Paper Ini Disusun untuk Tugas Mata Kuliah Teori Ekonomi Makro 1

Dzukhrotul Atqiya Kelas PS-II E 108046100171 KONSENTRASI PERBANKAN SYARIAH FAKULTAS SYARIAH & HUKUM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2009 DAFTAR ISI

1

.................................................................. 4.. 7...... 3 Teori Terkait ............................................. 3 Pembahasan .......................................................................................................... LATAR BELAKANG 2 .............. 9 A..........1............ 8 Daftar Pustaka ................ 8........................................................................................................................ 3.... 3 Pertanyaan / Pokok Masalah ........... Daftar Isi ........ 2 Latar Belakang ............................................................ 5 Kesimpulan ........... 6.................................................. 5................... 7 Saran ................................. 2.........................................................

POKOK MASALAH Berdasarkan latar belakang dan tema yang diberikan. konsumsi masyarakat (rumah tangga) memiliki porsi terbesar dalam total pengeluaran agregat. dan perbankan) dalam ekonomi makro? TEORI TERKAIT Banyak faktor yang mepengaruhi besar kecilnya konsumsi masyarakat. seperti faktor ekonomi. Seperti tingkat suku bunga. uang beredar. Meskipun masyarakat pernah tetap mengalami memimpin penurunan. karena kemampuan dalam a) Pendapatan Rumah Tangga (Household Income) B. Beberapa faktor tersebut antara lain : 1) Faktor Ekonomi Pendapatan rumah tangga berpengaruh besar terhadap tingkat konsumsi. Salah satu penyebab konsumsi masyarakat tinggi adalah perkembangan dan budaya masyarakat. Pendapatan juga merupakan faktor utama yang memengaruhinya. dan faktor non-ekonomi. dan kurs mata uang. Saya akan mencoba membahas sedikit tentang variable makro yang berubah sehingga berpengaruh pada pola konsumsi masyarakat Indonesia ditinjau dari beberapa aspek ekonomi makro dalam bagian pembahasan. maka tingkat konsumsi makin tinggi. Pendapatan dan tingkat konsumsi memiliki korelasi positif. Konsumsi masyarakat yang berlebih dalam suatu negara tentu mengakibatkan variable-variabel yang berhubungan berubahubah. maka seberapa jauh variable-variabel makro mempengaruhi aspekaspek (pemerintah. C. Bila pendapatan tinggi.Seperti yang telah kita ketahui. dibanding porsi porsi konsumsi konsumsi pemerintah. produsen. masyarakat. faktor demografi (kependudukan). Faktor-faktor lain juga ikut mempengaruhi. inflasi. 3 .

b) Komposisi Penduduk Usia. jumlah penduduk juga berbanding lurus dengan tingkat konsumsi. d) Tingkat Bunga (Interest Rate) Perubahan tingkat suku bunga dapat memengaruhi tingkat konsumsi masyarakat suatu negara. dan wilayah tinggal ikut berpengaruh pada tingkat konsumsi masyarakat. semakin besar tingkat konsumsi negara tersebut. tanah. dll-. b) Kekayaan Rumah Tangga (Household Wealth) Yang termasuk dalam kekayaan rumah tangga adalah kekayaan riil –berupa rumah.memenuhi kebutuhan semakin besar. ditambah pola hidup atau budaya masyarakat luar juga membuat masyarakat menjadi lebih konsumtif. 3) FaKtor Non-Ekonomi Faktor Demografi (kependudukan) 4 . deposito. dll. 2) a) Jumlah Penduduk Seperti halnya pendapatan. c) Jumlah Barang-Barang Konsumsi Tahan Lama dalam Masyarakat Hal ini dapat berpengaruh positif (menambah) dan negatif (mengurangi) pada tingkat konsumsi. Semakin banyak jumlah penduduk suatu negara –walaupun pengeluaran per kepala relatif kecil-. Kekayaan tersebut dapat menambah disposable income. pendidikan. e) Perkiraan Masa Depan (Expectation About The Future) f) Kebijakan Pemerintah dalam Distribusi Pendapatan Kebijakan pemerintah dalam mengurangi ketimpangan distribusi pendapatan akan menyebabkan bertambahnya pengeluaran konsumsi masyarakat secara menyeluruh.dan kekayaan finansial –berupa tabungan.

dsb. telah disebutkan beberapa variabel makro. biaya yang mereka keluarkan untuk konsumsi akan menjadi lebih mahal dapat merusak distribusi pendapatan dan karenanya dapat mengganggu stabilitas ekonomi. D. Inflasi Inflasi merupakan suatu keadaan dimana harga barang naik secara umum dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama atau terus menerus. Akibatnya daya beli masyarakat terhadap suatu barang menurun. satu variabel dengan variabel lain memiliki korelasi yang saling terkait. Variabel makro merupakan unsur atau faktor yang sifatnya berubah-ubah yang menetukan perubahan dalam bidang-bidang ekonomi makro.Yang paling berpengaruh adalah faktor sosial dan budaya masyarakat. Seperti pola dan gaya hidup suatu masyarakat. berbelanja. 5 . Beberapa variabel makro diantaranya adalah : 1) Tingkat Suku Bunga 2) Inflasi 3) Jumlah Uang Beredar 4) Kurs Mata Uang PEMBAHASAN Pada teori terkait. Sehingga banyak perusahaan maupun pedagang tutup dan bangkrut yang mengakibatkan banyak pekerja di PHK. sehingga menambah angka pengangguran. Menurut pendapat saya. Bagi yang memiliki kekurangan uang. Sehingga mengakibatkan harga barang meroket. tempat tinggal. Misalnya : makanan. Perusahaan yang bangkrut dan pengangguran Suku bunga Suku bunga yang tinggi dapat mengerem keinginan masyarakat melakukan konsumsi. Turunnya daya beli masyarakat menyebabkan perekonomian atau aktivitas pasar lesu. Inflasi terjadi karena konsumsi (permintaan) akan suatu barang lebih besar daripada barang yang tersedia.

Jumlah uang beredar terlalu banyak di masyarakat dapat menyebabkan inflasi. Karena uang yang ada di bank atau berbentuk lain dihitung milik pemerintah dan bukan sebagai uang beredar. Semakin besar pendapatan seseorang. orang-orang yang memiliki kelebihan uang.orang-orang yang memiliki kelebihan uang akan menyimpan kelebihan uangnya di bank demi medapatkan keuntungan yang lebih besar. Apalagi bagi mereka yang melakukan konsumsi secara kredit. salah satu cara untuk menjaga uang beredar di masyarakat agar tetap dalam kondisi ideal adalah dengan jual beli SBI. adalah karena adanya kebutuhan transaksi (konsumsi). Oleh karena itu. Selain bertujuan mengerem inflasi. Sehingga dengan naiknya suku bunga. hal tersebut akan menghambat pertukaran barang dan jasa. Jumlah uang beredar Jumlah uang beredar adalah jumlah uang yang berada di tangan masyarakat yang terdiri atas uang kartal dan uang giral. jumlah uang beredar hanya uang yang benar-benar berada dalam tangan masyarakat.karena suku bunga tinggi. Namun apabila uang beredar di masyarakat kurang. Namun secara teknis. dengan suku bunga yang tinggi mereka akan lebih tertarik untuk menyimpan uangnya di bank ketimbang dipakai untuk melakukan konsumsi. apabila tingkat suku bunga turun. peningkatan suku bunga dapat menaikan tabungan domestik. 6 . Konsumsi masyarakat sangat dipengaruhi oleh tingkat pendapatan. Suku bunga bisa diartikan sebagai tingkat return yang akan diterima penabung/deposan jika mereka menaruh dananya di bank. tingkat konsumsi di masyarakat akan berkurang. karena –seperti dijelaskan di atas. maka akan terjadi sebaliknya. maka kemungkinan untuk melakukan konsumsi juga semakin besar. Salah satu motivasi masyarakat memegang uang. karena dianggap lebih menguntungkan. Oleh karenanya.

aktivitas impor lebih ekonomi besar daripada sulit impor bertumbuh. 7 . dapat E. Dilihat dari aspek perbankan. 3) Tingginya tingkat bunga mempunyai dua sisi pada pertumbuhan ekonomi. Penurunan suku bunga akan mambangkitkan gairah konsumsi masyarakat. 2) Dilihat dari aspek pemerintah. Diantaranya.Kurs mata uang Nilai mata uang juga rupiah dapat terhadap standar mata uang internaisonal memengaruhi tingkat konsumsi masyarakat. usaha ekspor melemah. cadangan devisa dollar menurun. yaitu : a) Meningkatkan tabungan dan investasi b) Meningkatkan tingkat pertumbuhan dengan menurunkan biaya investasi dan rasionalisasi proyek-proyek yang kurang produktif teori dan pembahasan yang ada. Apabila nilai mata uang rupiah terhadap mata uang asing melemah. kenaikan suku bunga akan menurunkan tingkat konsumsi masyarakat dan menaikan tabungan domestik serta investasi. kebutuhan seharihari sulit didapat karena tidak sedikit bahan pangan yang di impor. konsumsi masyarakat akan turun karena daya beli masyarakat turun. banyak hal yang terjadi. hal ini mengakibatkan turunnya pendapatan nasional. KESIMPULAN Berdasarkan disimpulkan : 1) Jika tingkat inflasi naik. sehingga Hal-hal mengakibatkan Indonesia tersebut jelas dapat mengurangi ataupun menambah jumlah konsumsi masyarakat Indonesia. pelaku pasar dan para investor lebih memilih memegang dollar dibanding rupiah –karena dirasa lebih aman. sehingga banyak perusahaan bangkrut dan menambah jumlah pengangguran. harga impor naik.

6) Kebijakan moneter jual beli SBI dapat mengerem laju inflasi. lebih saya cermat pribadi dalam menyarankan agar : Pemerintah mengambil dan menetapkan kebijakan. rupiah melemah mengakibatkan turunnya tingkat konsumsi masyarakat. 8 . melemahnya mengurangi nasional. Pada hal biaya impor sendiri ikut naik. jumlah Dari ekspor. bukan konsumtif.4) mengakibatkan meningkat. 2) Masyarakat Indonesia tidak mudah terpengaruh dengan pola dan gaya hidup masyarakat barat yang sejatinya bukan kepribadian bangsa Indonesia. menjaga jumlah uang beredar dalam kondisi ideal. 5) kurs rupiah dapat membatasi Meningkatnya tingkat konsumsi jumlah uang beredar cenderung masyarakat Dilihat dari aspek produsen. Karena biaya kebutuhan sehari-hari meningkat dikarenakan tidak sedikitnya bahan pangan yang di impor dari luar negeri. SARAN Berdasarkan 1) maupun moneter. baik itu kebijakan fiskal F. dan menjaga kestabilan nilai tukar rupiah. kesimpulan yang saya dapat ambil. 3) Masyarakat Indonesia menjadi lebih produktif. aspek sehingga pendapatan masyarakat.

answer. Teori Ekonomi Makro Suatu Pengantar Edisi keempat.net/v05/ekonomibisnis/? id=f52a903245a081013fa70b512056cf33200962386 http://id. Alam S. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia : Jakarta. 2004. Pratama dan Mandala Manurung.suarasurabaya. M. 2008.yahoo. Esis : Jakarta.kompas.html http://www.DAFTAR PUSTAKA M. Ekonomi SMA untuk Kelas XI Jilid 2 Kurikulum 2004. Drs. Rahardja.com/nasional/7421-rupiah-melemah-ataumenguat-terhadap-dollar-22.com/question/index? qid=20081026213937AAq0hgM 9 . http://forum.

10 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times