Anda di halaman 1dari 18

XII Teknik Komputer dan Jaringan

SMK Yadika Manado


CNL

LOAD BALANCING METODE PCC


DAN
FAIL OVER

MIKROTIK

SELAMAT MENCOBA ☺
SEMOGA BERHASIL :D
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

Jobsheet 1
Load Balancing Metode PCC dan Fail Over
Sekolah : SMK Yadika Manado
Kompetensi Kehalian : Teknik Komputer dan Jaringan
Materi : Wireless Mode Station Pada Mikrotik

A. Tujuan
Peserta didik mampu mendemosntrasikan dan menjelaskan proses Wireless Mode Station
Pada Mikrotik.
B. Alat dan Bahan
- Mikrotik RB951series
- Mikrotik RB750series
- Kabel UTP RJ45
- Komputer/Laptop
- Jaringan internet (optional)
C. Langkah Kerja
Sebelum melakukan proses konfigurasi Wireless Mode Station, pastikan alat dan bahan
sudah dipersiapkan dengan baik. Dan pastikan juga akses untuk jaringan internet.
1. Hidupkan komputer/latop dan mikrotik. Pastikan aliran listrik telah terhubung ke
komputer dan mikrotik
2. Colokkan kabel UTP ke Mikrotik Ether 2 (optional) dan dihubungkan ke komputer
3. Buka aplikasi Winbox (karena kita akan membuka system mikrotik menggunakan
winbox)
4. Kemudian masukan IP Address Mikrotik atau MAC Address Mikrotik beserta password
(jika ada password), lalu klik Connect

5. Klik pada menu interfaces


XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

6. Kemudian pilih pada menu wlan1 dan klik pada centang berwarna biru seperti pada
gambar untuk mengaktifkan Wireless pada Mikrotik

7. Klik 2 pada wlan1, lalu pilih menu general kemudian rename menjadi
Wireless_Hotspot_Xiaomi (Optional. Contoh disini sir menggunakan internet yang
dishare dari hotspot handphone pribadi dengan nama sambung jo)

8. Kemudian pada interfaces pilih menu wireless dan mode diganti menjadi station lalu
klik Apply
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

9. Setelah itu, kita cari jaringan hotspot Sambung Jo untuk(Wireless_Hotspot_Xiaomi)


yang kita miliki. Caranya, klik Scan

10. Kemudian pada interface kita cari dan pilih nama wireless Mikrotik yang kita buat
(Wireless_Hotspot_Xiaomi) dan di menu bawah pilih SSID dengan nama jaringan
Sambung Jo, laluk klik Conncet, setelah itu klik OK

11. Karena hotspot Sambung Jo menggunakan password, maka kita harus membuat
Security Profil pada menu Wireless dengan cara :
- Klik Wireless
- Pada Wireless Table Pilih Security Profil
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

- Klik +
- Pada menu general ubah name menjadi Password_Hotspot_Xiaomi (optional)
- Centang WPA2 PSK pada Authentication Type, selain itu dibiarkan saja
- Isikan password hotspot handphone pada kolom WPA2 Pre-Shared Key
- Klik Apply dan klik OK

12. Selanjtunya kita akan mengganti Security Profile pada Wireless, caranya :
- kembali ke menu Interfaces
- Klik 2x pada Wireless_Hotspot_Xiaomi (optional)
- Pilih menu Wireless
- Pada kolom Security Profile pilih Password_Hotspot_Xiaomi yang telah kita buat
tadi
- Klik Apply dan OK
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

13. Selanjutnya untuk mendapatkan IP dari Hotspot agar Mikrotik bisa mendapatkan
jaringan internet ialah dengan cara :
- Klik menu IP
- Klik DHCP Client

14. Pada kolom Interface di menu DHCP Client


- Pilih jaringan Profil Wireless_Hotspot_Xiaomi (optional)
- Centang pada Use Peer DNS dan Use Peer NTP
- Pilih Yes pada Add Default Route
- Klik Apply dan OK

15. Jika pada menu DHCP Client wireless kita telah berSTATUS Bound, maka itu tandanya
wireless station telah berhasil kita buat
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

Lakukan konfigurasi Wireless Mode Station ini pada Mikrotik yang ke 2.


XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

Jobsheet 2
Load Balancing Metode PCC dan Fail Over
Sekolah : SMK Yadika Manado
Kompetensi Kehalian : Teknik Komputer dan Jaringan
Materi : Konfigurasi Address, DHCP Server, dan NAT

A. Tujuan
Peserta didik mampu mendemosntrasikan dan menjelaskan proses konfigurasi Load
Balancing menggunakan Mikrotik.
B. Alat dan Bahan
- Mikrotik RB951series
- Mikrotik RB750series
- Kabel UTP RJ45
- Komputer/Laptop
- Jaringan internet (optional)
C. Langkah Kerja
Sebelum melakukan proses konfigurasi Address, NAT, dan DHCP Server, pastikan alat dan
bahan sudah dipersiapkan dengan baik. Dan pastikan juga akses untuk jaringan internet.
Langkah kerja berikut merupakan lanjutan dari konfigurasi Wireless Mode Station Pada
Mikrotik, dengan tujuan mendaftarkan IP Address untuk ether 2 yang nantinya difungsikan
sebagai jaringan lokal, memberikan IP Dinamis pada jaringan lokal dan membuat jaringan
lokal bisa mendapatkan akses internet dengan mudah.
1. Buka Mikrotik melalui Winbox
2. Selanjutnya :
- Klik IP
- Klik Addresses
- Klik + pada Address List
- Masukan IP Address 192.168.100.1/24 (optional) pada kolom Address
- Pilih ether2
- Klik Apply
- Klik OK
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

3. Selanjutnta kita akan membuat IP Dinamis untuk jaringan lokal pada ether 2
- Klik IP
- Klik DHCP Server
- Klik DHCP Setup pada menu DHCP Server
- Pilih ether2 pada kolom DHCP Server Interface
- Lalu klik next
- Selanjutnya klik next sampi selesai
- Kemudian OK

4. Selanjutnya kita cek IP pada komputer kita yang tersambung pada jaringan lokal ether
2.
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

Jika telah mendapatkan IP dengan gateway sesuai dengan server, maka DHCP Server
berhasil dibuat.
5. Selanjutnya kita akan mengkonfigurasi Network Address Translation (NAT) agar
supaya jaringan lokal yang kita buat bisa mengakses internet
- Klik IP
- Firewall
- Pilih menu NAT
- Klik tanda +
- Pilih menu general
- Pada Chain pilih srcnat
- Pada kolom out interface kita pilih Wireless_Hotspot_Xiaomi
- Pilih menu Action
- Pada kolom Action kita pilih Masquarade
- Klik Apply dan OK

Jika selesai konfigurasi, selanjutnya kita pastikan apakah jaringan lokal sudah bisa mengakses
internet dengan cara browsing atau googling.
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

Jobsheet 3
Load Balancing Metode PCC dan Fail Over
Sekolah : SMK Yadika Manado
Kompetensi Kehalian : Teknik Komputer dan Jaringan
Materi : Konfigurasi Load Balancing dan Fail Over Metode PCC

A. Tujuan
Peserta didik mampu mendemosntrasikan dan menjelaskan proses konfigurasi Load
Balancing menggunakan Mikrotik.
B. Alat dan Bahan
- Mikrotik RB951series
- Mikrotik RB750series
- Kabel UTP RJ45
- Komputer/Laptop
- Jaringan internet (optional)
C. Langkah Kerja
Sebelum melakukan proses konfigurasi Load Balancing dan Fail Over metode PCC,
pastikan alat dan bahan sudah dipersiapkan dengan baik. Dan pastikan juga akses untuk
jaringan internet.
Langkah kerja berikut merupakan lanjutan dari konfigurasi Address, DHCP Server, dan
NAT dengan tujuan membuat 2 jaringan ISP dihubungkan dan dikelola pada 1 buah Router
Mikrotik agar supaya beban trafik terdistribusikan secara seimbang dan berjalan optimal
serta dapat menyediakan link cadangan (fail over) jika terjadi masalah pada link yang
lainnya. Pada langkah kerja ini, kita akan mengkonfigurasi Load Balancing pada Router
utama yang akan kita guanakan sebagai server LB dan Fail Over menggunakan Mikrotik
RB951Ui-2HnD.
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

TOPOLOGI JARINGAN

1. Pastikan kabel ISP1 dan ISP2 telah terhubung ke Mikrotik (Load Balancing)
2. Buka Mikrotik melalui Winbox
3. Pilih menu Interface, lalu rename Ether 2 sampai 4 menjadi
- Ether2 menjadi Ether2-Lokal
- Ether3 menjadi Ether3-ISP1
- Ether4 menjadi Ether4-ISP2
4. Selanjutnya cari IP ISP1 dan ISP2 dengan cara setting pada DHCP Client
- Klik IP
- Klik DHCP Client
- Pilih jaringan Profil Ether3 (untuk ISP1) dan Ether4 (untuk ISP2)
- Centang pada Use Peer DNS dan Use Peer NTP
- Pilih Yes pada Add Default Route
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

- Klik Apply dan OK


5. Selanjutnya buatlah alamat pada masing-masing Ethernet yang akan dikonfigurasi
- Klik IP
- Klik Address
- Klik +
- Isikan IP 128.1.1.1/29 (ether3-ISP1), 172.16.20.1/29 (ether4-ISP2), 192.168.100.1
(ether2-lokal)
- Klik Apply dan OK
6. Selanjutnya kita akan masukan Gateway untuk masing-masing ISP1 dan ISP2
- Klik IP
- Klik Routes
- Klik +
- Pilih General
- Kolom gateway diisikan IP ISP1 (128.1.1.1) dan IP ISP2 (172.16.20.1)
- Klik Apply dan OK
7. Selanjutnya kita akan membuat DNS dengan menambah DNS Google agar jaringan
stabil
- Klik IP
- Klik DNS
- Pada kolom server disiikan gateway ISP1, ISP2, dan Google (8.8.8.8, 8.8.4.4)
- Klik centang Allow Remote Request
- Klik Apply dan OK
Selanjutnya cek internet di Router pada terminal dengan perintah ping google.com.
8. Jika telah terhubung, selanjutnya kita akan mengkonfigurasi 2 jalur NAT dikarenakan
kita menggunakan 2 ISP
- Klik IP
- Klik Firewall
- Pilih NAT
- Klik +
- Kolom Chain pilih Srcnat
- Kolom Out Interface pilih Ether3-ISP1 dan Ether4-ISP2 (untuk NAT ke 2)
- Pindah ke menu Action
- Kolom Action diisi dengan Masquarade
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

- Klik Apply dan OK


9. Selanjutnya yang penting kita akan mengkonfigurasi Mangle
a. Jalur masuk ISP 1
- Klik +
- Pilih General
- Kolom Chain pilih Input
- Kolom In Interface pilih Ether3-ISP1
- Pindah ke menu Action
- Kolom Action pilih Mark Connection
- Kolom New Connection Mark isikan dengan nilai ISP1_Conn
- Klik centang pada Passtrought
b. Jalur masuk ISP 2
- Klik +
- Pilih General
- Kolom Chain pilih Input
- Kolom In Interface pilih Ether4-ISP2
- Pindah ke menu Action
- Kolom Action pilih Mark Connection
- Kolom New Connection Mark isikan dengan nilai ISP2_Conn
- Klik centang pada Passtrought
c. Jalur keluar ISP1 – Mark Routing
- Klik +
- Pilih General
- Kolom Chain pilih output
- Kolom Connection Mark pilih ISP1_Conn
- Pindah ke menu Action
- Kolom Action pilih Mark Routing
- Kolom New Routing Mark isikan nilai to_ISP1
- Hilangkan centang pada Passtrought
- Klik Apply dan Oke
d. Jalur keluar ISP2 -Mar Routing
- Klik +
- Pilih General
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

- Kolom Chain pilih output


- Kolom Connection Mark pilih ISP2_Conn
- Pindah ke menu Action
- Kolom Action pilih Mark Routing
- Kolom New Routing Mark isikan nilai to_ISP2
- Hilangkan centang pada Passtrought
- Klik Apply dan Oke
e. Jalur ISP1 ke Lokal
- Klik +
- Pilih General
- Kolom Cahin pilih prerouting
- Kolom Dst Address diisi dengan Network ISP1 (128.1.1.0/29)
- Kolom In Interface pilih Ether2-Lokal
- Pindah ke menu Action
- Kolom Action pilih Accept
- Klik Apply dan OK
f. Jalur ISP2 ke Lokal
- Klik +
- Pilih General
- Kolom Cahin pilih prerouting
- Kolom Dst Address diisi dengan Network ISP2 (172.16.20.0/29)
- Kolom In Interface pilih Ether2-Lokal
- Pindah ke menu Action
- Kolom Action pilih Accept
- Klik Apply dan OK
g. Setingg PCC (Per Connection Clssfier)
- Klik +
- Pilih General
- Kolom Chain pilih prerouting
- Kolom In Interface isikan Ether2-Lokal
- Pindah ke menu Advanced
- Kolom Per Connection Classfier isikan Both Addresses and Ports : 2 / 0
- Pindah ke menu Extra
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

- Kolom Dst Addresses Type pilih Local


- Klik Centang pada Invert
- Pindah ke menu Action
- Kolom Action pilih Mark_Conncection
- Kolom New Conncetion Mark isikan dengan Profil ISP1_Conn
- Klik Centan pada Passtrought
- Klik Apply dan OK
h. Setingg PCC (Per Connection Clssfier)
- Klik +
- Pilih General
- Kolom Chain pilih prerouting
- Kolom In Interface isikan Ether2-Lokal
- Pindah ke menu Advanced
- Kolom Per Connection Classfier isikan Both Addresses and Ports : 2 / 1
- Pindah ke menu Extra
- Kolom Dst Addresses Type pilih Local
- Klik Centang pada Invert
- Pindah ke menu Action
- Kolom Action pilih Mark_Conncection
- Kolom New Conncetion Mark isikan dengan Profil ISP2_Conn
- Klik Centan pada Passtrought
- Klik Apply dan OK
i. Selanjtunya setting Conncetion Mark ISP1
- Klik +
- Kolom Chain pilih prerouting
- Kolom In Interface pilih Ether2-Lokal
- Kolom Connection Mark pilih ISP1_Conn
- Pindah ke menu Action
- Kolom Action diisi dengan mar_routing
- Kolom New Routing Mark diisi dengan to_ISP1
- Klik Centang pada Passtrougth
- Klik Apply dan OK
j. Selanjtunyan setting Connection Mark ISP2
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

- Klik +
- Kolom Chain pilih prerouting
- Kolom In Interface pilih Ether2-Lokal
- Kolom Connection Mark pilih ISP2_Conn
- Pindah ke menu Action
- Kolom Action diisi dengan mar_routing
- Kolom New Routing Mark diisi dengan to_ISP2
- Klik Centang pada Passtrougth
- Klik Apply dan OK

10. Selanjutnya kita setting Fail Over pada menu Routes


a. ISP1
- Klik IP
- Klik Routes
- Klik +
- Kolom Gateway diisikan dengan IP Gateway Ether3-ISP1 (128.1.1.1)
- Kolom Chek Gateway pilih Ping
- Distance isikan dengan nilai 1
- Routing Mark pilih to_ISP1
- Klik Apply dan Oke
b. ISP2
- Klik IP
- Klik Routes
- Klik +
- Kolom Gateway diisikan dengan IP Gateway Ether4-ISP2 (127.16.20.1)
- Kolom Chek Gateway pilih Ping
- Distance isikan dengan nilai 1
- Routing Mark pilih to_ISP2
- Klik Apply dan Oke
11. Selanjutnya kita buat IP Otomatis untuk jaringan lokal
- Klik IP
- DHCP Server
- Klik DHCP Set Up
XII Teknik Komputer dan Jaringan
SMK Yadika Manado
CNL

- Kolom DHCP Server Interface pilih Ether2-Lokal


- Kemudian Next sampai pada kolom DNS Server tambahkan DNS Google
(8.8.8.8 dan 8.8.4.4)
- Kemudian klik next sampai selesai.
12. Selanjutnya cek apakah konfigurasi telah berhasil dengan browsing internet pada
komputer client. Jika koneksi, maka konfigurasi telah selesai dibuat.
13. Selanjutnya untuk memastikan bahwa Load Balancing telah berhasil dibuat, maka kita
cek pada Ethernet ISP1 dan ISP2
- Klik Interface
- Klik 2x Ether3-ISP1
- Klik 2x Ether4-ISP2
- Pilih menu traffic
- Kemudian cobalah untuk membuka speedtest.net pada browser
- Dan lihat pembagian througtput pada 2 jaringan ISP tersebut, jika jalan berarti
berhasil
14. Kemudian kita coba matikan ISP1 dan ISP2 tetap diajalankan, jika koneksi internet
masih berjalan walaupun beban traffic bertambah, maka Load Balancing dan Fail Over
berhasil kita konfigurasi.
- Klik Interface
- Pilih Ether3-ISP1
- Klik tanda x

LATIHAN :
a. Lakukan konfigurasi Load Balancing dan Fail Over dengan menggunakan 3 buah
Mikrotik RB951Ui-2HnD
b. Jadikan Salah satu Mikrotik menjadi server Load Balancing dan 2 Mikrotik sebagai
perangkat pembagi jaringan ke server

LAPORAN RESMI :
a. Analisa hasil percobaan yang anda lakukan
b. Kerjakan latihan diatas dan Analisa hasil tampilannya
c. Berikan kesimpulan dari praktikum ini