Anda di halaman 1dari 3

47

DAFTAR PUSTAKA

Bensley, R.J., & Fisher, J.B., 2003. Metode Pendidikan Kesehatan Masyarakat.
Edisi 2. Jakarta : EGC : 66.

Cook, G., & Alimuddin, L.Z., 2009. Manson’s tropical diseases. Edisi 22.
Philadelphia : Saunders Elsevier.

Dahlan, Sopiyudin., 2010. Besar dan cara pengambilan sampel dalam penelitian
kedokteran dan kesehatan. Jakarta : Salemba Medika.

Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara., 2012. Profil Kesehatan Sulawesi Tenggara.


Kendari : Dinkes Provinsi Sultra.

Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara., 2013. Profil Kesehatan Sulawesi Tenggara.


Kendari : Dinkes Provinsi Sultra.

Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara., 2014. Profil Kesehatan Sulawesi Tenggara.


Kendari : Dinkes Provinsi Sultra.

Elliott, T., Tony Worthington, Husam Osman, Martin Gill., 2013. Mikrobiologi
kedokteran & infeksi. Jakarta : EGC.

Fathi., Soedjajadi, K., & Chatarina, U.W. “Peran faktor lingkungan dan perilaku
terhadap penularan demam berdarah dengue di kota Mataram”, Jurnal
Kesehatan Lingkungan. Juli 2005, 2, hal. 1-10.

Gama, T.A., & Betty, R.F. Analisis faktor resiko kejadian demam berdarah
dengue di Desa Mojosongo Kabupaten Boyolali. 2010.
http://www.kopertis6.or.id/journal/index.php/eks/article/viewFile/12/10.
(Diakses pada tanggal 9 September 2015).

Kasjono, H., 2012. Buku ajar divisi infeksi dan penyakit tropis. Jakarta : Mitra
Cendikia Press.

Kementerian Kesehatan RI., 2013. Profil Pengendalian Penyakit dan penyehatan


Lingkungan tahun 2012. Jakarta : Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit
dan Penyehatan Lingkungan.

Knowlton, K.,Solomon, G., Rotkin-Ellman, M., Pitch, F. “Mosquito-Borne


Dengue Fever Threat Spreading in the Americas”. Natural Resources defense
Council Issue Paper, New York, Juli 2009.

Lestari, B., Rahardi, Gama, Z, Identifikasi nyamuk di Kelurahan Sawojajar Kota


Malang. Malang : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Brawijaya, 2010.
48

Lestari K., 2007. Epidemiologi Dan Pencegahan Demam Berdarah Dengue


(DBD) Di Indonesia. Jakarta : Farmaka, Vol. 5 No.3: 12-29

Maulana, DHJ., 2007. Promosi Kesehatan. Jakarta: EGC : 185-203.

Natadisastra, D., Ridad, A., 2009. Parasitologi kedokteran : ditinjau dari organ
tubuh yang diserang. Jakarta : EGC

Notoatmodjo, S., 2010. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S., 2007. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta : Rineka
Cipta.

Nursalam., 2007. Konsep dan Penerapan metodologi penelitian ilmu


keperawatan. Jakarta: Salemba Medika

Nursalam, Effendi F., 2009. Pendidikan dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba


Medika

Pratiknya, A.W., 2011. Dasar-dasar metodologi penelitian kedokteran &


kesehatan. Jakarta : PT Rajagrafindo Persada

Roose, A., Hubungan Sosiodemografi can Lingkungan dengan Kejadian Penyakit


Demam Berdarah Dengue (DBD).di Kecamatan Bukit Raya Kota
Pekanbaru.Tesis magister. Medan: Universitas Sumatera Utara, 2008.

Sari, R., Martini, Ginanjar, P. “Hubungan Kepadatan Jentik aedes Praktik PSN
Dengan Kejadian DBD di Sekolah Tingkat Dasar di Kota Semarang”. Jurnal
kesehatan Masyarakat . 2012. Hal 413-422.

Saryono., 2011. Metodologi Penelitian Keperawatan. Purwokerto : UPT


percetakan dan prnerbitan Unsoed

Sembel, D.T., 2009. Entomologi Kedokteran. Yogyakarta : ANDI Yogyakarta.

Siregar, F.A., 2005. Epidemiologi dan Pemberantasan Demam Berdarah Dengue


(DBD) Di Indonesia. Medan : Universitas Sumatra Utara.

Soedarmo., 2010. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Anak : Infeksi dan Penyakit Tropis.
Jakarta : Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Soedarto., 2008. Parasitologi Klinik. Surabaya : Airlangga University Press.

Soegijanto, S. Patogenesa dan perubahan patofisiologi infeksi virus dengue. 2006.


www.pediatrik.com/buletin/. (Diakses pada tanggal 10 september 2015).

Soegijanto, S. 2006. Penyakit Tropis dan Infeksi di Indonesia. Surabaya :


Airlangga University Press.
49

Subekti, R.M. Daya Bunuh Bacillus thuriengiensis Isolat Sampah Madura


terhadap berbagai instar Larva nyamuk Aedes aegypti. Malang Universitas
Brawijaya, 2005.

Sugiyono., 2012. Metode penelitian kuantitatif. Bandung : Alfabeta.

Suharyo., 2006. Dinamika Aedes aegypti sebagai vektor penyakit. Jakarta :


KEMAS

Suhendro, Nainggolan, L., Chen, K., Pohan, H.T., 2009. “Demam Berdarah
Dengue”, dalam Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati.
Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta : Interna Publishing. Hal : 2773-2779.

Thenmoshi, V., dan Pandian, R.S., 2009. Host Feeding Pattern Of Wild Caught
Mosquitoes In Reserve Forest, Rural Village And Urban Town In Natham
Taluk, Tamil Nadu. Current Biotica Volume 2, Issue 4.

Veer B., 2014. Dasar - dasar biostatistik. Jakarta : Karisma Publishing Group.

Wawan, A dan dewi., 2010. Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap dan
perilaku manusia. Yogyakarta : Nuha Medika.

WHO., 2009. Dengue: Guidlines for Diagnosis, Treatment, Prevention and


Control. New Edition. Geneva : World Health Organization.

WHO., 2004. Pencegahan dan pengendalian dengue dan demam berdarah


dengue. Jakarta : EGC.