Anda di halaman 1dari 10

WORKSHOP ONLINE

STRATEGI PEMBELAJARAN
DARING
APLIKASI TRELLO UNTUK PENGELOLAAN
KONTEN PEMBELAJARAN

Dr. Ratna Wardani, S.Si., M.T.

APRIL 27, 2020


UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
Workshop Online
Strategi Pembelajaran Daring
Kegiatan Workshop Online bagi guru-guru PAUD, SD, SMP, SMA/SMK dan umum
diselenggarakan oleh FGTIKKNAS Bersama Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan
Pendidikan dan Tenaga Kependidikan bidang Kelautan Perikanan Teknologi Informasidan
Komunikasi (LPPPTK KPTK) Kemendikbud Gowa Makasar didukung oleh Direktorat SMK, Ditjen
Pendidikan Vokasi Kemndikbud.

Kegiatan Workshop Online ini mengambil tema “Strategi Pembelajaran Daring”. Workshop
diselenggarakan dalam rangka membantu guru-guru meningkatkan kapabilitas dalam
pelaksanaan pembelajaran daring terkait situasi Pandemi Covid19 yang mengharuskan guru-
guru untuk bisa melaksanakan pembelajaran dari rumah.

Kegiatan ini diselenggarakan selama 4 hari mulai tanggal 26 – 29 April 2020 (rundown acara
terlampir) setiap pukul 10.00 - 14.00 secara daring dengan mekanisme pemberian materi di sesi
awal, dilanjutkan penugasan di sesi-sesi akhir

Aplikasi Trello untuk Manajemen Konten


Pembelajaran
Trello adalah tools manajemen proyek yang dikembangkan oleh Atlassian. Umumnya dianggap
mudah digunakan, terutama dibandingkan dengan tools manajemen proyek lainnya. Ada sedikit
argumen yang mengatakan bahwa tools ini menyediakan alur dan perangkat visual yang mudah
dipahami untuk mengelola tugas dan proyek.

Apa itu Trello?


Pada level paling mendasar, Trello memungkinkan kita membuat Card untuk melacak tugas. Ini
ditempatkan pada List, yang mengatur Card dan dapat digunakan untuk memantau tahap
kemajuan. Beberapa List tergabung untuk membentuk Board, yang mewakili satu proyek.

Trello dapat digunakan untuk melacak hampir semua hal, baik untuk perencanaan pekerjaan ,
mengelola tim pengembangan atau menjalankan bisnis - atau bahkan hanya untuk melihat
catatan atau CV.

Ilustrasi Card, List dan Board dapat dilihat pada Gambar 1.


Board

Card
List

Menu

Gambar 1. Board, List, Card dan Menu

Komponen Trello
Hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan instalasi aplikasi melalui Trello.com dan
mendaftar untuk membuat akun. Dalam hal ini Trello menyediakan akun standar yang bersifat
gratis dan yang memiliki banyak fitur untuk yang berbayar. Untuk saat ini, akan lebih baik
membuat akun gratis terlebih dahuluTrello sangat terlokalisasi dan akan mendeteksi bahasa si
pemilik akun, memberi kemudahan untuk memulai, bahasa apa pun yang digunakan.

Setelah selesai membuat akun, selanjutnya adalah membuat Board. Kita dapat memiliki Board
sebanyak yang kita butuhkan di akun. Board memuat List dan dalam List dapat dibuat beberapa
Card. Misalnya, Board untuk desain bisnis berbeda dengan Board untuk setiap klien, agar semua
klien jelas. Atau bisa dalam satu Board, tetapi dalam List yang berbeda. Tergantung desaian
yang diinginkan. Demikian juga, kita dapat membuat Board untuk berbagai keperluan.

Board Trello hanya memiliki empat komponen utama, tetapi dilengkapi dengan kemungkinan
tak terbatas (Gambar 2):

A. Board
Board mewakili proyek atau tempat untuk melacak informasi. Board digunakan untuk
mengatur dan mengelola tugas, kolaborasi dengan kolega atau pekerjaan lain. Bisa
digunakan untuk merancang situs web baru, atau merencanakan pembelajaran. Board
terdiri dari satu atau lebih List.

B. List
List menjaga agar Card (C) terorganisir dalam berbagai tahap kemajuannya. List dapat
digunakan untuk membuat alur kerja di mana Card dirancang dalam List dari awal
hingga selesai, atau hanya digunakan sebagai tempat untuk menampilkan ide dan
informasi. Tidak ada batasan untuk jumlah List yang dapat ditambahkan ke Board, dan
List dapat diatur sesuai keinginan kita.

Gambar 2. List

Pengaturan List paling sederhana (tetapi efektif) untuk sebuah Board bisa terdiri dari List
To Do, Doing, and Done, di mana Card dimulai dari daftar To Do dan menuju ke daftar
Done. Tapi jangan lupa: Trello benar-benar dapat disesuaikan dengan kebutuhan unik
setiap pengguna, sehingga kita dapat memberi nama List apa pun yang kita butuhkan
untuk membangun alur kerja kita atau tim kita. Seperti contoh berikut:

Gambar 3. Desain List Sesuai Kebutuhan

C. Card
Unit yang merupakan bagian dari Board adalah Card. Card adalah representasi tugas dan
ide. Card dapat berupa sesuatu yang perlu diselesaikan, seperti posting blog yang akan
ditulis, atau sesuatu yang perlu dilakukan secara terstruktur, seperti pembuatan laporan
Tugas Akhir. Cukup klik "Add Card ..." di bagian bawah List apa pun untuk membuat Card
baru, dan beri nama sesuai tujuannya. Contoh pada Gambar 4, nama Card seperti
"Kelompok 12" dan seterusnya.

Card dapat dikustomisasi untuk menyimpan berbagai informasi bermanfaat dengan


mengkliknya. Drag dan Drop Card dalam List untuk menunjukkan kemajuan suatu proses
atau lainnya. Tidak ada batasan jumlah Card yang dapat ditambahkan ke Board.
Gambar 4. Contoh Card

D. Menu
Di sisi kanan Board Trello terdapat fitur Menu — yang menyediakan berbagai fungsi
untuk melakukan setting pada Board yang dibuat. Menu adalah tempat untuk mengelola
anggota, mengontrol pengaturan, memfilter Card, dan mengaktifkan Power-Ups. Pada
Menu kita juga dapat melihat semua aktivitas yang terjadi di Board menu Activity Feed.
Fitur apa saja yang ada pada bagian Menu dapat dipelajari dengan mudah. Fitur menu
yang bisa gunakan tergantung apakah kita menggunakan versi yang Free atau yang
Berbayar. Tentu saja, versi berbayar akan memberikan fitur lebih lengkap untuk kita
gunakan.

Membuat Board
Trello dapat digunakan sebagai tools ideal untuk mengelola konten pembelajaran salah satunya
karena Trello memiliki fitur yang memungkinkan kita mengatur konten dan tugas pembelajaran
secara kronologis. Bagaimana pengelolaannya sangat tergantung dari desain yang kita inginkan.

Untuk membuat Board, sebelumnya kita membuat Team dulu agar Board kita lebih terorganisir.
Langkahnya sebagai berikut:

1. Masuk ke aplikasi Trello dengan akun yang sudah dimiliki, atau menggunakan akun
google maupun akun sosial media yang dimiliki.
2. Pada halaman Trello yang terbuka, klik tanda (+) pada menu Teams (seperti pada
Gambar 5).

Klik tanda + untuk membuat Team.


Team merupakan tempat untuk mengelompokkan
Board sejenis

Gambar 5. Membuat Team baru


3. Isi identitas Team yang dibuat mulai dari Nama Team, Tipe team dan Deskripsi Team
(Gambar 6). Tipe Team bisa kita pilih Education karena akan kita gunakan untuk
mengelola konten pembelajaran (Gambar 7).

Isikan nama Team, Tipe Team


Dan Deskripsi Team

Gambar 6. Mengisi ID Team


Pilihan Tipe Team.

Gambar 7. Opsi Tipe Team

4. Setelah Team terbentuk, barulah kita bisa membuat Board. Saat ini, jumlah Board yang
bisa kita buat dalam 1 Team dibatasi maksimal hanya 10 Board untuk versi yang free,
sementara untuk versi berbayar tentu saja lebih banyak. Aturan ini berlaku sejak tahun
2019 karena sebelumnya Trello sempat tidak membatasi jumlah Board yang bisa dibuat
dalam 1 Team.
5. Klik menu Create New Board (Gambar 8) yang ada dalam Team, beri nama Board yang
dibuat. (Gambar 9)

Gambar 8. Create Board


Gambar 9. Memberi nama Board

6. Setelah membuat Board, kita dapat mulai menambahkan List (daftar untuk mengisi
board. List adalah kolom vertikal yang bertindak sebagai kategori untuk berbagai topik
dan tugas. Gambar 10 menunjukkan beberapa List yang dibuat dalam Board.

Gambar 10. List pada Board


Membuat CheckList
CheckList adalah salah satu fitur yang disediakan Trello untuk melacak subtugas di dalam Card.
Kita dapat menambahkan beberapa CheckList ke satu Card.

Langkah:

1. Tambahkan CheckList melalui tombol "Add CheckList " di bagian "Add" pada Card.
Masukkan judul (atau gunakan " CheckList " secara default), lalu klik “Add”.

2. Tambahkan item CheckList baru melalui input "Add CheckList item" di CheckList. Tandai
item sebagai lengkap atau tidak lengkap dengan mengklik kotak centang di sebelah kiri
judul. Ganti nama item CheckList atau CheckList dengan mengklik judul, mengubah teks,
dan klik “Save”. Kita dapat menyusun ulang item CheckList dengan cara dragging
(menyeret object CheckList).
3. CheckList dapat disalin untuk mempercepat pekerjaan. Salin item dari CheckList lain di
Board ke CheckList baru dengan memilih CheckList yang ingin disalin dari menu "Copy
Item From ..." dengan cara dop-down di bagian "Add CheckList."

Yogyakarta, 24 April 2020