Anda di halaman 1dari 23

Nama : Dewi Selviyana

NIM : 2001036125

Prodi : Akuntansi

Mata kuliah : Pengantar Akuntansi Lanjutan

 MEMBUAT JURNAL AMORTISASI DISKON DAN PREMIUM SELAMA LIMA TAHUN

Diskon utang obligasi...................Rp3.594.000


Umur obligasi...............................5 tahun
Amortisasi per semester.............Rp359.400 (Rp3.594.000/10 periode)

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2015 30 Beban bunga Rp 6.359.400
Juni Diskon utang obligasi Rp 359.400
Kas 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2015 30 Beban bunga Rp 5.623.100
Juni Premium utang obligasi 376.900
Kas Rp 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2015 31 Beban bunga Rp 6.359.400
Des Diskon utang obligasi Rp 359.400
Kas 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2015 31 Beban bunga Rp 5.623.100
Des Premium utang obligasi 376.900
Kas Rp 6.000.000
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit
2016 30 Beban bunga Rp 6.359.400
Juni Diskon utang obligasi Rp 359.400
Kas 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2016 30 Beban bunga Rp 5.623.100
Juni Premium utang obligasi 376.900
Kas Rp 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2016 31 Beban bunga Rp 6.359.400
Des Diskon utang obligasi Rp 359.400
Kas 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2016 31 Beban bunga Rp 5.623.100
Des Premium utang obligasi 376.900
Kas Rp 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2017 Juni 30 Beban bunga Rp 6.359.400
Diskon utang obligasi Rp 359.400
Kas 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2017 30 Beban bunga Rp 5.623.100
Juni Premium utang obligasi 376.900
Kas Rp 6.000.000
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit
2017 31 Beban bunga Rp 6.359.400
Des Diskon utang obligasi Rp 359.400
Kas 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2017 31 Beban bunga Rp 5.623.100
Des Premium utang obligasi 376.900
Kas Rp 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2018 30 Beban bunga Rp 6.359.400
Juni Diskon utang obligasi Rp 359.400
Kas 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2018 30 Beban bunga Rp 5.623.100
Juni Premium utang obligasi 376.900
Kas Rp 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2018 31 Beban bunga Rp 6.359.400
Des Diskon utang obligasi Rp 359.400
Kas 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2018 31 Beban bunga Rp 5.623.100
Des Premium utang obligasi 376.900
Kas Rp 6.000.000
Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit
2019 30 Beban bunga Rp 6.359.400
Juni Diskon utang obligasi Rp 359.400
Kas 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2019 30 Beban bunga Rp 5.623.100
Juni Premium utang obligasi 376.900
Kas Rp 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2019 31 Beban bunga Rp 6.359.400
Des Diskon utang obligasi Rp 359.400
Kas 6.000.000

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2019 31 Beban bunga Rp 5.623.100
Des Premium utang obligasi 376.900
Kas Rp 6.000.000

Pembayaran Jatuh Tempo

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2019 31 Utang obligasi Rp 100.000.000
Des Diskon utang obligasi Rp 3.594.000
Kas 96.406.000

Pembayaran Jatuh Tempo

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2019 31 Utang obligasi Rp 100.000.000
Des Premium utang obligasi 3.769.000
Kas Rp 103.769.000
 MEMBUAT JURNAL PELUNASAN UTANG OBLIGASI PADA 31 DESEMBER

Tanggal 10 Januari 2011, PT Salt & Sour menjual obligasi dengan tingkat bunga obligasi 11 dengan
nominal Rp600.000.000. Bunga obligasi dibayar setiap 1 Juli dan 1 Januari. Obligasi berumur 5 tahun.
Kurs obligasi pada saat dijual adalah 112. Metode yang digunakan untuk mengamortisasi diskon/premi
adalah metode garis lurus.

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2019
Des 31 Beban bunga obligasi Rp 25.800.000.000
Utang obligasi 7.200.000.000
Utang bunga obligasi Rp 33.000.000.000

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2019
Des 31 Piutang bunga obligasi Rp 33.000.000.000
Pendapatan bunga obligasi Rp 25.800.000.000
Investasi dalam obligasi 7.200.000.000

 MEMBUAT JURNAL AMORTISASI PREMIUM DARI 2015-2019

Pada Januari 2015, PT Jaya Transportasi menerbitkan obligasi dibawah ini.

Nilai nominal....................................................... Rp100.000.000

Suku bunga kontrak............................................. 12% Bunga

Bunga dibayarkan per semester pada tanggal 30 Juni dan 31 Desember.

Jangka waktu obligasi.......................................... 5 tahun

Suku bunga pasar................................................ 11%

Diasumsikan obligasi terjual dengan harga Rp103.769.000, ayat jurnal untuk  mencatat penerbitan
obligasi adalah sebagai berikut. 
2015
Jan 1 Kas   Rp103.769.00
Utang obligasi  0 Rp100.000.000
Premium utang obligasi   Rp 3.769.000

Menerbitkan obigasi sebesar  Rp100.000.000


pada harga premium

Amortisasi Premium sebelumnya sebesar Rp3.769.000 dihitung menggunakan  metode garis lurus. 

Premium utang obligasi.................................... Rp3.769.000


Umur obligasi.................................................... 5 tahun 
Amortisasi per semester................................... Rp376.900 (Rp3.769.000/10 periode) 

Ayat jurnal gabungan untuk mencatat pembayaran bunga pertama dan  amortisasi premium  
2015
Juni 30 Beban bunga   Rp5.623.100 
Premium utang obligasi  Rp 376.900
Kas   Rp6.000.000
Membayar bunga semesteran dan  amortisasi
1/10 premium obligasi

Setiap 6 bulan (pada tanggal 30 Juni dan 31 Desember) setelah obligasi diterbitkan,  dilakukan
pembayaran bunga sebesar Rp6.000.000 (Rp100.000.000 × 12% × ½).  Pembayaran bunga pertama
pada 30 Juni 2015
2015 
Juni 30 Beban bunga   Rp6.000.0000
Kas   Rp6.000.000

Membayar bunga obligasi selama enam  bulan

2015
Des 31 Beban bunga   Rp6.000.0000
Kas   Rp6.000.000

Membayar bunga obligasi selama enam  bulan

Ayat jurnal gabungan untuk mencatat pembayaran bunga tahun kedua dan  amortisasi premium  
2016 
Juni 30 Beban bunga   Rp5.623.100 
Premium utang obligasi  Rp 376.900
Kas   Rp6.000.000

Membayar bunga semesteran dan  amortisasi


1/10 premium obligasi

2016
Juni 30 Beban bunga   Rp6.000.0000
Kas   Rp6.000.000

Membayar bunga obligasi selama enam  bulan

2016
Des 31 Beban bunga   Rp6.000.0000
Kas   Rp6.000.000

Membayar bunga obligasi selama enam  bulan

Ayat jurnal gabungan untuk mencatat pembayaran bunga tahun ketiga dan  amortisasi premium 
2017 
Juni 30 Beban bunga   Rp5.623.100 
Premium utang obligasi  Rp 376.900
Kas   Rp6.000.000

Membayar bunga semesteran dan  amortisasi


1/10 premium obligasi

2017
Juni 30 Beban bunga   Rp6.000.0000
Kas   Rp6.000.000

Membayar bunga obligasi selama enam  bulan

2017
Des 31 Beban bunga   Rp6.000.0000
Kas   Rp6.000.000

Membayar bunga obligasi selama enam  bulan

Ayat jurnal gabungan untuk mencatat pembayaran bunga tahun keempat dan  amortisasi premium  
2018 
Juni 30 Beban bunga   Rp5.623.100 
Premium utang obligasi  Rp 376.900
Kas   Rp6.000.000

Membayar bunga semesteran dan  amortisasi


1/10 premium obligasi

2018
Juni 30 Beban bunga   Rp6.000.0000
Kas   Rp6.000.000

Membayar bunga obligasi selama enam  bulan

Pada tanggal jatuh tempo, pembayaran pokok sebesar Rp100.000.000 dicatat  sebagai berikut.
2019
Des 31 Utang obligasi  Rp100.000.000
Kas  Rp100.000.000

Membayar pokok obligasi pada tanggal 


jatuh tempo

 MEMBUAT JURNAL PELUNASAN UTANG OBLIGASI DARI 2015-2019

PT Fadila pada tanggal 31 Desember 2014, memutuskan untuk mengeluarkan obligasi pada tanggal 1
Mei 2015 sebesar Rp1.000.000, dengan bunga 10% pertahun dan jatuh tempo pada tanggal 1 Mei 2020.
Bunga obligasi dibayarkan setiap tanggal 1 Mei dan 1 November. Seluruh obligasi dapat dijual pada
tanggal 1 Juli 2015, dengan harga Rp1.029.000.000 (yaitu harga jual Rp1.030.000.000 dikurangi dengan
biaya penjualan Rp1.000.000) ditambah bunga berjalan untuk jangka waktu 1 Mei 2015 sampai 1 Juli
2015.

Tahun buku PT Fadila adalah tahun kalender, amortisasi agio dicatat setiap akhir periode. Umur obligasi
dihitung sebagai berikut.

2015 = 6 bulan ( 1 Juli – 31 Desember)

2016 = 12 bulan
2017 = 12 bulan

2018 = 12 bulan

2019 = 12 bulan

2020 = 4 bulan +

= 58 bulan

Jurnal untuk mencatat transaksi sebagai berikut.

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2015
Juli 1 Kas Rp 1.045.666.666,7
Utang obligasi Rp 1.000.000.000,0
Agio obligasi 29.000.000,0
Beban bunga obligasi 16.666.666,7

Pada tanggal 1 November 2015 PT Fadila membayar obligasi dengan jurnal sebagai berikut.

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2015
Nov. 1 Beban bunga obligasi Rp 50.000.000
Kas Rp 50.000.000

Tanggal 31 Desember 2015 dibuat jurnal penyesuaian sebagai berikut.

1. Mencatat bunga berjalan

Beban bunga obligasi Rp16.666.666,7

Utang bunga obligasi Rp16.666.666,7

2. Mencatat amortisasi agio

Agio obligasi Rp3.000.000

Beban bunga obligasi Rp3.000.000

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2016
Mei 1 Beban bunga obligasi Rp 50.000.000
Kas Rp 50.000.000
Tanggal Keterangan Debit Kredit
2016
Nov. 1 Beban bunga obligasi Rp 50.000.000
Kas Rp 50.000.000

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2017
Mei 1 Beban bunga obligasi Rp 50.000.000
Kas Rp 50.000.000

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2017
Nov. 1 Beban bunga obligasi Rp 50.000.000
Kas Rp 50.000.000

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2018
Mei 1 Beban bunga obligasi Rp 50.000.000
Kas Rp 50.000.000

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2018
Nov. 1 Beban bunga obligasi Rp 50.000.000
Kas Rp 50.000.000

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2019
Mei 1 Beban bunga obligasi Rp 50.000.000
Kas Rp 50.000.000

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2019
Nov. 1 Beban bunga obligasi Rp 50.000.000
Kas Rp 50.000.000

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2020
Mei 1 Beban bunga obligasi Rp 50.000.000
Kas Rp 50.000.000

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2020
Nov. 1 Beban bunga obligasi Rp 50.000.000
Kas Rp 50.000.000

Pembayaran saat jatuh tempo

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2020
Mei 1 Utang obligasi Rp 1.000.000.000
Beban bunga obligasi 50.000.000
Kas Rp 1.050.000.000

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2020
Mei 1 Agio obligasi Rp 2.000.000
Beban bunga obligasi Rp 2.000.000

 SOAL DISKUSI (HAL. 176)

1. Jawaban: Berdasarkan kontrak antar perusahaan yang menerbitkan obligasi dengan pemegang
obligasi, yang disebut kontrak obligasi (bond indenture). Kontrak ini dapat ditulis dengan cara yang
berbeda, bergantung pada kebutuhan dana dari perusahaan. Umumnya obligasi terdiri atas dua jenis,
yaitu:
a. Obligasi Berjangka (term bonds) adalah saat seluruh obligasi yang diterbitkan dalam
satu waktu jatuh tempo secara bersamaan atau obligasi yang memiliki jatuh tempo pada
satu tanggal.

b. Obligasi Berseri (serial bonds) adalah jika tanggal jatuh tempo tersebar dalam beberapa
tanggal. Sebagai contoh, sepersepuluh dari total penerbitan obligasi senilai
Rp1.000.000.000, atau sebesar Rp100.000.000, jatuh tempo pada tahun ke-16 setelah
tanggal penerbitan, obligasi senilai Rp100.000.000 berikutnya pada tahun ke-17, dan
seterusnya.

2. Jawaban:

(a) Obligasi konvertibel adalah suatu obligasi yang dapat dikonversi dengan surat berharga lain
pada suatu waktu setelah penerbitannya. Biasanya obligasi dapat dipertukarkan dengan efek
lainnya, seperti saham biasa.
(b) Obligasi yang dapat ditebus adalah obligasi yang dapat diterbitkan oleh perusahaan yang
memiliki hak untuk menebus dan menarik obligasi tersebut sebelum tanggal jatuh temponya.

3. Jawaban: Kurang dari nilai nominal obligasi, karena dengan obligasi serupa suku bunga pasar lebih
kecil daripada suku bunga pialang sehingga dapat mengurangi biaya yang perlu dikeluarkan.

4. Jawaban:

(a) Jumlah kas yang diterima menjadi lebih rendah karena terjadi penurunan terhadap bunga dari
obligasi yaitu dari 9% menjadi 7%.
(b) Identifikasi istilah-istilah yang berhubungan dengan penerbitan obligasi:
1. Nilai nominal adalah nilai pokok yang diperoleh pemegang obligasi saat jatuh tempo.
2. Suku bunga pasar atau suku bunga efektif ditentukan oleh transaksi antara pembeli dan
penjual dari obligasi yang serupa. Suku bunga pasar dipengaruhi oleh berbagai faktor,
termasuk penilaian investor terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi mengenai
masa mendatang. Dengan membandingkan suku bunga pasar dan suku bunga kontrak
dapat ditentukan apakah obligasi akan terjual lebih dari, kurang dari, atau pada nilai
nominalnya.
3. Suku bunga kontrak adalah suku bunga yang harus dibayarkan atas nilai nominal obligasi.
4. Jumlah saat jatuh tempo adalah waktu jatuh tempo pengembalian dana sesuai nominal
dari penerbit obligasi pada pemegang obligasi.

5. Jawaban: Jika obligasi yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan dijual dengan harga diskon, maka
suku bunga pasar lebih tinggi daripada suku bunga kontrak. Hal ini dikarenakan investor tidak bersedia
membayar sebesar nilai nominal untuk obligasi dengan suku bunga kontrak yang lebih rendah daripada
suku bunga obligasi lain yang serupa (suku bunga pasar).

6. Jawaban:
(a) Obligasi diterbitkan pada harga diskon karena harga obligasi berada dibawah 100% dari nilai
tercatat pada awal periode.

(b) Nilai obligasi awal Rp 2.125.000.000


Jumlah yang diterima Rp 2.000.000.000 -
Diskon obligasi yang belum diamortisasi Rp 125.000.000

(c) Akun yang di debit untuk mengamortisasi diskon obligasi adalah akun Beban Bunga Obligasi.

7. Jawaban: Laba, karena harga yang dibayarkan untuk menebus obligasi lebih rendah daripada nilai
tercatat obligasi.

8. Jawaban: Di akhir jangka waktu wesel angsuran, nilai pokok akan terbayar secara penuh. Wesel
angsuran sering digunakan untuk pembelian aset tertentu seperti peralatan, dan seringkali aset yang
dibeli itu jaminan atas besar angsuran. Ketika wesel angsuran itu berjamin aset tetap, besar angsuran ini
dinamakan surat utang berjamin aset tetap (mortgage note). Jika peminjam gagal untuk membayar
surat utang berjamin aset tetap, pemberi dana berhak untuk mengambil alih aset yang dijaminkan dan
menjual aset itu untuk melunasi utangnya. Surat utang berjamin aset tetap khususnya diterbitkan oleh
bank untuk perseorangan.

9. Jawaban:

(a) Utang wesel angsuran (installment note) merupakan utang yang peminjam dana harus
melakukan pembayaran dengan jumlah yang sama secara periodik sepanjang jangka waktu
wesel angsuran tersebut.
(b) Utang obligasi adalah utang yang jangka waktu pembayarannya lebih panjang (lebih dari 1
tahun) dengan jumlah nominal yang lebih besar.

10. Jawaban:

(a) Jatuh tempo dalam jangka waktu satu tahun dilaporkan sebagai liabilitas jangka pendek. Yang
termasuk liabilitas jangka pendek adalah utang usaha, wesel bayar (porsi lancar), utang upah
dan gaji, utang pajak penggajian, serta utang bunga.
(b) Jatuh tempo dalam jangka waktu lebih dari satu tahun dilaporkan sebagai liabilitas jangka
panjang utang obligasi.

Maka, dalam laporan posisi keuangan, bagian utang obligasi dilaporkan dalam (b) jatuh tempo
dalam jangka waktu lebih dari satu tahun.

 LATIHAN PRAKTIK (HAL. 176)

LP 14-1A Alternatif Rencana Pendanaan


Rencana 1 Rencana 2
Obligasi dengan bunga 7% Rp 5.000.000.000 Rp 3.400.000.000
Saham preferen Rp1.000, nilai pari Rp20.000 per
- Rp 3.600.000.000
lembar
Saham biasa, nilai pari Rp25.000 Rp 5.000.000.000 Rp 3.000.000.000
Total Rp 10.000.000.000 Rp 10.000.000.000
Laba sebelum bunga dan pajak penghasilan Rp 750.000.000 Rp 750.000.000
Dikurangi bunga obligasi Rp 350.000.000 Rp 238.000.000
Laba sebelum pajak penghasilan Rp 400.000.000 Rp 512.000.000
Dikurangi pajak penghasilan Rp 160.000.000 Rp 204.800.000
Laba neto Rp 240.000.000 Rp 307.200.000
Deviden untuk saham preferen - Rp 180.000.000
Tersedia sebagai deviden untuk saham biasa Rp 240.000.000 Rp 127.200.000
Jumlah saham biasa yang beredar +200.000 +120.000
Laba per saham untuk saham biasa Rp 1.200 Rp 1.060

LP 14-1B Alternatif Rencana Pendanaan

Rencana 1 Rencana 2
Obligasi dengan bunga 10% Rp 4.000.000.000 Rp 2.500.000.000
Saham preferen Rp2.500, nilai pari Rp25.000 per
- Rp 3.000.000.000
lembar
Saham biasa, nilai pari Rp10.000 Rp 4.000.000.000 Rp 2.500.000.000
Total Rp 8.000.000.000 Rp 8.000.000.000
Laba sebelum bunga dan pajak penghasilan Rp 2.000.000.000 Rp 2.000.000.000
Dikurangi bunga obligasi Rp 400.000.000 Rp 250.000.000
Laba sebelum pajak penghasilan Rp 1.600.000.000 Rp 1.750.000.000
Dikurangi pajak penghasilan Rp 640.000.000 Rp 700.000.000
Laba neto Rp 960.000.000 Rp 1.050.000.000
Deviden untuk saham preferen - Rp 300.000.000
Tersedia sebagai deviden untuk saham biasa Rp 960.000.000 Rp 750.000.000
Jumlah saham biasa yang beredar +200.000 +120.000
Laba per saham untuk saham biasa Rp 2.400 Rp 3.000

LP 14-2A Menerbitkan Obligasi pada Harga Nominal


(a) Penerbitan obligasi
Kas Rp.500.000.000

Utang Obligasi Rp.500.000.00

(b) Pembayaran bunga pertama pada 30 Juni


Beban Utang Rp12.500.000

Kas Rp12.500.000

(c) Pembayaran nilai pokok obligasi pada tanggal jatuh tempo


Utang Obligasi Rp500.000.000

Kas Rp500.000.000

LP 14-2B Menerbitkan Obligasi pada Harga Nominal

(a) Penerbitan obligasi


Kas Rp800.000.000
Utang obligasi Rp800.000.000
(b) Pembayaran bunga pertama pada 30 Juni
Beban Utang Rp16.000.000

Kas Rp16.000.000

(c) Pembayaran nilai pokok obligasi pada tanggal jatuh tempo


Utang Obligasi Rp800.000.000

Kas Rp800.000.000

LP 14-3A Menerbitkan Obligasi pada Harga Diskon

Kas Rp1.153.670.000
Diskon utang obligasi Rp46.330.000
Utang obligasi Rp1.200.000.000
Menerbitkan obligasi sebesar Rp1.200.000.000 pada harga diskon.

LP 14-3B Menerbitkan Obligasi pada Harga Diskon

Kas Rp2.889.599.000
Diskon utang obligasi Rp110.401.000
Utang obligasi Rp3.000.000.000
Menerbitkan obligasi sebesar Rp3.000.000.000 pada harga diskon.
LP 14-4A Amortisasi Diskon

Beban bunga Rp58.633.000


Diskon utang obligasi Rp4.633.000
Kas Rp54.000.000
Membayar bunga semesteran dan amortisasi diskon obligasi (Rp46.330.000/10)

LP 14-4B Amortisasi Diskon

Beban bunga Rp.153.959.900


Diskon utang obligasi Rp11.040.100
Kas Rp165.000.000
Membayar bunga semesteran dan amortisasi diskon obligasi (Rp110.401.000/10)

LP 14-5A Menerbitkan Obligasi pada Harga Premium

Kas Rp2.170.604.000
Premium pada utang obligasi Rp170.604.000
Utang obligasi Rp2.000.000.000
Menerbitkan obligasi sebesar Rp2.000.000.000 pada harga premium.

LP 14-5B Menerbitkan Obligasi pada Harga Premium

Kas Rp8.308.896.000
Premium pada utang obligasi Rp308.896.000
Utang obligasi Rp8.000.000.000
Menerbitkan obligasi sebesar Rp8.000.000.000 pada harga premium.

LP 14-6A Amortisasi Premium

Beban bunga Rp62.939.600


Premium utang obligasi Rp17.060.400
Kas Rp80.000.000
Membayar bunga dan amortisasi premium obligasi (Rp170.604.000/10)

LP 14-6B Amortisasi Premium

Beban bunga Rp409.110.400


Premium utang obligasi Rp30.889.600
Kas Rp440.000.000
Membayar bunga dan amortisasi premium obligasi (Rp308.896.000/10)

LP 14-7A Penebusan Utang Obligasi

Utang obligasi Rp1.500.000.000


Rugi atas penebusan obligasi Rp25.100.000
Diskon utang obligasi Rp70.100.000
Kas Rp1.455.000.000
Menebus obligasi senilai Rp1.500.000.000 seharga Rp1.455.000.000

LP 14-7B Penebusan Utang Obligasi

Utang obligasi Rp500.000.000


Rugi atas penebusan obligasi Rp57.000.000
Diskon utang obligasi Rp67.000.000
Kas Rp490.000.000
Menebus obligasi senilai Rp500.000.000 seharga Rp490.000.000

LP 14-8A Mencatat Ayat Jurnal Wesel Angsuran

a. Kas Rp65.000.000
Wesel bayar Rp65.000.000

b. Beban bunga Rp3.900.000


Wesel bayar Rp11.531.000
Kas Rp15.431.000

LP 14-8B Mencatat Ayat Jurnal Wesel Angsuran

a. Kas Rp45.000.000
Wesel bayar Rp45.000.000
b. Beban bunga Rp3.600.000
Wesel bayar Rp6.134.000
Kas Rp9.734.000

 LATIHAN (HAL. 180)

L 14-5 Ayat Jurnal Untuk Penerbitan Obligasi

1. Menerbitkan obligasi dan memperoleh kas sebesar nilai nominal obligasi

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2016 1 Kas Rp 600.000.000
Mei Utang obligasi Rp 600.000.000

2. Membayar bunga obligasi 6 bulan

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2016 1 Beban bunga Rp 30.000.000
Nov. Kas Rp 30.000.000

3. Mencatat bunga yang terutang untuk 2 bulan

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2016 31 Beban bunga Rp 10.000.000
Des. Utang bunga obligasi Rp 10.000.000
(Rp600.000.000 x 10% x 1/6)

L 14-6 Ayat Jurnal untuk Penerbitan Obligasi dan Amortisasi Diskon dengan Metode Garis Lurus

a. Penerbitan obligasi
1. Penerbitan obligasi nilai nominal
Kas Rp18.500.000.000
Utang obligasi Rp18.500.000.000

2. Pembayaran Bunga semester pertama


Beban bunga Rp1.061.170.200
Diskon utang obligasi Rp136.170.200
Kas Rp925.000.000

3. Pembayaran bunga semester kedua


Beban bunga Rp1.246.170.000
Diskon utang obligasi Rp136.170.200
Kas Rp1.110.000.000

b. Jumlah beban bunga obligasi untuk tahun pertama


Beban bunga Rp1.110.000.000
Kas Rp1.110.000.000

c. Perusahaan dapat menerbitkan obligasi hanya Rp17.138.298.000 bukan pada nilai nominalnya
yaitu Rp18.500.000.000, karena perusahaan tersebut nilai investor bersedia membayar untuk
obligasi yang mempunyai yang mempunyai suku bunga kontrak (10%) lebih rendah daripada
suku bunga pasar (12%).

L 14-7 Ayat Jurnal untuk Penerbitan Obligasi dan Amortisasi Premium dengan Metode Garis Lurus

a. Kas Rp12.000.000
Utang obligasi Rp12.000.000

b. Beban bunga Rp377.642.400


Premium utang obligasi Rp102.375.600
Kas Rp480.000.000
c. Karena perusahaan menerbitkan obligasi pada harga premium dimana suku bunga pasar lebih
rendah daripada suku bunga kontrak, sehingga obligasi tersebut terjual dengan harga lebih
tinggi daripada nominalnya, yaitu Rp12.000.000.000.

L 14-9 Ayat Jurnal untuk Penerbitan dan Penebusan Obligasi; Laba

1. Ayat jurnal untuk mencatat penerbitan obligasi

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2016 1 Kas Rp 15.000.000.000
Mei Utang obligasi Rp 15.000.000.000

2. Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran bunga obligasi


Tanggal Keterangan Debit Kredit
2016 1 Beban bunga Rp 675.000.000
Nov. Kas Rp 675.000.000

3. Ayat jurnal untuk mencatat penebusan obligasi pada harga 96, sebagaimana disebutkan dalam
kontrak obligasi.

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2022 1 Utang obligasi Rp 15.000.000
Nov. Kas Rp 14.400.000
Laba atas penebusan obligasi Rp 600.000

L 14-11 Ayat Jurnal untuk Transaksi Wesel Angsuran

1. Ayat jurnal untuk mencatat penerbitan obligasi

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2016 1 Kas Rp 157.000.000
Jan. Utang obligasi Rp 157.000.000
2. Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran tahunan wesel angsuran

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2016 31 Beban bunga Rp 14.000.000
Des. Wesel Rp 29.830.000
Kas Rp 43.830.000

3. Ayat jurnal untuk mencatat pembayaran tahunan wesel angsuran

Tanggal Keterangan Debit Kredit


2019 31 Kas Rp 43.830.000
Des. Wesel bayar Rp 43.830.000

 SOAL SERI A (HAL. 185)

S 14-1A Dampak Pendanaan Terhadap Laba per Saham

1) Hitunglah laba per saham biasa untuk masing-masing rencana, asumsikan bahwa laba sebelum
obligasi dan pajak penghasilan adalah Rp2.100.000.000.

Rencana 1 Rencana 2 Rencana 3


Obligasi dengan bunga 8% 9.000.000.000
Saham preferen 4% dengan nilai pari Rp20.000 9.000.000.000 4.500.000.000
Saham biasa, nilai pari Rp10.000 18.000.000.000 9.000.000.000 4.500.000.000
TOTAL 18.000.000.000 18.000.000.000 18.000.000.000
Laba sebelum bunga dan pajak penghasilan 2.100.000.000 2.100.000.000 2.100.000.000
Dikurangi bunga obligasi 720.000.000
Laba sebelum pajak penghasilan 2.100.000.000 2.100.000.000 1.380.000.000
Dikurangi pajak penghasilan (40%) 840.000.000 840.000.000 552.000.000
LABA NETO 1.260.000.000 1.260.000.000 828.000.000
Dividen untuk saham preferen 360.000.000 180.000.000
Tersedia sebagai dividen saham biasa 1.260.000.000 900.000.000 648.000.000
Jumlah lembar saham biasa yang beredar 1.800.000 900.000 450.000
Laba per saham untuk saham biasa 700 1000 1.440
Jadi, laba per saham masing-masing rencana adalah :

a) 700
b) 1000
c) 1.440

2) Hitunglah laba per saham biasa untuk masing-masing rencana, asumsikan bahwa laba sebelum
obligasi dan pajak penghasilan adalah Rp1.050.000.000.

Rencana 1 Rencana 2 Rencana 3


Obligasi dengan bunga 8% 9.000.000.000
Saham preferen 4% dengan nilai pari Rp20.000 9.000.000.000 4.500.000.000
Saham biasa, nilai pari Rp10.000 18.000.000.000 9.000.000.000 4.500.000.000
TOTAL 18.000.000.000 18.000.000.000 18.000.000.000
Laba sebelum bunga dan pajak penghasilan 1.050.000.000 1.050.000.000 1.050.000.000
Dikurangi bunga obligasi 720.000.000
Laba sebelum pajak penghasilan 1.050.000.000 1.050.000.000 330.000.000
Dikurangi pajak penghasilan (40%) 420.000.000 420.000.000 132.000.000
LABA NETO 630.000.000 630.000.000 198.000.000
Dividen untuk saham preferen 360.000.000 180.000.000
Tersedia sebagai dividen saham biasa 630.000.000 270.000.000 18.000.000
Jumlah lembar saham biasa yang beredar 1.800.000 900.000 450.000
Laba per saham untuk saham biasa 350 300 40
Jadi, laba per saham masing-masing rencana adalah :

a) 350
b) 300
c) 40
3) Untuk rencana pertama, cenderung stabil, karena dalam hal ini perubahan hanya menerbitkan saham
biasa. Untuk rencana kedua, ada variasi yang timbul karena adanya saham preferen. Sedangkan untuk
rencana ketiga, pembagian semakin lebih banyak lagi dengan tantangan yang lebih rumit lagi.

 SOAL SERI B (HAL. 189)

S 14-4B Ayat Jurnal untuk Transaksi Utang Obligasi dan Wesel Angsuran

1) Jurnal untuk mencatat transaksi

Tanggal Keterangan Ref Debit Kredit


2016 1 Kas Rp62.817.040.000
Juli Utang obligasi Rp55.000.000.000
Premium utang obligasi Rp 7.817.040.000
Okt. 1 Kas 450.000.000
Wesel bayar 450.000.000
Des. 31 Beban bunga 9.000.000
Wesel angsuran 9.000.000
31 Beban bunga 1.534.148.000
Premium utang obligasi 390.852.000
Kas 1.925.000.000
31 Ikhtisar laba rugi 1.534.148.000
Beban bunga 1.534.148.000
2017 30 Beban bunga 1.534.148.000
Juni Premium utang obligasi 390.852.000
Kas 1.925.000.000
Sept. 30 Beban bunga 36.000.000
Wesel bayar 61.342.000
Kas 97.342.000
Des. 31 Beban bunga 7.773.000
Wesel angsuran 7.773.000
31 Beban bunga 1.534.148.000
Premium utang obligasi 390.852.000
Kas 1.925.000.000
31 Ikhtisar laba rugi 3.112.069.000
Beban bunga 3.112.069.000
2018 30 Utang obligasi 55.000.000.000
Juni Rugi atas penebusan obligasi 7.903.632.000
Premium utang obligasi 6.253.632.000
Kas 56.650.000.000
Sept. 31 Beban bunga 31.093.000
Wesel bayar 66.249.000
Kas 97.342.000

2) Jumlah beban bunga di (a) 2016 dan (b) 2017.


a) 2016 : Rp1.534.148.000
b) 2017 : Rp1.534.148.000 + Rp1.534.148.000 = Rp3.112.069.000

3) Nilai tercatat awal obligasi Rp 62.817.040.000

Diskon diamortisasi pada tanggal 31 Desember 2016 Rp 390.852.000

Diskon diamortisasi pada tanggal 31 Desember 2017 Rp 390.852.000

Nilai tercatat obligasi, 31 Desember 2017 Rp 63.598.744.000

Anda mungkin juga menyukai