Anda di halaman 1dari 5

TUGAS RUTIN SEMESTER GANJIL

ILMU BAHAN PANGAN

DOSEN PENGAMPU
Ricky Andi Syahputra, S.Pd, M.Sc

OLEH :
KELOMPOK 7

Andrea Purba (5213540003)


Anggi Gista Praselia Larosa (5212540004)
Dameuli Yessi Clara Samosir (5213240027)
Herfi Fadya Haya (5211240015)
Sari Wulandari Sitio (5213540029)

PROGRAM STUDI GIZI


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2021
Klarifikasi dan jelaskan apakah mitos atau fakta.

1. Makan lemak membuat anda gemuk.


Menurut kelompok kami hal tersebut adalah mitos karena tidak semua
lemak jahat pada tubuh Anda. Terdapat juga lemak yang baik bagi tubuh
Anda. Lemak yang baik terdapat pada minyak zaitun, alpukat, kacang-
kacangan dan selai kacang. Mengonsumsi lemak baik ini bisa membuat anda
kenyang lebih lama, karena dicerna lebih lambat, jika dibandingkan Anda
mengonsumsi karbohidrat atau protein, dan mampu mengurangi ras lapar dan
nafsu makan berlebih. Sebaliknya lemak baik ini dapat menurunkan berat
badan anda karena lemak baik dapat menyerap larutan lemak nutrien. The
American Heart Association menyarankan agar mengasup ikan 2 kali dalam
seminggu. Karena lemak ikan lebih baik daripada lemak daging.

2. Lemak jenuh menyumbat pembuluh darah arteri dan penyebab serangan

jantung.

Lemak jenuh tergolong dalam kelompok yang netral tetapi harus


dibatasi konsumsinya. Penyumbatan pembuluh darah biasa disebut
aterosklerosis. Penyumbatan ini disebabkan karena mengkonsumsi lemak
jenuh dalam jumlah banyak yang menimbulkan penumpukan plak. Plak ini
merupakan sisa makanan dari lemak, kalsium, kolestrol, dan produk buangan
lain dari sel tubuh yang menempel pada dinding pembuluh darah arteri
dimana pembuluh darah ini yang menyalurkan darah dari jantung, kondisi
inilah yang membuat tubuh kekurangan darah di berbagai jaringan tubuh.
Akibatnya akan muncul penyakit-penyakit seperti serangan jantung bahkan
stroke (tersumbatnya aliran darah sehingga pembuluh darah membesar
mengakibatkan pembuluh di otak pecah). Dari penjelasan di atas maka, lemak
jenuh yang menyumbat pembuluh darah dan penyebab serangan jantung
adalah fakta.

3. Mentega adalah makanan jahat.

Para ahli menyebut mentega mengandung banyak lemak terutama


lemak jenuh yang tak baik bagi kesehatan, Karena lemak jenuh mengandung
rantai karbon lurus sehingga molekul-molekulnya dapat saling menempel erat
satu sama lain. Hal ini membuat mereka sangat efektif untuk penyimpanan
energi (yaitu, tinggi kalori). Lemak jenuh meningkatkan kolesterol darah total
dengan meningkatkan LDL (low-density lipoprotein) yang berbahaya, tetapi
juga meningkatkan HDL (high-density lipoprotein) yang bermanfaat
dibandingkan dengan karbohidrat, namun para peneliti membantah betapa
membantu peningkatan ini.

Para ahli menyebut mentega mengandung banyak lemak terutama


lemak jenuh yang tak baik bagi kesehatan, Karena lemak jenuh mengandung
rantai karbon lurus sehingga molekul-molekulnya dapat saling menempel erat
satu sama lain. Hal ini membuat mereka sangat efektif untuk penyimpanan
energi (yaitu, tinggi kalori). Lemak jenuh meningkatkan kolesterol darah total
dengan meningkatkan LDL (low-density lipoprotein) yang berbahaya, tetapi
juga meningkatkan HDL (high-density lipoprotein) yang bermanfaat
dibandingkan dengan karbohidrat, namun para peneliti membantah betapa
membantu peningkatan ini.

Meskipun Mentega mengandung lemak jenuh yang banyak, bukan


berarti kita harus sangat membatasi penggunaan mentega, karena Faktanya,
memiliki beberapa lemak jenuh dalam makanan sebenarnya baik untuk
jantung dan organ lainnya. Mentega juga mengandung berbagai nutrisi.
Mentega adalah sumber vitamin A yang baik. Ini juga mengandung vitamin
D dan E dalam jumlah sedikit. Tetapi mentega juga memiliki beberapa nutrisi
yang tidak tersebar luas dalam pasokan makanan lainnya, termasuk CLA
(Conjugated linoleic acid/ asam linoleate terkonjugasi) yang dimana bisa
ditemukan dalam daging merah dan lemak mentega, MCT( Medium chain
triglycerides/Trigliserida rantai menengah) yang ditemukan dalam mentega,
vitamin K2, kolin, dan butirat.

Sebenarnya Tidak ada makanan yang benar-benar dapat ditetapkan


sebagai sehat atau tidak sehat, baik atau jahat dalam ruang hampa. Karena
sama seperti makanan yang lain yang dimana kita harus membuat batasan
dalam mengonsumsinya. Begitu juga dengan mengonsumsi mentega, kita
harus membatasi nya namun bukan berarti tidak memakannya, karena tubuh
pun membutuhkan lemak jenuh. Oleh karena itu mentega adalah makanan
yang jahat hanyalah mitos, kita hanya perlu membatasinya untuk
mendapatkan manfaat dalam mentega.

4. Minyak zaitun adalah sumber lemak paling sehat.

Menurut kami pernyataan diatas adalah fakta, berikut penjelasannya.


Minyak zaitun atau olive oil adalah minyak alami yang diekstraksi dari buah
zaitun. Sudah lama minyak zaitun dikenal dengan segudang manfaatnya.
Banyak ahli menyatakan minyak zaitun sebagai lemak paling sehat di dunia.

Kandungan Nutrisi di dalam Minyak Zaitun di dalam 1 sendok makan


atau setara 15 ml minyak zaitun, terdapat 120 kalori dan beragam nutrisi
berikut ini:

13,5–14 gram lemak

0,1 miligram kalsium

0,1 miligram kalium

0,3 miligram natrium

1,9 miligram vitamin E


8 mikrogram vitamin K.

Meski banyak mengandung lemak, tetapi lemak yang terkandung di


dalam minyak zaitun merupakan jenis lemak sehat Minyak zaitun memiliki
kandungan lemak sehat yang begitu tinggi. 14 % di antaranya adalah lemak
tak jenuh yang 11% nya disebut polyunsaturated. Ini merupakan lemak asam
omega 6 dan omega 3 yang sangat baik untuk kesehatan.

Sisanya, sebanyak 73% asam oleat, kolin dan antioksidan seperti


flavonoid dan polifenol. Fakta tersebut menjadi alasan minyak zaitun menjadi
pilihan tepat jika hendak memenuhi asupan lemak dengan melakukan pola
hidup sehat.