruang makan yang memperkejakan : 100- 220 buruh 50- 200 buruh 30-180 buruh 20-150 buruh
65 b
Tugas dan kewajiban ahli k3 kimia antara lain: merahasiakan segala memberikan laporan jawaba a dan b salah jawaban a dan b benar
keterangan yang berkaitan kepada menteri atau
66 dengan rahasia perusahaan pejabat yang ditunjuk d
atau instansi yang didapat mengenai hasil pelaksaan
karena jabatannya. tugasnya
Peraturan perundangan yang mengatur tentang alat pelindung diri adalah : permenaker No. 9 tahun 2010 UU no 1 tahun 1970 pasal UU no 1 tahun 1970 pasal 3 UU no 1 tahun 1970 pasal
3 ayat 1 huruf f, pasal 9 ayat 1 huruf f ,pasal 9 ayat 1 3 ayat 1 huruf f, pasal9
ayat satu huruf c, pasal huruf c, pasal 12 huruf e, pasal ayat 1 huruf c, pasal 12
67 12 huruf b, pasal 12 huruf 12 dan pasal 14 huruf c dan huruf b, pasal 12 huruf e , d
e, pasal 12, dan pasal 14 permenaker nomor pasal 12 dan pasal 14
huruf c 08/Men/VII/2010 huruf c dan permenaker
nomor 09/men/VII/2010
Bentuk pengendalian bahan kimia berbahaya dalam keputusan Menteri Penyimpangan dan penangan Penyedian alat pelindung Pembuatan Prosedur kerja Penyediaan LDKB dan
68 Tenagan Kerja RI Nomor : 187/Men/1999 Tentang Pengendalian Bahan Kimia yang baik diri label d
Berbahaya di Tempat Kerja adalah :
Nilai ambang batas faktor fisika unutk getara pada lengan dan tangan adalah : 2 2 2 2
69 5m/det 4m/det 3 m/det 2 m/det b
Berikut adalah upaya dalam ketatarumahtanggaan, kecuali : memisah alat, perkakas, dan menata alat,perkakas, menetapkan dan melaksanakan menyimpan alat,
bahan yang diperlukan atau di dan bahan sesuai dengan prosedur kebersihan, perkakas, dan bahan
70 d
gunakan posisi yang di tetapkan penempatan dan penataan sesuai dengan labelnya
unutk alat,perkakas, dah bahan
71 Penyesuaian pekerjaan , sikap dan peralatan disebut ilimu biologi ilmu fisika ilmu ergonomi ilmu psikomotorik c
Salah satu bentuk pengendalian bahan kimia berbahaya sesuai kepnakertrans Penetapan amabang kuantitas Penetapan Katagori Penetapan Nilai ambang batas Penyediaan lembar data
72 No. Kep. 187/Men/1999 adalah Potensi Bahaya keselamatan bahan dan a
Perusahaan label
Yang tidak termasuk kategori bahan berbahaya adalan jenis bahan yang Mudah mencair oksidator, mudah Memancarkan radiasi korosif,iritasi karsinogenik
73 mempunyai sifat antara lain : meledak, mudah a
menyala atau terbakar.
Yang dimaksud dengan ruang terbatas /confined spaces adalah : ruang yang tidak didesain ruang yang memiliki ruangan yang memiliki ventilasi semua benar
74 untuk pekerjaan terus akses terbatas untuk yang tidak memadai d
menerus. dimasuki atau keluar
Pernyataan di bawah ini yang tidak sesuai potensi bahaya faktor ergonomi Pengangkatan beban yang desain alat kerja dan postur tubuh yang tidak sesuai cara kerja, posisi kerja,
adalah : melebihi kapasitas kerja tempat kerja yang tidak dan postur tubuh yang
75 d
sesuai dengan sesuai saat melakuakan
antropometri tenaga pekerjaan
Pengertian nilai dari ambang batas (NAB) adalah : standar faktor bahaya di Standar faktor bahaya di Kadar bahan kimia di udara Kadar bahan kimia di
tempat kerja sebagai tempat kerja sebagai tempat kerja yang tidak boleh udara tempat kerja yang
kadar/intensitas rata- rata kadar/intensitas rata-rata dilampaui agar tenaga kerja tidak boleh di lampaui
tertimbang waktu (time tertimbang waktu (time yang terpajan pada periode meskipun dalam waktu
weighted average) yang dapat weighted average) yang singkat yaitu tidak lebih dari 15 sekejap selama tenaga
diterima tenaga kerja tanpa dapat diterima tenaga menit masih dapat kerja melakukan
76 a
mengakibatkan penyakit atau kerja tanpa menerimanya tanpa
gangguan kesehatan, dalam mengakibatkan penyakit mengakibatkan iritasi
pekerjaan sehari hari untuk atau gangguan kerusakan jaringan tubuh
waktu tidak melebihi 8 jam kesehatan, dalam maupun terbius yang tidak
sehari atau 40 jam seminggu, pekerjaan sehari-hari boleh dilakukan lebih dari 4 kali
untuk waktu tidak dalam satu hari kerja
Indonesia telah menyetujui ratifikasi konvensi ILO No. 120 tentang Hygiene Undang Undang No. 3 tahun Undang Undang No. 1 Undang Undang No. 5 tahun Undang Undang No. 13
77 a
dalam perniagaan dan kantor kantor melalui : 1969 tahun 1970 2018 tahun 2011
Perusahan dengan kategori potensi bahaya besar, jika : Maksimum Kuantitas bahan maksimum Kuantitas jawaba a, b dan d salah maksimum kuantitas
78 kimia di perusahan < dari> bahan kimia di bahan kimia di d
perusahaan = dari NAK perusahaan > dari NAK
Keputusan menteri tenaga kerja No. Kep. 187/Men/1999 mengatur tentang : Bahan kimia berbahaya Bahan kimia berbahaya di pengendalian bahan kimia semua jawaban salah
79 c
tempat kerja. berbahaya di tempat kerja
Yang dimaksud sebagai petugas madya dalam ruang terbatas adalah : Petugas yang memberikan petugas yang melakukan petugas yang masuk dan petugas yang berjaga di
80 pertolongan dalam keadaan pengkuran gas atmosfer bekerja di dalam ruang terbatas luar ruang terbatas c
darurat
jalan terakhir untuk menhindari keracunan akibat polusi udara ruangan kerja mengeluarkan udara kotor Mengganti bahan memakai respirator memasang ventilasi lebih
81 c
adalah : dalam ruangan tersebut dengan bahan banyak
tempat kerja untuk melakukan jenis pekerjaan administratif, pelayanan umum Suhu,kelembaban,kadar suhu, kelembaban,kadar oksigen, kadar kontaminan
dan fungsi menajerial harus memenuhi kualitas udara dalam dalam ruangan oksigen dan kadar pencahayaan,ergonomi,p biologi udara,psikologi dan
82 a
(KUDR) yang sehat dan bersih, yang meliputi : kontaminan udara sikologi biologi

Pemeriksaan dan / atau pengujian lingkungan kerja meliputi : pemeriksaan awal , berkala Pemeriksaan pertama Pemeriksaan awal, berkala dan Pemeriksaam pertama,
83 c
dan khusus ,berkala dan ulang ulang khusus dan berkala
84 Alat untuk mengukur intensitas pencahayaan yaitu : sound level meter ISBB Luxmeter Anemometer c
Pengusaha atau pengurus wajib melaksanakan manajemen alat pelindung diri indentifikasi kebutuhan dan pelatihan dan Penatalaksanaan pembangunan semua benar
di tempat kerja yang meliputi : syarat APD dan pemilihan pengunaan, perawatan, atau pemusnahan
APD yang sesuai dengan jenis dan penyimpaan
85 d
bahaya dan kebutuhan
/kenyamanan pekerja /buruh

APD yang paling tepat untuk melindungi saluran pernafasaan dari debu/ Respiratory mask full face mask self contined breathing semua benar
86 a
partikel halus adalah : apparatus
Faktor - faktor lingkungan kerja yang dapat menyebabkan lkecelakaan atau faktor biologi faktor kemandirian faktor psikologi faktor kimia
87 b
penyakit akibat kerja kecuali :
Berdasarkan peraturan menteri Ketenagakerjaan 05 tahun 2016 tentang 5 4 3 2
keselamatan dan kesehatan lingkungan kerja, maka dalam suatu tempat kerja
88 b
dengan tenaga kerja sejumlah 60 orang , jumlah kakus/wc minimal harus
disediakan :
kewajiban pengusaha atau pengurus sesuai kepnakertrans memperkerjakan ahli k3 kimia memperkerjakan petugas menyediakan ldkb dan label semua benar
89 d
Nomor:187/Men/1999 adalah sebagai berikut: k3 kimia
kadar konsentrasi bahan kimia yang di dapatkan dalam spesimen tubuh tenaga Nilang ambang kuantitas (NAK Nilai Mbang Batas (NAB) Indeks pajan Biologi (IPB) semua benar
kerja dan di gunakan untuk menentukan tingkat pajanan terhadap tenaga kerja )
90 c
sehat yang terpajan bahan kimia disebut dengan :

Keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan pada ketinggian di atur permenaker No. 9 tahun 2016 Kepnaker No. KEPNAKER No. 51/Men/1999 Permenaker No.05 tahun
91 a
dalam : 187/Men/1999 Kepnaker 2018
Potensi bahaya bekerja di ketinggian adalah : Jatuh dari tempat yang tinggi jatuh dari permukaan tertimpa benda- benda dari semua benar
92 a
yang sama tinggi atas
Nilai ambang kuantitas /NAK adalah : standar kualitas bahan kimia standar bahan kimia standar bahaya unutk standar kuantitas bahan
berbahaya untuk menetapkan berbahaya untuk menetapkan potensi obahaya kimia berbahaya untuk
potensi bahaya Untuk menetapkan potensi unutk menetapkan potensi menetapkan potensi
93 d
menetapkan potensi bahaya bahaya unutk bahaya bahan kimia di tempat bahaya bahan kimia di
bahan kimia ditempat kerja mentetapkan potensi kerja tempat kerja
bahaya bahan kimia di
Standar NAB faktor fisika dan faktor kimia di tempat kerja di ataur dalam: 51/Men/1999 kepmen 51/Men/1999 permenaker Nomor 5 Tahun No./01/Men/1997
94 c
2018
Nilang Ambang Batas (NAB) kebisingan untuk pemajanan 8 jam per hari, sesuai 90 dBA 85dBA 80dBA 95dBA
95 b
Permenakertrans per.13/Men/2011 adalah:
Tingkat kehandalan instalasi listrik ditentukan oleh: Besarnya nilai tahanan isolasi perencanaan sesuai pemansanagan sesuai gambar semua jawaban benar
96 d
gambar rencana rencana
Terjadinya peristiwa kebakaran disebabkan oleh: Adanya unsur bahan bakar, Adanya unsur bahan Adanya bahan bakar dan kurang memiliki rasa
oksigen dan panas pada suatu bakar, oksigen dan panas oksigen dimana uap campuran tanggung jawab atau
kondisi tertentu. pada suatu kondisi bahan tersebut mencapai titik displin terhadap
97 b
tertentu yang disertai nyala pencegahan kebakaran.
dengan reaksi rantai yang
berlangsung secara terus
Keselamatan dan kesehatan kerja listrik di tempat kerja diatur dalam: Kepnakertrans permenaker No.12 tahun permenaker No. 15 tahun 2012 kepmenakertrans Kep.75
98 b
No.Kep.75/men/2000 2015 /Men /2002
Pengurus atau pengusaha wajib mencegah,mengurangi dan memadamkan Kepmenaker NO.Kep- kepnaker No.Kep - kepnaker No.Kep- Kepnaker
99 kebakaran serta melakukan latihan penanggulangan kebakaran di tempat kerja. 187/1999 75/Men /2002 186/Men/1999 No.Kep.51/Men/1999 d
Hal ini diatur berdasarkan :
Pemadam api dengan APAR efektif dilakukan pada periode: surut flas over pertumbuhan Awal penyalaan hingga
100 d
sebelum masa flas over
Job Safety Observation bertujuan untuk: Menganalisa potensi bahaya menganalisa kinerja Menganalisa penerapan SMK3 Menganalisa potensi
101 a
proses pekerjaan pelaksanaan k3 bahaya cara kerja
Penyebab kebakaran karena listrik adalah: Pemakaian jenis kabel NYA di Pemakaian beban Pemakaian penghantar listrik Pemakaian kotak kontak
102 dalam ruangan melebihi kuat hantar arus dari bahan alumunium selueuhnya dibebani b
(KHA) penghantar
103 Yang termasuk sitem proteks kebakaran pasif antara lain: Sarana evakuasi Kualita bahan bangunan Alat pemadaman api ringan Hydrant b
104 Dibawah ini termasuk sarana proteksi kebakaran aktif, kecuali: Hydrant Detector Sprinkler Kompartemen c
Tugas dan wewenang Ahli Muda K3 Konstruksi, Kecuali: Melaksanakan Peraturan Melaporkan jika terjadi Mengidentifikasi unsafe Melakukan pelatihan di
105 a
Perundang-undangan. kecelakaan kerja Condition dan Unsafe Action bidang K3
Pemasangan instalasi listrik di indonesia pada saat ini dapat berpedoman Standar Nasional Indoensia Standar Internasional Standar nasional negara lain Semua jawaban benar
106 kepada: yang di tentukan pengawas a
ketenagakerjaan spesialis k3
Yang dimaksud dengan " pengurus" berdasarkan Udang- Undang No. 1 tahun Setingkat Manajemen Orang yang memimpin Pemegang saham. Pengusaha
107 b
1970 tentang keselamatan kerja adalah : perusahaan. langsung suatu tempat
Terjadinya peristiwa kebakaran di sebabkan oleh: Adanya unsur bahan bakar, Adanya unsur bahan Adanya bahan bakar dan kurang memiliki rasa
oksigen dan panas pada suatu bakar, oksigen dan panas oksigen dimana uap campuran tanggung jawab atau
kondisi tertentu. pada suatu kondisi bahan tersebut mencapai titik displin terhadap
108 b
tertentu yang disertai nyala pencegahan kebakaran.
dengan reaksi rantai yang
berlangsung secara terus
Dasar hukum pengawasan K3 Konstruksi Bangunan UU no.1 tahun 1970 Permenaker No.per-01 SKB Menaker dan menteri PU Semua jawaban Benar
109 d
/men/1980 No. KEP.174/Men/1986.
Media pemadam kebakaran jenis halon dilarang digunakan karena: Halon sukar di dapt di pasaran Halon menyebabkan Halon menyebabkan peralatan Halon Menyebabkan
110 b
penipisan ozon berkarat reaksi berantai
Penguji kualitas alat pemadam api ringan (APAR) antar lain berupa: Kondisi tabung APAR nya saja. Cara Penempatan dan Kondisi tabung APAR dan Cara penggunaan dengan
111 c
peralatannya Kualitas bahan pemadamnya benar
Pengertian keselamatan kerja secara filosofi ialah: Upaya unutk menjamin agar Upaya untuk mencegah Suatu pemikiran dan upaya Upaya untuk Menakan
sumber produksi dapat dan mengurangi penerapannya untuk menjamin cost dan berupaya untuk
digunakan secara efesien timbulnya kecelakaan keutuhan dan kesempurnaan menghasilkan
112 dan penyakit akibat kerja khususnya tenaga kerja baik Produktifitas yang tinggi c
jasmani, maupun rohani, baik
karya dan budaya menuju
masyarakat adil makmur dan
Dalam kejadian kebakaran didalam gedung dapat terjadi persitiwa yang di Kebakaran didalam ruangan Kebakaran dalam ruang Jawaban a dan b benar. Jawaban a dan b salah
sebut back draft. Back draft dapat terjadi apabila: tertutup dengan oksigen yang tertutup kehabisan
113 b
cukup dan terdapat bahan oksigen, bila ada
yang mudah meledak. kesempatan udara akan
Ynag termasuk didalam ruang lingkup obyek pengawasan K3 berdasarkan Perusahaan swasta. Tempat Kerja Tempat Kerja milik Negara Tempat usaha yang
114 Undang-Undang No.01 tahun 1970 tentang Keselamatan kerja adalah : memiliki potensi bahaya d
tinggi
Berdasarkan pasal 14 Undang- Undang No. 1 tahun 1970 yang bukan kewajiban Menyediakan alat pelindung Memasang gambar Menempatkan semua syarat- Memberikan kebebasan
115 pengurus perusahaan adalah : diri. poster k3 ditmpat kerja syarat K3 dan Lembaran berserikat. d
Undang-Undang No.1 tahun
Yang wajib Melaporkan pekerjaan/proyek konstruksi bangunan sesuai Pemilik Kontraktor Perencana Konsultan Pengawas
116 b
Permenaker No.01/men/1980.
Pelaksanaan K3 listrik di tempat kerja bertujuan untuk: Melindungi keselamatan dan Mencinptakan instalasi Menciptakan tempat kerja yang Semua Jawaban Benar
kesehatan tenaga kerja dan listrik yang aman, handal selamat dan sehat untuk
orang lain yang berada di dan memberikan mendorong produktifitas.
117 d
dalm linglkungan tempat kerja keselamatan bangunan
dari potensi bahaya listrik. beserta isinya.

118 Pengujian K3 listrik secara berkala dilakukan paling sedikit: 5 (lima) tahun sekali 10 (sepuluh) tahun sekali 15 (lima belas) tahun sekali 20 (dua puluh) tahun a
Penanggulangan K3 Listrik dan kebakaran dilaksanakan dengan pola preventif, Dilakukan perawatan rutin Dimulai saat pelaksanaan Dilaksanakan setelah ada Dimulai dari saat
119 d
apakah yang dimaksud dengan pola tersebut: kejadian kecelakaan perencanaan
Penerapan syarat-syarat keselamatan dan kesehatan kerja di bidang konstruksi Mencagah dan mengurangi Mencegah dan Mengamankan dan memelihara Mencegah terkena aliran
120 a
bangunan pada Undang-Undang No.1 Tahun 1970 adalah: kecelakaan mengurangi bahaya segala jenis bangunan listrik yang berbahaya
Pada tabung apar tertera tulisan ABC, berarti dapat digunakan untuk Kayu, karpet dan minyak. kain, oli dan besi. Karpet, solar dan peralatan Kertas, Oli dan spirtus
121 c
memadamkan bahan seperti: listrik
Setiap jenis penyalur petir harus dilengkapi dengan pembumian sekurang- 4 (empat) buah 3 (tiga) buah 2 (dua) buah 5 (lima) buah
122 c
kurangnya:
Jumlah petugas peran kebakaran adalah: 2 orang untuk setiap 25 orang 2 orang untuk setiap 20 Sekurang kurangnya 2 orang Sekurang kurangnya 2
123 tenaga kerja. orang tenaga kerja untuk setiap 25 orang tenaga orang untuk setiap 20 c
kerja orang tenaga kerja
Adanya gas beracun akibat peristiwa kebakaran di sebabkan oleh: Adanya bahan beracun yang Adanya bahan beracun Adanya bahan beracun dari Semua jawaban Benar
di kandung bahan-bahan. yang berasal dari bahan- bahan yang ikut terbakar
124 d
bahan maupun dari
bahan yang ikut terbakar.
125 Alat untuk mengukur tahanan isolasi kabel listrik adalah: Multi meter Volt meter Mega Ohm Meter Earth resistans meter c
Pemeriksaan berkala pada ketel uap darat berpindah dilakukan setiap: Selambat-lambatnya setiap 1 Selambat-lambatnya Selambat-lambatnya setiap 3 Selambat-lambatnya
126 (satu) tahun sekali setiap 2 (dua) tahun (tiga) tahun sekali. setiap 4 (empat) tahun b
sekali sekali.
Menurut Permenaker No.37 Tahun 2016, yang dimasukan kategori tangki 150 liter 250 liter 350 liter 450 liter
127 penimbun cairan selain cairan bahan mudah terbakar dan cairan bahan d
berbahaya, mempunyai volume paling sedikit;
dasar hukum penerapan k3 benjana tekanan dan tangki timbun adalah: Undang-Undang Uap 1930 Peraturan Uap 1930 Peraturan Menteri jawaban a,b, dan c benar
128 d
Ketenagakerjaan RI Nomor 37
Menurut Permenaker No.37 Tahun 2016, yang dimasukan kategori tangki 1 kali tekanan desain 1,3 kali tekanan desain 1,5 kali tekanan desain jawaban a,b, dan c benar
129 penimbun cairan selain cairan bahan mudah terbakar dan cairan bahan d
berbahaya, mempunyai volume paling sedikit;
Pemanasan air /ekonimiser ialah: Salah saru jenis pesawat uap Back pressure vessel. Steriliser Bejana uap
yang berfungsi untuk
130 memanaskan air dengan jalan a
pemanasan dari gas buang
hasil pembakaran.
Suatu peralatan disebut sebagai ketel uap apabila: Mempunyai pipa-pipa Mempunyai ruang bakar Ada pembakaran bahan bakar Menghasilkan uap dan
131 dan cerobong uapnya digunakan diluar d
pesawatnya
Tingkap pengaman pada pesawat uap dan bejana tekan berfungsi untuk Menahan tekanan Untuk mengatur tekanan Membuang tekanan secara Membuang air berlebih
132 c
otomatis apabila terjadi
Menurut Permenaker No.37 Tahun 2016, yang dimasukan kategori tangki 50 Liter 100 Liter 150 Liter 200 liter
133 penimbun cairan bahan mudah terbakar, mempunyai volume paling sedikit; d

Sebuah ketel uap dengan kapasitas uap 18 ton/jam harus mempunyai operator 1 (satu) orang kelas I 1 (satu) orang Kelas II Masing-Masing 1 (satu) orang 2 (dua) orang Kelas II
134 a
pesawat uap : Kelas I dan II
Mesin Produksi adalah mesin untuk: membuat, dan /atau menyiapkan, Mengepres, menarik, semua benar
memproduksi barang, bahan, membentuk, memotong, menempa, menghancur,
135 dan produk teknis dan/ atau memproduksi menggiling, menumbuk, c
barang, bahan, dan merakit, dan/ atau
produk teknis memproduksi barang, bahan,
Dalam mengoperasikan pesawat Mesin Produksi dan Perkakas harus dilakukan Operator yang memliki Jawaban a,b dan d benar. Operator yang memiliki Operator yang memliki
136 oleh: kemampuan dan pengalaman Lisensi K3/ SIO (Surat ijin b
keterampilan Operasi)
Kewenangan Operator Mesin Produksi dan Perkakas dibagi menjadi : 2 Kelas, yaitu Kelas 1 dan 2 Kelas, yaitu Kelas A dan 3 Kelas, yaitu kelas 1, kelas 2 3 Kelas, yaitu kelas A,
137 d
Kelas 2 Kelas B dan Kelas 3 Kelas B dan Kelas C
Sesuai Permenaker No.38 tahun 2016, Unit Produksi 1 (satu) tahun setelah 3 (tiga) tahun setelah 5 (lima) tahun setelah Jawaban a,b dan c benar
138 b
pengujian pertama pengujian pertama pengujian pertama
Operator Berkewajiban untuk: melakukan pengecekan melakukan pemeriksaan pemasangan, pemeliharaan, jawaban a,b, dan c benar
terhadap kondisi atau dan pengujian mesin perbaikan, dan/atau
kemampuan kerja mesin produksi dan perkakas pemeriksaan
139 produksi dan perkakas, alat- peralatan/komponen mesin d
alat pengaman, dan alat-alat produksi dan perkakas
perlengkapan lainnya
sebelum pengoperasian
Alat perlindungan adalah alat untuk melindungi: Tenaga kerja dari ancaman Pesawat tenaga dan Pesawat tenaga dan produksi jawaban a,b, dan c benar
bahaya yang mungkin terjadi produksi untuk agar tidak cepat rusak
140 d
mencegah kemungkinan
terjadi kecelakaan
Mesin bubut termasuk kedalam kelompok ruang lingkup Pengerak mula Mesin Produksi dan Transmisi Tenaga Mekanik Tanur
141
perkakas
Lisensi K3 Operator Pesawat Tenaga dan Produksi berlaku selama: 5 tahun dan dapat di 3 Tahun dan dapat 2 tahun dan dapat di 1 tahun dan dapat
142 a
perpanjang diperpanjang perpanjang diperpanjang
Berikut ini adalah wewenang operator overhead crane kelas 1 sesuai dengan Mengoperasikan overhead Mengoperasikan Mengoperasikan overhead jawaban a,b, dan c benar
143 permenaker No.Per.09/men/VII/2010: crane dengan beban s/d 25 Overhead crane dengan crane dengan beban di atas 100 c
ton beban antara 25 ton s/d ton
Yang termasuk pesawat angkut diatas landasan dan diatas permukaan adalah: Dongkrak, pneumatik, Eskalator, rantai berjalan Truk, traktor, loader, truk derek Semua jawaban benar
144 gondala, keran tower dan dan ban berjalan. dan forklift. c
takel.
Berdasarkan UU No.23 Tahun 2014, Permenaker No. Per.05/men/1985, dan Instasi Pemerintah yang Instansi Pemerintah yang Instansi Pemerintah yang Perusahaan jasa k3
Permenaker No.33 Tahun 2016, setiap hasil pemeriksaan dan pengujian membidangi urusan membidangi urusan membidangi urusan bidang pemeriksaan dan
145 pesawat angkat dan angkut wajib di tuangkan ke dalam surat keterangan pengawasan ketenagakerjaan ketenagakerjaan di ketenagakerjaan di tingkat pengujian yang telah di D
Memenuhi Syarat K3 yang dikeluarkan oleh: di tingkat provinsi. tingkat kabupaten/kota. pusat. tunjuk oleh menaker RI.

Sesuai Permenaker No. Per.05/men/1985 setiap pesawat dan angkut wajib 4 (empat) tahun setelah 2 (dua) tahun setelah 1 (satu) tahun setelah 3 (tiga) tahun setelah
146 dilakukan pengujian setelah pengujian pertama. Pengujian tersebut selambat- pengujian pertama pengujian pertama pengujian pertama pengujian pertama. c
lambatnya:
Beberapa dasar hukum yang terkait dengan K3 Pesawat Angkat dan Angkut Permenaker No.38 Tahun Permenaker No. Kepmenaker Permenakertrans No. Per-
147 b
seperti tertera di bawah ini kecuali: 2016 05/men/1985 KEP.452/M/BW/96. 09/Men/VII/2010
Berikut ini adalah personil K3 di bidang pesawat angkat dan angkut yang di Operator gondola Ahli K3 bidang pesawat Juru ikat (rigger) Teknisi
148 tunjuk sesuai dengan Permenakertrans No.Per.09/Men/VII/2010, Kecuali : angkat dan angkut a

Apabila suatu perusahaan menggunakan/memakai forklift dengan kapasitas Lisensi K3 Operator ForkliftLisensi K3 Operator Lisensi K3 Operator Mobile Jawaban a dan b benar
149 maksimal 20 ton, maka operator yang mengoperasikan wajib memiliki : Kelas I dari Kemnaker RI. Forklift Kelas II dari Crane Kelas II dari Kemnaker RI. b
Kemnaker RI
Dasar hukum K3 Pesawat Angkat dan Pesawat Angkut adalah : Permenaker No. 8 Tahun 2020 Permenaker No. 3 Tahun Permenaker No.2 Tahun 2020 Permenaker No.7 Tahun
150 a
2020 2020

Anda mungkin juga menyukai