Anda di halaman 1dari 4

TUGAS PERTEMUAN 1 DAN 2

Pendidikan Matematika Kelas Tinggi

“Implementasi Teori Van Hiele Terhadap Geometri Datar”

Oleh:

Fajriati Syahnur (18129177)

18 BKT 13

Dosen Pengampu :

Drs. Syafri Ahmad, S.Pd, M.Pd

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

2020
Tahaptahap pembelajaran Van Hiele.

 Tahap 1: Informasi (Information)

Pada tahap ini guru bersama siswa melakukan kegiatan diskusi. guru bertanya kepada
siswa mengenai benda-benda di sekitarnya yang memiliki bentuk seperti segitiga, persegi,
persegi panjang, belah ketupat, jajar genjang, layang-layang, dan lingkaran. Di sini siswa
memperhatikan pertanyaan guru dan melihat benda-benda yang ada disekelilingnya. Siswa
secara bergantian menyebutkan benda-benda yang bentuknya seperti segitiga, persegi, persegi
panjang, belah ketupat, jajar genjang, layang-layang, dan lingaran. sesuai dengan pengetahuan
yang mereka miliki. Guru melakukan observasi untuk mengetahui pengetahuan awal siswa.
Siswa menyebutkan benda-benda yang bentuknya segitiga, persegi, persegi panjang, belah
ketupat, jajar genjang, layang-layang, dan lingaran, namun belum bisa membedakan benda yang
berbentuk persegi dengan benda yang berbentuk persegi panjang dan bentuk lainnya.

Guru menunjukkan benda yang berbentuk segitiga, persegi, persegi panjang, belah
ketupat, jajar genjang, layang-layang, dan lingakran. Siswa memperhatikan dan mengamati
benda-benda yang ditunjukkan oleh guru. Kemudian guru membimbing dengan memberikan
pertanyaan-pertanyaan kepada siswa agar dapat mengelompokkan benda-benda di sekitarnya
yang termasuk persegi dan persegi panjang dll, dengan cara menyebutkannya.

 Tahap 2: Orientasi Terarah/Terpandu (Guided Orientation)

Pada tahap ini guru membimbing siswa untuk membentuk kelompok. Masing-masing
kelompok memiliki anggota sebanyak 2 orang siswa. Kelompok dibentuk sesuai tempat duduk
siswa. Kemudian guru memberikan alat peraga bangun datar segitiga, persegi, persegi panjang,
belah ketupat, jajar genjang, layang-layang, dan lingkaran kepada masing-masing kelompok.

Siswa bersama kelompoknya menggali topik yang dipelajari dengan mengamati alat
peraga yang telah diberikan oleh guru sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh guru. Guru
membimbing kelompok dalam melakukan percobaan seperti melipat atau mengukur sesuai
dengan instruksi yang diberikan oleh peneliti kemudian melakukan diskusi.

 Tahap 3: Eksplisitasi (Eksplisitation)

Pada tahap ini siswa menggambarkan apa yang telah mereka pelajari mengenai suatu
topik dengan bahasa mereka sendiri. Guru memberikan motivasi kepada siswa untuk
menyampaikan hasil diskusinya bersama kelompok. Setiap kelompok secara bergantian
menyatakan pandangannya mengenai percobaan yang telah mereka lakukan. Guru membantu
siswa menggunakan bahasa yang tepat dan akurat serta memperkenalkan istilah-istilah
matematika yang relevan. Siswa lain memperhatikan penjelasan dari temannya dan menanggapi
penjelasan dari temannya serta memperhatikan penjelasan yang diberikan oleh guru.
 Tahap 4: Orientasi Bebas (Free Orientation)

Pada tahap ini siswa menghadapi tugas yang lebih kompleks, yaitu berupa tugas yang
memerlukan banyak langkah, banyak cara, dan open-ended. Mereka mempunyai cara sendiri
dalam menyelesaikan tugas. Cara tersebut diperoleh dari pengalaman belajar mereka. Melalui
orientasi antar siswa dalam bidang investigasi, hubungan antar objek menjadi jelas. Guru
memberikan soal kepada siswa mengenai konsep sifat-sifat segitiga, persegi, persegi panjang,
belah ketupat, jajar genjang, layang-layang, dan lingkaran di papan tulis. Kemudian siswa maju
ke depan untuk menyelesaikan soal yang diberikan oleh guru. Guru mengoreksi jawaban siswa
dan semua siswa memperhatikan guru dalam meluruskan jawaban.

 Tahap 5: Integrasi (Integration)

Pada tahap ini guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal
yang belum mereka pahami. Kemudian guru membimbing siswa untuk menyimpulkan materi
yang telah dipelajarinya yaitu tentang konsep sifat-sifat segitiga, persegi, persegi panjang, belah
ketupat, jajar genjang, layang-layang, dan lingaran.

Anda mungkin juga menyukai