Anda di halaman 1dari 6

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan merupakan Kabupaten hasil

pemekaran dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada tanggal 7 Januari

2004. Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan memiliki kekayaan sumber

daya alam cukup banyak, salah satunya adalah sumber daya alam berupa marmer.

Kabupaten ini merupakan Kabupaten yang masih berkembang sehingga masih

memerlukan data yang cukup banyak dalam pembangunannya, termasuk data

yang berkaitan dengan bahan galian pertambangan agar sumberdaya alam yang

terdapat di Kabupaten OKU Selatan dapat termanfaatkan dengan maksimal.

Kegiatan studi dan invertarisasi potensi sumber daya alam (khususnya bagan

galian golongan C, marmer) yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan

sangat diperlukan, sehingga dapat dibuat suatu peta potensi sumberdaya yang

akan sangat bermanfaat untuk perencanaan khususnya pada bidang pertambangan.

Dalam rangka pengembangan kabupaten OKU Selatan khususnya pada

pemanfaatan sumberdaya marmer, maka diperlukan studi terhadap aspek-aspek

yang cukup beragam, antara lain pemetaan keterdapatan sumberdaya alam dan

kualitas galian melalui analisis terhadap pemetaan geologi serta analisis petrografi

karakteristik kimia dan fisika pada sumberdaya tersebut. Kondisi Geologi

Kabupaten OKU Selatan sangat mendukung berkembangnya pertambangan

komoditas batuan yang digunakan sebagai bahan baku Industri Galian C (Bahan
2

Galian Industri dan Konstruksi) seperti marmer, mineral keramik, refraktori dan

gelas seperti lempung, zeolit, bentonit, toseki, pirofilit, feldspar dalam granit,

perlit, kaolinit, kuarsit, dan magnesit. Dalam hal ini studi sebaran dan potensi

akan dikhususkan pada bahan galian batu marmer.

Kondisi fisik dan kimia batu marmer dapat menunjukan manfaat dan

kegunaan bahan galian tersebut. Marmer dengan kualitas yang baik dapat

digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan seperti dijadikan untuk lantai. Batu

marmer juga dapat dijadikan bahan dasar arsitektur seperti digunakan sebagai batu

tempel/hias, dijadikan pupuk, sebagai bahan pewarna, penetral asam atau bahkan

sebagai bahan tambahan kalsium dalam makanan hewan ternak. Berbagai

kegunaan dari batu marmer tersebut ditentukan dari kualitas batu marmer tersebut

yang dianalisis berdasarkan karakteristik kimia dan fisikanya. Hal inilah yang

menjadikannya menarik untuk dipelajari dalam studi sebaran dan kualitas marmer

yang terdapat di Kabupaten OKU Selatan.

1.2 Identifikasi Masalah

Kabupaten OKU Selatan merupakan Kabupaten dengan kondisi geologi

yang cukup beragam, terdapat batuan Pra-Tersier yang menyusun Kabupaten ini.

Dari batuan sedimen, batuan beku, bahkan batuan metamorf tersebar di sekitar

Kabupaten ini, Salah satunya adalah Formasi Seblat. Formasi Seblat sebagai salah

satu batuan penyususn di daerah ini tersusun oleh batupasir, batulempung, batu

pasir konglomeratan, serpih, napal bersisipan batupasir, dan batugamping. Batu

gamping ini lah yang menjadi sumber keterdapatan marmer pada daerah
3

penelitian. Secara umum untuk mengetahui potensi bahan galian marmer pada

daerah Kabupaten OKU Selatan dibutuhkan lokasi sebaran keterdapatan batu

marmer tersebut, serta volume potensi marmer pada masing-masing lokasi

keterdapatan sebaran marmer. Jika dilihat dari Peta Geologi Lembar Baturaja,

sebaran batu marmer tersebut terbentuk dalam formasi batuan yang berbeda

sehingga kemungkinan genesis pembentukan marmer tersebut akan berbeda juga

dan hal itu akan mempengaruhi kualitas batu marmer yang terbentuk. Sehubungan

dengan penelitian ini, maka beberapa permasalahan yang penting adalah ;

1. Dimana sajakah lokasi marmer yang berpotensi pada daerah

Kabupaten OKU Selatan?

2. Berapa luas sebaran mamer yang terdapat di daerah penelitian?

3. Bagaimana kualitas potensi sumberdaya marmer di daerah penelitian?

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian

Maksud dari penelitian yang akan dilakukan penulis adalah untuk

mempelajari sebaran serta genesa marmer pada daerah Kabupaten OKU Selatan,

Provinsi Sumatra Selatan.

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk :

1. Mengetahui potensi marmer pada daerah Kabupaten OKU Selatan.

2. Menghitung luas penyebaran marmer pada Desa Srimenanti, Kecamatan

Mekakau Ilir, di wilayah Kabupaten OKU Selatan


4

3. Menentukan kualitas potensi sumberdaya marmer berdasarkan petrografi,

karakteristik kimia yang meliputi analisis xrf dan berdasarkan karakteristik fisika

yang meliputi analisis kuat tekan, penyerapan air, dan berat jenis.

1.4 Kegunaan Penelitian

Penelitian ini berguna untuk menambah wawasan dengan menerapkan

ilmu yang telah didapat selama menempuh pendidikan di Program Studi Teknik

Geologi dan diharapkan dapat berguna untuk menambah ilmu pengetahuan

kegeologian khususnya tentang eksplorasi sumberdaya bahan galian ekonomis

serta dapat melatih agar bekerja secara profesional dengan penyusunan jadwal

yang efisien. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi

pengembangan daerah tambang OKU Selatan. Dengan demikian penelitian ini

diharapkan dapat digunakan sebagai acuan awal untuk melakukan tahap ekplorasi

lebih lanjut terhadap bahan galian marmer di Kabupaten OKU Selatan.

1.5 Kerangka Pemikiran

Wilayah Kabupaten OKU Selatan merupakan wilayah dengan kondisi

geologi yang cukup kompleks. Di wilayah ini terdapat batuan pra-Tersier yang

tersingkap dan terdapat Komplek Melange yang mengindikasikan bahwa daerah

ini merupakan daerah yang terbentuk akibat hasil penunjaman lempeng samudra

oleh lempeng benua. Hal ini juga yang menjadikan batuan-batuan metamorf

banyak muncul di permukaan salah satunya adalah batu marmer.


5

Struktur Geologi yang berkembang di daerah OKU Selatan adalah adanya

patahan-patahan yang merupakan bagian dari jalur sesar Semangko atau bagian

dari sesar Sumatra (Gafoer dkk,1993 dalam Peta Geologi Lembar Baturaja).

Patahan dan sesar ini yang menjadikan adanya batuan-batuan terobosan dapat

menerobos dan tersingkap di permukaan seperti Granit, Diorit, dan Granodiorit.

Selain marmer yang terbentuk akibat proses subduksi, marmer di daerah OKU

Selatan diperkirakan berasosiasi dengan Batuan Terobosan Tersier yang merubah

satuan batuan sedimen menjadi batuan metamorf.

1.6 Metodologi Penelitian

Bahan yang diperlukan dalam penelitian ini adalah Peta Rupabumi Lembar

Blambangan, Kemu, Muaradua, Simpang, dan Teluk Agung Kabupaten OKU

Selatan dengan skala 1:50.000, Peta Geologi Kabupaten OKU Selatan Lembar

Baturaja skala 1:250.000, foto udara dan conto batuan. Peralatan yang dibutuhkan

antara lain peralatan survei lapangan, mikroskop polarisasi untuk analisis

petrografi, perangkat lunak penafsiran foto udara seperti software Google Earth

dan Erdas Imagine untuk analisis citra satelit, serta peralatan pengolah data

(komputer beserta periferalnya).

Survey lapangan meliputi pengambilan data primer berupa conto batuan

marmer dengan menggunakan metode Lintasan Kompas dan Pita Ukur (Tape &

Compass Traverse) dengan ditunjang dengan data sekunder seperti peta rupabumi,

kompas geologi, GPS dan alat tulis lengkap. Tahap selanjutnya adalah analisis

foto udara dan citra satelit untuk membantu memperkirakan jenis batuan yang
6

tersebar. Data Primer berupa conto batuan lalu akan di analisis di Laboratorium

untuk mengetahui komposisi kimianya dengan menggunakan metoda XRF (X-

Fluorosence) dan untuk mengetahui karakterisitik fisikanya melalui uji kuat tekan

dan penyerapan air. Uji fisika dan kimia dapat menggambarkan kualitas dari batu

marmer yang diteliti.

1.7 Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian yang dilakukan untuk menyelesaikan Tugas Akhir ini berlokasi

di lapangan Desa Sri Menanti Kecamatan Mekakau Ilir, Kabupaten OKU Selatan,

Provinsi Sumatra Selatan dan dilaksanakan selama 6(enam) bulan, yaitu dari

bulan Januari hingga Juni 2016. Tabel kegiatan penelitian (Tabel 1.1) sudah

dibuat terlebih dahulu, sehingga dapat efektif dan efisien dalam bekerja.

Tabel 1.1 Jadwal kegiatan penelitian (Tugas Akhir)

2016
No Kegiatan Des Januari Februari Maret April Mei Juni
2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1 Studi Literatur

Pengambilan
2
Sampel

3 Analisis Data

Penyusunan
4
Laporan

5 Presentasi