Anda di halaman 1dari 8

Nama :

NIM :
Kelompok :
Kelas :
KIMIA

PANDUAN PRAKTIKUM TAHUN


AJARAN
Minggu ke : 1-2
Unit Kompetensi : Pengenalan Alat dan Bahan Laboratorium 2020/2021
Waktu : 2 x 50 menit
Tempat : Laboratorium Kimia

1. Tujuan Umum

a. Memahami karakteristik dan fungsi serta prosedur kerja alat-alat dan bahan kimia yang
terdapat dalam sebuah laboratorium.
b. Mengetahui dan mengaplikasikan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di
laboratorium.

2. Indikator Kinerja

a. Mahasiswa mampu menggunakan dan mengidentifikasi alat-alat di Laboratorium.


b. Mahasiswa mampu mengetahui spesifikasi masing-masing bahan kimia yang ada
dilaboratorium.
c. Mahasiswa mengetahui dan mampu mengartikan simbol-simbol pada bahan kimia.
d. Mahasiswa mampu prinsip-prinsip kerja di laboratorium.
e. Mahasiswa mengetahui prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja di laboratorium.

3. Teori

Pengenalan alat-alat yang akan dipergunakan dalam laboratorium sangat penting guna
kelancaran percobaan yang dilaksanakan diantaranya adalah menghindari kecelakaan kerja dan
gagalnya percobaan. Alat-alat laboratorium biasanya dapat rusak atau bahkan berbahaya jika
tidak sesuai dengan prosedur pemakaian. Oleh karena itu, pemahaman nama, fungsi dan cara
kerja peralatan serta bahan harus mutlak dikuasai sebelum melakukan praktikum di laboratorium
kimia (Ginting, 2000; Setiawati, 2002).
Pengenalan alat-alat ini meliputi macam-macam alat, mengetahui nama-namanya,
memahami bentuk, fungsi, serta cara kerja alat-alat tersebut. Setiap alat dirancang atau dibuat
dengan bahan-bahan yang berbeda satu sama lain dan mempunyai fungsi yang sangat spesifik.
Kebanyakan peralatan untuk percobaan–percobaan di dalam laboraturium terbuat dari gelas.
Meskipun peralatan-peralatan tersebut telah siap dipakai, tetapi di dalam pemasangan alat untuk
suatu percobaan kadang kala diperlukan sambungan-sambungan dengan gelas atau membuat
peralatan khusus sesuai kebutuhan (Imamkhasani, 2000).

1
Nama :
NIM :
Kelompok :
Kelas :
KIMIA

Keselamatan kerja di laboratorium sangatlah penting. Oleh karena itu, pada wadah atau
tempat bahan-bahan atau zat kimia diberi simbol-simbol yang bertujuan untuk memberi
keterangan mengenai sifat dan bahaya zat tersebut. Berikut beberapa simbol-simbol tanda bahaya
yang ada beserta keterangannya:
Nama : Irritant (Lambang : Xi)
Arti : Bahan yang dapat menyebabkan iritasi, gatal-gatal dan
dapat menyebabkan luka bakar pada kulit.
Tindakan : Hindari kontak langsung dengan kulit.
Nama : Harmful (Lambang : Xn)
Arti : Bahan yang dapat merusak kesehatan tubuh bila kontak
langsung dengan tubuh atau melalui inhalasi.
Tindakan : Jangan dihirup, jangan ditelan dan hindari kontak
langsung dengan kulit.
Contoh : Etilen glikol, Diklorometan.
Nama : Toxic (Lambang : T)
Arti : Bahan yang bersifat beracun, dapat menyebabkan sakit
serius bahkan kematian bila tertelan atau terhirup.
Tindakan : Jangan ditelan dan jangan dihirup, hindari kontak
langsung dengan kulit.
Contoh : Metanol, Benzena.
Nama : Very Toxic (Lambang : T+)
Arti : Bahan yang bersifat sangat beracun dan lebih sangat
berbahaya bagi kesehatan yang juga dapat menyebabkan sakit
kronis bahkan kematian.
Tindakan : Hindari kontak langsung dengan tubuh dan sistem
pernapasan.
Contoh : Kalium sianida, Hydrogen sulfida,
Nama : Corrosive (Lambang : C)
Arti : Bahan yang bersifat korosif, dapat merusak jaringan hidup,
dapat menyebabkan iritasi pada kulit, gatal-gatal dan dapat
membuat kulit mengelupas.
Tindakan : Hindari kontak langsung dengan kulit dan hindari
dari benda-benda yang bersifat logam.
Contoh : HCl, H2SO4, NaOH (>2%)
Nama : Flammable
Arti : Bahan kimia yang mempunyai titik nyala rendah, mudah
terbakar dengan api bunsen, permukaan metal panas atau
loncatan bunga api.
Tindakan : Jauhkan dari benda-benda yang berpotensi
mengeluarkan api.
Contoh : Minyak terpentin.

2
Nama :
NIM :
Kelompok :
Kelas :
KIMIA

Nama : Extremely Flammable (Lambang : F+)


Arti : Bahan yang amat sangat mudah terbakar. Berupa gas dan
udara yang membentuk suatu campuran yang bersifat mudah
meledak di bawah kondisi normal.
Tindakan : Jauhkan dari campuran udara dan sumber api.
Contoh : Dietil eter (cairan) dan Propane (gas).
Nama : Explosive (Lambang : E)
Arti : Bahan kimia yang mudah meledak dengan adanya panas
atau percikan bunga api, gesekan atau benturan.
Tindakan : Hindari pukulan/benturan, gesekan, pemanasan, api
dan sumber nyala lain bahkan tanpa oksigen atmosferik.
Contoh : KClO3, NH4NO3, Trinitro Toluena (TNT).
Nama : Marine Pollutant
Arti : Polutan laut.
Tindakan : Tidak membuang limbah ke saluran air atau sungai
yang mengalir ke laut.
Nama : Dengerous When Wet
Arti : Material yang bereaksi cukup keras dengan air.
Tindakan : Jauhkan dari air dan simpan di tempat yang
kering/tidak lembab.
Contoh : Calcium carbide, Potassium phosphide, Maneb
Nama : Oxidizing (Lambang : O)
Arti : Bahan kimia bersifat pengoksidasi, dapat menyebabkan
kebakaran dengan menghasilkan panas saat kontak dengan
bahan organik dan bahan pereduksi.
Tindakan : Hindarkan dari panas dan reduktor.
Contoh : Hidrogen peroksida, Kalium perklorat.

3
Nama :
NIM :
Kelompok :
Kelas :
KIMIA

4. Alat dan Bahan


a.  Alat :

 Gelas Piala  Klem Utilitas  Bola hisap


 Erlemeyer  Batang pengaduk  Botol semprot
 Labu Ukur kaca  Hot plate
 Petridish  Spatula  Kawat kasa
 Tabung reaksi  Desikator  Mortar + alu
 Pipet tetes  Buret  Krush Porselin
 Pipet volume  Rak tabung reaksi  Timbangan
 Corong  Penjepit tabung Analitis
 Corong pisah reaksi  Labu kdejal
 Labu lemak  Kondensor  Labu soklet
 Cawan kaca  Cawan porselin

b Bahan :
.
 Natrium hydroxidae  Methanol
 Kromat  Asam asetat
 Aseton  NaCl
 Natrium nitrit  Potassium permanganate

5. Organisasi :
a. Mahasiswa dibagi menjadi 6 kelompok. Setiap kelompok memiliki seorang ketua
kelompok.
b. Selama pelaksanaan praktikum, mahasiswa dibimbing oleh satu orang dosen dan satu
orang instruktur/teknisi.
c. Setiap mahasiswa melaksanakan sendiri setiap tugas yang diberikan pada acara praktikum
ini.

6. Prosedur Kerja

a. Praktikan mencatat dan mendengarkan penjelasan dari teknisi laboratorium tentang nama
alat keterangan dan fungsi masing masing alat dan bahan kimia di Lembar kerja yang
telah disediakan.
b. Praktikan mengumpulkan lembar kerja kepada teknisi untuk ditanda tangani.
c. Praktikan membuat laporan praktikum.

7. Pustaka :

4
Nama :
NIM :
Kelompok :
Kelas :
KIMIA

Imamkhasani. 2000. Biokimia. Nutrisi dan Metabolisme. Jakarta. UI Press.


Setiawati. 2002. Biokimia I. Yogyakarta. Gajah Mada University Press.
Ginting, T. 2000. Penuntun Praktikum Kimia Dasar I. Fakultas Pertanian. Indralaya.
Universitas Sriwijaya

8. Hasil Praktikum
A. Pengenalan Alat Laboratorium

No. Nama dan Gambar Alat Fungsi dan Cara Penggunaan


1.

2.

3.

4.

5.

6.

5
Nama :
NIM :
Kelompok :
Kelas :
KIMIA

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

6
Nama :
NIM :
Kelompok :
Kelas :
KIMIA

15.

16.

17.

18.

19.

20.

21.

22.

7
Nama :
NIM :
Kelompok :
Kelas :
KIMIA

23.

B. Pengenalan Bahan Laboratorium

No. Nama Bahan kimia Wujud/bentuk dan Sifat


1.

2.

3.

4.

5. ‘

6.

7.

8.

9.

10.

9. Kesimpulan