Anda di halaman 1dari 8

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Tempat dan Waktu Penelitian


Kegiatan ini telah dilaksanakan pada bulan februari – mei 2021.
Pembuatan sampel telah dilakukan di Laboratorium Teknik Kimia Fakultas
Teknik Universitas Malikussaleh, dan untuk pengujian mekanis dilakukan di
Laboratorium Fisika Fakultas FMIPA Universitas Syiah Kuala sedangkan untuk
pengujian FT-IR telah dilakukan di Laboratorium Pengujian Jurusan Teknik
Kimia Politeknik Negeri Lhokseumawe.

3.2 Alat dan Bahan


3.2.1 Alat-alat
Adapun alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai
berikut:
1. Beaker Glass
2. Neraca Analitik
3. Hot Plate
4. Gelas Ukur
5. Spatula
6. Termometer
7. Oven
8. Pisau
9. Casting Kaca (Cetakan Spesimen)
10. Panci
11. Torsee’s Elektronik System
12. Spektrofotometri
3.2.2 Bahan-bahan
Adapun bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai
berikut:
1. Sagu

34
35

2. Serat rami
3. Aquadest
4. Polypropylene (PP)
5. Gliserol
6. Methylene Diphenyl Diisocyanate (MDI)
7. Polyol
8. NaOH 5 %

3.3 Variabel Penelitian


3.3.1 Variabel Tetap
Adapun variabel tetap yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini
adalah sebagai berikut:
1. Sagu : 50 gram
2. Gliserol : 10 % ( 5 gram)
3. Air : 200 gram
4. Methylene Diphenyl Diisocyanate (MDI) : 9 gram
5. Polyol : 12 gram
6. Waktu Pengeringan : 24 jam
7. Suhu Pemanasan (Gelatinasi) : 70°C
8. Waktu Pengadukan (Gelatinasi) : 25 menit
9. Kecepatan Pengadukan : 300 rpm

3.3.2 Variabel Bebas


Adapun variabel bebas yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini
adalah sebagai berikut:
1. Serat rami (filler) : (15, 20 dan 25) gram
2. Rasio polipropilena dan termoplastik (b/b) : (25 : 50 ) gram, (50 : 50)
gram dan (75:50) gram
36

3.3.3 Variabel Terikat


Adapun variabel terikat yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini
adalah sebagai berikut:
1. Uji Mekanik (Tensile dan Elongation)
2. Uji Biodegradability
3. Uji daya serap air
4. Uji FT-IR

3.4 Prosedur Penelitian


3.4.1 Persiapan Serat Penguat Polimer
1. Serat rami didicuci dengan air besih
2. Kemudian dilakukan proses alkalisasi dengan direndam dalam NaOH 5 %
selama 2 jam untuk mengurangi kandungan ligninnya.
3. Serat rami dibilas dengan aquades sampai pH serat netral lalu dikeringkan
dengan oven hingga struktur serat rami sangat kering.
4. Serat rami yang telah kering dipotong kecil dan dihaluskan dengan
menggunakan blender
5. Serat diayak untuk menyamakan ukuran dengan menggunakan ayakan 50
mesh

3.4.2 Pembuatan Pati Termoplastik ditambah


1. Ditimbang serbuk serat rami, sagu dan air sesuai yang diinginkan.
2. Dicampurkan pati sagu, serbuk serat rami dengan air.
3. Campuran pati sagu, serbuk serat rami, dan air tersebut kemudian
dipanaskan dan diaduk sampai menjadi gel pada suhu gelatinisasi 70 oC
selama 25 menit.
4. Campuran tersebut didinginkan, kemudian ditambahkan dengan MDI dan
polyol dengan perbandingan yang telah ditentukan
5. Ditambahkan gliserol sebanyak 10% (5 gram), dan diaduk rata sampai
homogen
37

6. Campuran yang homogen tersebut dikeringkan dengan menggunakan oven


pada suhu 80 0C selama 12 jam.
7. Campuran yang sudah kering akan berbentuk seperti kerak, kemudian
akan diblander menjadi ukuran yang lebih kecil.

3.4.3 Pembuatan Biokomposit


1. Polipropylene dipanaskan dalam wajan terlebih dahulu sampai mencair
(suhu 110oC).
2. Ditambahkan pati termoplastik sebanyak 50 gram ke dalam wajan berisi
polypropylene yang sudah mencair, diaduk hingga campurannya homogen
dan diturunkan suhunya menjadi 55oC .
3. Setelah campuran tersebut homogen, kemudian dicetak di casting kaca dan
dikeringkan selama 24 jam.

3.5 Tahap Analisa


3.5.1 Uji Mekanik
Pengujian Sifat Mekanik Meliputi Kekuatan tarik (Tensile Strength),
Perpanjangan (Elongation at break). Dihidupkan alat Torsee’s Elektronik System.
Dibiarkan selama 1 jam. Dijepit sampel dengan menggunakan griff. Diatur
tegangan, regangan, dan satuannya. Dihidupkan recorder (ON). Dipasang Tinta
pencatat. Diatur sumbu x (regangan) dan sumbu y (tegangan) serta diatur
satuannya. Dipasang sampel. Ditekan tombol start. Dinolkan nilai load dan
stroke. Dilihat angka di load (tegangan) dan stroke (regangan), bila sampel sudah
putus. Dicatat nilai load dan stroke sampel.

3.5.2 Uji Biodegradabillity


Uji Biodegradability dilakukan untuk mengetahui tingkat penguraian TPS
Biokomposit. Biokomposit yang telah dicetak dan dipotong berukuran 3x4 cm
dikuburkan ke dalam tanah yang telah diidentifikasikan sebagai lokasi
38

penguburan. Waktu penguraiannya dihitung dengan melakukan monitoring secara


berkala selama tujuh hari sekali.

3.5.3 Uji Daya Serap Air


Pengujian serapan air bertujuan untuk mengetahui kemampuan komposit
untuk menyerap air. Pengujian serapan air menggunakan standar ASTM D 638-
03. Secara garis besar adalah menimbang berat kering komposit, didata, kemudian
komposit yang sudah ditimbang dimasukkan ke dalam air dan direndam 24 jam.
Setelah itu komposit ditimbang lagi, selisih berat komposit sebelum dan sesudah
direndam air ini lah yang nantinya akan dipakai untuk menentukan kemampuan
serapan air komposit.
berat setelah pencelupan - berat kering x 100%
Penyerapan air =
berat kering
…………..(3.1)

3.5.4 Uji FT-IR


Analisis Gugus Fungsi dengan FTIR (Fourier Transform Infrared
Spectroscopy). Analisis gugus fungsi dengan FTIR bertujuan untuk mengetahui
proses yang terjadi pada pencampuran apakah secara fisik atau kimia. Sampel
ditempatkan ke dalam set holder, kemudian dicari spektrum yang sesuai. Hasilnya
akan didapatkan difraktogram hubungan antara bilangan gelombang dengan
intensitas. Spektrum FTIR direkam menggunakan spektrofotometer pada suhu
ruang.
39

3.6 Diagram Alir


3.6.1 Proses untuk Mempersiapkan Penguat Polimer

Serat rami dicuci bersih

Perendaman serat rami NaOH 5 % dengan


waktu 2 jam

Dibilas dengan aquadest dan


dikeringkan

Dihaluskan
Penghalusan mengggunakan
blender

Pengayakan
50 Mesh

3.1 diagram alir Mempersiapkan Penguat Polimer


40

3.6.2 Pembuatan Pati Termoplastik ditambah

Mulai

1. Serat rami 15, 20


dan 30 gr
Penimbangan 2. Pati sagu 50 gram
3. Air 200 gram

Pencampuran

T = 70 0C
t = ±25 min Pemanasan
kecepatan putaran =
300 rpm
1. MDI 9 ram
Penambahan Bahan 2. Polyol 12 gram
3. 5 gram gliserol

T = 80 0C Pengeringan
t = 12 jam

Dihaluskan
Penghalusan menggunakan
blender

3.2 diagram alir Pembuatan Pati Thermoplastik


41

3.6.3 Proses Pembuatan Biokomposit

Pemanasan Propylene dipanaskan


Propylene : pada suhu 110 0C
termoplastik
1. 25 gram : 50
gram Penambahan
2. 50 gram : 50 Propylene :
gram termoplastik
3. 75 gram : 50 Diaduk sampai
Pengadukan
gram homogeny dan T =
4.
55 0C
Dicetak diatas
Pencetakan
castingan kaca dan
dikeringkan

Pengujian

Uji mekanik Uji biodegradability


(tensile and elongation)

Uji FT-IR Uji daya serap air

3.3 diagram alir Proses Pembuatan Biokomposit