Anda di halaman 1dari 25

i

Kata Pengantar

Dengan mengucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT Yang Maha Pengasih lagi
Maha Penyayang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat
menyelesaikan makalah ini.
Makalah ini telah kami susun untuk memenuhi tugas kelompok dari mata kuliah
Kapita Selekta Matematika dengan judul “Fungsi Permintaan, Fungsi Penawaran, dan
Keseimbangan Pemasaran”. Kami menyadari dalam makalah ini masih ada kekurangan dan
perlu perbaikan. Oleh karena itu, kritik dan saran dari pembaca sangat dibutuhkan.
Selain itu, kami dengan sangat tulus ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada
dosen kami, Bapak Budi Mulyono, M.Pd., Ibu Zuli Nuraeini M.Pd. dan Ibu Dra. Indaryanti,
M.Pd. yang telah membimbing kami dalam pembuatan makalah ini, serta teman-teman yang
telah memberikan bantuan dan partisipasinya untuk keberhasilan dalam penyusunan makalah
ini.
Akhir kata, kami selaku penyusun berharap semoga makalah kapita selekta matematika
tentang matematika ekonomi ini mampu berguna dan memberi manfaat bagi para pembaca.

Palembang, April 2021

Penulis

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................. ii


BAB I ....................................................................................................................... 1
PENDAHULUAN .................................................................................................. 1
A. Latar Belakang ............................................................................................. 1
B. Rumusan Masalah ........................................................................................ 1
C. Tujuan ......................................................................................................... 1
BAB II ...................................................................................................................... 2
PEMBAHASAN ..................................................................................................... 2
A. Fungsi Permintaan ........................................................................................ 2
B. Fungsi Penawaran.......................................................................................... 9
C. Keseimbangan Pasar...................................................................................... 16
BAB III .................................................................................................................... 19
PENUTUP ................................................................................................................ 22
A. Kesimpulan .................................................................................................. 22
B. Saran ............................................................................................................ 22
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................. 23

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Matematika merupakan salah satu ilmu yang banyak dimanfaatkan dalam kehidupan
sehari-hari. Baik secara umum maupun secara khusus. Secara umum matematika digunakan
dalam transaksi perdagangan, pertukangan, dan masih banyak lagi. Hampir disetiap aspek
kehidupan ilmu matematika yang diterapkan. Matematika juga mempunyai banyak kelebihan
dibanding ilmu pengetahuan lain. Selain sifatnya yang fleksibel dan dinamis, matematika
juga selalu dapat mengimbangi perkembangan zaman. Matematika dapat diterapkan
diberbagai bidang ilmu pengetahuan, salah satunya ilmu ekonomi.
Dalam ilmu ekonomi, sering digunakan alat bantu matematika untuk mempermudah.
Yaitu menggunakan fungsi linear dan fungsi non linear. Dua variabel ekonomi atau lebih
yang saling berhubungan, sering kali diterjemahkan ke dalam bentuk fungsi linear ataupun
fungsi kuadrat. Pada makalah ini akan menguraikan penerapan fungsi ke dalam ekonomi
yang meliputi: fungsi permintaan, fungsi penawaran dan keseimbangan pasar.

B. Rumusan Masalah
1. Apa itu fungsi permintaan?
2. Bagaimana grafik dari fungsi permintaan?
3. Apa itu fungsi penawaran?
4. Bagaimana grafik dari fungsi penawaran?
5. Apa itu keseimbangan pasar?
6. Bagaimana grafik keseimbangan pemasaran?

C. Tujuan
1. Mengetahui apa itu fungsi permintaan
2. Mengetahui grafik dari fungsi permintaan.
3. Mengetahui apa itu fungsi penawaran.
4. Mengetahui grafik dari fungsi penawaran.
5. Mengetahui apa itu keseimbangan pasar.
6. Mengetahui grafik keseimbangan pemasaran.

1
BAB II
PEMBAHASAN
A. FUNGSI PERMINTAAN.
Fungsi permintaan adalah fungsi yang menunjukan hubungan antara jumlah barang
atau jasa diminta dengan harga produk atau jasa, pendapatan masyarakat, tingkat
kebutuhan, jumlah penduduk, selera, dan barang pengganti. Fungsi permintaan
mengikuti hukum permintaan yaitu “Jika harga suatu barang meningkat, permintaan
untuk barang akan menurun dan sebaliknya, jika harga suatu barang menurun,
permintaaan akan meningkat”. Dengan demikian, hubungan hubungan antar harga dan
jumlah barang memiliki hubungan terbalik, sehingga gradient dari fungsi permintaan
akan selalu negatif.
Ada dua macam fungsi pada penawaran, yaitu fungsi linier pada penawaran dan juga
fungsi kuadrat pada penawaran.
1. Fungsi Linier Pada Permintaan.
a. Pengertian
Fungsi permintaan akan sesuatu barang dapat ditunjukkan oleh persamaan:

Q x =f (P x , P y , Pz , M , S)
Keterangan :
Qx : Jumlah barang X yang diminta
Px : harga barang X
Py : harga barang Y
Pz : harga barang z
M : pendapatan konsumen
S : selera konsumen

Pada uraian di atas, fungsi permintaan tidak dapat disajikan dengan diagram
dua dimensi karena memiliki banyak variabel. Sedangkan diagram dua dimensi
hanya dapat digunakan untuk menggambar kurva fungsi yang mengandung dua
variabel saja. Agar fungsi permintaan dapat digambar grafiknya maka faktor-
faktor selain jumlah yang diminta dan harga barang tersebut dianggap tidak
berubah selama dilakukan analisis. Faktor-faktor yang dianggap tetap ini disebut
ceteris paribus.
Dengan anggapan ceteris paribus tersebut, sekarang bentuk fungsi menjadi
lebih sederhana karena hanya terdiri dari dua variabel, yaitu variabel harga dan
variabel jumlah yang diminta. Faktor-faktor yang dianggap tetap pengaruhnya
dapat dilihat dari besarnya konstanta pada persamaan permintaan. Bentuk
persamaan fungsi linier pada permintaan disajikan sebagai berikut :

Qdx =a−b P x
atau
Pdx =a−b Q x

2
b. Menggambar Kurva Fungsi Linier Pada Permintaan
Fungsi linier pada permintaan merupakan penerapan konsep fungsi linier

dalam matematika, maka dari itu cara menggambar kurva fungsinya pun sama
dengan cara menggambar kurva fungsi linier. Kalau pada fungsi linier
matematika dikenal sumbu x sebagai garis horizontal dan sumbu y sebagai garis
vertikal, sedangkan pada fungsi linier permintaan dikenal sumbu Q sebagai garis
horizontal dan sumbu P sebagai garis vertikal.
Gambar kurva fungsi linier pada permintaan berbentuk garis lurus yang
memotong sumbu Q, sumbu P, dan memiliki curam negatif/bergradien negatif
yaitu apabila harga yang diminta rendah maka jumlah yang diminta akan tinggi,
begitupula sebaliknya. Kurva fungsi linier permintaan hanya terletak pada
kuadran I bidang cartecius. Sebelum disajikan langkah menggambar kurvanya,
akan disajikan
contoh gambar kurva fungsi linier pada permintaan berikut ini :

c. Melukis grafik dari fungsi linier pada penawaran.


Berikut ini langkah-langkah menggambar kurva fungsi linier:
1) Tentukan titik potong terhadap sumbu Q, maka P=0, sehingga diperoleh
koordinat (Q , 0).

3
2) Tentukan titik potong terhadap sumbu P, maka Q=0, sehingga diperoleh
koordinat (0 , P).
3) Tentukan letak dua titik potong tsb ke dalam bidang cartecius kemudian
hubungkan menjadi garis lurus.
d. Menentukan Persamaan Fungsi Linier pada Permintaan.
 Metode Dua Titik.

P−P1 P 2−P1
=
Q−Q 1 Q 2−Q 1

Rumus di atas menunjukkan bahwa cara untuk memperoleh persamaan fungsi


linier pada permintaan adalah dengan menggunakan metode dua titik.Caranya
yaitu dengan mensubtitusikan nilai-nilai Q 1 , Q 2, P1, dan P2 yang telah
diketahui pada rumus di atas, sehingga akan menghasilkan persamaan:

Q dx =a−m P x
atau
Pdx =a−mQ x

Contoh Soal :
1. Toko buku menjual toko dengan harga awalah Rp 10.000 per lusin dan
banyaknya permintaan buku tersebut sebanyak 10 lusin. Kemudian,
ketika harga buku turun menjadi Rp 8.000 per lusin dengan permintaan
buku sebanyak 16 lusin. Carilah fungsi permintaan buku tersebut!
Penyelesaian :
P1=Rp 10.000
P2=Rp 8.000
Q1=10
Q 2=16
Maka,
P−P1 Q−Q 1
=
P 2−P1 Q 2−Q 1
P−10.000 Q−10
⇔ =
8.000−10.000 16−10
P−10.000 Q−10
⇔ =
−2.000 6
⇔ 6 ( P−10.000 )=−2.000 (Q−10)
⇔ 6 P−60.000=−2.000Q+20.000
⇔ 6 P=−2.000 Q+80.000
⇔ P=−333,3 Q+1333,33
⇔ P d=−333,3 Q+13333,33
atau

4
2.000 Q=−6 P+ 80.000

Qd =40−0,003 P

14000 Maka,
pada
12000 fungsi

10000

8000

6000

4000

2000

0
0 8 16 24 32 40

permintaannya ialah Pd =−333,3 Q+13333,33atau Qd =40−0,003 P

40.000 – 2 P
2. Jika di sebuah toko apel menjual 1 apel dengan harga ¿ dan Bu Tuti
10.000
ingin membeli apel dengan harga 10.000, maka berapa apel yang dibeli oleh Bu
Tuti?
Pembahasan :

40.000 – 2 P
Qd=
10.000
Maka,
40.000−2 ( 10.000 )
⇔ Qd =
10.000
40.000−20.000
⇔ Qd=
10.000
⇔ Qd=20
 Metode Satu Titik.
Jika hanya diketahui satu titik dan gradien maka persamaan umumnya yaitu:

P−P1 =m ( Q−Q 1 )

dengan perumusan untuk menentukan nilai gradien yaitu:

5
P2−P1
m=
Q2−Q1

2. Fungsi Kuadrat Pada Permintaan.


a. Pengertian.
Ciri khas dari fungsi kuadrat pada permintaan adalah memiliki nilai a< 0, sehingga
akan memilki kurva para bola yang terbuka ke bawah ataupun ke kiri dan terletak
pada kuadran I. Adapun bentuk persamaan fungsi kuadrat pada permintaan sebagai
berikut :

P=−a Q2+ bQ+c

atau

Q=−a P2+ bP+c


Keterangan :
P : harga produk
Q : jumlah produk yang diminta
c : konstanta
a dan b : kooefisien

b. Kurva Fungsi Kuadrat Pada Permintaan


Bentuk kurva fungsi kuadrat pada permintaan adalah parabola yang terbuka ke
bawah atau ke kiri. Berikut ini disajikan kurva fungsi kuadrat pada permintaan:
 Jika persamaannya P=−a Q 2+ bQ+c ,maka parabola terbuka ke bawah. Berikut
ini gambar kurvannya :

 Jika Q=f ( P ) ,atau Q=−a P2 +bP+ c, maka parabola terbuka ke kiri. Berikut
ini gambar kurvanya :

6
c. Melukis Kurva Fungsi Kuadrat Pada Permintaan
Langkah-langkah dalam membuat kurva fungsi kuadrat pada permintaan :
1. Tentukan arah parabola (ke bawah atau ke kiri)
 Jika persamaan fungsinya P=−a Q2+ bQ+c , maka kurva terbuka ke bawah
 Jika persamaan fungsinya Q=−a P2+ bP+c , maka kurva terbuka ke kiri.
2. Tentukan titik potong terhadap sumbu P dan Q
 Jika titik potong terhadap sumbu P, maka Q=0.
Contoh:
Terdapat persamaan P=−Q2+2 Q+8 , tentukan titik potong terhadap sumbu
P. Maka P¿−( 0 )2 +2 ( 0 ) +8=8
 Jika titik potong terhadap sumbu Q, maka P = 0
Contoh:
Terdapat persamaan P¿−Q2+ Q+ 8, tentukan titik potong terhadap sumbu Q.
maka
−Q 2 +2 Q+ 8=0
⇔ ( Q+2 )(−Q+ 4 )=0
Q=−2 atau Q=4
Koordinat Q1(-2,0), atau Q 2(4,0)
3. Tentukan titik puncaknya
 Jika kurva terbuka ke bawah, maka digunakan rumus titik puncak ( Q , P )=¿
 Jika kurva terbuka ke kiri, maka digunakan rumus titik puncak ( Q , P )=¿
4. Tentukan titik-titik koordinat yang telah diketahui, kemudian gambar dengan
cara menghubungkan antar titik-titik koordinat tersebut.
d. Contoh Soal :
Jika fungsi permintaan P=−Q2+ 9 , gambarkan kurva permintaannya!
Penyelesaian :
1. Tentukan arah parabola
Bentuk persamaan fungsi P=−Q2+ 9 , maka parabola terbuka ke bawah
2. Tentukan jumlah titik potong terhadap sumbu Q dan P
 Titik potong terhadap sumbu Q , maka P=0.
P=−Q 2+ 9
⇔−Q2 +9=0

7
⇔ ( Q+3 )(−Q+3 )=0
Q 1=−3 atau Q 2=3

Koordinat Q1=(−3,0 ) atau Q2=(3,0)


 Titik potong terhadap sumbu P, maka Q = 0
P=−( 0 )2 +9
⇔ P=9
Koordinat P(0,9).
3. Tentukan titik puncaknya
Jika kurva terbuka ke bawah, maka
( Q , P )=¿
0 −( 0−4(−1)( 9))
( Q , P )= {
−2
,
−4 }
−36
{
( Q , P )= 0 ,
−4 }
( Q , P )={ 0,9 }
10 4. G
9 a
m
8
ba
7 r
6
5
4
3
2
1
0
-3 -2 -1 0 1 2 3

parabolanya

B. FUNGSI PENAWARAN
Fungsi penawaran yaitu fungsi yang menunjukkan hubungan harga produk dengan
jumlah produk yang ditawarkan. Dalam fungsi penawaran menggunakan sudut pandang

8
Penjual. Fungsi penawaran oleh produsen digunakan untuk menganalisa kemungkinan-
kemungkinan kuantitas barang yang akan diproduksi. Sesuai Hukum Penawaran, yaitu
“Jika harga produk naik, dengan asumsi faktor-faktor lain dianggap konstan, maka jumlah
produk yang ditawarkan akan naik dan sebaliknya jika harga produk turun, jumlah produk
yang ditawarkan juga turun”. Dalam fungsi penawaran terdapat hubungan positif antara
harga produk dengan jumlah produk yang ditawarkan, maka gradien (b) dari fungsi
penawaran selalu positif. Faktor lain yang mempengaruhi penawaran selain harga itu
sendiri adalah:
 Biaya Produksi
Kemampuan produksi akan mempengaruhi tinggi rendahnya biaya produksi dan harga
jual, sehingga berpengaruh terhadap jumlah penawaran.
 Teknologi
Teknologi yang digunakan yang semakin mutakhir maka produksi semakin efisien
sehingga jumlah yang ditawarkan dapat ditingkatkan.
 Harapan akan harga masa yang akan datang.
Jika produsen memperkirakan harga akan naik di masa depan, maka penawaran saat
ini akan dikurangi dan barang/jasad ditimbun untuk dijual di masa yang akan datang
dengan harapan keuntungan yang diperoleh meningkat.
Ada dua macam fungsi pada penawaran, yaitu fungsi linier pada penawaran dan juga
fungsi kuadrat pada penawaran.
I. Fungsi Linier pada Penawaran
a) Pengertian.
Fungsi penawaran akan sesuatu produk dapat ditunjukkan oleh persamaan:

Qsx ,t =f ( Px ,t ,T t , P F ,t , PR ,t , Pex ,t +1 )

Keterangan:
P x, t : jumlah produk x yang ditawarkan oleh produsen dalam periode
tertentu.
Tt : teknologi yang tersedia.
P F ,t : harga faktor-faktor produksi.
P R ,t : harga produk lain berhubungan.
e
P x, t +1 : harapan produsen terhadap harga produk.
Q sx ,t : jumlah produk x yang ditawarkan.

Pada uraian di atas, fungsi penawaran tidak dapat disajikan dengan diagram
dua dimensi karena memiliki banyak variabel. Sedangkan diagram dua dimensi
hanya dapat digunakan untuk menggambar kurva fungsi yang mengandung dua
variabel saja. Agar fungsi penawaran dapat digambar kurvanya maka faktor-
faktor selain jumlah produk dan harga barang yang ditawarkan tersebut dianggap
tidak berubah selama dilakukan analisis. Faktor-faktor yang dianggap tetap ini
disebut ceteris paribus.

9
Dengan anggapan ceteris paribus tersebut, sekarang bentuk fungsi menjadi
lebih sederhana karena hanya terdiri dari dua variabel, yaitu variabel harga dan
variabel jumlah produk yang ditawarkan. Faktor-faktor yang dianggap tetap
pengaruhnya dapat dilihat dari besarnya konstanta pada persamaan penawaran.
Bentuk Persamaan fungsi linier pada penawaran disajikan sebagai berikut:

Q dx =−a+ b Px
atau
Pdx =−a+ b Q x

Keterangan:
Q dx : Jumlah produk x yang ditawarkan.
Pdx : Harga produk x yang ditawarkan
b : Gradien/kemiringan

b) Menggambar Kurva Fungsi Linear pada Penawaran.


Cara menggambar kurva fungsinya pun sama dengan cara menggambar kurva
fungsi linier dalam matematia. Kalau pada fungsi linier matematika dikenal
sumbu x sebagai garis horizontal dan sumbu y sebagai garis vertikal, sedangkan
pada fungsi linier permintaan dikenal sumbu Q sebagai garis horizontal dan
sumbu P sebagai garis vertikal.
Gambar kurva fungsi linier pada penawaran berbentuk garis lurus yang
memotong sumbu Q, sumbu P, dan memiliki curam positif yaitu apabila jumlah
yang ditawarkan tinggi maka harga yang ditawarkan juga tinggi, begitupula
sebaliknya. Kurva fungsi linier penawaran hanya terletak pada kuadran I bidang
cartecius. Sebelum disajikan langkah menggambar kurvanya, akan disajikan
contoh gambar kurva fungsi linier pada penawaran berikut ini :

c) Melukis grafik dari fungsi linier pada penawaran.


Berikut ini langkah-langkah menggambar kurva fungsi linier
10
1. Tentukan titik potong terhadap sumbu Q, maka P=0, sehingga diperoleh
koordinat (Q , 0).
2. Tentukan titik potong terhadap sumbu P, maka Q=0, sehingga diperoleh
koordinat (0 , P).
3. Tentukan letak dua titik potong tersebut ke dalam bidang cartecius
kemudian hubungkan menjadi garis lurus.
d) Menentukan Persamaaan Fungsi Linier pada penawaran
 Metode dua titik
P−P1 P 2−P1
=
Q−Q1 Q 2−Q1

Rumus di atas menunjukkan bahwa cara untuk memperoleh persamaan


fungsi linier pada penawaran adalah dengan menggunakan metode dua titik.
Caranya yaitu dengan mensubtitusikan nilai-nilai Q 1, Q 2, P1, dan P2 yang
telah diketahui pada rumus di atas, sehingga akan menghasilkan persamaan:

Q dx =−a+ b Px atau Pdx =−a+ b Q x

 Metode satu titik


Jika hanya diketahui satu titik dan gradien atau kemiringan maka dapat
ditentukan suatu persamaan dengan menggunkan persamaan sebagai
berikut.

P−P1 =m(Q−Q 1 )

Keterangan:
m : gradien
e) Contoh Soal:
1) Gambarkan kurva persamaan Q S =−20+2 P
Jawab:
a. Titik potong terhadap sumbu Q, maka P=0.
Q S =−20+2 P
⇔ Q S=−20+ 2 ( 0 )
⇔ Q S=−20
Jadi koordinatnya adalah (−20 , 0).
b. Titik potong terhadap sumbu P, maka Q=0.
QS =−20+2 P
⇔−20+2 P=0
⇔ 2 P=20
⇔ P=10
Jadi koordinatnya (0 , 10).

11
c. Gambar kurvanya:

2) Jika harga suatu produk adalah Rp.500, maka jumlah produk yang akan
terjual sebanyak 60 unit. Bila harganya meningkat menjadi Rp.700, maka
jumlah produk yang terjual sebanyak 100 unit. Tentukan persamaan fungsi
penawarannya!
Penyelesaian:
Diketahui:
P1=500
P2=700
Q 1=60
Q 2=100
Ditanya: Fungsi penawaran..?
Jawab: Dengan mensubstitusikan nilai yang diketahui ke dalam perumusan
berikut:
P−P1 P 2−P1
=
Q−Q1 Q 2−Q1
Sehingga dapat kita selesaikan menjadi:
P−500 700−500
⇔ =
Q−60 100−60
P−500 200
⇔ =
Q−60 40
P−500
⇔ =5
Q−60
⇔ P−500=( Q−60 ) 5
⇔ P−500=5 Q−300
⇔ P=5 Q−300+500
⇔ P=5 Q+ 200
Persamaan ini yang merupakan fungsi penawaran yang dicari.

12
II. Fungsi Kuadrat pada Penawaran.
a) Pengertian.
Ciri khas dari fungsi kuadrat pada penawaran adalah memiliki nilai a > 0,
sehingga akan memilik kurva parabola yang terbuka ke atas ataupun ke kanan.
Adapun bentuk persamaan fungsi kuadrat pada penawaran disajikan sebagai
berikut :

P=a Q2+ bQ+ c


atau
2
Q=a P + bP+ c

Keterangan:
P : harga produk
Q : jumlah produk yang diminta
c : konstanta
a dan b : koofisien

b) Kurva Funngsi Kuadrat Pada Penawaran.


Berikut ini disajikan kurva fungsi kuadrat pada penawaran :
 Jika persamaannya P=a Q2+ bQ+ c , maka parabola terbuka ke atas. Berikut
ini gambar kurvanya :

 Jika Q=f (P) atau Q=a P 2+ bP+ c , maka parabola terbuka ke kanan.
Berikut ini gambar kurvanya :

13
c) Melukis kurva fungsi kuadrat pada penawaran
Berikut ini langah-langkah dalam melukis kurva fungsi kuadrat pada penawaran :
1. Tentukan arah parabola ( ↑ atau → )
 Jika persamaan fungsinya P=a Q2+ bQ+ c , maka kurva terbuka ke atas
(↑).
 Jika persamaan fungsinya Q=a P 2+ bP+ c , maka kurva terbuka kekanan
(→).
2. Tentukan titik potong terhadap sumbu P dan Q
 Jika titik potong terhadap sumbu P, maka Q=0.
 Jika titik potong terhadap sumbu Q , maka P=0.
 Jika persamaan tidak memiliki faktor-faktor rasional maka bisa
digunakkan rumus :

−b ± √ b2−4 ac
Q 1,2=
2a
atau
2
−b ± √ b −4 ac
P1,2=
2a

3. Tentukan titik puncaknya


 Jika kurva terbuka ke atas, maka digunakan rumus titik puncak
2
−b −(b −4 ac)
( Q , P )=
2a{,
4a }
 Jika kurva terbuka ke kanan maka digunakan rumus titik puncak
−( b2−4 ac )
( Q , P )= {4a
,−
b
2a }
4. Tentukan titik-titik koordinat yang telah diketahui, kemudian gambar dengan
cara menghubungkan antar titik-titik koordinat tersebut.
d) Contoh Soal:
Jika fungsi penawaran P=5+ 6 Q+ Q 2, gambarkan kurva penawarannya!
Penyelesaian:
a. Tentukan arah parabola
Bentuk persamaan fungsi P=5+ 6 Q+ Q2, maka parabola terbuka ke atas.
b. Tentukan jumlah titik potong terhadap sumbu Q dan P.
1) Titik potong pada sumbu Q, maka P=0.
⇔ P=5+6 Q+Q2
⇔ 5+ 6 Q+ Q 2=0
⇔ ( Q+1 ) ( Q+5 )=0
Q+1=0 atau Q+5=0
Q 1=−1 atau Q 2=−5
Koordinat Q1=(−1,0) atau Q2=(−5,0)
2) Titik potong pada sumbu P, maka Q=0.

14
⇔ P=5+6 Q+Q 2
⇔ P=5+6 ( 0 ) +0 2
⇔ P=5+0+ 0
⇔ P=5
Koordinat P(0 , 5).
c. Tentukan koordinat titik puncaknya
Jika kurva terbuka ke atass, maka digunakan rumus titik puncak:
2
−b − ( b −4 ac )
{
( Q , P )=
2a
,
4a }
−6 −( 6 ¿¿¿ 2−4 ( 1 ) ( 5 ) )
⇔ ( Q , P )= { 2(1)
,
4 (1) }
−6 −( 36−20 )
⇔ ( Q , P )= { 2
,
4 }
−16
{
⇔ ( Q , P )= −3 ,
4 }
⇔ ( Q , P )= {−3 ,−4 }
d. Gambar Parabolanya:

C. KESEIMBANGAN PASAR.
Keseimbangan pasar terjadi jika Q D=Q S atau P D=P S. Keseimbangan harga
terjadi jika harga yang ditawarkan produsen sama dengan harga yang diminta
konsumen di pasar. Keseimbangan kuantitas terjadi jika jumlah produk yang
ditawarkan produsen sama dengan jumlah produk yang diminta oleh konsumen.
a) Kurva keseimbangan pasar dapat digambar sebagai berikut :

15
Secara grafik harga keseimbangan ini terjadi pada titik potong antara kurva
permintaan dengan kurva penawaran (titik E/titik equilibrium). Contoh grafik lain:

Berdasarkan gambar kurva di atas, terdapat 2 kurva yaitu kurva permintaan (


Q D=a−bP ), dan kurva penawaran (Q S =−a+ bP), maka dari itu langkah
menggambar kurvanya sebagai berikut
 Gambar Kurva Permintaan ( Q D=a – bP )
Berikut langkahnya :
1) Tentukan titik potong terhadap sumbu Q, maka P=0, sehingga diperoleh
koordinat (Q , 0).
2) Tentukan titik potong terhadap sumbuP, maka Q=0, sehingga diperoleh
koordinat (0 , P)..
3) Tentukan letak dua titik potong tsb ke dalam bidang cartecius kemudian
hubungkan menjadi garis lurus.
 Gambar Kurva Penawaran Sebelum Pajak (QS =−a+ bP)
Berikut langkahnya :
1) Tentukan titik potong terhadap sumbu Q, maka P=0, sehingga diperoleh
koordinat (Q , 0).
2) Tentukan titik potong terhadap sumbu P, maka Q=0, sehingga diperoleh
koordinat (0 , P).
3) Tentukan letak dua titik potong tersebut ke dalam bidang cartecius
kemudian hubungkan menjadi garis lurus.
Contoh :
Bila fungsi permintaan ditunjukkan oleh persamaan Q D=24−5 P dan fungsi
penawaran ditunjukkan oleh persamaan QS =2 P – 4. Buatlah gambar kurva
keseimbangan pasar !
Jawab:
 Gambar Kurva Permintaan (Q D=24−5 P)
a. Tentukan titik potong terhadap sumbu Q, maka P=0
Q D=24−5 P
Q D=24 – 5. 0

16
Q D=24 – 0
Q D=24
Titik koordinatnya (24 ,0)
b. Tentukan titik potong terhadap sumbuP, maka Q=0,
Q D=24−5 P
0=24−5 P
5 P=24
P=4,8
Jadi koordinatnya (0 , 4,8)
 Gambar Kurva Penawaran (QS =2 P – 4)
a. Tentukan titik potong terhadap sumbu Q, maka P=0
Q S =2 P – 4
QS =2. 0 – 4
Q S =– 4
Titik koordinatnya (−4 , 0)
b. Tentukan titik potong terhadap sumbu P , maka Q=0,
Q S =2 P – 4
0=2 P – 4
4=2 P
P=2
Titik koordinatnya(0 , 2)
 Gambar Kurvanya:

b) Cara Menghitung Keseimbangan Pasar


Ada 3 cara untuk memperoleh keseimbangan yaitu :
1) Dengan menyusun tabel,
Hal pertama yang dibutuhkan untuk menghitung keseimbangan dengan
menggunakan tabel yaitu menyusun dahulu tabelnya.Tabel tersebut berisikan
harga (P), jumlah yang diminta (Q D), dan jumlah yang ditawarkan (Q S )

Contoh :
P QD QS
500 75 30
1000 60 45

17
2000 50 50
3000 40 65
4000 35 70

Dari tabel di atas, diketahui harga yang sama antara jumlah produk
yang diminta(Q D) dengan jumlah produk yang ditawarkan (Q S ) yaitu pada
harga Rp 2.000, jumlah produk yang diminta sama dengan jumlah produk
yang di tawarkan. Sehingga harga keseimbangan terjadi pada saat harga
produk sebesar Rp 2.000, serta terjadi ketika produk 50 unit.
2) Dengan grafik/kurva.
Ada kalanya kita akan menjumpai tabel yang tidak memperlihatkan secara
langsung akan adanya harga serta jumlah keseimbangan. Sebagai contoh
perhatikan tabel berikut ini:

P QD QS
200 75 30
250 70 40
300 65 50
450 50 80
500 45 90

600

500

400

300
E
350
200

E
100

0
20 30 40 50 60 70 80 90 100

Berdasarkan tabel di atas, dapat disusun pasangan titik-titik tersebut ke


dalam diagram cartesius. Maka grafik fungsi permintaan dan penawarannya
dapat dilihat sebagai berikut:

Jika diperhatikan grafik tersebut, terlihat adanya perpotongan garis


fungsi permintaan dengan garis fungsi penawaran yang menunjukkan titik

18
keseimbangan (E). Titik keseimbangan tersebut berada pada koordinat
(60 , 350), itulah yang disebut keseimbangan pasar. Di mana harga
keseimbangan yang terjadi sebesar Rp.350,00 serta jumlah keseimbangan
yaitu 60 unit. Titik koordinat akan terlihat jelas apabila grafik yang digambar
menggunakan skala yang tepat
3) Dengan pendekatan matematis
Cara yang ketiga yaitu dengan pendekatan matematis. Syarat keseimbangan
pasar adalah:
Q D=Q S

atau

P D=P S

Keterangan:

Q D = Jumlah produk yang diminta


Q S = Jumlah produk yang ditawarkan
P D= harga yang diminta
PS = harga yang ditawarkan

c) Contoh soal :
Fungsi permintaan sebuah barang di pasar menunjukan bahwa Q D=40 – P, serta
fungsi penawaran Q S =4 P – 50. Kapan keseimbangan terjadi?
Jawab :
Harga ekuilibrium akan tercipta jika berbagai syaratnya dapat terpenuhi. Syarat dari
Harga ekuilibrium itu sendiri adalah Qd=Qs atau Pd=Ps.

Q D=Q S
40 – P=4 P – 50
−P−4 P=−50−40
−5 P=−90
−90
P=
−5
P=18
Didapat price P (harga) keseimbagan sebesar 18.
Selanjutnya dalam mencari Q atau jumlah keseimbangan, kita harus memasukan
harga keseimbangan (18) kesalah satu fungsi di atas. P dapat kita masukkan ke fungsi
permintaan ataupun fungsi penawaran.
Q=40 – P
Q=40−18
Q=22
Maka keseimbangan dapat terjadi pada P=18 dan Q=22

19
LATIHAN SOAL:

1. Gambarkan grafik atau kurva dari fungsi permintaan Q=64−P 2!


2. Diketahui fungsi permintaan suatu barang P=80−Q dan fungsi penawaran barang
P=−20+Q. Besar jumlah dan harga keseimbangan pasar adalah?
3. Gambarlah kurva penawarannya, jika diketahui fungsi penawaran Q=8−6 P+ P2!
4. Diketahui koordinat titik A(0,8) dan titik B(12,0). Jika kedua titik tersebut dihubungkan
akan terbentuk sebuah kurva Permintaan. Bentuklah fungsi permintaan dari koordinat
titik tersebut!
5. Diketahui fungsi permintaan Q d =−P+11. Pada saat harga Rp. 5,00 barang yang akan
ditawarkan 6 unit, ketika harga Rp. 7,00 barang yang ditawarkan 10 unit. Harga
keseimbangan adalah?

20
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dalam bidang ekonomi, banyak sekali penerapan dari matematika seperti fungsi
(linier dan non-linier). Contohnya adalah fungsi permintaan, fungsi penawaran, dan
keseimbangan pasar.
1) Fungsi permintaan adalah fungsi yang menunjukan hubungan antara jumlah
barang atau jasa diminta dengan harga produk atau jasa, pendapatan masyarakat,
tingkat kebutuhan, jumlah penduduk, selera, dan barang pengganti.
2) Fungsi penawaran yaitu fungsi yang menunjukkan hubungan harga produk
dengan jumlah produk yang ditawarkan.
3) Keseimbangan pasar terjadi jika Q D=Q S atau P D=P S. Keseimbangan harga
terjadi jika harga yang ditawarkan produsen sama dengan harga yang diminta
konsumen di pasar. Keseimbangan kuantitas terjadi jika jumlah produk yang
ditawarkan produsen sama dengan jumlah produk yang diminta oleh konsumen

B. Saran
Demikian makalah ini kami buat. Semoga materi Fungsi Permintaan, Fungsi
Penawaran, dan Keseimbangan Pemasaran, dalam makalah ini bermanfaat bagi
pembaca dalam pembelajaran matematika. Kami sebagai penulis menyadari masih
banyak kekurangan dalam penyusunan materi ini dan masih jauh dari kata sempurna
sehingga kami penulis mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak untuk
mengembangkan makalah ini lebih baik lagi dalam hal penyusunan maupun
kejelasan materi yang disampaikan.

21
DAFTAR PUSTAKA

Aji, S. (2020, Oktober 2). Ruang Guru. Diambil dari Ruang Guru:
https://www.ruangguru.com/blog/proses-terbentuknya-keseimbangan-
pasar (diakses pada 23 April 2021)
Purnomo, Ike, Listiya., Risak Ruwah Ibnatur Husnul, Eka Rima Prasetya, Prima
Sadewa. (2019). “Matematika Ekonomi” . Tangerang Selatan: Unpam
Press.
Desti. (2020, March 30). Quipper. Diambil dari Quipper: Fungsi Permintaan -
Pengertian, Faktor, Rumus dan Contoh Soal (quipper.co.id)
Wirawan, Nata. (2017). “Matematika Ekonomi dan Bisnis”. Denpasar, Keraras
emas
Prasetyawan, Enggar., Dameis Surya Anggara, Kusworo. (2019). “Matematika
Ekonomi”. Tangerang Selatan: Unpram Press.

22

Anda mungkin juga menyukai