Anda di halaman 1dari 3

Nama : Anissa Juliyana

NPM : 163112340340039

PERENCANAAN AUDIT & PROSEDUR ANALISTIS

Standar pertama dari Generally Accepted Auditing Standard (GAAS) di Indonesia, SPAP untuk Audit
lapangan adalah perencanaan yang memadai. Alasan utama mempersiapkan rencana kontrak kerja
yang tepat :

1. Memperoleh bukti yang cukup kompeten


2. Menjaga biaya audit yang dikeluarkan tetap dalam batas wajar
3. Menghindari kesalahpahaman dengan klien

Merencanakan Audit dan Merancang Pendekatan Audit

1. Menerima klien dan melakukan perencanaan audit


2. Memahami bisnis dan industri klien
3. Melaksanakan prosedur analitis awal
4. Menetapkan matrealitas, dan menilai risiko, akseptibilitas audit serta risiko inheren
a) Resiko Akseptibilitas :
Ukuran untuk menilai kesediaan auditor dalam menerima bahwa laporan keuangan
mungkin disajikan dengan kesalahan penyajian material setelah proses audit
diselesaikan dan pendapatan wajar tanpa syarat telah dinyatakan . Risiko 0% = yakin
sekali, risiko 100% = benar benar tidak yakin
b) Resiko Inheren :
Ukuran penilaian auditor atas kemungkinan kesalahan penyajian material atas akun
sebelum mempertimbangkan efektivitas pengendalian internalnya.
5. Memahami pengendalian intern dan menilai resiko pengendalian
6. Menyusun seluruh rencana serta program audit

Menerima Klien dan Melakukan Perencanaan Audit Awal

1. Menerima klien baru atau melanjutkan klien


2. Mengidentifikasi kebutuhan klien atas audit
3. Memperoleh pemahaman dengan klien
4. Memilih staf penugasan termasuk specialist audit (jika dibutuhkan)

Penerimaan dan Kelangsungan Kerja Sama dengan Klien

Investigasi Klien Baru

1. Sebelum menerima klien baru, KAP menginvestigasi perusahaan untuk menentukan


akseptibilitasnya
2. Mempertahankan klien yg ada
Memahami Bisnis dan Industri Klien

Beberapa faktor telah meningkatkan pentingnya pemahaman akan bisnis dan industri klien

1. Teknologi informasi mempengaruhi proses klien internal, memperbaiki mutu, dan ketepatan
waktu dari informasi akuntansi
2. Teknologi informasi menghubungkan perusahaan klien dengan pelanggan dan pemasok
besar
3. Klien meluaskan operasionalnya ke seluruh dunia
4. Memberikan pelayanan bernilai tambah kepada klien
5. Pentingnya modal manusia dan aktiva tidak berwujud telah meningkatkan kerumitan
akuntansi dan pentingnya penilaian perkiraan manajemen

Industri dan Lingkungan Eksternal

Alasan utama harus memahami dengan bai katas industri klien dan lingkungkan eksternal, karena :

1. Risiko yang terkait industri tsb


2. Resiko inheren yang umumnya dimiliki klien dalam sejumlah industri tertentu
3. Industry yang memiliki persyaratan akuntansi yg unik

Pemahaman Sistem Strategis dari Bisnis dan Industri Klien

1. Memahami bisnis dan industri klien


2. Industri dan lingkungan eksternal
3. Operasi dan proses bisnis :
a.) Mengunjungi pabrik
Untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik atas bisnis dan kegiatan klien
b.) Prinsip akuntansi yang berlaku umum mengharuskan adanya pengungkapan
transaksi dengan pihak terkait dalam laporan keuangan jika bersifat material
4. Tujuan dan strategi
5. Ukuran dan kinerja

Manajemen dan Pemerintahan

1. Anggaran Dasar (Coorporate Charter)


a.) Diberikan negara bagian tempat awal didirikan perusahaan
b.) Dokumen hukum yang wajib digunakan untuk mengenali perusahaan
2. Anggaran Rumah (Bylaws)
a.) Merupakan sejumlah peraturan dan prosedur yang diadopsi oleh para pemegang
saham perusahaan
3. Notulen Rapat
c) Merupakan catatan resmi atas pertemuan antara dewan direksi dan pemegang
saham
d) Otorisasi mencakup: kompensasi pejabat perusahaan, kontrak dan perjanjian baru,
akuisisi property, kredit, pembayaran dividen
Tujuan dan Strategi Klien

Audit harus memahami tujuan klien yang terkait dengan :

1. Pelaporan keuangan yang bisa diandalkan


2. Efektivitas dan efisiensi operasi
3. Pemenuhan hukum dan peraturan

Ukuran dan Prestasi

Pengukuran kinerja meliputi analisis rasio dan benchmarking terhadap pesaing kunci

Menilai Resiko Bisnis Klien

Resiko bisnis klien adalah resiko dimana klien akan gagal dalam mencapai tujuannya

Melaksanakan prosedur analitis pendahuluan

Merupakan pemahaman akan bisnis klien dan penilaian resiko bisnis klien

Ikhtisar atas tujuan Audit

Prosedur analitis

Evaluasi informasi keuangan yang dilakukan dengan sebuah studi hubungan masuk akal diantara
data keuangan dan non keuangan yang melibatkan perbandingan dari jumlah tercatat dengan
pengharapan yang dikembangkan oleh auditor.