Anda di halaman 1dari 3

Tentang

Banyak bukti yang menunjukkan bahwa pengajaran matematika tingkat


menengah dan perguruan tinggi dengan perangkat lunak yang dinamis lebih
efektif, lebih efisien, dan lebih menyenangkan untuk guru dan siswa.

unggul dalam penggunaan objek matematika dalam


membantu siswa agar dapat memahami prinsip-prinsip dasar probabilitas dan
statistik, dan juga geometri koordinat baik dalam dimensi 2 dan dimensi-3.

berevolusi di kelas matematika Oundle School (Inggris), dan


versi 3 diluncurkan untuk merangkul semua kemungkinan ditawarkan dengan
proyektor data, papan tulis interaktif dan laptop 'tablet'.
Ada dua tingkatan operasi dalam Autograph 3, 'Standar' dan 'Advanced'.
Tingkat 'Standar' memiliki interface yang sangat disederhanakan dan mengurangi
sekelompok pilihan untuk pengguna pemula yang kurang berpengalaman.

menggunakan konvensi standar aplikasi Windows


berkaitan dengan beberapa jendela (disebut 'halaman' di Autograph), memuat dan
menyimpan halaman sebagai file, dan juga menyalin dan menempel teks, data dan
grafik.
Contoh Penggunaan:
3D – Volume dan Benda Putar

Lingkungan 3D dalam memberikan fasilitas untuk


mempelajari volume benda putar. Urutan prosedur penggunaannya sebagai
berikut:

1. Pilih x-y Orientation pada halaman 3D.

2. Masukkan grafik y = f(x), dan pilih Plot as 2D.


Contoh: y = sin x, atau 2y = 4 – x2.

3. Buat daerah dibawah kurva dengan cara pilih grafik (klik pada grafik)
atau klik di dua titik yang terletak pada grafik. Kemudian gunakan pilihan
klik-kanan Area. Jika dilakukan dalam 2D akan memberikan empat pilihan:
Poligon Luar: Rectangle (+), Poligon Dalam: Rectange (−), Aturan
Trapesium: Trapezium Rule, dan Aturan Simpson: Simpson’s Rule.
Masukkan batas-batas x untuk daerah tersebut (jika belum ditentukan oleh dua
titik) dan masukkan banyaknya partisi (yang nantinya dapat diubah-ubah
secara dinamis). Show Centroid: (x, y ) untuk daerah tersebut sebagai titik
yang dihitung.

4. Slow Plot: anda akan melihat volume terbuka secara lambat.

5. Memilih daerah. Gunakan pilihan klik-kanan Find Volume.


Masukkan sumbu putar y = ... (Masukkan suatu bilangan atau suatu
konstanta. Default: y = 0, sumbu-x). Show Centroid: (x, y , 0 ) untuk
volume sebagai titik yang dihitung. Status Bar: memperlihatkan volume
(sebagai gandaan dari π, dan luas daerah).

6. Pilih volume: gunakan Animation Controller untuk meragamkan:


(a) volume (dari 0 ke 2π, atau 360o)
(b) banyaknya partisi
Ini dapat diragamkan secara manual dengan menggunakan tombol Up/Down,
atau dengan menggunakan pilihan Animate. Dengan menggunakan Aturan
Simpson: Simpson’s Rule, volume akan terlihat lebih halus, dan
perhitungan (dalam Status Bar) akan lebih akurat.
Disini anda memasukkan sumbu putar
y = ... dan anda dapat juga meng-edit pengaturan daerah.

Daerah diantara
2y = 4 – x
2
dan sumbu-x diputar
disekitar
sumbu-x
(atau sembarang sumbu
yang dimasukkan dalam
kotak Edit Volume).

Dengan menggunakan
Slow Plot, volume
dapat tampil terbuka
secara lambat.
Animation
Controller dapat juga
melakukan ini secara
manual, atau otomatis.

Volume dapat dibuat


diantara sembarang dua
kurva dan disekitar
sembarang garis lurus.
Disini Aturan Simpson
memberikan permukaan
mulus.