Anda di halaman 1dari 8

• Home

• Daftar Isi
• Cerita ABG
• Cerita Sedarah
• Cerita Tante
• Skandal Sex
• Ebook Seks
• Cerita Bf
• Bokep 3GP

Laman
• Daftar isi Cerita Seks (Klik Di Sini) :

Berani Coba Video Bokep ini???

?Share

Berawal Dari Phonesex Lanjut Ngentot

Cerita Seks ABG - Handphone tanpa nama kontak banyak kurang greget,musimnya Gaul
banyak kenal banyak rejeki kata orang.Semua tehnologi sudah maju dan canggih HP Aja
sudah sistim touch scren sambil jalan cuman gerek-gerakin layar.Bukan jamannya lagi
melakukan hubungan pertemanan harus berawal ketemu langsung,sekarang sudah banyak
web-web yang mengantarkan kita untuk bertemu berjuta kawan dengan melului sambuangan
internet di dunia maya makan siang yang tertunda .Dunia internet sekarang menjangaku di
seluruh pelosok dunia .Tak harus dengan laptop,atau PC.Dengan Handphone komunikasi
internet atau browsing lewat internet dapat dilakukan dengan genggaman tangan.Ya
ceritabf.info kali ini akan menceritakan kejadian unik sebuah perkenalan lewat Handphone
berkhir mesum.INi kisahnya.Peristiwa ini bermula saat salah satu operator telpon seluler xxx-
xx mengadakan semacam chatting via handphone ke nomor operator seluler tadi yaitu xxxx.
Sebut saja aku Ion asal kota Surabaya iseng-iseng ikutan mendaftar dengan cara mengirimkan
ID, umur, jenis kelamin dan asal kota ke nomor xxxx tersebut, setelah beberapa saat aku
mendapat balasan yg berisi ID, umur, jenis kelamin dan asal kota dari masing-masing
anggota yang mendaftar yang tentunya jenis kelaminnya berlawan jenis dengan aku.
Kemudian aku coba menghubungi salah satu dari ID (Ratna) tadi dan ternyata memberikan
sambutan yang antusias sekali.

Ion : hi

Ratna : hi juga

Ion : leh kenalan gak

Ratna : leh, aku ratna di sby

Ion : drpd kita chat lewat nomor opr, bs minta no hp kamu gak ?

Ratna : ini xxxxxxx, trus no kamu ?

Ion : lho no nya kok berubah jadi xxxxxxx semua neh

(memang operator mungkin memblokir semua hal yang berhubungan dengan nomor telpon,
jadi berubah menjadi xxxxxxx semua)

Ratna : coba gini deh, aku pake kode aja ok. Kalo a=0 b=1 dst ok. Ini no aku abcdefg

Ion : ok deh, aku hub kamu yach di nomor ini

Selanjutnya aku hubungi dia langsung dan basa basi layaknya orang yang baru kenalan. Pada
waktu itu aku mengaku dari jakarta yang kebetulan dinas di surabaya. Begitu selanjutnya kita
berhubungan lewat phone sampai suatu ketika aku atau dia (aku tidak ingat pastinya)
mengajak kontak via darat dan disepakati kita bertemu disalah satu plaza yang ada di
Surabaya dibagian informasinya pada jam 5 sore.

Jam 5 lebih 15 menit aku sudah disana dan aku langsung menuju ketempat yang kita sepakati
tapi aku tidak menemukan orang dengan ciri-ciri seperti Ratna. Lalu aku call dia dan ternyata
masih terjebak kemacetan (karena ada demonstrasi mahasiswa katanya) dan aku di suruh
menunggunya. Sampai satu jam aku menunggu lamanya, kemudian ada telpon masuk dan
aku lihat ternyata Ratna, langsung aja aku angkat

Ratna : aku sudah nyampe, sekarang lagi memarkir kendaraan

Aku : kamu parkir disebelah mana ?

Ratna : aku parkir disebelah barat

Aku : ok deh aku kesana

Aku langsung aja cabut menuju tempat parkiran tapi tetap juga nggak aku temukan ciri2
cewek seperti ratna. Kemudian aku telpon ke dia mau menanyakan posisinya sekarang
dimana
Aku : kamu sekarang dimana ?

Ratna : sebentar, aku ada di parkiran lagi menitipkan jaket neh

Aku : ok deh aku tunggu

Aku langsung menuju tempat parkiran yang dimaksud. Tak lama berselang handphone ku
berbunyi lagi dan aku lihat ratna yang menelpon aku, langsung aja aku angkat dan aku tanya
sudah sampai dimana, ia bilang kalau sudah sampai di depan salah satu restoran fast food
terkenal, karena aku berjalan juga kearah restoran tersebut jadi dapat aku lihat Ratna. Ia
mengenakan celana sexy dan baju yang lumayan membuat setiap laki-laki menelan ludah bila
melihatnya. Kemudian aku bilang bahwa aku sudah melihat dia.

Aku langsung dikenalin ama cewek yang ternyata adiknya dan Ratna langsung menggandeng
aku mengajak jalan-jalan di plaza tersebut. Sebenarnya aku agak risih juga melihat
keagresifan Ratna yang tiba-tiba menggandeng tanganku, aku berbisik ’nggak enak tuh ama
adikmu’, kataku, tapi ia cuek aja malah balik bertanya ’kenapa sih, masak Cuma
menggandeng tangan aja nggak boleh’, tapi akhirnya dilepas juga tuh tangannya dari
tanganku.

Tidak berapa lama setelah jalan-jalan dan adiknya dibelikan kaos kita langsung pulang dan
dia minta aku mengantarnya pulang sedang adiknya naik sepeda motor nya sendirian. Karena
kita parkir ditempat berbeda maka aku sarankan dia menunggu di tempat parkiran bersama
adiknya untuk mengambil helm dan aku mengambil sepeda motorku sendiri.

Setelah mengambil sepeda motor aku langsung menuju ketempat dia parkir bersama adiknya.
Setelah itu dia langsung membonceng aku dan adiknya naik sepeda motor sendiri. Tak
kusangka dia naik di belakang ku sambil memeluk aku, aku berpikir anak ini moderat juga ya
baru kenal langsung berani memeluk erat dibonceng ama cowok. Tapi itu gak aku pikirin,
belum lama berjalan tiba-tiba gerimis datang dan aku menawarkan apa perlu pakai jas hujan
apa enggak tapi dia malah menolaknya. Kemudian aku mengkhawatirkan adikya dia malah
menjawab kok nggak mengkhawatirkan aku sih, aku cuma tersenyum dan diam aja.

Sesampainya di rumahnya aku dipersilakan menunggu dulu sambil dia ganti baju. Sambil
duduk aku juga membersihkan sisa-sisa air hujan yang menempel di celana blue jeans ku.
Tak berapa lama kemudian ia keluar dengan hanya mengenakan baju tidur yang mini sekali
dan terkihat lebih sexy dari pertama aku melihat nya, dan tanpa rasa malu langsung duduk
bersandar di pundakku. Sebagai seorang laki-laki tentu saja hal ini membuat darahku
berdesir, dan rupanya dia mengerti keadaan ku. Kami cuma sekedar bicang-bincang
sekedarnya, dan juga dikarenakan waktu yang sudah larut maka aku langsung pamit aja dan
buat appointment untuk berjumpa lagi keesokan harinya. Dan entah disengaja atau tidak dia
menyentuh bagian sensitif dari tubuhku dan dia cuma tersenyum aja. Dia Cuma pesan hati-
hati terhadap ‘adik’ ku. Aku cuma tersenyum melihat tingkah lakunya, dan sebelum aku
pulang dia minta disayang dan aku cium aja pipinya kiri dan kanan (maklum belum terbiasa).

Singkat cerita aku sering maen-maen ke rumahnya dan pada suatu hari yang panas aku dan
dia berdua di ruang tamu lagi cerita-cerita yang akhirnya masuk ke hal yang sensitif yaitu
sex. Dengan agak mendesah dia mulai berani memegang paha kanan ku dan mengelus-
ngelusnya sampai akhirnya naik ke resleting celana jeans ku. Aku hanya bisa memeluk dan
mulai meraba-raba kedua payudaranya. Rupanya dia sudah mulai terangsang oleh gerakan
tanganku pada payudaranya, hal ini segera saja tidak aku sia-siakan. Aku langsung membuka
resleting celana ku dan aku suruh dia megang langsung mr P aku, dan tanpa pikir panjang dia
langsung memegang nya erat sambil sesekali mengocoknya perlahan begitu juga aku tak mau
ketinggalan tanganku langsung masuk kebalik bra nya yang warna hitam danaku cari puting
nya ingá kau puntir perlahan-lahan dimana dia langsung menggelinjang berat. Tak hanya
disitu tangan ku yang satunya langsung meraba kedua pahanya bergantian dan tak berapa
lamanya langsung saja tanganku masuk dibalik celana dalam nya yang juga berwarna hitam
dan langsung menuju memeknya yang ternyata sudah basah. Tanpa pikir panjang aku
langsung masukkin jari tangannku ke dalam Luang vagina nya dan aku mulai maju
mundurkan hingga membuat dia mendesah dan malah lebih erat mencengkeram penis ku
tambah keras. Lalu aku bisikkan apa mau dia mengulum penisku dan dia langsung saja
menuju ke arah penisku dan mengulumya dengan rakusnya. Hal ini malah menambah diriku
menjadi tak terkendali ditambah lagi jari tanganku sudah dijepit didalam vaginanya yang
masih rapet sekali. Aku tak bisa menahan lagi dengan cara dia mengulum penisku, kemudian
aku bisikan bahwa aku sebentar lagi mau keluar minta istirahat dulu. Dan ternyata dia nggak
mau dan malah meneruskan dengan bersemangatnya hingga ahhhhh …… spermaku keluar
dan langsung masuk ke mulutnya dimana jari tangannya malah dengan eratnya mengocok-
ngocok penisku sampai habis semua spermaku masuk kedalam mulutnya dan aku juga makin
dalam memasukkan jariku kedalam vagina nya hingga dia melepaskan mulunya dari penisku
dan kau juga melepaskan jariku dari vagina nya. Dengan muka merah dia merapikan bajunya
dan setelah itu ke kamar mandi untuk membuang semua sperma yang telah masuk didalam
mulutnya.

Dengan lelah aku merapikan celana dan bajuku, aku terkulai lemas di sofa ruang tamu hingga
dia balik dan tersenyum padaku

Ratna : wuih banyak sekali tuh sperma di mulutku sampai tertelan sedikit

Ion : lho kamu telan semua juga nggak apa-apa kok malah menyehatkan

Ratna : ah yang bener neh,kalau gitu sekali lagi yuk aku kulum penis kamu

Ion : ah nggak deh, istirahat dulu yach ok

Lalu dengan manjanya dia rebah di dadaku dan aku memeluknya erat serta mencium
keningnya.

Elegi Buat Ratna (2)

Cerita ini merupakan kelanjutan dari ceritaku yang pertama dimana setelah kejadian dia
mengulum penisku dan menampung spermaku di mulutnya kita masih sering ketemu dan
melakukan hal itu berulang-ulang dan rupanya dia merasa gak puas Cuma melakukan oral
sex hingga pada suatu hari dia menawarkan hal yang menurut aku nggak masuk akal

Ratna : mas, gimana kalau penis kamu dimasukkin ke vagina aku pasti rasanya enak

Ion : hah gimana cara melakukannya ? di ruang tamu ini ?

Ratna : iya, gimana ? mau nyoba nggak ?


Ion : boleh juga deh

Tanpa banyak bicara dia langsung melepas cd nya dan memasukkannya ke dalam kamarnya,
dia kembali dengan wajah berbinar. Langsung saja resleting celana jeans ku di bukanya dan
dia mulai mengulum nya hingga penisku menjadi keras dan dengan membelakangiku dia
langsung naik di pahaku sambil mengangkat roknya yang mini dan tangan satunya
memegang penisku dan mulai memasukkannya kevagina nya. Mula-mulanya nya agak
kesulitan juga memasukkan penisku tapi aku langsung megang memek nya dan mulai
menggesek-gesekan jariku hingga basah kemudian aku tuntun pantatnya menuju penisku dan
bless….. masuklah penisku kedalam vagina nya. Entah karena memeknya yang kecil atau
penisku yang besar tiba-tiba dia menarik pantatnya hingga terlepas penisku dari memeknya.
Dengan terengah-engah ia berkata bahwa Sangat terangsang sekali saat penisku masuk
kedalam vagina nya.

Tetapi dengan perlahan dan pasti dia mulai menjilati penisku dengan rakusnya dan langsung
memasukkan kepala penisku ke mulutnya dengan lahapnya. Begitu terasa olehnya sudah
tegang sekali kembali dia berdiri dan mulai memasukkan penis ku ke dalam vagina nya, kali
ini lebiih mudah mungkin karena dia sudah sangat terangsang dan memeknya sudah basah
sekali. Dengan pelan dia mulai menaik turunkan pantat nya dengan aku bantu memegangi
pantatnya. Makin lama makin cepat temponya dia menaik turunkan pantat nya hingga tak
berapa lama estela itu aku sudah tidak tahan dan aku berbisik ‘ rat, aku sudah nggak tahan
neh sebentar lagi keluar oh… oh….’, nggak apa-apa keluarin didalam aja ok begitu kata ratna
sambil terengah-engah. ‘wah jangan nanti kamu hamil, ditaruh mulut kamu aja ok’, begitu
aku protes. Dan ternyata dia sepertinya tidak mempermasalahkan maka begitu aku casi aba-
aba dia langsung melepaskan pantatnya dari penisku dan langsung mulai mengulum dan
mengurut cepat penisku hingga sperma ku keluar tumpah di mulutnya, dengan rakus dia
melahap penisku yang sudah keluar sperma sampai bersih dan langsung melepasnya begitu
dirasa sudah tidak ada sperma yang keluar dan langsung merapikan rok dan bajunya
kemudian membuang nya di kamar mandi.

Dengan letihnya aku juga merapikan baju dan celana jeans ku, langsung aku mengambil gelas
berisi es jeruk dan meminumnya sampai habis. Setelah dari kamar mandi ratna kembali ke
ruang tamu sambil senyum-senyum dan berkata ‘wuihhh hebat kamu yach, rasanya seperti
melayang situ deh’ sambil mengecup bibir ku lembut. Aku hanya tersenyum saja melihat
kelakuan nya. Lalu kami saling berpelukan dan aku mencium mesra rambutnya yang wangi.

Dan tiba-tiba dia memandang ke arah ku sambil berkata pelan ‘mas bagaimana kalau kita
ngelakuin kayak gitu tadi di hotel, pasti rasanya lebih siiip deh dan kita bisa dengan bebas
ngelakuinnya gimana ?’ aku sedikit bingung juga menjawab pertanyaan ini. Agak berapa
lama aku terdiam sampai dia menggoyang tanganku dan aku tersadar ‘wah gimana yach,
soalnya aku nggak pernah ke hotel atau tempat sebangsa nya jadi aku nggak tahu dimana
tempatnya’. Tanpa aku sangka ratna berkata ‘kalau masalah itu aku bisa tanya sama teman-
teman aku yang pernah maen di hotel ok’. Aku hanya tersenyum mendengar keinginannya
yang menggebu-gebu.

Seminggu setelah itu dia menghubungi aku via handphone,

Ratna : mas aku sudah dapat info dimana kita bisa menyewa hotel buat ml

Ion : dimana itu dik ?


Ratna : di hotel xxxxxxx , disini privacy dan keamanan terjamin

Ion : ok deh, kapan kita kesana ?

Ratna : sekarang bisa ?

Ion : ok deh, aku jemput yach

Ratna : ok, aku tunggu

Lokasi hotel ternyata didaerah pinggiran deket sebuah kampus PTS terkenal. Pertama kali
kesana kami hanya lewat di depannya dulu untuk memastikan bahwa memang itu tempatnya,
dan setelah agak jauh kami putar balik langsung menuju tempatnya. Ternyata hotel itu terdiri
dari semacam kamar-kamar yang terpisah dan masing-masing mempunyai garasi sendiri.
Begitu masuk pelataran hotel seorang office boy langsung memandu kami untuk memasuki
salah satu kamar yang kosong.

Begitu sampai didalam kami berdua langsung berpelukan dan saling mencium, aku langsung
menarik keatas tank top yang dikenakannya dan langsung melepas bra nya sambil aku pilin-
pilin ke dua putingnya. Tak mau ketinggalan dia langsung melepas sabuk yang aku kenakan
dan melorotkan celana dan cd ku hingga penisku mengacung tegak pas di hadapannya dan
langsung di lahapnya dengan rakus sambil mengulum dan mengelus-elus kedua buah pelirku,
sambil aku buka baju aku juga melorotkan celana panjang nya. Karena nggak tahan di kulum
langsung aja aku rebahin dia di tempat tidur lalu aku posisiin dia 69 supaya aku bisa menjilati
memeknya yang ternyata wuih sedap banget bo. Ternyata ciuman bibirku di memeknya
membuat dia terangsang banget sampai-sampai bibirku basah oleh cairan kewanitaannya
yang berbau khas.

Karena sudah lama pengen ml ditempat yang bebas atau karena sudah terangsang ratna
langsung aja melepas kulumannya pada penisku dan aku dipaksa terlentang hingga dia
dengan ganasnya menaiki perut ku dan mulai mengarahkan penisku ke lubang vagina nya
yang sudah mulai basah.

Dengan wajah penuh nafsu dia menaik turunkan pantatnya dan sambil bergoyang terus-
menerus membuat aku mau tidak mau harus ikut mengimbangi permainannya. Kedua
pahanya aku remas-remas hingga hal ini membuat nafsunya makin menjadi-jadi. Karena
merasa tidak tahan dengan posisi ini aku langsung saja membalik dia agar menungging
hingga kita melakukan doggy style. Sambil aku remas kedua payudaranya aku mengocok
vaginanya lebih kencang hingga membuat dia semakin liar goyangannya. Lalu aku bailik lagi
tubuh ratna dengan gaya konvensional dan langsung saja aku kulum kedua putingnya hingga
membuat dia menggelinjang keenakan. Hingga akhirnya aku nggak tahan ‚’oh rat, aku dah
mau keluar neh’, dan tanpa disangka dia memaksa aku untuk telentang dan dia langsung saja
mengulum penis ku denga rakusnya dan menyedot hingga aku sudah nggak tahan dan ’ah,
aku mau keluar neh, dia malah mempercepat kulumannya sampai aku memuncratkan sperma
ku masuk di mulutnya dan dia dengan ganas menyedot hingga sudah tidak ada lagi sperma
yang tersisa, semua masuk di mulutnya yang mungil dan dia langsung masuk ke kamar mandi
untuk membuang sperma ku.

Aku tergeletak lemas setelah di sedot penisku oleh ratna hingga spermaku serasa habis masuk
semua kemulutnya. Dari kamar mandi dia langsung rebah di sampingku dan memeluk aku
erat sekali. Dia tersenyum dan mengajak aku untuk ml lagi.

’mas ayo kita maen lagi yo’, kata ratna

‘sebentar dong say aku mau istirahat dulu ok’, kataku.

’bagaimana rasanya spermaku say’, sambungku lagi

’wuih rasanya asin gimana gitu lho’ katanya manja

‘kalau pengen enak lagi tuh sperma kamu telan aja say’ kataku lagi

’yang bener mas, masak enak’, sambil berkata begitu dia mulai mengulum batang penisku
yang masih tertunduk lemas.

Karena aku masih capek, terpaksa aku cuma diam aja rebahan di tempat tidur sambil
menikmati sisa-sisa orgasme yang barusan dan kuluman bibirnya yang maut itu. Tidak berapa
lama penisku sudah mengacung tegak dan tanpa berkata lagi dia langsung menaikki penis ku
dan mulai memasukkannya ke dalam lubang vaginanya. Dengan segera dia mengoyangkan
pantatnya hingga membuat nafsuku langsung naik lagi. Sambil memutar-mutar pantatnya dia
sesekali menjilati dadaku dan aku juga nggak mau ketinggalan meremas-remas payudaranya
hingga suaranya mendesah-desah nggak karuan. Cukup lama dia diatas ku sambil sesekali
menduduki penisku agak lama yang menimbulkan sensasi luar biasa. Tak ketinggalan aku
juga mengangkat tinggi-tinggi pantatku hingga serasa mentok ke lubang vagina nya. Karena
capek dia meminta aku untuk diatas dan dia dibawah, kemudian aku miringkan tubuhnya dan
aku masukkan penisku kedalam lubang vaginanya dari belakang lewat bawah kedua kakinya
dan langsung aku sodok hingga masuk ke dalam lubang vagina nya.

’terus mas, ohh rasanya mentok neh’,

Kemudian aku ganti posisi dia tengkurap tapi pantatnya aku naikkan hingga membentuk
segitiga tanpa melepas penisku dari vaginanya. Dan ternyata hal ini menambah sensasi yang
luar biasa yang ratna rasakan dan aku rasakan. Hingga karena aku tidak tahan langsung aku
lepas penisku dan aku telentang yang langsung dilahap penisku dengan mulutnya serta di
kocok-kocok dan di kulumnya dengan cepat dan dengan cepat serasa ada yang mendesak
kepengen keluar dari ujung penisku ‘ohhh … ohh rat aku sudah nggak tahan neh’, dan dia
mengerti maksudku hingga mengocok penisku lebih cepat dan ‘arrghh, oh …. Sayang aku
mau keluar neh’, hingga membuat dia lebih mengatup eratkan mulutnya dan menampung
semua sperma yang aku keluarkan hingga habis dan dia langsung menelannya pelan-pelan
sambil tersemyum kepadaku dan berkata ‘seperti apa yach, hi hi hi’ sambil tertawa ‘nikmat
sekali sperma kamu mas’.

Setelah itu kami saling berpelukan dan istirahat hingga kami ketiduran sambil saling
berpelukan. Setelah tidur yang cukup lama aku bangun dan ternyata ratna masih tertidur pulas
dalam pelukanku. Aku langsung ke kamar mandi membersihkan diri sambil hujan-hujanan
dibawah shower, entah sudah berapa lama punggungku di guyur oleh air, tiba-tiba dari
belakang ratna memeluk tubuhku hingga buah dadanya menempel hangat di punggungku.
Sambil memeluk aku, tangan yang satunya memegang penisku dan mengosok-gosoknya
hingga membuat perlahan-lahan tegak kembali. Mula-mula dia hanya mengosok-gosok saja,
tapi lama-lama dia mulai arahkan mulutnya ke kepala penis ku dan di kulumnya dengan
lembut. Aku Cuma bisa mendesah-desah dibawah shower sambil memegang kepala nya yang
maju mundur melahap penisku dengan rakus. Karena aku lelah jadi aku biarkan saja dia
mengulum semaunya dan ternyata dia mengerti apa yang aku mau. Makin lama makin hot
saja dia mengulumnya ingá tak terasa 10 menit sudah berlalu dan ternyata seperti ada yang
mau keluar dari dalam pangkal penisku sehingga aku makin menekan kepalanya kearah
penisku lebih keras dan akhirnya keluarlah spermaku dan langsung masuk ke mulutnya serta
ditelan semuanya tanpa sisa sehingga kami berdua kelelahan duduk dibawah shower sambil
menikmati derasnya air hangat yang keluar serasa mandi hujan.

Setelah mandi dibawah shower kami lanjutkan lagi tiduran di tempat tidur sambil menunggu
pesanan makan siang yang tertunda.