Anda di halaman 1dari 9

SMA DON BOSCO III

Jl. Sentosa Raya Taman Sentosa Praktikum


Kimia XI MIPA
By
Krisbud

LEMBAR KEGIATAN SISWA

Judul : Ksp
Mata Pelajaran : KIMIA
Kelas/Semester : XII MIPA/1
Waktu : 2 X 45 menit
Kompetensi Dasar : Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi
berdasarkan prinsip kelarutan dan hasil kali
kelarutan
Indikator : Menentukan Tetapan hasilkali kelarutan dan pengaruh
iob senama.

Tinjauan pustaka :

A. Pengertian Kelarutan
Kelarutan adalah jumlah maksimum suatu senyawa atau zat yang
bisa larut dalam sejumlah pelarut. Satuan kelarutan adalah mol/L. Oleh
karena satuan kelarutan sama dengan molaritas, maka kelarutan juga bisa
didefinisikan sebagai konsentrasi zat yang masih bisa larut dalam suatu
pelarut. Berdasarkan sifat kelarutannya kondisi garam dibedakan menjadi
tiga kondisi, yaitu sebagai berikut.
1. Kondisi tidak jenuh, artinya kondisi saat konsentrasi nyata suatu garam
belum melampaui kelarutannya, sehingga masih bisa larut.
2. Kondisi tepat jenuh, artinya kondisi saat konsentrasi nyata suatu garam
sama dengan kelarutannya, sehingga zat tepat mengendap.

3
SMA DON BOSCO III
Jl. Sentosa Raya Taman Sentosa Praktikum
Kimia XI MIPA
By
Krisbud
3. Kondisi lewat jenuh, artinya kondisi saat konsentrasi nyata garam
melampaui kelarutannya, sehingga zat yang mengendap lebih banyak
daripada yang larut.

B. Pengertian Ksp
Jika suatu garam mengalami kondisi tepat jenuh, garam tersebut
akan membentuk kesetimbangan. Terjadinya kesetimbangan dipengaruhi
oleh zat padat yang tidak larut dan ion-ion zat terlarut. Bagaimana tetapan
kesetimbangannya? Perhatikan reaksi berikut.

Berdasarkan aturan penulisan rumus kesetimbangan, hanya zat


dalam bentuk larutan (aq) dan gas (s) yang dituliskan di dalam rumus,
sehingga diperoleh:

Tetapan kesetimbangan untuk garam yang sukar larut disebut


tetapan hasil kesetimbangan (Ksp)

C. Hubungan antara larutan dan tetapan hasil kelarutan

Kelarutan ditinjau dari konsentrasi jenuh suatu garam (elektrolit),


sedangkan tetapan hasil kelarutan mengacu pada garam-garam yang tepat
mengendap. Lalu apa hubungan antara keduanya? Perhatikan contoh
berikut.

4
SMA DON BOSCO III
Jl. Sentosa Raya Taman Sentosa Praktikum
Kimia XI MIPA
By
Krisbud
Contoh soal

Terdapat larutan AgCl, Ag2S, dan Ag3PO4. Tentukan hubungan


antara kelarutan dan tetapan hasil kelarutannya!

Pembahasan:

1. AgCl

Pada keadaan tepat jenuh, ionisasi AgCl berlangsung sebagai berikut. 

Oleh karena konsentrasi jenuh AgCl sama dengan kelarutannya, maka diperoleh
persamaan berikut.

Dengan demikian, diperoleh:

Jadi, hubungan antara Ksp dan s untuk garam yang terdiri dari dua ion dirumuskan
sebagai Ksp = s2.

D. Pengaruh Ion senama pada kelarutan

Konsentrasi ion senama sangat berpengaruh pada sifat kelarutan


suatu zat. Penambahan ion senama bisa mengurangi kelarutan suatu zat.

5
SMA DON BOSCO III
Jl. Sentosa Raya Taman Sentosa Praktikum
Kimia XI MIPA
By
Krisbud
Artinya, semakin banyak ion senama di dalam larutan, zat-zat terlarut
semakin sulit untuk larut. Jika demikian, pasti akan muncul banyak
endapan.
Mengapa demikian? Berdasarkan asas Le Chatelier, kesetimbangan
akan bergeser ke arah zat yang ditambahkan. Dengan demikian,
penambahan ion senama akan memicu banyaknya endapan. Perlu
Quipperian pahami bahwa penambahan ion senama tidak akan mengubah
tetapan hasil kelarutan (Ksp) selama tidak ada perubahan suhu.

E. Pengendapan

Apabila larutan jenuh dapat dibuat pada suhu tertentu kemudian


suhu diturunkan maka akibatnya adalah pengendapan kelebihan zat terlarut
dalam larutan. Tetapi dalam beberapa kejadian semua zat terlarut tetap
dalam keadaan larut. Karena kuantitas zat terlarut dalam hal ini lebih besar
daripada larutan jenuh normal pada suhu tertentu, larutan demikian
dinamakan larutan lewat jenuh. Jika Q adalah nilai hasil kali ion-ion yang
terdapat dalam larutan, maka kesimpulan yang lebih umum mengenai
pengendapan dasar larutan adalah : (Petrucci,1999).
(1) Pengendapan terjadi jika Q > Ksp
(2) Pengendapan tak terjadi jika Q < Ksp
(3) Larutan tepat jenuh jika Q = Ksp

          Suatu endapan umumnya lebih dapat larut dalam air daripada dalam
suatu larutan yang mengandung salah satu ion endapan. Pentingnya efek
ion sekutu dalam mengendapkan secara lengkap dalam analisis kuantitatif
akan tampak dengan mudah. Dalam melaksanakan pengendapan, analisis
menambahkan zat pengendap secara berlebihan untuk memastikan bahwa
pengendapan itu lengkap. Dalam kehadiran ion sekutu yang sangat
berlebih, kelarutan suatu endapan dapat cukup lebih besar daripada nilai
yang diramalkan oleh tetapan hasil kali kelarutan. Secara umum zat
pengendap ditambahkan sekitar 10% berlebih (Day dan Underwood,1996).

6
SMA DON BOSCO III
Jl. Sentosa Raya Taman Sentosa Praktikum
Kimia XI MIPA
By
Krisbud

Data Percobaan :

Percobaan Vol HCL 0,25M


Sebelum ditambah CaCl2 2 ml

Setelah ditambah CaCl2 1,8 ml

7
SMA DON BOSCO III
Jl. Sentosa Raya Taman Sentosa Praktikum
Kimia XI MIPA
By
Krisbud

Perhitungan :

8
SMA DON BOSCO III
Jl. Sentosa Raya Taman Sentosa Praktikum
Kimia XI MIPA
By
Krisbud

Analisis :

Tujuan dari percobaan ini adalah untuk menentukan tetapan hasil


kali kelarutan(Ksp) Ca(OH)2 atau hasil kali konsentrasi ion-ion dalam
larutan tepat jenuh dipangkatkan koefisien reaksi dan kelarutan(solubility)
[Ca2+], [OH-] dalam air dan larutan CaCl2. Prinsip pada percobaan ini
adalah dengan cara menambahkan larutan CaCl2 atau akuades dengan
Ca(OH)2 padat yang diaduk hingga bercampur merata dengan larutan,
kemudian filtrat ditampung pada suatu wadah(erlenmeyer), indikator PP
ditambahkan pada campuran larutan tersebut supaya larutan berubah
warna menjadi pink, dan dinetralkan kembali dengan larutan HCl yang
akan menjadikan arutan berubah warna lagi sampai bening kembali.
Volum HCl yang digunakan untuk merubah warna pink menjadi warna
bening kembali ini dimanfaatkan untuk menghitung kelarutan [Ca 2+],
[OH-], dan hasil kali konsentrasi ion-ionnya(Ksp).
          CaCl2 sangat berpengaruh terhadap kelarutan, karena CaCl2
merupakan larutan yang digunakan untuk melarutkan suatu larutan jenuh
yaitu hidroksida Ca(OH)2 dan yang nantinya akan menghasilkan suatu
kelarutan. Fungsi penambahan HCl pada larutan adalah untuk menentukan
konsentrasi dari larutan Ca(OH)2. Indikator PP digunakan untuk merubah
warna larutan, ini dilakukan untuk mengetahui volume HCl yang
digunakan untuk menetralkan kembali warna tersebut menjadi bening.
Reaksi yang terjadi pada percobaan ini adalah :
Ca(OH)2(aq) <-----> Ca2+(aq) + 2 OH-(aq) ..........(1)
CaCl2 (aq) -----> Ca2+(aq) + 2Cl-(aq) ..........(2)

9
SMA DON BOSCO III
Jl. Sentosa Raya Taman Sentosa Praktikum
Kimia XI MIPA
By
Krisbud
reaksi ke 1 adalah reaksi yang terjadi ketika Ca(OH)2 ditambah
dan dilarutkan dengan akuades. Reaksi ke 1 dan ke 2 juga merupakan
reaksi yang terjadi ketika larutan Ca(OH)2 ditambahkan dengan CaCl2.

Dari tabel percobaan terlihat, mula-mula volume HCl yang


dibutuhkan untuk mentitrasi larutan Ca(OH)2 adalah sebesar 2 ml, setelah
ditambahkan CaCl2, volume HCL yang dibutuhkan untuk mentitrasi
Ca(OH)2 berkurang, menjadi 1,8 ml , hal ini menunjukkan
konsentrasi/kelarutan Ca(OH)2 didalam larutan berkurang. Berkurangnya
kelarutan Ca(OH)2 dapat juga dibuktikan melalui perhitungan. Pada
perhitungan mula-mula, kita peroleh kelarutan Ca(OH)2 adalah sebesar
0,01 M, setelah penambahan CaCl2, kelarutan Ca(OH)2 menjadi hanya
0,009 M. Berkurangnya kelarutan Ca(OH)2 menunjukkan bahwa,
penambahan ion senama Ca 2+, akan menurunkan kelarutan dari
Ca(OH)2.

Harga Ksp Ca(OH)2 dalam air pada percobaan ini adalah 4 x 10-6,


sedangkan Ksp teoritisnya, berdasarkan data dari Wikipedia adalah 5.5 x
10-6. Terdapat perbedaan yang sedikit berbeda dari data referensi dan dari
hasil percobaan. Perbedaan hasil Ksp larutan ini dikarenakan oleh
beberapa faktor, seperti kurang cermatnya praktikan dalam mengukur
volume, bahan-bahan mudah teroksidasi, kurang teliti dalam pentitrasian,
alat-alat yang digunakan masih belum bersih, dan kesalahan perhitungan.

Kesimpulan

 Harga Ksp Ca(OH)2 adalah 4 x 10-6


 Volume HCL untuk menitrasi larutan Ca(OH)2 awalnya 2 ml, menjadi
1,8ml
 Konsentrasi Ca(OH)2 mula-mulai 0,01 M, menjadi 0,009 M
 Penambahan Ion senama akan menurunkan kelarutan

10
SMA DON BOSCO III
Jl. Sentosa Raya Taman Sentosa Praktikum
Kimia XI MIPA
By
Krisbud

Daftar Pustaka :

 Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan - Kimia Kelas 11 | Quipper Blog


 Calcium hydroxide - Wikipedia
 Laporan Praktikum Hasil Kali Kelarutan Ca(OH)2 - Hajar Fisika

11