Anda di halaman 1dari 5

Turbocharger (TC) dan Supercharger (SC) sama-sama erat hubungannya dengan

penambahan tenaga. Tetapi sebenarnya ada perbedaan orinsip pada kedua peranti ini.

Untuk meningkatkan tenaga mesin .TC dan SC adalah dua system yang seringkali di
pakai. Meskipun sering di sebut,tak urung muncul keracunan mengartikan keduanya .
Menurut Society of Automotive Engineers (SAE), TC berfungsi menambah tekanan dan
keperekatan dari cairan – dalam hal ini campuran udara dan bensin – yang masuk ke
ruang baker mesin bensin. Untuk itu digunakan kompresor yang digerakan turbin melalui
pemanfaatan tenaga dan tekanan gas sisa pembakaran. Bila mengacu pada kamus bahasa
otomotif, supercharger adalah sebuah kompresor yang bekerja secara mekanis, digerakan
puli crankshaft dengan bantuan tali pengerak (belt driven).

Di sisi lain, ada kesamaan dalam prinsip dasar unjuk kerjanya. Turbocharger (dan
Supercharger) berfungsi seperti pompa uang menambah tenaga mesin piston dengan cara
memberi tekanan kebih besar pada udara tambahan ke dalam stiap silinder. TEkanan
yang di hasilkan kompresor di peroleh berkat bantuan sepasang gigi nanas dengan
putaran berlawanan arah. Penambahan tekanan udara tadi berhubungan langsung dengan
peningkatan perbandingan kompresi. Pemasangan turbo atau super charger pada mesin
standar bias meningkatkan performa hingga 50% tanpa perlu menambah kapasitasnya.

Kelebihan supercharger ialah tersedianya tenaga seketika (instant power) pada putaran
mesin rendah. Sehingga tidak terjadi kesenjangan waktu antara tekanan pedal gas dan
reaksi mesin seperti pada Turbocharger. Soalnya, supercharger langsung menghasilkan
tekanan ketika mesin dihidupkan.

Sayangnya,selian berat bentuknya pun banyak menyita kompartemen mesin. Peranti ini
juga akan terus berfungsi walaupun pengemudi tidak memerlukan tenaga tambahan
sehingga pemakaian bahan baker lebih boros. Untuk mengatasi kekurangan tersebut saat
ini di temukan jalan keluarnya dengan memasang kopling elektronik yang akan
mengerakan supercharger pada putaran tertentu. Supercharger terbaru ini sudah di
gunakan Mercedes SLK.

Dalam pengukuran kekuatan tekananya. Supercharger memilii satuan berbeda walau ada
kesepakatan mengacu pada Pounds-persquare-inch (Psi), tapi di eropa umumnya ukuran
tekanan supercharger memakai satuan Bar, Sementara di arena Indycar dikenal istilah
iches of boost, kependekan dari Inches of mercury manifold boost pressure.

Turbocharger sendiri memanfaatkan tekanan gas buang untuk memutar kipas atau turbin
di dalam rumah turbocharger berbentuk mirip sudut (keong). Oleh sebuah poros, kipas
atau turbin di hubungkan ke kipas atau turbin dihubungkan ke kipas kompresor yang di
pasang di sebelah lain dari rumah turbo charger. Beberapa kelebihan turbocharger
disbanding supercharger antara lain bobotnya ringan, dimensinya kecil sehingga
memudahkan penempatanya. Turbo juga tidak membutuhkan suplai bahan baker lebih
banyak dalam pemakaian normal, karena hanya memanfaatkan gas buang.

Dibalik keunggulanya turbocharger pun memiliki kekurangan yang kerap dijumpai,


turbo-lag. Yakni, keterlambatan reaksi karena ada jeda waktu ketika pedal gas di tekan
sampai tercapainya tekanan gas buang yang cukup memutar turbin. Untuk menghindari
kelemahan ini, banyak pabrikan memilih memasang dua unit turbo kecil yang tidak
membutuhkan tekanan tinggi dan dapat bereaksi lebih cepat sekaligus mampu memompa
udara lebih banyak sehingga meperbaiki daya akselerasi. Tapi cara tersebut tidak selalu
menjadi pilihan utama. Toyota misalnya, memasang dua turbo yang berbeda
kemampuanya. Sebuah turbocharger kecil berfungsi sebagai pemicu akselerasi pada
putaran rendah. Lalu saat mesin mencapai putaran tinggi, Fungsi turbo kecil tadi diambil
alih turbo yang lebih besar. Sistem ini dikenal dengan nama sequential turbocharger .
Yang perlu menjadi perhatian suhu pelumas mesin turbo umumnya lebih tinggi sehingga
pemakaian oli perlu di jaga secara teratur.

Karena itu ,dalam perkembangan fungsi dan kebutuhanya, turbo dan supercharger
modern di lengkapi intercooler yang biasanya di pasang pada posisi yang berhubungan
langsung dengan aliran udara dari luar di bawah bemper atau tepat di balik kap mesin.
Udara yang di keluarkan dari saluran buang mesin menuju ke saluran masuk turbo atau
supercharger, mempunyai suhu tinggi yang akan terus menghasilkan tenaga maksimal
termperatur udara yang amat tinggi sering membuat kipas, turbin dan rumah turbo jadi
membara.
Itu sebabnya udara panas tadi dialirkan lebih dahulu ke intercooler. Disini, udara panas
tadi dialirkan melewati kisi-kisi intercoler yang dilapisi water jacket untuk didinginkan .
Pemeliharaan turbo charge pada pltd
Mengingat turbocharge bekerja dengan memanfaatkan gas buang mesin dengan suhu
tinggi 650 derajat Celcius dan bekerja pula pada putaran tinggi untuk itu diperlukan
pemeriksaan dan pembersihan berkala yang kontinu terhadap kemungkinan terjadinya :
korosi, erosi, penumpukan deposit yang berlebihan dan kemungkinan masuknya material
asing kedalam turbocharge.

Beberapa indikasi diperlukannya perawatan tersebut dapat dilihat dari beberapa kelainan
antara lain : kenaikan suhu mesin, penurunan boost pressure polusi yang berlebihan pada
exhaust gas, getaran yang cukup tinggi dan lain-lain.

Pada umumnya bagian turbocharge yang perlu dilakukan pemeriksaan yaitu:


1. Penurunan diameter dari kompressor wheel yang dikarenakan menyentuh dinding
partition wall sehingga mengakibatkan penurunan udara bilas yang dihasilkan
turbocharge.
2. Turbine blade menyentuh nozzel ring dan shoroud ring yang dikarenakan terjadinya
unbalance karena penumpukan deposit yang berlebihan dari gas buang pada part tersebut.
3. Penurunan diameter sealing strip yang berakibat kebocoran pada gas buang kedalam
intake manifold mesin.

- Pembersihan Kompressor Wheel


Pembersihan dapat dapat dilakukan dengan jalan menyemprotkan air melalui saluran
khusus yang dilengkapi dengan nozzle pada ujungnya. Sistem pembersihan semacam ini
umumnya telah terpasang pada setiap turbocharge. Semburan air dalam jumlah tertentu
tersebut selanjutnya membilas kompressor yang sedang berputar.

- Pembersihan Sisi Turbin


Selama pengoperasian turbine blade dan nozzel vanes menjadi kotor karena kontaminasi
bahan bakar dan minyak pelumas (dalam jumlah yang kecil). Hal semacam ini akan lebih
sering dijumpai pada mesin dengan beban yang tidak konstan., dimana putaran mesin
naik-turun sesuai beban pada mesin yang mempergunakan bahan bakar jenis Heavy Fuel
Oil kecendrungan terjadinya kontaminasi lebih besar.

Pada mesin empat langkah indikasi terjadinya kontaminasi dapat dilihat pada kenaikan
kecepatan dan tekanan udara bilas. Hal tersebut dapat terlihat pada kondisi beban penuh,
sehingga ketika turbin blade sangat kotor dapat menimbulkan ledakan kompressor.

Dengan demikian pembersihan pada sisi turbine senantiasa dilaksanakan pada interval
waktu tertentu dimana akan sangat ditentukan dari pembakaran. Metode pelaksanaan
pembersihan dapat dilakukan dengan air yang disemprotkan melalui nozzel yang
terpasang pada exhaust manifold. Untuk pembersihan cara ini harus dilakukan pada
temperatur dan putaran mesin yang serendah mungkin. Namun untuk beberapa kasus
tertentu dimana out put dan temperatur mesin tidak mungkin untuk diturunkan dan untuk
mendapatkan hasil pembersihan yang lebih sempurna dapat dilakukan dengan
menyemprotkan bubuk pembersih.
APA ITU TURBO?
Turbocharger (turbo) adalah komponen tambahan untuk meningkatkan tenaga mesin
tanpa memperbesar volume silinder (cc)mesin.Turbo memanfaatkan tenaga putaran yang
dihasilkan oleh gas buang untuk mensuplai udara lebih banyak kedalam silinder

BAGAIMANA CARA KERJA TURBO?


Pada turbo terdapat sebatang sumbu yang pada tiap diujungnya terdapat kipas (pinwheel)
yang keduanya terletak di ruang yang berbeda.Kipas pertama disebut turbin wheel di
tempatkan pada saluran exhaust manifold yang akan berputar bilamana gas buang
melaluinya.Pada putaran ini akan memutar keseluruhan batang sumbu berikut kipas
kedua (disebut blower impeller) yang berada diujung lainnya.Blower impeller diletakkan
pada saluran udara masuk ke mesin (inteke manifold) dimana ketika berputar akan
mendorong udara masuk kedalam mesin.Turbo akan efektif saat exhaust manifold telah
mencapai tekanan yang cukup untuk memutar turbine wheel

MENGAPA TURBO BERMANFAAT


Karena biasanya mesin yang harus bekerja menghisap udara.Dengan kata lain,pada saat
intake valve terbuka,pergerakan turun piston akan menciptakan ruang vakum pada
silinder sehingga udara luar terhisap kedalamnya.Dengan adanya turbo,tekanan udara
pada inteke manìfold menjadi tinggi.Maka ketika intek manifold menjadi tinggi.maka
ketika intek valve terbuka,udara akan masuk lebih banyak dan lebih cepat kedalan ruang
bakar.Hal inilah yang akan membuat pembakaran lebih sempurna dan efisien

MENGAPA INTERCOOLER DIPERLUKAN?


Pada saat didorong masuk oleh turbo,tekanan udara akan meningkat,demikian pula
dengan suhunya.utk mesin,pemanasan udara masuk ini berdampak
buruk.Pertama,menaikan temperatur ruang bakar.Kedua,panas akan membuat udara
memuai sehingga kerapatan udara berkurang.Disinilah intercooler dibutuhkan sebagai
penyeimbang.intercooler ialah pelepas panas,semacam radiator namun bukan untuk
mendinginkan engine coolant,melainkan mendinginkan udara masul yang
melaluinya.Dengan menurunnya suhu yang masuk ke mesin ini ada dua manfaat yang di
peroleh: temperatur ruang bakar yang rendah dan kerapatan udara yang meningkat,jadi
volume udara dapat masuk lebih banyak kedalam silinder

MENGAPA WASTEGATE VALVE DIPERLUKAN?


Jika gas buang bertambah maka putaran turbine wheel menjadi lebih cepat,menyebabkan
jumplah udara yang dihisap dan didorong oleh blower impeller kedalam intek manifold
pun bertambah banyak,bahkan dapat berlebih.untuk mengantisipasi kerusakan yg
diakibatkan dr hal ini sistim turbo memiliki wastegat valve