Anda di halaman 1dari 23

MODUL EKONOMI

MATA PELAJARAN EKONOMI


KELAS XI SEMESTER GANJIL

Penyusun:
Rohaty hatary, SE
NIP. 19770720 2003 12 2 018
LEMBAR PENGESAHAN

Modul Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI Semester Ganjil ini telah di setujui penggunaannya
oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Sentani pada tanggal Juli 2020, sebagai salah satu bahan ajar
penunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Jayapura, Juli 2020


Mengetahui
Kepala SMA Negeri 1 Sentani

Agnes Anetha Mambieuw,S.Pd


NIP. 19730121 200605 2 001

i
KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yangtelah memberikan
rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan Modul Ekonomi SMA kelas XI
semester Ganjil dengan lancar.
Modul ini kami susun dalam rangka pengembangan profesionalisme guru, terutama yang
berkaitan dengan proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 kabupaten Sentani.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa penulisan modul ini masih jauh dari sempurna. Hal ini
mengingat keterbatasan pengetahuan dan kemampuan penulis sebagai manusia biasa. Oleh
karena iu penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun, sehingga dapat
menjadikan modul ini lebih baik.
Dalam penulisan modul ini, penulis banyak mendapatkan bantuan, petunjuk, serta bimbingan
dari berbagai pihak, karena itu tidaklah berlebihan jika penulis menyampaikan terima kasih
kepada:
1. Ibu Agnes Mambieuw, S.Pd selaku Kepala SMA Negeri 1 Sentani yang telah memberikan
motivasi dan kesempatan penulis untuk menyelesaikan modul Ekonomi ini.
2. Rekan-rekan guru dan semua pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak
langsung dalam penulisan Modul Ekonomi ini.

Akhirnya penulis berharap agar modul Ekonomi untuk SMA ini dapat berguna bagi guru
maupun siswa dalam pembelajaran.

Mengetahui
Kepala SMA Negeri 1 Sentani

Agnes Anetha Mambieuw,S.Pd


NIP. 19730121 200605 2 001

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL

LEMBAR PENGESAHAN....................................................................................................….i

KATA PENGANTAR............................................................................................................…ii

DAFTAR ISI.............................................................................................................................iii

PENDAHULUAN …………………………………………………………………………….iv

PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL...............................................................................…v

KOMPETENSI DASAR .......................................................................................................…1

TUJUAN PEMBELAJARAN ...............................................................................................…1

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI ..................................................................…1

KEGIATAN BELAJAR PENDAPATAN NASIONAL

KEGIATAN BELAJAR 1

A. KONSEP PENDAPATAN NASIONAL..........................................................................…2

B. PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL...........................................................…3

TUGAS 1................................................................................................................................…4

KEGIATAN BELAJAR 2

A. PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL............................................................…5

B. TUJUAN DAN MANFAAT PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL.............8

TUGAS 2.................................................................................................................................…9

KEGIATAN BELAJAR 3

A. PENDAPATAN PERKAPITA...........................................................................................10

B. PERBANDINGAN PDB DAN PENDAPATA PERKAPTA………………………….10

TUGAS 3...................................................................................................................................10

LATIHAN……………………………………………………………………………………..11
KUNCI JAWABAN ............................................................................................................... .15
PENUTUP …………………………………………………………………………………....16
REFERENSI…………………………………………………………………………………..17

PENDAHULUAN

iii
Modul kebijakan pemerintah dibidang ekonomi merupakan modul awal yang terdapat
pada kelas XI semester 1.Pada modul ini ada beberapa topik yang akan Anda pelajari antaralain :
a. Pendapatan Nasional
b. Manfaat Pendapatan Nasional
c. Komponen Pendapatan Nasional
d. Metode Perhitungan Pendapanan Nasioanal
e. Pendapatan Perkapita
f. Distribusi Pendapatan

Perlu Anda ketahui bahwa modul ini mempunyai tujuan yang harus dicapai berupa
a. Memahami pengertian pendapatan nasional
b. Memahami manfaat pendapatan nasional
c. Menganalisis komponen-komponen/konsep pendapatan nasional
d. Menganalisis metode penghitungan pendapatan nasional
e. Menjelaskan konsep pendapatan per kapita
f. Memahami konsep distribusi pendapatan
g. Membuat pola hubungan informasi/data yang diperoleh untuk menyimpulkan tentang konsep
dan metode penghitungan pendapatan nasional
h. Menyajikan hasil analisis penghitungan pendapatan nasional melalui media lisan dan tulisan

Modul ini terbagi menjadi 3 kegiatan belajar, Anda diharapkan benar-benar dapat
memahami dan menguasai setiap kegitan belajar, jika pada setiap kegiatan belajar Anda
mengalami hambatan dari materi yang belum dipahami silahkan Anda boleh bertanya hingga
benar-benar memahami dan menguasi materi dari kegiatan belajar 1 sehingga dapat melanjutkan
pada kegiatan belajar berikutnya
Dari setiap kegeiatan belajar terdapat penugasan baik terstuktur maupun mandiri, pada
kegiatan tersebut akan disediakan soal serta kunci jawaban, di harapkan kepada Anda untuk
dapat menguasai materi pada setiap kegiatan dan dapat mengerjakan soal tanpa melihat kunci
jawaban terlebih dahulu untuk mengukur sejauh mana Anda telah menguasai materi.

PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL


I. Petunjuk Umum 

iv
1. Bacalah modul ini secara berurutan.

2. Pahami isi materi pembelajaran.

3. Kerjakan semua tugas dan latihan soal yang sudah di sediakan untuk mengetahui
seberapa jauh kompetensi yang sudah di kuasai.

4. Kerjakanlah latihan setelah membaca dan memahami isi materi pembelajaran.

5. Konsultasikan dengan guru apabila ada materi yang belum di pahami

II. Petunjuk Khusus 

1. Pahami arti kata-kata istilah latin yang muncul teks .

2. Apabila sudah memahami semua materi yang ada maka lanjutkan ke bagian latihan soal

3. Untuk mempelajari setiap kegiatan belajar disediakan waktu 4 x 45 menit, termasuk


waktu untuk mengerjakan latihan

4. Apabila hasil latihan soal mencapai nilai di atas KKM 75 maka seluruh kompetensi dasar
sudah tercapai

v
KOMPETENSI DASAR
3.1. Menganalisis konsep dan metode penghitungan pendapatan nasional.
4.2 Menyajikan hasil penghitungan pendapatan nasional.

TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik dapat memahami pengertian pendapatan nasional
2. Peserta didik dapat memahami manfaat pendapatan nasional
3. Peserta didik dapat menganalisis komponen-komponen/konsep pendapatan nasional
4. Peserta didik dapat menganalisis metode penghitungan pendapatan nasional
5. Peserta didik dapat menjelaskan konsep pendapatan per kapita
6. Peserta didik dapat memahami konsep distribusi pendapatan
7. Peserta didik dapat membuat pola hubungan informasi/data yang diperoleh untuk
menyimpulkan tentang konsep dan metode penghitungan pendapatan nasional
8. Peserta didik dapat menyajikan hasil analisis penghitungan pendapatan nasional melalui
media lisan dan tulisan

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


Pengetahuan
1. Memahami pengertian pendapatan nasional
2. Memahami manfaat pendapatan nasional
3. Menganalisis komponen-komponen konsep pebdapatan nasional
4. Menganalisis metode penghitungan pendapatan nasional
5. Menjelaskan konsep pendapatan perkapita
6. Memahami konsep distribusi pendapatan
7. Membuat pola hubungan informasi/data yang diperoleh untuk menyimpulkan konsep dan
metode penghitungan pendapatan nasional

1
KEGIATAN BELAJAR

KEGIATAN BELAJAR 1
PENDAPATAN NASIONAL

A. KONSEP PENDAPATAN NASIONAL

Pada umumnya Pendapatan Nasional adalah Penerimaan atau pendapatan yang diterima oleh
seluruh masyarakat suatu negara dalam kurun waktu satu tahun. Pendapatan. Untuk lebih
memahami pendapatan nasional maka perlu diketahui beberapa konsep pendapatan nasional,
antaralain :
 Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP)

adalah Jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi dalam wilayah suatu
negara selama satu tahun termaksud yang di produksi pengusaha asing yang ada pada suatu
negara

 Produk Nasional Bruto (PNB) atau Gross National Product (GNP)

adalah Nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara selama satu tahun,
baik penduduk yang bekerja diluar negeri tetapi tidak termasuk penduduk asing yang bekerja
di dalam negeri.

 Produk Nasional Netto (PNN) atau Net National Product (NNP)

adalah Jumlah barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu negaradalam periode satu
tahun setelah dikurangi dengan penyusutan barang modal atau depresiasi

 Pendapatapn Nasioanal Netto atau Net National Income (NNI)

Pendapatan yang dihitung menutut balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik
faktor-faktor produksi

 Pendapatan Perseorangan atau Perconal Income (PI)

adalah seluruh pendapatan yang diterima oleh orang per orang atas kontribusinya atau peran
sertanya didalam proses produksi

 Pendapatan yang siap dibelanjakan atau Disposable Income (DI)

adalah Pendapatan yang siap digunakan untuk membeli barang dan jasa dan selebihnya untuk
menabung serta investasi

 Pendapatan Nasional Harga Berlaku ( Harga Nominal )

adalah pendapatan yang dihitung berdasarkan harga berlaku, yaitu harga nominal yang nilai
barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam satu tahun yang dinilai berdasarkan
harga yang berlaku padatahun tersebut

 Pendapatan Nasional Harga Konstan ( harga Rill )

adalah nilai barang dan jaa yang dihasilkan suatu negara dalam satu tahun yang sudah
dibandingkan dengan harga berlaku terhadap tahun dasar. Harga konstan ini biasanya
digunakan untuk menghitung laju Inflasi untuk menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang
nyata (rill)

2
A. PERHITUNGAN KONSEP PENDAPATAN NASIONAL

a. Menghitung konsep pendapatan nasional antaralain :

1. Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP)

GDP = GNP + n

2. Produk Nasional Bruto (PNB) atau Gross National Product (GNP)

GNP = GDP - n

3. Produk Nasional Netto (PNN) atau Net National Product (NNP)

NNP = GNP - Depresiasi

4. Pendapatapn Nasioanal Netto atau Net National Income (NNI)

NNI = NNP – Pajakk tidak langsung

5. Pendapatan Perseorangan atau Perconal Income (PI)

PI = NNI + Transfer Paymen + Pendapatan Bunga – ( Laba ditahan + berbagai


iuran )

6. Pendapatan yang siap dibelanjakan atau Disposable Income (DI)

DI = PI – Pajak langsung

Keterangan :
 n : Pendapatan bersih terhadap luar negeri dari faktor produksi

 Depresiasi : Penyusutan barang modal

 Pajak tidak langsung : Pajak yang pembebanannya ditanggung orang lain, contohnya
pajak penjualan dan pajak tontonan

 Transfer Paymen : Pembayan transfer atau pemindahan sejumlah uang dari satu
pemilik kepada orang lain tanpa disetrai produksi misalnya pembayaran pensiun,
warisan, hadiah dan subsidi

 Pendapatan bunga : Bunga atas pinjaman yang diterima

 Laba ditahan : Penerimaan yang diterima perusahaan berupa keuntungan atau


laba yang belum dibagi

 Iuran : beban yang harus dibayar secara sekarela dapat berupa iuran
asuransi dan iuran jaminan sosial

 Pajak Langsung : Pajak yang pembebanannya langsung diganggung orang tersebut,


contohnya pajak penghasilan

3
b. Contoh perhitungan Konsep pendapatan nasinal

Diketahui data sebagai berikut :


GDP Rp. 1.200 milyar
Produk netto LN negatif Rp. 110 milyar
Pajak tak langsung Rp. 175 milyar
Pajak langsung Rp. 150 milyar
Penyusutan Rp. 22 milyar
Iuran asuransi Rp, 90 milyar
Laba ditahan Rp. 230 milyar
Transfer payment Rp. 40 milyar
Dari data tersebut hitunglah besarnya Disposible Income (DI) ?

Jawab :
GNP = GDP – n
= 1200 – 110
= 1090
NNP = GNP – Depresiasi
= 1090 – 22
= 1068
NNI = NNP – Pajak tidak langsung
= 1068 – 175
= 893
PI = NNI + Transfer Paymen + Pendapatan Bunga – ( Laba ditahan + berbagai iuran )
= 893 + 40 – ( 230 + 90 )
= 933 – 320
= 613
DI = PI – Pajak langsung
= 613 – 150
= 463

TUGAS

1. Jelaskan perbedaan Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP)
dengan Produk Nasional Bruto (PNB) atau Gross National Product (GNP)

2. Diketahui data sebagai berikut:

GDP Rp. 2.400 milyar


Produk netto LN negatif Rp. 220 milyar
Pajak tak langsung Rp. 200 milyar
Pajak langsung Rp. 150 milyar
Penyusutan Rp. 22 milyar
Iuran asuransi Rp, 90 milyar
Laba ditahan Rp. 250 milyar
Transfer payment Rp. 50 milyar
Dari data tersebut hitunglah besarnya Personal Income (PI) ?

4
KEGIATAN BELAJAR 2
MANFAAT PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL

A. PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL

Pada dasarnya setiap negara dalam menghitung pendapatan nasional mempunyai sistem
perhitungan yang tujuannya untuk mengumpulkan informasi tentang perhitungan pendapatan. Di
Indonesia ada tiga metode yang digunakan untuk menghitung pengdapatan nasional,
diantaranya :
1. Metode Pendekatan Produksi

Menurut metode ini pendapatan nasional dihitung dengan cara menjumlahkan seluruh nilai
tambah yang dihasilkan oleh sektor-sektor produksi dalam perekonomian.
Alasan mengapa sampai nilai tambah yang di gunakan dalam menghitung pendapatan
nasional adalah tujuannya ketika dilakukan perhitungan pendapatan nasional tidak akan
terjadi perhitungan ganda atau perhitungan berulang-ulang. Dalam perekonomian ada
sembilan sektor yaitu :
a. pertanian

b. pertambangan dan penggalian

c. industri

d. listrik,gas, dan air bersih

e. bangunan dan kontruksi

f. perdagangan, hotel dan restoran

g. pengangkutan dan komunikasi

h. keuangan, persewaan dan jasa perusahaan

i. jasa –jasa seperti konsultan dan pengacara

Contoh perhitungan pendapatan nasional dengan metode produksi


1. Berikut adalah tabel tahapan produksi baju !

Tahapan produksi Harga (Rp)


Kapas 5.000
Benang 10.000
Kain 25.000
Baju 40.000
Berapakah nilai output yang dihasilakn bagi perekonomian ?
Jawab : Nilai output yang dihasilkan bagi perekonomian adalah penjumlahan dari nilai
tambah yaitu
Tahapan produksi Harga (Rp) Nilai tambah
Kapas 5.000 5.000
Benang 10.000 5.000
Kain 25.000 15.000
Baju 40.000 20.000
Nilai tambah 45.000

Nilai tambah sebesar Rp. 45.000 inilah yang dihitung dalam pendekatan produksi yang
merupakan nilai output atau hasil barang atau jasa dalam perekonomian

5
2. Perhatikan kegiatan-kegiatan berikut !
1. Pak Kombong mendapat undian dari sebuah Bank senilai Rp. 5.000.000,00
2. Ibu Dorlicne menjual hasil panen jagungnya senilai Rp. 2.000.000,00
3. Sebuah perusahaan asuransi menjual premi asuransi senilai Rp. 50.000.000,00
4. Setiap pagi seorang ibu menyiapkan sarapan untuk keluarga dengan biaya Rp.
10.000,00
5. Pemerintah memberi bantuan untuk korban banjir senilai Rp. 100.000.000,00
6. Sebuah dealer mobil menjual mobil senilai Rp. 150.000.000,00
Transaksi ekonomi yang dihitung dalam pendapatan nasional dengan metode produksi
adalah....
Jawab : Transaksi yang dihitung dengan metode produksi diantaranya yang masuk pada
kategori sembilan sektor yaitu :
 Ibu Dorlicne menjual hasil panen jagungnya senilai Rp. 2.000.000,00
 Sebuah perusahaan asuransi menjual premi asuransi senilai Rp. 50.000.000,00
 Sebuah dealer mobil menjual mobil senilai Rp. 150.000.000,00

Maka nilai pendapatan nasionalnya :


Rp. 2.000.000 + Rp. 50.000.000 + Rp. 150.000.000 = Rp. 202.000.000

2. Metode Pendekatan Penerimaan

Pendapatan nasional dengan metode pendekatan penerimaan adalah Perhitungan pendapatan


yang dilakukan dengan cara menjumlahkan seluruh penerimaan atau pendapatan yang
diterima oleh para pemilik faktor –faktor produksi ( sumber daya ) atas imbalan balas jasa
dalam kontribusinya memberikan sumber daya.
Faktor-faktor produksi ( sumber daya ) antaralain :
 Sumber daya manusia ( tenaga kerja )

 Sumber daya alam ( tanah, air dan alam )

 Sumber daya modal ( pemberian modal )

 Sumber daya skill ( pemberian keahlian )


Bentuk –bentuk balas jasa faktor produksi yaitu :
 Balas jasa dari tenaga kerja berupa upah dan gaji ( W )
 Balas jasa tanah dan harta tetap lainnya berupa sewa ( R )
 Balas jasa pemberian modal berupa bunga modal ( I )
 Balas jasa dari keahlian pengusaha berupa keuntungan atau laba / profit ( π )
pendapatan nasional metode pendekatan penerimaan dapat dirumuskan :

NI = W + R + I + π

keterangan : NI = National Income (pendapatan nasional)


W = Wage (Upah atau gaji)
R = Rent (Sewa tanah)
i = Interest ( Bunga modal )
π = Profit ( laba pengusaha )

6
Contoh perhitungan pendapatan nasional metode penerimaan :
Di ketahui :
Sewa tanah Rp. 4.000
Upah dan gaji Rp. 6.000
Konsumsi Rp. 7.000
Bunga modal Rp. 4.000
Pengeluaran pemerintah Rp. 3.500
Eksport Rp. 9.000
Impor Rp. 3.000
Keuntungan Rp. 3.000
Besarnya pendapatan nasional yang dihitung dengan menggunakan pendekatan penerimaan
adalah....

jawab : Pendapatan nasional dengan metode penerimaan


NI = W + R + i + π
= 6.000 + 4.000 + 4.000 + 3.000
= Rp. 17.000

3. Metode Pendekatan Pengeluaran

Pendapatan nasional dengan metode pendekatan pengeluaran adalah Perhitungan pendapatan


yang dilakukan dengan cara menjumlahkan seluruh penggeluaan yang di keluarkan oleh
para pelaku ekonomi.
Para pelaku ekonomi antaralain :
 rumah tangga konsumen

 rumah tangga produsen atau perusahaan

 rumah tangga pemerintah

 rumah tangga masyarakat luar negeri

Bentuk pengeluaran yang dikeluarkan para pelaku ekonomi yaitu :


 Konsumen pengeluarannya konsumsi (C) yaitu untuk membeli berbagai
kebutuhan

 Produsen atau perusahaan pengeluarannya Investasi atau penanaman modal (I) yaitu
pengeluaran untuk membeli barang modal

 Pemerintah pengeluarannya adalah pengeluaran pemerintah atau govermenen (G)


yaitu pengeluaran untuk membeli barang dan jasa bagi pemerintahan seperti membayar
gaji pegawai dan membangun sekolah

 Masyarakat luar negeri kegiatannya ekspor dikurangi impor ( X - M ) yaitu ekspor


adalah barang dan jasa yang dihasilkan dalam negeri dan import adalah penghasilan
negara lain sehingga tidak perlu dimasukkan dalam perhitungan pengdapatan nasional

Pendapatan nasional metode pengeluaran dapat dirumuskan dengan :

Y = C+ I + G + ( X – M )

Keterangan : Y = Natiional Income atau pendapatan nasional


C = Consumtion atau konsumsi
G = Government atau pengeluaran pemerintah
X = Eksport
M = Import

7
Contoh perhitungan pendapatan nasional dengan metode pengeluaran
Di ketahui :
Sewa tanah (R) Rp. 4.000
Upah dan gaji (W) Rp. 6.000
Konsumsi (C) Rp. 7.000
Bunga modal ( i ) Rp. 4.000
Pengeluaran pemerintah (G) Rp. 3.500
Penanaman madal ( I ) Rp. 5.000
Eksport ( X ) Rp. 9.000
Impor ( M ) Rp. 3.000
Keuntungan ( π ) Rp. 3.000
Besarnya pendapatan nasional yang dihitung dengan menggunakan pendekatan
pengeluaran adalah....

Jawab : Pendapatan nasional dengan metode pengeluaran


Y = C + I + G + ( X – M ))
= 7.000 + 5.000 + 3.500 + ( 9.000 - 3.000 )
= Rp. 9.500

A. TUJUAN DAN MANFAAT PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL


1. Tujuan Perhitungan Pendapatan Nasional
Tujuan perhitungan pendapatan nasional adalah sebagai berikut
a. Untuk mengetahui kemajuan masyarakat dan negara dibidang ekonomi
Dengan data dari perhitungan pendapatan nasional maka pemerintah dapat mengetahui
kondisi perkembangan dibidang ekonomi bagi masyarakat dan negara apakah mengalami
kemajuan atau tidak
b. Untuk mengetahui kemajuan pembangunan yang dicapai
Dengan perhitungan pendapatan nasional yang dilakukan oleh negara maka pemerintah
dapat melihat apakah negara mengalami kemajuan pembangunan atau tidak
c. Untuk memperoleh taksiran akurat nilai barang dan jasa yang dihasilkan suatu
masyarakat atau negara
Dengan perhitungan perhitungan pendapatan nasional terutama dengan menggunakan
metode produksi maka pemerintah dapat mengetahui secara jelas berapa besar nilai
barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat atau negara
d. Untuk Mengkaji dan mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat
perekonomian negara
Dengan perhitungan pengapatan nasional maka pemerintah dapat melihat apakah baik
bagi perekonomian negaa atau tidak sehingga pemerintah mengkaji apa saja faktor-faktor
yang mempengaruhi tingkat perekonomian neara
e. Membantu membuat rencana dan melaksanankan program pembangunan selanjutnya
Setelah mengetahui perkembangan kemajuan plembangunan maka melalui perhitungan
pendapatan nasional juga dapat dijadikan patokan guna membuat rencana pemanunan
selanjutnya

2. Manfaat Perhitungan Pendapatan Nasional


a. Mengetahui dan menelaah susunan perekonomian nasional
Melalui perhitungan pendapatan nasional maka negara dapat mengetahui serta
menggolongkan negaranya masuk pada kategori negara industri atau negara pertanian
b. Membandingkan perekonomian dari waktu ke waktu
Pendapatan nasional biasanya dicatat setiap tahun untuk mengetahui berapa pertumbuhan
ekonomi dan peningkatan pendapatan nasional negara tersebut. Dengan perbandingan
maka dapat diketahui apakah terjadi kemajuan perekonomian sekaligus kesejahteraan
masyarakat

8
c. Membandingkan tingkat perekonomian antarnegara atau antardaerah
Dengan perhitungan pendaptan nasional maka dapat diketahui pula pendapatan nasional
negara sehingga dapat dilakukan perbandingan untuk mengetahui tingkat kesehteraan
masyarakat
d. Merumuskan kebijakan pemerintah
Dengan perhitungan pendapatan nasional maka sangatlah berguna untuk membantu
pemerintah dalam merumuskan kebijakan dalam berbagai sektor
e. Mengetahui perkembangan perekonomian
Dengan perhitungan pendapatan nasional maka membantu untuk mengetahui
perkembangan perekonomian baik secara keseluruhan dari tahun ketahun

TUGAS

SOAL :
1. Di ketahui : (dalam milyar)
Sewa tanah Rp. 8.000
Upah dan gaji Rp. 5.000
Konsumsi Rp. 3.000
Bunga modal Rp. 5.000
Pengeluaran pemerintah Rp. 2.000
Eksport Rp. 8.000
Impor Rp. 3.000
Keuntungan Rp. 10.000
Besarnya pendapatan nasional yang dihitung dengan menggunakan pendekatan penerimaan
adalah....

2. Di ketahui : (dalam milyar)


Sewa tanah Rp. 15.000
Upah dan gaji Rp. 8.000
Konsumsi Rp. 5.000
Investasi Rp. 20.000
Bunga modal Rp. 10.000
Pengeluaran pemerintah Rp. 6.500
Eksport Rp. 10.000
Import Rp. 4.000
Keuntungan Rp. 20.000
Besarnya pendapatan nasional yang dihitung dengan menggunakan pendekatan pengeluaran
adalah....

3. Diketahui GDP negara Indonesia Rp. 200.000.000, depresiasi Rp.4.000.000, konsumsi


Rp. 2.000.000, penanaman modal Rp. 15.000.000, belanja pemerintah Rp. 2.000.000, ekspor
dikurangi import Rp 2.000.000 dan jumlah penduduk 5 juta jiwa, besarnya pendapatan
nasional dengan metode pengeluaran adalah....

9
KEGIATAN BELAJAR 3
PENDAPATAN PERKAPITA

A. PENDAPATAN PERKAPITA

Pendapatan perkapita atau per capita income adalah pendaptan rata-rata penduduk suatu
negara pada suatu periode tertentu.
rumus perhitungan pendapatan perkapita :
PDB
pendapatan perkapita =
Jumlah penduduk

Contoh perhitungan pendapatan perkapita :


Diketahui PDB Negara A tahun 2019 adalah Rp.200.000.000 dan jumlah penduduk pada tahun
tersebut 2 juta jiwa tentukan pendapatan perkapita ?
jawab :
200.000.000
Pendapatan perkapita =
2.000.000
pendapatan perkapita = 100

B. PERBANDINGAN PDB DAN PENDAPATAN PERKAPITA


Salah satu tujuan perhitungan pendapatan nasional adalah untuk dilakukan permbandingan
kemajuan ekonomi, ukuran yang digunakan untuk membandingkan kemakmuran antara negara
adalah pendapatan perkapita dan biasa dinyatakan dalam dolar Amerika serikat ( US$ ).
Bank Dunia ( The World Bank ) menggolongkan pendapatan perkapita pada tahun 2010
diberbagai negara antaralain :
1. Golongan Negara dengan pendapatan per kapita rendah (low income countries)
yaitu kelompok negara yang memiliki pendapatan perkapita kurang US$ 975
2. Golongan Negara dengan pendapatan per kapita menenganh (lower middle income countries)
yaitu kelompok negara yang memiliki pendapatan perkapita antara US$ 976 – US$ 855
3. Golongan Negara dengan pendapatan menengah tinggi (upper middle countries)
yaitu kelompok negara yang memiliki pendaptan perkapita antara US$ 856 – US$ 11.905
4. Golongan Negara dengan pendapatan per kapita tinggi
yaitu negara yang memiliki pendaptan prkapita lebih dari US$ 11.906

TUGAS
1. Diketahui pada tahun 2019 PDB Negara A sebesar Rp. 800.000.000 dan Negara B sebesar
Rp. 1.000.000.000, dan pada tahun tersebut jumlah penduduk Negara A 2 juta jiwa dan
Negara B 4 juta jiwa,dengan data tersebut hitunglah pendapatan Negara A
2. Jelaskan menurut pengamatan dan pendapat kalian tentang pengaruh Covid 19 terhadap
pendapatan masyarakat khususnya di kabupaten Sentani yang sering kalian dengar atau baca
baik melalui media cetak maupun elektronik

10
EVALUASI

LATIHAN

1. Untuk mengetahui besarnya pendapatan yang dihasilkan oleh seluruh warga negara Indonesia,
kita harus menghitung....
a. Pendapatan nasional dengan metode penerimaan
b. Produk Domestik bruto ( PDB ) berdasarkan harga berlaku
c. Produk Nasional Bruto ( PNB ) berdasarkan harga berlaku maupun konstan
d. Pendapatan perseorangan ditambah pendapatan disposabel warga negara Indonesia
e. Pendapatan nasional atas dasar harga pasar yang dibagi dengan jumlah penduduk
2. Pernyataan berikut ini merupakan komponen pendapatan nasional
1) Hasil tambang perusahaan Asing di Papua
2) Upah tenaga kerja Indonesia di Singapura
3) Pendapatan Ibu Naomi yang bekerja sebagai PNS
4) Bunga modal milik Investor Indonesia yang membeli saham di Bursa Amerika
5) keutungan Mr.Jhon ,seorang pengusaha dari Austalia yang membuka usaha di Indonesia
Komponen yang dihitung sebagai Produk Nasional Bruto Indonesia adalah...
a. 1,2, dan 3 d. 2,3, dan 5
b. 1,3, dan 4 e. 2,4, dan 5
c. 1,3, dan 5
3. Untuk mengetahui pendaptan yang siap dibelanjakan maka kita haarus menghitung
a. Personal Income (PI)
b. Disposible Income (DI)
c. Nett Nasional Bruto (NNP)
d. Produk Nasional Bruto ( PNB )
e. Pendapatan nasional atas dasar harga pasar
4. Pendapatan yang diterima oleh masyarakat atas imbalan balas jasa pemberian faktor-faktor
produksi,biasa dikenal dengan....
a. Disposible Income (DI)
b. Nett National Bruto (NNP)
c. Nett National Income (NNI)
d. Pendapatan nasional atas dasar harga berlaku
e. Pendapatan Nasional atas dasar harga konstan
5. Dibawah ini yang termasuk pajak langsung adalah....
a. Pajak penghasilan
b. Pajak tontonan
c. Pajak penjualan
d. Pajak pertambahan nilai
e. Pajak bumi dan bangunan
6. Di ketahui Produk Nasional bruto Indonesia sebesar Rp. 1000 triliun, Pendapatan bersih
terhadap luar negeri dari faktor produksi Rp. 120 triliun dan depresiasi Rp. 5 triliun,
berapakah besarnya Produk Domestik Bruto....
a. Rp. 1120 triliun d. Rp. 785 triliun
b. Rp. 880 triliun e. Rp. 500 triliun
c. Rp. 875 triliun
7. Perhatikan data berikut :
PDB : Rp. 1000 triliun
PNB : Rp. 2500 triliun
Penyusutan : Rp. 50 triliun
Pajak langsung : Rp. 10 triliun
Pajak tidak langsung : Rp. 15 triliun
Trasfer payment : Rp. 30 triliun
Nilai Produk Nasional Netto (PNN ) adalah....
a. Rp. 950 triliun d. Rp. 2440 trilun
b. Rp. 2000 tiliun e. Rp. 2425 trilun
c. Rp. 2450 triliun

11
8. Data ekonomi suatu negara menunjukkan GNP Rp. 80.000 miliar, depresiasi Rp. 5.000 miliar,
pajak tidak langsung Rp. 2.000 miliar dan pajak langsung Rp. 1.000 miliar . Besarnya NNI
adalah....
a. Rp. 71.000 miliar d. Rp. 74.000 miliar
b. Rp. 72.000 miliar e. Rp. 75.000 miliar
c. Rp. 73.000 miliar
9. Diketahui data sebagai berikut :
GDP Rp. 1.500 milyar
Produk netto LN Rp. 120 milyar
Pajak tak langsung Rp. 200 milyar
Pajak langsung Rp. 150 milyar
Penyusutan Rp. 20 milyar
Iuran asuransi Rp, 50 milyar
Laba ditatahn Rp. 300 milyar
Transfer payment Rp. 50 milyar
Dari data di atas besatnya Personal Income ( PI ) adalah....
a. Rp. 1380 milyar d. Rp. 1030 milyar
a. Rp. 1180 milyar e. Rp. 730 milyar
b. Rp. 1080 milyar
10. Diketahui Produk Domestik Bruto Indonesia (PDB) Indonesia Rp. 1000 triliun, Pendapatan
masyarakat luar negeri Rp. 20 triliun dan penyusutan modal Rp. 2 triliun, Pajak tidak
langsung 5 triliun, transfer paymen 10 triliun, laba di tahan 10 triliun, iuran asuransi 4
triliun dan pajak langsung 2 triliun, maka Disposible Income (DI) adalah....
a. Rp. 980 triliun d. Rp. 969 triliun
b. Rp. 978 triliun e. Rp. 965 triliun
c. Rp. 973 triliun
11. Perhitungan pendapatan dengan menjumlahkan nilai tambah dalam perekonomian dikenal dengan
perhitungan pendapatan nasional menggunakan metode....
a. produksi d. penerimaan
b. konsumsi e. pengeluaran
c. tabungan
12. Dibawah ini adalah komponen dari perhitungan pendapatan nasional pendekatan
penerimaan, kecuali....
a. keuntungan dari keahlian
b. hasil sewa tanah dan bangunan
c. penghasilan dari pekerjaan yang dilakukan
d. pendapatan bunga modal dari penanamam modal
e. hasil penjualan dibidang pertanian dan peternakan
13. Perhitungan dengan menjumlahkan nilai tambah dilakukan dengan alasan....
a. menghasilkan barang lebih banyak
b. menghasilkan barang yang berkualitas
c. menghasilkan harga yang lebih murah
d. tidak terjadi perhitungan ganda yang dapat merugikan
e. tidak terjadi kenaikan harga barang-barang yang dihasilkan
14. Perhitungan pendapatan nasional dengan menjumlahkan seluruh penghsilan yang di terima
para pemilik faktor produksi adalah perhitungan pendapatan nasional dengan menggunakan
metode....
a. produksi d. penerimaan
b. konsumsi e. pengeluaran
c. Tabungan

12
15. Dibawah ini adalah komponen pendapatan nasional :
1. produsen 4. pertanian
2. konsumen 5. pariwisata
3. pemerintah
yang merupakan komponen pendapatan nasional pendekatan pengeluaran adalah....
a. 1,2, dan 3 d. 2,3 dan 4
b.1,2, dan 4 e. 4,5 dan 5
c. 1,2, dan 5
16. Perhatikan kegiatan-kegiatan berikut !
1. Pak Kombong memperoleh keuntungan dari kerjanya Rp. 10.000.000,00
2. Ibu Dorlicne menjual hasil kebunnya berupa singkung Rp. 1.000.000,00
3. Sebuah perusahaan menjual hasill produksi baju senilai Rp. 2.000.000,00
4. Setiap pagi seorang ibu menyiapkan sarapan untuk keluarga dengan biaya Rp. 10.000,00
5. Pemerintah memberi bantuan untuk korban longsor senilai Rp. 50.000.000,00
6. Sebuah perusahaan membangun lima unit rumah senilai Rp. 500.000.000,00
Transaksi ekonomi yang dihitung dalam pendapatan nasional dengan metode produksi
adalah...
a. Rp. 500.000.000 d. Rp. 550.000.000
b. Rp. 503.000.000 e. Rp. 562.000.000
c. Rp. 506.000.000
17. Di ketahui :
Sewa tanah Rp. 6.000
Upah dan gaji Rp. 2.000
Konsumsi Rp. 5.000
Bunga modal Rp. 10.000
Pengeluaran pemerintah Rp. 2.500
Eksport Rp. 6.000
Impor Rp. 2.000
Keuntungan Rp. 8.000
Besarnya pendapatan nasional yang dihitung dengan menggunakan pendekatan penerimaan
adalah.... miliar
a. Rp. 11.500 d. Rp.37.000
b. Rp. 21.000 e. Rp. 41.000
c. Rp. 26.000
18. Di ketahui :
Sewa tanah Rp. 10.000
Upah dan gaji Rp. 5.000
Konsumsi Rp. 5.000
Investasi Rp. 50.000
Bunga modal Rp. 10.000
Pengeluaran pemerintah Rp. 5.500
Eksport Rp. 10.000
Import Rp. 4.000
Keuntungan Rp. 15.000
Besarnya pendapatan nasional yang dihitung dengan menggunakan pendekatan pengeluaran
adalah.... miliar
a. Rp. 30.000 d. Rp. 60.000
a. Rp. 40.000 e. Rp. 66.500
b. Rp. 55.500

13
19. Diketahui GDP negara Indonesia Rp. 200.000.000, depresiasi Rp.5.000.000, konsumsi
Rp. 2.000.000, penanaman modal Rp. 10.000.000, belanja pemerintah Rp. 1.000.000, ekspor
dikurangi import Rp 3.000.000 dan jumlah penduduk 2 juta jiwa, besarnya pendapatan
nasional dengan metode pengeluaran adalah....
a. Rp. 195.000.000 d. Rp. 16.000.000
b. Rp. 100.000.000 e. Rp. 10.000.000
c. Rp. 15.000.000
20. Dibawah ini yang merupakan manfaat dari perhitungan pendapatan nasional adalah....
a. negara dapat merumuskan kebijakan pemerintah
b. dapat mengetahui kemajuan pembangaunan yang dicapai
c. dapat memperoleh taksiran akurat nilai barang dan jasa yang dihasilkan suatu masyarakat
atau negara
d. dapat mengkaji dan mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat
perekonomian negara
e. dapat membantu membuat rencana dan melaksanankan program pembangunan
selanjutnya dimasa yang akan datang
21. Pendapatan rata-rata penduduk suatu negara pada suatu periode tertentu dikenal dengan....
a. Inflasi d. Pendapatan Nasional
b. Deflasi e. Pendapatan Perkapita
c. Indeks harga
22. Tujuan dari perhitungan pendapatan perkapita adalah untuk mengetahui....
a. Kenaikan harga barang
b. Peningkatan jumlah penduduk
c. Jumlah penduduk miskin dan kaya
d. Struktur perekonomian suatu negara
e. Tingkat kemajuan dan kemakmuran masyarakat
23. Negara yang berpendapatan perkapita US$ 10.000 menurut Bank Dunia masuk pada
golongan....
a. Negara berpendapatan kecil
b. Negara berpendapatan tinggi
c. Negara berpendapatan rendah
d. Negara berpendapatan menengah
e. Negara berpendapatan menengah tinggi
24. Diketahui pada tahun 2010 PDB Negara A sebesar Rp. 400.000.000 dan Negara B sebesar
Rp. 600.000.000, dan pada tahun tersebut jumlah penduduk Negara A 2 juta jiwa dan
Negara B 4 juta jiwa,dengan data tersebut pendapatan perkapita negara A adalah....
a. Rp. 100 d. 250
b. Rp. 150 e. 300
c. Rp. 200
25. Berikut adalah tabel pendapatan nasional dan jumlah penduduk pada tahun 2019 !
N NEGARA PDB JUMLAH PENDUDUK
O
1. India Rp. 50.000.000,00 20.000.000
2. Indonesia Rp. 150.000.000,00 15.000.000
3. Malaysia Rp. 200.000.000,00 8.000.000
4. Thailand Rp. 250.000.000,00 6.000.000
5. Singapura Rp. 300.000.000,00 4.000.000
Berdasarkan tabel diatas, Negara yang berpendapatan per kapita rendah adalah....
a. India
b. Indonesai
c. Malaysia
d. Thailan
e. Singapura

14
KUNCI JAWABAN LATIHAN

PILIHAN GANDA
1. C
2. A
3. B
4. B
5. A
6. A
7. C
8. C
9. D
10. E
11. A
12. E
13. D
14. D
15. A
16. B
17. C
18. E
19. D
20. A
21. E
22. E
23. E
24. B
25. A

15
PENUTUP

Setelah mempelajari seluruh kegiatan pada modul 1 yaitu tentang pendapatan nasional,
diharapkan Anda benat-benar telah memahami materi konsep pendapatan nasional, perhitungan
pendapatan nasional,pendapatan perkapita,indeks harga dan inflasi.

Penulis berharap dengan adanya modul ini siswa dapat bekerja secara mandiri menggunakan
life skillnya baik disiplin, kesungguhan serta kemampuan uji diri. Akhirnya penulis
mengucapkan terimasih atas atensi siswa menerima modul ini.

16
DAFTAR PUSTAKA

1. Buku Ekonomi Siswa Kelas XI, Kemendikbud, Tahun 2016


2. Agung Feryanto, Karmila., Ekonomi SMA kelas X semester 1, Klaten, Intan Pariwara 2007
3. Pribadi Setiyanto, Ayudya D. Prayogo, Ekonomi kelas X untuk SMA/MA, Intan Pariwara
2007

17