Anda di halaman 1dari 282

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

DlREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM


JI. lapangan Banleng Baral No.3 - 4 Jal<arta
Telp. (021) 3811523 Pes. 528, Fax. (021) 3520951

Yth. 1. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi


2. Kepala Kantor KementerianAgama KabupatenIKota
3. Kepala RA, MI, MTs dan MA
di- seluruh Indonesia

SURATEDARAN
NOMOR: B-298/IlJ. I/PP .00/02/2021

TENTANG
PENYELENGGARAAN KELULUSAN DAN KENAIKAN KELAS
01 MADRASAH TAHUN PELAJARAN 202012021
PADA MASA DARURAT PENYEBARAN CORONA VIRUS DISEASE
(COVI0-19)

Assa/amu'a/aikum Wr. 1iYb.

Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor


1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta
Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus
Disease (Covid-19) serta mempertimbangkan prioritas keselamatan,
kesehatan lahir dan batin warga madrasah, maka disampaikan ketentuan
mekanisme Penyelenggaraan Kelulusan dan kenaikan kelas di madrasah
.. dalam masa darurat pencegahan penyebaran Covid-19 sebagai berikut:

1. UN jenjang MTs dan MATahun Pelajaran 202012021


ditladakan.
2. UAMBNjenjang MTs dan MATahun Pelajaran
202012021dltiadakan.

3. Peserta didik dinyatakan lulus dari madrasah setelah;

a. Menyelesaikan program pembelajaran pada masa pandemi Covid-


19 yang dibuktikan dengan rapor tiap semester; ,

b. Memperoleh nilai sikap/perilaku minimal Baik;

c. Mengikuti Ujian Madrasah (UM) yang diselenggarakan oleh satuan


Pendidikan dalam hal ini madrasah.
Dipindai dengan CamScanner
4. Ujian Madrasah (UM) sebagimana dimaksud pada poin 3, benluk dan
leknis pelaksanaannya dialur melalul SK Di~en Pendidikan Islam
lenlang P~S UJianMadrasahTahun Pelajaran 202012021.

5. Tanggal penelapan kelulusan dilenlukan oleh madrasah dengan


memperhalikan P~S Ujian Madrasah dan menyesuaikan waklu
penelapan kelulusan yang diberlakukan pada lingkungan pendidikan di
daerah yang dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi dantatau
Kabupatenl Kola bersama Kanwil Kemenlerian Agama Provinsi
dantalau Kantor Kemenlerian Agama sesuai batas kewenangannya
masing-masing.

6. Jika sesuai agenda waktu sebagaimana mekanisme Kalender


Pendidikan Tahun Pelajaran 202012021yang termual dalam SK Dirjen
Pendidikan Islam Nomor 2491 Tahun 2020 lentang Kalender
Pendidikan Madrasah TP. 202012021 tidak bisa dilaksanakan secara
sempurna karena masih dalam kondisi Masa Darurat Pencegahan
Penyebaran Virus Covid-19, maka kenaikan kelas dilaksanakan
dengan ketenluan sebagaiberikul:

a. Ujian akhir semester untuk Kenaikan Kelas dapal dilakukan dalam


benluk portofolio dari nilai rapor dan prestasi yang diperoleh
sebelumnya, penugasan, tes daring atau luring dant atau bentuk
kegialan penilaian lainnya yang dilelapkan oleh saluan pendidikan;

b. Ujian akhir semesler untuk Kenaikan Kelas dirancang unluk


mendorong akUvilas belajar yang bermakna, dan tidak perlu
mengukur keluntasan capaian kurikulum secara menyeluruh;

c. Rumus perhitungan nilai kenaikan kelas pada semua lingkatan


madrasah (MI, MTs, MA) dapat ditentukan oleh madrasah.

Dipindai dengan CamScanner


7. Ketentuan sebagaimana dimaksud pad a angka 1 s.d. angka
6 diiaksanakan sesuai dengan protokol Kesehalan sebagaimana dlatur
dalam Keputusan Bersama Menleri Pendidikan dan Kebudayaan.
Menleri Agama, Menterl Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Nomor
04/KBf2020, Nomor 737 Tahun 2020, Nomor
HK.01.0B/MenkesI7093/2020, Nomor 420·3987 Tahun 2020 tenlang
Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran
202012021 dan lahun Akademik 202012021 di Masa Pandemi Corona
Virus Disease 2019 (COVID·19).

Demikian untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Dltetapkan dl Jakarta
pada lan9gal, 9 Fcbruari 2021

JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM,

Tembusan:
Yth. Menteri Agama
Yth. Sekretaris Jenderal Kementerian Agama
Yth. Inspektur Jenderal Kementerian Agama

Dipindai dengan CamScanner


SALINAN

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM


NOMOR 752 TAHUN 2021
TENTANG
PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PENYELENGGARAAN UJIAN
MADRASAH TAHUN PELAJARAN 2020/2021

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM,


Menimbang : a. bahwa dalam rangka menjamin kualitas dan
pencapaian standar kompetensi lulusan pada satuan
pendidikan madrasah, perlu diselenggarakan ujian
pada akhir jenjang pendidikan dalam bentuk Ujian
Madrasah (UM);
b. bahwa Ujian Madrasah merupakan penilaian hasil
belajar oleh satuan pendidikan madrasah yang
bertujuan untuk mengukur pencapaian standar
kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran;
c. bahwa untuk menjamin standarisasi, efektifitas dan
kelancaran penyelenggaraan Ujian Madrasah perlu
disusun Prosedur Operasional Standar
Penyelenggaraan Ujian Madrasah;
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu
menetapkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan
Islam tentang Prosedur Operasional Standar
Penyelenggaraan Ujian Madrasah Tahun Pelajaran
2020/2021.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang


Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang
Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496)
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015
tentang Perubahan Kedua Peraturan Pemerintah
Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2013 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5410);
3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang
Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010
Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010
Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5157);
4. Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2015 tentang
Kementerian Agama;
5. Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013
Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 66 tahun
2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan
Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 Tentang
Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah;
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal Kurikulum
2013;
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan
Pendidikan Dasar dan Menengah;
8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
21 Tahun 2016 tentang Standar Isi Pendidikan Dasar
dan Menengah;
9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan
Dasar dan Menengah;
10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan;
11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti dan
Kompetensi Dasar Pelajaran Pada Kurikulum 2013
Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 37 Tahun 2018
tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Pendidikan
dan Kebudayaan Nomor 24 Tahun 2016 Tentang
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran Pada
Kurikulum 2013 Pada Pendidikan Dasar dan
Pendidikan Menengah;
12. Peraturan Menteri Agama Nomor 42 Tahun 2016
tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian
Agama;
13. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor
43 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ujian Yang
Diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan dan Ujian
Nasional;
14. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor
183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan
Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah;
15. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor
184 Tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi
Kurikulum Pada Madrasah.
MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN


ISLAM TENTANG PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR
PENYELENGGARAAN UJIAN MADRASAH TAHUN
PELAJARAN 2020/2021.
KESATU : Menetapkan Prosedur Operasional Standar
Penyelenggaraan Ujian Madrasah Tahun Pelajaran
2020/2021 sebagaimana tercantum dalam Lampiran
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Keputusan ini.

KEDUA : Prosedur operasional standar sebagaimana dimaksud


dalam DIKTUM KESATU sebagai pedoman bagi
pengelola madrasah dan pemangku kepentingan lainnya
dalam penyelenggaraan Ujian Madrasah.

KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 8 Februari 2021

DIREKTUR JENDERAL
PENDIDIKAN ISLAM,

TTD

MUHAMMAD ALI RAMDHANI


LAMPIRAN
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM
NOMOR 752 TAHUN 2021
TENTANG
PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PENYELENGGARAAN UJIAN
MADRASAH TAHUN PELAJARAN 2020/2021

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PENYELENGGARAAN


UJIAN MADRASAH TAHUN PELAJARAN 2020/2021

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Penilaian hasil belajar merupakan salah satu komponen penting dalam


penyelenggaraan pendidikan di madrasah. Penilaian adalah proses
pengumpulan dan pengolahan data/informasi untuk mengukur capaian hasil
belajar peserta didik terhadap Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang telah
ditetapkan. Kegiatan penilaian hasil belajar di madrasah meliputi; 1) penilaian
harian (PH) yaitu penilaian yang dilakukan untuk mengukur capaian
kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu kompetensi dasar (KD)
atau lebih; 2) Penilaian Akhir Semester (PAS) yaitu penilaian yang dilakukan
untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik pada akhir semester
ganjil; 3) Penilaian Akhir Tahun (PAT) yaitu penilaian yang dilakukan untuk
mengukur capaian kompetensi peserta didik pada akhir semester genap; dan
4) Ujian Madrasah (UM) yaitu penilaian yang dilakukan untuk mengukur
capaian kompetensi peserta didik pada akhir jenjang pendidikan.
Ujian Madrasah (UM) meliputi seluruh mata pelajaran yang diajarkan di kelas
akhir pada satuan pendidikan, baik kelompok mata pelajaran wajib maupun
muatan lokal. UM diikuti oleh peserta didik pada akhir jenjang pendidikan
pada Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah
Aliyah (MA)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) sebagai salah satu persyaratan
untuk penentuan kelulusan. Hal tersebut menegaskan bahwa pemerintah
memberi wewenang penuh kepada satuan pendidikan dalam hal ini adalah
madrasah untuk menyelenggarakan ujian pada akhir jenjang pendidikan
untuk mengukur pencapaian standar kompetensi lulusan bagi peserta
didiknya.
Dalam rangka standarisasi penyelenggaraan Ujian Madrasah (UM), maka
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menyusun dan menetapkan Prosedur
Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Madrasah sebagai panduan bagi
pengelola madrasah dan pemangku kepentingan lainnya dalam
penyelenggaraan Ujian Madrasah.

B. Tujuan dan Fungsi UM

Ujian Madrasah bertujuan untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik


sesuai Standar Kompetensi Lulusan pada akhir jenjang pendidikan.

Ujian Madrasah berfungsi sebagai :


1) Indikator pencapaian kompetensi peserta didik
2) Umpan balik bagi madrasah untuk kepentingan perbaikan proses
pembelajaran dan perbaikan mutu pendidikan di waktu berikutnya.
3) Pemenuhan salah satu syarat penentuan kelulusan

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 1


C. Pengertian
Dalam Prosedur Operasional Standar ini yang dimaksud dengan:
1. Madrasah adalah satuan pendidikan formal dalam binaan Menteri Agama
yang menyelenggarakan pendidikan umum dan kejuruan dengan
kekhasan agama Islam yang mencakup Raudhatul Athfal (RA), Madrasah
Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), dan
Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).
2. Ujian Madrasah yang selanjutnya disingkat UM adalah ujian yang
diselenggarakan oleh satuan pendidikan dalam hal ini adalah madrasah,
yang berupa pengukuran capaian kompetensi siswa dengan mengacu
pada Standar Kompetensi Lulusan.
3. Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Madrasah yang
selanjutnya disingkat POS UM adalah ketentuan yang mengatur
penyelenggaraan atau teknis pelaksanaan UM dan wajib dipedomani oleh
seluruh madrasah.
4. Standar Nasional Pendidikan yang selanjutnya disingkat SNP adalah
kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum
Negara Kesatuan Republik Indonesia.
5. Kisi-kisi UM adalah acuan untuk mengembangkan dan merakit naskah
soal UM yang disusun berdasarkan kriteria pencapaian Standar
Kompetensi Lulusan, Standar Isi, dan kurikulum yang berlaku.
6. Paket naskah soal UM adalah variasi perangkat tes, terdiri atas sejumlah
butir soal atau penugasan yang dirakit sesuai dengan kisi-kisi UM.
7. Lembar Jawaban Ujian Madrasah yang selanjutnya disingkat LJUM
adalah salah satu bentuk lembaran kertas yang digunakan peserta untuk
menjawab soal tes tulis UM.
8. Bahan UM adalah bahan yang digunakan dalam penyelenggaraan UM
yang mencakup naskah soal atau naskah tugas, LJUM atau lembar
pengamatan/lembar penilaian, berita acara, daftar hadir, amplop, tata
tertib, dan pakta integritas.
9. Kelompok Kerja Madrasah yang selanjutnya disingkat KKM adalah Forum
Kepala Madrasah di tingkat kecamatan, kabupaten/kota atau provinsi
dan menjadi Pembina KKG/MGMP/MGBK.
10. Musyawarah Guru Mata Pelajaran yang selanjutnya disingkat MGMP dan
sejenisnya adalah wadah kolektif guru dalam pengembangan keprofesian
berkelanjutan bagi guru MTs dan MA/MAK di tingkat satuan pendidikan
madrasah, kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi..
11. Kelompok Kerja Guru yang selanjutnya disingkat KKG adalah wadah
kolektif guru dalam pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi guru
RA dan MI di tingkat satuan pendidikan madrasah, kecamatan,
kabupaten/kota, dan provinsi.
12. Nomor Induk Siswa Nasional selanjutnya disingkat NISN adalah kode
pengenal siswa yang bersifat unik dan membedakan satu siswa dengan
siswa lain yang diterbitkan oleh kementerian yang menangani urusan
pemerintahan di bidang pendidikan.

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 2


BAB II
PESERTA DAN SATUAN PENDIDIKAN
PELAKSANA UJIAN MADRASAH

A. Persyaratan Peserta UM
1. Jenjang MI:
a. Terdaftar pada tahun terakhir pada MI.
b. Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
c. Memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar mulai kelas IV
semester I sampai dengan kelas VI semester I.
2. Jenjang MTs:
a. Terdaftar pada tahun terakhir pada MTs.
b. Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
c. Memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar mulai kelas VII
semester I sampai dengan kelas IX semester I.
d. Memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar mulai semester I
sampai dengan semester V untuk penyelenggara Sistem Kredit
Semester (SKS).
3. Jenjang MA/MAK:
a. Terdaftar pada tahun terakhir pada MA/MAK.
b. Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
c. Memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar mulai kelas X
semester I sampai dengan kelas XII semester I (satu).
d. Memiliki laporan lengkap penilaian hasil belajar mulai semester I
sampai dengan semester V untuk penyelenggara Sistem Kredit
Semester (SKS).

B. Hak dan Kewajiban Peserta UM


1. Hak Peserta UM
a. Setiap peserta didik yang telah memenuhi persyaratan.
b. Peserta UM yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah
tidak dapat mengikuti UM utama dapat mengikuti UM susulan.
2. Kewajiban Peserta UM
a. Peserta UM wajib mengikuti semua mata pelajaran yang diujikan.
b. Peserta UM wajib mematuhi tata tertib peserta UM.

C. Pendataan Peserta UM
1. Pendataan peserta UM dilakukan oleh satuan pendidikan.
2. Kepala Madrasah penyelenggara UM menetapkan daftar peserta ujian
dalam bentuk surat keputusan.
3. Kepala madrasah mengatur dan menetapkan nomor peserta UM dengan
ketentuan urutan sebagai berikut:

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 3


kode provinsi-kode kab/kota-kode madrasah-nomor urut peserta
contoh:
13-31-501-0001

13 : Kode provinsi Jawa Timur


31 : Kode kab. Blitar
501 : MTsN 1 Blitar
0001 : Nomor urut peserta
Dimulai dari peminatan MIPA, IPS, Bahasa, Keagamaan dan Madrasah
yang menggabung.
4. Kepala Madrasah penyelenggara UM menerbitkan kartu peserta UM.

D. Satuan Pendidikan Penyelenggara UM


1. UM diselenggarakan oleh satuan pendidikan jenjang MI, MTs dan
MA/MAK.
2. Satuan pendidikan yang dapat menyelenggarakan UM adalah madrasah
yang terakreditasi berdasarkan keputusan dari Badan Akreditasi
Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M).
3. Madrasah yang belum terakreditasi, dapat melaksanakan UM dengan
cara bergabung kepada madrasah yang terakreditasi. Sedangkan tempat
pelaksanaan ujian dapat berlangsung di masing-masing madrasah
dan/atau pada madrasah induk penyelenggara UM.
4. Madrasah yang masa akreditasinya telah habis dan sedang proses
perpanjangan akreditasi, tetap dapat menyelenggarakan UM, dibuktikan
dengan surat usulan perpanjangan akreditasi.

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 4


BAB III
TUGAS DAN WEWENANG PENYELENGGARAAN
UJIAN MADRASAH

A. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam


Tugas dan kewenangan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dalam
pelaksanaan UM sebagai berikut:
1. Menyusun dan menerbitkan POS UM;
2. Melakukan sosialisasi pelaksanaan UM kepada Kantor Wilayah
Kementerian Agama Provinsi dan/atau Kantor Kementerian Agama
Kabupaten/Kota;
3. Melakukan koordinasi dengan instansi terkait; dan
4. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan UM.

B. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi


Tugas dan kewenangan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dalam
UM sebagai berikut:
1. Melakukan sosialisasi kebijakan pelaksanaan UM yang telah ditetapkan
oleh Kementerian Agama kepada Kantor Kementerian Agama
Kabupaten/Kota dan/atau madrasah di wilayah kerjanya;
2. Melakukan koordinasi dalam mendukung kelancaran pelaksanaan UM
sesuai dengan ketentuan POS yang berlaku; dan
3. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan UM.

C. Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota


Tugas dan kewenangan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dalam
pelaksanaan UM sebagai berikut.
1. Melakukan koordinasi dan sosialisasi dalam mendukung kelancaran
pelaksanaan UM di madrasah sesuai ketentuan POS UM yang berlaku;
2. Menetapkan satuan pendidikan penyelenggara UM dan satuan
Pendidikan yang bergabung;
3. Menugaskan JFT Pengawas Madrasah melakukan verifikasi terhadap
kisi-kisi soal, kartu soal dan naskah soal UM di madrasah binaannya,
untuk menjamin kualitas soal UM;
4. Melakukan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan UM; dan
5. Membuat laporan pelaksanaan UM jenjang MI, MTs, dan MA/MAK di
wilayahnya serta menyampaikannya kepada Kantor Wilayah
Kementerian Agama Provinsi.

D. Satuan Pendidikan
Tugas dan kewenangan satuan pendidikan dalam pelaksanaan UM sebagai
berikut.
1. Membentuk panitia pelaksana UM.
2. Melakukan pendataan peserta UM dan mencetak kartu peserta UM.
3. Melakukan sosialisasi UM.
4. Mengatur ruang atau lokasi UM.
5. Menetapkan proktor dan teknisi (jika ujian dilaksanakan secara online).
6. Menetapkan pengawas ruang atau lokasi UM.
7. Menyusun kisi-kisi dan naskah soal UM.
8. Memverifikasi dan validasi naskah soal UM

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 5


9. Mengamankan master soal beserta kelengkapannya.
10. Menggandakan naskah soal UM berikut kelengkapannya sesuai dengan
jumlah yang dibutuhkan (bila ujian dalam bentuk Ujian Kertas Pensil
(UKP) atau penugasan).
11. Melaksanakan UM sesuai POS UM.
12. Melakukan pemeriksaan lembar jawaban peserta UM.
13. Menerbitkan, menandatangani, dan membagikan hasil UM kepada
peserta UM.
14. Melaporkan hasil UM kepada Kantor Kementerian Agama
Kabupaten/Kota dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi.

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 6


BAB IV
BENTUK DAN MATERI UJIAN MADRASAH

A. Bentuk Ujian
1. Bentuk Ujian Madrasah pada jenjang MI, MTs, dan MA/MAK dapat
berupa:
a. ujian tulis
b. ujian praktek
c. penugasan, dan/atau
d. portofolio
2. Madrasah dapat memilih satu atau beberapa bentuk ujian untuk setiap
mata pelajaran sesuai dengan karakteristik dan aspek yang akan diukur.
3. Madrasah memilih bentuk ujian sebagaimana dimaksud pada poin 2 di
atas dengan memperhatikan kondisi siswa dan kemampuan madrasah
untuk menyelenggarakannya, terutama dalam kaitannya dengan
dampak pandemi Covid-19.
4. Mata pelajaran Penjas Orkes, Seni Budaya, Prakarya, Kewirausahaan,
Informatika, serta mata pelajaran tertentu atas pertimbangan mutu
pengukuran, diujikan dalam bentuk praktek atau penugasan.

B. Materi Ujian
1. Materi ujian untuk mata pelajaran umum mengacu pada kurikulum
2013 yang ditetapkan Kemendikbud.
2. Materi ujian untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa
Arab mengacu pada KMA 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum
Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah.
3. Materi ujian MI meliputi materi kelas IV, V dan VI
4. Materi ujian MTs meliputi materi kelas VII, VIII dan IX
5. Materi ujian MA meliputi materi kelas X, XI dan XII
6. Materi ujian MTs dan MA penyelenggara SKS meliputi materi semester I
sampai dengan materi semester VI

C. Kisi-Kisi UM
1. Kisi-kisi UM disusun oleh guru mata pelajaran dan ditetapkan oleh
madrasah penyelenggara UM.
2. Kisi-kisi UM mata pelajaran Al Quran-Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, SKI
dan Bahasa Arab disusun oleh Kementerian Agama RI.
3. Kisi-kisi UM disusun berdasarkan Standar Isi (SI) dan Standar
Kompetensi Lulusan (SKL) kurikulum yang berlaku.

D. Naskah Soal UM
1. Naskah soal UM disusun oleh Guru/kelompok guru mata pelajaran pada
setiap madrasah
2. Naskah soal UM disusun dengan mengacu pada kisi-kisi UM.
3. Dalam hal di madrasah terdapat keterbatasan sumber daya, maka guru
madrasah yang bersangkutan dapat melakukan sharing bimbingan
teknis penyusunan soal/tugas yang bermutu dengan madrasah lain
pada forum KKG/MGMP dalam koordinasi Kantor Kementerian Agama
Kabupaten/Kota.

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 7


4. Naskah soal atau tugas tidak boleh mengandung unsur SARA, paham
ektrim, radikal, politik praktis, bertentangan dengan Pancasila, UUD 45,
Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.
5. Jumlah butir soal untuk ujian tulis ditentukan oleh madrasah.

E. Prosedur Penyusunan Kisi-kisi dan Soal


1. Kepala madrasah menetapkan guru penyusun kisi-kisi dan soal UM.
2. Guru menyusun kisi-kisi soal UM.
3. Guru menyusun naskah soal UM utama dan susulan yang mengacu
pada kisi-kisi soal.
4. Validasi naskah soal UM oleh guru yang ditetapkan oleh kepala
madrasah.
5. Finalisasi naskah soal oleh guru mata pelajaran.
6. Penyusun naskah soal menyerahkan kepada panitia UM di madrasah
untuk digandakan dan/atau diinput pada aplikasi ujian yang digunakan
pada setiap madrasah.

F. Penggandaan Naskah Soal


Penggandaan naskah soal dan kelengkapannya dilakukan oleh masing-
masing madrasah penyelenggara UM.

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 8


BAB V
PELAKSANAAN UJIAN MADRASAH

A. Mata Pelajaran UM
Mata pelajaran yang diujikan dalam UM meliputi seluruh mata pelajaran
pada kelas akhir masing-masing jenjang pendidikan.

B. Jadwal UM
1. Jadwal UM ditentukan oleh masing-masing madrasah penyelenggara
ujian, dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a. Ketuntasan kurikulum di madrasah.
b. Kalender pendidikan di masing-masing madrasah.
c. Hari libur nasional/keagamaan.
d. Jadwal pengumuman kelulusan.
2. Jadwal penyelenggaraan UM jenjang MI, MTs dan MA/MAK dengan
rentangan waktu tanggal 15 Maret s.d 10 April 2021.

C. Moda Pelaksanaan UM
1. Pada masa pandemi covid-19, madrasah dapat menyelenggarakan UM
secara daring dan/atau tatap muka, sesuai dengan kondisi daerah
masing-masing.
2. Madrasah sesuai kemampuan infrastruktur yang dimiliki dapat
menyelenggarakan ujian dengan moda Ujian Berbasis Komputer (UBK),
Ujian Kertas Pensil (UKP) dan/atau bentuk lain yang memungkinkan
dapat dilakukan dan ditetapkan oleh madrasah.

D. Pemeriksaan dan Pengolahan Hasil UM


Proses pemeriksaan dan pengolahan hasil UM diatur sebagai berikut.
1. Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK)
Bila ujian dilaksanakan berbasis komputer, pemeriksaan dan
pengolahan hasil ujian dilakukan secara komputerisasi. Dalam kaitan
dengan hal tersebut, madrasah dapat memanfaatkan aplikasi “e-
Learning Madrasah”.

2. Ujian Madrasah Berbasis Kertas Pensil (UMKP)


a. Soal Bentuk Pilihan Ganda
Soal UM bentuk pilihan ganda dapat diperiksa secara manual atau
menggunakan alat pemindai.
b. Soal Bentuk Uraian
Soal bentuk uraian diperiksa secara manual oleh guru sesuai mata
pelajarannya, mengacu pada pedoman penskoran.

3. Ujian bentuk lainnya


Ujian yang dilaksanakan dalam bentuk praktik, penugasan, portofolio,
dan/atau lainya, pemeriksaan dan pengolahan hasil ujian mengacu pada
pedoman penskoran yang diatur oleh madrasah.

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 9


4. Pengolahan Hasil UM
a. Nilai UM dalam bentuk angka dengan rentang nilai 0 (nol) s.d 100
(seratus).
b. Bila ujian dilaksanakan lebih dari satu bentuk tes, maka madrasah
dapat membuat pembobotan.

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 10


BAB VI
PENGATURAN RUANG, PENGAWAS, DAN TATA TERTIB

Apabila ujian dilaksanakan secara tatap muka di madrasah, berlaku


ketentuan sebagai berikut:

A. Pengaturan Ruang UM
1. Ruang yang digunakan aman dan layak untuk pelaksanaan ujian,
serta memenuhi syarat protokol kesehatan;
2. Jumlah peserta tiap ruang ujian maksimal 50% dari kapasitas ruangan,
dengan jarak tiap meja minimal 1,5 meter.
3. Setiap meja dalam ruang ujian diberi nomor peserta;
4. Setiap ruang ujian ditempel pengumuman yang
bertuliskan:
”DILARANG MASUK SELAIN PESERTA UJIAN DAN PENGAWAS,
SERTA TIDAK DIPERKENANKAN MEMBAWA ALAT KOMUNIKASI
dan/atau KAMERA”
5. Setiap ruang ujian disediakan denah tempat duduk peserta UM disertai
foto peserta yang ditempel di pintu masuk ruang ujian;
6. Gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi UM dikeluarkan
dari ruang ujian;
7. Setiap ruang ujian diawasi oleh satu orang pengawas.

B. Pengawas UM
1. Kepala madrasah bertanggung jawab mutlak atas pelaksanaan UM di
madrasah yang menjadi kewenangannya.
2. Pengawas UM ditetapkan oleh kepala madrasah.
3. Pengawas UM adalah guru yang mata pelajarannya tidak sedang
diujikan.
4. Pengawas UM harus mematuhi protokol kesehatan.

C. Tata Tertib Pengawas UM


1. Ruang pengawas UM
a. Dua puluh menit sebelum ujian dimulai pengawas ruang telah hadir
di ruang pengawas UM.
b. Pengawas ruangan wajib menggunakan masker dan mematuhi
protokol Kesehatan.
c. Pengawas ruang menerima penjelasan dan pengarahan dari ketua
penyelenggara UM.
d. Pengawas ruang menerima bahan UM untuk ruang yang akan
diawasi, berupa naskah soal atau tugas UM, LJUM atau lembar
pengerjaan, amplop LJUM, daftar hadir, dan berita acara
pelaksanaan UM, serta lem.
e. Pengawas ruang mendatangani pakta integritas.

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 11


2. Ruang UM
a. Pengawas ruangan wajib menggunakan masker dan mematuhi
protokol kesehatan.
b. Pengawas ruang dilarang membawa alat
komunikasi/elektronik/kamera ke dalam ruang UM.
c. Pengawas masuk ke dalam ruang UM lima belas (15) menit sebelum
waktu pelaksanaan ujian untuk:
1) memeriksa kesiapan ruang ujian, meminta peserta untuk
memasuki ruang ujian dengan menunjukkan kartu peserta, dan
menempati tempat duduk sesuai nomor yang telah ditentukan;
2) memastikan setiap peserta tidak membawa tas, buku atau catatan
lain, alat komunikasi elektronik dan atau kamera, kalkulator dan
sebagainya ke dalam ruang kecuali alat tulis yang akan
digunakan;
3) membacakan tata tertib;
4) meminta peserta UM menandatangani daftar hadir;
5) membagikan LJUM kepada peserta dan memandu serta memeriksa
pengisian identitas peserta (nomor ujian, nama, tanggal lahir, dan
tanda tangan);
6) memastikan peserta telah mengisi identitas dengan benar;
7) setelah seluruh peserta selesai mengisi identitas, pengawas ruang
membuka amplop soal, memeriksa kelengkapan bahan ujian, dan
meyakinkan bahwa amplop tersebut dalam keadaan baik dan
tertutup rapat (disegel), disaksikan oleh peserta ujian; dan
8) membagikan naskah soal dengan cara meletakkan di atas meja
peserta dalam posisi tertutup (terbalik). Peserta ujian tidak
diperkenankan menyentuhnya sampai tanda waktu dimulai.
d. Setelah tanda waktu mengerjakan dimulai, pengawas ruang:
1) mempersilakan peserta untuk mengecek kelengkapan soal;
2) mempersilakan peserta untuk mulai mengerjakan soal; dan
3) mengingatkan peserta agar terlebih dahulu membaca petunjuk
cara menjawab soal.
e. Kelebihan naskah soal selama UM berlangsung tetap disimpan di
ruang ujian.
f. Selama UM berlangsung, pengawas ruang wajib:
1) menjaga ketertiban dan ketenangan suasana sekitar ruang UM;
2) memberi peringatan dan sanksi kepada peserta yang melakukan
kecurangan; dan
3) melarang orang lain memasuki ruang UM.
g. Pengawas ruang dilarang memberi isyarat, petunjuk, dan bantuan
apapun kepada peserta berkaitan dengan jawaban dari soal yang
diujikan.
h. Lima menit sebelum waktu ujian selesai, pengawas ruang memberi
peringatan kepada peserta UM bahwa waktu tinggal lima menit.
i. Setelah waktu UM selesai, pengawas ruang:
1) mempersilakan peserta untuk berhenti mengerjakan soal;

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 12


2) mempersilakan peserta meletakkan naskah soal dan LJUM di atas
meja dengan rapi;
3) mengumpulkan LJUM atau lembar pengerjaan dan naskah soal
atau tugas;
4) menghitung jumlah LJUM atau lembar pengerjaan sama dengan
jumlah peserta; dan
5) mempersilakan peserta meninggalkan ruang ujian;
j. Pengawas Ruang UM menyerahkan LJUM atau lembar pengerjaan
tugas dan naskah soal atau penugasan UM kepada Panitia UM
disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta dan satu lembar
berita acara pelaksanaan UM; dan
k. Pengawas yang melanggar tata tertib diberi teguran, peringatan oleh
kepala madrasah dan/atau sanksi sesuai dengan peraturan yang
berlaku.

E. Tata Tertib Peserta UM


1. Peserta ujian wajib menggunakan masker dan mematuhi protokol
kesehatan.
2. Peserta memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan, yakni lima
belas (15) menit sebelum UM dimulai.
3. Peserta yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti UM
setelah mendapat izin dari ketua panitia UM tanpa diberi perpanjangan
waktu.
4. Peserta UM dilarang membawa alat komunikasi elektronik atau kamera
dan kalkulator.
5. Tas, buku, dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan di depan
kelas atau di luar ruang ujian.
6. Peserta UM membawa alat tulis dan kartu peserta ujian.
7. Peserta UM mengisi daftar hadir menggunakan pulpen yang disediakan
oleh pengawas ruang.
8. Peserta UM mengisi identitas secara lengkap dan benar sesuai kartu
peserta pada LJUM.
9. Bila ujian dilaksanakan berbasis komputer, peserta UM mengisi identitas
pada aplikasi ujian berbasis komputer.
10. Peserta UM yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas dapat
bertanya kepada pengawas ruang dengan cara mengangkat tangan
terlebih dahulu.
11. Peserta UM mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai
ujian.
12. Selama UM berlangsung, peserta UM dapat meninggalkan ruangan
dengan izin dan pengawasan dari pengawas ruang.
13. Peserta UM yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak
kembali lagi sampai tanda selesai dibunyikan, dinyatakan telah selesai
menempuh/mengikuti UM mata pelajaran yang terkait.

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 13


14. Peserta UM yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu UM
berakhir tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan sebelum
berakhirnya waktu ujian.
15. Peserta UM berhenti mengerjakan soal setelah waktu ujian berakhir dan
meletakkan lembar jawaban serta naskah soal di atas meja masing-
masing.
16. Selama UM berlangsung peserta dilarang:
a. menanyakan jawaban soal kepada siapa pun;
b. bekerja sama dengan peserta lain;
c. memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal;
d. memperlihatkan pekerjaan kepada peserta lain atau melihat pekerjaan
peserta lain; dan
e. menggantikan atau digantikan oleh orang lain.
17. Meninggalkan ruang UM dengan tertib dan tenang setelah pengawas
ruang ujian mengumpulkan dan menghitung lembar jawaban dan
naskah soal sesuai dengan jumlah peserta UM.
18. Peserta UM yang melanggar tata tertib ujian, diberi peringatan/teguran
oleh pengawas ruang UM dan dicatat dalam berita acara UM sebagai
salah satu bahan pertimbangan kelulusan.

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 14


BAB VII
KRITERIA PENCAPAIAN KOMPETENSI LULUSAN

A. Kriteria Kelulusan
Kriteria kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan minimal
mempertimbangkan hal-hal berikut.
1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
2. Memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik; dan
3. Mengikuti Ujian Madrasah yang diselenggarakan oleh satuan
pendidikan.

B. Penetapan Kelulusan
1. Kelulusan peserta didik dari madrasah ditetapkan melalui rapat
dewan guru pada madrasah yang bersangkutan.
2. Rumus perhitungan nilai kelulusan peserta didik pada jenjang MI,
MTs, dan MA/MAK ditentukan oleh madrasah.
3. Keputusan rapat kelulusan peserta didik dituangkan dalam sebuah
berita acara.
4. Kepala madrasah menetapkan kelulusan peserta didik dalam
bentuk Surat Keputusan.
5. Kepala madrasah melaporkan kelulusan peserta didik kepada
Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

C. Pengumuman Kelulusan Satuan Pendidikan


Pengumuman kelulusan peserta didik dari madrasah diatur sebagai
berikut;
1. Pengumuman kelulusan MA diperkirakan selambat-lambatnya
tanggal 21 Mei 2021
2. Pengumuman kelulusan MTs diperkirakan selambat-lambatnya
tanggal 4 juni 2021
3. Pengumuman kelulusan MI diperkirakan selambat-lambatnya
tanggal 11 Juni 2021

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 15


BAB VIII
PEMANTAUAN, EVALUASI, DAN PELAPORAN

1. Pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan UM dilakukan oleh


Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kantor Wilayah Kementerian
Agama Provinsi, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota sesuai
tugas dan kewenangannya.
2. Laporan hasil pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan UM untuk
pembinaan dan perbaikan mutu pendidikan.
3. Laporan penyelenggaraan UM dilakukan secara berjenjang dari kepala
Madrasah kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota,
Kabupaten/Kota kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi,
dan selanjutnya Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi kepada
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam u.p Direktur KSKK Madrasah.

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 16


BAB IX
BIAYA PELAKSANAAN UJIAN MADRASAH

1. Biaya penyelenggaraan UM bersumber dari anggaran Bantuan


Operasional Sekolah (BOS), Komite Madrasah, Anggaran dan
Pendapatan Belanja Negara (APBN), Anggaran dan Pendapatan Belanja
Daerah (APBD) dan/atau sumber lain yang sah dan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
2. Biaya pelaksanaan UM di satuan pendidikan antara lain mencakup
komponen-komponen sebagai berikut:
a. Honor kepanitiaan;
b. Honor pengawas ruang ujian;
c. Honor proktor dan teknisi;
d. Honor penguji praktik
e. Konsumsi;
f. Biaya pembuatan soal;
g. Biaya penggandaan naskah soal/input soal pada aplikasi
ujian; dan/atau
h. Kebutuhan lain yang terkait dengan ujian.

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 17


BAB X
PENUTUP

Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Madrasah (POS


UM) ini disusun untuk digunakan sebagai panduan bagi Guru, Kepala
Madrasah, Pengawas, pengelola pendidikan, dan pemangku kepentingan
lainnya dalam penyelenggaraan ujian madrasah. Dengan diterbitkannya POS
UM diharapkan penyelenggaraan ujian madrasah dapat dilaksanakan dengan
baik, efektif dan efisien.

DIREKTUR JENDERAL
PENDIDIKAN ISLAM,

TTD

MUHAMMAD ALI RAMDHANI

POS Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021 18


SALINAN

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM


NOMOR 781 TAHUN 2021

TENTANG
PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN SOAL HIGHER ORDER THINKING
SKILLS (HOTS) DI MADRASAH DENGAN
RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka mengukur keberhasilan


proses pembelajaran dan tingkat pencapaian
standar kompetensi lulusan peserta didik
madrasah perlu dilakukan penilaian hasil belajar
oleh setiap satuan pendidikan madrasah;
b. bahwa dalam rangka menjamin standard kualitas
soal tes hasil belajar pada madrasah perlu
disusun petunjuk teknis penyusunan soal Higher
Order Thinking Skills (HOTS) bagi guru madrasah;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a, dan huruf b, perlu
menetapkan Keputusan Direktur Jenderal
Pendidikan Islam tentang Petunjuk Teknis
Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills
(HOTS) di Madrasah.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang


Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4286);
2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4301;)
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005
tentang Standar Nasional Pendidikan
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13
Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005
tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5670);
4. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010
tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan
Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5105)
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor
112, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5157);
5. Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2015 tentang
Kementerian Agama;
6. Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013
Tentang Penyelenggaraan Madrasah sebagaimana
telah beberapa kali diubah terakhir dengan
Peraturan Menteri Agama Nomor 66 Tahun 2016
tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri
Agama Nomor 90 Tahun 2013 Tentang
Penyelenggaraan Madrasah;
7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 53 Tahun 2015 tentang Penilaian Hasil
Belajar oleh Pendidik dan Satuan Pendidikan pada
Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah;
8. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 20 Tahun 2016 tentang Standar
Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan
Menengah;
9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi
Pendidikan Dasar dan Menengah;
10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses
Pendidikan Dasar dan Menengah;
11. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian
Pendidikan;
12. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti
dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum
2013 pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan
Menengah;
13. Peraturan Menteri Agama Nomor 42 Tahun 2016
tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian
Agama;
14. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia
Nomor 184 Tahun 2019 tentang Pedoman
Implementasi Kurikulum di Madrasah;
15. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia
Nomor 183 Tahun 2014 tentang Kurikulum
Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa
Arab di Madrasah;
16. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam
Nomor 5161 Tahun 2018 tentang Penilaian Hasil
Belajar pada Madrasah Ibtidaiyah;
Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam
Nomor 5162 Tahun 2018 tentang Penilaian Hasil
Belajar pada Madrasah Tsanawiyah;
17. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam
Nomor 3751 Tahun 2018 tentang Penilaian Hasil
Belajar pada Madrasah Aliyah;

MEMUTUSKAN:
Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN
ISLAM TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN
SOAL HIGHER ORDER TINKING SKILLS (HOTS) PADA
MADRASAH

KESATU : Menetapkan Petunjuk Teknis Penyusunan Soal Higher


Order Tinking Skills (HOTS) pada Madrasah
sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan
ini.

KEDUA : Petunjuk Teknis sebagaimana dimaksud dalam DIKTUM


KESATU sebagai pedoman dalam pengelolaan penilaian
pembelajaran madrasah oleh pemangku kepentingan
madrasah, khususnyan dalam penyusunan soal ujian di
madrasah;
KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 8 Februari 2021

DIREKTUR JENDERAL
PENDIDIKAN ISLAM,

TTD

MUHAMMAD A LI RAMDHANI
LAMPIRAN
KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL GURUAN ISLAM
NOMOR 781 TAHUN 2021
TENTANG
PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN SOAL HIGHER
ORDER THINKING SKILLS (HOTS) PADA MADRASAH

PETUNJUK TEKNIS PENYUSUNAN SOAL HIGHER ORDER THINKING


SKILLS (HOTS) PADA MADRASAH

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kurikulum 2013 telah mengalami penyempurnaan beberapa kali. Salah
satu dasar penyempurnaan kurikulum tersebut adalah adanya tantangan
internal dan eksternal. Tantangan internal banyak terkait dengan harapan
makin praktis dan efektifnya kurikulum menunjang proses pembelajaran
yang berkualitas. Sedangkan tantangan eksternal banyak terkait dengan
kemajuan teknologi dan informasi, kebangkitan industri kreatif, budaya,
dan perkembangan pendidikan di tingkat dunia.
Isu perkembangan pendidikan di tingkat dunia mengharuskan peserta
didik untuk mampu berpikir kritis dan analitis sesuai dengan standar
internasionaltuntutan kehidupan masa depan. Oleh karena itu, standar
penilaian perlu mengalami perubahan yaitu dengan mengadaptasi secara
bertahap model-model penilaian yang mengedepankan kompetensi berfikir
dan kreativitas. Penilaian hasil belajar diharapkan dapat membantu peserta
didik untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order
Thinking Skills), karena berpikir tingkat tinggi dapat mendorong peserta
didik untuk mengaitkan materi pelajaran dengan kebutuhan kehidupan
nyata.
Hasil studi internasional Programme for International Student Assessment
(PISA) tahun 2015 dan 2018 menunjukkan bahwa prestasi literasi membaca
(reading literacy), literasi matematika (mathematical literacy), dan literasi
sains (scientific literacy) yang dicapai peserta didik Indonesia sangat rendah.
Pada umumnya kemampuan peserta didik Indonesia sangat rendah dalam:
(1) memahami informasi yang kompleks; (2) teori, analisis, dan pemecahan
masalah; (3) pemakaian alat, prosedur dan pemecahan masalah; dan (4)
melakukan investigasi.
Berdasarkan fakta di atas, maka penilaian yang dikembangkan oleh
guru madrasah diharapkan dapat mendorong peningkatan kemampuan
berpikir tingkat tinggi, meningkatkan kreativitas, dan membangun
kemandirian peserta didik untuk menyelesaikan masalah. Oleh karena itu
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menyusun Petunjuk Teknis Penulisan
Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS).

B. Tujuan Penyusunan Petunjuk Teknis


Petunjuk teknis ini disusun untuk:
1. Memberikan pemahaman kepada guru madrasah tentang konsep
penyusunan soal HOTS;
2. Mengembangkan keterampilan guru madrasah untuk menyusun butir
soal HOTS;
3. Menjadi rujukan dalam penyusunan soal di madrasah.

C. Ruang Lingkup
Petunjuk teknis penyusunan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) terdiri
atas konsep penilaian, penyusunan kisi-kisi, penyusunan soal Higher Order
Thinking Skills (HOTS), dan teknik penulisan soal.

D. Sasaran
Petunjuk Teknis Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) ini
ditujukan kepada:
1. Guru madrasah;
2. Kepala Madrasah;
3. Pengawas Madrasah;
4. Pengambil Kebijakan dalam penilaian pembelajaran madrasah .
BAB II KONSEP

PENILAIAN

A. Pengertian
Penilaian adalah proses pengumpulan dan pengolahan data atau
informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik.
Pengumpulan informasi tersebut ditempuh melalui berbagai teknik
penilaian, menggunakan berbagai instrumen, dan berasal dari berbagai
sumber. Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dapat ditempuh
melalui peningkatan kualitas sistem penilaiannya. Sistem penilaian yang
baik akan mendorong guru untuk menentukan strategi mengajar yang
baik dan memotivasi peserta didik untuk belajar yang lebih baik.
Penilaian harus dilakukan secara efektif. Oleh karena itu, meskipun
informasi dikumpulkan sebanyak-banyaknya dengan berbagai upaya,
tapi kumpulan informasi tersebut tidak hanya lengkap dalam
memberikan gambaran, tetapi juga harus akurat untuk menghasilkan
keputusan.
Pengumpulan informasi pencapaian hasil belajar peserta didik
memerlukan metode dan instrumen penilaian, serta prosedur analisis
sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Kurikulum 2013
merupakan kurikulum berbasis kompetensi dengan Kompetensi Dasar
(KD) sebagai kompetensi minimal yang harus dicapai oleh peserta didik.
Untuk mengetahui ketercapaian KD, guru harus merumuskan sejumlah
indikator sebagai acuan penilaian.
Penilaian tidak hanya difokuskan pada hasil belajar tetapi juga
pada proses belajar. Peserta didik juga mulai dilibatkan dalam proses
penilaian terhadap dirinya sendiri sebagai sarana untuk berlatih
melakukan penilaian diri.

B. Pendekatan Penilaian
Penilaian konvensional cenderung dilakukan untuk mengukur hasil
belajar peserta didik. Dalam konteks ini, penilaian diposisikan seolah-
olah sebagai kegiatan yang terpisah dari proses pembelajaran.
Pemanfaatan penilaian bukan sekadar mengetahui pencapaian hasil
belajar, justru yang lebih penting adalah bagaimana penilaian mampu
meningkatkan kemampuan peserta didik dalam proses belajar. Penilaian
seharusnya dilaksanakan melalui tiga pendekatan, yaitu assessment of
learning (penilaian akhir pembelajaran), assessment for learning
(penilaian untuk pembelajaran), dan assessment as learning (penilaian
sebagai pembelajaran).
Assessment of learning merupakan penilaian yang dilaksanakan
setelah proses pembelajaran selesai. Proses pembelajaran selesai tidak
selalu terjadi di akhir tahun atau di akhir peserta didik menyelesaikan
guruan pada jenjang tertentu. Setiap guru melakukan penilaian yang
dimaksudkan untuk memberikan pengakuan terhadap pencapaian hasil
belajar setelah proses pembelajaran selesai, berarti guru tersebut
melakukan assessment of learning. Ujian Madrasah dan berbagai bentuk
penilaian sumatif merupakan assessment of learning (penilaian hasil
belajar).
Assessment for learning dilakukan selama proses pembelajaran
berlangsung dan biasanya digunakan sebagai dasar untuk melakukan
perbaikan proses belajar mengajar. Dengan assessment for learning guru
dapat memberikan umpan balik terhadap proses belajar peserta didik,
memantau kemajuan, dan menentukan kemajuan belajarnya.
Assessment for learning juga dapat dimanfaatkan oleh guru untuk
meningkatkan performa dalam memfasilitasi peserta didik. Berbagai
bentuk penilaian formatif, misalnya tugas, presentasi, proyek, termasuk
kuis merupakan contoh-contoh assessment for learning (penilaian untuk
proses belajar).
Assessment as learning mempunyai fungsi yang mirip dengan
assessment for learning, yaitu berfungsi sebagai formatif dan
dilaksanakan selama proses pembelajaran berlangsung. Perbedaannya,
assessment as learning melibatkan peserta didik secara aktif dalam
kegiatan penilaian tersebut. Peserta didik diberi pengalaman untuk
belajar menjadi penilai bagi dirinya sendiri. Penilaian diri (self
assessment) dan penilaian antar teman merupakan contoh assessment
as learning. Dalam assessment as learning peserta didik juga dapat
dilibatkan dalam merumuskan prosedur penilaian, kriteria, maupun
rubrik/pedoman penilaian sehingga mereka mengetahui dengan pasti
apa yang harus dilakukan agar memperoleh capaian belajar yang
maksimal.
Selama ini assessment of learning paling dominan dilakukan oleh
guru dibandingkan assessment for learning dan assessment as learning.
Penilaian pencapaian hasil belajar seharusnya lebih mengutamakan
assessment as learning dan assessment for learning dibandingkan
assessment of learning, sebagaimana ditunjukkan gambar di bawah ini.

Gambar 1. Proporsi assessment as, for, dan of learning

C. Prinsip Penilaian
Penilaian harus memberikan hasil yang dapat diterima oleh semua
pihak, baik yang dinilai, yang menilai, maupun pihak lain yang akan
menggunakan hasil penilaian tersebut. Hasil penilaian akan akurat bila
instrumen yang digunakan untuk menilai, proses penilaian, analisis
hasil penilaian, dan objektivitas penilai dapat dipertanggungjawabkan.
Untuk itu perlu dirumuskan prinsip-prinsip penilaian yang dapat
menjaga agar orientasi penilaian tetap pada framework atau rel yang
telah ditetapkan. Penilaian harus memperhatikan prinsip-prinsip
berikut:
1. Sahih
Agar penilaian sahih (valid) harus dilakukan berdasar pada data yang
mencerminkan kemampuan yang diukur. Untuk memperoleh data
yang dapat mencerminkan kemampuan yang diukur harus digunakan
instrumen yang sahih juga, yaitu instrumen yang mengukur apa yang
seharusnya diukur.
2. Objektif
Penilaian tidak dipengaruhi oleh subjektivitas penilai. Karena itu perlu
dirumuskan pedoman penilaian (rubrik) sehingga dapat menyamakan
persepsi penilai dan mengurangi subjektivitas. Penilaian kinerja yang
memiliki cakupan, otentisitas, dan kriteria penilaian sangat kompleks.
Untuk penilai lebih dari satu perlu dilihat reliabilitas atau konsistensi
antar penilai (inter-rater reliability) untuk menjamin objektivitas setiap
penilai.
3. Adil
Penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena
perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status
sosial ekonomi, gender, dan hal-hal lain. Perbedaan hasil penilaian
semata-mata harus disebabkan oleh berbedanya capaian belajar
peserta didik pada kompetensi yang dinilai.
4. Terpadu
Penilaian oleh guru merupakan salah satu komponen yang tak
terpisahkan dari kegiatan pembelajaran. Penilaian merupakan proses
untuk mengetahui apakah suatu kompetensi telah tercapai.
Kompetensi tersebut dicapai melalui serangkaian aktivitas
pembelajaran. Oleh karena itu penilaian tidak boleh menyimpang dari
pembelajaran.
5. Terbuka
Prosedur penilaian dan kriteria penilaian harus terbuka, jelas, dan
dapat diketahui oleh siapapun. Dalam era keterbukaan seperti
sekarang, pihak yang dinilai dan pengguna hasil penilaian berhak
tahu proses dan acuan yang digunakan dalam penilaian, sehingga
hasil penilaian dapat diterima oleh siapa pun.
6. Menyeluruh dan Berkesinambungan
Penilaian oleh guru mencakup semua aspek kompetensi dengan
menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai, untuk
memantau perkembangan kemampuan peserta didik. Instrumen
penilaian yang digunakan, secara konstruk harus merepresentasikan
aspek yang dinilai secara utuh. Penilaian dilakukan dengan berbagai
teknik dan instrumen, diselenggarakan sepanjang proses
pembelajaran, dan menggunakan pendekatan assessment as learning,
assessment for learning, dan assessment of learning secara
proporsional.
7. Sistematis
Penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti
langkah-langkah baku. Penilaian diawali dengan pemetaan,
identifikasi, analisis KD, dan indikator ketercapaian KD. Berdasarkan
hasil identifikasi dan analisis tersebut dipetakan teknik penilaian,
bentuk instrumen, dan waktu penilaian.
8. Beracuan Kriteria
Penilaian pada kurikulum berbasis kompetensi menggunakan acuan
kriteria. Peserta didik yang sudah mencapai kriteria minimal disebut
tuntas, dapat melanjutkan pembelajaran untuk mencapai kompetensi
berikutnya, sedangkan peserta didik yang belum mencapai kriteria
minimal wajib menempuh pembelajaran remedial.
9. Akuntabel
Penilaian dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik,
prosedur, maupun hasilnya. Akuntabilitas penilaian dapat dipenuhi
bila penilaian dilakukan secara sahih, objektif, adil, dan terbuka,
sebagaimana telah diuraikan di atas. Bahkan perlu dipikirkan konsep
meaningfull assessment. Selain dipertanggungjawabkan teknik,
prosedur, dan hasilnya, penilaian juga harus dipertanggungjawabkan
kebermakna annya bagi peserta didik dan proses belajarnya.
BAB III PENYUSUNAN

KISI-KISI

A. Pengertian kisi-kisi
Kisi-kisi adalah suatu format berbentuk matriks berisi informasi
yang dapat dijadikan pedoman untuk menulis atau merakit soal. Kisi-
kisi disusun berdasarkan tujuan penggunaan tes. Penyusunan kisi-kisi
merupakan langkah penting yang harus dilakukan sebelum penulisan
soal. Jika beberapa penulis soal menggunakan satu kisi-kisi akan
dihasilkan soal-soal yang relatif sama (paralel) dari tingkat kedalaman
dan cakupan materi yang ditanyakan.

B. Fungsi Kisi-kisi
Kisi-kisi dalam sebuah penyusunan soal memiliki peran yang amat
penting agar soal yang dihasilkan mampu mengukur kompetensi peserta
didik. Adapun fungsi kisi-kisi antara lain:
1. Sebagai panduan dalam penyusunan soal agar diperoleh soal yang
valid ditinjau dari aspek isi materi (content validity) melalui
kesesuaian antara cakupan materi, indikator, sub indikator sampai
dengan butir soal.
2. Sebagai acuan bagi penyusun soal agar soal yang dibuat sesuai
dengan tujuan tes terkait apakah tes prediktif atau tes ketuntasan
belajar.
3. Membantu penyusun soal dalam menentukan proporsi jumlah soal
sesuai dengan tingkat kesulitan materi sekaligus penentuan
pembobotan penilaian.

C. Syarat kisi-kisi
Kisi-kisi tes yang baik harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. Mewakili isi kurikulum yang akan diujikan.
2. Komponen-komponennya rinci, jelas, dan mudah dipahami.
3. Indikator soal harus jelas supaya dapat dikembangkan menjadi butir
soal.
D. Komponen Kisi-kisi
Komponen-komponen yang diperlukan dalam sebuah kisi-kisi
disesuaikan dengan tujuan tes. Komponen kisi-kisi terdiri atas
komponen identitas dan komponen matriks. Komponen identitas
diletakkan di atas komponen matriks. Komponen identitas meliputi
jenis/jenjang madrasah, peminatan, mata pelajaran, tahun pelajaran,
kurikulum yang diacu, alokasi waktu, jumlah soal, dan bentuk soal.
Komponen-komponen matriks berisi kompetensi dasar yang diambil dari
kurikulum, kelas dan semester, materi, indikator, level kognitif, dan
nomor soal.

Berikut adalah contoh format penulisan kisi-kisi soal

FORMAT KISI-KISI PENULISAN SOAL

Satuan Guruan : ………. Kurikulum : ………..


Mata pelajaran : ………. Peminatan : …………
Kelas/Smt : ……….
Kompetensi Indikator Level Bentuk Nomor
No IPK Materi
Dasar Soal Kognitif Soal Soal

Tabel 1. Format Kisi-kisi Penulisan Soal

Adapun diagram yang menunjukkan proses penjabaran kompetensi


dasar (KD) menjadi indikator digambarkan sebagai berikut:

Diagram 1. Proses Penjabaran KD menjadi Indikator


Langkah-langkah menyusun kisi-kisi:
1. menentukan KD yang akan diukur;
2. memilih materi yang esensial;
3. merumuskan indikator yang mengacu pada KD dengan
memperhatikan materi dan level kognitif.
Kriteria pemilihan materi yang esensial:
1. lanjutan/pendalaman dari satu materi yang sudah dipelajari
sebelumnya.
2. penting harus dikuasai peserta didik.
3. sering diperlukan untuk mempelajari mata pelajaran lain.
4. berkesinambungan pada semua jenjang kelas.
5. memiliki nilai terapan tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

E. Indikator
Indikator dijadikan acuan dalam membuat soal. Di dalam indikator
tergambar level kognitif yang harus dicapai dalam KD.
Kriteria perumusan indikator:
1. Memuat ciri-ciri KD yang akan diukur.
2. Memuat kata kerja operasional yang dapat diukur (satu kata kerja
operasional untuk soal pilihan ganda, satu atau lebih dari satu kata
kerjaoperasional untuk soal uraian).
3. Berkaitan dengan materi/konsep yang dipilih.
4. Dapat dibuat soalnya sesuai dengan bentuk soal yang telah
ditetapkan.
Komponen-komponen indikator soal yang perlu diperhatikan adalah
subjek, perilaku yang akan diukur, dan kondisi/konteks/stimulus.

Contoh indikator sebagai berikut:


F. Level Kognitif
Level kognitif merupakan tingkat kemampuan peserta didik secara
individual maupun kelompok yang dapat dijabarkan dalam tiga level
kognitif berikut
1. Level 1: menunjukkan tingkat kemampuan yang rendah yang meliputi
pengetahuan dan pemahaman (knowing dan understanding),
2. Level 2: menunjukkan tingkat kemampuan yang lebih tinggi yang
meliputi penerapan (applying).
3. Level 3: menunjukkan tingkat kemampuan tinggi yang meliputi
penalaran (reasoning).
Level 3 meliputi tingkat kognitif analisis, evaluasi, dan mencipta.

Gambaran kemampuan peserta didik yang dituntut pada setiap


level kognitif terdapat pada penjelasan berikut:

1. Memperlihatkan ingatan dan pemahaman dasar terhadap materi


pelajaran dan dapat membuat generalisasi yang sederhana.
2. Memperlihatkan tingkatan dasar dalam pemecahan
masalah dalampembelajaran, paling tidak dengan satu cara.
3. Memperlihatkan pemahaman dasar terhadap grafik-grafik, label-label,
dan materi visual lainnya.
4. Mengkomunikasikan fakta-fakta dasar dengan menggunakan
terminologi yangsederhana.

1. Memperlihatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap materi


pelajaran dan dapat mengaplikasikan gagasan-gagasan dan konsep-
konsep dalam konteks tertentu.
2. Menginterpretasi dan menganalisis informasi dan data.
3. Memecahkan masalah-masalah rutin dalam pelajaran.
4. Menginterpretasi grafik-grafik, tabel-tabel, dan materi visual lainnya.
5. Mengkomunikasikan dengan jelas dan terorganisir penggunaan
terminologi.
1. Memperlihatkan pengetahuan dan pemahaman yang luas terhadap
materi pelajaran dan dapat menerapkan gagasan-gagasan dan
konsep-konsep dalam situasi yang familiar, maupun dengan cara
yang berbeda.
2. Menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi gagasan-gagasan dan
informasiyang faktual.
3. Menjelaskan hubungan konseptual dan informasi yang faktual.
4. Menginterpretasi dan menjelaskan gagasan-gagasan yang kompleks
dalam pelajaran.
5. Mengekspresikan gagasan-gagasan nyata dan akurat dengan
menggunakanterminologi yang benar.
6. Memecahkan masalah dengan berbagai cara dan melibatkan banyak
variabel.
7. Mendemonstrasikan pemikiran-pemikiran yang original.

Pada tabel berikut disajikan dimensi proses kognitif dan kata kerja
operasional yang dapat digunakan untuk merumuskan indikator
berdasarkan taksonomi Bloom yang telah direvisi. Dimensi proses kognitif
ini dikelompokkan ke dalam tiga level kognitif, yaitu:
1. Level 1: mengingat (C1) dan memahami (C2),
2. Level 2: mengaplikasikan (C3),
3. Level 3: menganalisis (C4), mengevaluasi (C5), dan mencipta (C6)
Dimensi
Proses Kata Kerja Operasinaluntuk
No
Kognitif dan PerumusanIndikator/Tujuan
Kategori
1 Mengingat (C1) Pengertian: Mengambil pengetahuan dari
memori jangka panjang
1.1. Mengenali menyebutkan, menunjukkan, memilih,
mengidentifikasi
1.2. Mengingat mengungkapkan kembali, menuliskan
Kembali kembali, menyebutkan kembali
Dimensi
Proses Kata Kerja Operasinaluntuk
No
Kognitif dan PerumusanIndikator/Tujuan
Kategori
2 Memahami (C2) Pengertian: Mengkonstruk makna dari
materi pembelajaran, termasuk apa yang
diucapkan, ditulis, dan digambar oleh
guru
2.1. Menafsirkan menafsirkan, memparafrasekan,
mengungkapkan dengan kata-kata sendiri,
mencontohkan, memberi contoh,
mengklassifikasikan, mengkelompok-
kelompokkan, mengidentifikasi
berdasarkan kategori tertentu,
merangkum, meringkas, membuat
ikhtisar, menyimpulkan, mengambil
kesimpulan, membandingkan,
membedakan, menjelaskan,
menguraikan, mendeskripsikan,
menuliskan
2.2. Mencontohkan mencontohkan, memberi contoh
2.3. Mengklassifikasi mengklassifikasikan, mengkelompok-
kan kelompokkan,
mengidentifikasi berdasarkan kategori
tertentu
2.4. Merangkum merangkum, meringkas, membuat ikhtisar
2.5. Menyimpulan menyimpulkan, mengambil kesimpulan
2.6. Membandingkan membandingkan, membedakan
2.7. Menjelaskan menjelaskan, menguraikan,
mendeskripsikan,
menuliskan
3 Mengaplikasikan Pengertian: Menerapkan atau
(C3) menggunakan suatu prosedur dalam
keadaan tertentu
3.1. Mengeksekusi menghitung, melakukan gerakan,
menggerakkan, memperagakan sesuai
prosedur/teknik, mengimplementasikan,
menerapkan, menggunakan,
memodifikasi, menstransfer
3.2. Mengimplementa mengimplementasikan, menerapkan,
sikan menggunakan, memodifikasi, menstransfer
Dimensi
Proses Kata Kerja Operasinaluntuk
No
Kognitif dan PerumusanIndikator/Tujuan
Kategori
4 Menganalisis (C4) Pengertian: Memecah-mecah materi
jadi bagian- bagian penyusunnya dan
menentukan hubungan- hubungan
antarbagian itu dan hubungan antara
bagian-bagian tersebut dan
keseluruhan struktur atau tujuan
4.1. Membedakan membedakan, menganalisis perbedaan,
mengorganisasikan, membuat diagram,
menunjukkan bukti, menghubungkan,
menganalisis kesalahan, menganalisis
kelebihan, menunjukkan sudut pandang
4.2. Mengorganisasi mengorganisasikan, membuat diagram,
menunjukkan bukti, menghubungkan
4.3. Mengatribusikan menganalisis kesalahan, menganalisis
kelebihan, menunjukkan sudut pandang
5 Mengevaluasi (C5) Pengertian: Mengambil keputusan
berdasarkan kriteria dan atau standar
5.1. Memeriksa memeriksa, menunjukkan kelebihan,
menunjukkan kekurangan,
membandingkan, menilai, mengkritik
5.2. Mengkritik menilai, mengkritik
6 Mencipta (C6) Pengertian: Memadukan bagian-bagian
untuk membentuk sesuatu yang baru
dan koheren atau untuk membuat
suatu produk yang orisinal
6.1. Merumusakan Merumuskan, merencanakan, merancang,
mendisain, memproduksi, membuat
6.2. Merencanakan merencanakan, merancang, mendisain
6.3. Memproduksi memproduksi, membuat
BAB IV

PENYUSUNAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS)

A. Pengertian
Soal-soal HOTS merupakan instrumen pengukuran yang digunakan
untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, yaitu kemampuan
berpikir yang tidak sekadar mengingat (recall), menyatakan Kembali
(restate), atau merujuk tanpa melakukan pengolahan (recite). Soal-soal
HOTS pada konteks asesmen mengukur kemampuan:1) transfer satu
konsep ke konsep lainnya, 2) memroses dan menerapkan informasi,3)
mencari kaitan dari berbagai informasi yang berbeda- beda, 4)
menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah, dan 5) menelaah
ide dan informasi secara kritis. Meskipun demikian, soal-soal yang
berbasis HOTS tidak berarti soal yang lebih sulit dari pada soal recall.
Dilihat dari dimensi pengetahuan, umumnya soal HOTS mengukur
dimensi metakognitif, tidak sekadar mengukur dimensi faktual,
konseptual, atau prosedural saja. Dimensi metakognitif menggambarkan
kemampuan menghubungkan beberapa konsep yang berbeda,
menginterpretasikan, memecahkan masalah (problem solving), memilih
strategi pemecahan masalah, menemukan (discovery) metode baru,
berargumen (reasoning), dan mengambil keputusan yang tepat.
Dimensi proses berpikir dalam Taksonomi Bloom sebagaimana yang
telah disempurnakan oleh Anderson & Krathwohl (2001), terdiri atas
kemampuan: mengetahui (knowing-C1), memahami (understanding-C2),
menerapkan (aplying-C3), menganalisis (analyzing-C4), mengevaluasi
(evaluating-C5), dan mengkreasi (creating-C6). Soal-soal HOTS pada
umumnya mengukur kemampuan pada ranah menganalisis (analyzing-
C4), mengevaluasi (evaluating-C5), dan mengkreasi (creating-C6).
Padapemilihan kata kerja operasional (KKO) untuk merumuskan
indikator soal HOTS, hendaknya tida kterjebak pada pengelompokan
KKO. Sebagai contoh kata kerja ‘menentukan’ pada Taksonomi Bloom
ada pada ranah C2 dan C3. Dalam konteks penulisan soal-soal HOTS,
kata kerja ‘menentukan’ bisa jadi ada pada ranah C5 (mengevaluasi)
apabila untuk menentukan keputusan didahului dengan proses berpikir
menganalisis informasi yang disajikan pada stimulus lalu peserta didik
diminta menentukan keputusan yang terbaik. Bahkan kata kerja
‘menentukan’ bisa digolongkan C6 (mengkreasi) bila pertanyaan
menuntut kemampuan menyusun strategi pemecahan masalah baru.
Jadi, ranah kata kerja operasional (KKO) sangat dipengaruhi oleh proses
berpikir apa yang diperlukan untuk menjawab pertanyaan yang
diberikan.
Penyusunan soal-soal HOTS umumnya menggunakan stimulus.
Stimulus merupakan dasar untuk membuat pertanyaan. Dalam konteks
HOTS. Stimulus dapat bersumber dari isu-isu global seperti masalah
teknologi informasi, sains, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan
infrastruktur.
Stimulus juga dapat diangkat dari permasalahan-permasalahan
yang ada di lingkungan sekitar satuan pendidikan seperti budaya, adat,
kasus-kasus di daerah, atau berbagai keunggulan yang terdapat di
daerah tertentu. Kreativitas seorang guru sangat mempengaruhi kualitas
dan variasi stimulus yang digunakan dalam penulisan soal HOTS.
Dalam mengembangkan stimulus, penulis soal HOTS harus
memperhatikan empat kriteria berikut ini.
1. Edukatif yaitu mendidik dan menghindari hal-hal yang negatif;
2. Menarik yaitu variatif berupa antara lain narasi, infografis, gambar,
tabel, teks bacaan, foto, kasus, foto, rumus, teks drama, penggalan
cerita, peta, daftar kata, simbol, contoh, dan suara yang direkam;
3. Inspiratif yaitu mampu mengembangkan imajinasi dan keingintahuan;
4. Kekinian yaitu sesuai dengan kondisi terbaru (kontekstual).

B. Karakteristik
Soal-soal HOTS sangat direkomendasikan untuk digunakan pada
berbagai bentuk penilaian kelas. Untuk menginspirasi guru menyusun
soal-soal HOTS di tingkat satuan pendidikan, berikut ini dipaparkan
karakteristik soal-soal HOTS.
1. Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi
The Australian Council for Educational Research (ACER)
menyatakan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi merupakan
proses: menganalisis, merefleksi, memberikan argumen (alasan),
menerapkan konsep pada situasi berbeda, menyusun, menciptakan.
Kemampuan berpikir tingkat tinggi bukanlah kemampuan untuk
mengingat, mengetahui, atau mengulang. Dengan demikian, jawaban
soal-soal HOTS tidak tersurat secara eksplisit dalam stimulus.
Kemampuan berpikir tingkat tinggi termasuk kemampuan untuk
memecahkan masalah (problem solving), keterampilan berpikir kritis
(critical thinking), berpikir kreatif (creative thinking), kemampuan
berargumen (reasoning), dan kemampuan mengambil keputusan
(decision making). Kemampuan berpikir tingkat tinggi merupakan
salah satu kompetensi penting dalam dunia modern, sehingga wajib
dimiliki oleh setiap peserta didik.
Kreativitas menyelesaikan permasalahan dalam HOTS, terdiri
atas:
a. kemampuan menyelesaikan permasalahan yang tidak familiar;
b. kemampuan mengevaluasi strategi yang digunakan untuk
menyelesaikan masalah dari berbagai sudut pandang yang
berbeda;
c. menemukan model-model penyelesaian baru yang berbeda dengan
cara-cara sebelumnya.
Tingkat kesukaran dalam butir soal tidak sama dengan
kemampuan berpikir tingkat tinggi. Sebagai contoh, untuk
mengetahui arti sebuah kata yang tidak umum (uncommon word)
mungkin memiliki tingkat kesukaran yang sangat tinggi, tetapi
kemampuan untuk menjawab permasalahan tersebut tidak termasuk
higher order thinking skills. Dengan demikian, soal-soal HOTS belum
tentu soal-soal yang memiliki tingkat kesukaran yang tinggi.
Kemampuan berpikir tingkat tinggi dapat dilatih dalam proses
pembelajaran di kelas. Oleh karena itu agar peserta didik memiliki
kemampuan berpikir tingkat tinggi, maka proses pembelajarannya
juga memberikan ruang kepada peserta didik untuk menemukan
konsep pengetahuan berbasis aktivitas. Aktivitas dalam pembelajaran
dapat mendorong peserta didik untuk membangun kreativitas dan
berpikir kritis.
2. Berbasis permasalahan kontekstual
Soal-soal HOTS merupakan asesmen yang berbasis situasi nyata
dalam kehidupan sehari-hari, dimana peserta didik diharapkan dapat
menerapkan konsep-konsep pembelajaran di kelas untuk
menyelesaikan masalah. Permasalahan kontekstual yang dihadapi
oleh masyarakat dunia saat initerkait dengan lingkungan hidup,
kesehatan, kebumian dan ruang angkasa, serta pemanfaatan ilmu
pengetahuan dan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam
pengertian tersebut termasuk pula bagaimana keterampilan peserta
didik untuk menghubungkan (relate), menginterpretasikan
(interprete), menerapkan (apply) dan mengintegrasikan (integrate)
ilmu pengetahuan dalam pembelajaran di kelas untuk menyelesaikan
permasalahan dalam konteks nyata.
Berikut ini diuraikan lima karakteristik asesmen kontekstual, yang
disingkat REACT.
a. Relating, asesmen terkait langsung dengan konteks pengalaman
kehidupan nyata.
b. Experiencing, asesmen yang ditekankan kepada penggalian
(exploration), penemuan (discovery), dan penciptaan(creation).
c. Applying, asesmen yang menuntut kemampuan peserta didik
untuk menerapkan ilmu pengetahuanyang diperoleh di dalam
kelas untuk menyelesaikan masalah-masalah nyata.
d. Communicating, asesmen yang menuntut kemampuan peserta
didik untuk mampu mengomunikasikan kesimpulanmodel
padakesimpulankonteksmasalah.
e. Transfering, asesmen yang menuntut kemampuan peserta didik
untuk mentransformasi konsep-konsep pengetahuan dalam kelas
ke dalam situasi atau konteks baru.
Ciri-ciri asesmen kontekstual yang berbasis pada asesmen
autentik, adalah sebagai berikut:
a. Peserta didik mengonstruksi responnya sendiri, bukan sekadar
memilih jawaban yang tersedia;
b. Tugas-tugasmerupakan tantangan yang dihadapkan dalamdunia
nyata;
c. Tugas-tugas yang diberikan tidak hanya memiliki satujawaban
tertentu yang benar, tetapi memungkinkan banyak jawaban benar
atau semua jawaban benar.
Berikut disajikan perbandingan asesmen tradisional dan asesmen
kontekstual.

Tabel 2. Perbandingan asesmen tradisional dan kontekstual

Asesmen Tradisional Asesmen Kontekstual


Peserta didik cenderung memilih Peserta didik mengekspresikan
respons yang diberikan. respons
Konteks dunia kelas (buatan) Konteks dunia nyata (realistis)
Umumnya mengukur aspek Mengukur performansi tugas
ingatan (berpikir tingkat tinggi)
(recalling)
Terpisah dengan pembelajaran Terintegrasi dengan pembelajaran
Pembuktian tidak langsung, Pembuktian langsung melalui
cenderung teoritis. penerapan pengetahuan dan
keterampilan dengan konteks
nyata.

3. Menggunakan bentuk soal beragam


Bentuk-bentuk soal yang beragam dalam sebuah perangkat tes
(soal-soal HOTS) sebagaimana yang digunakan dalam Programme for
International Students Assessments (PISA), bertujuan agar dapat
memberikan informasi yang lebih rinci dan menyeluruh tentang
kemampuan peserta tes. Hal ini penting diperhatikan oleh guru agar
penilaian yang dilakukan dapat menjamin prinsip objektif. Artinya
hasil penilaian yang dilakukan oleh guru dapat menggambarkan
kemampuan peserta didik sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya.
Penilaian yang dilakukan secara objektif, dapat menjamin akuntabilitas
penilaian.
Terdapat beberapa alternatif bentuk soal yang dapat digunakan
untuk menulis butirsoal HOTS (yang digunakan pada model pengujian
PISA), sebagai berikut:
a. Pilihan ganda
Pada umumnya soal-soal HOTS menggunakan stimulus yang
bersumber pada situasi nyata. Soal pilihan ganda terdiri atas pokok
soal (stem) dan pilihan jawaban (option). Pilihan jawaban terdiri
atas kunci jawaban dan pengecoh (distractor). Kunci jawaban ialah
jawaban yang benar atau paling benar. Pengecoh merupakan
jawaban yang tidak benar, namun memungkinkan seseorang
terkecoh untuk memilihnya apabila tidak menguasai bahannya/
materi pelajarannya dengan baik. Jawaban yang diharapkan (kunci
jawaban), umumnya tidak termuat secara eksplisit dalam stimulus
atau bacaan. Peserta didik diminta untuk menemukan jawaban soal
yang terkait dengan stimulus/bacaan menggunakan konsep-konsep
pengetahuan yang dimiliki serta menggunakan logika/penalaran.
Jawaban yang benar diberikan skor1, dan jawaban yang salah
diberikan skor 0.

b. Pilihan ganda kompleks (benar/salah, atau ya/tidak)


Soal bentuk pilihan ganda kompleks bertujuan untuk menguji
pemahaman peserta didik terhadap suatu masalah secara
komprehensif yang terkait antara pernyataan satu dengan yang
lainnya. Sebagaimana soal pilihan ganda biasa, soal-soal HOTS yang
berbentuk pilihan ganda kompleks juga memuat stimulus yang
bersumber pada situasi kontekstual. Peserta didik diberikan
beberapa pernyataan yang terkait dengan stilmulus/bacaan, lalu
peserta didik diminta memilih benar/salah atau ya/tidak.
Pernyataan-pernyataan yang diberikan tersebut terkait antara satu
dengan yang lainnya. Susunan pernyataan benar dan pernyataan
salah agar diacak secara random, tidak sistematis mengikuti pola
tertentu. Susunan yang terpola sistematis dapat memberi petunjuk
kepada jawaban yang benar. Pernyataan yangh benar lebih dari
satu. Apabila peserta didik menjawab benar pada semua pernyataan
yang diberikan skor 1 atau apabila terdapat kesalahan pada salah
satu pernyataan maka diberi skor 0.

c. Menjodohkan
Tes menjodohkan memberi tugas kepada peserta tes untuk
menjodohkan atau mencocokkan (matching) dua bagian tes yang,
dari segi isi atau arti, merupakan dua bagian yang secara nalar
saling berkatian. Tes menjodohka tersusun dalam bentuk dua
deretan butir tes. Deretan pertama terdiri dari pertanyaan, atau
pernyataan, atau bagian awal dari suatu pernyataan, atau sekadar
kata-kata lepas. Masing-masing pertanyaan atau bagian
permyataan itu diberi nomor, misalnya (1) sampai (10). Deretan
kedua. yang biasanya terletak di sebelah kanan deretan pertama,
terdiri dari jawaban atas pertayaan atau bagian akhir suatu
pernyataan. Masing-masing bagian dari deretan dua itu diberi
tanda yang berbeda dengan tanda yang digunakan pada deretan
pertama, misalnya dengan huruf (a) sampai dengan huruf j). Tentu
saja urutan bagian pertama dan urutan bagian kedua itu disusun
sedemikian rupa sehinga tidak merupakan jawaban atau
kelanjutan, atau bukan jawaban atau kelanjutan dari apa yang
terdapat pada baris yang sama. Hal itu dimaksudkan agar peserta
tes berpikir sebelum dapat menetapkan satu butir di deretan kiri,
misalnya nomor unut (2), cocok (match) dengan satu butir tertentu
di deretan kanan misalnya nomor urut (d). Dalam hal ini jawaban
yang harus dituliskan secara singkat adalah 2-d.

Kadang-kadang urutan deretan ke-2 berisi satu atau dua pilihan


lebih banyak dari pada deretan ke-1. Hal ini dilakukan untuk
membuat peserta berpikir lebih bersungguh-sungguh terutama
apabila tinggal tersisa satu butir tes yang belum terjawab. Dengan
jumlah butir yang tepat sama pada kedua deretan, peserta tes tidak
lagi berpikir ketika di masing-masing deretan butir tinggal tersisa
satu. Butir-butir terakhir itu tinggal dicocokkan saja terutama
apabila jawaban terhadap butir-butir lain sudah dianggap tepat.

d. Isian singkat atau melengkapi


Soal isian singkat atau melengkapi adalah soal yang menuntut
peserta tes untuk mengisi jawaban singkat dengan cara mengisi
kata, frase, angka, atau simbol. karakteristik soal isian.

Singkat atau melengkapi adalah sebagai berikut:


1) Bagian kalimat yang harus dilengkapi sebaiknya hanya satu
bagian dalam ratio butir soal, dan paling banyak dua bagian
supaya tidak membingungkan peserta didik.
2) Jawaban yang dituntut oleh soal harus singkat dan pasti yaitu
berupa kata, frase, angka, simbol, tempat, atau waktu.
Jawaban benar diberikan skor 1, dan jawaban salah diberikan skor
0.
e. Jawaban singkat atau pendek
Soal dengan bentuk jawaban singkat atau pendek adalah soal yang
jawabannya berupa kata, kalimat pendek, atau frase terhadap suatu
pertanyaan. Karakteristik soal jawaban singkat adalah sebagai
berikut:
1) Menggunakan kalimat pertanyaan langsung atau kalimat
perintah;
2) Pertanyaan atau perintah harus jelas, agar mendapat jawaban
yang singkat;
3) Panjangkataataukalimatyangharusdijawabolehpeserta
didikpadasemuasoaldiusahakan relatifsama;
4) Hindari penggunaan kata, kalimat, atau frase yang diambil
langsung dari buku teks, sebab akan mendorong peserta didik
untuk sekadar mengingat atau menghafal apa yang tertulis di
buku.
Setiap langkah/kata kunci yang dijawab benar diberikan skor1,
dan jawaban yang salah diberikanskor 0.
f. Uraian
Soal bentuk uraian adalah suatu soal yang jawabannya menuntut
peserta didik untuk mengorganisasikan gagasan atau hal-hal
yang telah dipelajarinya dengan cara mengemukakan atau
mengekspresikan gagasan tersebut menggunakan kalimatnya
sendiri dalam bentuk tertulis.

Dalam menulis soal bentuk uraian, penulis soal harus mempunyai


gambaran tentang ruang lingkup materi yang ditanyakan dan
lingkup jawaban yang diharapkan, kedalaman dan panjang
jawaban, atau rincian jawaban yang mungkin diberikan oleh
peserta didik. Dengan kata lain, ruang lingkup ini menunjukkan
kriteria luas atau sempitnya masalah yang ditanyakan. Di samping
itu, ruang lingkup tersebut harus tegas dan jelas tergambar dalam
rumusan soalnya.

Dengan adanya batasan sebagai ruang lingkup soal, kemungkinan


terjadinya ketidakjelasan soal dapat dihindari. Ruang lingkup
tersebut juga akan membantu mempermudah pembuatan kriteria
atau pedoman penskoran.

Untuk melakukan penskoran, penulis soal dapat menggunakan


rubrik atau pedoman penskoran. Setiap langkah atau kata kunci
yang dijawab benar oleh peserta didik diberi skor 1, sedangkan
yang salah diberi skor 0. Dalam sebuah soal kemungkinan
banyaknya kata kunci atau langkah-langkah penyelesaian soal
lebih dari satu. Sehingga skor untuk sebuah soal bentuk uraian
dapat dilakukan dengan menjumlahkan skor tiap Langkah atau
kata kunci yang dijawab benar oleh peserta didik.

Untuk penilaian yang dilakukan oleh madrasah seperti Ujian


Madrasah (UM), bentuk soal HOTS yang disarankan cukup 2 saja,
yaitu bentuk pilihan ganda dan uraian. Pemilihan bentuk soal itu
disebabkan jumlah peserta UM umumnya cukup banyak,
sedangkan penskoran harus secepatnya dilakukan dan
diumumkan hasilnya. Sehingga bentuk soal yang paling
memungkinkan adalah soal bentuk pilihan ganda dan uraian.
Sedangkan untuk penilaian harian, dapat disesuaikan dengan
karakteristik KD dan kreativitas guru mata pelajaran. Pemilihan
bentuk soal hendaknya dilakukan sesuaid engan tujuan penilaian
yaitu assessment of learning, assessment for learning, dan
assessment as learning.

Masing-masing guru mata pelajaran hendaknya kreatif


mengembangkan soal-soal HOTS sesuai dengan KI-KD yang
memungkinkan dalam mata pelajaran yang diampunya. Wawasan
guru terhadap isu-isu global, keterampilan memilih stimulus soal,
serta kemampuan memilih kompetensi yang diuji, merupakan
aspek-aspek penting yang harus diperhatikan oleh guru, agar
dapat menghasilkan butir-butir soal yang bermutu.
C. Level Kognitif
Anderson & Krathwohl (2001) mengklasifikasikan dimensi proses berpikir
sebagai berikut:

Tabel 2 Dimensi Proses Berpikir

Mengkreasi ide/gagasan sendiri


Mengkreasi Kata kerja: mengkonstruksi, desain, kreasi,
mengembangkan, menulis,
memformulasikan
Mengambil keputusan sendiri
HOTS Mengevaluasi Kata kerja: evaluasi, menilai, menyanggah,
memutuskan, memilih, mendukung.
Menspesifikasi aspek-aspek/elemen
Menganalisis Kata kerja: membandingkan, memeriksa,
mengkritisi, menguji.
Menggunakan informasi pada domain
berbeda
Mengaplikasi Kata kerja: menggunakan,
MOTS mendemonstrasikan, mengilustrasikan,
mengoperasikan
Menjelaskan ide/konsep
Memahami Kata kerja: menjelaskan, mengklasifikasi,
menerima, melaporkan.
Mengingat kembali
LOTS Mengetahui Kata kerja: mengingat, mendaftar,
mengulang, menirukan

Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, terdapat beberapa kata


kerja operasional (KKO) yang sama namun berada pada ranah yang
berbeda. Perbedaan penafsiran ini sering muncul ketika guru
menentukan ranah KKO yang akan digunakan dalam penulisan
indikator soal. Untuk meminimalkan permasalahan tersebut, KKO
dikelompokkan menjadi 3 level kognitif. Pengelompokan level kognitif
tersebut yaitu: (1) pengetahuan dan pemahaman (level1), (2) penerapan
(level 2), dan (3) penalaran (level 3).

Berikut dipaparkan secara singkat penjelasan untuk masing-masing


level tersebut.
1. Pengetahuan dan Pemahaman (Level 1)

Level kognitif pengetahuan dan pemahaman mencakup dimensi


proses berpikir mengetahui (C1) dan memahami (C2). Ciri-ciri soal
pada level 1 adalah mengukur pengetahuan faktual, konsep, dan
prosedural. Bisa jadi soal-soal pada level 1 merupakan soal kategori
sukar, karena untuk menjawab soal tersebut peserta didik harus
dapat mengingat beberapa rumus atau peristiwa, menghafal definisi,
atau menyebutkan langkah-langkah (prosedur) melakukan sesuatu.
Namun soal-soal pada level 1 bukanlah merupakan soal-soal HOTS.
Contoh KKO yang sering digunakan adalah: menyebutkan,
menjelaskan, membedakan, menghitung, mendaftar, menyatakan,
dan lain-lain. Contoh soal pada level 1 mata pelajaran Biologi:

Di antara bacteria berikut yang dapat menimbulkan sakit perut


(diare) pada manusia adalah….
A. Psedomonassp D. Escerichiacoli
B. hiobaccilusferrooksidan E. Acetobacter xylinum
C. Clostridiumbotulinum
Penjelasan:

Soal di atas termasuk level 1 karena hanya membutuhkan


kemampuan mengingat atau menghafal nama bakteri penyebab
diare.

2. Aplikasi (Level 2)

Soal-soal pada level kognitif aplikasi membutuhkan kemampuan


yang lebih tinggi dari pada level pengetahuan dan pemahaman. Level
kognitif aplikasi mencakup dimensi proses berpikir menerapkan atau
mengaplikasikan (C3). Ciri-ciri soal pada level 2 adalah mengukur
kemampuan: (a) menggunakan pengetahuan faktual, konseptual, dan
procedural tertentu pada konsep lain dalam mapel yang sama atau
mapel lainnya; atau (b) menerapkan pengetahuan faktual,
konseptual, dan procedural tertentu untuk menyelesaikan masalah
kontekstual (situasi lain). Bisa jadi soal-soal pada level 2 merupakan
soal kategori sedang atau sukar, karena untuk menjawab soal
tersebut peserta didik harus dapat mengingat beberapa rumus atau
peristiwa, menghafal definisi/konsep, atau menyebutkan langkah-
langkah (prosedur) melakukan sesuatu.

Selanjutnya pengetahuan tersebut digunakan pada konsep lain atau


untuk menyelesaikan permasalahan kontekstual. Namun soal-soal
pada level 2 bukanlah merupakansoal-soal HOTS. Contoh KKO yang
sering digunakan dalah: menerapkan, menggunakan, menentukan,
menghitung, membuktikan, danlain-lain.

Contoh soal pada level 2 mata pelajaran Ekonomi:

Jumlah uang yang beredar di masyarakat sebesar Rp100 milyar,


tingkat harga umum yang berlaku Rp200.000,00 dan jumlah barang
yang diperdagangkan 5.000.000 unit, maka kecepatan uang yang
beredar menurut teori kuantitas Irving Fisher adalah…..

A. 5 kali B.10 kali C. 50 kali D.100 kali E.1000 kali


Penjelasan:

Soal di atas termasuk level 2 karena untuk menjawab soal tersebut,


peserta didik harus mampu mengingat teori kuantitas Irving Fisher
selanjutnya digunakan untuk menentukan kecepatan uang yang
beredar.

3. Penalaran (Level 3)

Level penalaran merupakan level kemampuan berpikir tingkat tinggi


(HOTS), karena untuk menjawab soal-soal pada level 3 peserta didik
harus mampu mengingat, memahami, dan menerapkan pengetahuan
faktual, konseptual, dan prosedural serta memiliki logika dan
penalaran yang tinggi untuk memecahkan masalah-masalah
kontekstual (situasi nyata yang tidak rutin). Level penalaran
mencakup dimensi proses berpikir menganalisis (C4), mengevaluasi
(C5), dan mengkreasi (C6). Pada dimensi proses berpikir menganalisis
(C4) menuntut kemampuan peserta didik untuk menspesifikasi
aspek-aspek/elemen, menguraikan, mengorganisir, membandingkan,
dan menemukan makna tersirat. Pada dimensi proses berpikir
mengevaluasi (C5) menuntut kemampuan peserta didik untuk
menyusun hipotesis, mengkritik, memprediksi, menilai, menguji,
membenarkan atau menyalahkan. Sedangkan pada dimensi proses
berpikir mengkreasi (C6) menuntut kemampuan peserta didik untuk
merancang, membangun, merencanakan, memproduksi,
menemukan, memperbaharui, menyempurnakan, memperkuat,
memperindah, menggubah. Soal-soal pada level penalaran tidak
selalu merupakan soal-soal sulit.

Ciri-ciri soal pada level 3 adalah menuntut kemampuan


menggunakan penalaran dan logika untuk mengambil keputusan
(evaluasi), memprediksi dan merefleksi, serta kemampuan
menyusun strategi baru untuk memecahkan masalah kontesktual
yang tidak rutin. Kemampuan menginterpretasi, mencari hubungan
antar konsep, dan kemampuan mentransfer konsep satu kekonsep
lain, merupakan kemampuan yang sangat penting untuk
menyelesaiakan soal-soal level 3 (penalaran). Kata Kerja Operasional
(KKO) yang sering digunakan antara lain: menguraikan,
mengorganisasi, membandingkan, menyusun hipotesis, mengkritik,
memprediksi, menilai, menguji, menyimpulkan, merancang,
membangun, merencanakan, memproduksi, menemukan,
memperbaharui, menyempurnakan, memperkuat, memperindah, dan
menggubah.

Berikut disajikan contoh soal level 3 mata pelajaran PJOK

Seorang pemain penyerang melakukan serangan ke gawang. Pemain


yang bertahan berupaya untuk mempertahankan daerah pertahanan
dan merebut bola. Penjaga gawang berupaya agar gawangnya tidak
kemasukan bola. Perhatikan gambar berikut!

Dalam merancang strategi pertahanan, pemain-pemain manakah


yang harus merebut bola untuk menutup ruang apabila pembawa
bola menuju ke arah pertahanan bagian kanan?
A. 1 dan2 C. 1 dan5 E. 4 dan5

B. 1 dan4 D. 2 dan4

Penjelasan:

Soal di atas termasuk level 3 (penalaran) karena untuk menjawab


soal tersebut, peserta didik harus mampu mengingat dan memahami
materi faktual, konseptual, dan prosedural tentang Teknik bertahan,
serta mampu menggunakannnya dalam permainan sepak bola.
Selanjutnya, dengan melakukan analisis terhadap situasi (stimulus)
yang diberikan peserta didik mampu menentukan strategi bertahan
dengan tepat menggunakan konsep teknik bertahan dalam
permainan sepak bola.

Contoh soal level 3 mata pelajaran Matematika.

Kartu Soal

Mata Pelajaran : Matematika Wajib


Kelas/Semester : XI/1
Kurikulum : 2013
Kompetensi Dasar : Menyusun sistem persamaan linear tiga variabel
dari masalah kontekstual

Materi : Menyusun sistem persamaan linear tiga


variabel dari masalah kontekstual
(PenerapanSistemPersamaan Linear Tiga
Variabel)

Indikator Soal : Disajikan sebuah masalah yang berkaitan


dengan SPLTV, peserta didik dapat menarik
kesimpulan dari masalah yan gada

Level Kognitif : Penalaran (L3)

Perhatikan ilustrasi berikut.

Suatu pabrik sepatu memproduksi tiga jenis sepatu yaitu: sepatu


olah raga, sepatu pantovel laki- laki, dan sepatu pantovel
perempuan. Sepatu-sepatu tersebut dikirimkan ke toko-toko dengan
rincian sebagai berikut :

a. Toko Amenerima 70 pasang sepatu olah raga, 40 pasang sepatu


pantovel laki-laki, dan 90 pasang sepatu pantovel perempuan;
b. Toko B menerima 60 pasang sepatu olah raga, 70 pasang sepatu
pantovel laki-laki, dan70 pasang sepatu pantovel perempuan;
c. Toko C menerima 90 pasang sepatu olahraga, 60 pasang sepatu
pantovel laki-laki, dan 50 pasang sepatu pantovel perempuan.
Harga jual sepatu olah raga Rp50.000,00/pasang; sepatu pantovel
laki-laki Rp150.000,00/pasang dan sepatu pantovel perempuan
Rp100.000,00/pasang.

Hasil penjualan sepatu–sepatu tersebut dapat dilihat pada tabel


berikut:

NamaToko Jenissepat
Olah raga Pantovel Laki- Pantovel
A 60 40 50
B 60 60 30
C 80 40 30

Jika omset penjualan lebih dari Rp10.000.000,00 maka toko-toko


tersebut mendapat bonus Rp100.000,00 dan berlaku untuk setiap
kelipatan Rp1.000.000,00.

Dari masalah di atas, maka dapat disimpulkan bahwa….


A. Toko A memperoleh jumlah bonus lebih besar dari toko B
B. Toko C memperoleh jumlah bonus lebih besar dari toko A
C. Toko B memperoleh jumlah bonus lebih besar dari dua kali bonus
toko C
D.Dua kali bonus toko A sama dengan jumlah bonus diperoleh toko B
dan C
E. Dua kali bonus toko C lebih besar dari dua kalibonus yang diperoleh
toko B

Kunci Jawaban: D
Contoh soal Level 3 mata pelajaran Kimia
Contoh soal level 3 mata pelajaran Matematika.
KARTU SOAL (PILIHAN GANDA)
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/Semester : XII / II
Kurikulum : 2013 revisi 2016
Kompetensi : Menganalisis kelimpahan, kecenderungan sifat
Dasar fisika dan kimia, manfaat, dan proses
pembuatan unsur-unsur golongan utama (gas
mulia, halogen, alkali, dan alkali tanah)
Materi : Kimia Unsur
Indikator Soal : Diberikan data mengenai kandungan flouride
sebagai bahan aktif pasta gigi, peserta didik
dapat menentukan jenis pasta gigi yang baik
untuk kesehatan.
Level Kognitif : C4

Soal:
Penyebab terjadinya perubahan warna gigi terdiri dari faktor lokal dan
faktor sistemik. Faktor local tersebut antara lain disebabkan oleh pasta
gigi atau gel khusus yang dioleskan pada gigi, atau cairan untuk
berkumur. Penyebab perubahan warna gigi karena faktor sistemik ialah
akibat asupan fluor yang berlebih pada masa pembentukan email dan
kalsifikasi gigi melalui fluoridasi air minum, tablet fluor, atau obat
tetes, yang dikenal sebagai fluorosis gigi.
WHO menetapkan komponen fluoride minimal sehingga dapat
berkhasiat adalah 800 ppm. Sedangkan BPOM menetapkan standar
kandungan fluoride dalam pasta gigi sebesar 800 sampai 1500 ppm,
namun untuk pasta gigi anak rentangnya yaitu 250 sampai 500 ppm.
Melalui penelitian yang sederhana, Athar membandingkan dua merk
pasta gigi dengan bahan aktif flouride yang beredar bebas dipasaran
untuk mengetahui pasta gigi yang aman digunakan sehari-hari.
Pasta Gigi Bahan Aktif Mr Senyawa Kadar
X Sodium 144 0,50%
monoflourophospate
Y Sodium fluoride 42 0,30 %

Berdasarkan data tersebut, Athar menarik beberapa kesimpulan :


(1) Pasta gigi X memiliki kandungan flouride yang dapat memberikan
manfaat.
(2) Pasta gigi X dapat membuat perubahan warna pada gigi.
(3) Pasta gigi Y aman digunakan sesuai standar BPOM.
(4) Pasta gigi Y merupakan cocok digunakan sebagai pasta gigi anak-
anak.
Diantara keempat kesimpulan yang dikemukakan oleh Athar, yang
benar adalah ....
A. (1) dan (2) B. C. (2) dan (3) E. (2) dan (4)
(1) dan (3) Kunci D. (1) dan
Jawaban: (4)
Pasta Gigi X
Kadar sodium monoflourophosphate (Na2FPO3) = 0,50% = 5000 ppm
Kadar F dalam Na2FPO3 = 19/144 x 5.000 ppm= 660 ppm
Berdasarkan nilai kadar yang didapat, maka sodium
monoflourophosphate (Na2FPO3) sesuai dengan standar WHO dan
BPOM, secara langsung tidak akan mengubah warna gigi dan
menyebabkan flourisis gigi, namun tidak sesuai untuk digunakan
bahkan sebagai pasta gigi anak-anak.
Pasta Gigi Y
Kadar sodiumflouride (NaF) = 0,30% = 3.000 ppm
Kadar F dalam NaF = 19/42 x 3.000 ppm= 1.357 ppm
Berdasarkan nilai kadar yang didapat, maka sodium flouride (NaF)
sesuai dengan standar BPOM namun tidak WHO, secara langsung
tidak akan mengubah warna gigi dan menyebabkan flourisis gigi,
namun tidak sesuai untuk digunakan bahkan sebagai pasta gigi
anak-anak.
Keterangan:
Soal ini termasuk soal HOTS karena:
1. Mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi (C4, C5, atau C6):
C4
2. Berbasis permasalahan kontekstual: Ya.
3. Menarik (trending topic): Ya.
4. Tidak familiar (tidak rutin): Tidak, pasta gigi ditemukan peserta
didik dalam kesehariannya.
Contoh soal Level 3 Mata Pelajaran Biologi

Mata Pelajaran : BIOLOGI


Kelas/Semester : XMIPA/1
Kurikulum : 2013

Kompetensi Dasar : 3.1 Menjelaskan ruang lingkup biologi (permasalahan


pada berbagai obyek biologi dan tingkat organisasi
kehidupan), melalui penerapan metode ilmiah dan
prinsip keselamatan kerja.
Materi : Metode ilmiah
Indikator Soal : Diberikan gambar desain suatu percobaan, peserta
didik dapat menentukan variable penelitiannya dengan
tepat.
Soal :

Beberapa jam setelah mencampur adonan, juru masak menimbang dan


mengamati bahwa massa adonan tersebuttelah berkurang.

Pada awalnya, massa adonan adalah sama pada masing-masing dari


keempat percobaan yang ditunjukkan di bawah ini. Manakah dua percobaan
yang harus dibandingkan oleh juru masak untuk menguji bahwa ragi
adalah penyebab berkurangnya massa adonan tersebut juru masak harus
membandingkan percobaan….
A. 1 dan2 C. 1 dan4 E. 3 dan4
B. 1 dan3 D. 2 dan4

Kunci/Pedoman Penskoran: E

Level kognitif: 3(C5)

D. Langkah-Langkah Penyusunan Soal HOTS

Untuk menulis butir soal HOTS, penulis soal dituntut untuk dapat
menentukan perilaku yang hendak diukur dan merumuskan materi yang
akan dijadikan dasar pertanyaan (stimulus) dalam konteks tertentu sesuai
dengan perilaku yang diharapkan. Selain itu uraian materi yang akan
ditanyakan (yang menuntut penalaran tinggi) tidak selalu tersedia di dalam
buku pelajaran. Oleh karena itu dalam penulisan soal HOTS, dibutuhkan
penguasaan materi ajar, keterampilan dalam menulis soal (kontruksisoal),
dan kreativitas guru dalam memilih stimulus soal sesuai dengan situasi
dan kondisi daerah di sekitar satuan guruan. Berikut dipaparkan langkah-
langkah penyusunan soal-soal HOTS.

1. Menganalisis KD yang dapat dibuat soal-soal HOTS


Terlebih dahulu guru-guru memilih KD yang dapat dibuatkan soal-soal
HOTS.Tidak semua KD dapat dibuatkan model-model soal HOTS. Guru-
guru secara mandiri atau melalui forum MGMP dapat melakukan
analisis terhadap KD yang dapat dibuatkan soal-soal HOTS.

2. Menyusun kisi-kisi soal


Kisi-kisipenulisansoal-soal HOTS bertujuan untuk membantu para guru
dalam menulis butir soal HOTS. Secara umum, kisi-kis itersebut
diperlukan untuk memandu gurud alam: (a) memilih KD yang dapat
dibuat soal-soal HOTS, (b) memilih materi pokok yang terkait dengan KD
yang akan diuji, (c) merumuskan indikator soal, dan(d) menentukan level
kognitif.

3. Memilih stimulus yang menarik dan kontekstual


Stimulus yang digunakan hendaknya menarik, artinya mendorong
peserta didik untuk membaca stimulus. Stimulus yang menarik
umumnya baru, belum pernah dibaca oleh peserta didik. Sedangkan
stimulus kontekstual berarti stimulus yang sesuai dengan kenyataan
dalam kehidupan sehari-hari, menarik, mendorong peserta didik untuk
membaca. Dalam konteks Ujian Madrasah/Madrasah, guru dapat
memilih stimulus dari lingkungan madrasah/madrasah atau daerah
setempat.

4. Menulisbutir pertanyaan sesuai dengan kisi-kisi soal


Butir-butir pertanyaan ditulissesuai dengan kaidah penulisan butirsoal
HOTS. Kaidah penulisan butir soal HOTS, agak berbeda dengan kaidah
penulisan butir soal pada umumnya. Perbedaannya terletak pada aspek
materi, sedangkan pada aspek konstruksi dan bahasa relatif sama.
Setiap butir soal ditulis pada kartu soal .

5. Membuat pedoman penskoran (rubrik) atau kunci jawaban


Setiap butir soal HOTS yang ditulis hendaknya dilengkapi dengan
pedoman penskoran atau kunci jawaban. Pedoman penskoran dibuat
untuk bentuk soal uraian. Sedangkan kunci jawaban dibuat untuk
bentuk soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks (benar/salah,
ya/tidak), dan isian singkat
BAB V
TEKNIK PENULISAN SOAL

A. Pengertian Tes Tertulis


Tes tertulis merupakan kumpulan soal-soal yang diberikan kepada
peserta didik dalam bentuk tulisan. Dalam menjawab soal, peserta didik
tidak selalu harus merespon dalam bentuk tulisan, tetapi juga dapat
dilakukan dalam bentuk lain, seperti memberi tanda, mewarnai, dan
menggambar.
Soal-soal pada tes tertulis dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu
soal dengan memilih jawaban yang sudah disediakan (bentuk soal
pilihan ganda, benar-salah, menjodohkan), dan soal dengan memberikan
jawaban secara tertulis (bentuk soal isian, jawaban singkat, dan uraian).
Dalam penyusunan soal tes tertulis, penulis soal harus
memperhatikan kaidah-kaidah penulisan soal dari segi materi,
kontruksi, dan bahasa.
B. Teknik Penulisan Soal Bentuk Pilihan Ganda
Soal Pilihan Ganda merupakan bentuk soal yang jawabannya dipilih
dari beberapa kemungkinan jawaban yang telah disediakan. Setiap soal
Pilihan Ganda terdiri atas pokok soal (stem) dan pilihan jawaban (option).
Pilihan jawaban terdiri atas kunci jawaban dan pengecoh (distractor).
Kunci jawaban merupakan jawaban yang benar atau paling benar.
Pengecoh merupakan jawaban yang tidak benar, namun memungkinkan
peserta didik terkecoh untuk memilihnya apabila tidak menguasai
materi pelajaran dengan baik.
1. Keunggulan dan Keterbatasan
Beberapa keunggulan bentuk soal PG adalah:
a. Mengukur berbagai jenjang kognitif (dari ingatan sampai dengan
kreasi).
b. Dapat mencakup ruang lingkup materi yang luas.
c. Penskorannya mudah, cepat, dan objektif.
d. Bentuk soal PG sangat tepat untuk ujian yang pesertanya banyak
atau sifatnya massal, dan hasilnya harus segera diumumkan, seperti
Ujian Madrasah dan Ujian Madrasah.
Beberapa keterbatasan soal bentuk PG adalah:
a. Memerlukan waktu yang relatif lama untuk menulis soalnya.
b. Sulit membuat pengecoh yang homogen dan berfungsi.
c. Terdapat peluang bagi peserta untuk menebak jawaban.
d. Tidak seluruh kompetensi dapat diukur dengan bentuk pilihan ganda
2. Kaidah Penulisan Butir Soal Pilihan Ganda
a. Materi
1) Soal harus sesuai dengan indikator soal.
2) Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi.
3) Setiap soal hanya mempunyai satu jawaban yang benar.
4) Soal tidak mengandung unsur SARA (Suku, Agama, Ras,
Antargolongan).
b. Kontruksi
1) Pokok soal harus dirumuskan secara singkat, jelas, dan tegas.
2) Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan
pernyataan yang diperlukan saja.
3) Pokok soal tidak memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar.
4) Pokok soal tidak mengandung pernyataan yang bersifat negatif
ganda.
5) Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama.
6) Pilihan jawaban tidak mengandung pernyataan, "semua pilihan
jawaban di atas salah" atau "semua pilihan jawaban di atas benar.“
7) Pilihan jawaban yang berbentuk angka harus disusun berdasarkan
urutan besar kecilnya nilai angka tersebut.
8) Gambar, grafik, tabel, diagram, dan sejenisnya yang terdapat pada
soal harus jelas dan berfungsi.
9) Butir soal tidak tergantung pada jawaban soal sebelumnya.
c. Bahasa
1) Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan
kaidah Bahasa Indonesia, untuk bahasa daerah dan bahasa asing
sesuai kaidahnya.
2) Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat.
3) Pilihan jawaban tidak mengulang kata atau frase yang bukan
merupakan satu kesatuan pengertian
Hal-hal penting lain yang perlu diperhatikan dalam penulisan soal:
1) Soal tidak boleh menyinggung Suku, Agama, Ras, Antar Golongan
(SARA).
2) Soal tidak boleh bermuatan politik, pornografi, promosi produk
komersial (iklan) atau instansi (nama madrasah, nama wilayah),
kekerasan, dan bentuk lainnya yang dapat menimbulkan efek negatif
atau hal-hal yang dapat menguntungkan atau merugikan kelompok
tertentu.
Dengan demikian maka, dalam menyusun soal-soal pilihan ganda perlu
memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1) Soal harus sesuai dengan indikator soal dalam kisi-kisi. Artinya, soal
harus menanyakan perilaku dan materi yang hendak diukur sesuai
dengan tuntutan indikator soal.
2) Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi
3) Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar atau yang
paling benar
4) Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas.
5) Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan
pernyataan yang diperlukan saja.
6) Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban benar.
7) Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif
ganda.
8) Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama.
9) Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan ‘’Semua pilihan
jawaban di atas salah’’ atau ‘’Semua pilihan jawaban di atas benar.’’
10) Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun
berdasarkan besar kecilnya nilai angka tersebut atau kronologinya.
11) Gambar, grafik, tabel, diagram, dan sejenisnya yang terdapat pada
soal harus jelas dan berfungsi.
12) Butir soal tidak boleh bergantung pada jawaban soal sebelumnya.
13) Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah
Bahasa Indonesia.
14) Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal akan
digunakan untuk daerah lain atau nasional.
15) Setiap soal harus menggunakan bahasa yang komunikatif.
16) Setiap pilihan jawaban jangan mengulang kata atau frase yang bukan
merupakan satu kesatuan pengertian.
C. Teknik Penulisan Soal Uraian
Soal bentuk uraian adalah suatu soal yang menuntut peserta didik
untuk mengorganisasikan gagasan-gagasan atau hal-hal yang telah
dipelajarinya. Jawabannya dikemukakan dalam bentuk uraian tertulis.
1. Keunggulan dan Keterbatasan
a. Keunggulan
Dapat mengukur kemampuan peserta didik dalam hal menyajikan
jawaban terurai secara bebas, mengorganisasikan pikirannya,
mengemukakan pendapatnya, dan mengekspresikan gagasan-
gagasan dengan menggunakan kata-kata atau kalimat peserta didik
sendiri
b. Keterbatasan
Jumlah materi atau pokok bahasan yang dapat ditanyakan relatif
terbatas, waktu untuk memeriksa jawaban cukup lama,
penskorannya relatif subjektif, dan tingkat reliabilitasnya relatif
lebih rendah dibandingkan dengan soal bentuk pilihan ganda,
karena reliabilitas skor pada soal bentuk uraian sangat tergantung
pada penskor tes. Berdasarkan penskorannya soal bentuk uraian
diklasifikasikan menjadi uraian objektif dan uraian non objektif.
a. Soal bentuk uraian objektif adalah rumusan soal atau pertanyaan
yang menuntut sehimpunan jawaban dengan pengertian/konsep
tertentu sehingga penskorannya dapat dilakukan secara objektif.
b. Soal bentuk uraian non objektif adalah rumusan soal yang
menuntut sehimpunan jawaban berupa pengertian/konsep
menurut pendapat masing-masing peserta didik sehingga
penskorannya sukar dilakukan secara objektif (penskorannya dapat
mengandung unsur subjektivitas).
Pada prinsipnya, perbedaan antara soal bentuk uraian
objektif dan non objektif terletak pada kepastian penskorannya.
Pada soal uraian bentuk objektif, pedoman penskorannya berisi
kunci jawaban yang lebih pasti. Setiap kata kunci diuraikan secara
jelas dan diberi skor satu. Pada soal uraian bentuk non objektif,
pedoman penskorannya berisi kriteria-kriteria dan setiap kriteria
diskor dalam bentuk rentang skor.
2. Kaidah Penulisan Butir Soal Uraian
a. Materi
1) Soal harus sesuai dengan indikator.
2) Batasan jawaban yang diharapkan harus jelas.
3) Isi materi sesuai dengan pelajaran.
4) Isi materi yang ditanyakan sudah sesuai dengan jenjang
madrasah/kelas.
b. Kontruksi
1) Rumusan kalimat soal harus menggunakan kata tanya/perintah
yang menuntut jawaban terurai.
2) Buatkan petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal.
3) Buatlah pedoman penskoran segera setelah soal disusun.
4) Hal-hal yang menyertai soal: tabel, gambar, grafik, peta, atau yang
sejenisnya harus disajikan dengan jelas dan terbaca.
c. Bahasa
1) Butir soal menggunakan kalimat yang komukatif.
2) Butir soal tidak mengandung kata yang dapat menyinggung
perasaan peserta didik (emosional).
3) Butir soal tidak menggunakan kata yang menimbulkan penafsiran
ganda.
4) Butir soal menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
5) Rumusan soal sudah mempertimbangkan segi bahasa dan budaya.
6) Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat.
7) Butir soal tidak mengandung unsur SARA, politik, kekerasan,
pornografi, komersiil, dll.
3. Penyusunan Pedoman Penskoran
Pedoman penskoran merupakan panduan atau petunjuk yang
menjelaskan tentang batasan atau kata-kata kunci atau konsep untuk
melakukan penskoran terhadap soal-soal bentuk uraian objektif dan
kemungkinan-kemungkinan jawaban yang diharapkan atau kriteria-
kriteria jawaban yang digunakan untuk melakukan penskoran terhadap
soal-soal uraian non objektif. Pedoman penskoran untuk setiap butir
soal uraian harus disusun segera setelah penulisan soal.
4. Kaidah Penulisan Pedoman Penskoran
a. Uraian Objektif
1) Tuliskan semua kemungkinan jawaban benar atau kata kunci
jawaban dengan jelas untuk setiap nomor soal.
2) Setiap kata kunci diberi skor 1 (satu).
3) Apabila suatu pertanyaan mempunyai beberapa subpertanyaan,
rincilah kata kunci dari jawaban soal tersebut menjadi beberapa
kata kunci subjawaban. Kata-kata kunci ini dibuatkan skornya
(masing-masing 1).
4) Jumlahkan skor dari semua kata kunci yang telah ditetapkan pada
soal. Jumlah skor ini disebut skor maksimum dari satu soal.
b. Uraian Non objektif
1) Tuliskan garis-garis besar jawaban sebagai kriteria jawaban untuk
dijadikan pedoman atau dasar dalam memberi skor. Kriteria
jawaban disusun sedemikian rupa sehingga pendapat/pandangan
pribadi peserta didik yang berbeda dapat diskor menurut mutu
uraian jawabannya.
2) Tetapkan rentang skor untuk tiap garis besar jawaban. Besarnya
rentang skor terendah 0 (nol), sedangkan rentang skor tertinggi
ditentukan berdasarkan keadaan jawaban yang dituntut oleh soal
itu sendiri. Semakin kompleks jawaban, rentang skor semakin
besar. Untuk memudahkan penskoran, setiap rentang skor diberi
rincian berdasarkan kualitas jawaban, misalnya untuk rentang skor
0 - 3: jawaban tidak baik 0, agak baik 1, baik 2, sangat baik 3.
Kriteria kualitas jawaban (baik tidaknya jawaban) ditetapkan oleh
penulis soal.
3) Jumlahkan skor tertinggi dari tiap-tiap rentang skor yang telah
ditetapkan. Jumlah skor dari beberapa kriteria ini disebut skor
maksimum dari satu soal.
5. Prosedur penskoran
a. Pemberian skor pada jawaban uraian sebaiknya dilakukan per nomor
soal yang sama untuk semua jawaban peserta didik agar konsistensi
penskor terjaga dan skor yang dihasilkan adil untuk semua peserta
didik.
b. Untuk uraian objektif: periksalah jawaban peserta didik dengan
mencocokkan jawaban dengan pedoman penskoran. Setiap jawaban
peserta didik yang sesuai dengan kunci dinyatakan “Benar” dan diberi
skor 1, sedangkan jawaban peserta didik yang tidak sesuai dengan
kunci dianggap “Salah” dan diberi skor 0. Tidak dibenarkan memberi
skor selain 0 dan 1. Apabila ada jawaban peserta didik yang kurang
sempurna, kurang memuaskan, atau kurang lengkap, pemeriksa harus
dapat menilai seberapa jauh hal itu terjadi. Dengan demikian dapat
diputuskan akan diberi skor 0 atau 1 untuk jawaban tersebut.
c. Untuk uraian non objektif: periksalah jawaban peserta didik dengan
mencocokkan jawaban dengan pedoman penskoran. Pemberian skor
disesuaikan antara kualitas jawaban peserta didik dan kriteria
jawaban. Di dalam pedoman penskoran sudah ditetapkan skor yang
diberikan untuk setiap tingkatan kualitas jawaban.
d. Baik soal uraian objektif maupun soal non objektif, bila tiap butir soal
sudah selesai diskor, hitunglah jumlah skor perolehan peserta didik
pada setiap nomor butir soal.
e. Apabila dalam satu tes terdapat lebih dari satu nomor soal uraian,
setiap nomor soal uraian diberi bobot. Pemberian bobot dilakukan
dengan membandingkan semua soal yang ada dilihat dari kedalaman
materi, kerumitan/kompleksitas jawaban, dan tingkat kognitif yang
diukur. Skala yang digunakan dalam satu tes adalah 10 atau 100
sehingga jumlah bobot dari semua soal adalah 10 atau 100. Pemberian
bobot pada setiap soal uraian dilakukan pada saat merakit tes.
f. Kemudian lakukan perhitungan nilai dengan menggunakan rumus:

Atau

Keterangan:
Ni = Nilai untuk satu nomor soal tertentu setelah dikalikan dengan
bobot.
Ai = Skor perolehan peserta didik pada satu nomor soal tertentu.
C = Skor maksimum untuk nomor soal itu.
B = Bobot soal dari soal itu.
g. Jumlahkan semua nilai (Ni) yang telah diperoleh peserta didik dalam
perangkat tes. Jumlah ini disebut nilai akhir dari satu perangkat tes
uraian yang disajikan
BAB VI
PENUTUP

Petunjuk Teknis Penyusunan Soal HOTS pada Madrasah ini disusun


sebagai panduan bagi Guru Madrasah, Kepala Madrasah, Pengawas
Madrasah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam rangkaian kegiatan
pelaksanaan penilaian. Dengan diterbitkannya petunjuk teknis diharapkan
guru madrasah mampu menyusun soal yang berkualitas.

DIREKTUR JENDERAL
PENDIDIKAN ISLAM,

TTD

MUHAMMAD ALI RAMDHANI


KEMENTERIAN AGAMA RI DIREKTORAT
JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM Jl. Lapangan
Banteng Barat No. 3 – 4, Lantai 6-7
Telp. (021) 3811523, 34833236 Fax. (021) 3859117, 3520951
JAKARTA

Nomor : B-334.2/DJ.I/Dt.I.I/PP.00/02/2021 11 Februari 2021


Lamp. : 1 berkas
Hal : Pengantar Kisi-kisi Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021

Kepada Yth.
1. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi
2. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota
3. Kepala MI, MTs, MA dan MAK

di – tempat

Assalamu’alaikum Wr.Wb.,

Menindaklanjuti SK Dirjen No.752 Tahun 2021 tentang Prosedur Operasional


Standar Penyelenggaraan Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021, Direktorat
KSKK Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama
Republik Indonesia telah menyusun Kisi-kisi Ujian Madrasah kelompok mata
pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab jenjang MI, MTs dan
MA/MAK. Berikut disampaikan kisi-kisi dimaksud sebagaimana termuat pada
lampiran surat ini. Penjelasan lebih lanjut sebagai pendamping pengiriman kisi-kisi
tersebut adalah;
1. Kisi-kisi Ujian Madrasah meliputi Mapel Quran Hadis, Akidah Ahlak, Fikih, SKI
dan Bahasa Arab untuk jenjang MI,MTs, dan MA/MAK.
2. Kisi-kisi Ujian Madrasah dimaksud pada poin 1 di atas berfungsi memberikan
panduan sekaligus membantu guru madrasah dalam menyusun soal Ujian
Madrasah kelompok Mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab di Madrasah.
3. Kisi-kisi disusun dengan mengacu pada KMA 183 Tahun 2019 tentang
Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah.
4. Guru dalam menyusun soal dapat memilih dari 60 kisi-kisi pada setiap jenjang
yang telah disiapkan oleh Kementerian Agama dan selanjutnya disesuaikan
dengan kondisi masing-masing madrasah,
5. Berdasarkan pertimbangan pada poin 4, guru dalam menyusun soal dapat
memperhatikan rambu-rambu persentase dan komposisi level kognifif sebagai
berikut:

Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan BSrE. Untuk memastikan keasliannya,
silahkan scan QRCode dan pastikan diarahkan ke alamat https://tte.kemenag.go.id atau kunjungi halaman https://tte.kemenag.go.id/
Token : 0gMUEd
LEVEL KOMPOSISI MATERI
JUMLAH KOGNITIF
NO JENJANG
SOAL Kelas Persentse

L1 = 20 % 4 20 %
L2 = 50 %
L3 = 30 % 5 30 %
1. Madrasah Ibtidaiyah
6 50 %

L1 = 20 % 7 20 %
Ditentukan L2 = 50 %
Madrasah oleh masing- 8 30 %
2. L3 = 30 %
Tsanawiyah masing
Madrasah 9 50 %

L1 = 20 % 10 20 %
L2 = 50 %
3. Madrasah Aliyah L3 = 30 % 11 30 %

12 50 %

6. Penyusunan soal agar mempertimbangkan situasi pandemi, sehingga tingkat


kesulitan dan level kognitif soal yang dikembangkan dapat menyesuaikan
kondisi pembelajaran yang berlangsung selama ini di setiap madrasah. Atas
dasar itu pula, maka meskipun sebagian besar level kognitif Kompetensi
Dasar di KMA 183 Tahun 2019 pada level 3 (L3), guru penyusun soal di
setiap madrasah dibolehkan mengembangkan soal pada level 1 (L1) atau
level 2 (L2).

Mohon kiranya dapat dipedomani, disosialisasikan dan dilaksanakan


sebagaimana mestinya.

Demikian, atas perhatian dan kerjasama Saudara diucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

a.n. Direktur Jenderal


Direktur KSKK Madrasah,

H. A. Umar

Tembusan Yth:
1. Direktur Jenderal Pendidikan Islam.

Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan BSrE. Untuk memastikan keasliannya,
silahkan scan QRCode dan pastikan diarahkan ke alamat https://tte.kemenag.go.id atau kunjungi halaman https://tte.kemenag.go.id/
Token : 0gMUEd
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BAHASA ARAB
TAHUN PELAJARAN 2020/2021

JENJANG:
MADRASAH IBTIDAIYAH (MI)

1|
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB TP. 2020/2021

Mata Pelajaran: Al Qur’an-Hadis Jenjang: Madrasah Ibtidaiyah (MI)


Kompetensi Dasar yang Kelas/ Level
NO IPK Materi Indikator Soal
diujikan Semester Kognitif
1 2 3 4 5 6 7
1 3. Memahami arti dan isi Menjelaskan isi Q.S. Peserta didik dapat menjelaskan
IV/1 L.1
2 kandungan Q.S. al-Ma'un kandungan Q.S. Al- Al-Ma'un ciri-ciri orang yang mendustakan
(107) dan at-Takatsur Ma'un agama berdasarkan isi
(102) kandungan Q.S. Al-Ma'un
dengan benar.
Menjelaskan arti Q.S. Q.S. Disajikan salah satu ayat dalam L.1
At-Takatsur At-Takatsur Q.S. At-Takatsur, peserta didik
dapat menentukan artinya
dengan benar.
2 3. Menerapkan hukum Menerapkan hukum Hukum Peserta didik dapat menjelaskan
IV/1 L.2
3 bacaan idhhar dan ikhfa' bacaan idhhar dan Bacaan perbedaan bacaan idhhar dan
ikhfa' idhhar dan ikhfa' dengan benar.
ikhfa'
Peserta didik dapat
L.2
menunjukkan contoh lafal yang
termasuk bacaan idhhar dan
ikhfa' dengan benar.
3 3. Memahami arti dan isi Menjelaskan isi Hadis Disajikan lafal hadis tentang
IV/1 L.1
4 kandungan hadis tentang kandungan hadis tentang takwa, peserta didik dapat
takwa riwayat Tirmidzi tentang takwa riwayat Takwa menjelaskan artinya dengan
dari Abu Dzar: Tirmidzi benar.

2|
Kompetensi Dasar yang Kelas/ Level
NO IPK Materi Indikator Soal
diujikan Semester Kognitif
Menerapkan isi Peserta didik dapat L.2
kandungan hadis menunjukkan contoh perilaku
tentang takwa riwayat yang sesuai dengan isi hadis
Tirmidzi dalam kehidupan sehari-hari
dengan benar.

4 3. Memahami arti dan isi Menjelaskan isi Hadis Disajikan lafal hadis tentang niat,
IV/1 L.1
5 kandungan hadits kandungan hadis tentang peserta didik dapat menjelaskan
tentang niat riwayat tentang niat riwayat Niat isi kandungannya dengan benar.
Bukhori dan Umar bin Bukhori dan Umar bin
Khattab dengan jelas dan Khattab
benar: Peserta didik dapat menjelaskan
L.2
perbedaan amal seseorang
berdasarkan isi hadis dengan
benar.
5 3. Menerapkan hukum Menerapkan hukum Hukum Peserta didik dapat menjelaskan
IV/2 L.2
7 bacaan idgham bacaan idgham Bacaan perbedaan bacaan bighunnan
bighunnah, idgham bighunnah, idgham Idgham dan idgham bilaghunnah
bilaghunnah, dan iqlab bilaghunnah, dan Bighunnah, dengan benar.
iqlab Idgham
Bilaghunnah
Peserta didik dapat
, dan Iqlab L.2
menunjukkan contoh lafal yang
termasuk bacaan bighunnan,
idgham bilaghunnah, atau iqlab
dengan benar.

3|
Kompetensi Dasar yang Kelas/ Level
NO IPK Materi Indikator Soal
diujikan Semester Kognitif
6 3. Memahami arti dan isi Menjelaskan isi Hadis Disajikan lafal hadis, peserta
IV/2 L.1
8 kandungan hadis tentang kandungan hadis tentang didik dapat menjelaskan
silaturrahmi riwayat tentang Silaturrahmi manfaat silaturrahmi
Bukhari Muslim dari silaturrahmi riwayat berdasarkan isi hadis dengan
Anas: Bukhari Muslim benar.
Menerapkan isi Peserta didik dapat menjelaskan L.2
kandungan hadis adab/etika bersilaturahmi
tentang silaturrahmi dengan benar.
riwayat Bukhari
Muslim
7 3. Menerapkan hukum Menerapkan hukum Hukum Peserta didik dapat menjelaskan
V/1 L.1
2 bacaan mim mati /sukun bacaan mim mati Bacaan Mim perbedaan bacaan mim mati
(idgham mimi, ikhfa' /sukun Mati /Sukun /sukun (idgham mimi, ikhfa'
syafawi, dan idhhar (idgham mimi, ikhfa' (Idgham syafawi, dan idhhar
syafawi) syafawi, dan idhhar Mimi, Ikhfa' syafawi) dengan benar.
syafawi) Syafawi,
Dan Idhhar
Peserta didik dapat
Syafawi) L.2
menunjukkan contoh yang
termasuk bacaan mim mati
/sukun (idgham mimi, ikhfa'
syafawi, dan idhhar syafawi)
dengan benar .
Mengevaluasi bacaan Disajikan beberapa lafal dalam
L.3
mim mati /sukun sebuah tabel, peserta didik
(idgham mimi, ikhfa' dapat memilih contoh yang
syafawi, dan idhhar termasuk bacaan mim mati
syafawi) /sukun (idgham mimi, ikhfa'
syafawi, dan idhhar
syafawi) dengan benar.

4|
Kompetensi Dasar yang Kelas/ Level
NO IPK Materi Indikator Soal
diujikan Semester Kognitif
Disajikan beberapa ayat, L.3
peserta didik dapat memilih ayat
yang mengandung hukum
bacaan mim mati /sukun
(idgham mimi, ikhfa' syafawi,
atau idhhar syafawi) dengan
benar.
8 3. Menganalisis arti dan isi Menjelaskan arti Hadis Disajikan potongan hadis
V/1 L.1
3 kandungan hadis tentang hadis tentang tentang tentang menyayangi anak yatim,
menyayangi anak yatim menyayangi anak Menyayangi peserta didik dapat menentukan
riwayat Bukhari Muslim yatim riwayat Bukhari Anak Yatim artinya dengan benar.
dari Sahl bin Sa'ad: Muslim
Menjelaskan isi Peserta didik dapat L.1
kandungan hadis mendiskripsikan keutamaan
tentang menyayangi anak yatim
menyayangi anak berdasarkan isi hadis dengan
yatim benar.
riwayat Bukhari
Muslim
Menerapkan isi Peserta didik dapat menentukan L.2
kandungan hadis contoh perilaku yang sesuai
tentang dengan isi hadis dengan benar.
menyayangi anak
yatim riwayat Bukhari
Muslim
Menganalisis makna Disajikan contoh kasus di L.3
hadis tentang sebuah panti asuhan, peserta
didik dapat menganalisis sikap
pengasuh panti tersebut

5|
Kompetensi Dasar yang Kelas/ Level
NO IPK Materi Indikator Soal
diujikan Semester Kognitif
menyayangi anak berdasarkan makna hadis
yatim riwayat Bukhari dengan benar.
Muslim
Disajikan sebuah kasus tentang L.3
sikap/perilaku seorang anak
yatim yang kurang baik, peserta
didik dapat menentukan sikap
yang tepat berdasarkan makna
hadis.
9 3. Menerapkan hukum Menerapkan hukum Hukum Disajikan beberapa tanda
V/2 L.2
5 bacaan waqaf dan bacaan waqaf dan Bacaan waqaf/washal dalam sebuah
washal washal Waqaf dan tabel, peserta didik dapat
Washal mengklasifikasikan berdasarkan
fungsi waqaf dan washal
dengan benar.
Disajikan sebuah ayat, peserta L.2
didik dapat menjelaskan hukum
bacaan waqaf atau washal lafal
yang bergaris bawah dengan
benar .
Disajikan beberapa lafal dalam
L.3
tabel , peserta didik dapat
memilih lafal yang termasuk
bacaan waqaf atau washal
dengan benar.
Disajikan sebuah ayat, peserta L.3
didik dapat menentukan cara
membacanya dengan benar jika
dibaca waqaf atau washal.
6|
Kompetensi Dasar yang IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
N
diujikan Semester Kognitif
10 3. Memahami arti dan isi Menjelaskan arti Hadis Disajikan lafal L.1
V/2
6 kandungan hadis tentang hadis tentang tentang ciri-ciri orang
ciri-ciri orang munafik ciri-ciri orang munafik Ciri-Ciri munafik,
didik dapatpeserta
riwayat Bukhari Muslim riwayat Bukhari Orang menentukan
yang bergarisarti
dari Abu Hurairah: Muslim Munafik bawah
benar. dengan
Menjelaskan isi Peserta didik dapat L.1
kandungan hadis tanda-tanda
tentang orang munafik
berdasarkan isi
ciri-ciri orang munafik hadis
benar. dengan
riwayat Bukhari
Muslim
Menerapkan isi Peserta didik dapat L.2
kandungan hadis ciri- contoh perilaku
ciri orang munafik yang benar
tidak agar
termasuk
riwayat Bukhari golongan
munafik. orang
Muslim
Menganalisis makna Peserta didik dapat
L.3
hadis tentang mendiskripsikan bahaya sikap
ciri-ciri orang munafik munafik terhadap diri sendiri dan
riwayat Bukhari orang lain dengan benar.
Muslim
Disajikan ilustrasi tentang sikap L.3
munafik, peserta didik dapat
menganalisis sikap tersebut
tersebut berdasarkan makna
hadis dengan benar.

7|
Kompetensi Dasar yang Kelas/ Level
NO IPK Materi Indikator Soal
diujikan Semester Kognitif

11 3. Memahami arti dan isi Menjelaskan arti Q.S. Q.S. Al- Disajikan salah satu ayat dalam
VI/1 L.1
1 kandungan Q.S. Al-'Alaq Al-'Alaq 'Alaq Q.S. Al-'Alaq, peserta didik
(96) dapat menentukan artinya
dengan benar.
Menjelaskan isi Peserta didik dapat menjelaskan
L.1
kandungan Q.S. Al- isi kandungan Q.S. Al-'Alaq
'Alaq dengan benar.
Menerapkan isi Disajikan beberapa contoh sikap L.2
kandungan Q.S. Al- atau perilaku, peserta didik
'Alaq dalam dapat menentukan perilaku yang
kehidupan sehari sesuai/tidak sesuai dengan isi
kandungan Q.S. Al-'Alaq dengan
benar.
Menganalisis makna Peserta didik dapat menentukan L.3
Q.S. Al-'Alaq keterkaitan antara makna Q.S.
Al-'Alaq ayat 1-2 dengan
pentingnya membaca/ literasi
dengan benar.
12 3. Menganalisis arti dan isi Menjelaskan arti Q.S. Q.S. Al- Disajikan sebuah kalimat
VI/1 L.1
2 kandungan Q.S. Al-Qadr Al-Qadr Qadr terjemah, peserta didik dapat
(97) menentukan ayat dalam Q.S. Al-
Qadr yang sesuai dengan benar.
Menjelaskan isi Peserta didik dapat menjelaskan L.1
kandungan Q.S. Al- isi kandungan Q.S. Al-Qadr
Qadr dengan benar.

8|
Kompetensi Dasar yang Kelas/ Level
NO IPK Materi Indikator Soal
diujikan Semester Kognitif
Menerapkan isi Peserta didik dapat menentukan L.2
kandungan Q.S. Al- contoh perilaku/amalan yang
Qadr dalam sesuai/tidak sesuai dengan isi
kehidupan sehari kandungan Q.S. Al-Qadr dengan
benar.
Menganalisis makna Peserta didik dapat
L.3
ayat dalam Q.S. Al- menguraikan keutamaan
Qadr ‫ ردقلا ةليل‬sesuai makna ayat
dalam Q.S. Al-Qadr dengan
benar.
13 3. Menerapkan hukum Menjelaskan hukum Bacaan Peserta didik dapat menjelaskan
VI/1 L.1
3 bacaan tafkhim, tarqiq bacaan tafkhim, Tafkhim, perbedaan bacaan tafkhim dan
dan jawazul wajhain tarqiq Tarqiq tarqiq dengan benar.
dan jawazul wajhain dan Jawazul
Wajhain
Menerapkan hukum Peserta didik dapat L.2
bacaan tafkhim, menunjukkan contoh yang
tarqiq termasuk bacaan tafkhim, tarqiq,
dan jawazul wajhain atau jawazul wajhain dengan
benar.
Mengevaluasi bacaan Disajikan beberapa lafal, peserta
L.3
tafkhim, tarqiq didik dapat memilih contoh yang
dan jawazul wajhain termasuk bacaan tafkhim, tarqiq,
atau jawazul wajhain dengan
benar.
Disajikan beberapa ayat, L.3
peserta didik dapat memilih ayat
yang mengandung hukum
bacaan tafkhim, tarqiq

9|
Kompetensi Dasar yang Kelas/ Level
NO IPK Materi Indikator Soal
diujikan Semester Kognitif
atau jawazul wajhain dengan
benar.
14 3. Memahami arti dan isi Menjelaskan arti Hadis Disajikan potongan hadis
VI/1 L.1
4 kandungan hadis tentang hadis tentang tentang tentang keutamaan memberi,
keutamaan memberi keutamaan memberi Keutamaan peserta didik dapat menjelaskan
menurut riwayat Bukhari Memberi artinya dengan benar.
Muslim dari Abdullah
Menjelaskan isi Disajikan potongan hadis
Ibnu Umar: L.1
kandungan hadis tentang keutamaan memberi,
tentang peserta didik dapat menafsirkan
keutamaan memberi makna yang bergaris bawah
dengan benar.
Menerapkan isi Peserta didik dapat L.2
kandungan hadis menunjukkan contoh perilaku
tentang yang sesuai dengan isi hadis
keutamaan memberi dengan benar.
dalam kehidupan
sehari
Menganalisis makna Disajikan beberapa gambar,
L.3
hadis tentang peserta didik dapat
keutamaan memberi menyebutkan dengan benar ciri-
ciri sikap yang tergolong

Disajikan sebuah permasalahan L.3


sosial dalam kehidupan sehari-
hari (seperti terjadinya
kemiskinan, kelaparan), peserta
didik dapat memecahkan

10 |
Kompetensi Dasar yang Kelas/ Level
NO IPK Materi Indikator Soal
diujikan Semester Kognitif
masalah tersebut berdasarkan
makna hadis dengan benar.
15 3. Memahami arti dan isi Menjelaskan arti Q.S. Q.S. Disajikan salah satu ayat dalam
VI/2 L.1
5 kandungan Q.S. Adl- Adl-Dluha Adl-Dluha Q.S. Adl-Dluha, peserta didik
Dluha (93) dapat menentukan artinya
dengan benar .
Menjelaskan isi Peserta didik dapat menjelaskan
L.1
kandungan Q.S. Adl- isi kandungan Q.S. Adl-Dluha
Dluha dengan benar.
Disajikan beberapa Menerapkan isi Disajikan beberapa contoh L.2
contoh sikap atau kandungan Q.S. Adl- perilaku, peserta didik dapat
perilaku, peserta didik Dluha dalam menentukan perilaku yang
dapat menentukan kehidupan sehari sesuai/tidak sesuai dengan isi
perilaku yang sesuai/tidak Q.S. Adl-Dluha ( ayat 9,10, atau
sesuai dengan isi 11) dengan benar.
kandungan Q.S. Al-'Alaq.
Menganalisis makna Disajikan kisah tentang kondisi L.3
Q.S. Adl-Dluha kehidupan sosial dan gerakan
wakaf atau ZIS, peserta didik
dapat menganalisis
hubungannya berdasarkan
makna Q.S. Adl-Dluha.
16 3. Menganalisis arti dan isi Menjelaskan arti Q.S. Q.S. Disajikan salah satu ayat dalam
VI/2 L.1
6 kandungan Q.S. Al- Al-Insyirah Al-Insyirah Q.S. Al-Insyirah, peserta didik
Insyirah (94) dapat menentukan artinya
dengan benar.

11 |
Kompetensi Dasar yang Kelas/ Level
NO IPK Materi Indikator Soal
diujikan Semester Kognitif
Menjelaskan isi Peserta didik dapat menjelaskan L.1
kandungan Q.S. isi kandungan Q.S. Al-Insyirah
Al-Insyirah dengan benar.
Menerapkan isi Peserta didik dapat menentukan L.2
kandungan Q.S. contoh sikap atau perilaku yang
Al-Insyirah dalam sesuai/tidak sesuai dengan isi
kehidupan sehari ayat Q.S. Al-Insyirah dengan
benar.
Menganalisis makna Disajikan ilustrasi tentang L.3
Q.S. Al-Insyirah kondisi kehidupan sosial
ekonomi masyarakat pada masa
pandemi, peserta didik dapat
memberikan contoh solusi sikap
yang tepat berdasarkan makna
Q.S. Al-Insyirah dengan benar.
17 3.7 Memahami arti dan isi Menjelaskan arti Hadis Disajikan potongan hadis
VI/2 L.1
kandungan hadis tentang hadis tentang tentang tentang amal saleh, peserta
amal saleh riwayat amal saleh riwayat Amal Saleh didik dapat menjelaskan artinya
Muslim dari Abu Muslim dari Abu dengan benar.
Hurairah: Hurairah
Menjelaskan isi Peserta didik dapat menjelaskan
L.1
kandungan hadis perbuatan yang tidak terputus
tentang pahalanya berdasarkan isi hadis
amal saleh riwayat dengan benar.
Muslim dari Abu
Hurairah
Menerapkan isi Peserta didik dapat L.2
kandungan hadis menunjukkan contoh perilaku
tentang
12 |
Kompetensi Dasar yang Kelas/ Level
NO IPK Materi Indikator Soal
diujikan Semester Kognitif
amal saleh riwayat yang sesuai dengan isi hadis
Muslim dari Abu dengan benar.
Hurairah dalam
kehidupan sehari
Menganalisis makna Disajikan gambar atau ilustrasi L.3
hadis tentang tentang profil beberapa anak,
amal saleh riwayat peserta didik dapat menganalisis
Muslim dari Abu akibat dari profil tersebut
Hurairah berdasarkan makna hadis.
Disajikan sebuah pernyataan L.3
tentang pentingnya ilmu, peserta
didik dapat menganalisis
dampaknya bagi kehidupan
seseorang.

13 |
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB TP. 2020/2021

Mata Pelajaran : AKIDAH-AKHLAK Jenjang : Madrasah Ibtidaiyah (MI)

Indikator Pencapaian Kelas/ Level


No Kompetensi Dasar Materi Indikator Soal
Kompetensi Semester Kognitif

1. 3.3 Memahami makna iman Iman Kepada Kitab- IV/1 L.1


Menentukan kitab-kitab Disajikan tabel nama kitab
kepada kitab-kitab Allah kitab Allah Swt
Allah dan nabi dan nabi, peserta didik
Swt
penerimanya dapat menjodohkan dengan
benar

Menentukan manfaat Disajikan pernyataan yang L.3


diturunkannya kitab berkaitan dengan kitab
Allah, peserta didik dapat
menentukan keutamaan
diturunkannya kitab dengan
benar

2. 3.5 Memahami makna sikap Menunjukkan sikap Sikap tabah dan sabar IV/1 Disajikan kisah singkat L.3
tabah dan sabar tabah dan sabar menghadapi cobaan Bilal bin rabah, peserta
menghadapi cobaan meneladani Bilal bin melalui kisah Bilal bin didik dapat menentukan
melalui kisah Bilal bin Rabbah Rabah sikap yang dapat diteladani
Rabah dengan benar

14 |
3. Menentukan cara Sifat Tercela Kikir dan IV/1 Disajikan cerita singkat L.2
3.6 Memahami cara
menghindari sifat kikir menghindari akhlak Kufur Nikmat dalam tentang Tsa’labah, peserta
dan kufur nikmat dalam tercela dari kisah Kisah Tsa’labah didik dapat menentukan
kisah Tsa’labah Tsa’labah cara menghindari akhlak
tercela dari Tsa’labah
dengan benar

4. Menentukan arti bacaan Kalimat Tayyibah IV/2 Disajikan lafad salam, L.1
3.7 Memahami makna dan
salam Salam peserta didik dapat
ketentuan mengucapkan
salam menentukan artinya dengan
(Assalamu‘alaikum) benar

Mengidentifikasi Disajikan tabel/ beberapa L.1


keutamaan kalimat pernyataan yang berkaitan
tayyibah salam dengan kalimat tayyibah,
peserta didik dapat
mengidentifikasi keutamaan
salam dengan benar

5. Menentukan makna as- Asmaul Husna as IV/2 Disajikan pernyataan L.1


3.8 Memahami makna as-
Salaam dan al-Mu’min Salaam dan al-mukmin Salaam dan al-Mu’min tentang asmaul Husna,
peserta didik dapat
menentukan pengertian as-
Salaam atau al-mukmin
dengan benar

Menentukan cara Disajikan contoh perilaku L.2


meneladani asmaul yang mencerminkan asmaul
husna ( as Salaam dan husna (as-Salaam dan al-
al Mukmin)
Mu’min), peserta didik

15 |
dapat meneladani dengan
benar

6. Menentukan hikmah Iman Kepada Nabi dan IV/2 Disajikan pernyataan yang L.3
3.9 Memahami makna iman
kepada nabi dan rasul beriman kepada nabi Rasul Allah Swt. berkaitan dengan nabi dan
Allah Swt dan sifat- dan rasul Allah Swt rasul, peserta didik dapat
sifatnya menentukan hikmah
beriman kepada nabi dan
rasul Allah SWT dengan
benar.

Menentukan makna Disajikan tabel sifat-sifat L.1


sifat-sifat nabi dan rasul nabi dan rasul beserta
Allah artinya peserta didik dapat
menjodohkan dengan
benar.

7. Mengidentifikasi sifat Akhlak Tercela Nifak IV/2 Disajikan tabel tentang L.2
3.10 Memahami makna
nifak dan ciri-ciri sifat munafiq dalam perilaku sehari-hari di
kehidupan sehari-hari Madrasah, peserta didik
munafik
dapat mengidentifikasi
perilaku munafik dengan
benar.

Menentukan cara Disajikan terjemahan hadis. L.2


menghindari sifat sifat peserta didik dapat
munafiq menentukan cara
menghindari sifat munafiq
dengan benar

16 |
8. Meneladani adab Kisah Persahabatan IV/2 Disajikan kisah L.2
3.11 Memahami adab
berteman melalui kisah Nabi Muhammad Saw. persahabatan Nabi
berteman melalui kisah
persahabatan Nabi dan Abu Bakar Ash Muhammad Saw. dan Abu
persahabatan Nabi
Muhammad Saw. dan Shiddiq Bakar Ash Shiddiq, peserta
Muhammad Saw. dan
Abu Bakar Ash Shiddiq didik dapat menentukan
Abu Bakar Ash Shiddiq
cara meneladani adab
berteman dengan benar.

9. Menentukan kalimat Kalimat Tayyibah V/1 Disajikan sebuah peristiwa L.1


3.1 Memahami makna dan
ketentuan penerapan tayyibah hauqolah hauqalah dalam kehidupan sehari-
hari, peserta didik dapat
kalimat hauqalah (Laa
menentukan kalimat
haula walaa quwwata illa
tayyibah (hauqolah) dengan
billaah hil ‘aliyyil adhiim)
benar.

Menentukan waktu Disajikan beberapa contoh L.2


mengucapkan kalimat perilaku sehari-hari dalam
tayyibah hauqolah tabel, peserta didik dapat
dalam kehidupan sehari menentukan waktu
hari mengucapkan kalimat
tayyibah hauqolah
berdasarkan tabel dengan
benar.

Menentukan keutamaan Disajikan beberapa L.3


kalimat tayyibah pernyataan yang berkaitan
hauqolah dengan kalimat tayyibah,
peserta didik dapat
mengidentifikasi keutamaan
mengucapkan kalimat

17 |
tayyibah hauqolah dengan
benar.

10. 3.2 Memahami makna al- Menentukan nama al- Asmaul Husna (al V/1 Disajikan Ilustrasi tentang L.2
Asma’ al-Husna (al Asma’al – Husna yang Qowiyy, al Qayyum) bukti sifat Allah, peserta
Qowiyy, al Qayyum) sesuai (al Qowiyy, al didik dapat menentukan
Qayyum nama asmaul husna
dengan benar.

Meneladani al-Asma’ al- Disajikan ilustrasi tentang L.3


Husna (al Qowiyy, al contoh perilaku yang
Qayyum) mencerminkan sifat Allah
dalam kehidupan sehari-
hari, peserta didik dapat
menentukan cara
meneladani sifat Allah ( al-
Qawiyy dan al Qayyum)
dengan benar.

11. 3.3 Menganalisis makna Menganalisis makna Iman Kepada Hari V/1 Disajikan ilustrasi tentang L.3
iman kepada hari akhir iman kepada hari akhir Akhir peristiwa hari akhir, peserta
(kiamat) (kiamat) didik dapat menentukan
sikap menghadapi hari akhir
dengan benar

12. 3.4 Menerapkan adab Mengidentifikasi adab Adab Bertamu V/1 Disajikan tabel/beberapa L.1
bertamu bertamu pernyataan yang berkaitan
dengan bertamu, peserta
dapat mengidentifikasi adab

18 |
bertamu dalam kehidupan
sehari-hari dengan benar.

Meyimpulkan cara Disajikan dua kasus yang L.3


bertamu dengan baik berbeda tentang cara
bertamu, peserta didik
dapat menyimpulkan adab
bertamu dengan benar.

13. 3.5 Memahami sikap teguh Menjelaskan sikap Sikap Teguh Pendirian, V/1 Disajikan tabel tentang L.1
pendirian, dermawan, terpuji teguh pendirian, Dermawan, dan sikap terpuji dan artinya
dan tawakkal melalui dermawan, dan Tawakkal peserta didik dapat
kisah Nabi Ibrahim As. menjodohkan dengan
tawakkal
benar.

Menyebutkan contoh Disajikan tabel yang berisi L.2


sifat terpuji teguh tentang contoh perilaku
pendirian, dermawan, dalam kehidupan sehari-
dan tawakkal hari, peserta didik dapat
mengidentifikasi contoh
perilaku yang dimaksud
dengan benar

Menyimpulkan sikap Disajikan kisah singkat L.3


teguh pendirian, Nabi Ibrahim peserta didik
dermawan, dan dapat menyimpulkan sifat
tawakkal melalui kisah terpuji sesuai ilustrasi
Nabi Ibrahim As. dengan benar.

19 |
14. 3.6 Memahami makna dan Menentukan pengertian Kalimat Tarji’ (inna V/2 Disajikan lafad kalimat tarji’ L.1
ketentuan penerapan kalimat tarji’ lillahi wainna ilaihi peserta didik dapat
kalimat tarji’ (inna lillahi raji’un) menentukan artinya dengan
wainna ilaihi raji’un)
benar.

Menerapkan kalimat Disajikan sebuah peristiwa L.2


tarji’ dalam kehidupan di madrasah, peserta didik
sehari-hari dapat menerapkan kalimat
tarji’ dengan benar.

Menentukan waktu Disajikan beberapa L.2


mengucapkan kalimat peristiwa dalam tabel,
tayyibah tarji’ peserta didik dapat
menentukan waktu
mengucapkan kalimat
tayyibah tarji’ dengan
benar.

15. 3.7 Memahami al Asma’ al Meneladani Asma’ al Asma’ al Husna (al V/2 Disajikan pernyataan L.2
Husna (al Muhyi, al Husna al Muhyi al Muhyi, al Mumith dan tentang sifat Allah, peserta
Mumith dan al Baai’its) Mumith al Baai’its) didik dapat menentukan
dan artinya
cara meneladani Asmaul
Husna (al Muhyi, al Mumith
dan al Baai’its) dengan
benar.

Menentukan nama Disajikan salah satu bukti L.1


Asmaul Husna al Muhyi dari sifat Allah SWT Al
al Mumith Asmaul Husna, peserta
didik dapat menentukan

20 |
nama sifat Allah sesuai
pernyataan dengan benar

16. 3.10 Memahami akhlak Mengevaluasi sikap Akhlak Tercela V/2 Disajikan cerita singkat L.3
tercela serakah, dan Qarun Serakah, dan Kikir tentang Qorun, peserta
kikir melalui kisah Melalui Kisah Qarun didik dapat mengevaluasi
Qarun dan cara
sikap Qorun dengan benar
menghindarinya
Menentukan cara Disajikan cerita singkat L.2
menghindari akhlak tentang Qorun, peserta
tercela melalui kisah didik dapat menentukan
Qarun akhlak tercela yang harus
dihindari dengan benar.

17. 3.1 Memahami makna dan Menentukan makna Kalimat Tayyibah VI/1 Disajikan lafad istighfar, L.1
ketentuan Istighfaar istighfar Istighfaar peserta didik dapat
mentukan arti kalimat
istighfar dengan benar

Menentukan waktu Disajikan beberapa contoh L.2


mengucapkan Istighfar perilaku dalam tabel,
peserta didik dapat
menentukan waktu
mengucapkan kalimat
tayyibah istighfar dengan
benar.

Menentukan hikmah Disajikan contoh perilaku L.3


mengucapkan Istighfar dalam kehidupan sehari-
hari, peserta didik dapat
menentukan hikmah

21 |
mengucapkan kalimat
tayyibah istighfar denngan
benar.

18. 3.2. Memahami makna al- Menentukan makna al- Asmaul Husna al- VI/1 Disajikan pernyataan L.1
Ghaffaar dan al-‘Afuww Ghaffaar dan al-‘Afuww Ghaffaar dan al-‘Afuww tentang salah satu sifat
Allah (Ghaffaar dan al-
‘Afuww), peserta didik dapat
menentukan bukti al
Asmaul Husna sesuai
pernyataan dengan benar.

Menentukan nama Disajikan pernyataan L.1


Asmaul Husna al- tentang salah satu makna
Ghaffaar dan al-‘Afuww Asmaul Husna al-Ghaffaar
dan al-‘Afuww, peserta didik
dapat menentukan nama
Asmaul Husna sesuai
pernyataan dengan benar

Mengelompokkan Disajikan beberapa contoh L.1


perilaku yang sesuai perilaku dalam kehidupan
dengan sifat al- sehari-hari, peserta didik
Ghaffaar dan al-‘Afuww dapat mengelompokkan
perilaku yang sesuai sifat
al-Ghaffaar/al-‘Afuww
dengan benar.

Meneladani sifat al- Disajikan ilustrasi tentang L.2


Ghaffaar dan al-‘Afuww perilaku seseorang dalam
kehidupan sehari-hari,
22 |
peserta didik dapat
menentukan cara
meneladani Asmaul husna
(al ghaffar dan al affuw)
dengan benar.

19. 3.3 Menganalisis iman Menentukan contoh Iman kepada Qada dan VI/1 Disajikan tabel tentang L.3
kepada Qada dan Qadar beriman kepada Qada Qadar Allah Swt contoh perilaku dalam
Allah Swt dan Qadar Allah Swt kehidupan sehari-hari,
peserta didik dapat
menentukan contoh perilaku
beriman Kepada Qada dan
Qadar dengan benar.

Menentukan pengertian Disajikan pernyataan L.1


Qada dan Qadar tentang beberapa
pengertian , peserta didik
dapat menentukan
pengertian Qada dan Qadar
dengan benar

Menentukan sikap yang Disajikan ilustrasi tentang L.3


tepat ketika menghadapi takdir baik/buruk, peserta
beriman kepada takdir didik dapat menentukan
Allah Swt sikap dalam menghadapi
takdir Allah Swt dengan
benar.

23 |
Menganalisis hikmah Disajikan pernyataan yang L.3
beriman kepada Qada berkaitan dengan qada dan
dan Qadar Allah Swt qadar Allah, peserta didik
dapat menganalisis hikmah
kepada qada dan qadar
dengan benar.

20. 3.4 Menerapkan sifat Menentukan contoh Sifat Pemaaf, VI/1 Disajikan pernyataan L.2
pemaaf, tanggung jawab, sifat pemaaf, tanggung Tanggung Jawab, Adil, tentang salah satu sifat
adil, dan bijaksana dalam jawab, adil, dan dan Bijaksana terpuji, peserta didik dapat
kehidupan sehari-hari
bijaksana dalam menentukan contoh akhlak
kehidupan sehari-hari terpuji sesuai pernyataan
dengan benar.

Menentukan pengertian Disajikan pernyataan suatu L.1


sifat pemaaf, tanggung istilah, peserta didik dapat
jawab, adil dan menentukan pengertian dari
bijaksana istilah tersebut dengan
benar

Menentukan keutamaan Disajikan contoh tentang L.3


memiliki sifat pemaaf, perilaku akhlak terpuji,
tanggung jawab, adil, peserta didik dapat
dan bijaksana dalam menentukan keutamaan
kehidupan sehari-hari akhlak terpuji (sifat pemaaf,
tanggung jawab, adil, dan
bijaksana) dengan benar.

21. 3.5 Memahami makna dan Menjelaskan makna VI/1 Disajikan pernyataan L.1
implikasi sifat pemarah, Akhlak tercela (sifat peserta didik dapat
fasik, dan pilih kasih menentukan makna Akhlak
24 |
serta cara pemarah, fasik, dan pilih Akhlak Tercela (Sifat tercela (sifat pemarah,
menghindarinya kasih) Pemarah, Fasik, dan fasik, dan pilih kasih)
Pilih Kasih) dengan benar.

Menentukan cara Disajikan pernyataan L.2


menghindari Akhlak tentang salah satu Akhlak
tercela (sifat pemarah, tercela (sifat pemarah,
fasik, dan pilih kasih) fasik, dan pilih kasih)
peserta didik dapat
menentukan cara
menghindarinya dengan
benar.

Memprediksi akibat Disajikan L.3


akhlak tercela (sifat pernyataan/ilustrasi Akhlak
pemarah, fasik, dan pilih tercela (sifat pemarah,
kasih) fasik, dan pilih kasih),
peserta didik dapat
memprediksi akibat dari
perilaku Akhlak tersebut
dengan benar.

22. 3.6 Memahami makna dan Menentukan makna Kalimat Tahlil (laa VI/2 Disajikan lafad bacaan L.1
keutamaan kalimat Tahlil kalimat tahlil ilaaha illa Allaah) tahlil, peserta didik dapat
(laa ilaaha illa Allaah) menentukan arti kalimat
tahlil dengan benar.

Menentukan keutamaan Disajikan sebuah kegiatan L.3


kalimat Tahlil ( laa di masyarakat, peserta
ilaaha illa Allaah) didik dapat menentukan
keutamaan kalimat tahlil (
25 |
laa ilaaha illa Allah) dengan
benar.

23. 3.7 Memahami makna al- Menentukan makna al- Asmaul Husna al- VI/2 Disajikan pernyataan, L.1
Wahid, al-Ahad dan ash- Wahid, al-Ahad dan Wahid, al-Ahad dan peserta didik dapat
Shamad ash-Shamad ash-Shamad menentukan makna al-
Wahid, al-Ahad dan ash-
Shamad dengan benar

Menentukan nama Disajikan Ilustrasi tentang L.2


asmaul husna al-Wahid, bukti sifat Allah, peserta
al-Ahad dan ash- didik dapat menentukan
Shamad nama asmaul husna
dengan benar

Menentukan nama Disajikan salah satu ayat L.3


asmaul husna yang dalam al quran. Peserta
tepat berdasarkan ayat didik dapat menentukan
(al-Wahid, al-Ahad dan nama asmaul husna sesuai
ash-Shamad) ayat dengan benar

Meneladani al-Wahid, Disajikan contoh perilaku L.2


al-Ahad dan ash- yang mencerminkan al-
Shamad Wahid, al-Ahad dan ash-
Shamad peserta didik dapat
menentukan cara
meneladani dengan benar

24. 3.8 Menerapkan akhlak Menentukan contoh VI/2 Disajikan L.2


yang baik terhadap akhlak yang baik pernyataan/ilustrasi tentang
binatang dan tumbuhan perilaku sehari-hari, peserta

26 |
terhadap binatang dan Akhlak yang Baik didik dapat mengidentifikasi
tumbuhan Terhadap Binatang dan contoh akhlak yang baik
Tumbuhan terhadap binatang/
tumbuhan dengan benar

Memprediksi akibat Disajikan gambar/artikel L.3


yang ditimbulkan suatu peristiwa musibah,
apabila berakhlak tidak Peserta didik dapat
baik terhadap binatang menentukan dampaknya
dan tumbuhan dengan benar

Menentukan cara Disajikan sebuah L.3


menghindari berakhlak artikel/gambar tentang
tidak baik terhadap bencana alam, peserta didik
binatang dan tumbuhan dapat menentukan cara
menghindari berakhlak tidak
baik terhadap binatang dan
tumbuhan dengan benar

25. 3.9 Memahami makna dan Menentukan arti sifat Sifat Sabar dan Taubat VI/2 Disajikan ilustrasi tentang L.2
hikmah sifat sabar dan sabar dan taubat dari kisah Nabi Ayub contoh sifat terpuji, peserta
taubat yang dicontohkan didik dapat menentukan arti
Nabi Ayyub a.s.
sifat sabar dan taubat
sesuai ilustrasi dengan
benar.

Menentukan macam- Disajikan narasi yang L.1


macam cobaan nabi berkaitan dengan Nabi
Ayyub a.s Ayyub, peserta didik dapat
menentukan macam-
macam cobaan yang
27 |
dialami Nabi Ayyub dengan
benar.

Menentukan hikmah Disajikan kisah singkat nabi L.3


yang terkandung dalam Ayyub, Peserta didik dapat
kisah Nabi Ayyub a.s. menentukan hikmah yang
terkandung dalam kisah
Nabi Ayyub a.s. dengan
benar.

28 |
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB TP. 2020/2021

Mata pelajaran : FIKIH Jenjang : Madrasah Ibtidaiyah (MI)


Kelas/
Level
Kompetensi Dasar IPK Materi Semes Indikator Soal
No Kognitif
ter
1 3.1 Memahami Menerapkan Waktu IV/1 Disajikan tabel tentang usia anak laki-laki, L2
ketentuan khitan waktu khitan pelaksanaan peserta didik dapat menentukan kriteria
khitan ‘mustahab’ berkhitan dengan benar

2 3.1 Memahami Menganalisis Manfaat khitan IV/1 Disajikan ilustrasi tentang khitan, peserta L3
ketentuan khitan manfaat khitan didik dapat menyimpulkan manfaat khitan
sesuai bacaan dengan benar

3 3.2 Menganalisis Menganalisis Tanda-tanda IV/1 Disajikan deskripsi rentang usia anak laki- L3
tanda-tanda baligh tanda-tanda baligh laki, peserta didik dapat menganalisis
dan baligh bagi laki- tanda- tanda baligh yang ada pada anak-
konsekwesinya laki anak tersebut dengan benar
dalam
pelaksanaan
ibadah
4 3.2 Menganalisis Mengaitkan Konsekuensi IV/1 Disajikan hadits tentang ‘diangkat pena’ L2
tanda-tanda baligh hadits dengan baligh peserta didik dapat mengaitkan kandungan
dan konsekwensi hadits dengan konsekwensi sesudah baligh
konsekwesinya baligh bagi laki- dengan benar
dalam laki dan
perempuan

29 |
pelaksanaan
ibadah
5 3.3 Menerapkan Menganalisis Rukun mandi IV/1 Disajikan ilustrasi tentang mandi wajib, L3
mandi wajib rukun mandi wajib peserta didik dapat menentukan
setelah haid bagi wajib sah/tidaknya mandi yang dilakukan dengan
perempuan sesuai benar
syarat dan rukun
6 3.4 Menerapkan Menyebutkan Sunnah mandi IV/1 Disajikan tabel berisi rukun dan sunnah L1
mandi wajib sunnah mandi wajib mandi wajib, peserta didik dapat
setelah ihtilam wajib mengidentifikasi poin yang termasuk sunnah
(mimpi basah) mandi wajib dengan benar
bagi laki-laki
sesuai syarat dan
rukunnya
7 3.5 Menerapkan tata Menentukan Syarat wajib IV/2 Disajikan ilustrasi tentang syarat wajib L2
cara shalat Jumat syarat wajib shalat Jumat shalat
shalat Jumat Jumat, peserta didik dapat menentukan tata
cara shalat jumat yang tidak memenuhi
persyaratan dengan benar
8 3.5 Menerapkan tata Menyebutkan Bahaya IV/2 Disajikan beberapa pernyataan, peserta L1
cara shalat Jumat bahaya meninggalkan didik dapat mengidentifikasi bahaya
meninggalkan shalat jumat meninggalkan shalat Jumat dengan benar
shalat Jumat
dengan sengaja

9 3.6 Memahami Menyebutkan Hukum shalat IV/2 Disajikan ilustrasi tentang shalat dhuha, L1
ketentuan shalat hukum shalat dhuha peserta didik dapat mengidentifikasi hukum
dhuha dhuha shalat yang dilaksanakan dengan benar

30 |
10 3.7 Memahami Menyebutkan Keutamaan IV/2 Disajikan hadits dan terjemah tentang L1
ketentuan shalat keutamaan shalat tahajjud keutamaan shalat tahajjud, peserta didik
tahajjud shalat tahajjud dapat mengidentifikasi keutamaan shalat
tahajjud sesuai hadits dengan benar

11 3.8 Memahami Mengidentifikasi Pengertian IV/2 Disajikan ilustrasi pelaksanaan shalat Idain, L1
ketentuan shalat shalat Idain shalat Idain peserta didik dapat mengidentifikasi nama
Idain shalat yang dilaksanakan dengan benar

12 3.8 Memahami Memahami Sunnah shalat IV/2 Disajikan sunnah-sunnah sebelum shalat L1
ketentuan shalat hikmah sunnah Idain Idain, peserta didik dapat memahami
Idain yang hikmah disunnahkannya hal tersebut
dilaksanakan dengan benar
sebelum shalat
Idain

13 3.1 Menerapkan Menyebutkan Pengertian V/1 Disajikan ilustrasi tentang zakat fitrah, L1
ketentuan zakat pengertian zakat zakat fitrah peserta didik dapat menentukan nama
fitrah fitrah ibadah yang dilaksanakan dengan benar

14 3.1 Menerapkan Menentukan Waktu V/1 Disajikan ilustrasi tentang waktu L2


ketentuan zakat waktu pembayaran pelaksanaan zakat fitrah, peserta didik
fitrah pembayaran zakat fitrah dapat menentukan hukum membayar zakat
zakat fitrah fitrah pada waktu tersebut dengan benar

15 3.1 Menerapkan Menganalisis Kadar zakat V/1 Disajikan ilustrasi tentang kelahiran anak, L3
ketentuan zakat syarat wajib fitrah peserta didik dapat menganalisis hukum
fitrah zakat zakat dengan benar

31 |
16 3.2 Menerapkan Menganalisis Golongan V/1 Disajikan deskripsi tentang bencana alam, L3
ketentuan infak urutan golongan penerima infak peserta didik dapat menganalisis urutan
penerima infak penerima infak dengan benar

17 3.2 Menerapkan Mengaitkan Hukum infak V/1 Disajikan contoh praktik infak, peserta didik L2
ketentuan infak kondisi dapat mengaitkan kondisi pelaksanaan infak
pelaksanaan dengan hukum infak dengan benar
infak dengan
hukum infak

18 3.3 Menerapkan Menyebutkan Pengertian V/1 Disajikan pernyataan tentang sedekah, L1


ketentuan pengertian sedekah peserta didik dapat mengidentifikasi istilah
sedekah sedekah secara yang ada dalam pernyataan tersebut
istilah dengan benar

19 3.3 Menerapkan Menerapkan tata Tata cara V/1 Disajikan dalil tentang sedekah, peserta L2
ketentuan cara sedekah sedekah didik mengaitkan implementasi sedekah dan
sedekah dalil dengan benar

20 3.3 Menerapkan Menganalisis Syarat sedekah V/1 Disajikan ilustrasi tentang pelaksanaan L3
ketentuan syarat sedekah sedekah, peserta didik dapat menyimpulkan
sedekah hukum sedekah dengan menganalisis
syarat sedekah dalam ilustrasi dengan
benar
21 3.4 Menganalisis Menganalisis Manfaat zakat V/1 Disajikan ilustrasi tentang zakat fitrah, L3
ketentuan zakat manfaat zakat fitrah peserta didik dapat menganalisis manfaat
fitrah, infak dan fitrah zakat fitrah sesuai ilustrasi dengan benar
sedekah

32 |
22 3.4 Menganalisis Menganalisis Manfaat infak V/1 Disajikan ilustrasi tentang infak, peserta didik L3
ketentuan zakat manfaat infak dapat menyimpulkan manfaat infak bagi
fitrah, infak dan penerima infak dengan benar
sedekah
23 3.5 Memahami Menyebutkan Dalil ibadah V/2 Disajikan narasi tentang kurban, peserta L1
ketentuan kurban dalil ibadah kurban didik dapat menyebutkan dalil perintah
kurban kurban dengan tepat

24 3.5 Memahami Menerapkan tata Tata cara V/2 Disajikan beberapa tahapan kurban, peserta L2
ketentuan kurban cara kurban kurban didik dapat menyusun tata cara kurban yang
sesuai dengan benar

25 3.5 Memahami Menganalisis Hukum kurban V/2 Disajikan ilustrasi tentang kurban, peserta L3
ketentuan kurban hukum kurban didik dapat menganalisis hukum kurban
sesuai ilustrasi dengan benar

26 3.6 Memahami Menganalisis Syarat Haji V/2 Disajikan ilustrasi haji, peserta didik dapat L3
ketentuan haji dan syarat haji menganalisis kemampuan (isthito’ah) dalam
umrah berhaji dengan benar

27 3.6 Memahami Menerapkan tata Tata cara haji V/2 Disajikan ilustrasi tentang haji, peserta didik L2
ketentuan haji dan cara haji dapat mengklasifikasikan macam ibadah
umrah haji yang dilaksanakan dengan benar

28 3.6 Memahami Mengidentifikasi Rukun haji V/2 Disajikan tabel rukun haji dan sunnah haji, L1
ketentuan haji dan rukun haji peserta didik dapat mengidentifikasi rukun
umrah haji dengan benar

29 3.7 Menerapkan tata Mengaitkan dalil Hukum haji V/2 Disajikan dalil haji dan ilustrasi pelaksanaan L2
cara haji haji dengan haji, peserta didik dapat mengaitkan dalil haji
hukum haji

33 |
dengan hukum haji yang dilaksanakan
dengan benar

30 3.8 Menerapkan tata Mengurutkan Rukun umrah V/2 Disajikan tabel tentang rukun umrah, peserta L2
cara umrah rukun umrah didik dapat mengurutkan rukun umrah
dengan benar

31 Mengidentifikasi Makanan Halal VI/1 Disajikan pernyataan tentang makanan L1


3.1 Menganalisis
ketentuan ketentuan dan Haram halal, peserta didik dapat mengidentifikasi
makanan halal dan makanan halal ketentuan makanan halal dengan benar
haram dikonsumsi dan haram
dikonsumsi

32 Menentukan Makanan Halal VI/1 Disajikan sebuah ayat tentang makanan L2


3.1 Menganalisis
ketentuan sikap cara dan Haram halal, peserta didik dapat menentukan sikap
makanan halal dan membiasakan cara membiasakan mengonsumsi makanan
haram dikonsumsi mengonsumsi halal dengan benar.
makanan halal

33 Membedakan Makanan Halal VI/1 Disajikan narasi tentang makanan halal dan L2
3.1 Menganalisis
ketentuan akibat dan Haram haram, peserta didik dapat membedakan
makanan halal dan mengonsumsi akibat mengonsumsi makanan halal dan
haram dikonsumsi makanan halal haram dengan benar.
dan haram

34 Menyimpulkan Makanan Halal VI/1 Disajikan gambar-gambar makanan halal L3


3.1 Menganalisis
ketentuan hikmah dan Haram dan haram, peserta didik dapat
makanan halal dan mengonsumsi menyimpulkan hkmah dari mengonsumsi
haram dikonsumsi makanan yang makanan yang halal dengan benar.
halal

34 |
35 Mengidentifikasi Minuman Halal VI/1 Disajikan ilustrasi tentang minuman halal L.1
3.2 Menganalisis
ketentuan ketentuan dan Haram dan haram, peserta didik dapat
minuman halal dan minuman halal mengidentifikasi minuman halal dan haram
haram dikonsumsi dan haran dikonsumsi dengan benar.
dikonsumsi

36 Mengimplement Minuman Halal VI/1 Disajikan pernyataan tentang minuman L2


3.2 Menganalisis
ketentuan asikan dan Haram halal, peserta didik dapat
minuman halal dan pembiasaan meengimplementasikan pembiasaan
haram dikonsumsi mengonsumsi mengonsumsi minuman halal dalam
minuman halal kehidupan sehari-hari dengan benar.

37 Membedakan Minuman Halal VI/1 Disajikan gambar-gambar minuman halal L3


3.2 Menganalisis
ketentuan dampak positif dan Haram dan haram, peserta didik dapat
minuman halal dan ketentuan membedakan dampak positif minuman halal
haram dikonsumsi minuman halal dan haram dikonsumsi dengan benar.
dan haram
dikonsumsi

38 Menentukan Minuman Halal VI/1 Disajikan beberapa pernyataan tentang L3


3.2 Menganalisis
ketentuan hikmah dan Haram minuman halal dan haram, peserta didik
minuman halal dan mengonsumsi dapat menentukan beberapa hikmah
haram dikonsumsi minuman halal mengonsumsi minuman halal dalam
dan menghindari kehidupan sehari-hari dengan benar.
minuman haram

39 Mengidentifikasi Binatang Halal VI/1 Disajikan ilustrasi tentang binatang halal L1


3.3 Menganalisis
binatang halal dan Haram dan
binatang yang
halal dan haram dan haram haram, peserta didik dapat mengidentifikasi
dikonsumsi dikonsumsi binatang halal dan haram dikonsumsi
dengan benar.
35 |
40 3.3 Menganalisis Menjelaskan tata Binatang Halal VI/1 Disajikan pernyataan-pernyataan tentang L2
binatang yang cara dan Haram binatang halal dan haram, peserta didik
halal dan haram menyembelih dapat menjelaskan tata cara menyembelih
dikonsumsi binatang. binatang dengan benar.

41 Menyebutkan Binatang Halal VI/1 Disajikan ilustrasi tentang binatang halal dan L3
3.3 Menganalisis
binatang yang manfaat dan Haram haram, peserta didik dapat menyebutkan
halal dan haram binatang halal manfaat binatang halal dengan benar.
dikonsumsi
42 Menyebutkan Binatang Halal VI/1 Disajikan ilustrasi tentang binatang halal L3
3.3 Menganalisis
hikmah dan Haram dan
binatang yang
halal dan haram menghindari haram, peserta didik dapat menyebutkan
dikonsumsi mengonsumsi hikmah menghindari mengonsumsi binatang
binatang haram haram dengan benar.

43 Mengidentifikasi Jual Beli VI/2 Disajikan gambar tentang jual beli, peserta L1
3.4 Memahami
ketentuan jual-beli ketentuan jual didik dapat mengidentifikasi rukun jual beli
beli dengan benar.

44 Menentukan Jual Beli VI/2 Disajikan sebuah kasus tentang jual beli, L1
3.4 Memahami
ketentuan jual-beli hukum jual beli peserta didik dapat menentukan hukum jual
beli dengan benar.

45 Menyebutkan Jual Beli VI/2 Disajikan tabel bentuk-bentuk jual beli, L2


3.4 Memahami
ketentuan jual-beli macam-macam peserta didik dapat menyebutkan macam-
jual beli macam jual beli dengan benar.

46 Membedakan Jual Beli VI/2 Disajikan sebuah ilustrasi tentang ketentuan L3


3.4 Memahami
ketentuan jual-beli barang yang jual beli, peserta didik dapat membedakan
dapat barang yang dapat diperjualbelikan dan
diperjualbelikan
36 |
dan barang yang barang yang tidak dapat diperjualbelikan
tidak dapat dengan benar.
diperjual belikan.

47 Mengevaluasi Jual Beli VI/2 Disajikan sebuah peristiwa tentang proses L3


3.4 Memahami
ketentuan jual-beli pembatalan jual jual beli , peserta didik dapat mengevaluasi
beli terhadap pembatalan jual beli terhadap orang yang
orang yang yang menyesal ketika proses jual beli dengan
menyesal ketika benar.
proses jual beli

48 Menjelaskan Pinjam VI/2 Disajikan gambar tentang pinjam meminjam, L1


3.5 Memahami
ketentuan pinjam- ketentuan pinjam Meminjam peserta didik dapat menjelaskan ketentuan
meminjam meminjam pinjam meminjam dengan benar.

49 Menentukan Pinjam VI/2 Disajikan sebuah peristiwa tentang kegiatan L1


3.5 Memahami
ketentuan pinjam- hukum pinjam Meminjam pinjam meminjam, peserta didik dapat
meminjam meminjam menentukan hukum pinjam meminjam
dengan benar.

50 Mengimplement Pinjam VI/2 Disajikan narasi tentang peristiwa pinjam L2


3.5 Memahami
ketentuan pinjam- asikan tanggung Meminjam meminjam, peserta didik dapat
meminjam jawab dalam mengimplementasikan tanggung jawab
pinjam dalam pinjam meminjam dengan benar.
meminjam

51 Menyimpulkan Pinjam VI/2 Disajikan sebuah hadits, peserta didik dapat L3


3.5 Memahami
ketentuan pinjam- ketentuan pinjam Meminjam menyimpulkan ketentuan pinjam meminjam
meminjam meminjam dengan benar.

37 |
52 Mengidentifikasi Ghashab VI/2 Disajikan gambar tentang peristiwa L1
3.6 Memahami
larangan ghashab larangan ghashab, peserta didik dapat
ghashab mengidentifikasi larangan ghashab dengan
benar.

53 Menentukan Ghashab VI/2 Disajikan beberapa pernyataan tentang L2


3.6 Memahami
larangan ghashab sikap ghashab , peserta didik dapat menentukan
menghindari sikap menghindari ghashab dengan benar.
ghashab

54 Menentukan Ghashab VI/2 Disajikan sebuah ilustrasi tentang peristiwa L2


3.6 Memahami
larangan ghashab sikap tanggung ghashab, peserta didik dapat menentukan
jawab ghashab sikap tanggung jawab ghashab dengan
benar.

55 Menyebutkan Ghashab VI/2 Disajikan sebuah peristiwa tentang larangan L3


3.6 Memahami
larangan ghashab manfaat ghashab, peserta didik dapat menyebutkan
dilarangnya manfaat dilarangnya ghashab dalam
ghashab. kehidupan sehari-hari dengan benar.

56 Mengidentifikasi Luqathah VI/2 Disajikan suatu peristiwa tentang ketentuan L1


3.7 Memahami
ketentuan barang ketentuan barang temuan, peserta didik dapat
temuan (luqathah) barang temuan mengidentifikasi ketentuan barang temuan
(luqathah) (luqathah) dengan benar.

57 Menentukan Luqathah VI/2 Disajikan ilustrasi tentang barang temuan, L1


3.7 Memahami
ketentuan barang hukum barang peserta didik dapat menentukan hukum
temuan (luqathah) temuan barang temuan (luqathah) dengan benar.
(luqathah)

38 |
58 3.7 Memahami Menerapkan Luqathah VI/2 Disajikan hadits tentang barang temuan, L2
ketentuan barang sikap ketentuan peserta didik dapat menerpakan sikap yang
temuan (luqathah) barang temuan berhubungan dengan ketentuan barang
(luqathah) temuan (luqathah) dengan benar.

59 Mencontohkan Luqathah VI/2 Disajikan gambar tentang peristiwa yang L2


3.7 Memahami
ketentuan barang sikap berkaitan dengan barang temuan, peserta
temuan (luqathah) mengenalkan didik dapat mencontohkan sikap
barang temuan mengenalkan barang temuan (luqathah)
dalam kehdiupan sehari-hari dengan benar

60 Menentukan Luqathah VI/2 Disajikan narasi tentang ketentuan barang L3


3.7 Memahami
ketentuan barang hikmah temuan, peserta didik dapat menentukan
temuan (luqathah) ketentuan hikmah ketentuan barang temuan
barang temuan (luqathah) dengan benar
(luqatahah)

39 |
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB TP. 2020/2021

Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam Jenjang : Madrasah Ibtidaiyah (MI)


No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

1 3.1 Memahami Menganalisis perilaku Ketabahan Nabi IV/1 Disajikan tabel tentang prilaku L.3
ketabahan Nabi penerapan ketabahan Muhammad Saw. dan Nabi Muhmmad Saw., peserta
Muhammad Saw. nabi dan para sahabat para Sahabat dalam didik dapat menentukan perilaku
dan para sahabat
dalam berdakwah. berdakwah yang menunjukkan ketabahan
dalam berdakwah
nabi dan para sahabat dalam
berdakwah dengan benar

2 3.2 Memahami Menentukan salah satu Kepribadian Nabi IV/1 Disajikan pernyataan tentang L.1
ciri-ciri gelar yang diberikan pada Muhammad Saw. Perilaku Nabi Muhammad Saw.
kepribadian Nabi Nabi Muhammad Saw. sebagai rahmat seluruh peserta didik dapat menentukan
Muhammad Saw. alam gelar Nabi dengan benar
Sebagai rahmat
bagi seluruh alam Menerapkan perilaku Nabi Kepribadian Nabi IV/1 Disajikan ilustrasi tentang sikap L.2
dalam kehidupan sehari- Muhammad Saw. Nabi, peserta didik dapat
hari sebagai rahmat seluruh menentukan perilaku yang sesuai
alam di lingkungan madrasah dengan
benar

40 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

Menganalisis Perilaku Kepribadian Nabi IV/1 Disajikan suatu kasus peserta L.3
yang mencerminkan Muhammad Saw. didik dapat menentukan perilaku
rahmatan lil alamanin sebagai rahmat seluruh yang seharusnya dilakukan
alam dengan benar

3 3.3 Memahami Menentukan sebab-sebab Hijrah sahabat ke Disajikan tabel yang berisi L.2
sebab-sebab dan dan peristiwa sahabat Habasyah tentang
peristiwa sahabat hijrah ke Habsyah peristiwa hijrah ke Habasyah,
hijrah ke Peserta Didik dapat menentukan
Habasyah sebab-sebab nabi hijrah ke
Habsyah dengan benar
Menentukan orang –orang Hijrah sahabat ke IV/1 Disajikan tabel tentang hijrah L.1
yang hijrah ke Habsyah Habasyah sahabat ke Habsyah, Peserta
Didik dapat menentukan orang-
orang yang hijrah ke Habsyah
tahap pertama dengan benar

4 3.4 Memahami Menunjukkan kesabaran Hijrah ke Thaif IV/2 Disajikan ilustrasi tentang sikap L.1
peristiwa penting Nabi Muhammad Saw. Nabi, peserta didik dapat
dan sebab-sebab dalam hijrah ke Thaif menunjukkan perilaku yang
Nabi Muhammad mencerminkan kesabaran dengan
Saw. hijrah ke benar
Thaif
Menganalisis ketabahan Hijrah ke Thaif IV/2 Disajikan suatu kasus tentang L.3
Nabi Muhammad Saw. perilaku ketabahan Nabi, peserta
hijrah ke Thaif didik dapat menentukan perilaku
ketabahan yang seharusnya

41 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

dilakukan dalam kehidupan


sehari-hari dengan benar

5 3.5 Menganalisis Menerapkan perintah Peristiwa Isra’ Mi’raj IV/2 Disajikan tentang ilustrasi L.2
latar belakang shalat lima waktu nabi Muhammad Saw peristiwa Isra Mi’raj. Peserta didik
dan peristiwa Isra' dapat menerapkan perintah shalat
Mi'raj Nabi lima waktu dalam kehidupan
Muhammad Saw. sehari-hari dengan benar

Menentukan peristiwa Peristiwa Isra’ Mi’raj IV/2 Disajikan pernyataan tentang Isra’ L.3
penting yang terjadi dalam nabi Muhammad Saw Mi’raj, peserta didik dapat
peristiwa Isra’ Mi’raj menentukan peristiwa penting
yang terjadi dalam peristiwa Isra’
Mi’raj dengan benar

6 3.6 Memahami Menjelaskan keadaan Masyarakat Yatsrib IV/2 Disajikan pernyataan tentang L.1
keadaan masyarakat Yatsrib sebelum hijrah Nabi masyarakat Yatsrib sebelum
masyarakat sebelum hijrah Nabi Muhammad Saw. hijrah Nabi Muhammad Saw,
Yatsrib sebelum Muhammad Saw. peserta didik dapat menentukan
hijrah Nabi beberapa keadaan masyarakat
Muhammad Saw. Yatsrib sebelum hijrah Nabi
Muhammad Saw. dengan benar

Menyimpulkan agama dan Masyarakat Yatsrib IV/2 Disajikan pernyataan tentang L.3
kepercayaan masyarakat sebelum hijrah Nabi masyarakat Yatsrib sebelum
Yatsrib sebelum hijrah Muhammad Saw. hijrah Nabi Muhammad saw.,
Nabi Muhammad Saw. peserta didik dapat menyimpulkan
agama dan kepercayaan yang

42 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

dianut oleh masyarakat Yatsrib


dengan benar

7 3.7.Menganalisis Menentukan sebab-sebab Hijrah Nabi IV/2 Disajikan pernyataan tentang L.2
sebab-sebab dan Nabi Muhammad Saw. Muhammad Saw. ke hijrah Nabi Muhammad ke
peristiwa hijrah hijrah ke yatsrib Yatsrib Yatsrib, peserta didik dapat
Nabi Muhammad menentukan sebab-sebab Nabi
Saw. ke Yatsrib Muhammad Saw., hijrah ke
Yatsrib dengan benar

Membandingkan keadaan Hijrah Nabi IV/2 Disajikan beberapa pernyataan, L.3


Yatsrib sebelum dan Muhammad Saw. ke peserta didik dapat
sesudah hijrah Nabi Yatsrib membandingkan keadaan Yatsrib
Muhammad Saw. ke sebelum dan sesudah hijrah Nabi
Yatsrib Muhammad Saw. ke Yatrsib
dengan benar

8 3.1.Menganalisis Menjelaskan upaya Nabi Upaya Nabi V/1 Disajikan beberapa pernyataan L.1
upaya yang Muhammad Saw. dalam Muhammad Saw. tentang upaya Nabi membina
dilakukan Nabi membina masyarakat membina Masyarakat masyarakat Madinah, peserta
Muhammad Saw. Madinah Madinah didik dapat menunjukkan upaya
dalam membina Nabi Muhammad Saw. dalam
masyarakat membina masyarakat Madinah
Madinah dengan benar

Menentukan makna Upaya Nabi V/1 Disajikan pernyataan tentang L3


tersirat upaya Nabi Muhammad Saw. upaya Nabi Muhammad Saw.
Muhammad Saw. dalam membina masyarakat Madinah,

43 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

membina masyarakat membina Masyarakat peserta didik dapat menentukan


Madinah Madinah makna tersirat upaya Nabi
Muhammad Saw dalam membina
masyarakat Madinah dengan
benar

9 3.2 Menganalisis Menjelaskan upaya Nabi Upaya nabi V/1 Disajikan beberapa pernyataan L1
upaya Nabi Muhammad Saw. dalam Muhammad tentang upaya Nabi Muhammad
Muhammad Saw. menegakkan berbagai menegakkan Saw. menegakkan kesepakatan
dalam kesepakatan dengan kesepakatan dengan dengan non muslim, peserta didik
menegakkan kelompok non muslim non muslim dapat menunjukkan upaya Nabi
berbagai Muhammad Saw. dalam
kesepakatan menegakkan berbagai
dengan kelompok kesepakatan dengan kelompok
non muslim non muslim dengan benar

Menyimpulkan makna Upaya Nabi V/1 Disajikan pernyataan tentang L3


tersirat upaya Nabi Muhammad Saw. upaya Nabi Muhammad Saw.
Muhammad Saw. dalam menegakkan menegakkan kesepakatan
menegakkan berbagai kesepakatan dengan dengan non muslim, peserta didik
kesepakatan dengan non muslim dapat menyimpulkan isi dalam
kelompok non muslim perjanjian Hudaibiyah dengan
benar

10 3.3 Menganalisis Menjelaskan sebab-sebab Sebab-sebab dan V/1 Disajikan pernyataan tentang L.1
sebab-sebab dan dan peristiwa Fathu peristiwa Fathu peristiwa Fathu Makkah, peserta
Makkah Makkah didik dapat menentukan sebab-

44 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

peristiwa Fathu sebab terjadinya peristiwa Fathu


Makkah Makkah dengan benar.

Menggambarkan sebab- Sebab-sebab dan V/1 Disajikan ilustrasi tentang L.2


sebab dan peristiwa peristiwa Fathu peristiwa Fathu Makkah, peserta
Fathu makkah Makkah didik dapat menentukan kronologi
pada peristiwa Fathu Makkah
dengan benar.

Menentukan makna Sebab-sebab dan V/1 Disajikan pernyataan tentang L.3


tersirat sebab-sebab dan peristiwa Fathu peristiwa Fathu Makkah, peserta
peristiwa Fathu Makkah Makkah didik dapat menentukan makna
tersirat sebab-sebab terjadinya
peristiwa Fathu Makkah dengan
benar.

11 3.4 Menganalisis Menjelaskan cara-cara Rasulullah menjaga V/1 Disajikan ilustrasi tentang L.1
cara-cara Rasulullah Saw. dalam perdamaian dalam perjuangan Rasulullah dalam
Rasulullah Saw. menjaga perdamaian Fathu Makkah menjaga perdamaian, peserta
dalam menjaga dengan kaum Quraiys didik dapat menunjukkan
perdamaian dalam peristiwa Fathu peristiwa yang terjadi pada saat
dengan kaum Makkah akhir hayat Rasulullah saw.
Quraisy dalam dengan benar.
peristiwa Fathu
Makkah Mengimplementasikan Rasulullah menjaga V/1 Disajikan pernyataan tentang L.2
cara-cara Rasulullah Saw. perdamaian dalam Rasululllah Saw menjaga
Fathu Makkah perdamaian dalam Fathu Makkah,
peserta didik dapat menunjukkkan

45 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

dalam peristiwa Fathu cara-cara Rasulullah Saw


Makkah menjaga perdamaian dalam
peristiwa Fathu Makkah dengan
benar.

Menentukan makna Rasulullah menjaga V/1 Disajikan pernyataan cara-cara L.3


tersirat cara-cara perdamaian dalam Rasulullah Saw. menjaga
Rasulullah Saw. dalam Fathu Makkah perdamaian dalam peristiwa
menjaga perdamaian Fathu Makkah, peserta didik
dengan kaum Quraisy dapat menunjukan cara-cara
dalam peristiwa Fathu Rasulullah dalam menghindari
Makkah pertumpahan darah dengan kaum
Quraisy dalam peristiwa Fathu
Makkah dengan benar

12 3.5.Menganalisis Menjelaskan peristiwa- Wafatnya Rasulullah V/1 Disajikan ilustrasi tentang kisah L.1
peristiwa- peristiwa pada masa Saw. akhir hayat Rasululllah Saw.,
peristiwa pada menjelang akhir hayat peserta didik dapat menentukan
masa menjelang Rasulullah Saw. peristiwa-peristiwa pada masa
akhir hayat menjelang akhir hayat Rasulullah
Rasulullah Saw Saw. dengan tepat

Menemukan makna Wafatnya Rasulullah V/1 Disajikan pernyataan tentang L.3


tersirat peristiwa-peristiwa Saw. wafatnya Rasulullah Saw.,
pada masa menjelang peserta didik dapat menyimpulkan
akhir hayat Rasulullah peristiwa pada masa menjelang
Saw.

46 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

ahir hayat Rasulullah Saw dengan


benar

13 3.6 Menganalisis Menjelaskan kisah Kisah teladan Abu V/2 Disajikan beberapa pernyataan L.2
kisah teladan Abu teladan Abu Bakar Assidiq Bakar ash Shidiq tentang sikap Abu Bakar Assidiq,
Bakar as-Siddiq sebagai sahabat dan peserta Didik dapat menentukan
sebagai sahabat kholifah bukti bahwa Abu Bakar Assidiq
dan khalifah sangat mencintai dan setia pada
Rasulullah dengan benar

Menemukan makna Kisah teladan Abu V/2 Disajikan ilustrasi tentang L.1
tersirat kisah teladan Abu Bakar ash Shidiq perilaku Abu Bakar Assidiq,
Bakar Assidiq sebagai peserta Didik dapat menjelaskan
sahabat dan kholifah bukti bahwa Abu Bakar Assidiq
seorang dermawan dengan benar

14 3.7 Menganalisis Menjelaskan kisah Kisah teladan Umar bin V/2 Disajikan ilustrasi tentang kisah L.1
kisah teladan teladan khalifah Umar bin Khattab singkat Umar bin Khattab, peserta
Umar bin Khattab Khattab sebagai sahabat Didik dapat menjelaskan gelar
sebagai sahabat dan kholifah Umar bin Khattab dengan benar
dan khalifah
Mengimplementasikan Kisah teladan Umar bin V/2 Disajikan ilustrasi tentang khalifah L.2
kisah teladan khalifah Khattab Umar bin Khattab, peserta didik
Umar bin Khattab sebagai dapat menentukan implementasi
sahabat dan kholifah teladan khalifah Umar bin Khattab
sebagai sahabat dan kholifah

47 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

dalam kehidupan sehari-hari


dengan benar

15 3.8 Menganalisis Menjelaskan kisah Kisah teladan Utsman V/2 Disajikan kisah singkat Usman bin L.1
kisah teladan teladan khalifah Usman bin Affan Affan, peserta didik dapat
Usman bin bin Affan sebagai sahabat menjelaskan Utsman bin Affan
Affan dan kholifah sebagai Assabiquunal Awwalun
sebagai dengan benar
sahabat dan
khalifah Kisah teladan Utsman V/2 Disajikan ilustrasi tentang perilaku L2
bin Affan Usman bin Affan, Peserta Didik
dapat menjelaskan salah satu
bukti perilakunya dengan benar

16 3.9 Menganalisis Menjelaskan kisah Kisah teladan Ali bin V/2 Disajikan kisah singkat tentang Ali L.1
kisah teladan Ali teladan khalifah Ali bin Abi Abi Thalib bin Abi Thalib, peserta didik dapat
bin Abi Talib Thalib sebagai sahabat menjelaskan Ali bin Abi thalib
sebagai sahabat dan kholifah sebagai Sahabat yang dijuluki
dan khalifah Karramallahu Wajhahu dengan
benar

Mengimplementasikan Kisah teladan Ali bin V/2 Disajikan beberapa pernyataan L.2
kisah teladan khalifah Ali Abi Thalib sikap Ali bin Abi Thalib , peserta
bin Abi Thalib sebagai didik dapat menentukan kebijakan
sahabat dan kholifah khalifah Ali bin Thalib yang
menguntungkan masyarakat luas
dengan benar.

48 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

Menentukan contoh Kisah teladan Ali bin V/2 Disajikan ilustrasi tentang L.3
perilaku Ali bin Abi Thalib Abi Thalib khalifah Ali bin Abi Thalib, peserta
sebagai sahabat dan didik dapat menentukan contoh
kholifah perilaku yang mencerminkan
perilaku khalifah Ali bin Abi Thalib
dengan benar

17 3.1 Menganalisis Menjelaskan biografi Sunan Maulana Malik VI/1 Disajikan biografi singkat tentang L.1
biografi Sunan Sunan Maulana Malik Ibrahim Maulana Malik Ibrahim, peserta
Maulana Malik Ibrahim dan perannya didik dapat menjelaskan cara
Ibrahim dan dalam mengembangkan Sunan Maulana Malik Ibrahim
perannya dalam Islam di Indonesia memulai dakwahnya di
mengembangkan Masyarakat dengan benar
Islam di Indonesia

VI/1 Disajikan ilustrasi tentang Sunan L.2


Maulana Malik Ibrahim, peserta
didik dapat menjelaskan tujuan
Sunan Maulana Malik Ibrahim
datang di Pulau Jawa dengan
benar

Mengimplementasikan Sunan Maulana Malik VI/1 Disajikan ilustrasi tentang Sunan L2


biografi Sunan Maulana Ibrahim Maulana Malik Ibrahim, Peserta
Malik Ibrahim dan Didik dapat menggambarkan
perannya dalam peran penting Sunan Maulana
Malik Ibrahim dalam

49 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

mengembangkan Islam di mengembang kan dakwah Islam


Indonesia di Pulau Jawa dengan benar

Menyimpulkan biografi Sunan Maulana Malik VI/1 Disajikan narasi tentang Sunan L.3
Sunan Maulana Malik Ibrahim Maulana Malik Ibrahim, peserta
Ibrahim dan perannya didik dapat menyimpulkan peran
dalam mengembangkan penting Sunan Maulana Malik
Islam di Indonesia Ibrahim dalam mengembangkan
dakwah Islam di Pulau Jawa
dengan benar

18 3.2.Menganalisis Menjelaskan biografi Sunan Ampel VI/1 Disajikan narasi tentang Sunan L.1
biografi Sunan Sunan Ampel dan ampel, peserta didik dapat
Ampel dan perannya dalam menjelaskan jalur silsilah Sunan
perannya dalam mengembangkan Islam di Ampel dengan benar
mengembangkan Indonesia
Islam di Indonesia
Mengimplementasikan Sunan Ampel VI/1 Disajikan narasi tentang sunan L.2
biografi Sunan Ampel dan Ampel, peserta didik dapat
perannya dalam menggambarkan peran penting
mengembangkan Islam di Sunan Ampel dalam
Indonesia mengembangkan dakwah Islam di
Pulau Jawa dengan benar

Menyimpulkan biografi Sunan Ampel VI/1 Disajikan ilustrasi tentang Sunan L.3
Sunan Ampel dan Ampel, peserta didik dapat

50 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

perannya dalam menyimpulkan Sikap Sunan


mengembangkan Islam di Ampel yang merupakan pesan
Indonesia damai dalam mengembangkan
Islam di Indonesia dengan benar

19 3.3 Menganalisis Menjelaskan biografi Sunan Giri VI/1 Disajikan ilustrasi tentang Sunan L.1
biografi Sunan Sunan Giri dan perannya Giri, peserta didik dapat
Giri dan perannya dalam mengembangkan mengidentifikasi biografi Sunan
dalam Islam di Indonesia Giri dengan benar
mengembangkan
Islam di Indonesia Mengimplementasikan Sunan Giri VI/1 Diajikan ilustrasi tentang Sunan L.2
biografi Sunan Giri dan Giri, peserta didik dapat
perannya dalam menggambarkan peran Sunan
mengembangkan Islam di Giri dalam mengembangkan
Indonesia Islam di Indonesia dengan benar

Menyimpulkan biografi Sunan Giri VI/1 Disajikan narasi tentang Sunan L.3
Sunan Giri dan perannya Giri, peserta didik dapat
dalam mengembangkan menyimpulkan peran penting
Islam di Indonesia Sunan Giri dalam
mengembangkan Islam di
Indonesia dengan benar

20 3.4 Menganalisis Menjelaskan biografi Sunan Bonang VI/1 Disajikan ilustrasi tentang Sunan L.1
biografi Sunan Sunan Bonang dan Bonang, peserta didik dapat
Bonang dan perannya dalam menjelaskan biografi Sunan
perannya dalam Bonang dan perannya dalam

51 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

mengembangkan mengembangkan Islam di mengembangkan Islam di


Islam di Indonesia Indonesia Indonesia dengan benar.

Mengimplementasikan Sunan Bonang VI/1 Disajikan ilustrasi tentang Sunan L.2


biografi Sunan Bonang Bonang, peserta didik dapat
dan perannya dalam menggambarkan peran Sunan
mengembangkan Islam di Bonang dalam mengembangkan
Indonesia Islam di Indonesia dengan benar

Menyimpulkan biografi Sunan Bonang VI/1 Disajikan narasi tentang Sunan L.3
Sunan Bonang dan Bonang, peserta didik dapat
perannya dalam menyimpulkan peran penting
mengembangkan Islam di Sunan Bonang dalam
Indonesia mengembangkan Islam di
Indonesia dengan benar

21 3.5.Menganalisis Menjelaskan biografi Sunan Drajat VI/1 Peserta Didik dapat menjelaskan L.1
biografi Sunan Sunan Drajat dan biografi Sunan Drajat dan
Drajat dan perannya dalam perannya dalam mengembangkan
perannya dalam mengembangkan Islam di Islam di Indonesia dengan benar
mengembangkan Indonesia
Islam di Indonesia
Mengimplementasikan Sunan Drajat VI/1 Disajikan narasi tentang Sunan L.2
biografi Sunan Drajat dan Drajat peserta didik dapat
perannya dalam menggambarkan peran Sunan

52 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

mengembangkan Islam di Drajat dalam mengembangkan


Indonesia Islam di Indonesia dengan benar

Menyimpulkan biografi Sunan Drajat VI/1 Disajikan narasi tentang Sunan L.3
Sunan Drajat dan Drajat, peserta didik dapat
perannya dalam menyimpulkan peran penting
mengembangkan Islam di Sunan Drajat dalam
Indonesia mengembangkan Islam di
Indonesia dengan benar

22 3.6.Menganalisis Menjelaskan biografi Sunan Kalijaga VI/2 Disajikan tabel tentang Sunan L.1
biografi Sunan Sunan Kalijaga dan Kalijaga dan perannya, peserta
Kalijaga dan perannya dalam didik dapat menentukkan biografi
perannya dalam mengembangkan Islam di Sunan Kalijaga dan perannya
mengembangkan Indonesia dalam mengembangkan Islam di
Islam di Indonesia Indonesia dengan benar

Mengimplementasikan Sunan Kalijaga VI/2 Disajikan pernyataan tentang L.2


biografi Sunan Kalijaga Sunan Kalijaga, peserta didik
dan perannya dalam dapat menentukan cara Sunan
mengembangkan Islam di Kalijaga menyebarkan agama
Indonesia Islam di Indonesia dengan benar.

23 3.7 Menganalisis Mengimplementasikan Sunan Muria VI/2 Disajikan pernyataan tentang L.2
biografi Sunan biografi Sunan Muria dan Sunan Muria, peserta didik dapat
Muria dan perannya dalam menentukan cara Sunan Muria

53 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

perannya dalam mengembangkan Islam di menyebarkan agama Islam di


mengembangkan Indonesia Indonesia dengan benar
Islam di Indonesia
Menyimpulkan biografi Sunan Muria VI/2 Disajikan narasi tentang Sunan L.3
Sunan Muria dan Muria, peserta didik dapat
perannya dalam menyimpulkan peran Sunan
mengembangkan Islam di dalam mengembangkan Islam di
Indonesia Indonesia dengan benar

24 3.8 Menganalisis Menjelaskan biografi Sunan Kudus VI/2 Disajikan tabel tentang Sunan L.1
biografi Sunan Sunan Kudus dan Kudus dan perannya, peserta
Kudus dan perannya dalam didik dapat menentukkan biografi
perannya dalam mengembangkan Islam di Sunan Kudus dan perannya
mengembangkan Indonesia dalam mengembangkan Islam di
Islam di Indonesia Indonesia dengan benar

Mengimplementasikan Sunan Kudus VI/2 Disajikan pernyataan tentang L.2


biografi Sunan Kudus dan Sunan Kudus, peserta didik dapat
perannya dalam menentukan cara Sunan Kudus
mengembangkan Islam di menyebarkan agama Islam di
Indonesia Indonesia dengan benar

Menyimpulkan biografi Sunan Kudus VI/2 Disajikan narasi tentang Sunan L.3
Sunan Kudus dan Kudus, peserta didik dapat
perannya dalam menyimpulkan peran Sunan
mengembangkan Islam di Kudus dalam mengembangkan
Indonesia Islam di Indonesia dengan benar

54 |
No Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level
Dasar Semester Kognitif

25 3.9 Menganalisis Mengimplementasikan Sunan Gunung Jati VI/2 Disajikan pernyataan tentang L.2
biografi Sunan biografi Sunan Gunung Sunan Gunung Jati, peserta didik
Gunung Jati dan Jati dan perannya dalam dapat menentukan cara Sunan
perannya dalam mengembangkan Islam di Gunung Jati menyebarkan agama
mengembangkan Indonesia Islam di Indonesia dengan benar
Islam di Indonesia
Menyimpulkan biografi Sunan Gunung Jati VI/2 Disajikan narasi tentang Sunan L.3
Sunan Gunung Jati dan Gunung Jati, peserta didik dapat
perannya dalam menyimpulkan biografi Sunan
mengembangkan Islam di Gunung Jati dan perannya dalam
Indonesia mengembangkan Islam di
Indonesia dengan benar

55 |
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB TP. 2020/2021

Mata Pelajaran : BAHASA ARAB Jenjang : Madrasah Ibtidaiyah (MI)

NO KOMPETENSI DASAR IPK MATERI KELAS/ INDIKATOR SOAL LEVEL


SEMESTER KOGNITIF
1 3.1 Memahami fungsi sosial Melengkapi hiwar ‫ناونعلا‬ IV/1 Disajikan hiwar rumpang L1
dan unsur kebahasaan tentang tentang ‫ناونعلا‬, peserta didik
(bunyi, kata dan makna) ‫ناونعلا‬ dapat melengkapi dengan
dari teks sederhana mufradat yang sesuai
terkait tema:
‫اونعلا‬YYYY‫ ن‬yang melibatkan
tindak tutur memberi dan
meminta informasi
tentang alamat
seseorang.

2 3.2 Menganalisis Menentukan urutan 30- 1 ‫ماقرالا‬ IV/1 Disajikan teks sederhana L2
kebahasaan (bunyi, kata angka dalam tentang ‫ماقرالا‬, peserta didik
dan makna) dari teks bahasa arab dapat menentukan angka
sangat sederhana terkait nomor telpon dalam bahasa
tema: ‫ ناونعلا‬dengan arab dengan tepat
memperhatikan struktur
30- 1 ‫ماقرلاا‬
3 3.3 Memahami fungsi sosial Menerapkan dhamir ‫ةنهمال‬ IV/1 Disajikan teks tentang ‫ ةنهمال‬, L2
dan unsur kebahasaan untuk orang ketiga peserta didik dapat
(bunyi, kata dan makna) menerapkan dhamir pada
dari teks sangat kalimat rumpang dengan
sederhana terkait tema: tepat

56 |
‫ ةنهمال‬yang melibatkan
tindak tutur memberi dan
meminta informasi sangat
sederhana terkait profesi.

4 3.4 Menganalisis unsur Menganalisis - ‫هراشالا مسا‬ IV/1 Disajikan tabel - ‫هراشالا مسا‬ L3
kebahasaan (bunyi, kata kalimat yang ‫لصفنملا ريمضال‬ ‫لصفنملا ريمضلا‬, peserta didik
dan makna) dari teks mengandung dapat menganalisis kalimat
sangat sederhana terkait struktur isim isyaroh yang mengandung isim
tema: ‫ةنهملا‬dengan dalam sebuah isyaroh dengan tepat
memperhatikan struktur kalimat
‫ هراشالا مسا‬- ‫لصفنملا ريمضال‬

5 3.5 Memahami fungsi sosial Mengidentifikasi ‫يالما‬ IV/1 Disajikan kalimat tentang ‫يالما‬, L1
dan unsur kebahasaan isim istifham tentang peserta didik dapat
(bunyi, kata dan ‫يالما‬ mengidentifikasi isim istifham
makna) dari teks yang sesuai
sangat sederhana terkait
tema:
‫ل اما‬YYYYY‫ي‬
melibatkan tindak tutur
mengungkapkan harapan

6 3.6 Menganalisis unsur mengkonstruksi ‫يالما‬ IV/1 Disajikan gambar profesi, L3


kebahasaan (bunyi, kata kalimat peserta didik dapat
dan makna) dari teks mengkonstruksi kalimat
sangat sederhana terkait sesuai gambar
tema: ‫يلاما‬
7 3.7 Memahami fungsi Menentukan kata ‫ةرسألا دارفا‬ IV/2 Disajikan hiwar sederhana L1
sosial dan unsur tanya tentang ‫ ةرسألا دارفا‬, peserta
kebahasaan (bunyi, didik dapat menentukan kata
kata dan makna) dari tanya yang sesuai
teks sangat sederhana
terkait tema:
57 |
‫دارفا‬ ‫ةرسألا‬ dengan
melibatkan tindak tutur
memberi dan meminta
informasi tentang
anggota keluarga

8 3.8 Menganalisis unsur Menganalisis bagan ‫ةرسألا دارفا‬ IV/2 Disajikan bagan keluarga, L3
kebahasaan (bunyi, keluarga peserta didik dapat
kata dan makna) dari menganalisis kedudukan
teks sangat sederhana seseorang dalam keluarga
terkait tema: dengan benar
‫ألا دارفا‬YYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYY‫ ةرس‬dengan
memperhatikan struktur
‫درفملا مسا – ةراشالا مسا‬

9 3.9 Memahami fungsi Mengartikan kalimat ‫تيبال ىف‬ IV/2 Disajikan kalimat tentang ‫ىف تيبال‬ L1
sosial dan unsur , peserta didik dapat
kebahasaan (bunyi, menentukan arti kalimat
kata dan makna) dari bergarisbawah dengan tepat
teks sangat sederhana
terkait tema:
‫ تيبال ىف‬yang melibatkan
tindak tutur memberi
dan meminta informasi
tentang aktifitas di
rumah.

10 3.10 Menganalisis unsur Menyusun kalimat ‫تيبال ىف‬ IV/2 Disajikan kata acak tentang L3
kebahasaan (bunyi, kata acak ‫تيبال ىف‬, peserta didik dapat
dan makna) dari teks menyusunnya menjadi
sangat sederhana kalimat sempurna dengan
terkait tema: tepat
‫تيبال ىف‬ dengan
memperhatikan struktur
58 |
‫درفملا مسا – ةراشالا مسا‬

11 3.7 Memahami fungsi sosial Menerapkan kata ‫ايسينودنا بحا‬ IV/2 Disajikan hiwar sederhana
dan unsur kebahasaan tanya tentang ‫ايسينودنا بحا‬, peserta
(bunyi, kata dan didik dapat menentukan
makna) dari teks mufradat yang sesuai dengan
sangat sederhana kata tanya dengan tepat
terkait tema:
‫ايسينودنا بحا‬
yang melibatkan tindak
tutur mengekspresikan
rasa cinta pada agama
dan negara.

12 3.7 Menganalisis unsur Menerapkan isim ‫مسا – ةراشالا مسا‬ IV/2 Disajikan kalimat rumpang L2
kebahasaan (bunyi, kata isyarah ‫مالعال‬ tentang ‫ايسينودنا بحا‬, peserta didik
dan makna) dari teks dapat melengkapi
sangat sederhana kalimat sesuai dengan isim
terkait tema: isyarah dengan benar
‫ا‬YYYYYYYYYYY‫ينودنا بح‬YYYYYYYYYYYYYYYYY‫ ايس‬dengan
memperhatikan struktur
‫مالعال مسا – ةراشالا مسا‬
13 3.1 Memahami fungsi sosial menyebutkan ‫مسجالءاضعأ‬ V/1 Disajikan gambar tentang ‫مسجال‬ L1
dan unsur kebahasaan mufradat ‫عأ‬YYYYY‫ءاض‬, peserta didik dapat
(bunyi, kata dan menunjukkan mufradat sesuai
makna) dari teks gambar dengan tepat
sederhana terkait tema:
‫عأ‬YYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYY‫ مسجالءاض‬dengan
melibatkan tindak tutur
memberi dan meminta
informasi tentang
anggota tubuh.

59 |
14 3.2 Menganalisis unsur Menerapkan isim + ‫درفملل ةراشإلا‬ V/1 Disajikan kalimat rumpang L2
kebahasaan (bunyi, kata sifat ‫ مسإلا‬+ ‫ةفصال‬ tentang ‫مسجالءاضعأ‬, peserta
dan makna) dari teks didik dapat melengkapinya
sangat sederhana terkait dengan sifat sesuai isim
tema: ‫عأ‬EEE‫سجلاءاض‬E‫م‬ dengan tepat
dengan memperhatikan
15 struktur Membuat kalimat + ‫درفملل ةراشإلا‬ V/1 Disajikan gambar ‫عأ‬YYYY‫مسجالءاض‬, L3
‫ درفملل ةراشإلا‬+ ‫ مسإلا‬+ ‫ةفصال‬ ‫ مسإلا‬+ ‫ةفصال‬ peserta didik dapat membuat
kalimat sesuai gambar
dengan tepat

16 3.3 Memahami fungsi sosial Menentukan kata ‫ةنهمال‬ V/1 Disajikan hiwar rumpang L1
dan unsur kebahasaan tanya tentang ‫ ةنهمال‬, peserta didik
(bunyi, kata dan makna) dapat menunjukkan kata
dari teks sangat tanya dengan tepat
sederhana terkait tema: ‫ةن‬
‫همال‬ yang melibatkan
tindak tutur
mengekspresikan rasa
cinta terhadap bahasa
Arab

17 3.4 Menganalisis unsur Menerapkan struktur + ‫درفملل ةراشإلا‬ V/1 Disajikan kalimat rumpang L2
kebahasaan (bunyi, kata kalimat ‫ مسإلا‬+ ‫ةفصال‬ tentang ‫ةنهملا‬, peserta didik
dan makna) dari teks + ‫ درفملل ةراشإلا‬+ ‫مسإلا‬ dapat menentukan isim
sangat sederhana terkait ‫ةفصال‬ mufrad muanats yang sesuai
tema: ‫ةنهملا‬ dengan sifat dengan benar
dengan memperhatikan
18 struktur menyimpulkan ‫ةنهمال‬ V/1 Disajikan narasi sebuah L3
‫ درفملل ةراشإلا‬+ ‫ مسإلا‬+ ‫ةفصال‬ kalimat sederhana aktivitas, peserta didik dapat
menyimpulkan nama profesi
sesuai aktivitas dengan benar

60 |
19 3.5 Memahami fungsi sosial melengkapi hiwar ‫تاناويحال ةقيدح‬ V/1 Disajikan hiwar tentang ‫ةقيدح‬ L1
dan unsur kebahasaan rumpang ‫تاناويحلا‬, peserta didik dapat
(bunyi, kata dan melengkapi kalimat dengan
makna) dari teks huruf jar yang tepat
sangat sederhana terkait
20 tema: ‫تاناويحال ةقيدح‬ Melengkapi kalimat ‫تاناويحال ةقيدح‬ V/1 Disajikan gambar tentang L2
tindak tutur memberi dan rumpang ‫دح‬Y ‫اويحال ةقي‬Y‫تان‬, peserta didik dapat
meminta informasi terkait melengkapi kalimat dengan
tema kebun binatang nama hewan sesuai
gambar dengan tepat

21 3.6 Menganalisis kebahasaan Menyusun kalimat ‫تاناويحال ةقيدح‬ V/1 Disajikan kata acak tentang L3
(bunyi, kata dan makna) acak ‫دح‬Y ‫اويحال ةقي‬Y‫تان‬, peserta didik dapat
dari teks sangat menyusunnya menjadi
sederhana terkait tema: kalimat sempurna dengan
‫تاناويحال ةقيدح‬ tepat
dengan Memperhatikan
struktur
‫ درفملل ةراشإلا‬+ ‫ مسإلا‬+ ‫ةفصال‬

22 3.7 Memahami fungsi sosial Menyebutkan benda ‫إلا ةفرغ ىف‬Y‫لابقتس‬ V/2 Disajikan hiwar tentang ‫ف‬YYY‫ى‬ L1
dan unsur kebahasaan yang ada di ruang ‫ةركاذملاو‬ ‫رغ‬YY‫إلا ةف‬Y Y‫ةركاذملاو لابقتس‬, peserta didik
(bunyi, kata dan belajar dapat menyebutkan
makna) dari teks benda yang ada di ruang
sederhana terkait tema: belajar dengan tepat
‫ف‬Y‫رغ ى‬Y ‫إلا ةف‬YY‫ ةركاذملاو لابقتس‬Yang
melibatkan tindak tutur
mendeskripsikan apa
yang ada di ruang tamu
dan ruang belajar.

23 3.8 Menganalisis unsur Menentukan dzaraf ‫ناكم فرظ‬ V/2 Disajikan kalimat rumpang L2
kebahasaan (bunyi, kata makan tentang Y‫ةركاذملاو لابقتسإلا ةفرغ ىف‬,
dan makna) dari teks peserta didik dapat
61 |
sangat sederhana terkait melengkapinya dengan
tema: dzaraf makan dengan benar
‫إلا ةفرغ ىف‬Y‫ةركاذملاو لابقتس‬
24 dengan memperhatikan Menganalisis ‫ربخالوأدتبملا‬ V/2 Disajikan teks tentang ‫ةفرغ ىف‬ L3
struktur kedudukan ‫ةركاذملاو لابقتسإلا‬, peserta didik
‫أدتبملاو مدقملا ربخال – ربخالوأدتبملا‬ mubtada khabar dapat menganalisis
‫رخؤملا‬ kedudukan mubtada dengan
tepat

25 3.9 Memahami fungsi sosial Mengartikan kalimat ‫ةبتكمو لمعملا ىف‬ V/2 Disajikan kalimat sederhana L1
dan unsur kebahasaan ‫ةسردملا‬ tentang Y‫ةسردملا ةبتكمو لمعملا ىف‬,
(bunyi, kata dan makna) peserta didik dapat
dari teks sangat mengartikan kalimat dengan
sederhana terkait tema: tepat
26 ‫ةسردملا ةبتكمو لمعملا ىف‬ Membuat hiwar ‫ةبتكمو لمعملا ىف‬ V/2 Disajikan hiwar rumpang L3
yang melibatkan tindak sederhana tentang ‫ةس‬ ‫ةسردملا‬ tentang Y‫ف‬YYYYY‫و لمعملا ى‬YYYYY‫ردملا ةبتكم‬YYYYYY‫ةس‬,
tutur mendeskripsikan ‫ردملا ةبتكمو لمعملا ىف‬ peserta didik dapat
secara sederhana melengkapinya dengan
tentang aktifitas di kalimat tanya sesuai jawaban
laboratorium dan dengan tepat.
perpustakaan sekolah.

27 3.10 Menganalisis unsur Menerapkan struktur ‫مدقملا ربخال‬ V/2 Disajikan gambar dengan L2
kebahasaan (bunyi, kata kalimat ‫رخؤملا أدتبملاو‬ kalimat rumpang tentang ‫ىف‬
dan makna) dari teks ‫ملا ربخال‬Y‫رخؤملا أدتبملاو مدق‬ ‫ةسردملا ةبتكمو لمعملا‬, peserta didik
sangat sederhana terkait dapat melengkapinya dengan
tema: kata yang mengandung
‫ةسردملا ةبتكمو لمعملا ىف‬ khabar mukoddam dengan
dengan memperhatikan tepat
struktur
‫ملا ربخال – ربخالوأدتبملا‬Y‫أدتبملاو مدق‬
‫رخؤملا‬

62 |
28 3.11 Memahami fungsi sosial Mengidentifikasi ‫فصقملا ىف‬ V/2 Disajikan tabel tentang ‫ىف‬ L1
dan unsur kebahasaan jenis ‫ فصقملا‬, peserta didik dapat
(bunyi, kata dan makanan/minuman mengidentifikasi jenis
makna) dari teks makanan/minuman dengan
sangat sederhana benar
terkait tema: ‫فصقملا ىف‬
29 yang melibatkan tindak Menerapkan kata ‫فصقملا ىف‬ V/2 Disajikan hiwar rumpang L2
tutur mengekspresikan tanya tentang ‫فصقملا ىف‬
rasa cinta terhadap “‫" لكأت اذام‬/‫” برشت اذام‬ , peserta didik dapat
bahasa Arab melengkapinya dengan kata
tanya yang benar

30 3.12 Menganalisis Membandingkan – ‫ربخالوأدتبملا‬ V/2 Disajikan tabel – ‫ربخالوأدتبملا‬ L3


kebahasaan (bunyi, kata kalimat mubtada- ‫مدقملا ربخال‬ ‫ربخالوأدتبملا رخؤملا أدتبملاو مدقملا ربخال‬
dan makna) dari teks khabar dan kabar ‫رخؤملا أدتبملاو‬ ‫ملا ربخال‬Y‫ؤملا أدتبملاو مدق‬YYYY‫– رخ‬, peserta
sangat sederhana mukaddam- didik dapat membandingkan
terkait tema: ‫فصقملا ىف‬ mubtada muakhar kalimat kalimat mubtada-
dengan memperhatikan khabar dan kabar mukaddam-
struktur mubtada muakhar dengan
‫أدتبملاو مدقملا ربخال – ربخالوأدتبملا‬ tepat
‫رخؤملا‬
31 3.1 Memahami fungsi sosial Menentukan kata ‫ةعاسال‬ VI/1 Disajikan hiwar sederhana L1
dan unsur kebahasaan tanya tentang ‫لا‬YYYY‫ةعاس‬, peserta didik
(bunyi, kata dan makna) dapat menentukan kata tanya
dari teks sederhana terkait yang sesuai
tema: ‫ال‬YYYYYYYYYYYY‫ةعاس‬ yang
32 melibatkan tindak tutur Menyebutkan ‫ةعاسال‬ VI/1 Disajikan gambar jam, L1
memberi dan meminta mufradat peserta didik dapat
informasi tentang jam menentukan mufradat sesuai
(waktu). gambar dengan tepat
33 Menerapkan fiil ‫ال‬Y‫عراضمال لعف‬ VI/1 Disajikan teks rumpang L2
mudhari’ tentang ‫ةعاسلا‬, peserta didik
dapat

63 |
Melengkapinya dengan fiil
mudhari’ sesuai dhamir yang
sesuai

34 3.3 Menganalisis Menemukan dhamir ‫ال‬Y‫عراضمال لعف‬ VI/1 disajikan teks tentang ‫ةعاسلا‬, L2
kebahasaan (bunyi, kata dalam kalimat peserta didik dapat
dan makna) dari teks menemukan dhamir dalam
sangat sederhana terkait kalimat dengan tepat
35 tema: ‫سلا‬E‫ةعا‬ dengan Menyusun kata acak ‫ةعاسال‬ VI/1 Disajikan kata acak tentang L3
memperhatikan struktur ‫لا‬YYYYYY‫ةعاس‬, peserta didik dapat
‫مال لعفال‬Y‫رمالا لعفو عراض‬ menyusun menjadi kalimat
sempurna dengan tepat

36 Membuat kalimat ‫ةعاسال‬ VI/1 Disajikan gambar tentang L3


Dengan struktur ‫لا‬YYYYYY‫ةعاس‬, peserta didik dapat
‫مال لعفال‬Y‫عراض‬ membuat kalimat sesuai
gambar dengan benar

37 3.3 Memahami fungsi sosial Mengartikan kata ‫ةيبرعلا ةغلال بحا‬ VI/1 Disajikan kalimat tentang ‫بحا‬ L1
dan unsur kebahasaan ‫برعلا ةغلال‬YYYY‫ ةي‬yang bergarisbawah,
(bunyi, kata dan makna) peserta didik dapat
dari teks sangat menentukan arti kata tersebut
sederhana terkait tema: ‫ةيب‬ dengan tepat
‫رعلا ةغلال بحا‬ yang
38 melibatkan tindak tutur Melengkapi hiwar ‫ةيبرعلا ةغلال بحا‬ VI/1 Disajikan hiwar sederhana L1
mengekspresikan rasa tentang ‫ا‬YY‫برعلا ةغلال بح‬YYY‫ةي‬, peserta
cinta terhadap bahasa didik dapat melengkapi
Arab kalimat yang rumpang
dengan tepat

39 Menerapkan fiil amr ‫رمالا لعف‬ VI/1 Disajikan teks rumpang L2


tentang ‫ةيبرعلا ةغلال بحا‬, peserta
didik dapat
64 |
Melengkapinya dengan fiil
amr sesuai dengan jenis
dengan tepat

40 3.4 Menganalisis Menerapkan fiil amr ‫رمالا لعف‬ VI/1 Disajikan teks tentang ‫ةغلال بحا‬ L2
kebahasaan (bunyi, kata ‫ةيبرعلا‬, peserta didik dapat
dan makna) dari teks menentukan isim mufrad
sangat sederhana terkait mudzakar dengan benar
tema:
41 ‫ةيبرعلا ةغلال بحا‬ dengan Menentukan isim ‫ال‬Y‫عراضمال لعف‬ VI/1 Disajikan tabel ‫ال‬Y‫عراضمال لعف‬ L3
memperhatikan struktur ‫ر‬ mufrad mudzakar. ‫رمالا لعفو‬ ‫رمالا لعفو‬, peserta didik dapat
‫مال لعفال‬Y‫مالا لعفو عراض‬ Sesuai fiil amr Membandingkan fiil mudhari’
dan fiil amr dengan tepat

42 Menyusun kata acak ‫ةيبرعلا ةغلال بحا‬ VI/1 Disajikan kata acak tentang ‫ةيبر‬ L3
‫ علا ةغلال بحا‬, peserta didik
dapat menyusun menjadi
kalimat sempurna dengan
tepat

43 3.5 Memahami fungsi sosial Mengartikan kalimat ‫ةطشنالا بحأ‬ VI/1 Disajikan kalimat sederhana L1
dan unsur kebahasaan sederhana tentang ‫ةطشنالا بحأ‬, peserta didik
(bunyi, kata dan makna) dapat mengartikan
dari teks sangat kalimat dengan benar
sederhana terkait tema:
44 ‫أ‬YYYY‫نالا بح‬YYYYYYY‫ةطش‬ yang Mengidentifikasi fiil ‫ال‬Y‫عراضمال لعف‬ VI/1 Disajikan kalimat tentang ‫بحأ‬ L1
melibatkan tindak tutur mudhari’ ‫نالا‬YYYYY‫ةطش‬, peserta didik dapat
mengekspresikan rasa mengidentifikasi fiil mudhari’
cinta terhadap bahasa dengan tepat
45 Arab Menerapkan kalimat ‫ةطشنالا بحأ‬ VI/1 Disajikan hiwar sederhana L2
tanya tentang ‫ةطشنالا بحأ‬, peserta
didik dapat melengkapi
dengan kalimat tanya yang
sesuai
65 |
46 3.6 Menganalisis kebahasaan Menerapkan fiil ‫ال‬Y‫عراضمال لعف‬ VI/1 Disajikan kalimat sederhana, L2
(bunyi, kata dan makna) mudhari’ tentang ‫ ةطشنالا بحأ‬peserta
dari teks sangat didik dapat mengubah fiil
sederhana terkait tema: mudhari’ sesuai dhamir
‫ةطشنالا بحأ‬ mufrad dengan tepat

47 dengan memperhatikan Menganalisis fiil amr ‫ال‬Y‫رمالا لعف‬ VI/1 Disajikan tabel tentang ‫لعفال رمالا‬ L3
struktur , peserta didik dapat
‫مال لعفال‬Y‫رمالا لعفو عراض‬ menganalisis kalimat yang
mengandung fiil amr dengan
benar

48 Menyusun kalimat ‫ةطشنالا بحأ‬ VI/1 Disajikan gambar berseri L3


menjadi paragraf tentang ‫ةطشنالا بحأ‬, peserta didik
dapat menentukan
paragraf yang tepat
49 3.7 Memahami fungsi sosial Menyebutkan ‫ةلطعال‬ VI/2 Disajikan kalimat rumpang L1
dan unsur kebahasaan mufradat tentang ‫ ةلطعال‬peserta didik
(bunyi, kata dan makna dapat melengkapi dengan
dari teks sederhana mufradat yang sesuai
terkait tema:
50 ‫ةلطعال‬ yang melibatkan Mengartikan ‫ةلطعال‬ VI/2 Disajikan kalimat sempurna L1
tindak tutur memberi dan mufrodat tentang ‫ ةلطعال‬peserta didik
meminta informasi dapat mengartikan kalimat
tentang liburan yang bergarisbawah dengan
benar

51 Menerapkan fiil ‫ال‬Y‫ىضامال لعف‬ VI/2 Disajikan teks rumpang, L2


madhi tentang ‫ةلطعلا‬peserta didik
dapat Melengkapi dengan fiil
madhi dengan tepat

66 |
52 3.2 Menganalisis Menemukan dhamir ‫ال‬Y‫ىضامال لعف‬ VI/2 Disajikan teks tentang L2
kebahasaan (bunyi, kata fiil madhi dalam ‫ةلطعلا‬peserta didik dapat
dan makna) dari teks kalimat menemukan dhamir fiil
sangat sederhana terkait madhi dalam kalimat
tema: ‫طعلا‬E‫ةل‬ dengan tepat
53 Menyimpulkan ‫ةلطعال‬ VI/2 Disajikan narasi alat L3
kalimat transportasi, peserta didik
dapat menyimpulkan nama
benda tersebut dengan benar

54 Menyusun kata acak ‫ةلطعال‬ VI/2 Disajikan kata acak tentang L3


‫ةلطعلا‬, peserta didik dapat
menyusun menjadi kalimat
sempurna dengan tepat
55 3.9 Memahami fungsi sosial Mengartikan kalimat ‫ةهزنال‬ VI/2 Disajikan paragraf sederhana L1
dan unsur kebahasaan tentang ‫ ةهزنال‬, peserta didik
(bunyi, kata dan makna) dapat mengartikan kalimat
dari teks sangat yang bergarisbawah dengan
sederhana terkait tema: benar
‫ةهزنال‬ yang melibatkan
56 tindak tutur Menyebutkan nama VI/2 Disajikan kalimat rumpang L1
mengekspresikan rasa tempat tempat ‫ةهزنال‬ tentang ‫زنلا‬Y ‫ةه‬, peserta didik
cinta terhadap bahasa rekreasi dapat melengkapi dengan
Arab nama tempat rekreasi
dengan tepat

57 Menerapkan fiil madi ‫ال‬Y‫ىضامال لعف‬ VI/2 Disajikan kalimat sempurna L2


tentang ‫ةهزنلا‬, peserta didik
dapat mengubah bentuk fiil
madi sesuai dhamir

58 3.10 Menganalisis Melengkapi kalimat ‫ةهزنال‬ VI/2 Disajikan kalimat rumpang L2


kebahasaan (bunyi, kata rumpang tentang ‫ةهزنلا‬, peserta didik
dan makna) dari teks
67 |
sangat sederhana dapat melengkapi dengan
terkait tema: mufradat yang tepat
‫ةهزنال‬ dengan
59 memperhatikan struktur Menganalisis ‫ال‬Y‫ىضامال لعف‬ VI/2 Disajikan tabel ‫ىضامال لعفلا‬, L3
‫ىضامال لعفال‬ kalimat yang peserta didik dapat
mengandung fiil menganalisis kalimat yang
madi mengandung fiil madi dengan
tepat

60 Menyusun paragraf ‫ةهزنال‬ VI/2 Disajikan kalimat acak L3


tentang ‫ ةهزنال‬peserta didik
dapat menyusun menjadi
paragraf dengan tepat

68 |
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BAHASA ARAB
TAHUN PELAJARAN 2020/2021

JENJANG:
MADRASAH TSANAWIYAH (MTs)
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB TP. 2020/2021

Mata pelajaran : Al-Qur’an-Hadis Jenjang : Madrasah Tsanawiyah (MTs)

No Kompetensi Dasar IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level


Smt Kognitif
1 3.1 Memahami kedudukan Menganalisis Kedudukan dan VII / 1 Disajikan narasi tentang contoh L.3
dan fungsi Al-Qur'an kedudukan dan fungsi Al-Qur'an perilaku dalam mencintai Al-Qur’an
dan hadis dalam islam fungsi Hadis dalam dan hadis dalam dan ayat QS. An-Nisa ayat 59,
Al Qur’an islam peserta didik dapat menentukan Al
Qur’an sebagai sumber hukum
dalam Agama Islam dengan tepat

Disajikan QS. Al Jumu’ah ayat 9 L3


dan HR. Abu Daud, peserta didik
dapat menentukan fungsi hadis
dalam kehidupan beribadah dengan
tepat
2 3.2 Menganalisis isi Menentukan makna Q.S. as-Syams Disajikan QS. As Syams ayat 1, L2
kandungan Q.S. as- QS. As Syams: 1 (91): 1-10, Q.S. peserta didik dapat menentukan
Ali Imran (3): makna ayat dengan tepat
Syams (91): 1-10,
190 dan hadis
Q.S. Ali Imran (3): 190
riwayat Bukhari
dan hadis riwayat
dari Abu
Bukhari dari Abu Hurairah
Hurairah tentang
‫يبنلا نع ةريره يبأ نع لاق‬ kekuasan dan
rahmat Allah
‫ملسو هيلع هللا ىلص قلخلا ى‬ SWT.
‫ضق ا َل هللا نإ‬
‫هشرع قوف هدنع بتك‬
‫يبضغ تقبس يتمحر نإ‬
)0‫خبلا هاور‬0‫(يرا‬
tentang kekuasaan
dan rahmat Allah
SWT.
3 3.3 Menganalisis isi Menerjemahkan Hadis riwayat VII/1 Disajikan hadis riwayat Muslim dari L1
kandungan Q.S. al-Lail lafadz yang terdapat Muslim dari Abu Abu Hurairah, peserta didik dapat
pada hadis riwayat Hurairah, menemukan arti lafadz bergaris
(92): 1-11, dan hadis
Muslim dari Abu Hadis riwayat bawah dengan tepat
hadis riwayat Muslim Hurairah
dari Abu Hurairah, Muslim dari
Jabir bin
‫ةريره يبأ نع‬، ‫لوسر نع‬ Abdillah tentang
sifat pemurah
،‫ملسو هيلع هللا ىلص هللا‬ dan menjauhi
sifat kikir
‫قدص تصقن ام لاق‬0‫نم ة‬
‫ادبع هللا داز امو لام عضاوت‬
‫إَّل‬
‫وفعب هللا هعفر‬، ‫ازع‬، ‫امو‬
‫إَّل‬
‫ِل ّل دحأ‬
)0‫(ملسم هاور‬
hadis riwayat Muslim
dari Jabir bin Abdillah
‫هللا دبع نب رباج نع هيلع‬، ‫نأ‬
‫هللا ىلص هللا لوسر ملظلا اوقتا‬
‫ملسو موي تاملظ‬، ‫لاق‬
‫ملظلا نإف‬
‫نإف حشلا اوقتاو ةمايقلا‬
‫لهأ حشلا‬0‫ناك نم ك‬
‫نأ ىلع مهلمح مكلبق‬
‫اولحتساو مهءامد اوكفس‬
)‫ملسم هاور )مهمراحم‬
tentang sifat pemurah
dan menjauhi sifat kikir
4 3.4 Memahami ketentuan Menentukan hukum Hukum bacaan VII / 2 Disajikan QS. Al Muluk ayat 8, L2
hukum bacaan mad bacaan mad thabi'i mad thabi'i peserta didik dapat menentukan
thabi'i, mad wajib jumlah yang mengandung bacaan
muttashil, dan mad jaiz Mad thabi'I dengan tepat
Menerapkan hukum Hukum bacaan, Disajikan QS. Al Muluk ayat 5, L2
munfashil
bacaan mad mad mad wajib peserta didik dapat menentukan
wajib muttashil muttashil cara membaca lafadz yang
mengandung Mad mad wajib
muttashil dengan tepat
Menerapkan hukum Hukum bacaan Disajikan dalam bentuk tabel L2
bacaan mad mad mad jaiz beberapa ayat Al Quran dan hukum
jaiz munfashil munfashil bacaan mad, peserta didik dapat
memasangkan dengan tepat
5 3.5 Menganalisis isi Menentukan Q.S. al-Balad Disajikan surah al-Balad (90): ayat L1
kandungan Q.S. al- terjemahan al-Balad (90): 1-10, Q.S. 4, peserta didik dapat
(90): 1-10 tentang az-Zumar (39): menerjemahkan ayat tersebut
Balad (90): 1-10, Q.S.
optimis dan sabar 53 tentang dengan tepat
az-Zumar (39): 53 dan optimis dan
Q.S. al-Baqarah (2): sabra
153 tentang optimis Menganalisis Q.S. Q.S. Q.S. al- Disajikan beberapa contoh perilaku L3
dan sabar al-Baqarah (2): 153 Baqarah (2): 153 sabar dan Q.S. al-Baqarah (2): 153,
tentang optimis dan tentang optimis peserta didik dapat menentukan
sabar dan sabra perilaku yang sesuai dengan ayat
tersebut dengan tepat
6 3.6 Menganalisis Menerjemahkan Hadis riwayat Disajikan hadis riwayat Tirmidzi dari L1
keterkaitan isi hadis riwayat Tirmidzi dari Abdullah bin Abbas, peserta didik
Tirmidzi dari Abdullah bin dapat menunjukkan terjemahan
kandungan hadis
Abdullah bin Abbas Abbas kalimat bergaris bawah dengan
riwayat Muslim dari
tepat
Abu Yahya Shuhaib
bin Sinan

‫نب بيهص ىيحي يبا نع لاق‬


‫لاق هللا ي ضر نانس هيلع هللا‬
‫م َّل‬0‫ىلص هللا لوسر نمؤَلا ر‬
‫ابجع ملسو سيلو ريخ هلك‬
‫هرما نا‬
‫اَّل‬
‫لذ‬0‫نا نمؤملل دح َّل ك‬
‫ركش ءارس هتباصا‬
‫ناو هلاريخ تناكف ربص‬
(0‫ءارض هتباصا هاور‬
‫هلاريخ تناكف‬
)‫ملسم‬
dan hadis riwayat
Tirmidzi dari
Abdullah bin Abbas
‫سابع نب اللهدبع نع لاق‬
‫لاق امهنع هللا ي ضر هيلع‬
‫ىلص هللا لوسر‬
‫رصنلا نا ملعاو ملسو‬
‫عم جرفلا ناو ربصلا عم‬
‫رسعلا عم ناو بركلا‬
)‫( ارسي‬0‫مرتلا هاور‬0‫ىذ‬
dan hadis riwayat
Bukhari Muslim dari
Abu Hurairah
‫هللا ي ضر ةريره يبأ نع هللا‬
‫ىلص يبنلا نع امهنع بيصي ام‬
َّ
‫لاق ملسو هيلع لو بصن نم‬
‫ملسَلا‬
َّ َّ ‫َّ ن‬
‫لو زح لو مه لو بصو‬
َّ
‫ةكوشلا ىتح مغ لو ىذأ نم‬
‫إَّل‬ َّ ‫اهب‬
‫الل رفك اهكاشي‬
)‫اطخ‬0 0 0 0‫اور( هاي‬0 0 0 0‫ع قفتم ه‬0 0 0 0‫هيل‬
tentang optimis dan
sabar dalam fenomena
kehidupan dan
akibatnya
7 3.1 Memahami ketentuan Menentukan Hukum bacaan VIII / 1 Disajiakan QS. An Nasr ayat 2 , L2
hukum bacaan mad hukum bacaan mad mad 'iwadl, mad Peserta didik dapat menentukan
'iwadl, mad layyin dan 'iwadl layyin dan mad hukum bacaan mad 'iwadl dengan
mad 'aridl lissukun 'aridl lissukun tepat
Menentukan ciri Disajikan beberapa ketentuan L2
bacaan mad layyin hukum bacaan mad layyin, Peserta
didik dapat menentukan ciri hukum
bacaan mad layyin dengan tepat
Menentukan hukum Disajiakan beberapa ayat Al- L2
bacaan mad 'aridl Qur’an, Peserta didik dapat
lissukun menentukan hukum bacaan mad
'aridl lissukun dengan tepat
Menentukan Disajikan tabel tentang beberapa L2
pasangan ayat ayat dan hukum bacaan mad,
sesuai dengan peserta didik dapat menentukan
hukum bacaan mad hukum bacaan mad 'iwadl dan mad
'iwadl dan mad layyin dengan tepat
layyin
8 3.2 Menganalisis isi Menganalisis Q.S. Q.S. Al- Fajr Disajikan beberapa contoh perilaku L3
kandungan Q.S. Al- Al- Fajr (89): 18 (89): 15-18, dan menginfakkan harta di jalan Allah
Fajr (89): 15-18, Q.S. Q.S. al-Baqarah dan Q.S. Al- Fajr (89) ayat 18 ,
al-Baqarah (2): 254 (2): 261 tentang Peserta didik dapat
dan 261 tentang infaq infaq di jalan menghubungkan perilaku yang
di jalan Allah Swt. Allah SWT. sesuai dengan ayat tersebut
dengan tepat
Menganalisis Q.S. Disajikan narasi tentang sikap L3
al-Baqarah (2): 254 dermawan dan Q.S. al-Baqarah
dan 261 tentang (2): 254, peserta didik dapat
infaq di jalan Allah menentukan perilaku yang sesuai
SWT. dengan ayat tersebut dengan tepat
Menentukan lafadz Disajikan terjemahan Q.S. al- L1
yang sesuai dengan Baqarah (2): 261, peserta didik
Q.S. al-Baqarah (2): dapat menentukan lafadz dari
261 tentang infaq di terjemahan yang bergaris bawah
jalan Allah SWT. dengan tepat
9 3.3 Menganalisis isi Menerjemahkan Hadis riwayat Disajikan terjemahan dari hadis L1
kandungan hadis hadis riwayat Bukhari Muslim riwayat Bukhari Muslim dari Abu
riwayat Bukhari Bukhari Muslim dari dari Abu Hurairah, peserta didik dapat
Muslim dari Abu Abu Hurairah Hurairah menentukan lafadz dari terjemahan
Hurairah yang bergaris bawah dengan tepat
Menentukan makna Hadis riwayat Disajikan hadis riwayat Bukhari dari L1
hadis riwayat Bukhari dari Hakim bin Hizam, peserta didik
:‫ةريره يبأ نع هللا‬، ‫اق‬0‫ل‬ Bukhari dari Hakim Hakim bin dapat menentukan makna hadis
‫اق موي نم‬0‫ىلص هللا لوسر ل‬ bin Hizam Hizam tersebut dengan tepat
‫إَّل‬
‫ملسو هيلع هيف‬0: ‫ام‬
Menganalisis hadis Disajikan sebuah cerita tentang L3
‫دابعلا حبصي لوقيف‬ riwayat Bukhari dari amal shalih dan hadis riwayat
ّ
‫نل‬ Hakim bin Hizam Bukhari dari Hakim bin Hizam,
peserta didik dapat menentukan
‫َزني ناكلم‬ keutamaan infak sesuai dengan
hadis tersebut dengan tepat
‫مهدحأ‬0‫مه لا ا‬، ‫طعأ‬
‫افلخ اقفنم‬، ‫لوقيو‬
‫مه لا رخْلا‬، ‫طعأ‬
)‫( افلت اكسمم‬0‫هيلع قفتم‬
dan hadis riwayat Bukhari
dari Hakim bin
Hizam
‫َّالل ي ضر مازح نب ميكح نع هللا‬
‫ىلص يبنلا نع هنع ديلا لاق‬
‫ملسو هيلع ديلا نم ريخ‬
‫ايلعلا‬
‫لوعت نمب أدباو ىلفسلا‬
‫رهظ نع ةقدصلا ريخو‬
‫هفعي ففعتسي نمو ىنغ هنغي‬
َّ ‫نغتسي نمو‬
‫الل‬
َّ (0‫يراخبل هاور‬
)‫الل‬
tentang infak di jalan
10 3.4 Memahami ketentuan Menentukan hukum Hukum bacaan VIII / 2 Disajikan ayat Al-Qur’an yang L2
hukum bacaan mad bacaan mad silah mad shilah mengandung bacaan mad silah
shilah, mad badal, thawilah thawilah, Peserta didik dapat
mad tamkin, dan mad menunjukkan ciri-ciri hukum
farqi dalam Al-Qur'an bacaan tersebut dengan tepat
surah pendek pilihan Menentukan contoh Hukum bacaan Disajikan Qs. Al-Ashr ayat 3, L2
bacaan mad badal, mad badal, peserta didik dapat menentukan
contoh bacaan mad badal dengan
tepat
Menentukan hukum Hukum bacaan Disajikan beberapa ayat Al-Qur’an, L2
bacaan mad farqi mad farqi peserta didik dapat menentukan
hukum bacaan mad farqi dengan
tepat
Menentukan hukum Mad badal, mad Disajikan tabel tentang beberapa L2
mad badal, dan tamkin, ayat Al-Qur’an dan hukum
mad tamkin bacaannya, peserta didik dapat
menentukan hukum mad badal dan
mad tamkin dengan tepat
11 3.5 Menganalisis isi Menerjemahkan Q.S. al-A’la (87): Disajikan Q.S. al-A’la (87) ayat 16, L1
kandungan Q.S. al- Q.S. al-A’la (87): 14-19, peserta didik dapat menerjemahkan
A’la (87): 14-19, Q.S. 14-19, ayat tersebut dengan tepat
al-Qashash (28): 77
dan Q.S. Ali Imran (3):
148 tentang adanya
hubungan kehidupan
dunia dan akhirat
Menganalisis Q.S. al-Qashash Disajikan beberapa kandungan L3
kandungan Q.S. al- (28): 77 ayat Al-Qur’an, peserta didik dapat
Qashash (28): 77 menganalisis kandungan Q.S. al-
Qashash (28): 77 dengan tepat
Menganalisis Q.S. al-A’la (87): Disajikan beberapa contoh perilaku L3
kandungan Q.S. al- 14-19, Q.S. al- keseimbangan kehidupan dunia
Qashash (28): 77 Qashash (28): dan akhirat, peserta didik dapat
77 dan Q.S. Ali menunjukkan perilaku yang sesuai
Imran (3): 148 dengan Q.S. al-Qashash: 77
tentang adanya dengan tepat
hubungan
kehidupan
dunia dan
akhirat
12 3.6 Memahami isi Menentukan Hadis riwayat Disajikan hadis riwayat Muslim dari L 1
kandungan hadis terjemahan hadis Muslim dari Abu Abu Hurairah, peserta didik dapat
riwayat Muslim dari riwayat Muslim dari Hurairah menerjemahkan lafadz bergaris
Abu Hurairah Abu Hurairah bawah dengan tepat
‫ةريره يبأ نع‬، ‫اق‬0‫ناك ل‬
Menentukan Hadis riwayat Disajikan terjemahan hadis riwayat L1
‫هيلع هللا ىلص هللا لوسر حلصأ‬
terjemahan hadis Muslim dari Muslim dari Mustaurid bin Syaddad,
‫مصع‬0‫ملسو ة‬، ‫مهللا لوقي‬ riwayat Muslim dari Mustaurid bin peserta didik dapat menentukan
Mustaurid bin Syaddad lafadz dari terjemahan hadis yang
‫وه يذلا ينيد يل يايند يل‬ Syaddad bergaris bawah dengan benar
‫ي‬، ‫يرمأ حلصأو‬، ‫حلصأو‬ Menganalisis hadis Disajikan matan hadis dan L 3
riwayat Muslim dari terjemahannya, peserta didik dapat
‫شاعم اهيف يتلا اهيف يتلا يترخآ‬ menganalisis sikap seseorang yang
Mustaurid bin
‫يل‬ Syaddad sesuai dengan hadis tersebut
dengan tepat
‫يداعم‬، ‫ةايحلا لعجاو‬
،‫ريخ لك يف يل ةدايز‬
‫نم يل ةحار توَلا لعجاو‬
)‫ك‬0 ‫( رش ل‬0‫اور‬0 ‫م ه‬0 ‫ملس‬
dan hadis riwayat
Muslim dari
Mustaurid bin
Syaddad
‫دح‬
َ َ‫سَيق ان‬، ‫تعَمس لَاق‬
،‫م‬0 0 0 0 0‫س‬0َ‫ادروت‬، ‫َخأ‬0‫َنب ا‬0‫ف ي‬0 0 0 0 0 ‫ه‬0َ‫ر‬
‫ وقي‬0 0 0 0 0 0 0‫َاق ل‬0‫ ر ل‬0 0 0 0 0 0 0‫َىلص هللا لوَس‬
َ‫ا‬
‫ و‬0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ‫م اله‬0َ
َ ‫مل‬
‫ و‬0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ‫س‬0َ
َ‫ه‬
‫إَّل‬
‫ف‬0 0 0 0 0 ‫ع هللا َام َْلم ةرَخْلا ي‬0 0 0 0 0 0‫يل‬0َ
‫ايندلا‬
َ‫هعب‬
َ
13 3.1 ‫إ‬0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ketentuan
Memahami Menentukan hukum Hukum Bacaan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 ‫ َص‬0 IX/1 Disajikan ayat-ayat al-Qur’an L2
hukum bacaan mad bacaan mad lazim Mad Lazim peserta didik dapat menentukan
lazim mukhaffaf kilmi, mukhaffaf kilmi hukum bacaan mad lazim
mukhaffaf kilmi dengan tepat
mutsaqqal kilmi, mad
Menentukan hukum Hukum Bacaan Disajikan tabel ayat-ayat al-Qur’an L2
lazim mutsaqqal harfi,
bacaan mad lazim Mad Lazim dan hukum bacaan mad lazim
dan mad lazim mutsaqqal kilmi peserta didik dapat menentukan
mukhaffaf harfi hukum bacaan mad lazim
mutsaqqal kilmi dan ayat dengan
tepat
Menentukan hukum Disajikan ayat-ayat al-Qur’an L2
bacaan mad lazim peserta didik dapat menentukan
mutsaqqal harfi hukum bacaan mad lazim
mutsaqqal harfi dengan tepat
Menentukan hukum Disajikan tabel ayat-ayat al-Qur’an L2
bacaan mad lazim dan hukum bacaan mad lazim
mukhaffaf harfi peserta didik dapat menentukan
hukum bacaan mad lazim
mukhaffaf harfi dan ayat dengan
tepat
14 3.2 Memahami isi Mengartikan QS. al- QS. al- Disajikan surah al-Muthaffifin ayat L1
kandungan Q.S. al- Muthaffifin (83): 15 Muthaffifin (83): 15 peserta didik dapat mengartikan
Muthaffifin (83): 1-17, 1-17 ayat tersebut dengan tepat
Q.S. al-An’am (6):152
tentang jujur dalam Menganalisa isi QS. al-An’am IX/1 Disajikan surah al-Muthaffifin ayat L3
muamalah kandungan QS. al- (6):152 7-9 peserta didik dapat
Muthaffifin (83): 7-9 menganalisa kandungan dari ayat
tersebut dengan tepat
Mengartikan QS. al- Disajikan surah al-An’am peserta L1
An’am (6):152 didik dapat mengartikan ayat
tersebut dengan tepat
Menganalisis isi Disajikan surah al-An’am: 152 L3
kandungan QS. al- peserta didik dapat menganalisis
An’am (6):152 kandungan lafadz yang bergaris
bawah dengan tepat
Menentukan Disajikan beberapa contoh perilaku L3
keterkaitan perilaku jujur peserta didik dapat
jujur dengan surah menentukan keterkaitan dengan
al-An’am: 152 surah al-An’am: 152 dengan tepat
15 3.3 Menganalisis isi Menentukan Hadis riwayat Disajikan tabel tentang matan hadis L1
kandungan hadis pasangan kata dan Baihaqi dari Ibnu riwayat Baihaqi dari Ibnu Abbas
riwayat Baihaqi dari arti dari hadis Abbas dan artinya peserta didik dapat
Ibnu Abbas riwayat Baihaqi dari menentukan pasangan kata dan
Ibnu Abbas artinya dengan tepat
‫ع هللا‬0 0 ‫ع هيل‬0 0‫ا ن‬0 0 ‫ابع نب‬0 0‫اق لاق س‬0‫ل‬
‫ ر راجتلا‬0 0 0 0 0 0 0‫ل لوس‬0َّ 0 0 0 0 0 0 0 ‫ىلص ال‬ Menghubungkan Disajikan beberapa contoh perilaku L3
hadis riwayat curang peserta didik dapat
‫أ‬0 0‫م‬0‫ه ار‬0 0 ‫ و تكل‬0 0‫عم اي ملس‬0 0 ‫رش‬ Baihaqi dari Ibnu menghubungkan perilaku tersebut
Abbas dengan dengan hadis riwayat Baihaqi dari
‫متيلو دق مكنإ‬ perilaku curang Ibnu Abbas dengan tepat
‫فلاسلا مملأا هيف‬0‫لايكَلا ة‬ Menganalisis sikap Disajikan beberapa perilaku penjual L3
yang tidak sesuai dalam jual beli online peserta didik
)‫يقاهيبلا هاور( نازيَلاو‬ dengan hadis dapat menganalisis sikap yang
dan hadis riwayat riwayat Baihaqi dari tidak sesuai dengan hadis riwayat
Tirmidzi dari Hasan Ibnu Abbas Baihaqi dari Ibnu Abbas dengan
bin Ali tepat
Mengartikan lafadz Kandungan Disajikan matan hadis riwayat L1
‫ل‬0َّ 0 0 0‫ع ال‬0 0 0 ‫ح ن‬0 0 0 ‫ع نب نس‬0 0 0 ‫اق ىل‬0‫ل‬ hadis riwayat hadis riwayat Tirmidzi dari Hasan bin Ali peserta
Tirmidzi dari Hasan Tirmidzi dari didik dapat mengartikan lafadz
‫د‬0 0 0 0 0 0‫ ر نم تظفح ع‬0 0 0 0 0 ‫لوس‬ bin Ali Hasan bin Ali hadis yang bergaris bawah dengan
‫يري َّل‬0 ‫ع هللا ىلص كب‬0 ‫ و هيل‬0‫ملس‬: tepat
‫ط‬0 0‫إو ةنينأم‬0 0‫يري ام ن‬0 0 ‫ام ىلإ كب‬ Menganalisis sikap Disajikan beberapa contoh perilaku L3
yang sesuai dengan tentang sikap jujur dan tidak jujur
‫ير‬0‫ب‬0‫ة‬ (0‫اور‬0‫إف ه‬0‫لا ن‬0‫قدص‬ hadis riwayat dalam jual beli peserta didik dapat
Tirmidzi dari Hasan menganalisis sikap yang sesuai
‫بذكلا‬ bin Ali dengan hadis riwayat Tirmidzi dari
)‫ىذمرتلا‬ Hasan bin Ali dengan tepat

tentang jujur dalam


muamalah
16 3.4 Memahami ketentuan Menentukan hukum Hukum bacaan IX/2 Disajikan ayat-ayat al-Qur’an L2
bacaan gharib dalam bacaan imalah gharib dalam peserta didik dapat menentukan
(Imalah, Isymam, dalam Al-Qur’an (Imalah, hukum bacaan imalah dengan tepat
Tashil, Naql, Menentukan Isymam, Tashil, Disajikan tabel hukum bacaan L1
Mad/Qashr) dalam Al- pasangan hukum Naql, gharib dan ayat al-Qur’an peserta
Qur`an bacaan isymam Mad/Qashr) didik dapat menentukan pasangan
dengan ayat Al- dalam Al-Qur`an hukum bacaan isymam dengan
Qur’an tepat
Menentukan cara Hukum bacaan IX/2 Disajikan beberapa cara membaca L2
membaca bacaan gharib dalam bacaan gharib peserta didik dapat
tashil dalam Al- (Imalah, menentukan cara membaca bacaan
Qur’an Isymam, Tashil, tashil dengan tepat
Menentukan Naql, Disajikan beberapa pengertian L1
pengertian hukum Mad/Qashr) hukum bacaan gharib peserta didik
bacaan naql dalam dalam Al-Qur`an dapat menentukan pengertian dari
Al-Qur’an hukum bacaan naql dengan tepat
Menentukan hukum Disajikan ayat-ayat Al-Qur’an L2
bacaan naql peserta didik dapat menentukan
hukum bacaan naql dengan tepat
Menentukan hukum Disajikan ayat-ayat Al-Qur’an, L2
bacaan qasr dalam peserta didik dapat menentukan
Al-Qur’an hukum bacaan qasr dengan tepat
17 3.3 Memahami isi Menentukan Q.S. ‘Abasa Disajikan tabel surah ‘Abasa: 1-4 L1
kandungan Q.S. pasangan ayat Q.S. (80):1-10 dan dan terjemahnya peserta didik
‘Abasa (80):1-10 dan ‘Abasa (80):1-4 Q.S. al- dapat menentukan pasangan
dengan Mujadilah (58): dengan tepat
Q.S. al-Mujadilah (58):
terjemahnya 11 tentang
11 tentang menuntut menuntut ilmu Disajikan narasi tentang perilaku L3
Menganalisis
ilmu hubungan sikap adil adil sebagai guru dan surah ‘Abasa
dengan Q.S. ‘Abasa 5-7 peserta didik dapat
(80): 5-7 menganalisis hubungan dari narasi
dan surah tersebut dengan tepat
Mengartikan Q.S. Kandungan Q.S. Disajikan surah al-Mujadilah (58): L1
al-Mujadilah (58): ‘Abasa (80):1-10 11, peserta didik dapat mengartikan
11 dan Q.S. al- lafadz yang bergaris bawah dengan
Mujadilah (58): tepat
Menganalisis 11 tentang men Disajikan beberapa kandungan ayat L3
kandungan Q.S. al- dalam Al-Qur’an, peserta didik
Mujadilah (58): 11 dapat menganalisis kandungan
surah al-Mujadilah: 11 dengan tepat
Menganalisis adab Disajikan beberapa adab dalam L3
yang sesuai dengan majelis, peserta didik dapat
surah al-Mujadilah: menganalisis adab yang sesuai
11 dengan tepat dengan surah al-Mujadilah: 11
dengan tepat
18 3.6 Menganalisis isi Menentukan Hadis riwayat Disajikan tabel matan hadis riwayat L1
kandungan hadis pasangan matan Muslim dari Abu Muslim dari Abu Hurairah dan
hadis riwayat Hurairah dan artinya, peserta didik dapat
riwayat Muslim dari Muslim dari Abu menentukan pasangan kata dan
Abu Hurairah Hurairah dengan artinya dengan tepat
artinya
‫ع هللا‬0 0 0 ‫ا ن‬0 0 0 ‫ ره يب‬0 0 ‫ ر ةري‬0 0 ‫ هللا ي ض‬Menganalisis Disajikan beberapa keutamaan L3
‫ع نم‬0 0 0 0 0 0 0 0 ‫اق لاق هن‬0‫ ر ل‬0 0 0 0 0 0 0 ‫ لوس‬keutamaan menuntut ilmu, peserta didik dapat
menuntut ilmu yang menganalisis keutamaan yang
‫متلي‬0 ‫ف س‬0 ‫ع هللا ىلص هي‬0 ‫ و هيل‬0‫ ملس‬sesuai dengan sesuai dengan hadis riwayat
‫ل هللا‬0 0 ‫يرط هب ه‬0 0 ‫لس اق‬0‫يرط ك‬0 0 ‫ اق‬hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah dengan
Muslim dari Abu tepat
‫لهس املع‬ Hurairah
L1
) ‫نجلا ىلا‬0‫اور( ة‬0 0 0 ‫م ه‬0 0 0‫ ملس‬Menentukan lafadz
hadis riwayat Ibnu
Hadis riwayat
Muslim dari Abu
Disajikan matan hadis riwayat Ibnu
Majah dari Safwan bin ‘Assal al-
dan hadis riwayat Majah dari Safwan Hurairah dan Muradi peserta didik dapat
Ibnu Majah dari bin ‘Assal al-Muradi menentukan arti lafadz bergaris
Safwan bin ‘Assal al- yang sesuai dengan bawah dengan tepat
Muradi narasi
L1
‫ب ءاج‬0‫ع ك‬0 0 0‫اوفص ن‬0 0 0‫ع نب ن‬0 0 ‫اس‬0‫ ل‬Mengartikan matan
hadis riwayat Ibnu
Hadis riwayat
Ibnu Majah dari
Disajikan matan hadis riwayat Ibnu
Majah dari Safwan bin ‘Assal al-
‫أ تئج‬0 ‫دارَلا ملعلا بلط‬0 ‫ف ى‬0 ‫ ام لاق‬Majah dari Safwan Safwan bin Muradi, peserta didik dapat
bin ‘Assal al-Muradi ‘Assal al-Muradi mengartikan lafadz yang bergaris
‫اق‬0‫إف ل‬0 0 0 0‫ ر تعمس ىن‬0 0 0‫ف لوس‬0 0 0 ‫تلق‬ bawah dengan tepat
‫ل‬0َّ 0 0 0 0 0 ‫ع هللا ىلص ال‬0 0 0 0 0 ‫ و هيل‬0 0 0 0 0‫ملس‬ Menganalisis Disajikan beberapa keutamaan L3
keutamaan menuntut ilmu, peserta didik dapat
‫ راخ نم ام‬0 0 0 0 0 0‫ رخي ج‬0 0 0 0 0 0‫ج‬ menuntut ilmu menganalisis keutamaan yang
‫إَّل‬ sesuai dengan hadis riwayat
‫تيب نم‬0 0 ‫ف ه‬0 0 ‫ط ى‬0 0 ‫ وقي ملعلا بل‬0 0‫ل‬ dengan hadis
riwayat Ibnu Majah Muslim dari Abu Hurairah
‫ي امب‬0 0‫ و عنص‬0 ‫ل تعض‬0 0‫كئلاَلا ه‬0‫ة‬ dari Safwan bin
‫اضر اهتحنجأ‬ ‘Assal al-Muradi

)0‫(هجام نبا هاور‬


tentang menuntut ilmu
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB TP. 2020/2021

Mata Pelajaran : Akidah-Akhlak Jenjang : Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
1. 3.1 Memahami dasar, tujuan, Menentukan Manfaat VII/1 Disajikan tabel , peserta didik L1
bukti/dalil akidah Islam dan manfaat mempelajari dapat menentukan manfaat
manfaat mempelajarinya mempelajari akidah Islam mempelajari akidah Islam
akidah Islam dalam beribadah dengan
benar
2. 3.2 Menganalisis sifat-sifat Menganalisis sifat Sifat wajib VII/1 Disajikan narasi tentang L3
wajib, mustahil dan jaiz wajib Allah Allah fenomena alam, peserta didik
Allah Swt. beserta bukti/dalil dapat menganalisis salah
naqli dan aqlinya satu sifat wajib bagi Allah
Swt. dengan benar
3. 3.3 Menganalisis konsep, dalil Menganalisis Dampak positif VII/1 Disajikan kisah/narasi, L3
. dan darnpak positif taubat, dampak postif sifat akhlak peserta didik dapat
taat, istiqamah, dan ikhlas taubat, taat, terpuji menganalisis dampak positif
istiqamah, dan akhlak terpuji kepada Allah
ikhlas yang sesuai dengan benar
4. 3.4 Menerapkan adab dan Menerapkan adab Adab shalat VII/1 Disajikan pernyataan tentang L2
. fadlilah sholat dan dzikir shalat tata cara shalat, peserta didik
(Istighfar, Shalawat dan Laa dapat menentukan adab
ilaaha illallaah) shalat dan dzikir dengan
benar
5. 3.5 Menganalisis kisah Menganalisis kisah Kisah nabi VII/1 Disajikan narasi kisah nabi L2
keteladanan Nabi Sulaiman keteladanan Nabi Sulaiman a.s. Sulaiman a.s., peserta didik
a.s Sulaiman a.s. dapat menganalisis kisah
keteladanan Nabi Sulaiman
dengan benar
6. 3.6. Memahami dua belas al Menunjukkan salah Dalil Asma' ul VII/2 Disajikan ayat al-Qur’an, L1
Asma' ul Husna (al-Aziiz„al- satu dalil al-asma Husna (al- peserta didik dapat
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
Bashiith, al-Ghanii, ar-Ra'uuf, al-husna(al- Aziiz„al- Menunjukkan salah satu al-
al-Barr, al-lFattaah, al-`Adl„ Aziiz„al-Bashiith, Bashiith, al- asma al- husna (al-Aziiz„al-
al-Hayyu, al-Qayyuum, al- al-Ghanii, ar- Ghanii, ar- Bashiith, al-Ghanii, ar-Ra'uuf,
Lathiif) Ra'uuf, al-Barr, al- Ra'uuf, al- al-Barr, al-lFattaah, al-`Adl„
lFattaah, al-`Adl„ Barr, al- al-Hayyu, al-Qayyuum, al-
al-Hayyu, al- lFattaah, al- Lathiif) yang terkandung di
Qayyuum, al- `Adl„ al-Hayyu, dalamnya dengan benar.
Lathiif). al-Qayyuum,
al-Lathiif)
Menganalisis bukti Al Asma' ul VII/2 Disajikan narasi tentang L3
bahwa Allah Husna (al- fenomena alam, peserta didik
memiliki salah satu Aziiz„al- dapat menganalisis bukti
asma' ul Husna (al- Bashiith, al- bahwa Allah Swt. memiliki
Aziiz„al-Bashiith, Ghanii, ar- salah satu al-asma al-husna
al-Ghanii, ar- Ra'uuf, al- (al-Aziiz„al-Bashiith, al-
Ra'uuf, al-Barr, al- Barr, al- Ghanii, ar-Ra'uuf, al-Barr, al-
lFattaah, al-`Adl„ lFattaah, al- lFattaah, al-`Adl„ al-Hayyu,
al-Hayyu, al- `Adl„ al-Hayyu, al-Qayyuum, al-Lathiif)
Qayyuum, al- al-Qayyuum, dengan benar.
Lathiif) al-Lathiif)

7. 3.7 Menganalisis tugas dan Menentukan sifat- Sifat-sifat VII/2 Disajikan tabel, peserta didik L2
sifat malaikat Allah Swt. sifat jin malaikat serta dapat menentukan sifat-sifat
serta makhluk gaib lainnya makhluk jin dengan benar
(jin, iblis, dan setan) lainnya (jin,
iblis, dan
setan)
8. 3.8 Memahami pengertian, dalil, Menentukan Macam- VII/2 Disajikan contoh, peserta L1
ciri-ciri dan dampak negatif macam-macam macam Nifak didik dapat menentukan
sifat riya dan nifak macam-macam nifak dengan
nifaq benar.
9. 3.9 Menerapkan adab Menunjukan Adab VII/2 Disajikan beberapa L2
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
membaca al-Qur'an dan perilaku adab Membaca al- pernyataan, peserta didik
adab berdoa membaca al- Qur’an dapat menunjukan perilaku
Qur'an adab membaca al-Qur’an
dengan benar.
10. 3.1 Memahami sejarah, hakikat, Menentukan salah Isi pokok VIII/1 Disajikan narasi, peserta didik L1
dan keistimewaan al-Qur'an satu isi pokok Kandungan al- dapat menentukan salah satu
kandungan al- Quran isi pokok kandungan al-
Qur’an Qur’an dengan benar.
Menganalisis Keistimewaan VIII/1 Disajikan narasi/kisah, L3
keistimewaan al- al-Quran peserta didik dapat
Qur’an menganalisis salah satu
keistimewaan al-Qur’an
dengan benar.
11. 3.2 Menganalisis pengertian, Menganalisis Macam- VIII/1 Disajikan contoh mukjizat, L3
contoh dan hikmah mukjizat macam-macam macam peserta didik dapat
serta kejadian luar biasa mukjizat mukjizat menganalisis salah satu
macam mukjizat dengan
lainnya (karamah, maunah,
benar
dan irhas)
Menunjukkan salah Pengertian VIII/1 Disajikan contoh peristiwa, L1
satu pengertian (karamah, peserta didik dapat
(karamah, maunah, dan menunjukkan salah satu
maunah, dan irhas) irhas) pengertian (karamah,
maunah, dan irhas) dengan
benar.
12. 3.3. Menganalisis pengertian, Menunjukan salah Pengertian VIII/1 Disajikan narasi, peserta didik L1
dalil, contoh, dan dampak satu pengertian sifat (ikhtiyar, dapat menunjukan salah satu
positif sifat ikhtiyar, tawakal, sifat (ikhtiyar,
tawakal, pengertian sifat (ikhtiyar,
qana'ah, sabar dan syukur tawakal, qana'ah, qana'ah, sabar tawakal, qana'ah, sabar dan
sabar dan syukur) dan syukur) syukur) dengan benar.
dengan benar.
Menentukan salah Perilaku VIII/1 Disajikan beberapa L2
satu ciri perilaku ikhtiyar, pernyataan, peserta didik
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
ikhtiyar, tawakal, tawakal, dapat menentukan salah satu
qana'ah, sabar dan qana'ah, sabar ciri-ciri perilaku ikhtiyar,
syukur dan syukur tawakal, qana'ah, sabar dan
syukur dengan benar.
Menganalisis Akhlak terpuji VIII/1 Disajikan contoh perilaku, L3
perilaku akhlak ikhtiyar, peserta didik dapat
terpuji ikhtiyar, tawakal, menganalisis salah satu
tawakal, qana'ah, qana'ah, sabar akhlak terpuji (ikhtiyar,
sabar dan syukur dan syukur tawakal, qana'ah, sabar dan
syukur) dengan benar.
13. 3.4.Memahami pengertian, dalil, Menentukan salah Pengertian VIII/1 Disajikan contoh perilaku, L1
contoh, dan dampak negatif satu pengertian sifat ananiah, peserta didik dapat
sifat ananiah, putus asa, sifat ananiah, putus asa, menentukan salah satu
gadab, dan tamak VIII/1 putus asa, gadab, gadab, dan pengertian sifat ananiah,
dan tamak tamak putus asa, gadab, dan tamak
dengan benar.
Menentukan cara Cara VIII/1 Disajikan narasi peserta didik L2
menghindari putus menghindari dapat menentukan cara
asa putus asa menghindari putus asa
dengan benar.
Menganalisis Dampak VIII/1 L3
Disajikan contoh kasus,
dampak negatif negatif akhlak
peserta didik dapat
akhlak tercela tercela
menganalisis dampak negatif
ananiah ananiah
akhlak tercela ananiah
dengan benar.
14. 3.5. Menerapkan adab kepada Menentukan dalil Dalil Adab VIII/1 Disajikan hadits/ayat al- L2
orang tua dan guru beserta adab kepada orang kepada orang Qur’an tentang adab kepada
dalilnya tua tua orang tua, peserta didik dapat
menunjukkan salah satu adab
kepada orang tua yang
terkandung di dalamnya
dengan benar.
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
Menentukan salah Adab kepada VIII/1 Disajikan teks cerita, peserta L1
satu adab kepada guru didik dapat menentukan salah
guru satu adab kepada guru
dengan benar.
15. 3.7. Menganalisis sifat utama dan Mengidentifikasi Rasul Ulul VIII/2 Disajikan beberapa L2
keteguhan rasul Ulul Azmi ciri-ciri rasul ulul Azmi pernyataan, peserta didik
azmi dapat mengidentifikasi ciri-ciri
rasul ulul azmi dengan benar.
Menganalisis Kisah rasul VIII/2 Disajikan kisah salah satu L3
hikmah beriman Ulul Azmi kisah rasul ulul azmi, peserta
kepada rasul Ulul didik dapat menganalisis
Azmi dalam hikmah beriman kepada rasul
kehidupan, Ulul Azmi dengan benar.
16. 3.8. Memahami pengertian, dalil, Menentukan Pengertian VIII/2 Disajikan narasi, peserta didik L1
contoh, dan dampak positif pengertian tawadhu’ dapat menentukan
sifat husnuzan, tawadhu, tawadhu’ pengertian tawadhu’ dengan
tasammuh, dan ta'awun benar.
Menentukan Perilaku yang VIII/2 Disajikan narasi tentang L2
perilaku yang mencerminkan perilaku kehidupan, peserta
mencerminkan sikap tasamuh didik dapat menentukan
sikap tasamuh Perilaku Yang Mencerminkan
Sikap tasamuh dengan benar.
Menentukan Dampak positif VIII/2 Disajikan contoh perilaku, L3
dampak positif sifat sifat ta’awun peserta didik dapat
ta’awun menentukan dampak positif
sifat ta’awun dengan benar.
17. 3.9. Memahami pengertian, dalil, Menentukan Pengertian VIII/2 Disajikan narasi, peserta didik L1
contoh dan dampak negatif pengertian gibah gibah dapat menentukan pengertian
sifat hasad, dendam, gibah, gibah dengan benar.
fitnah, dan namimah Menentukan ciri- Ciri - ciri VIII/2 Disajikan pernyatan- L2
ciri hasad hasad pernyataan peserta didik
dapat menentukan ciri-ciri
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
hasad dengan benar.
18. 3.1 Menganalisis kisah Menganalisis kisah Kisah VIII/2 Disajikan kisah Abu Bakar, L3
keteladanan sahabat Abu keteladanan keteladanan peserta didik dapat
Bakar r.a. sahabat Abu Bakar sahabat Abu menganalisis perilaku yang
r.a. dengan Bakar r.a sesuai dengan kisah tersebut
fenomena dengan benar.
kehidupan saat ini
19. 3.1. Memahami hakekat, Menentukan salah Golongan IX/1 Disajikan narasi peserta didik L1
dalil/buktinya, tanda-tanda satu golongan manusia dapat menentukan salah satu
dan hikmah beriman kepada manusia dalam dalam golongan manusia dalam
hari Akhir menganggapi hari menganggapi menganggapi hari aikhir
aikhir hari aikhir dengan benar
Menentukan dalil Dalil al-Qur’an IX/1 Disajikan ayat al-Quran, L1
terjadinya hari tentang hari peserta didik dapat
akhir akhir menentukan dalil tentang
terjadinya hari kiamat dengan
benar.
Menentukan tanda- Tanda-tanda IX/1 Disajikan beberapa L2
tanda besar besar hari pernyataan, peserta didik
terjadinya hari akhir dapat menentukan tanda-
akhir tanda besar hari akhir dengan
benar.
Menganalisis Perilaku yang IX/1 Disajikan tabel, peserta didik L3
perilaku yang mencerminkan dapat menganalisis perilaku
mencerminkan beriman yang mencerminkan beriman
beriman kepada kepada hari kepada hari akhir dengan
hari akhir akhir benar.
20. 3.2. Memahami peristiwa- Menentukan Pengertian IX/1 Disajikan narasi, peserta didik L1
peristiwa alam gaib yang pengertian alam alam barzah dapat menentukan
berhubungan dengan hari alam barzah, pengertian alam barzah
akhir (alam barzah, yaumul dengan benar
ba'ats, yaumul hisab, yaumul Menentukan nama Nama- nama IX/1 Disajikan ayat al- Qur’an, L1
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
mizan, yaumul jaza, shirat, hari akhir yang hari akhir peserta didik dapat
surga, dan neraka) terkandung di beserta menentukan nama hari akhir
dalam ayat al- dalilnya yang terkandung di dalamnya
Qur’an dengan benar.
Menentukan Peristiwa yang IX/1 Disajikan beberapa peristiwa L2
tahapan-tahapan berhubungan hari akhir, peserta didik dapat
peristiwa hari akhir
dengan haria menentukan tahapan-tahapan
(alam barzah,
akhir (alam peristiwa hari dengan benar.
yaumul ba'ats,
barzah,
yaumul hisab,
yaumul ba'ats,
yaumul mizan,
yaumul hisab,
yaumul jaza, shirat,
yaumul mizan,
surga, dan neraka)yaumul jaza,
shirat, surga,
dan neraka)
Menentukan Peristiwa yang IX/1 Disajikan narasi, peserta didik L2
pengertian yaumul berhubungan dapat menentukan pengertian
ba'ats dengan haria yaumul ba'ats dengan benar.
akhir (alam
barzah,
yaumul ba'ats,
yaumul hisab,
yaumul mizan,
yaumul jaza,
shirat, surga,
dan neraka)
21. 3.3. Menganalisis pengertian, Menentukan Pengertian IX/1 Disajikan narasi, peserta didik L1
contoh, dan dampak positif pengertian ayat ayat kauniyah dapat menentukan pengertian
menuntut ilmu, kerja keras, kauniyah ayat-ayat kauniyah dengan
kreatif, produktif dan inovatif benar.
Menganalisis Perilaku orang IX/1 Disajikan kisah, peserta didik L3
perilaku orang yang berilmu dapat menganalisis perilaku
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
yang berilmu orang yang berilmu dengan
benar.
Menganalisis caraCara IX/1 Disajikan contoh perilaku L3
membiasakan diri membiasakan kehidupan, peserta didik
memiliki sikap
diri menuntut dapat menganalisis cara
kreatif ilmu, kerja membiasakan diri bersifat
keras, kreatif, kreatif dengan benar.
produktif dan
inovatif
Menganalisis Golongan IX/1 Disajikan narasi tentang L3
golongan manusia manusia golongan manusia dalam hal
dalam hal ilmu dalam hal ilmu ilmu, peserta didik dapat
menurut imam al menurut imam menganalisis salah satu
Ghozali al Ghozali golongan manusia dalam hal
ilmu menurut imam al Ghozali
dengan benar.
22. 3.4. Menerapkan adab bergaul Menentukan adab Adab bergaul IX/1 Disajikan cerita, peserta didik L1
. dengan saudara, teman dan bergaul dengan dengan dapat menentukan salah satu
tetangga saudara saudara adab bergaul dengan saudara
dengan benar.
Menentukan adab Adab bergaul IX/1 Disajikan pernyataan, peserta L2
bergaul dengan dengan teman didik dapat menentukan adab
teman bergaul dengan teman
dengan benar.
Menunjukan dalil Dalil Adab IX/1 Disajikan hadits, peserta didik L2
adab bergaul bergaul dapat menentukan adab
dengan tetangga dengan bergaul yang sesuai dengan
tetangga hadits tersebut dengan
benar.
Menganalisis Adab bergaul IX/1 Disajikan contoh kasus, L3
perilaku adab dengan peserta didik dapat
bergaul dengan tetangga menentukan adab bergaul
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
tetangga dengan tetangga secara
tepat.
23. 3.5. Menganalisis kisah Menganalisis Kisah Umar IX/1 Disajikan kisah Umar bin L3
keteladanan sahabat Umar perilaku yang bin Khattab Khattab, peserta didik dapat
bin Khattab r.a. dan Aisyah meneladani Umar r.a. menentukan perilaku yang
r.a. bin Khattab meneladani Umar bin Khattab
secara tepat.
Menganalisis Kisah Aisyah IX/1 Disajikan kisah, peserta didik L3
perilaku yang yang cerdas dapat menentukan perilaku
meneladani Aisyah yang meneladani Aisyah r.a.
r.a. dengan benar.
24 3.6. Menganalisis pengertian, Menentukan Dali al qur’an IX/2 Disajikan ayat al-Qur’an, L1
dalil/ bukti, macam-macam, pengertian qada tentang arti peserta didik dapat
dan hikmah beriman kepada berdasarkan dalil qada menurut menentukan salah satu arti
qadla' dan qadar al-Qur’an al-Qur’an qada dengan benar.
Menentukan Macam- IX/2 Disajikan contoh perilaku, L2
pengertian takdir macam takdir peserta didik dapat
mu’alaq menentukan pengertian
takdir mu’alaq

Menentukan Manfaat iman IX/2 Disajikan pernyataan, peserta L2


manfaat iman kepada qada didik dapat menentukan
kepada qada dan dan qadar manfaat iman kepada qada
qadar dan qadar
Menganalisis Perilaku orang IX/2 Disajikan narasi/kisah, L3
perilaku orang yang beriman peserta didik dapat
yang beriman kepada qada menganalisis perilaku orang
kepada qada dan dan qadar yang mencerminkan beriman
qadar kepada qada dan qadar
25. 3.7. Menganalisis bentuk-bentuk Mengidentifikasi Perilaku IX/2 Disajikan contoh kasus, L1
perilaku menyimpang dalam perilaku menyimpang peserta didik dapat
pergaulan remaja (minuman menyimpang dalam mengidentifikasi perilaku
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
keras, judi, pacaran dan dalam pergaulan pergaulan menyimpang dalam
tawuran) remaja remaja pergaulan remaja dengan
benar.
Menentukan Penyebab IX/2 Disajikan contoh kasus, L2
penyebab perilaku perilaku peserta didik dapat
menyimpang menyimpang menentukan penyebab
dalam pergaulan dalm perilaku menyimpang dalam
remaja pergaulan pergaulan remaja dengan
remaja benar.
Menganalisis Dampak IX/2 Disajikan contoh kasus, L3
dampak negatif negatif peserta didik dapat
perilaku perilaku menganalisisi dampak negatif
menyimpang menyimpang perilaku menyimpang dalam
dalam pergaulan pergaulan remaja dengan
remaja benar
26. 3.8. Menerapkan adab berjalan, Menunjukan dalil al Dalil al-Qur’an IX/2 Disajikan ayat al-Qur’an, L1
. makan dan minum serta Qur’an tentang adab berjalan peserta didik dapat
berpakaian adab berjalan menunjukan adab berjalan
yang sesuai dengan
kandungan ayat dengan
benar
Menentukan adab Adab makan IX/2 Disajikan beberapa L2
makan dan minum dan minum pernyataan peserta didik
dapat menentukan adab
makan dan minum dengan
benar.
Menentukan dalil Dalil Adab IX/2 Disajikan ayat al-Qur’an, L1
al-Qur’an tentang berpakaian peserta didik dapat
adab berpakaian menentukan adab berpakaian
yang sesuai dengan
kandungan ayat tersebut
dengan benar.
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
27 3.9..Menganalisis sikap dan Menentukan Kisah IX/2 Disajikan kisah Usman bin L2
keteladanan sahabat Usman perilaku yang Keteladanan Affan, peserta didik dapat
bin Affan r.a, dan Ali bin Abi meneladani Usman Usman menentukan perilaku orang
Thalib karromallahu wajhah bin Affan r.a dalam yang meneladani Usman bin
kehidupan sehari- Affan dalam kehidupan
hari sehari-hari dengan benar.
Menganalisis sifat Kisah IX/2 Disajikan kisah Ali bin Abi L3
keteladanan yang Keteladanan Thalib, peserta didik dapat
dimiliki sahabat Ali Ali bin Abi menganalisis sifat
bin Abi Thalib Thalib keteladanan yang dimiliki
sahabat Ali bin Abi Thalib
dengan benar.
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB TP. 2020/2021

Mata Pelajarann : FIKIH Jenjang : Madrasah Tsanawiyah (MTs)

Kompetensi IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level


No Dasar Semester Kognitif
1 3.2 Menerapkan Menerapkan tata Wudhu VII/1 Disajikan ilustrasi tentang berwudhu, L.2
tatacara cara bersuci dari peserta didik dapat menentukan perilaku
bersuci dari hadas yang termasuk rukun wudhu dengan tepat
hadas dan Menjelaskan urutan Tayammum VII/1 Disajikan gambar tentang tata cara L1
najis pelaksanaan tayammum, peserta didik dapat
tayamum menunjukan urutan pelaksanaan
tayammum dengan benar
Menerapkan tata Najis VII/1 Disajikan ilustrasi tentang najis L2
cara bersuci dari mutawasithah, peserta didik dapat
najis menentukan cara bersuci dari najis
mutawasithah ainiyah dengan tepat
2 3.3 Menganalisis Menerapkan syarat Shalat fardhu VII/1 Disajikan beberapa pernyataan tentang L2
ketentuan shalat fardhu lima lima waktu syarat wajib dan syarat sah shalat fardhu
shalat fardhu waktu lima waktu, peserta didik dapat
lima waktu menentukan syarat sah shalat fardhu lima
waktu dengan tepat
Menentukan rukun Shalat fardhu VII/1 Disajikan beberapa perilaku tentang rukun L2
shalat lima waktu shalat, peserta didik dapat menentukan
rukun fi’li dengan tepat
Menilai perilaku yang Sunnah shalat VII/1 Disajikan ilustrasi tentang sunnah ab’ad L3
dilakukan dalam lima waktu dan haiat, peserta didik dapat menilai
pelaksanaan sunah perilaku pelaksanaan sunnah ab’ad dan
ab’ad dan sunah haiat dengan tepat
haiat
3 3.4 Menganalisis Menganalisis Shalat VII/1 Disajikan ilustrasi tentang pelaksanaan L3
ketentuan perbuatan yang berjamaah shalat berjamaah, peserta didik dapat
shalat harus dilakukan oleh menganalisis perbuatan yang harus
berjamaah makmum masbuk dilakukan oleh makmum masbuk dengan
tepat
Menganalisis Shalat VII/1 Disajikan ilustrasi tentang pelaksanaan L3
ketentuan masbuk berjamaah shalat berjamaah, peserta didik dapat
menganalisis perbuatan yang harus
dilakukan oleh makmum muwafik dan
makmum masbuk dengan tepat
4 3.6 Menganalisis Menunjukkan dalil Shalat Jum’at VII/2 Disajikan beberapa dalil, peserta didik L1
ketentuan tentang pelaksanaan dapat menunjukkan dalil tentang
shalat Jum’at shalat Jum’at pelaksanaan shalat Jum’at dengan tepat
5 3.6 Memahami Menganalisis tata Shalat dalam VII/2 Disajikan ilustrasi tentang shalat dalam L3
ketentuan cara shalat dalam keadaan sakit keadaan darurat, peserta didik dapat
shalat dalam keadaan sakit menganalisis tata cara shalat dalam
berbagai keadaan sakit dengan tepat
keadaan
tertentu
6 3.1 Menerapkan Menentukan sebab- Sujud Sahwi VIII/1 Disajikan ilustrasi tentang pelaksanaan L2
tata cara sebab sujud shalat, peserta didik dapat menentukan
sujud sahwi, sebab sujud sahwi dengan tepat
tilawah dan Menentukan sebab- Sujud Syukur VIII/1 Disajikan beberapa pernyataan tentang L2
syukur sebab sujud sebab-sebab sujud, peserta didik dapat
menentukan sebab sujud syukur dengan
tepat
Mengidentifikasi Sujud Syukur VIII/1 Disajikan tabel tentang syarat dan rukun L1
syarat-syarat sujud sujud syukur, peserta didik dapat
menunjukkan syarat sujud syukur dengan
tepat
Mengidentifikasi Sujud Tilawah VIII/1 Disajikan beberapa bacaan sujud, peserta L1
bacaan sujud didik dapat menunjukkan bacaan sujud
tilawah dengan tepat
7 3.2 Menganalisis Menjelaskan waktu Zakat Fitrah VIII/1 Disajikan beberapa pernyataan tentang L1
ketentuan waktu mengeluarkan zakat fitrah, peserta didik dapat
pelaksanaan zakat menunjukkan waktu wajib mengeluarkan
zakat zakat fitrah dengan tepat
Menganalisis hukum Zakat fitrah VIII/1 Disajikan ilustrasi tentang zakat fitrah, L3
mengeluarkan zakat peserta didik dapat menganalisis hukum
mengeluarkan zakat fitrah dengan tepat
Menentukan kadar Zakat maal VIII/1 Disajikan ilustrasi tentang zakat emas, L1
zakat maal peserta didik dapat menentukan kadar
zakat dengan tepat
Menganalisis kadar Zakat pertanian VIII/1 Disajikan ilustrasi tentang zakat pertanian, L3
zakat maal yang peserta didik dapat menganalisis kadar
wajib dikeluarkan zakat pertanian yang wajib dikeluarkan
dengan tepat
8. 3.3 Menganalisis Menjelaskan orang Puasa VIII/1 Disajikan QS. Al-Baqarah ayat 185, peserta L1
ketentuan yang diperbolehkan didik dapat menunjukkan orang yang
pelaksanaan untuk tidak berpuasa diperbolehkan untuk tidak berpuasa
puasa berdasarkan lafal yang digaris bawahi
dengan tepat
Menganalisis Macam-macam VIII/1 Disajikan beberapa pernyataan tentang L3
macam-macam puasa macam-macam puasa, peserta didik dapat
puasa menganalisis puasa sunnah dengan tepat
Menganalisis Rukun puasa VIII/1 Disajikan ilustrasi tentang puasa, peserta L3
ketentuan puasa didik menganalisis rukun puasa dengan
tepat
Menganalisis cara cara mengganti VIII/1 Disajikan ilustrasi tentang pelaksanaan L3
mengganti puasa puasa puasa, peserta didik dapat menganalisis
Ramadhan Ramadhan cara mengganti puasa Ramadhan dengan
tepat
9. 3.5 Menerapkan Menerapkan Sedekah VIII/2 Disajikan beberapa fenomena kehidupan L2
ketentuan ketentuan sedekah tentang sedekah, peserta didik dapat
sedekah, menentukan contoh sedekah dengan tepat
hibah dan Mengidentifikasi Sedekah VIII/2 Disajikan beberapa perilaku manusia L1
hadiah perkara yang tentang sedekah, peserta didik dapat
membatalkan menunjukkan perkara yang membatalkan
sedekah pahala sedekah dengan tepat
10 3.6 Menganalisis Mengidentifikasi Haji VIII/2 Disajikan beberapa pernyataan tentang L1
ketentuan larangan ibadah haji larangan ibadah haji, peserta didik dapat
pelaksanaan menunjukkan larangan khusus jamaah haji
haji dan wanita dengan tepat
umroh Menerapkan macam- Haji VIII/2 Disajikan beberapa ilustrasi tentang cara L2
macam pelaksanaan melaksanakan haji, peserta didik dapat
haji menentukan pelaksanaan haji ifrad dengan
tepat
11 3.7 Menganalisis Menilai sikap terkait Makanan dan VIII/2 Disajikan ilustrasi tentang minuman haram, L3
ketentuan mengkonsumsi minuman halal peserta didik dapat menilai sikap terkait
halal dan minuman haram minuman haram sesuai dengan ilustrasi
haramnya tersebut dengan tepat
makanan dan
minuman Mengklasifikasi jenis Makanan dan VIII/2 Disajikan beberapa pernyataan tentang L2
binatang yang minuman halal jenis-jenis binatang haram, peserta didik
diharamkan dapat mengklasifikasi jenis binatang yang
berdasarkan hadis diharamkan berdasarkan hadis Nabi
Nabi Muhammad Muhammad Saw. dengan tepat
Saw.
Menilai sikap yang Makanan dan VIII/2 Disajikan ilustrasi tentang makanan yang L3
harus dilakukan saat minuman halal haram, peserta didik menilai sikap yang
mengkonsumsi harus dilakukan saat mengkonsumsi
makanan yang makanan yang haram dalam keadaan
haram darurat dengan tepat
Memberikan contoh Makanan dan VIII/2 Disajikan QS. al-Baqarah ayat 173, peserta L2
perilaku manusia minuman halal didik dapat menentukan contoh perilaku
berdasarkan QS. al- manusia berdasarkan ayat tersebut dengan
Baqarah ayat 173 tepat
12 3.1 Menerapkan Mengidentifikasi Penyembelihan IX/1 Disajikan beberapa pernyataan tentang L1
ketentuan perkara yang penyembelihan, peserta didik dapat
penyembelih dimakruhkan dalam mengidentifikasi perkara yang dimakruhkan
an binatang menyembelih dalam menyembelih dengan tepat
Menjelaskan syarat Penyembelihan IX/1 Disajikan beberapa pernyataan tentang L1
penyembelihan penyembelihan, peserta didik dapat
binatang menunjukkan syarat binatang yang
disembelih dengan tepat
Memberikan contoh Penyembelihan IX/1 Disajikan HR. Muslim tentang L2
perilaku penyembelihan, peserta didik dapat
penyembelihan menentukan contoh perilaku berdasarkan
berdasarkan HR. lafal yang digaris bawahi dengan tepat
Muslim
Menganalisis hasil Penyembelihan IX/1 Disajikan ilustrasi tentang pelaksanaan L3
pelaksanaan penyembelihan, peserta didik dapat
penyembelihan menganalisis hasil pelaksanaan
binatang penyembelihan sesuai ilustrasi dengan
tepat
13 3.2 Menganalisis Menjelaskan Kurban IX/1 Disajikan beberapa pernyataan tentang L1
ketentuan ketentuan kurban kurban, peserta didik dapat menunjukkan
kurban dan waktu berkurban dengan tepat
akikah Menganalisis hukum Kurban IX/1 Disajikan ilustrasi tentang kurban, peserta L3
penyembelihan didik dapat menganalisis hukum
hewan kurban penyembelihan hewan kurban dengan
tepat
Menentukan Akikah IX/1 Disajikan ilustrasi tentang akikah, peserta L2
ketentuan akikah didik dapat menentukan jumlah hewan
akikah dengan tepat
Menentukan Akikah IX/1 Disajikan tabel tentang kurban dan akikah, L1
perbedaan kurban peserta didik dapat menentukan perbedaan
dan akikah kurban dan akikah dengan tepat
14 3.3 Menganalisis Mengklasifikasi Jual Beli IX/1 Disajikan tabel tentang jual beli, peserta L1
ketentuan macam-macam jual didik dapat megklasifikasi jual beli yang
jual beli, beli terlarang dengan tepat
khiyar dan Menentukan alasan Jual Beli IX/1 Disajikan ilustrasi tentang jual beli online, L2
qirad sahnya jual beli peserta didik dapat menentukan alasan
online sahnya jual beli tersebut dengan tepat
Menganalisis Jual Beli IX/1 Disajikan ilustrasi tentang jual beli, peserta L3
macam-macam jual didik dapat menganalisis pernyataan yang
beli benar terkait macam-macam jual beli
sesuai ilustrasi tersebut dengan tepat
Menentukan contoh Khiyar IX/1 Disajikan beberapa perilaku tentang khiyar, L2
khiyar peserta didik dapat menentukan contoh
khiyar majlis dengan tepat
Mengidentifikasi Khiyar IX/1 Disajikan ilustrasi tentang khiyar, peserta L1
macam-macam didik dapat menunjukkan khiyar ru’yah
khiyar dengan tepat
Menentukan jenis Qirad IX/1 Disajikan beberapa perilaku tentang L2
qirad pelaksanaan qirad, peserta didik dapat
menentukan jenis qirad modern dengan
tepat
15 3.4 Menganalisis Menjelaskan macam- Riba IX/1 Disajikan ilustrasi tentang riba, peserta L1
larangan riba macam riba didik dapat menunjukkan riba qardi dengan
tepat
Menganalisis riba Riba IX/1 Disajikan ilustrasi tentang akad riba fadli, L3
fadhli peserta didik dapat menganalisis hukum
tukar menukar perhiasan sesuai ilustrasi
dengan tepat
Menentukan perilaku Riba IX/1 Disajikan beberapa perilaku manusia, L1
menghindari riba peserta didik dapat menentukan perilaku
menghindari riba dengan tepat
16 3.5 Menerapkan Menganalisis hukum Ariyah IX/1 Disajikan beberapa ilustrasi tentang L3
ketentuan aariyah ariyah, peserta didik dapat menganalisis
ariyah dan hukum ariyah dengan tepat
wadi’ah Mengidentifikasi Ariyah IX/1 Disajikan beberapa penyataan tentang L1
syarat peminjam ariyah, peserta didik dapat menunjukkan
syarat peminjam dengan tepat
Menyimpulkan Wadi’ah IX/1 Disajikan narasi tentang wadi’ah, peserta L3
perbedaan macam- didik dapat menyimpulkan perbedaan
macam wadi’ah wadi’ah yad al amanah dan wadi’ah yad ad
dhamanah dengan tepat
Menganalisis hukum Wadi’ah IX/1 Disajikan narasi tentang wadi’ah, peserta L3
menerima wadi’ah didik dapat menganalisis hukum menerima
wadi’ah dengan tepat
17 3.6 Menganalisis Menganalisis hukum Hutang piutang XII/2 Disajikan ilustrasi tentang hutang piutang, L3
ketentuan hutang piutang peserta didik dapat menganalisis hukum
hutang hutang piutang dengan tepat
piutang, Menentukan sikap Gadai XII/2 Disajikan narasi tentang pemanfaatan L2
gadai, dan yang harus dilakukan barang gadai, peserta didik dapat
hiwalah oleh penerima menentukan sikap yang harus dilakukan
barang gadai dalam oleh penerima barang gadai ketika
memanfaatkan penggadai tidak bisa melunasi hutangnya
barang gadai dengan tepat
Menjelaskan akad Hiwalah XII/2 Disajikan ilustrasi tentang akad hiwalah, L1
hiwalah peserta didik dapat menunjukkan jenis
akad tersebut dengan tepat
18 3.7 Menerapkan Memberikan contoh Upah XII/2 Disajikan HR. Ibnu Majah tentang upah, L2
ketentuan perilaku berdasarkan peserta didik dapat menentukan contoh
sewa HR. Ibnu Majah perilaku sesuai dengan hadis
menyewa Menentukan Upah XII/2 Disajikan beberapa perilaku tentang ijarah, L1
dan upah kewajiban musta’jir peserta didik dapat menentukan kewajiban
musta’jir dengan tepat
19 3.8 Menerapkan Menganalisis syarat Pemulasaraan XII/2 Disajikan ilustrasi tentang jenazah yang L3
ketentuan jenazah yang wajib jenazah mengalami kecelakaan, peserta didik dapat
pemulasaraa dimandikan menganalisis jenazah yang wajib
n jenazah: dimandikan dengan tepat
memandikan, Mengurutkan tata Pemulasaraan XII/2 Disajikan pernyataan tentang tata cara L2
mengafani, cara menguburkan jenazah penguburan jenazah, peserta didik dapat
menyalatkan, jenazah mengurutkan tata cara menguburkan
menguburka jenazah dengan tepat
n Mengurutkan rukun Pemulasaraan XII/2 Disajikan pernyataan tentang rukun shalat L2
shalat jenazah jenazah jenazah, peserta didik dapat mengurutkan
rukun shalat jenazah dengan tepat dengan
tepat
Menentukan bacaan Pemulasaraan XII/2 Disajikan ilustrasi tentang pelaksanaan L1
takbir dalam shalat jenazah shalat jenazah, peserta didik dapat
jenazah menentukan bacaan takbir kedua dalam
shalat jenazah dengan tepat
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB TP. 2020/2021

Mata Pelajaran : Sejarah Kebudayaan Islam Jenjang : Madrasah Tsanawiyah

Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
1. 3.1 Menganalisis misi Menentukan misi Misi Nabi Muhammad VII/1 Disajikan narasi tentang dakwah L3
Nabi Muhammad Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat Nabi Muhammad Saw. di kota
Saw. sebagai rahmat Saw sebagai rahmat bagi seluruh alam Mekah, peserta didik dapat
bagi seluruh alam bagi seluruh alam menentukan karakter dakwah Nabi
semesta Muhammad Saw. sebagai
pembawa risalah dalam
menciptakan masyarakat madani
(maju) dengan tepat.
2. 3.2 Menganalisis Menganalisis dakwah Dakwah Nabi VII/1 Disajikan ilustrasi kesuksesan L3
strategi dakwah Nabi sirriyah dan Jahr Muhammad SAW di dakwah Nabi Muhammad Saw. di
Muhammad Saw. di Nabi Muhammad Makkah Mekah, peserta didik dapat
Mekah Saw di Mekah menetapkan kunci kesuksesan
dakwah Nabi Muhammad Saw.
dihubungkan dengan kegiatan
pembelajaran daring selama masa
pandemi dengan tepat
3. 3.3 Menganalisis Menerapkan strategi Dakwah Nabi M VII/1 Disajikan narasi tentang strategi L2
strategi dakwah dakwah nabi uhammad Saw. di dakwah Nabi Muhammad Saw. di
Nabi Muhammad Muhammad di Madinah Madinah, peserta didik dapat
Saw. di Madinah Madinah menerapkan dalam pergaulan
sehari-hari denga tepat

4. 3.4 Menganalisis sejarah Mengidentifikasi Sejarah Nabi VII/1 Disajikan narasi tentang cara Nabi L3
Nabi Muhammad bentuk-bentuk Muhammad Saw. dalam Muhammad Saw. membangun
Saw. dalam kegiatan ekonomi membangun perekonomian masyarakat Madinah,
membangun dan perdagangan masyarakat melalui peserta didik dapat
masyarakat melalui sebagaimana yang kegiatan ekonomi dan mengkorelasikan bentuk-bentuk
kegiatan ekonomi diajarkan Nabi perdagangan kegiatan ekonomi kreatif dalam
masa pandemi covid-19 dengan
tepat
5. 3.5 Menganalisis Menganalisis prestasi Menganalisis prestasi VII/2 Disajikan narasi kebijakan L1
berbagai kemajuan khulafaur Rasyidin khulafaur Rasyidin Khulafaur Rasyidin, peserta didik
yang dicapai umat dapat menentukan kebijakan
Islam pada masa khalifah Umar bin Khattab yang
Khulafaur Rasyidin berkaitan dengan peningkatan
fungsi Baitul Maal dengan tepat
Menganalisis prestasi Menganalisis prestasi VII/2 Disajikan ilustrasi penyebaran Islam L1
khulafaur Rasyidin khulafaur Rasyidin pada masa Khulafaur Rasyidin,
peserta didik dapat menggambarkan
prestasi Khalifah Usman bin Affan
dalam menyebarkan Islam ke luar
jazirah Arabia dengan tepat
6. 3.6 Menganalisis Menganalisis Perkembangan VII/2 Disajikan pernyataan tentang L3
perkembangan perkembangan peradaban Islam pada kemajuan peradaban Islam masa
peradaban Islam sosial, dan budaya masa Daulah Umayyah Daulah Umayah, peserta didik dapat
pada masa Daulah pada masa Daulah memadukan kemajuan peradaban
Umayyah Umayyah Islam dalam bidang sosial dengan
persoalan jaminan sosial anak-anak
putus sekolah di Indonesia secara
tepat
7. 3.7 Menganalisis Mengidentifikasi Ilmuwan muslim pada VII/2 Disajikan deskripsi perkembangan L1
ilmuwan muslim dan tokoh ahli bahasa masa Daulah Umayyah ilmu sejarah masa Daulah
perannya dalam dan sastra, sejarah Umayyah, peserta didik dapat
memajukan dan geografi serta mengidentifikasi peran ilmuan
peradaban Islam ilmu kedokteran sejarah Islam masa daulah
pada masa Daulah pada masa Daulah Umayyah dengan tepat
Umayyah Umayyah
8. 3.8 Menganalisis sikap Mengidentifikasi Biografi dan gaya VII/2 Disajikan deskripsi tentang L3
dan gaya biografi dan gaya kepemimpinan Umar bin kebijakan perlindungan hak azasi
kepemimpinan Umar kepemimpinan Umar Abdul Aziz manusia masa Khalifah Khalifah
bin Abdul Aziz bin Abdul Aziz
Umar bin abdul Aziz, peserta didik
dapat mengaitkan dengan
kehidupan bermasyarakat secara
tepat

Menerapkan sikap Biografi dan gaya VII/2 Disajikan narasi karakter L2


zuhud Khalifah Umar kepemimpinan Umar bin kepribadian Khalifah Umar bin Abdul
bin Abdul Aziz Abdul Aziz Aziz, peserta didik dapat
menerapkan sifat zuhud dalam
kehidupan sehari-hari dengan tepat

9. 3.2. Menganalisis Mengidentifikasi Perkembangan VIII/1 Disajikan pernyataan L1


perkembangan perkembangan seni peradaban Islam pada perkembangan peradaban pada
peradaban Islam budaya masa daulah masa Daulah masa Daulah Abbasiyah, peserta
pada masa Daulah Abbasiyah Abbasiyah didik dapat menentukan faktor
Abbasiyah penyebab berkembangnya seni dan
budaya pada masa Daulah
Abbasiyah dengan tepat
Mengklasifikasikan Perkembangan VIII/1 Disajikan beberapa pernyataan L3
kebijakan politik peradaban Islam pada tentang kemajuan peradaban Islam
masa daulah masa Daulah masa Daulah Abbasiyah, peserta
Abbasiyah Abbasiyah didik dapat mengidentifikasi
kebijakan Khalifah Abu Ja’far al
Mansur dalam bidang politik dengan
tepat

Menganalisis Perkembangan VIII/1 Disajikan bentuk-bentuk kemajuan L3


penertiban peradaban Islam pada peradaban Islam masa Daulah
administrasi masa Daulah Abbasiyah, peserta didik dapat
pemerintahan masa Abbasiyah memilih bentuk kemajuan sistem
Daulah Abbasiyah administrasi pemerintahan masa
Daulah Abbasiyah dengan tepat
10. 3.3 Menganalisis tokoh Mengidentifikasi Tokoh ilmuwan muslim VIII/1 Disajikan narasi tentang tokoh L1
ilmuwan muslim Ali peran tokoh ilmuwan dan perannya dalam ilmuan muslim masa daulah
bin Rabban at- muslim dalam bidang kemajuan Abbasiyah, peserta didik dapat
Tabari, Ibnu Sina, ilmu Kimia kebudayaan/peradaba mengidentifikasi karya ilmuan
ar-Razi (ahli n Islam pada masa muslim dalam bidang ilmu kimia
kedokteran), Al- Daulah Abbasiyah dengan tepat
Kindi, Al-Gazali,
Ibnu Maskawaih Mengidentifkasi tokoh Tokoh ilmuwan muslim VIII/1 Disajikan tabel nama ilmuwan L3
(ahli filsafat), Jabir ilmuwan muslim serta dan perannya dalam muslim masa daulah Abbasiyah
bin Hayyan ahli perannya dalam kemajuan kebudayaan/ dengan hasil karyanya, peserta didik
kimia), Muhammad bidang ilmu peradaban Islam pada dapat menganalisis kesesuaian
bin Musa al- Astronomi masa Daulah antara nama ilmuwan muslim dan
Khawarizmi (ahli Abbasiyah hasil karyanya dengan tepat
astronomi) dan
perannya dalam Mengidentifikasi Tokoh ilmuwan muslim VIII/1 Disajikan narasi hasil karya ilmuwan L1
kemajuan tokoh ilmuwan dan perannya dalam Daulah Abbasiyah, peserta didik
peradaban Islam muslim dalam bidang kemajuan peradaban dapat menunjukan metode
pada masa Daulah ilmu kedokteran Islam pada masa pengobatan yang dilakukan ar Razi
Abbasiyah Daulah Abbasiyah dengan tepat

Menelaah biografi Biografi dan peran VIII/1 Disajikan deskripsi tentang ulama L3
dan karya para ulama ulama dalam masa daulah Abbasiyah, peserta
pada masa Daulah peradaban Islam pada didik dapat menilia peran ulama
Abbasiyah masa Daulah Daulah Abbasiyah dengan tepat
Abbasiyah
11. 3.4 Menganalisis para Mengidentifikasi para Biografi dan peran VIII/1 Disajikan deskripsi tentang ulama L1
ulama penyusun ulama’ dan perannya ulama dalam fikih masa daulah Abbasiyah,
kutubussittah (ahli dalam bidang ilmu peradaban Islam pada peserta didik dapat menunjukan
hadis), empat imam Hadits dan fikih asa Daulah Abbasiyah pendapat Imam Maliki dalam
mazhab (ahli fikih), menentukan hukum Islam dalam
Imam At-Tabari, beribadah dengan tepat
Ibnu Katsir (ahli
tafsir) dan perannya Mengidentifikasi para Biografi dan peran VIII/1 Disajikan narasi tentang ulama tafsir L1
dalam kemajuan ulama’ dan perannya ulama dalam masa daulah Abbasiyah, peserta
peradaban Islam dalam bidang ilmu peradaban Islam pada didik dapat menentukan metode
pada masa Daulah tafsir masa Daulah tafsir yang dilakukan Imam Ibnu
Abbasiyah Abbasiyah Jarir at Thabari dengan tepat

Menganalisis dari Para ulama dan VIII/2 Disajikan deskripsi tentang L3


biografi dan karya perannya dalam kehidupan ulama Daulah
para ilmuwan muslim kemajuan peradaban Abbasiyah, peserta didik dapat
pada masa Daulah Islam pada masa mengaitkan keteladanan semangat
Abbasiyah Daulah Abbasiyah. Tafaquh Fiddin (memahami ilmu
agama) di era infomasi digitalisasi
saat ini dengan tepat

12. 3.6. Menganalisis Menganalisis Perkembangan VIII/2 Disajikan narasi kemajuan bidang L3
perkembangan kemajuan bidang peradaban Islam pada pendidikan masa Daulah Ayyubiyah,
peradaban Islam pendidikan masa Daulah Al- peserta didik dapat menemukan
pada masa Daulah Ayyubiyah kesesuaian dengan usaha
Ayyubiyah pemerintah Indonesia dalam
mewujudkan pendidikan yang maju
dan berkualitas secara tepat
Mengidentifikasi Perkembangan VIII/2 Disajikan narasi kebijakan L1
kemajuan bidang peradaban Islam pada pemerintahan Daulah Ayyubiyah,
ekonomi dan masa Daulah Al- peserta didik dapat mengidentifikasi
perdagangan Ayyubiyah usaha Sultan Shalahudin al Ayyubi
dibidang ekonomi dan perdagangan
dengan tepat
Menganalisis Perkembangan VIII/2 Disajikan narasi kebijakan L1
kemajuan bidang peradaban Islam pada pemerintah Daulah Ayyubiyah,
pemerintahan masa Daulah Al- peserta didik dapat menunjukan
Ayyubiyah kebijakan Sultan Shalahudin al
Ayyubi dalam menertibkan sistem
administrasi pemerintahan dengan
tepat

13 3.7 Menganalisis VIII/2 Disajikan ilustrasi kebijakan Sultan L3


Menganalisis Semangat juang para
semangat juang Shalahudin al Ayyubi saat
penguasa besar penguasa Daulah Al-
para pemimpin daulah Ayyubiyah Ayyubiyah yang memerintah, peserta didik dapat
Daulah Ayyubiyah (Sultan Salahudin Al terkenal mengaitkan kesesuaian kebijakan
yang terkenal Ayyubi) ekonomi dalam tantangan ekonomi
(Shalahuddin al- Global secara tepat
Ayyubi, Al Adil dan
Al Kamil) VIII/2 Disajikan deskripsi tentang sosok L1
Menganalisis Semangat juang para
penguasa besar penguasa Daulah Al- pemimpin besar daulah Ayyubiyah,
daulah Ayyubiyah (al Ayyubiyah yang peserta didik dapat menunjukan
Adil) terkenal jasa besar Sultan al Adil Saifuddin
dengan tepat

Menganalisis Semangat juang para VIII/2 Disajikan narasi tentang sosok L3


penguasa besar penguasa Daulah Al- pemimpin besar daulah Ayyubiyah,
daulah Ayyubiyah (al Ayyubiyah yang peserta didik dapat menguraikan
Kamil) terkenal kebijakan Sultan al Kamil
Muhammad dalam mewujudkan
perdamaian dunia dikaitkan dengan
sikap moderasi beragama yang
harus dimiliki peserta didik di
Madrasah dengan tepat
Mengidentifikasi Semangat juang para VIII/2 Disajikan deskripsi tentang L2
karakter para tokoh penguasa Daulah Al- pemimpin daulah Ayyubiyah yang
terkenal Ayyubiyah yang terkenal, peserta didik dapat
(Shalahuddin al- terkenal menerapkan sikap keteladanan para
Ayyubi, Al Adil dan pemimpin daulah Ayyubiyah dengan
Al Kamil) pada masa tepat
daulah Ayyubiyah
14. 3.8.Menganalisis peran Menganalisis peran Ilmuwan muslim dan VIII/2 Disajikan tabel kesesuaian ilmuwan L3
ilmuwan muslim ilmuwan muslim perannya dalam muslim dengan hasil karyanya,
pada masa Daulah dalam kemajuan kemajuan peradaban peserta didik dapat menganalisis
Ayyubiyah dalam peradaban Islam Islam kesesuaian ilmuwan muslim masa
kemajuan peradaban pada masa daulah daulah Ayyubiyah dengan hasil
Islam Ayyubiyah karyanya dengan tepat
Mengaplikasikan Ilmuwan muslim dan VIII/2 Disajikan narasi tentang ilmuan L2
sikap kritis dan ilmiah perannya dalam muslim Daulah Ayyubiyah, peserta
di bidang ilmu kemajuan peradaban didik dapat menerapkan sikap ingin
pengetahuan sebagai Islam tahu para ilmuan muslim dalam
mana yang belajar dengan tepat
dicontohkan ilmuwan
muslim pada masa
daulah Ayyubiyah
Menganalisis peran Ilmuwan muslim dan VIII/2 Disajikan pernyataan tentang L1
ilmuwan muslim perannya dalam kemajuan peradaban dan
dalam kemajuan kemajuan peradaban kebudayaan Islam masa daulah
peradaban Islam Islam Ayyubiyah, peserta didik dapat
pada masa daulah menunjukan ibrah dari kemajuan
Ayyubiyah peradaban Islam pada masa Daulah
Ayyubiyah dengan tepat
15. 3.1 Menganalisis Menentukan salah Sejarah penyebaran IX/1 Disajikan narasi tentang penyebaran L1
sejarah penyebaran satu bentuk Islam di Indonesia Islam di Indonesia, peserta didik
Islam di Indonesia penyebaran Islam di dapat menentukan salah satu cara
Indonesia penyebaran Islam di Indonesia
dengan tepat
Menerapkan perilaku Sejarah penyebaran IX/1 Disajikan narasi tentang proses L2
dakwah dalam Islam di Indonesia penyebaran Islam di Indonesia,
kehidupan sehari-hari peserta didik dapat menerapkan
perilaku istiqamah dalam beribadah
di lingkungan madrasah dengan
tepat
Menerapkan perilaku Sejarah penyebaran IX/1 Disajikan narasi tentang salah satu L2
dakwah dalam Islam di Indonesia cara penyebaran Islam di Indonesia,
kehidupan sehari-hari peserta didik dapat
mengimplementasikan sikap toleran
di lingkungan masyarakat dengan
tepat
Menganalisis perilaku Sejarah penyebaran IX/1 Disajikan beberapa pernyataan L3
yang mencerminkan Islam di Indonesia tentang penyebaran Islam di
langkah penyebaran Indonesia, peserta didik dapat
Islam di Indonesia mengklasifikasikan pernyataan yang
mencerminkan langkah penyebaran
Islam di Indonesia dengan tepat
Menganalisis perilaku Sejarah penyebaran IX/1 Disajikan pernyataan tentang L1
yang mencerminkan Islam di Indonesia penyebaran Islam di Indonesia,
langkah penyebaran peserta didik dapat mengidentifikasi
Islam di Indonesia langkah penyebaran Islam melalui
politik dengan tepat
16. 3.2 Menganalisis Menganalisis sejarah Sejarah kerajaan Islam IX/1 Disajikan nama-nama Kerajaan L1
sejarah kerajaan berdirinya kerajaan di Indonesia Islam di Indonesia masa lalu,
Islam di Indonesia Islam di Indonesia peserta didik dapat
mengklasifikasikan Kerajaan Islam
sesuai wilayahnya dengan benar
Menganalisis sejarah Sejarah kerajaan Islam IX/1 Disajikan narasi tentang Kerajaan L1
berdirinya kerajaan di Indonesia Islam di Sumatera, peserta didik
Islam di Indonesia dapat menunjukkan nama pemimpin
perempuan pertama di Kerajaan
Aceh Darussalam dengan tepat
Menganalisis peran Peran kerajaan Islam di IX/1 Disajikan narasi tentang peran L1
kerajaan Islam di Indonesia Kerajaan Islam di Indonesia, peserta
Indonesia didik dapat mengidentifikasi peran
Kerajaan Samudera Pasai dalam
menyebarkan Islam dengan tepat
Menganalisis peran Peran kerajaan Islam di IX/1 Disajikan narasi tentang Kerajaan L1
kerajaan Islam di Indonesia Islam di Indonesia, peserta didik
Indonesia dapat menunjukkan peran pendiri
Kerajaan Banten dalam penyebaran
agama Islam di Indonesia dengan
tepat
17. 3.3 Menganalisis Menguraikan Perkembangan IX/1 Disajikan tabel tentang pesantren, L1
. perkembangan perkembangan pesantren di Indonesia peserta didik dapat menentukan
pesantren dan pesantren di kesesuaian nama pesantren dan
Indonesia wilayahnya dengan benar
peranannya dalam Menguraikan Perkembangan IX/1 Disajikan deskripsi tentang L1
dakwah Islam di perkembangan pesantren di Indonesia pesantren, peserta didik dapat
Indonesia pesantren di menunjukkan asal kata pesantren
Indonesia dengan tepat
Menyimpulkan Peranan pesantren IX/1 Disajikan narasi tentang peran L1
peranan pesantren dalam dakwah Islam di pesantren, peserta didik dapat
dalam dakwah Islam Indonesia menentukan salah satu peranan
di Indonesia pesantren dalam dakwah Islam
dengan tepat
Menyimpulkan Peranan pesantren IX/1 Disajikan narasi tentang pendidikan L3
peranan pesantren dalam dakwah Islam di Islam Indonesia, peserta didik dapat
dalam dakwah Islam Indonesia menelaah pesantren sebagai
di Indonesia lembaga pendidikan yang mencetak
kader Islam moderat dengan tepat
18. 3.4 Menganalisis nilai- Mengklasifikasikan Nilai-nilai Islam dan IX/1 Disajikan beberapa kesenian lokal, L3
nilai Islam dan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal dari peserta didik dapat
kearifan lokal dari kearifan lokal dari berbagai suku di mengklasifikasikan kesenian lokal
berbagai suku di berbagai suku di Indonesia yang bernafaskan Islam dengan
Indonesia Indonesia tepat
Mengklasifikasikan Nilai-nilai Islam dan IX/1 Disajikan beberapa kesenian lokal, L1
nilai-nilai Islam dan kearifan lokal dari peserta didik dapat
kearifan lokal dari berbagai suku di mengklasifikasikan kesesuaian
berbagai suku di Indonesia kesenian lokal beserta tempat
Indonesia asalnya dengan tepat
Menyimpulkan nilai- Nilai-nilai Islam dan IX/1 Disajikan narasi tentang kearifan L3
nilai Islam dan kearifan lokal dari lokal di Indonesia, peserta didik
kearifan lokal dari berbagai suku di dapat menentukan nilai sosial dari
berbagai suku di Indonesia kearifan lokal dengan tepat
Indonesia
Menyimpulkan nilai- Nilai-nilai Islam dan IX/1 Disajikan deskripsi tentang kearifan L2
nilai Islam dan kearifan lokal dari lokal, peserta didik dapat
kearifan lokal dari berbagai suku di menerapkan nilai-nilai Islam dalam
berbagai suku di Indonesia kearifan lokal dengan tepat
Indonesia
19. 3.5 Menganalisis Menguraikan biografi Biografi Walisanga IX/2 Disajikan deskripsi tentang L1
biografi Walisanga Walisanga Walisanga, peserta didik dapat
dan perannya menentukan pendekatan dakwah
dalam Walisanga dengan tepat
mengembangkan Mengidentifikasi Biografi Walisanga IX/2 Disajikan narasi tentang Walisanga, L2
Islam Walisanga peserta didik dapat menentukan
sikap positif yang mencerminkan
ajaran “Moh Limo” dengan tepat
Mengidentifikasi Peran Walisanga IX/2 Disajikan narasi tentang dakwah L2
peran Walisanga dalam Walisanga, peserta didik dapat
dalam mengembangkan Islam mengklasifikasikan metode dakwah
mengembangkan Walisanga dengan tepat
Islam
Mengidentifikasi Peran Walisanga IX/2 Disajikan narasi tentang Walisanga, L1
peran Walisanga dalam peserta didik dapat menentukan
dalam mengembangkan Islam langkah politik Walisanga dalam
mengembangkan bidang politik dengan tepat
Islam
Menguraikan peran Peran Walisanga IX/2 Disajikan ilustrasi tentang cara salah L3
Walisanga dalam dalam satu Walisanga berdakwah, peserta
mengembangkan mengembangkan Islam didik dapat mamadukan dalam
Islam perilaku terhadap lingkungan sosial
dengan tepat
20. 3.6 Menganalisis Menguraikan biografi Biografi tokoh IX/2 Disajikan narasi tentang Abdur Rauf L1
biografi tokoh tokoh penyebar Islam penyebar Islam di Singkel, peserta didik dapat
penyebar Islam di di berbagai wilayah berbagai wilayah menjelaskan peran Abdur Rauf
berbagai wilayah Indonesia Indonesia Singkel dengan tepat
Indonesia Menguraikan biografi Biografi tokoh IX/2 Disajikan narasi tentang Abdur Rauf L2
tokoh penyebar Islam penyebar Islam di Singkel, peserta didik dapat
di berbagai wilayah berbagai wilayah menerapkan sikap produktif Abdur
Indonesia Indonesia Rauf Singkel sebagai pelajar
dengan benar
Menguraikan biografi Biografi tokoh IX/2 Disajikan nama kitab, peserta didik L1
tokoh penyebar Islam penyebar Islam di dapat menjelaskan pokok bahasan
di berbagai wilayah berbagai wilayah dari karya Arsyad al-Banjari dengan
Indonesia Indonesia benar
Menguraikan biografi Biografi tokoh IX/2 Disajikan deskripsi tentang Arsyad L3
tokoh penyebar Islam penyebar Islam di al-Banjari, peserta didik dapat
di berbagai wilayah berbagai wilayah menentukan ibrah dari sikap Arsyad
Indonesia Indonesia al-Banjari se-sampainya di
Indonesia dengan tepat
21. 3.7 Menganalisis Menguraikan biografi Biografi tokoh pendiri IX/2 Disajikan narasi tentang K.H. L3
biografi tokoh tokoh pendiri organisasi Ahmad Dahlan, peserta didik dapat
pendiri organisasi organisasi kemasyarakatan Islam menentukan keterkaitan K.H.
kemasyarakatan kemasyarakatan di Indonesia Ahmad Dahlan dengan organisasi
Islam di Indonesia Islam di Indonesia Muhammadiyah dengan tepat
Menguraikan biografi Biografi tokoh pendiri IX/2 Disajikan narasi tentang K.H. L2
tokoh pendiri organisasi Ahmad Dahlan, peserta didik dapat
organisasi kemasyarakatan Islam menerapkan sikap K.H. Ahmad
kemasyarakatan di Indonesia Dahlan dalam lingkungan madrasah
Islam di Indonesia dengan tepat
Menguraikan biografi Biografi tokoh pendiri IX/2 Disajikan narasi tentang K.H. L3
tokoh pendiri organisasi Hasyim Asy’ari, peserta didik dapat
organisasi kemasyarakatan Islam menentukan peran K.H. Hasyim
kemasyarakatan di Indonesia Asy’ari dalam menyebarkan agama
Islam di Indonesia Islam di ranah pendidikan dengan
tepat
Menguraikan biografi Biografi tokoh pendiri IX/2 Disajikan narasi tentang sikap K.H. L3
tokoh pendiri organisasi Hasyim Asy’ari dalam melawan
organisasi kemasyarakatan Islam penjajah, peserta didik dapat
kemasyarakatan di Indonesia menerapkan pada masa sekarang
Islam di Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan
bernegara dengan tepat
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB TP. 2020/2021

Mata pelajaran : BAHASA ARAB Jenjang : Madrasah Tsanawiyah (MTs)

No Kompetensi Dasar IPK Materi Kelas/ Indikator Soal Level


Semester Kognitif
1 3.1 Memahami fungsi sosial, Mengartikan makna ‫فراعتلا‬ VII/1
Disajikan teks bacaan tentang ‫ف ر اع ت ل‬ L.1
struktur teks dan unsur
kebahasaan (bunyi, kata, ‫ا‬, peserta didik dapat mengartikan
makna dan gramatikal) dari bahasa arab ke bahasa
dari teks sederhana yang indonesia dengan tepat.
berkaitan dengan tema:
‫فراعتلا‬
Menerapkan kata ‫نيأ نم – له‬ Disajikan teks hiwar tentang ‫ف راعتلا‬,
L2
yang melibatkan tindak tanya
tutur memperkenalkan diri peserta didik dapat menerapkan
dan orang lain, penggunaan
menanyakan asal ‫ نيأ نم – له‬dengan tepat.
negara/daerah dengan
menggunakan kata tanya
(‫)نيأ نم – له‬
2 3.3 Memahami fungsi sosial, Mengartikan makna ‫يسردَلا قفارَلا‬0‫ة‬ Disajikan teks hiwar tentang L1
struktur teks dan unsur ‫ةيسردَلا قفارَلا‬, peserta didik dapat
kebahasaan (bunyi, kata
dan makna) dari teks mengartikan gambar dengan tepat
sederhana yang berkaitan
dengan tema: ‫اَل‬
‫ةيسردَلا قفار‬
yang melibatkan tindak
tutur menunjuk fasilitas
umum yang ada di
lingkungan sekolah
dengan memperhatikan
susunan
‫اَل‬ gramatikal
/ ‫اشإ( أدتب‬0‫ )ةر‬+ ‫تعن( ربخال‬
‫اَل‬
)‫ناك فرظ‬
3 3.5 Memahami fungsi sosial, Mengartikan makna ‫ةيسردَلا تاودلأا‬ Disajikan gambar tentang L1
struktur teks dan unsur ‫ ةيسردَلا تاودلأا‬, peserta didik
kebahasaan (bunyi, kata
dan makna) dari teks dapat mengartikan dengan tepat.
naratif sederhana tentang
jenis dan warna yang
berkaitan dengan tema:
‫يسردَلا تاودلأا‬0‫ة‬
yang melibatkan tindak
tutur menunjuk peralatan
sekolah dengan
memperhatikan
susunan gramatikal
‫لصَتلا ريمضال‬
4 3.7 Memahami fungsi sosial, Mengidentifikasi isi ‫ناونعلا‬ VII/2 Disajikan teks qiro’ah tentang L1
struktur teks dan unsur teks ‫ناونعلا‬, Peserta didik dapat
kebahasaan (bunyi, kata,
makna dan gramatikal mengidentifikasi alamat sekolah
dari teks sederhana yang dengan tepat
berkaitan dengan tema:
‫ناونعلا‬
yang melibatkan tindak
tutur memberi dan
meminta informasi terkait
dengan tempat tinggal
(lokasi dan nomor rumah)
dengan menggunakan
kata tanya
( ‫)مك – ام‬
5 3.8 Menganalisis gagasan Menerapkan susunan ‫ماقرأ‬ Disajikan teks hiwar tentang L2
dari teks sederhana gramatikal
yang berkaitan dengan
‫اونعلا‬0 0 0 0 0 0 0 0‫ن‬,
peserta didik dapat
tema: menerapkan susunan gramatikal
‫ناونعلا‬ tentang ‫ ماقرأ‬dengan tepat.

dengan
memperhatikan
bentuk, makna dan
fungsi dari susunan
gramatikal
‫ ماقرلأا‬١ - ١٠٠
6 3.9 Memahami fungsi sosial, Mengartikan makna ‫تيبلا‬ Disajikan gambar ruangan di L1
struktur teks dan unsur rumah, peserta didik dapat
kebahasaan (bunyi, kata, mengartikan dengan tepat.
dan makna) dari teks
sederhana yang
berkaitan dengan tema:
‫تيبلا‬
yang melibatkan tindak
tutur memberi dan
meminta informasi
tentang rumah dengan
memperhatikan susunan
gramatikal
‫اَل‬ ‫اَل‬
‫ مدق ربخال‬+ ‫ؤلا أدتب‬
َ ‫رخ‬
‫اَل‬
7 3.10 Menerapkan kaidah Menerapkan susunan + ‫مدق ربخال‬ Disajikan kalimat tentang L2
tentang bentuk, makna gramatikal ‫اَل‬ ‫ءادتبم‬+ ‫ربخ‬
dan fungsi dari susunan ‫ؤلا أدتب‬
َ ‫رخ‬
gramatikal peserta didik dapat menentukan
kalimat dengan susunan
‫اَل‬ ‫اَل‬
‫ مدق ربخال‬+ ‫ؤلا أدتب‬
َ ‫رخ‬ gramatikal
dalam teks deskriptif
‫ مدقم ربخ‬+ ‫رخؤم ءادتبم‬
sederhana yang dengan tepat
berkaitan dengan tema:
‫تيبلا‬
8 3.11 Memahami fungsi Mengartikan makna ‫ةرسلأا تايموي نم‬ Disajikan gambar tentang L1
sosial, struktur teks dan ‫ةرسلأا تايموي نم‬, peserta didik
unsur kebahasaan
(bunyi, kata, dan dapat mengartikan dengan tepat
makna) dari teks naratif
sederhana yang
berkaitan dengan tema:
‫ةرسلأا تايموي نم‬
yang melibatkan tindak
tutur memberi dan
meminta informasi
tentang kegiatan
sehari-hari keluarga
dengan memperhatikan
susunan gramatikal
‫اَل‬
‫درفملل عراض فيرصت‬
‫اَل‬
9 3.12 Menganalisis gagasan Menerapkan susunan ‫عراض فيرصت‬ Disajikan teks bacaan rumpang L2
dari teks naratif gramatikal tentang
sederhana yang ‫درفملل‬ ‫ةرسلأا تايموي نم‬
berkaitan dengan tema:
peserta didik dapat menerapkan
‫ةرسلأا تايموي نم‬ ‫اَل‬
‫ عراض لعف فيرصت‬dengan tepat.
dengan memperhatikan
bentuk, makna dan
fungsi dari susunan
gramatikal
‫اَل‬
‫درفملل عراض فيرصت‬
10 3.1 Memahami fungsi sosial, Mengartikan makna ‫ةعاسال‬ VIII/1 Disajikan gambar tentang ‫عاسلا‬0‫ة‬, L1
struktur teks dan unsur
kebahasaan (bunyi, kata, peserta didik dapat mengartikan
dan makna) dari teks makna kalimat sesuai gambar
sederhana yang dengan tepat.
berkaitan dengan tema:
‫عاسال‬0‫ة‬
yang melibatkan tindak
tutur memberi dan
meminta informasi terkait
waktu dengan
memperhatikan susunan
gramatikal
‫يبيترتلا ددعلا‬
11 3.2 Menganalisis gagasan Menerapkan susunan ‫يبيترتلا ددعلا‬ Disajikan teks bacaan tentang ‫عاسل‬0‫ة‬ L2
dari teks naratif gramatikal
sederhana yang ‫ا‬, peserta didik dapat menerapkan
berkaitan dengan tema: susunan gramatikal
‫ةعاسال‬ dengan tepat
dengan memperhatikan
bentuk, makna dan
fungsi dari susunan
gramatikal
‫يبيترتلا ددعلا‬

12 3.3 Memahami fungsi sosial, Mengidentifikasi teks ‫انتايموي‬ Disajikan teks bacaan tentang ‫ايمو‬00 ‫انت‬ L2
struktur teks dan unsur
kebahasaan (bunyi, kata ‫ي‬, peserta didik dapat menentukan
dan makna) dari teks kegiatan sehari-hari di
naratif sederhana yang rumah dengan tepat.
berkaitan dengan tema:
Menentukan Disajikan teks bacaan tentang L2
‫انتايموي‬ informasi dari teks ‫انتايموي‬, peserta didik dapat
naratif
yang melibatkan tindak menentukan kegiatan sehari-hari di
tutur berterima kasih dan sekolah dengan tepat.
meminta maaf dengan
memperhatikan susunan Menyimpulkan teks L3
gramatikal naratif
Disajikan teks bacaan tentang ‫ةسرد‬
‫اَّل‬ ‫ايموي‬00 ‫ف انت‬0 ‫َلا ي‬,
‫لمجال‬0‫ةيمس ة‬ peserta didik dapat
menyimpulkan teks dengan tepat.

‫اَّل‬
13 3.4 Menganalisis gagasan Menerapkan susunan ‫يمس ةلمجال‬0‫ة‬ Disajikan 5 kalimat tentang ‫اَّل‬ L3
dari teks naratif gramatikal , ‫ةلمجال‬ ‫يمس‬0‫ة‬
sederhana yang
berkaitan dengan tema: peserta didik dapat
mengidentifikasi jumlah ismiyah
‫انتايموي‬ dalam kalimat dengan tepat
dengan memperhatikan
bentuk, makna dan Disajikan kalimat rumpang tentang L2
fungsi dari susunan ‫انتايموي‬
gramatikal ‫اَّل‬
‫لمجال‬0‫ةيمس ة‬ peserta didik dapat menerapkan
struktur kalimat dengan tepat.

14 3.6 Menganalisis gagasan Menerapkan susunan ‫يلعفلا ةلمجال‬0‫ة‬ Disajikan teks bacaan rumpang, L2
dari teks sederhana yang gramatikal peserta didik dapat menerapkan
berkaitan dengan tema: struktur kalimat dengan tepat.
‫ةياوهال‬
dengan memperhatikan
bentuk, makna dan
fungsi dari susunan
gramatikal
‫لمجال‬0‫ةيلعفلا ة‬
15 3.7 Memahami fungsi sosial, Mengartikan makna ‫ضايرال‬0‫ة‬ VIII/2 Disajikan gambar tentang ‫ةضايرلا‬, L1
struktur teks dan unsur peserta didik dapat mengartikan
kebahasaan (bunyi, kata, makna kalimat dengan tepat.
dan makna) dari teks
sederhana yang Menyimpulkan teks Disajikan teks bacaan tentang L3
berkaitan dengan tema: ‫ايرلا‬0 0 0 0 0 0 0‫ةض‬, peserta didik dapat
‫ةضايرال‬ menentukan pokok pikiran dari
yang melibatkan tindak teks tersebut dengan tepat.
tutur memberi dan
meminta informasi
tentang tujuan sebuah
aktifitas dengan
memperhatikan susunan
gramatikal
‫اَل‬
‫ َ)ل – نل – نأ‬+ ‫(عراض لعفال‬
16 3.8 Menganalisis gagasan Menerapkan susunan + )َ‫(ل – نل – نأ‬ Disajikan 5 kalimat yang L3
dari teks naratif gramatikal ‫اَل‬ berhubungan dengan ‫ايرلا‬0 0 0 0 0 0 0 ‫ةض‬,
sederhana yang ‫عراض لعفال‬
berkaitan dengan tema: peserta didik dapat menganalisis
‫ةضايرال‬ ‫أ‬0 0‫ن‬، ‫ل‬0 0‫ن‬، ‫ ل‬dalam kalimat tersebut
dengan memperhatikan dengan tepat
bentuk, makna dan
fungsi dari susunan Disajikan kalimat rumpang, peserta L2
gramatikal didik dapat menerapkan susunan
‫اَل‬ gramatikal tentang
‫ َ)ل – نل – نأ‬+‫(عراض لعفال‬
‫نأ‬، ‫نل‬، ‫ ل‬dengan tepat.
‫اَل‬ َ
17 3.9 Memahami fungsi sosial, Mengartikan makna ‫ةنه‬ Disajikan gambar tentang ‫ةنهلا‬, L1
struktur teks dan unsur
kebahasaan (bunyi, kata, peserta didik dapat mengartikan
dan makna) dari teks makna kalimat dengan tepat.
naratif sederhana yang
berkaitan dengan tema: Menyimpulkan teks Disajikan teks bacaan tentang L3
‫اَل‬ ‫اَل‬
‫ةنه‬ naratif ‫نه‬0‫ة‬
yang melibatkan tindak peserta didik dapat menyimpulkan
tutur memberi dan teks dengan tepat.
meminta informasi terkait
profesi dengan
memperhatikan susunan
gramatikal ‫اَل‬
‫حيرصال ردص‬
‫اَل‬
18 3.10 Menganalisis gagasan Menganalisis ‫حيرصال ردص‬ Disajikan teks bacaan, peserta L3
dari teks naratif susunan gramatikal didik dapat mengkonstruksi fiil
sederhana yang mudhorik menjadi masdar dengan
berkaitan dengan tema:
‫اَل‬ tepat.
‫ةنه‬
Disajikan teks bacaan, peserta L3
dengan memperhatikan didik dapat menemukan bentuk
bentuk, makna dan masdar dalam teks dengan tepat.
fungsi dari susunan
gramatikal ‫اَل‬
‫حيرصال ردص‬
‫اَل‬
19 3.11 Memahami fungsi Mengartikan makna ‫ى ضر ةدايع‬ Disajikan
‫ اَل‬gambar tentang L1
sosial, struktur teks dan ‫ى ضر ةدايع‬, peserta didik dapat
unsur kebahasaan
(bunyi, kata, dan makna) mengartikan makna kalimat
dari teks sederhana dengan tepat.
yang berkaitan dengan
tema:
‫اَل‬ Menyimpulkan teks Disajikan
‫ اَل‬teks bacaan tentang L3
‫ى ضر ةدايع‬ ‫ى ضر ةدايع‬, peserta didik dapat
yang melibatkan tindak
tutur mendoakan orang menyimpulkan teks dengan tepat.
sakit dengan
memperhatikan susunan
gramatikal
‫اَل‬
‫ا لعفال‬0‫لمجلاو ي ض‬0‫ةيلعفلا ة‬
‫اَل‬
20 3.12 Menganalisis gagasan Menerapkan susunan ‫ي ضا لعفال‬ Di sajikan teks bacaan rumpang, L2
dari teks sederhana gramatikal peserta didik dapat menerapkan fiil
yang berkaitan dengan ‫يلعفلا ةلمجلاو‬0‫ة‬ madhi sesuai dhomir dengan tepat.
tema: ‫اَل‬
‫ى ضر ةدايع‬ Menganalisis Disajikan teks bacaan, peserta L3
susunan gramatikal didik dapat menemukan fiil madhi
dengan memperhatikan dalam teks dengan tepat.
bentuk, makna dan
fungsi dari susunan
gramatikal
‫اَل‬
‫ا لعفال‬0‫لمجلاو ي ض‬0‫ةيلعفلا ة‬
21 3.1 Memahami fungsi sosial, Mengurutkan kalimat ‫نسلا سأر‬0‫ةيرجهلا ة‬ IX/1
Disajikan 3 kalimat acak tentang ‫ي‬0‫ة‬ L2
struktur teks dan unsur
kebahasaan (bunyi, kata, 0‫أر‬0 ‫لا س‬0 ‫نس‬0‫رجهلا ة‬, peserta didik
dan makna) dari teks dapat mengurutkan kalimat
naratif sederhana yang dengan tepat
berkaitan dengan tema: Mengidentifikasiinfor Disajikan teks naratif sederhana L1
masi dari teks naratif
‫ال سأر‬0‫يرجهال ةنس‬0‫ة‬ tentang 0‫أر‬0 0 ‫لا س‬0 0 ‫ رجهلا ةنس‬0 ‫ي‬0‫ة‬, peserta

yang melibatkan tindak didik dapat mengidentifikasi


tutur menyatakan informasi dengan tepat
kejadian di masa lampau Menerapkan susunan ‫لعف فيرصت‬ Disajikan kalimat rumpang tentang L2
dengan memperhatikan gramatikal ‫اَل‬ 0‫أر‬0‫لا س‬0‫نس‬0‫ي رجهلا ة‬0‫ة‬, peserta didik
‫درجم ي ضا‬
susunan gramatikal
‫اَل‬ dapat menerapkan
‫درجلما ي ضا لعفال فيرصت‬ ‫ اَل‬susunan
gramatikal ‫ت‬0 0 ‫ف فيرص‬00 0‫لع‬ ‫ا‬0 0 ‫درجم ي ض‬
dengan tepat

Disajikan teks bacaan rumpang L2


tentang ‫أر‬0 0‫لا س‬0 0‫نس‬0‫ رجهلا ة‬0 ‫ةي‬, peserta
didik dapat menerapkan susunan
‫اَل‬
gramatikal ‫ا لعف فيرصت‬0‫درجم ي ض‬
dengan tepat

22 3.2 Menganalisis gagasan Menyimpulkan isi ‫نسلا سأر‬0‫ةيرجهلا ة‬ Disajikan teks naratif tentang L3
dari teks naratif teks
sederhana yang
0‫ةيرجهلا ةنسلا سأر‬,
peserta didik
berkaitan dengan tema: dapat menyimpulkan isi teks
dengan tepat
‫نسال سأر‬0‫يرجهال ة‬0‫ة‬
dengan memperhatikan
bentuk, makna dan
fungsi dari susunan
gramatikal ‫اَل‬
‫درجلما ي ضا لعفال فيرصت‬
23 3.3 Memahami fungsi sosial, Mengidentifikasiinfor L1
struktur teks dan unsur masi dari teks naratif
‫دلومب لفحال‬ Disajikan teks naratif tentang ‫لفحال‬
kebahasaan (bunyi, kata, ‫لوسرلا‬ ‫لوسرلا دلومب‬, peserta didik dapat
dan makna) dari teks mengidentifikasi informasi sesuai
naratif sederhana yang teks dengan tepat
berkaitan dengan tema:
‫لومب لفحال‬0‫لا د‬0‫ لوسر‬Mengartikan makna Disajikan gambar tentang L1
yang melibatkan tindak ‫لا دلومب لفحال‬0‫لوسر‬
tutur mendeskripsikan peserta didik dapat mengartikan
kejadian dengan makna kalimat dengan tepat
memperhatikan susunan
gramatikal ‫اَل‬ Menyusun kalimat L3
‫ف اهربخو اهمساو ناك‬0‫در‬ Disajikan 4 kalimat acak tentang ‫لو‬
‫ ومب لفحلا‬0 ‫لا دل‬0‫ ر‬0‫س‬, peserta didik dapat
menyusun kalimat dengan tepat
24 3.4 Menerapkan kaidah Menerapkan susunan ‫و اهمسا و ناك‬ Disajikan kalimat rumpang tentang L2
tentang bentuk, makna gramatikal ‫لا دلومب لفحلا‬0‫لوسر‬, peserta didik
‫اَل‬
dan fungsi dari ‫درف اهربخ‬ dapat menerapkan susunan
‫اَل‬
gramatikal ‫اَل‬ gramatikal ‫اك‬0 0 0‫ا و ن‬0 0 0 ‫ ربخ و اهمس‬0 0‫درف اه‬
‫ف اهربخو اهمساو ناك‬0‫در‬ dengan tepat
dalam menyusun teks
naratif sederhana yang Menganalisis Disajikan 4 kalimat tentang L3
berkaitan dengan tema: susunan gramatikal ‫لوسرلا دلومب لفحلا‬, peserta didik
‫لوسرلا دلومب لفحال‬ dapat menganalisis susunan
‫اَل‬
gramatikal ‫درف اهربخ و اهمسا و ناك‬
dengan tepat

25 3.5 Memahami fungsi sosial, Menemukan makna ‫نآرقلا لوزن‬ Disajikan teks dialog tentang L1
struktur teks dan unsur ‫نآرقلا لوزن‬, peserta didik dapat
kebahasaan (bunyi, kata,
dan makna) dari teks menemukan makna kalimat
sederhana yang dengan tepat.
berkaitan dengan tema:
‫وزن‬0‫ديعلاو نآرقال ل‬0‫ نا‬Menerapkan susunan ‫مل‬ + ‫لعفال‬ Disajikan kalimat rumpang tentang L2
gramatikal ‫اَل‬ ‫وزن‬0 0 0 0 ‫آرقلا ل‬0 0 0 0 ‫ن‬,
peserta didik dapat
yang melibatkan tindak ‫عراض‬
tutur melarang menerapkan susunan gramatikal
melakukan suatu dengan tepat
pekerjaan dengan
memperhatikan susunan Mengidentifikasi ‫ناديعال‬ Disajikan teks bacaan tentang L1
gramatikal ‫اَل‬
informasi dari teks ‫رطفال ديع‬, peserta didik dapat
‫ةيهانلا َّل‬/‫ مل‬+ ‫عراض لعفال‬ mengidentifikasi informasi dari teks
‫اَل‬ dengan tepat.
‫ يثلاْلا لعفال نم ديز‬-
)‫(ردصمو عراضمو ضام‬ Mengurutkan kata Disajikan 6 kata acak tentang L2
‫رطفال ديع‬, peserta didik dapat
mengurutkan kata dengan tepat

Mengartikan makna Disajikan gambar tentang L1


‫ا ديع‬0‫ىحضلأ‬, peserta didik dapat
mengartikan makna kalimat
dengan tepat

26 3.6 Menganalisis gagasan Menyusun kalimat ‫ضلأا ديع‬0‫ىح‬ Disajikan 4 kalimat acak tentang ‫ىح‬ L3
dari teks naratif
sederhana yang ‫ لأا ديع‬0 0 0 0 0 0 ‫ض‬, peserta didik dapat
berkaitan dengan tema: menyusun kalimat dengan tepat
‫وزن‬0‫ناديعلاو نآرقلا ل‬
Menganalisis ‫ ةيهانلا َّل‬+ ‫لعفال‬ Disajikan 4 kalimat tentang L3
dengan memperhatikan susunan gramatikal ‫اَل‬ ‫وزن‬0‫نآرقلا ل‬, peserta didik dapat
bentuk, makna dan ‫عر ا ض‬
fungsi dari susunan menganalisis susunan gramatikal
gramatikal dengan tepat
َّ ‫اَل‬
-‫ةيهانلا ل‬/‫مل‬ + ‫عراض لعفال‬
‫اَل‬ Menyusun kalimat ‫نآرقلا لوزن‬ Disajikan 4 kalimat acak tentang ‫ن آر‬ L3
‫ضام( يثلاْلا لعفال نم ديز‬
‫وزن‬0 0 0 0 0 0 0‫قلا ل‬, peserta didik dapat
)‫ردصمو عراضمو‬
menyusun kalimat dengan tepat
27 3.7 Memahami fungsi sosial, Mengartikan makna ‫عيبطال لامج‬0‫ة‬ IX/2 Disajikan gambar tentang L1
struktur teks dan unsur 0‫عيبطال لامج‬0‫ة‬, peserta didik dapat
kebahasaan (bunyi, kata,
dan makna) dari teks mengartikan makna kalimat
sederhana yang dengan tepat
berkaitan dengan tema: Menerapkan susunan ‫هفيرصتو رملأا لعف‬ Disajikan teks bacaan rumpang L2
‫ةعيبطال لامج‬ gramatikal tentang 0‫عيبطال لامج‬0‫ة‬, peserta didik

yang melibatkan tindak dapat menerapkan


tutur memberi instruksi ‫تو رملأا لعف‬0 0 0 0 0 0 0 0 ‫هفيرص‬ sesuai dhomir
dengan memperhatikan dengan tepat.
susunan gramatikal
‫هفيرصتو رملأا لعف‬
28 3.8 Menganalisis gagasan Menganalisis teks ‫عيبطال لامج‬0‫ة‬ Disajikan teks bacaan tentang L3
dari teks sederhana yang ‫عيبطال لامج‬0‫ة‬, peserta didik dapat
berkaitan dengan tema:
merumuskan pokok pikiran dengan
‫ةعيبطال لامج‬ tepat
dengan memperhatikan
bentuk, makna dan Menganalisis ‫هفيرصتو رملأا لعف‬ Disajikan 4 kalimat tentang L3
fungsi dari susunan susunan gramatikal 0‫عيبطال لامج‬0‫ة‬, peserta didik dapat
gramatikal
‫هفيرصتو رملأا لعف‬ menganalisis ‫هفيرصتو رملأا لعف‬
dengan tepat

29 3.9 Memahami fungsi sosial, Mengartikan makna ‫مالعلا قالخ‬ Disajikan gambar tentang L1
struktur teks dan unsur ‫مالعلا قالخ‬, peserta didik dapat
kebahasaan (bunyi, kata,
dan makna) dari teks mengartikan makna kalimat
naratif sederhana yang dengan tepat
berkaitan dengan tema:
‫مالعلا قالخ‬ Menerapkan susunan ‫لوصوَلا مسا‬ Disajikan kalimat rumpang tentang L2
yang melibatkan tindak gramatikal
tutur mendeskripsikan
‫مالعلا قالخ‬, peserta didik dapat
alam ciptaan Allah menerapkan ‫ا‬0 0 0 ‫ وَلا مس‬0 0 ‫ لوص‬dengan
dengan memperhatikan tepat
susunan gramatikal
‫ يذلا( لوصوَلا‬، ‫ يتال‬، ‫نيذال‬
)‫ يتلاال‬،
30 3.10 Menganalisis gagasan Menyimpulkan teks ‫مالعلا قالخ‬ Disajikan teks bacaan tentang ‫قالخ‬ L3
dari teks naratif
sederhana yang ‫مالعلا‬,peserta didik dapat
berkaitan dengan tema: menyimpulkan isi teks dengan
‫مالعلا قالخ‬ tepat
dengan memperhatikan
bentuk, makna dan Menganalisis ‫لوصوَلا مسا‬ Disajikan 4 kalimat tentang L3
fungsi dari susunan susunan gramatikal
gramatikal
‫مالعلا قالخ‬, peserta didik dapat
، ‫ يذلا( لوصوَلا‬، ‫يتال‬ menganalisis ‫لوصوَلا مسا‬ dengan
tepat
)‫ نيذال‬، ‫يتلاال‬
31 3.11 Memahami fungsi Mengartikan makna ‫ةئيبلا ىلع ظافحال‬ Disajikan gambar tentang L1
sosial, struktur teks dan ‫ئيبلا ىلع ظافحلا‬0‫ة‬, peserta didik
unsur kebahasaan
(bunyi, kata, dan dapat mengartikan makna kalimat
makna) dari teks dengan tepat
sederhana yang
berkaitan dengan tema: Menerapkan susunan ‫ليضفتلا مسا‬ Disajikan kalimat rumpang tentang L2
‫ةئيبلا ىلع ظافحال‬ gramatikal ‫ةئيبلا ىلع ظافحلا‬, peserta didik
yang melibatkan tindak dapat menerapkan
tutur pernyataan ‫ليضفتلا مسا‬+ ‫نم‬
perbandingan dengan dengan tepat.
memperhatikan
susunan gramatikal Disajikan kalimat rumpang tentang L2
‫ لعفأ( ليضفتلا مسا‬+ ‫نم‬ ‫افحلا‬0 ‫ع ظ‬00 ‫ةئيبلا ىل‬, peserta didik dapat
)‫ عمج‬/ menerapkan
‫ليضفتلا مسا‬0+ ‫ عمج‬dengan tepat

32 3.12 Menganalisis gagasan Menyimpulkan teks ‫ةئيبلا ىلع ظافحال‬ Disajikan teks bacaan tentang L3
dari teks sederhana ‫ىلع ظافحلا‬ ‫ةئيبلا‬, peserta didik
yang berkaitan dengan
tema: dapat menyimpulkan teks dengan
tepat
‫ةئيبلا ىلع ظافحال‬
dengan memperhatikan
bentuk, makna dan
fungsi dari susunan
gramatikal
‫نم ‪ +‬لعفأ( ليضفتلا مسا ‪/‬‬
‫عمج)‬
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BAHASA ARAB
TAHUN PELAJARAN 2020/2021

JENJANG:
MADRASAH ALIYAH (MA)

1
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB TP. 2020/2021

Mata Pelajaran : Al-Qur'an-Hadis Jenjang : Madrasah Aliyah (MA)


Peminatan : MIPA/IPS/Bahasa/Keagamaan

Kelas/
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal Level
Smt.
1. 3.1 Menganalisis pengertian Al- Menentukan Al-Quran dan wahyu 10/ 1 Disajikan pengertian Al-Quran menurut L1
Quran dan wahyu menurut pengertian Al- salah seorang ulama dalam bahasa
para ulama’ Quran menurut Arab, peserta didik dapat menunjukan
para ulama terjemah pengertian tersebut dengan
tepat
2. 3.2 Menganalisis sejarah Menjelaskan proses Penurunan dan X/ 1 Disajikan sebuah deskripsi tentang L1
penurunan dan penulisan Al- turunnya Al-Quran Penulisan Al-Quran turunnya Al-Quran, peserta didik dapat
Quran menyebutkan ayat yang pertama dan
terakhir diturunkan dengan tepat dari
diskripsi yang ada.
3. 3.3 Menganalisis bukti-bukti Menunjukan Keautentikan Al- X/ 1 Disajikan sebuah narasi tentang L1
keautentikan Al-Quran keautentikan Al- Quran kebenaran Al-Quran, peserta didik dapat
Quran menunjukan ayat yang sesuai dengan
narasi tersebut dengan tepat
4 3.4 Menganalisis kemukjizatan Membandingkan Kemukjizatan Al- X/ 1 Disajikan sebuah deskripsi tentang L3
Al-Quran antara Quran beberapa mukjizat nabi Musa As.
kemukjizatan Al- peserta didik dapat membandingkan sifat
Quran dan mukjizat kemukjizatan Al-Quran sebagai mukjizat
selainnya nabi Muhammad Saw. dengan
kemukjizatan selain Al-Quran dengan
tepat
5 3.5 Menganalisis pokok-pokok Menguraikan pokok Pokok-Pokok Isi Al- X/ 1 Disajikan sebuah ayat, peserta dapat L3
isi Al-Quran isi kandungan Al- Quran menguraikan kandungan ayat tersebut
Quran dengan tepat
2
6 Menunjukkan pokok X/ 1 Disajikan narasi tentang keesaan Allah L2
isi kandungan Al- Swt. peserta didik dapat menunjukkan
Quran ayat sesuai dengan narasi tersebut
dengan tepat
7 3.7 Membandingkan pengertian Menunjukan Hadis, Sunah, X/ 2 Disajikan pengertian hadis secara L1
hadis, sunah, khabar dan macam-macam Khabar dan Atsar istilah, peserta didik dapat menunjukan
atsar (macam-macam hadis berdasarkan macam-macam hadis sesuai pengertian
sunnah) pengertian hadis tersebut dengan tepat
secara istilah
8 3.8 Menganalisis sejarah Menjelaskan Sejarah X/ 2 Disajikan sebuah hadis tentang larangan L1
perkembangan hadis sejarah Perkembangan Hadis menuliskan hadis pada masa Rasulullah
perkembangan Saw., peserta didik dapat menjelaskan
hadis Nabi alasan larangan Rasululllah Saw.
menuliskan hadis tersebut dengan tepat
9 3.9 Menganalisis unsur-unsur Menganalisis Unsur-Unsur Hadis X/ 2 Disajikan sebuah hadis yang lengkap L3
hadis sebuah hadis yang unsur-unsurnya (ada sanadnya,
lengkap unsur- matannya, dan rawinya), peserta didik
unsurnya dapat menunjukan salah satu dari unsur
hadis tersebut dengan benar
10 3.10 Menganalisis fungsi hadis Mengaitkan hadis Fungsi Hadis X/ 2 Disajikan sebuah ayat Al-Quran dan L3
terhadap Al-Qur`an terhadap Al-Quran terhadap Al-Quran sebuah hadis, peserta didik dapat
secara fungsional mengaitkan fungsi hadis terhadap ayat
Al-Quran dengan benar
11 3.11 Menganalisis pembagian Menjelaskan Macam-macam hadis X/ 2 Disajikan sebuah pengertian hadis L1
hadis dari segi kuantitas dan macam-macam dari segi kuantitas mutawatir, peserta didik dapat
pembagian hadis dari segi hadis dari segi dan pembagian hadis menjelaskan kriteria hadis mutawatir
kualitasnya kuantitas rawi dari segi kualitasnya sesuai pengertian tersebut dengan tepat
12 Menunjukan X/ 2 Disajikan sebuah deskripsi yang memuat L2
pengertian hadis syarat-syarat keshahihan sebuah hadis,
shahih peserta didik dapat menunjukkan
pengertian hadis shahih sesuai dengan
deskripsi tersebut dengan benar

3
13. 3.1 Menganalisis QS. al- Memahami QS. al-Mukminun XI/ 1 Disajikan QS. al-Mukminun (23): 12-14 L1
Mukminun (23): 12-14 kandungan ayat (23): 12-14 tentang tentang fase penciptaan manusia,
tentang fase penciptaan fase penciptaan peserta didik menentukan maksud salah
manusia, QS. an-Nahl (16): manusia satu ayat tersebut, secara tepat
78 tentang kesempurnaan
14. Menerapkan QS. al-Baqarah (2): XI/ 1 Disajikan beberapa perilaku manusia L2
penciptaan manusia disertai
kandungan ayat 30-32 tentang terkait QS. al-Baqarah (2): 30-32 tentang
organ-organ, QS. al-
manusia sebagai manusia sebagai khalifah di bumi,
Baqarah (2): 30-32 tentang
khalifah di bumi peserta didik menentukan perilaku-
manusia sebagai khalifah di
perilaku yang merupakan cerminan
bumi, QS. al-Dzariyat (51):
penerapan ayat tersebut, secara tepat
tentang tujuan penciptaan
manusia dan jin. dan hadis
riwayat Muslim tentang
penciptaan manusia, dan
hadis riwayat Bukhari
tentang hak Allah dari
manusia:
15. 3.2 Menganalisis QS. al-Isra’ Memahami QS. al-Isra’ (17): 23– XI/ 1 Disajikan salah satu ayat dari QS. al- L1
(17): 23–24 dan QS. kandungan ayat 24 tentang sikap Isra’ (17): 23–24 tentang sikap kepada
Luqman (31): 13–17 tentang kepada kedua orang kedua orang tua, peserta didik
sikap kepada kedua orang tua menentukan maksud ayat tersebut,
tua dan hadis riwayat secara tepat
Muslim dari Abu Hurairah
16. Menerapkan HR. Muslim dari Abu XI/ 1 Ditampilkan HR. Muslim dari Abu L2
tentang berbakti kepada
kandungan hadis Hurairah tentang Hurairah tentang berbakti kepada kedua
kedua orang tua, dan hadis
berbakti kepada orang tua, peserta didik menentukan
riwayat Bukhari Muslim dari
kedua orang tua sikap yang mencerminkan penerapan
Abdullah bin Amr tentang
hadis ini, secara tepat
keutamaan merawat kedua
orang tua
17. 3.3 Menganalisis QS. al-Isra’ Memahami QS. an-Nur (24): 2 XI/ 1 Disajikan QS. an-Nur (24): 2 tentang L1
(17): 32 tentang larangan kandungan ayat tentang hukuman hukuman bagi pezina, peserta didik
mendekati perbuatan zina, bagi pezina menentukan maksud ayat secara tepat
QS. an-Nur (24): 2 tentang
18. Menilai sikap/ HR. Bukhari dari Abu XI/ 1 Disajikan sebuah ilustrasi berupa narasi/ L3
hukuman bagi pezina dan
perilaku yang Hurairah tentang berita /gambar tentang perbuatan keji,
hadis riwayat Bukhari dari
sesuai dengan iman yang kuat dan hadis HR. Bukhari dari Abu Hurairah
Abu Hurairah tentang iman
4
yang kuat mencegah kandungan hadis mencegah perbuatan tentang iman yang kuat mencegah
perbuatan keji keji perbuatan keji, peserta didik menentukan
pernyataan yang paling sesuai
kandungan hadis tersebut secara tepat
19. 3.4 Menganalisis QS. al-Kafirun Menerapkan QS. al-Hujurat (49): XI/ 1 Disajikan QS. al-Hujurat (49): 13, peserta L2
(109): 1–6, QS. Yunus (10): kandungan ayat 10–13 tentang didik menentukan perilaku yang
40–41, QS. QS. al-Kahfi toleransi merupakan cerminan kandungan ayat
(18): 29, QS. al-Hujurat (49): tersebut, secara tepat
10–13 tentang toleransi dan
20. Menilai kandungan HR. Ahmad dari Ibnu XI/ 1 Ditampilkan HR. Ahmad dari Ibnu Abbas L3
hadis riwayat Ahmad dari
hadis Abbas tentang akhlak tentang akhlak kepada orang yang lebih
Ibnu Abbas akhlak kepada
kepada orang yang tua dan yang lebih muda, peserta didik
orang yang lebih tua dan
lebih tua dan yang menentukan pernyataan yang paling
yang lebih muda
lebih muda sesuai dengan hadis tersebut secara
tepat
21. 3.5 Menganalisis QS. at-Taubah Menerapkan QS. at-Taubah (9): Disajikan QS. at-Taubah (9): 122 tentang L2
(9): 122 tentang kewajiban kandungan ayat 122 tentang kewajiban menuntut ilmu, peserta didik
menuntut ilmu, QS. Ali Imran kewajiban menuntut menentukan perilaku yang
(3): 190-191 tentang ciri-ciri ilmu mencerminkan penerapan kandungan
orang yang berilmu, hadis ayat, secara tepat
riwayat Ibnu Majah dari
Anas bin Malik tentang
kewajiban menuntut ilmu,
dan hadis riwayat Bukhari
dari Abdullah bin Amr
tentang kewajiban
menyampaikan ilmu
22. 3.6 Menganalisis QS. at-Tahrim Menganalisis QS. at-Tahrim (66): 6 XI/ 2 Disajikan sebuah ilustrasi berupa narasi/ L3
(66): 6 tentang kandungan ayat tentang berita/ gambar tentang tanggung jawab,
tanggungjawab dalam tanggungjawab dan QS. at-Tahrim (66): 6 tentang
keluarga, QS. Taha (20): dalam keluarga tanggungjawab dalam keluarga, peserta
132 tentang perintah didik menentukan keterkaitan ilustrasi
menegakkan shalat, QS. al- dengan ayat secara tepat
An‘am (6): 70 tentang
23. Menerapkan HR. Abu Dawud dari XI/ 2 Ditampilkan HR. Abu Dawud dari Rabi’ L2
menjaga diri dari orang-
kandungan hadis Rabi’ bin Sabrah bin Sabrah tentang memerintahkan anak
orang yang terbuai dunia,
5
QS. an-Nisa’ (4):36 tentang tentang perintah untuk menegakkan shalat, siswa
perintah mentauhidkan Allah memerintahkan anak menentukan perilaku yang
dan berbuat baik, QS. Hud untuk menegakkan mencerminkan penerapan kandungan
(11): 117–119 tentang Allah shalat hadis, secara tepat
tidak membinasakan secara
semena-mena kepada suatu
kaum yang berbuat
kebaikan, hadis riwayat
Bukhari dari Abdullah bin
Umar r.a. tentang
tanggungjawab, dan hadis
riwayat Abu Dawud dari
Rabi’ bin Sabrah tentang
perintah memerintahkan
anak untuk menegakkan
shalat, dan hadis riwayat
Bukhari dan Muslim dari Abu
Hurairah tentang hak
seorang muslim atas muslim
yang lain:
24. 3.7 Menganalisis QS. al- Menganalis QS. an-Nahl (16): 97 XI/ 2 Disajikan sebuah ilustrasi berupa narasi/ L3
Baqarah (2) :148 berbuat kandungan ayat tentang balasan amal gambar/ pernyataan, dan QS. an-Nahl
kebajikan, QS. Fathir (35): shalih (16): 97 tentang balasan amal shalih,
32 beberapa penyikapan peserta didik menentukan keterkaitan
terhadap Al-Qur'an, QS. an- ilustrasi dengan ayat, secara tepat
Nahl (16): 97 tentang
25. Menerapkan HR. Bukhari dari Abu XI/ 2 Ditampilkan HR. Bukhari dari Abu L2
balasan amal shalih, dan
kandungan hadis Hurairah tentang Hurairah tentang anjuran beramal
hadis riwayat Bukhari dari
Abu Hurairah tentang anjuran beramal sesegera mungkin, peserta didik
anjuran beramal sesegera sesegera mungkin menentukan perilaku yang
mungkin mencerminkan penerapan hadis ini,
secara tepat
26. 3.8 Menganalisis QS. al- Memahami QS. al-Jumu‘ah (62): XI/ 2 Disajikan QS. al-Jumu‘ah (62): 10 L1
Jumu‘ah (62): 9–11 tentang kandungan ayat 9–11 tentang tentang beribadah dan berusaha, peserta
beribadah dan berusaha, beribadah dan didik menentukan maksud ayat, secara
QS. al-Qashash (28): 77 berusaha tepat

6
27. tentang kehidupan dunia Menerapkan QS. al-Qashash (28): XI/ 2 Disajikan narasi tentang keseimbangan L2
dan akhirat, hadis riwayat kandungan ayat 77 tentang kehidupan dunia dan akhirat, peserta didik
Ibnu Majah dari Miqdam bin dunia dan akhirat menentukan ayat yang sesuai dengan
Ma’dikarib tentang narasi tersebut, secara tepat
kemandirian, dan hadis
riwayat Ibnu Majah dari
Hisyam bin Urwah tentang
keutamaan bekerja
28. 3.9 Menganalisis QS. al- Memahami QS. al-Baqarah XI/ 2 Disajikan QS. al-Baqarah (2):168–169 L1
Baqarah (2):168–169, QS. kandungan ayat (2):168–169 tentang tentang mengonsumsi makanan yang
al-Baqarah (2): 172–173 mengonsumsi baik dan halal, peserta didik menentukan
tentang mengonsumsi makanan yang baik maksud salah satu frase yang
makanan yang baik dan dan halal ditentukan, secara tepat
halal, hadis riwayat Abu
29. Menerapkan QS. al-Baqarah (2): XI/ 2 Ditampilkan QS. al-Baqarah (2): 172–173 L2
Dawud dari Ma’dikarib r.a.
kandungan ayat 172–173 tentang tentang mengonsumsi makanan yang
tentang beberapa makanan
konsumsi makanan baik, peserta didik menentukan perilaku
yang diharamkan, dan hadis
yang merupakan cerminan penerapan
riwayat Tirmidzi dari Abu
ayat ini, secara tepat
Hurairah tentang sebab
turun ayat perintah makanan
yang halal
30. 3.10 Menganalisis QS. az- Menilai sikap/ HR. Abu Dawud dari XI/ 2 Disajikan HR. Abu Dawud dari Abu L3
Zukhruf (43): 9–13 tentang perilaku yang Abu Hurairah dan Hurairah atau HR. Muslim dari Abu
nikmat Allah SWT. dan sesuai dengan hadis riwayat Muslim Hurairah tentang bersukur atas nikmat
syukur, QS. al-‘Ankabut maksud ayat dari Abu Hurairah Allah Swt., peserta didik menentukan
(29):17 tentang beribadah tentang melihat pernyataan yang paling sesuai dengan
dan bersyukur, hadis riwayat orang yang lebih maksud hadis, secara tepat
Ahmad dari Asy’ab bin Qaisy tidak beruntung agar
tentang syukur kepada Allah merasakan anugerah
Swt.. dan hadis riwayat Abu Allah Swt.
Dawud dari Abu Hurairah
dan hadis riwayat Muslim
dari Abu Hurairah tentang
melihat orang yang lebih
tidak beruntung agar
merasakan anugerah Allah
7
SWT.
31. 3.1 Menganalisis QS. al-Furqan Memahami maksud QS. al-Isra’ (17): XII/ 1 Disajikan QS. QS. al-Isra’ (17): 26 atau L1
(25): 67 tentang maksud ayat 26–27, 29–30 27 tentang kesederhanaan dalam hidup,
kesederhanaan, QS. al-Isra’ tentang peserta didik menentukan maksud ayat
(17): 26–27, 29–30 tentang kesederhanaan tersebut dengan tepat
kesederhanaan dalam dalam hidup
hidup, QS. al-Qashash (28):
79–82, QS. al-Baqarah (2):
32. Memahmi maksud QS. al-Baqarah (2): XII/ 1 Disajikan QS. al-Baqarah (2): 177 L1
177 tentang beberapa
maksud ayat 177 tentang tentang beberapa macam kebajikan,
macam kebajikan, QS. al-
beberapa macam peserta didik menentukan pernyataan
Ma‘un (107): 1–7 tentang
kebajikan yang sesuai dengan kandungan ayat
bermegah-megahan di dunia
tersebut secara tepat
dan hadis riwayat Ibnu
33 Majah dan Ahmad dari Menerapkan QS. al-Ma‘un (107): XII/ 1 Disajikan beberapa perilaku manusia dan L2
Abdullah bin Amru tentang kandungan ayat 1–7 tentang QS. al-Ma‘un (107): 1–7 tentang
larangan berlebih-lebihan, bermegah-megahan bermegah-megahan di dunia, peserta
dan hadis riwayat Bukhari di dunia didik menentukan perilaku yang sesuai
dari Hakim bin Hizam tentang dengan kandungan ayat dengan tepat
keutamaan memberi
34. Menganalisis hadis HR. Bukhari dari XII/ 1 Disajikan ilustrasi berupa sebuah narasi/
daripada menerima,
Hakim bin Hizam gambar/ berita dan sebuah hadis tentang
dan Tirmidzi, Ibnu Majah dan
tentang keutamaan keutamaan memberi, peserta didik
Muslim tentang proporsi
memberi daripada menentukan keterkaitan ilustrasi dengan
dalam tubuh seorang muslim
menerima kandungan hadis secara tepat

35. 3.2 Menganalisis QS. al- Memahami QS. al-Baqarah [2]: XII/ 1 Disajikan QS. al-Baqarah [2]: 155 L1
Baqarah [2]: 155–157 kandungan ayat 155–157 macam- macam-macam ujian dari Allah Swt,
macam-macam ujian dari macam ujian dari peserta didik menentukan jenis ujian
Allah Swt., QS. Ali Imran [3]: Allah Swt. dalam ayat dengan tepat
186 tentang keniscayaan
ujian dari Allah Swt., hadis
36. Menerapkan QS. Ali Imran [3]: XII/ 1 Disajikan beberapa perilkau manusia L2
riwayat Muslim dari Suhaib
kandungan ayat 186 tentang terkait musibah dan QS. Ali Imran [3]:
tentang sikap orang mukmin
keniscayaan ujian 186 tentang keniscayaan ujian dari Allah
dalam keadaan apapun:
dari Allah Swt. Swt, peserta didik menentukan perilaku
yang mencerminan kandungan ayat,

8
dan hadis riwayat Tirmidzi secara tepat
dari Mus’ab bin Sa’ad tentang
37. Menganalisis HR. Muslim dari XII/ 1 Disajikan HR. Muslim dari Suhaib L3
cobaan bagi manusia:
kandungan hadis Suhaib tentang tentang sikap orang mukmin dalam
sikap orang mukmin keadaan apapun dan narasi tentang
dalam keadaan suatu musibah, siswa menentukan
apapun. keterkaitan hadis dengan narasi, dengan
tepat
38. 3.3 Menganalisis QS. ar-Rum Memahami QS. ar-Rum [30]: XII/ 1 Disajikan QS. ar-Rum [30]: 41 kerusakan L1
[30]: 41–42 kerusakan alam kandungan ayat 41–42 kerusakan alam di bumi, peserta didik menentukan
di bumi, QS. al-A‘raf [7]: 56– alam di bumi maksud ayat tersebut secara tepat
58 tentang larangan berbuat
39. Menerapkan QS. al-A‘raf [7]: 56– XII/ 1 Disajikan QS. al-A‘raf [7]: 56 tentang L2
kerusakan di bumi, QS.
kandungan ayat 58 tentang larangan larangan berbuat kerusakan di bumi,
Shad [38]: 27 tentang
berbuat kerusakan peserta didik menentukan perilaku yang
penciptaan alam dengan
di bumi merupakan penerapan kandungan ayat,
benar, QS. al-Furqan [25]:
secara tepat
45–50 tentang ciptaan Allah
40. untuk manusia, QS. al- Menganalisis QS. al-Furqan [25]: XII/ 1 Disajikan ilustrasi berupa sebuah L3
Baqarah [2]: 204–206 kandungan ayat 45–50 tentang gambar/ narasi/ grafik/ potongan berita
tentang perilaku orang penciptaan alam tentang fenomena alam dan QS. al-
munafik terhadap kelestarian Furqan [25]: 47, peserta didik
alam, hadis riwayat Bukhari menentukan keterkaitan ilustrasi dengan
Muslim dari Anas bin Malik kandungan ayat, secara tepat
tentang menanam tanaman
41. Menilai kandungan HR. Bukhari Muslim XII/ 1 Disajikan HR. Bukhari Muslim dari Anas L3
hadis dari Anas bin Malik bin Malik tentang menanam tanaman,
tentang menanam peserta didik menentukan pernyataan
tanaman yang sesuai dengan kandungan hadis,
secara tepat
42. 3.4 Menganalisis QS. al-‘Alaq Memahami QS. Yunus [10]: 101 XII/ 1 Disajikan QS. Yunus [10]: 101 tentang L1
[96]: 1–5 tentang perintah kandungan ayat tentang perintah perintah memperhatikan gejala alam,
membaca, QS. Yunus [10]: memperhatikan peserta didik menentukan maksud pokok
101 tentang perintah gejala alam ayat, secara tepat
memperhatikan gejala alam,
43. Menerapkan QS. al-Baqarah [2]: XII/ 1 Disajikan beberapa perilaku manusia L2
QS. al-Baqarah [2]: 164
kandungan ayat 164 tentang terkait ilmu pengetahuan dan QS. al-
tentang fenomena alam
fenomena alam Baqarah [2]: 164 tentang fenomena alam

9
sebagai sumber ilmu sebagai sumber ilmu sebagai sumber ilmu pengetahuan,
pengetahuan, QS. al-Hujurat pengetahuan peserta didik menentukan perilaku-
[49]: 6 tentang sikap selektif perilaku yang merupakan cerminan
terhadap setiap informasi, penerapan kandungan ayat, secara tepat
hadis riwayat Abu Dawud
44. Menilai pernyataan QS. al-Hujurat [49]: XII/ 1 Disajikan QS. al-Hujurat [49]: 6 tentang L3
dari Abu Darda’ tentang
yang sesuai dengan 6 tentang sikap sikap selektif terhadap setiap informasi,
keutamaan mencari ilmu
kandungan ayat selektif terhadap peserta didik menentukan pernyataan
setiap informasi yang sesuai dengan kandungan ayat,
secara tepat
45. 3.5 Menganalisis QS. an-Nahl Memahami QS. an-Nahl (16): XII/ 2 Disajikan QS. an-Nahl (16): 125 tentang L1
(16): 125 tentang kewajiban kandungan ayat 125 tentang kewajiban berdawah, peserta didik
berdawah, QS. asy-Syu‘ara‘ kewajiban menentukan metode dakwah, secara
(26): 214–216, tentang fase berdakwah tepat
dakwah secara sembunyi-
46. Memahami HR. Muslim dari Abu XII/ 2 Disajikan HR. Muslim dari Abu Hurairah L1
sembunyi, QS. al-Hijr (15):
kandungan hadis Hurairah tentang tentang balasan bagi motivator kebaikan,
94–96 tentang dakwah
balasan bagi peserta didik menentukan arti sebagian
secara terang-terangan, HR.
motivator kebaikan hadis tersebut, secara tepat
Muslim dari Abu Hurairah
47. tentang balasan bagi Menerapkan HR. Muslim dari Abu XII/ 2 Disajikan beberapa perilaku manusia dan L2
motivator kebaikan kandungan hadis Hurairah tentang HR. Muslim dari Abu Hurairah tentang
balasan bagi balasan bagi motivator kebaikan, peserta
motivator kebaikan didik menentukan perilaku yang
merupakan cerminan penerapan
kandungan hadis, secara tepat
48. Menganalisis QS. asy-Syu‘ara‘ XII/ 2 Disajikan QS. asy-Syu‘ara‘ (26): 214– L3
kandungan ayat (26): 214–216, 216, tentang fase dakwah secara
tentang fase dakwah sembunyi-sembunyi, QS. al-Hijr (15): 94–
secara sembunyi- 96 tentang dakwah secara terang-
sembunyi, QS. al- terangan, peserta didik menentukan
Hijr (15): 94–96 perbedaan strategi dakwah dalam ayat-
tentang dakwah ayat tersebut, secara tepat
secara terang-
terangan
49. 3.6 Menganalisis QS. Ali Imran Memahami QS. Ali Imran (3): XII/ 2 Disajikan QS. Ali Imran (3): 104 tentang L1
(3): 104 tentang kewajiban kandungan ayat 104 tentang kewajiban amar makruf nahi munkar,
10
amar makruf nahi munkar, kewajiban amar peserta didik menentukan maksud ayat
QS. Ali Imran (3): 110 makruf nahi munkar secara tepat
tentang umat terbaik, QS. al-
50. Menerapkan QS. al-Maidah (5): XII/ 2 Disajikan QS. al-Maidah (5): 78-79 L2
Maidah (5): 78-80 tentang
kandungan ayat 78-80 tentang tentang ancaman bagi yang tidak amar
ancaman bagi yang tidak
ancaman bagi yang makruf nahi munkar, peserta didik
amar makruf nahi munkar,
tidak amar makruf menentukan perilaku agar terhindar dari
hadis riwayat Muslim dari
nahi munkar ancaman tersebut, secara tepat
Abu Said tentang perintah
51. mengubah kemunkaran Menganalisis QS. Ali Imran (3): XII/ 2 Disajikan QS. Ali Imran (3): 110 tentang
sesuai kemampuan: kandungan ayat 110 tentang umat umat terbaik, peserta didik menentukan
terbaik kriteria umat terbaik sesuai kandungan
ayat, secara tepat
52. Menilai sikap terkait HR. Muslim dari Abu XII/ 2 Disajikan HR. Muslim dari Abu Said L3
kandungan hadis Said tentang tentang perintah mengubah kemunkaran
perintah mengubah sesuai kemampuan, peserta didik
kemunkaran sesuai menentukan pernyataan yang paling
kemampuan sesuai dengan hadis tersebut, secara
tepat
53. 3.7 Menganalisis QS. Ali Imran Memahami QS. asy-Syura (42): XII/ 2 Disajikan QS. asy-Syura (42): 38 tentang L1
(3): 159 tentang isyarat kandungan ayat 38 tentang musyawarah, peserta didik menentukan
berdemokrasi, QS. asy- musyawarah maksud ayat tersebut secara tepat
Syura (42): 38 tentang
54. Menerapkan QS. Ali Imran (3): XII/ 2 Disajikan QS. Ali Imran (3): 159 tentang L2
musyawarah, hadis riwayat
kandungan ayat 159 tentang isyarat prinsip berberdemokrasi, peserta didik
Muslim dari Malik al-Asyja‘i
berdemokrasi menentukan perilaku yang merupakan
tentang kepemimpinan, dan
cerminan dari ayat tersebut, secara tepat
hadis riwayat Bukhari
55. tentang amanah Menerapkan HR. Muslim dari XII/ 2 Disajikan HR. Muslim dari Malik al-Asyja‘i L2
kandungan hadis Malik al-Asyja‘i tentang kepemimpinan, peserta didik
tentang menentukan pernyataan yang
kepemimpinan merupakan cerminan kandungan hadis
tersebut, secara tepat
56. Menganalisis HR. Bukhari tentang XII/ 2 Disajikan sebuah ilustrasi berupa narasi/ L3
kandungan hadis amanah berita dan HR. Bukhari tentang
amanah, siswa menentukan keterkaitan
ilustrasi dengan maksud hadis tersebut,

11
secara tepat
57. 3.8 Menganalisis QS. al-Maidah Memahami QS. al-Maidah (5): XII/ 2 Disajikan QS. al-Maidah (5): 8–10 L1
(5): 8–10 tentang kandungan ayat 8–10 tentang tentang menegakkan keadilan, peserta
menegakkan keadilan, QS. menegakkan didik menentukan maksud sebagian dari
at-Taubah (9): 119 tentang keadilan ayat tersebut, secara tepat
bergaul dengan orang yang
58. Menerapkan QS. at-Taubah (9): XII/ 2 Disajikan QS. at-Taubah (9): 119 tentang L2
jujur, QS. an-Nahl (16): 90–
kandungan ayat 119 tentang bergaul bergaul dengan orang yang jujur, peserta
92 tentang perintah berlaku
dengan orang yang didik menentukan perilaku yang
adil dan jujur, QS. an-Nisa’
jujur merupakan cerminan ayat, secara tepat
(4): 105 tentang larangan
59. berkhianat, hadis riwayat Menganalisis QS. an-Nahl (16): XII/ 2 Disajikan QS. an-Nahl (16): 90 tentang L3
Muslim dari Abdullah kandungan ayat 90–92 tentang perintah berlaku adil, peserta didik
tentang dampak dari sikap perintah berlaku adil menentukan perilaku yang sesuai
jujur dan dusta dan jujur dengan ayat tersebut, secara tepat
60. Menilai perilaku HR. Muslim dari XII/ 2 Disajikan HR. Muslim dari Abdullah L3
yang sesuai dengan Abdullah tentang tentang dampak dari sikap jujur dan
kandungan hadis dampak dari sikap dusta, peserta didik menentukan
jujur dan dusta pernyataan yang paling sesuai dengan
hadis secara tepat

12
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB TP. 2020/2021

Mata Pelajaran : AKIDAH-AKHLAK Jenjang: Madrasah Aliyah


Peminatan : MIPA/IPS/Bahasa/Keagamaan

Kompetensi Kelas/ Level


No IPK Materi Indikator Soal
Dasar Semester Kognitif
1. 3.2. Menganalisis sifat Menguraikan Sifat-sifat wajib X/1 1. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L1
wajib Allah pengertian sifat Allah Quran/hadis, peserta didik dapat
(nafsiyah, wajib Allah dan mendefinisikan salah satu sifat wajib
salbiyah, ma’ani sifat jaiz Allah Allah dengan benar
dan ma’nawiyah)
dan sifat-sifat jaiz
Allah Swt. Menjabarkan sifat Sifat-sifat jaiz X/1 2. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L1
jaiz Allah Allah Quran/hadis, peserta didik dapat
menjelaskan sifat jaiz Allah dengan
benar
2. 3.4. Menganalisis Menelaah dalil Adab Berbakti X/1 3. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L2
keutamaan dan tentang perintah Kepada Orang Quran/hadis, peserta didik dapat
adab berbakti berbakti kepada Tua menunjukkan dalil Al-Quran tentang
kepada orang tua orang tua contoh perilaku berbakti kepada orang
dan guru dengan tua sesuai dengan dalil Al-Quran
cerdas dengan benar
berdasarkan dalil Menguraikan Adab Berbakti X/1 4. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L2
dan pendapat keutamaan Kepada Orang Quran/hadis, peserta didik dapat
ulama berbakti kepada Tua menentukan sebab diwajibkannya
orang tua menghormati orang tua dengan benar
Menelaah Adab Berbakti X/1 5. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L3
keutamaan Kepada Guru Quran/hadis, peserta didik dapat
berbakti guru menentukan cara menghormati guru
dengan benar
13
Kompetensi Kelas/ Level
No IPK Materi Indikator Soal
Dasar Semester Kognitif
3. 3.5. Menganalisis Menguraikan Kisah Nabi Luth X/1 6. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L2
kisah keteladanan pesan moral dan a.s Quran/hadis, peserta didik dapat
Nabi Luth a.s hikmah dari cerita menentukan ibrah dari kisah kaum
kisah kaum Nabi Nabi Luth dengan benar
Luth a.s
4. 3.10. Menganalisis Mengidentifikasi Ciri-ciri perilaku X/2 7. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L1
sebab-sebab, ciri-ciri perilaku orang licik Quran/hadis, peserta didik dapat
contoh dan cara orang licik menyebutkan ciri-ciri perilaku orang
menghindari licik secara tepat
perilaku licik,
tamak, zhalim
dan diskriminasi Menjelaskan sifat Sifat-sifat tamak X/2 8. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L1
tamak Quran/hadis, peserta didik dapat
menguraikan sifat-sifat tamak secara
tepat
Mengemukakan Nilai negatif sifat X/2 9. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L2
nilai negatif sifat zhalim Quran/hadis, peserta didik dapat
zhalim menguraikan nilai negatif sifat zhalim
secara tepat
Memerinci cara Sifat diskriminasi X/2 10. Disajikan narasi/ kasus/dalil L3
menghindari sifat Al- Quran/hadis, peserta didik dapat
diskriminasi menyimpulkan cara menghindari sifat
diskriminasi secara tepat
5. 3.1. Menganalisis latar Mengidentifikasi Akidah pada masa XI/1 11. Disajikan narasi/ kasus/dalil L1
belakang perkembangan Rasulullah sampai Al- Quran/hadis, peserta didik dapat
munculnya aliran- akidah pada masa muncul peristiwa menunjukkan karakteristik akidah
aliran kalam rasulullah saw tahkim pada masa Rasulullah sampai muncul
dalam peristiwa sampai dengan peristiwa tahkim dengan benar
tahkim munculnya
peristiwa tahkim

14
Kompetensi Kelas/ Level
No IPK Materi Indikator Soal
Dasar Semester Kognitif
Mengidentifikasi Aliran-aliran XI/1 12. Disajikan narasi/ kasus/dalil L1
aliran-aliran kalam kalam dalam Al- Quran/hadis, peserta didik
yang muncul peristiwa tahkim dapat
setelah peristiwa menyebutkan aliran-aliran kalam
tahkim dengan benar
Membandingkan Munculnya aliran XI/1 13. Disajikan narasi/ kasus/dalil L2
aliran-aliran kalam kalam dalam Al- Quran/hadis, peserta didik
yang muncul peristiwa Tahkim dapat
setelah peristiwa membedakan aliran-aliran kalam yang
tahkim muncul setelah peristiwa tahkim
6. 3.3. Menganalisis Mendeskripsikan Perilaku liwath XI/1 14. dengan benar
Disajikan narasi/ kasus/dalil L1
perilaku dan pengertian liwath Al- Quran/hadis, peserta didik
dampak negative dapat
serta upaya secara tepat mengindentifikasi
menghindari dosa- Menganalisis Larangan XI/1 15. Disajikan narasi/ kasus/dalil L3
dosa besar perilaku dosa berperilaku LGBT Al- Quran/hadis, peserta didik dapat
(membunuh, besar LGBT secara tepat menentukan sikap
liwath, LGBT, terhadap larangan berperilaku LGBT
mminum khamr, dengan benar
judi, mencuri, Merinci bentuk- Bentuk-bentuk XI/1 16. Disajikan narasi/ kasus/dalil L2
durhaka kepada bentuk dosa besar perilaku durhaka Al- Quran/hadis, peserta didik dapat
orang tua, / larangan durhaka kepada orang tua menentukan bentuk-bentuk perilaku
meninggal-kan kepada orang tua durhaka kepada orang tua dengan
sholat, memakan benar
harta anak yatim Mencegah bahaya Bahaya perilaku XI/1 17. Disajikan narasi/ kasus/dalil L2
dan korupsi) perilaku korupsi korupsi Al- Quran/hadis, peserta didik dapat
menentukan bahaya perilaku korupsi
secara tepat

15
Kompetensi Kelas/ Level
No IPK Materi Indikator Soal
Dasar Semester Kognitif
7. 3.4. Menganalisis adab Menjelaskan Fungsi berpakaian XI/1 18. Disajikan narasi/ kasus/dalil L1
dan manfaat fungsi pakaian Al- Quran/hadis, peserta didik
berpakaian, sebagai bagian dapat
berhias, dari adab menunjukkan fungsi berpakaian
perjalanan, berpakaian dengan benar
bertamu dan Mengemukakan Rambu-rambu XI/1 19. Disajikan narasi/ kasus/dalil L2
menerima tamu rambu-rambu yang yang harus ditaati Al- Quran/hadis, peserta didik
harus ditaati oleh oleh seorang dapat
seorang muslim muslim dalam menentukan rambu-rambu yang harus
dalam berhias berhias ditaati oleh seorang muslim dalam
Menganalisis nilai Nilai positif adab XI/1 20. berhias dengan
Disajikan benar kasus/dalil
narasi/ L3
positif adab perjalanan Al- Quran/hadis, peserta didik
perjalanan dapat
menyimpulkan nilai positif adab
8. 3.6. Menganalisis Mendeskripsikan Bentuk persau- XI/2 21. Disajikan narasi/ kasus/dalil L1
akhlak pergaulan pentingnya daraan (ukhuwah) Al- Quran/hadis, peserta didik dapat
remaja dan upaya menjalin dalam pergaulan menunjukkan bentuk persaudaraan
memilikinya persaudaraan remaja (ukhuwah) dalam pergaulan remaja
(ukhuwah) dalam dengan benar
pergaulan remaja
menentukan Dampak positif XI/2 22. Disajikan narasi/ kasus/dalil L2
dampak positif akhlak pergaulan Al- Quran/hadis, peserta didik dapat
akhlak pergaulan remaja menentukan dampak positif akhlak
remaja pergaulan remaja dengan benar
menganalisis Bentuk akhlak XI/2 23. Disajikan narasi/ kasus/dalil L3
bentuk akhlak tercela dalam Al- Quran/hadis, peserta didik dapat
tercela dalam pergaulan remaja menganalisis bentuk akhlak tercela
pergaulan remaja dalam pergaulan remaja dengan
benar
9. 3.9. Menganalisis dalil, Mengidentifikasi Definisi syari’at XI/2 24. Disajikan narasi/ kasus/dalil L1
kedudukan dan syari’at dalam Al- Quran/hadis, peserta didik
fungsi syari’at, dapat
16
Kompetensi Kelas/ Level
No IPK Materi Indikator Soal
Dasar Semester Kognitif
tarekat dan ma’rifat dimensi hukum menjelaskan definisi syari’at dengan
dalam ajaran Islam Islam benar

Mengurutkan Unsur-unsur XI/2 25. Disajikan narasi/ kasus/dalil L2


unsur-unsur tarekat Al- Quran/hadis, peserta didik
tarekat dapat
merinci unsur-unsur tarekat dengan
Menganalisis Fungsi tarekat XI/2 26. Disajikan narasi/ kasus/dalil L3
fungsi tarekat Al- Quran/hadis, peserta didik
menguraikan merinci fungsi tarekat
dengan benar
Membandingkan Perbedaan antara XI/2 27. Disajikan narasi/ kasus/dalil L1
tarekat dengan tarekat dan haki- Al- Quran/hadis. peserta didik dapat
hakikat kat menunjukkan perbedaan antara
tarekat dan hakikat dengan benar
Menentukan Kedudukan XI/2 28. Disajikan narasi/ kasus/dalil L2
kedudukan ma’rifat ma’rifat Al- Quran/hadis, peserta didik dapat
menentukan kedudukan ma’rifat
dengan benar
10. 3.11. Menganalisis Mengidentifikasi Kisah XI/2 29. Disajikan kisah Abdurrahman bin L1
kisah ketelada- keteladanan Abdurrahman bin Auf, peserta didik dapat menentukan
nan sahabat sahabat Auf sifat
Abdurrahman bin Abdurrahman bin Abdurrahman bin Auf dengan benar
Auf dan Abu Auf
Dzar al-Ghifari
Menguraikan Pesan moral Abu XI/2 30. Disajikan kisah Abu Dzar Al Ghifari, L3
pesan moral Abu Dzar al-Ghifari peserta didik dapat menyimpulkan
Dzar al-Ghifari sifat
yang dapat diterapkan dalam

17
Kompetensi Kelas/ Level
No IPK Materi Indikator Soal
Dasar Semester Kognitif
11. 3.1.Menganalisis Menentukan Perintah untuk XII / 1 31. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L1
makna dan upaya peristiwa-peristiwa menjadi manusia Quran dan hadis, peserta
meneladani Al yang pemaaf dan didik dapat
Asma’ al Husna: al- mencerminkan penutup aib orang menunjukkan perintah untuk menjadi
Afuww, al-Razzaq, sifat-sifat Allah lain manusia pemaaf dan penutup aib
al-Malik, al-Hasib, dalam al-Asma’ al- orang lain dengan benar
al-Hadi, al-Khalik Husna
dan al-Hakim Menganalisis Asmaul Husna al- XII / 1 32. Disajikan Asmaul Husna Al- L2
peristiwa yang Malik Malik, peserta didik dapat
mencerminkan menentukan
sifat-sifat Allah perilaku yang sesuai dengan benar
dalam al-Asma’ al-
Husna

Menganalisis Asmaul Husna al- XII / 1 33. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L3
cerminan terhadap Khaliq Quran dan hadis, peserta didik dapat
al-Khāliq tentang menganalisis perilaku yang sesuai
kreatif dan inovatif dengan asmaul husna al-Khāliq
dengan benar
12. 1.2. Menganalisis Menganalisis nilai, Toleransi dalam XII / 1 34. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L1
makna pentingnya urgensi dan upaya Islam Quran dan hadis, peserta didik
dan upaya yang dapat
memiliki sikap mencerminkan menunjukkan sikap toleransi dalam
tasamuh sikap toleransi, agama Islam dengan benar
(toleransi), persamaan
musawah derajat, moderat
(persamaan dan persaudaraan
derajat), tasawuth Menyeleksi Ukhuwah dalam XII / 1 35. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L2
(moderat) dan kejadian dan Islam Quran dan hadis, peserta didik
ukhuwwah peristiwa yang dapat
(persaudaraan) mencerminkan mengemukakan contoh ukhuwah

18
Kompetensi Kelas/ Level
No IPK Materi Indikator Soal
Dasar Semester Kognitif
ukhuwah dalam
Islam
Menganalisis Kerukunan XII / 1 36. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L3
pembiasakan Quran dan hadis, peserta didik
berperilaku dapat
ukhuwwah dalam menunjukkan persaudaraan baik
kehidupan sehari- sesama manusia, bangsa, atau pun
hari agama dengan benar
13. 3.3. Menganalisis Membedakan Perilaku munafik XII / 1 37. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L1
konsep, penyebab peristiwa yang (nifaq) Quran dan hadis peserta didik dapat
dan cara mencerminkan membedakan macam-macam perilaku
menghindari sifat sifat nifaq munafik (nifaq) dengan benar
tercela nifaq (munafik)
(munafik), gadab Menggambarkan Menghindari XII / 1 38. Disajikan dengan (narasi/ kasus/dalil L2
(marah) dan peristiwa yang perilaku munafik Al-Quran dan hadis), peserta didik
qaswah al-qalb mencerminkan (nifaq) dapat mengidentifikasi cara
(keras hati) sifat nifaq menghindari perilaku munafik (nifaq)
(munafik) dengan benar
14. 3.4. Menganalisis etika Menganalisis Cara berinteraksi XII / 1 39. Disajikan narasi/ kasus/dalil L1
Islam dalam keadaan dan dalam etika ber- Al- Quran/hadis, peserta didik dapat
bergaul dengan peristiwa dalam gaul membedakan cara berinteraksi dalam
teman sebaya, pergaulan se-hari- etika bergaul dengan benar
yang lebih tua, hari
yang lebih muda Menggambarkan Etika bergaul XII / 1 40.Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L2
dan lawan jenis keadaan dan dengan teman Quran/hadis, peserta didik dapat
peristiwa dalam sebaya menentukan etika bergaul dengan
pergaulan se-hari- teman sebaya secara benar
hari
Mengkonsepkan Etika Bergaul da- XII / 1 41.Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L2
etika Islam dalam lam Islam Quran/hadis, peserta didik dapat
bergaul yang merinci etika bergaul yang diajarkan
oleh Al-Quran dengan benar
19
Kompetensi Kelas/ Level
No IPK Materi Indikator Soal
Dasar Semester Kognitif
dianjurkan Al-
Quran
Menganalisis Etika Bergaul da- XII / 1 42. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L3
pentingnya etika lam Islam Quran/hadis, peserta didik dapat
bergaul dalam menyimpulkan pentingnya etika
pergaulan se-hari- bergaul dalam pergaulan sehari-hari
hari dengan benar
15. 3.5. Mengevalu-asi Menguraikan ki- Suri teladan Imam XII / 1 43. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L1
kisah kesufian sah-kisah kesufian Abu Hanifah Quran/hadis, peserta didik dapat
Imam Abu Imam Abu Hanifah menentukan kisah Imam Abu
Hanifah, Imam Hanifah yang harus diteladani
Malik, Imam Menjabarkan kisah Suri Teladan XII / 1 44. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L1
Syafi’I dan Imam kesufian Imam Imam Malik bin Quran/hadis, peserta didik dapat
Ahmad bin Malik bin Anas Anas merinci kepribadian Imam Malik bin
Hambal Anas yang berpengetahuan luas
dengan benar
Menggambarkan Suri Teladan XII / 1 45. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L2
kisah kesufian Imam Syafi’i Quran/hadis, peserta didik dapat
Imam Syafi’i menentukan kisah teladan Imam
Syafi’i pada saat mendamaikan
perselisihan dengan benar
16. 3.6. Mengamal-kan Menunjukkan Ragam Sikap Ter- XII / 2 46. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L1
dan meneladani peristiwa ciri yang puji Quran/hadis, peserta didik dapat
sikap terpuji yang mengindikasikan menguraikan ciri yang meng-
berkaitan dengan seseorang indikasikan seseorang me-miliki
sikap semangat memiliki sikap sikap berlomba-lomba dalam
berlomba dalam berlomba-lomba kebaikan dengan benar
kebaikan, bekerja dalam kebaikan
keras dan Menggambarkan Ragam Sikap Ter- XII / 2 47. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L2
kolaboratif, peristiwa yang puji Quran/hadis, peserta didik mampu
dinamis dan berhubungan mengemukakan motivasi yang dapat
dengan motivasi
20
Kompetensi Kelas/ Level
No IPK Materi Indikator Soal
Dasar Semester Kognitif
optimis, serta yang dapat mendorong se-seorang berbuat baik
kreatif dan inovatif
mendorong dengan benar
seseorang berbuat
baik
Merinci sikap Bekerja keras dan XII / 2 48. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L2
semangat bekerja kolaboratif Quran/hadis, peserta didik dapat
keras dan mene-gaskan ciri dan prinsip bekerja
kolaboratif dalam keras dalam Islam dengan benar
Islam
Mengkritisi Sikap kreatif dan XII / 2 49. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L3
peristiwa yang inovatif Quran/hadis, peserta didik dapat
berhubungan menyimpulkan dampak positif sikap
dengan sikap kreatif dan inovatif dengan benar
sikap kreatif dan
inovatif memiliki
banyak dampak
positif
17. 3.7. Menganalisis Menunjukkan Perilaku XII / 2 50. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al-Quran L1
konsep dan cara dampak negatif perbuatan fitnah /hadis, peserta didik dapat
menghindari dari perbuatan menentukan dampak negatif dari
perilaku fitnah, fitnah perbuatan fitnah dengan benar
berita bohong Menguraikan Perilaku berita XII / 2 51. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al-Quran L1
(hoaks), namimah, bahaya berita bohong (hoaks) /hadis, peserta didik dapat
tajassus dan bohong (hoaks) menentukan bahaya berita bohong
ghibah (hoaks) dengan benar
Menggambarkan Perilaku tajassus XII / 2 52. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L2
cara menghindari Quran/hadis, peserta didik dapat
perilaku, tajassus menentukan cara menghindari
perilaku tajassus dengan benar
Memperjelas batas Perilaku gosip XII / 2 53. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L3
dikatakan gosip atau ghibah Quran/hadis, peserta didik dapat
atau ghibah
21
Kompetensi Kelas/ Level
No IPK Materi Indikator Soal
Dasar Semester Kognitif
menyimpulkan batas dikatakan gosip
atau ghibah dengan benar
18. 3.8. Menerapkan Menjelaskan etika Etika dalam orga- XII / 2 54. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L1
akhlak mulia dalam nisasi dan profesi Quran/hadis, peserta didik dapat
dalam ber- keorganisasian menunjukkan prinsip dalam
organisasi dan dan pekerjaan berkomunikasi dengan benar
bekerja Menggambarkan Etika dalam orga- XII / 2 55. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L2
etika berprofesi nisasi dan profesi Quran/hadis, peserta didik dapat
dalam membandingankan antara profesi
berorganisasi dan dan professional dengan benar
bekerja
Menguraikan Etika dalam orga- XII / 2 56. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L2
tentang etos kerja nisasi dan profesi Quran/hadis, peserta didik dapat
yang tinggi dalam mengemukakan bentuk etos kerja
berprofesi, yang tinggi dengan benar
berorganisasi dan
bekerja
Memperjelas Etika dalam orga- XII / 2 57. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L3
prinsip profesi nisasi dan profesi Quran/hadis, peserta didik dapat
dalam menyimpulkan prinsip yang kokoh
berorganisasi dan dalam profesi dengan benar
bekerja
19. 3.9. Menganalisis Menunjukkan Keteladanan XII / 2 58. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al-Quran L1
keteladanan sifat- keteladanan sifat- positif Kiai Kholil /hadis, peserta didik dapat merinci
sifat positif Kiai sifat positif Kiai al-Bangkalan keteladanan positif Kiai Kholil al-
Kholil al- Kholil al- Bangkalani dengan benar
Bangkalani, Kiai Bangkalani dari
Hasyim Asy’ari tokoh Islam di
dan Kiai Ahmad Indonesia
Dahlan Menunjukkan Keteladanan Kiai XII / 2 59. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L1
salah satu Hasyim Asy’ari Quran/hadis, peserta didik dapat
keteladanan Kiai menentukan keteladanan Kiai
22
Kompetensi Kelas/ Level
No IPK Materi Indikator Soal
Dasar Semester Kognitif
Hasyim Asy’ari berkhidmah pada Hasyim Asy’ari berkhidmah pada
seorang tokoh guru guru dengan benar
Islam di Indonesia
Menggambarkan Potensi pendidik- XII / 2 60. Disajikan narasi/ kasus/dalil Al- L2
Pendidikan an pesantren me- Quran/hadis, peserta didik dapat
Pesantren munculkan ka- menentukan potensi pendidikan
Karakter rakter kebang- pesantren memunculkan karakter
Kebangsaan saan kebangsaan dengan benar
sebagai bagian
dari keteladanan
Kiai Hasyim
Asy’ari

23
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB MADRASAH ALIYAH TP. 2020/2021

Mata Pelajaran : FIKIH Jenjang: Madrasah Aliyah (MA)


Peminatan : MIPA/IPS/Bahasa/Keagamaan

Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
smt Kognitif
1 3.1. menganalisis Mendeteksi konsep Konsep fikih X/1 Disajikan sebuah narasi/pernyataan tentang L1
konsep fikih dan fikih dan sejarah konsep fikih, peserta didik dapat
sejarah perkembangannya mengidentifikasi ruang lingkup fikih dengan
perkembangannya benar
2 3.2 Menganalisis Mendeteksi ketentuan Pemulasaraa X/1 Disajikan sebuah kasus kematian, peserta L2
ketentuan pemulasaraan jenazah n Jenazah didik dapat mengidentifikasi orang-orang
pemulasaraan yang berhak memandikan jenazah dengan
jenazah benar

3 3.3. Mengevaluasi Mengidentifikasi Zakat X/1 Disajikan sebuah tabel zakat an’am L2
ketentuan zakat ketentuan zakat dalam (binatang ternak), peserta didik dapat
dalam hukum Islam hukum Islam dan menentukan kadar zakat binatang ternak
dan undang- undang-undang dengan benar
undang pengelolaan zakat
pengelolaan zakat

4 3.4. Menganalisis Menganalisis Haji dan X/1 Disajikan sebuah pernyataan / narasi/ L3
implementasi implementasi Umrah ilustrasi tentang pelaksanaan ibadah haji,
ketentuan haji dan ketentuan haji dan peserta didik dapat mengidentifikasi
umrah umrah pelaksanaan haji Ifrad dengan benar
5 3.5. Menganalisis Menyimpulkan Kurban dan X/1 Disajikan sebuah hadis tentang akikah, L3
ketentuan ketentuan pelaksanaan Akikah peserta didik dapat mendeteksi hikmah dari
pelaksanaan pelaksanaan akikah dengan benar

24
kurban dan akikah kurban dan akikah
serta hikmahnya serta hikmahnya
6 3.6. Menganalisis Mendeteksi macam- Kepemilikan X/2 Disajikan sebuah narasi/kasus/ilustrasi L2
konsep akad, macam akad akad dan tentang praktik akad, peserta didik dapat
kepemilikan harta ihyaaul menyimpulkan macam-macam akad sesuai
benda dan ihyaaul mawaat dengan narasi/kasus/ilustrasi tersebut
mawaat dengan benar

7 3.7. Menganalisis Mendeteksi macam- Jual beli X/2 Disajikan beberapa pernyataan tentang jual L2
ketentuan tentang macam jual beli beli, peserta didik dapat mengidentifikasi jual
jual beli, khiyaar, beli yang sah tetapi terlarang menurut
salam dan hajr syariat Islam dengan benar
8 3.8. Menganalisis Menganalisis Musaqah, X/2 Disajikan sebuah ilustrasi / narasi / L3
ketentuan perbedaan antara Muzara’ah pernyataan/ kasus tentang musaqah,
muamalah tentang Musaqah, Muzara’ah dan muzara’ah dan mukhabarah, peserta didik
musaaqah, dan Mukhabarah Mukhabarah dapat mengidentifikasi perbedaan Musaqah,
muzaara’ah, Muzara’ah dan Mukhabarah dengan benar
mudlaarabah,
muraabahah,
syirkah, syuf’ah,
wakaalah, shulh,
dlamaan dan
kafaalah

9 3.9. Menganalisis Menganalisis Wakaf X/2 Disajikan beberapa pernyataan tentang L1


ketentuan nafaqah, ketentuan wakaf wakaf, peserta didik dapat mengidentifikasi
shadaqah, hibah, menurut syariat Islam syarat-syarat wakif (orang yang berwakaf)
hadiah dan wakaf dengan benar

10 3.10. Menganalisis Riba X/2 Disajikan sebuah kasus/ilustrasi/narasi L1


Mengevaluasi ketentuan dalam Islam tentang riba, peserta didik dapat

25
hukum riba, bank tentang larangan riba mengidentifikasi macam-macam riba dengan
dan asuransi di masyarakat benar
11 Menganalisis Menganalisis Pembunuhan XI/1 Disajikan sebuah contoh kasus L2
ketentuan tentang ketentuan Islam pembunuhan/narasi, peserta didik dapat
jinayat dan tentang jinayat dan menyimpulkan macam-macam pembunuhan
hikmahnya hikmahnya dengan benar
12 3.1. Menganalisis Mendeteksi ketentuan Qishash XI/1 Disajikan sebuah ilustrasi tentang tindak L1
ketentuan tentang tentang jinayat dan pidana jinayat, peserta didik dapat
jinaayaat dan hikmahnya mengidentifikasi syarat-syarat
hikmahnya diberlakukannya qishas dalam syariat Islam
dengan benar

13 3.1. Menganalisis Menganalisis Diyat XI/1 Disajikan sebuah kasus tentang tindak L1
ketentuan tentang ketentuan tentang pidana penganiayaan, peserta didik dapat
jinaayaat dan jinayat dan hikmahnya menentukan ketentuan diyat dengan benar
hikmahnya
14 3.1. Menganalisis Menganalisis Kafarat XI/1 Disajikan Q.S al-Maaidah ayat 89 tentang L3
ketentuan tentang ketentuan tentang sumpah, peserta didik dapat
jinaayaat dan jinayat dan hikmahnya mengidentifikasi ketentuan kifarat dengan
hikmahnya benar

15 3.2. Menganalisis Menyeleksi ketentuan Qadzaf XI/1 Disajikan sebuah kasus, peserta didik dapat L2
ketentuan tentang hukum Islam tentang mengidentifikasi syarat-syarat
hukum huduud dan hudud diberlakukannya hukuman qadzaf dengan
hikmahnya benar

16 3.3. Menganalisis Menganalisis Bughat XI/1 Disajikan beberapa pernyataan peserta didik L1
ketentuan larangan ketentuan tentang dapat merinci tahapan-tahapan menghadapi
bughaat larangan bughat kaum bughat dengan benar

26
17 3.4. Menganalisis Menemukan makna Hakim XI/1 Disajikan sebuah gambar / ilustrasi/ narasi, L1
peradilan Islam yang tersirat dalam peserta didik dapat menentukan syarat-
dan hikmahnya peradilan Islam syarat hakim dengan benar
18 3.4. Menganalisis Menemukan makna Saksi XI/1 Disajikan sebuah cerita / gambar / ilustrasi / L1
peradilan Islam yang tersirat dalam narasi / kasus, peserta didik dapat
dan hikmahnya peradilan Islam mengidentifikasi syarat-syarat kesaksian
dalam persidangan dengan benar

19 3.4. Menganalisis Menemukan makna Sumpah XI/1 Disajikan sebuah hadis (tentang sumpah), L3
peradilan Islam yang tersirat dalam peserta didik dapat menyimpulkan
dan hikmahnya peradilan Islam kandungan hadis tersebut dengan benar
20 3.4. Menganalisis Menemukan makna Bukti XI/1 Disajikan sebuah gambar/ narasi/ L1
peradilan Islam yang tersirat dalam pernyataan, peserta didik dapat
dan hikmahnya peradilan Islam mengelompokkan tentang macam-macam
bukti dalam persidangan dengan benar

21 3.5. Menganalisis Mengorganisir Macam- XI/1 Disajikan dua kasus tentang pernikahan, L3
ketentuan ketentuan perkawinan macam peserta didik dapat menganalisis jenis
perkawinan dalam dalam hukum Islam pernikahan pernikahan yang terlarang dengan benar
hukum Islam dan dan perundang-un terlarang
perundang- dangan
undangan

22 3.5. Menganalisis Mengorganisir Rukun dan XI/2 Disajikan sebuah pernyataan/ narasi/ L2
ketentuan ketentuan perkawinan syarat ilustrasi peserta didik dapat mengidentifikasi
perkawinan dalam dalam hukum Islam pernikahan tentang rukun dan syarat pernikahan dengan
hukum Islam dan dan perundang-un benar
perundang- dangan
undangan

23 3.5. Menganalisis Mengorganisir Wali XI/2 Disajikan sebuah kasus/narasi /ilustrasi, L2


ketentuan ketentuan perkawinan peserta didik dapat mengidentifikasi orang-
27
perkawinan dalam dalam hukum Islam orang yang berhak menjadi wali dalam
hukum Islam dan dan perundang-un pernikahan dengan benar
perundang- dangan
undangan
24 3.6. Mengevaluasi Meninjau ketentuan Macam- XI/2 Disajikan sebuah kasus/ narasi/ ilustrasi/ L2
ketentuan talak talak/rujuk dan akibat macam pernyataan tentang talak, peserta didik
dan rujuk dan hukum yang Thalaq dapat menganalisis ketentuan talak dengan
akibat hukum yang menyertainya benar
menyertainya

25 3.6. Mengevaluasi Meninjau ketentuan Iddah XI/2 Disajikan sebuah ilustrasi / narasi/ ilustrasi, L1
ketentuan talak talak/rujuk dan akibat peserta didik dapat mengidentifikasi macam-
dan rujuk dan hukum yang macam iddah dengan benar
akibat hukum yang menyertainya
menyertainya

26 3.6. Mengevaluasi Meninjau ketentuan Talak, Khuluk XI/2 Disajikan sebuah kasus, peserta didik dapat L3
ketentuan talak talak/rujuk dan akibat dan Fasakh membedakan ketentuan talak, khuluk dan
dan rujuk dan hukum yang fasakh dengan benar
akibat hukum yang menyertainya
menyertainya

27 3.7. Menganalisis Menganalisis Furudhul XI/2 Disajikan sebuah ilustrasi / narasi/ kasus/ L2
ketentuan hukum ketentuan hukum waris Muqaddarah tabel, peserta didik dapat mengidentifikasi
waris dan wasiat furudhul muqaddarah (bagian-bagian ahli
waris) dengan benar
28 3.7. Menganalisis Menganalisis Ahli waris XI/2 Disajikan sebuah tabel / bagan / data L2
ketentuan hukum ketentuan hukum waris bagian- bagian ahli waris, peserta didik
waris dan wasiat dapat mengelompokkan ahli waris dengan
benar

28
29 3.7. Menganalisis Menganalisis Pembagian XI/2 Disajikan sebuah cerita / kisah / tabel / data / L3
ketentuan hukum ketentuan hukum waris warisan kasus, peserta didik dapat menentukan
waris dan wasiat dan wasiat bagian warisan dengan benar
30 3.7. Menganalisis Dapat menyususun Wasiat XI/2 Disajikan sebuah ilustrasi, peserta didik L1
ketentuan hukum ketentuan hukum waris dapat menentukan kadar wasiat dengan
waris dan wasiat dan wasiat benar
31 3.1. Menganalisis Menyimpulkan konsep Menganalisis XII/1 Disajikan sebuah pernyataan peserta didik L1
konsep ushul fikih fikih dengan ushul fikih konsep ushul dapat mengidentifikasi pengertian ushul fikih
fikih dengan benar
32 3.2. Menganalisis Mengidentifikasi Al-Quran XII/1 Disajikan sebuah pernyataan, peserta didik L2
sumber hukum sumber hukum Islam dapat menyimpulkan kedudukan al-Quran
Islam yang yang muttafaq sebagai sumber hukum Islam dengan benar
muttafaq (disepakati)
(disepakati) dan
mukhtalaf (tidak
disepakati)

33 3.2. Menganalisis Menndeteksi sumber Sunnah XII/1 Disajikan ayat dan hadis tertentu, peserta L3
sumber hukum hukum Islam yang didik dapat mengidentifikasi fungsi hadis
Islam yang muttafaq (disepakati) terhadap al-Quran dengan benar
muttafaq
(disepakati) dan
mukhtalaf (tidak
disepakati)

34 3.2. Menganalisis Menganalisis sumber Ijma’ XII/1 Disajikan beberapa pernyataan peserta didik L2
sumber hukum hukum Islam yang dapat mengidentifikasi sebab-sebab Ijma’
Islam yang muttafaq (disepakati) dengan benar
muttafaq
(disepakati) dan

29
mukhtalaf (tidak
disepakati)
35 3.2. Menganalisis Mengidentifikasi Qiyas XII/1 Disajikan sebuah pernyataan peserta didik L3
sumber hukum sumber hukum Islam dapat mengklasifikasikan macam-macam
Islam yang yang muttafaq Qiyas dengan benar
muttafaq (disepakati)
(disepakati) dan
mukhtalaf (tidak
disepakati)

36 3.2. Menganalisis Mengorganisir sumber Istihsan XII/1 Disajikan sebuah narasi peserta didik dapat L2
sumber hukum hukum Islam yang mengidentifikasi pengertian dari istihsan
Islam yang muttafaq (disepakati) dengan benar
muttafaq dan sumber hukum
(disepakati) dan Islam yang mukhtalaf
mukhtalaf (tidak (tidak disepakati)
disepakati)

37 3.2. Menganalisis Mendeteksi sumber Istihsan XII/1 Disajikan beberapa ilustrasi /narasi /contoh L2
sumber hukum hukum Islam yang /pernyataan, peserta didik dapat
Islam yang mukhtalaf (tidak menemukan contoh istihsan dengan benar
muttafaq disepakati)
(disepakati) dan
mukhtalaf (tidak
disepakati)

38 3.2. Menganalisis Mendeteksi sumber Istishab XII/1 Disajikan beberapa pernyataan, peserta L1
sumber hukum hukum Islam yang didik dapat menyimpulkan pengertian
Islam yang mukhtalaf (tidak istishab dengan benar
muttafaq disepakati)
(disepakati) dan

30
mukhtalaf (tidak
disepakati)
39 3.2. Menganalisis Mengidentifikasi Istishab XII/1 Disajikan beberapa kasus, peserta didik L3
sumber hukum sumber hukum Islam dapat mendeteksi contoh istishab dengan
Islam yang yang mukhtalaf (tidak benar
muttafaq disepakati)
(disepakati) dan
mukhtalaf (tidak
disepakati)

40 3.2. Menganalisis Menganalisis sumber Al-urf XII/1 Disajikan sebuah ilustrasi/narasi tentang al- L1
sumber hukum hukum Islam yang urf, peserta didik dapat mengidentifikasi
Islam yang mukhtalaf (tidak pengertian al-urf dengan benar
muttafaq disepakati)
(disepakati) dan
mukhtalaf (tidak
disepakati)

41 3.2. Menganalisis Mendeteksi sumber Al-urf XII/1 Disajikan sebuah pernyataan, peserta didik L2
sumber hukum hukum Islam yang dapat mengidentifikasi kedudukan al-urf
Islam yang mukhtalaf (tidak sebagai sumber hukum Islam dengan benar
muttafaq disepakati)
(disepakati) dan
mukhtalaf (tidak
disepakati)

42 3.2. Menganalisis Mengidentifikasi Maslahah XII/1 Disajikan sebuah pernyataan, peserta didik L1
sumber hukum sumber hukum Islam Mursalah dapat menyimpulkan pengertian maslahah
Islam yang yang mukhtalaf (tidak mursalah menurut terminologi dengan benar
muttafaq disepakati)
(disepakati) dan

31
mukhtalaf (tidak
disepakati)
43 3.2. Menganalisis Mengidentifikasi Maslahah XII/1 Disajikan beberapa pernyataan, peserta L2
sumber hukum sumber hukum Islam Mursalah didik dapat mendeteksi contoh dari
Islam yang yang mukhtalaf (tidak maslahah mursalah dengan benar
muttafaq disepakati)
(disepakati) dan
mukhtalaf (tidak
disepakati)

44 3.2. Menganalisis Mengidentifikasi Saddudz XII/1 Disajikan beberapa pernyataan, peserta L1


sumber hukum sumber hukum Islam Dzariah didik dapat mendeteksi pengertian saddudz
Islam yang yang mukhtalaf (tidak dzariah menurut bahasa /etimologi dengan
muttafaq disepakati) benar
(disepakati) dan
mukhtalaf (tidak
disepakati)

45 3.2. Menganalisis Mengorganisir sumber Saddudz XII/1 Disajikan beberapa pernyataan, peserta L2
sumber hukum hukum Islam yang Dzariah didik dapat menentukan contoh dari
Islam yang mukhtalaf (tidak saddudz dzariah dengan benar
muttafaq disepakati)
(disepakati) dan
mukhtalaf (tidak
disepakati)

46 3.2. Menganalisis Menganalisis sumber Madzhab XII/1 Disajikan sebuah ilustrasi, peserta didik L1
sumber hukum hukum Islam yang shahabi dapat mengidentifikasi kedudukan sebagai
Islam yang mukhtalaf (tidak sumber hukum Islam madzhab shahabi
muttafaq disepakati) dengan benar
(disepakati) dan

32
mukhtalaf (tidak
disepakati)
47 3.2. Menganalisis Menganalisis sumber Madzhab XII/1 Disajikan beberapa pernyataan, peserta L2
sumber hukum hukum Islam yang Shahabi didik dapat menentukan contoh dari
Islam yang mukhtalaf (tidak Madzhab shahabi dengan benar
muttafaq disepakati)
(disepakati) dan
mukhtalaf (tidak
disepakati)

48 3.2. Menganalisis Mengorganisir sumber Syar’u man XII/1 Disajikan sebuah ilustrasi / pernyataan L1
sumber hukum hukum Islam yang qablana peserta didik dapat mengidentifikasi
Islam yang mukhtalaf (tidak pengertian dari syar’u man qablana dengan
muttafaq disepakati) benar
(disepakati) dan
mukhtalaf (tidak
disepakati)

49 3.2. Menganalisis Mengorganisir sumber Syar’u man XII/1 Disajikan sebuah ilustrasi / narasi, peserta L1
sumber hukum hukum Islam yang qablana didik dapat mengidentifikasi contoh syar’u
Islam yang mukhtalaf (tidak man qablana dengan benar
muttafaq disepakati)
(disepakati) dan
mukhtalaf (tidak
disepakati)

50 3.3. Mengevaluasi Menggali konsep ijtihad Ijtihad XII/1 Disajikan beberapa pernyataan, peserta L3
konsep ijtihad dan dan bermazhab dalam didik dapat merinci syarat-syarat mujtahid
bermadzhab dalam pelaksanaan hukum dengan benar
pelaksanaan Islam
hukum Islam

33
51 3.3. Mengevaluasi Menggali konsep ijtihad Ittiba’, Taqlid XII/1 Disajikan sebuah pernyataan, peserta didik L3
konsep ijtihad dan dan bermazhab dalam dan Talfiq dapat mengidentifikasi perilaku orang
bermadzhab dalam pelaksanaan hukum bermadzhab dengan benar
pelaksanaan Islam
hukum Islam
52 3.4. Menganalisis Mengorganisir konsep Hukum Taklifi XII/1 Disajikan sebuah tabel / beberapa L2
konsep tentang al- tentang al-hakim, pernyataan, peserta didik dapat
hakim, al-hukmu, alhukmu, al-mahkum mengidentifikasi contoh-contoh perbuatan
al-mahkum fih dan fih, dan al-mahkum yang termasuk hukum taklifi berupa haram li
al-mahkum alaih ‘alaih zatihi dengan benar
53 3.4. Menganalisis Mengorganisir konsep Hukum XII/1 Disajikan beberapa pernyataan, peserta L2
konsep tentang al- konsep tentang al- Wadh’i didik dapat mengidentifikasi hukum wadh’i
hakim, al-hukmu, hakim, alhukmu, al- berupa mani’ (penghalang) dengan benar
al-mahkum fih dan mahkum fih, dan al-
al-mahkum alaih mahkum ‘alaih

54 3.4. Menganalisis Mengorganisir konsep Unsur-unsur XII/1 Disajikan sebuah ilustrasi / narasi / L2
konsep tentang al- konsep tentang al- hukum syara’ pernyataan, peserta didik dapat
hakim, al-hukmu, hakim, alhukmu, al- mengidentifikasi unsur-unsur hukum syara’
al-mahkum fih dan mahkum fih, dan al- dengan benar
al-mahkum alaih mahkum ‘alaih

55 3.5. Menganalisis Menganalisis al- Qawaidul XII/1 Disajikan sebuah kaidah dari qawaidul L3
al-qowaidul qawaidul khamsah Khamsah khamsah, peserta didik dapat menyimpulkan
khamsah makna kaidah tersebut dengan benar
56 3.5. Menganalisis Menganalisis al- Qawaidul XII/1 Disajikan sebuah kasus / narasi / ilustrasi / L3
al-qowaidul qawaidul khamsah Khamsah gambar, peserta didik dapat menentukan
khamsah kaidah fiqhiyah dengan benar

34
57 3.6. Menganalisis Mendeteksi lafadz Kaidah Amar XII/2 Disajikan sebuah ayat alquran, peserta didik L3
ketentuan kaidah amar dan nahi dapat mengidentifikasi lafadz amar dalam
amar dan nahi ayat tersebut dengan benar
58 3.6. Menganalisis Membedakan Kaidah Nahi XII/2 Disajikan ayat alquran, peserta didik dapat L3
ketentuan kaidah ketentuan kaidah amar mengidentifikasi lafadz nahi dalam ayat
amar dan nahi dan nahi tersebut dengan benar
59 3.7. Menganalisis Membedakan Kaidah ‘am XII/2 Disajikan ayat alquran peserta didik dapat L3
ketentuan kaidah ketentuan kaidah ‘am mengidentifikasi contoh kaidah ‘am dengan
‘am dan khaash dan khaash benar
60 3.7. Menganalisis Membedakan Kaidah XII/2 Disajikan dua ayat alquran, peserta didik L3
ketentuan kaidah ketentuan kaidah ‘am khaash dapat membedakan lafadz ‘am dan khaash
‘am dan khaash dan khaash mengidentifikasi contoh kaidah khash
dengan benar

35
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB MADRASAH ALIYAH TP. 2020/2021

Mata pelajaran: Sejarah Kebudayaan Islam Jenjang: Madrasah Aliyah (MA)


Peminatan : MIPA/IPS/Bahasa/Keagamaan
Kelas/ Level
No Kompetensi IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
Dasar
1 3.1. Menentukan salah Kebudayaan X/1 Disajikan pernyataan tentang kehidupan L1
Menganalisis satu bentuk masyarakat masyarakat Mekah sebelum Islam, peserta didik
Kebudayaan kebudayaan Mekah sebelum dapat menentukan bentuk kebudayaan masyarakat
masyarakat masyarakat Mekah Islam Mekah sebelum Islam dengan tepat
Mekah sebelum sebelum Islam
Islam
2 Menerapkan Disajikan ilustrasi tentang salah satu prilaku positif L2
prilaku positif masyarakat Mekah sebelum Islam, peserta didik
masyarakat Mekah dapat menentukan prilaku positif yang dapat
sebelum Islam diterapkan dalam kehidupan sehari-hari pada masa
dalam kehidupan sekarang dengan tepat
sehari-hari
3 Menganalisis Disajikan contoh budaya negarif masyarakat L3
kebudayaan Mekah sebelum Islam, peserta didik dapat
masyarakat Mekah menganalisis budaya negatif yang tidak relevan
sebelum Islam dengan budaya Islam dengan tepat.
4 3.2 Menganalisis Menentukan Substansi dan X/1 Disajikan sebuah cerita tentang dakwah Rasulullah L1
substansi dan strategi dakwah strategi dakwah Saw. di Mekah peserta didik dapat menentukan
strategi dakwah Rasulullah Saw. Rasulullah Saw. salah satu strategi dakwah Rasulullah Saw.
Rasulullah Saw. periode Mekah periode Mekah periode Mekah dengan tepat
periode Mekah

36
5 Menentukan Disajikan sebuah kisah dakwah Rasulullah Saw.
substansi dakwah periode Mekah, peserta didik dapat menentukan
Rasulullah Saw. substansi dakwah Rasulullah Saw. periode Mekah
periode Mekah dengan tepat
6 Mencontoh Disajikan sebuah Ilustrasi tentang salah satu L2
perilaku Rasulullah contoh dakwah Rasulullah Saw. pada periode
Saw. dalam Mekah, peserta didik dapat meneladani dalam
berdakwah periode kehidupan sehari-hari dengan tepat
Mekah
7 Menerapkan Disajikan kisah tentang strategi dakwah Rasulullah L2
strategi dakwah Saw. pada periode Mekah, peserta didik dapat
Rasulullah Saw. menerapkan strategi dakwah yang sesuai untuk
dalam kehidupan dilakukan pada masa sekarang dengan tepat
masa kini
8 Menganalisis Disajikan sebuah narasi tentang fenomena dakwah L3
perilaku yang masa kini, peserta didik dapat menentukan sikap
mencerminkan yang benar dalam memahami
dakwah Rasulullah keberagaman(keanekaragaman) dalam kehidupan
Saw di Mekah dengan tepat.
9 Mengkonstruksi Disajikan analisis strategi dakwah Rasulullah Saw. L3
strategi dakwah periode Mekah, peserta didik dapat
Rasulullah Saw. mengkonstruksi srategi dakwah Rasulullah Saw.
periode Mekah periode Mekah dalam kehidupan
keberagamaan( keanekaragaman) sekarang
10 3.5 Menganalisis Mejelaskan cara Substansi dan X/1 dengan tepat
Disajikan cerita tentang dakwah Rasulullah Saw. di L1
strategi dakwah dakwah Rasulullah strategi dakwah Madinah, peserta didik dapat menjelaskan strategi
Rasulullah Saw Saw periode Rasulullah Saw. dakwah Rasulullah Saw periode Madinah dengan
pada periode Madinah periode tepat
Madinah Madinah
11 Mencontoh Disajikan sebuah narasi tentang dakwah Rasulullah L2
perilaku dakwah Saw. Yang menggalang perdamaian di Madinah,

37
Rasulullah Saw di peserta didik dapat meneladani cara dakwah
Madinah Rasulullah Saw. di Madinah tersebut dalam
kehidupan sehari-hari dengan tepat
12 Menganalisis Disajikan sebuah contoh dakwah melalui media L3
perilaku yang sosial ,peserta didik dapat menentukan sikap yang
mencerminkan benar yang seharusnya dilakukan dalam
dakwah Rasulullah kehidupan sehari-hari dengan tepat
Saw. di Madinah
13 3.9 Menganalisis Menjelaskan X/2 Disajikan narasi tentang strategi dakwah Khulafaur L1
substansi dan strategi dakwah Rasyidin, peserta didik dapat menjelaskan strategi
strategi dakwah Khulafaur Rasyidin dakwah salah satu Khulafaur Rasyidin dengan
Khulafaur tepat
Rasyidin
14 Meneladani Disajikan sebuah cerita tentang keberhasilan L2
keberhasilan- Khulafaur rasyidin, peserta didik dapat meneladani
keberhasilan yang keberhasilan-keberhasilan dari salah satu khalifah
dicapai salah satu dengan tepat
khalifah pada
masa
pemerintahan
Khulafaur Rasyidin

15 Menganalisis Disajikan sebuah narasi tentang strategi dakwah L3


prilaku yang Khulafaur Rasyidin peserta didik dapat
mencerminkan menerapkan prilaku yang sesuai dengan dakwah
dakwah Khulafaur Khulafaur Rasyidin di Madrasah dengan tepat
Rasyidin
16 3.11 Menentukan Perkembangan X/2 Disajikan sebuah cerita, tentang keberhasilan L1
Mengevaluasi keberhasilan- peradaban dan Daulah Umayyah, peserta didik dapat menentukan
perkembangan keberhasilan yang Ilmu kemajuan-kemajuan yang dicapai pemerintahan
peradaban dan dicapai pada masa pengetahuan

38
ilmu Daulah Umayyah Daulah Daulah Umayyah dalam bidang pemerintahan
pengetahuan di Damaskus Umayyah di dengan tepat
pada masa dalam bidang Damaskus
Daulah pemerintahan
Umayyah di
Damaskus
17 Mengidentifikasi Disajikan sebuah cerita tentang perkembangan L2
perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan Daulah
peradaban dan Umayyah, peserta didik dapat menentukan tokoh
ilmu pengetahuan perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan
pada masa Daulah pada masa Daulah Umayah di Damaskus dengan
Umayah di tepat
Damaskus
18 Menentukan ibrah Disajikan beberapa narasi tentang keistimewaan L3
dari keberhasilan khalifah berprestasi masa Daulah Umayyah,
khalifah peserta didik dapat menentukan ibrah dari
berprestasi masa keberhasilan yang dicapai khalifah berprestasi
Daulah Umayyah dengan tepat
di Damaskus
19 3.2 Mengevaluasi Menentukan Perkembangan XI/2 Disajikan beberapa pernyataan tentang karya L1
perkembangan perbedaan tokoh- peradaban dan ilmuwan muslim, peserta didik dapat membedakan
peradaban dan tokoh ilmuwan Ilmu beberapa ilmuwan muslim dan karyanya dalam
ilmu muslim dan pengetahuan perkembangan peradaban dan ilmu pengetahuan
pengetahuan karyanya dalam pada masa masa Daulah Abbasiyah dengan tepat.
pada masa perkembangan Daulah
Daulah peradaban dan Abbasiyah
Abbasiyah ilmu pengetahuan
pada masa bani
20 Menentukan ibrah X/2 Disajikan narasi jasa-jasa salah seorang khalifah L2
dari keberhasilan- Daulah Abbasiyah, peserta didik dapat
keberhasilan salah menentukan ibrah dari keberhasilan-
keberhasilan/ jasa-jasa
39
seorang khalifah salah seorang khalifah terkenal Daulah Abbasiyah
terkenal Daulah jika dihubungkan dengan kondisi sekarang dengan
Abbasiyah di tepat
Baghdad jika
dihubungkan
dengan kondisi
sekarang

21 Meneladani Disajikan cerita tentang kemajuan Ilmu L3


perkembangan pengetahuan pada masa Daulah Abbasiyah,
Ilmu pengetahuan peserta didik dapat meneladani dalam kehidupan
Daulah Umayyah sehari-hari di madrasah dengan tepat
22 3.3 Menganalisis Sejarah lahirnya XI/1 Disajikan sebuah cerita awal mula berdirinya L3
Mengevaluasi lahirnya Daulah Daulah Usmani Daulah Usmani, peserta didik dapat menganalisis
proses lahirnya Usmani lahirnya Daulah Usmani di Turki dengan tepat
Daulah Usmani
23 Mengidentifikasi Kemajuan Disajikan narasi kemajuan peradaban Daulah L2
khalifah peradaban Usmani, peserta didik dapat mengidentifikasi
berprestasi pada Islam masa khalifah berprestasi masa Daulah Usmani dengan
masa Daulah Daulah Usmani tepat
Usmani
24 Menentukan ibrah Kemunduran Disajikan sebuah narasi sebab-sebab kemunduran L3
dari keruntuhan Islam masa Daulah Usmani, peserta didik dapat menentukan
Daulah Usmani Daulah Usmani ibrah dari keruntuhan Daulah Usmani dengan tepat
25 3.6 Menganalisis Sejarah lahirnya XI/1 Disajikan sebuah narasi awal mula berdirinya L3
Mengevaluasi lahirnya Daulah Daulah Mughal Daulah Mughal, peserta didik dapat, menganalisis
perkembangan Mughal lahirnya Daulah Mughal di India dengan tepat
ilmu
pengetahuan
dan peradaban

40
pada masa
Daulah Mughal
26 Mengidentifikasi Kemajuan Disajikan narasi kemajuan peradaban Daulah L2
khalifah peradaban Mughal, peserta didik dapat mengidentifikasi
berprestasi pada Islam masa khalifah berprestasi masa Daulah Mughal dengan
masa Daulah Daulah Mughal tepat
Mughal
27 Menentukan ibrah Kemunduran Disajikan sebuah narasi kemunduran Daulah L3
dari keruntuhan Islam masa Mughal, peserta didik dapat menentukan ibrah
Daulah Mughal Daulah Mughal runtuhnya Daulah Mughal dengan tepat
28 3.9 Menganalisis Mengidentifikasi Penjajahan XI/2 Disajikan sebuah fakta sejarah tentang L1
kemunduran penyebab barat atas dunia kebangkitan bangsa barat, peserta didik dapat
Islam dan latar runtuhnya dunia Islam mengidentifikasi penyebab kemunduran umat
belakang Islam Islam dengan tepat
munculnya
gerakan tajdid
29 Memberikan Munculnya Disajikan tentang awal munculnya gerakan L2
argumentasi sebab gerakan pembaharuan dalam Islam, peserta didik
munculnya pembaharuan memberikan argumentasi sebab munculnya
gerakan tajdid dalam Islam gerakan tajdid dalam dunia Islam dengan tepat
30 Menilai ibrah dari Disajikan tentang fakta sejarah tentang munculnya L3
munculnya gerakan tajdid, peserta didik dapat menilai ibrah
gerakan tajdid dari munculnya gerakan tajdid dan relevansinya
dengan perkembangan Islam masa sekarang
31 3.10 Mengidentifikasi Gerakan XI/2 dengan
Disajikantepat
narasi tentang kemajuan Islam setelah L1
Menganalisis nilai positif gerakan pembaharuan munculnya gerakan pembaharuan, peserta didik
tokoh-tokoh pembaharuan dalam Islam dapat mengidentifikasi nilai positif gerakan
pembaharuan dalam Islam pembaharuan dalam Islam dengan tepat
dalam Islam dan
ide-ide
pembaharuan

41
(Ali Pasha,
Jamaluddin Al-
Afghani,
Muhammad
Rasyid Ridha)
32 Menganalisis ide- Disajikan narasi tentang ide-ide pembaharuan dari L2
ide pembaharuan beberapa mujaddid, peserta didik dapat
para mujaddid menganalisis ide pembaharuan dari salah satu
mujaddid dengan tepat
33 Mengevaluasi ide- Disajikan tentang ide pembaharuan dari beberapa L3
ide pembaharuan mujaddid, peserta didik dapat mengevaluasi atau
dari para mujaddid mengkritik ide pembaharuan dari salah satu
mujaddid dengan tepat
34 3.12 Menunjukkan Pengaruh XI/2 Disajikan narasi tentang gerakan pembaharuan di L1
Menganalisis pengaruh gerakan gerakan Indonesia, peserta didik dapat menunjukan
pengaruh pembaharuan pembaharauan pengaruh gerakan pembaharuan terhadap
gerakan terhadap Islam di perkembangan dakwah Islam di Indonesia dengan
pembaharuan perkembangan Indonesia tepat
terhadap Islam di Indonesia
perkembangan
Islam di
Indonesia
35 Mengaitkan Disajikan narasi tentang ide-ide tokoh mujaddid, L2
hubungan antara peserta didik dapat mengaitkan antara munculnya
gerakan gerakan pembaharuan dengan lahirnya organisasi
pembaharuan kemasyarakatan (Ormas) Islam di Indonesia
dengan lahirnya dengan tepat
organisasi Islam di
Indonesia
36 Merumuskan ibrah Disajikan narasi tentang perkembangan organisasi L3
lahirnya gerakan Islam di Indonesia, peserta didik dapat
merumuskan
42
pembaharuan ibrah lahirnya gerakan pembaharuan Islam
terhadap terhadap perkembangan Islam di Indonesia
perkembangan dengan tepat
Islam di Indonesia
37 3.13 Menentukan peran Peran XI/2 Disajikan ilustrasi tentang Islam sebagai agama L3
Menganalisis organisasi Islam Organisasi rahmatan lil alamin, peserta didik dapat
munculnya dalam memperkuat Islam di menentukan peran organisasi Islam dalam
organisasi Islam kesatuan bangsa Indonesia memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara
sebagai dampak dalam konteks dalam konteks kebhinekaan.
dari adanya kebhinekaan
gerakan
pembaharuan

38 Menganalisis Disajikan infografis tentang budaya masyarakat L2


kedudukan Indonesia, peserta didik dapat menganalisis
organisasi Islam kedudukan organisasi Islam di Indonesia dalam
dalam mewujudkan mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa
persatuan dan
kesatuan bangsa
39 Menentuakan nilai- Disajikan narasi tentang kemajemukan bangsa L3
nilai yang Indonesia, peserta didik dapat menentukan nilai-
dikembangkan nilai yang dikembangkan organisasi Islam di
organisasi Islam di Indonesia dengan tepat
Indonesia yang
memiliki
kemajemukan
40 3.1. Menjelaskan teori- Jalur masuknya XII / I Disajikan sebuah narasi tentang jalur dan proses L1
Menganalisis teori dari sejarah Islam di awal masuknya Islam di Indonesia, peserta didik
jalur dan proses masuknya Islam di Indonesia dapat menjelaskan salah satu teori jalur masuknya
awal masuknya Indonesia Islam di Indonesia dengan tepat

43
Islam di
Indonesia
41 Menentukan teori- Disajikan stimulus (narasi, info grafis, cerita) L2
teori dari sejarah tentang jalur masuknya Islam di Indonesia, peserta
masuknya Islam di didik dapat menentukan teori masuknya Islam di
Indonesia Indonesia dengan tepat

42 Menyimpulkan jalur Disajikan sebuah cerita tentang jalur masuknya L3


masuknya Islam di Islam di Indonesia, peserta didik dapat
Indonesia menyimpulkan teori masuknya Islam di Indonesia
dengan tepat
43 3.2 Menganalisis Mengetahui Kerajaan Islam XII/1 Disajikan sebuah narasi sejarah berdirinya L1
sejarah kerajaan Kerajaan Islam di di Indonesia kerajaan Islam awal di Indonesia, peserta didik
Islam di Indonesia dapat mengetahui salah satu Kerajaan Islam awal
Indonesia yang berdiri di Indonesia dengan tepat

44 Menentukan awal Disajikan beberapa pernyataan tentang asal usul L2


mula berdirinya berdirinya kerajaan Islam awal di Indonesia,
Kerajaan Islam di peserta didik dapat menentukan proses berdirinya
Indonesia Kerajaan Islam di Indonesia dengan tepat
45 Menentukan ibrah Disajikan sebuah cerita tentang berdirinya kerajaan L3
dari berdirinya Islam di Indonesia, peserta didik dapat
Kerajaan Islam di menentukan ibrah dari proses berdirinya Kerajaan
Indonesia Islam masa lalau di Indonesia dengan tepat
46 3.3 Menganalisis Mengetahui salah Sejarah XII/1 Disajikan narasi tentang sejarah walisanga, L1
biografi satu nama Walisanga peserta didik dapat mengetahui salah satu nama
Walisanga dan Walisanga yang Walisanga yang pertama kali menyebarkan Islam
perannya dalam pertama kali di Pulau Jawa dengan tepat
mengembangka menyebarkan
n Islam di Islam di Indonesia
Indonesia
44
47 Menunjukkan salah Disajikan narasi tentang karya Walisanga, peserta L1
satu karya dari didik dapat menunjukan salah satu karya dari
Walisanga Walisanga dimaksud dengan tepat
48 Menentukan Disajikan stimulus (Cerita, tabel, narasi, info grafis), L2
strategi dakwah tentang strategi dakwah Walisanga peserta didik
yang dilakukan dapat menentukan strategi dakwah yang dilakukan
oleh salah seorang oleh salah satu Walisanga dengan tepat
Walisanga di
Indonesia

49 Menerapkan Disajikan narasi tentang strategi dakwah


strategi dakwaah Walisanga, peserta didik dapat menerapkan srategi
Walisanga dalam dakwah walisongo yang masih relevan untuk
kehidupan masa dilakukan pada masa sekarang dengan tepat
sekarang
50 Membandingkan Disajikan beberapa metode dakwah yang L3
metode dakwah dilakukan oleh Walisanga, peserta didik dapat
Walisanga yang membandingkan metode dakwah salah satu
satu dengan Walisanga dengan tepat
lainnya
51 Mengambil ibrah Disajikan narasi tentang strategi dakwah L3
dari strategi Walisanga, peserta didik dapat mengambil ibrah
dakwah Walisanga dari strategi dakwah yang dilakukan Walisanga
di Indonesia dalam pergaulan sehari-hari di madrasah dengan
tepat
52 3.4 Menganalisis Mengidentifikasi Kerajaan Islam Disajikan sebuah cerita tentang peranan Kerajaan L1
peranan peranan Kerajaan di Indonesia Islam di Indonesia, peserta didik dapat
kerajaan- Islam mengidentifikasi peranan kerajaan Islam di
kerajaan awal Indonesia dengan tepat
Islam terhadap
perkembangan

45
Islam di
Indonesia

53 Menentukan Disajikan stimulus (cerita, narasi, infografis, L2


peranan kerajaan pernyataan) tentang peranan kerajaan Islam,
Islam di Indonesia peserta didik dapat menentukan peranan Kerajaan
Islam awal di Indonesia dengan tepat
54 Mengambil ibrah Disajikan sebuah cerita tentang peranan Kerajaan L3
dari peranan Islam, peserta didik dapat mengambil ibrah dari
Kerajaan Islam di peranan Kerajaan Islam awal di Indonesia dalam
Indonesia kehidupan sehari-hari dengan tepat
55 3.5 Menganalisis Menjelaskan peran Perjuangan XII/1 Disajikan sebuah narasi tentang peran umat Islam L1
peran umat umat Islam pada umat Islam pada pada masa penjajahan, peserta didik dapat
Islam pada masa masa penjajahan massa menjelaskan peran umat Islam pada masa
penjajahan dan penjajahan penjajahan dengan tepat
kemerdekaan
56 Menentukan Disajikan stimulus (cerita, narasi, table), tentang L2
peranan tokoh peranan tokoh Islam pada masa penjajahan,
Islam pada masa peserta didik dapat menentukan peranan salah
penjajahan satu tokoh Islam pada masa penjajahan dengan
57 Mengambil ibrah tepat
Disajikan sebuah Stimulus (kisah,narasi,cerita) L3
dari peranan umat peranan Umat Islam pada masa penjajahan,
islam pada masa peserta didik dapat meneladani peranan umat
penjajahan dan Islam pada masa penjajahan dan kemerdekaan
kemerdekaan dalam kehidupan di Madrasah dengan tepat
58 3.6 Menganalisis Mencontohkan Peran umat XII/1 Disajikan sebuah cerita tentang peranan umat L1
peran umat peranan umat Islam pasca Islam pada masa pasca kemerdekaan, peserta
Islam pada masa Islam pada masa kemerdekaan didik dapat mencontohkan salah satu peranan
pasca pasca tokoh umat Islam paca Kemerdekaan dengan tepat
kemerdekaan kemerdekaan

46
59 Menentukan Disajikan stimulus (cerita, narasi, infografis), L2
peranan umat tentang peranan umat Islam pada masa pasca
Islam pada masa kemerdekaan peserta didik dapat menentukan
pasca peranan umat Islam pasca kemerdekaan dengan
kemerdekaan tepat
60 Menyimpulkan Disajikan sebuah cerita tentang peranan umat L3
peranan umat Islam pada masa pasca kemerdekaan peserta
Islam pada masa didik dapat menyimpulkan peranan umat Islam
pasca pada masa pasca Kemerdekaan dengan tepat.
kemerdekaan

47
KISI-KISI UJIAN MADRASAH (UM)
MATA PELAJARAN PAI DAN BAHASA ARAB TP. 2020/2021

Mata pelajaran: BAHASA ARAB Jenjang: Madrasah Aliyah


(MA) Peminatan : MIPA/IPS/Bahasa/Keagamaan

Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
1. 3.1 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Mengemukakan ‫فراعتلاو تايحتلا‬ X/1 Disajikan dialog L-1
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, ungkapan ‫تايحتلا‬ sederhana tentang
dan makna) dari teks yang berkaitan perkenalan, peserta
didik dapat
dengan tema : ‫ فراعتلاو تايحتلا‬yang
melengkapi dialog
melibatkan tindak tutur mengenalkan tersebut dengan
diri dan orang lain, meminta maaf, tepat.
berterima kasih, dan berpamitan
dengan memperhatikan
100 – 1 ‫ماقرلأا – ةملكال ميسقت‬
2. 3.2 Menganalisis gagasan dari teks Mengidentifikasi ‫ملكال ميسقت‬0‫ة‬ X/1 Disajikan kalimat L-1
bahasa Arab yang berkaitan dengan jenis kata ( - ‫مسالا‬ sederhana tentang
tema : perkenalan, peserta
‫تايحتلا ( فراعتلاو تايحتلا‬، ‫تانايبال‬ ‫ لعفال‬- ‫)فرحال‬ didik dapat
menentukan fi’il
)‫ةيصخشال‬، ‫ريغلابو سفنالب فيرعتال‬ dalam kalimat
dengan memperhatikan bentuk, dengan tepat.
makna, dan fungsi dari
100 – 1 ‫ماقرلأا – ةملكال ميسقت‬
3. 3.2 Menganalisis gagasan dari teks Menentukan 100 – 1 ‫ماقرلأا‬ X/1 Disajikan kalimat L-1
bahasa Arab yang berkaitan dengan 100 – 1 ‫ماقرلأا‬ sederhana tentang
tema : perkenalan, peserta
didik dapat
48
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
‫تايحتلا ( فراعتلاو تايحتلا‬، ‫تانايبال‬ menentukan
bilangan dengan
)‫ةيصخشال‬، ‫ريغلابو سفنالب فيرعتال‬ tepat.
dengan memperhatikan bentuk,
makna, dan fungsi dari
100 – 1 ‫ماقرلأا – ةملكال ميسقت‬
4. 3.5 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Menemukan ‫تيبلا و ةرسلأا‬ X/1 Disajikan bagan L-3
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, informasi tersirat tentang keluarga,
dan makna) dari teks yang berkaitan peserta didik dapat
dengan tema: menentukan
،‫سردلما قفارم( ةسردلما‬0‫ة‬، ‫يسردلما تاودلأا‬0‫ة‬ informasi tersirat
dalam bagan
)‫طشنلأا‬0‫ةسردلما يف ة‬ dengan tepat.
yang melibatkan tindak tutur memberi
perintah, melarang, dan meminta izin
dengan memperhatikan bentuk,
makna, dan fungsi dari susunan
gramatikal
‫عمجلاو ىنثلماو درفلما‬
5. 3.6 Mengevaluasi teks bahasa Arab yang Melengkapi ‫ريمضال‬ X/1 Disajikan kalimat L-2
berkaitan dengan tema : kalimat dengan rumpang tentang
،‫سردلما قفارم( ةسردلما‬0‫ة‬، ‫يسردلما تاودلأا‬0‫ة‬ ‫ريمض‬ keluarga, peserta
didik dapat
)‫طشنلأا‬0‫ةسردلما يف ة‬ menerapkan dhamir
dengan memperhatikan bentuk, yang sesuai untuk
makna, dan fungsi dari susunan melengkapi kalimat
gramatikal dengan tepat
‫عمجلاو ىنثلماو درفلما‬

49
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
6. 3.5 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Melengkapi X/1 Disajikan kalimat L-1
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, kalimat
‫سردلما‬0‫ئيبلاو ة‬0‫ة‬ rumpang tentang
dan makna) dari teks yang berkaitan ‫طيحلما‬0‫اهب ة‬ sekolah, peserta
dengan tema: didik dapat
،‫سردلما قفارم( ةسردلما‬0‫ة‬، ‫يسردلما تاودلأا‬0‫ة‬ melengkapi kalimat
tersebut dengan
)‫طشنلأا‬0‫ةسردلما يف ة‬ tepat
yang melibatkan tindak tutur memberi
perintah, melarang, dan meminta izin
dengan memperhatikan bentuk,
makna, dan fungsi dari susunan
gramatikal
‫عمجلاو ىنثلماو درفلما‬
7. 3.6 Mengevaluasi teks bahasa Arab yang Menemukan ‫درفلما‬ ‫ىنثلماو‬ X/1 Disajikan kalimat L-2
berkaitan dengan tema : bentuk ‫عمج‬ tentang sekolah,
،‫سردلما قفارم( ةسردلما‬0‫ة‬، ‫يسردلما تاودلأا‬0‫ة‬ ‫عمجلاو‬ peserta didik dapat
menentukan bentuk
)‫طشنلأا‬0‫ةسردلما يف ة‬ jamak dengan tepat.
dengan memperhatikan bentuk,
makna, dan fungsi dari susunan
gramatikal
‫عمجلاو ىنثلماو درفلما‬
8. 3.8 Menganalisis gagasan dari teks Menentukan ‫لعفال‬ ‫لعفال ماسقأ‬ X/2 Disajikan kalimat L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan rumpang tentang
tema : kehidupan sehari-
- ‫يمويال ةطشنلأا( ةيمويال ةايحال‬0‫ ة‬- ‫اسال‬0‫ةع‬ hari, peserta didik
dapat melengkapi
)‫يمويال ةدابعلا‬0‫ة‬ dengan fi’il secara
tepat

50
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
dengan memperhatikan bentuk,
makna, dan fungsi dari susunan
gramatikal
‫ لعفال ماسقأ‬- ‫ثنؤلماو ركذملا‬
9. 3.8 Menganalisis gagasan dari teks Mengklasifikasi ‫ثنؤلماو ركذملا‬ X/2 Disajikan kalimat L-3
bahasa Arab yang berkaitan dengan ‫ثنؤلماو ركذملا‬ sederhana tentang
tema : kehidupan sehari-
- ‫يمويال ةطشنلأا( ةيمويال ةايحال‬0‫ ة‬- ‫اسال‬0‫ةع‬ hari, peserta didik
dapat
)‫يمويال ةدابعلا‬0‫ة‬ mengklasifikasikan
dengan memperhatikan bentuk, isim mudzakkar
makna, dan fungsi dari susunan atau isim muannats
gramatikal dengan tepat.
‫ لعفال ماسقأ‬- ‫ثنؤلماو ركذملا‬
10. 3.9 Memahami fungsi sosial, struktur Menganalisis fakta ‫ياوهال‬0‫ة‬ X/2 Disajikan paragraf L-3
teks, dan unsur kebahasaan (bunyi, dari teks yang sederhana tentang
kata, dan makna) dari teks yang dibaca hobi, peserta didik
berkaitan dengan tema: dapat menganalisis
)‫ياوهال‬0‫ياوهال عاونأ( ة‬0‫ة‬، ‫ملاسإلا يف حيورتلا‬ pernyataan yang
sesuai dengan
yang melibatkan tindak tutur tepat.
mengemukakan pendapat dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari susunan gramatikal
‫ماهفتسالا تاودأ‬
11. 3.1 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Menentukan ‫قوستلا‬ XI/1 Disajikan kalimat L-1
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, sinonim sederhana tentang
dan makna) dari teks yang berkaitan berbelanja, peserta
dengan tema: didik dapat
menentukan
51
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
‫لا‬0‫سلا يف( قوست‬0‫يديلقتلا قو‬، ‫يف‬ sinonim dari kata
yang bergaris
)‫لا‬0 0 0 0 0 0 0 ‫تيكرامربووس‬ bawah dengan tepat
yang melibatkan tindak tutur
mendeskripsikan bentuk, timbangan,
sifat, dan karakteristik suatu benda
dengan memperhatikan bentuk,
makna, dan fungsi dari susunan
gramatikal
‫نويلبو رايلمو نويلمو فلأ ددع‬
12. 3.2 Menganalisis gagasan dari teks Menerapkan 'adad ‫نويلمو فلأ ددع‬ XI/1 Disajikan kalimat L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan dan ma’dud sederhana tentang
tema : ‫ايلمو‬0‫نويلبو ر‬ berbelanja, peserta
‫سلا يف( قوستلا‬0‫يديلقتلا قو‬، ‫يف‬ didik dapat
menerapkan ‘adad
)‫تيكرامربووسلا‬ ma’dud dengan
dengan memperhatikan bentuk, tepat.
makna, dan fungsi dari susunan
gramatikal
‫ايلمو نويلمو فلأ ددع‬0‫نويلبو ر‬
13. 3.3 Memahami fungsi sosial, struktur Menemukan ‫ةحصال‬ XI/1 Disajikan gambar L-3
teks, dan unsur kebahasaan (bunyi, informasi tersirat tentang kesehatan,
kata, dan makna) dari teks yang peserta didik dapat
berkaitan dengan tema: menentukan
)‫حصال‬0‫يلديصلاو ىفشتسلما( ة‬0‫ة‬، ‫ ضيرملا ةدايع‬yang informasi yang
tersirat dalam
melibatkan tindak tutur gambar dengan
menanyakan kondisi kesehatan, tepat.
ungkapan ketika menjenguk orang
sakit, dan memberi saran (menjaga

52
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
kesehatan) dengan memperhatikan
bentuk, makna, dan fungsi dari
susunan gramatikal
‫فطعلا فورحو رجلا فورح‬
14. 3.3 Memahami fungsi sosial, struktur Menterjemahkan ‫ةحصال‬ XI/1 Disajikan kalimat L-1
teks, dan unsur kebahasaan (bunyi, kalimat sederhana tentang
kata, dan makna) dari teks yang kesehatan, peserta
berkaitan dengan tema: didik dapat
)‫لاو ىفشتسلما( ةحصال‬0‫ةيلديص‬، ‫ضيرملا ةدايع‬ menentukan
terjemah kalimat
yang melibatkan tindak tutur tersebut dengan
menanyakan kondisi kesehatan, tepat.
ungkapan ketika menjenguk orang
sakit, dan memberi saran (menjaga
kesehatan) dengan memperhatikan
bentuk, makna, dan fungsi dari
susunan gramatikal
‫فطعلا فورحو رجلا فورح‬
15. 3.4 Menganalisis gagasan dari teks Menganalisis ‫رجلا فورح‬ XI/1 Disajikan kalimat L-3
bahasa Arab yang berkaitan dengan fungsi huruf al-jar sederhana tentang
tema : kesehatan, peserta
didik dapat
)‫لما( ةحصال‬00 0 0 0 0 0 0 0 ‫لاو ىفشتس‬0 0 0 0 0 0 0 0 ‫ةيلديص‬، ‫يرملا ةدايع‬0 0 0 0 0 0 0 0 ‫ض‬ menganalisis makna
dengan memperhatikan bentuk, huruf jar yang
makna, dan fungsi dari susunan sesuai konteks
gramatikal dengan tepat.
‫حو رجلا فورح‬0‫فطعلا فور‬
16. 3.4 Menganalisis gagasan dari teks Menerapkan ‫فطعلا فورح‬ XI/1 Disajikan kalimat L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan kaidah athaf sederhana tentang
tema : kesehatan, peserta
didik dapat
53
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
)‫يلديصلاو ىفشتسلما( ةحصال‬0‫ة‬، ‫ضيرملا ةدايع‬ menerapkan bentuk
athaf dengan tepat.
dengan memperhatikan bentuk,
makna, dan fungsi dari susunan
gramatikal
‫فطعلا فورحو رجلا فورح‬
17. 3.6 Menerapkan kaidah tentang bentuk, Menyusun kata ‫حايسلاو رفسال‬0‫ة‬ XI/1 Disajikan kata-kata L-3
makna, dan fungsi dari susunan menjadi kalimat acak tentang wisata,
gramatikal peserta didik dapat
‫ةفرعلما مسالاو ةركنلا مسالا‬ menyusunnya
menjadi kalimat
dalam menyusun teks bahasa Arab yang benar dengan
yang berkaitan dengan tema : tepat
‫حايسلاو رفسال‬0‫تلاصاولما لئاسو( ة‬، ‫قطانلما‬
)‫ةيحايسال‬
18. 3.6 Menerapkan kaidah tentang bentuk, Mengklasifikasikan ‫ةركنلا‬ XI/1 Disajikan kalimat L-3
makna, dan fungsi dari susunan isim ma’rifah sederhana tentang
gramatikal ‫مسالا‬ wisata, peserta didik
‫ةفرعلما مسالاو ةركنلا مسالا‬ ‫ةفرعلما مسالاو‬ dapat
mengklasifikasikan
dalam menyusun teks bahasa Arab isim-isim ma’rifah
yang berkaitan dengan tema : dengan tepat
‫حايسلاو رفسال‬0‫تلاصاولما لئاسو( ة‬، ‫قطانلما‬
)‫ةيحايسال‬
19. 3.7 Memahami fungsi sosial, struktur Menentukan ‫ةرمعلاو جحال‬ XI/2 Disajikan teks dialog L-1
teks, dan unsur kebahasaan (bunyi, makna kata tentang haji dan
kata, dan makna) dari teks yang umroh, peserta didik
berkaitan dengan tema : dapat menentukan
‫ةرمعلاو جحال‬، ‫كم‬0‫نيدملاو ة‬0‫ة‬ makna kata dengan
tepat
54
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
yang melibatkan tindak tutur
menyatakan dan menanyakan
tindakan/kejadian di waktu lampau
dengan memperhatikan bentuk,
makna, dan fungsi dari
‫الما لعفلا فيرصت‬0‫يوغللا ي ض‬
20. 3.7 Memahami fungsi sosial, struktur Menyusun kalimat ‫ةرمعلاو جحال‬ XI/2 Disajikan kalimat L-3
teks, dan unsur kebahasaan (bunyi, menjadi paragraf acak tentang umroh,
kata, dan makna) dari teks yang peserta didik dapat
berkaitan dengan tema : menyusunnya
‫ةرمعلاو جحلا‬، ‫كم‬0‫ةنيدملاو ة‬ menjadi paragraf
dengan tepat
yang melibatkan tindak tutur
menyatakan dan menanyakan
tindakan/kejadian di waktu lampau
dengan memperhatikan bentuk,
makna, dan fungsi dari
‫الما لعفلا فيرصت‬0‫يوغللا ي ض‬
21. 3.8 Menganalisis gagasan dari teks Menyesuaikan ‫يوغللا فيرصتال‬ XI/2 Disajikan kalimat L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan bentuk fi’il madhi rumpang tentang
tema : dengan subjek ‫ي ضاملا لعفلل‬ haji dan umroh,
peserta didik dapat
‫ةرمعلاو جحال‬، ‫كم‬0‫دملاو ة‬0 0 0 0 0 ‫ةني‬ menerapkan taṣrif
dengan memperhatikan bentuk, fi’il madhi dengan
makna, dan fungsi dari susunan tepat
gramatikal
‫الما لعفلا فيرصت‬0‫يوغللا ي ض‬

55
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
22. 3.8 Menganalisis gagasan dari teks Menerapkan taṣrif ‫يوغللا فيرصتال‬ XI/2 Disajikan kalimat L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan lugawi al-fi’li al- tentang haji dan
tema : madhi ‫ي ضاملا لعفلل‬ umroh, peserta didik
‫ةرمعلاو جحال‬، ‫كم‬0‫نيدملاو ة‬0‫ة‬ dapat menerapkan
taṣrif lugawi al-fi’li
dengan memperhatikan bentuk, al- madhi dengan
makna, dan fungsi dari susunan tepat
gramatikal
‫الما لعفلا فيرصت‬0‫يوغللا ي ض‬

23. 3.9 Memahami fungsi sosial, struktur Menentukan kosa ‫ملاعإلا ايجولونكت‬ XI/2 Disajikan gambar L-1
teks, dan unsur kebahasaan (bunyi, kata sesuai tentang teknologi
kata, dan makna) dari teks yang gambar ‫لاصتلااو‬ informasi dan
berkaitan dengan tema: komunikasi, peserta
،‫ملاعإلا ايجولونكت‬ ‫بوساحلا( لاصتلااو‬ didik dapat
menentukan kosa
)‫لاوجال‬، ‫نيلانولأا‬ kata dengan tepat.
yang melibatkan tindak tutur
menyatakan dan menanyakan
tindakan/kejadian di waktu sekarang
dan akan datang dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari
‫يوغللا عراضلما لعفال فيرصت‬
24. 3.9 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Menentukan ‫ملاعإلا ايجولونكت‬ XI/2 Disajikan paragraf L-3
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, informasi tersurat sederhana tentang
dan makna) dari teks yang berkaitan ‫لاصتلااو‬ teknologi informasi
dengan tema: dan komunikasi,
peserta didik dapat
menentukan
informasi tersurat
56
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
،‫ملاعإلا ايجولونكت‬ ‫لاصتلااو‬ (‫بوساحلا‬ dalam paragraf
dengan tepat.
)‫لاوجال‬، ‫ ولأا‬0 0 0 0 0 0 0 0 0 ‫نيلان‬
yang melibatkan tindak tutur
menyatakan dan menanyakan
tindakan/kejadian di waktu sekarang
dan akan datang dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari
‫يوغللا عراضلما لعفال فيرصت‬
25. 3.10 Mengevaluasi gagasan dari teks Menerapkan taṣrif ‫يوغللا فيرصتال‬ XI/2 Disajikan kalimat L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan lugawi al-fi’li al- rumpang tentang
tema : mudhari' ‫عراضلما لعفلل‬ teknologi informasi
،‫ملاعإلا ايجولونكت‬ ‫بوساحلا( لاصتلااو‬ dan komunikasi,
peserta didik dapat
)‫لاوجال‬، ‫نيلانولأا‬ melengkapi dengan
dengan memperhatikan bentuk, fi’il mudhari yang
makna, dan fungsi dari susunan sesuai dengan tepat
gramatikal
‫يوغ لا عراضلما لعفال فيرصت‬
26. 3.10 Mengevaluasi gagasan dari teks Menerapkan taṣrif ‫يوغللا فيرصتال‬ XI/2 Disajikan kalimat L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan lugawi al-fi’li al- sederhana tentang
tema : mudhari' ‫عراضلما لعفلل‬ teknologi informasi
،‫ملاعإلا ايجولونكت‬ ‫لاصتلااو‬ (‫بوساحلا‬ dan komunikasi,
peserta didik dapat
)‫لاوجال‬، ‫ ولأا‬0 0 0 0 0 0 0 0 0 ‫نيلان‬ menerapkan tasrif
dengan memperhatikan bentuk, fi’il mudhari sesuai
makna, dan fungsi dari susunan dhamir dengan
gramatikal tepat

57
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
‫يوغ لا عراضلما لعفال فيرصت‬
27. 3.11 Memahami fungsi sosial, struktur teks Menentukan ‫يف‬ XI/2 Disajikan kalimat L-1
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, makna kata sederhana tentang
dan, makna) dari teks yang berkaitan ‫نايدلأا‬ agama di Indonesia,
dengan tema: ‫ايسينودنإ‬ peserta didik dapat
)‫دباعلماو نايدلأا( ايسينودنإ يف نايدلأا‬، ‫حماستال‬ menentukan makna
kata dengan tepat
yang melibatkan tindak tutur memberi
dan meminta informasi beberapa
ajaran agama di Indonesia dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari susunan gramatika
‫يمسالا ةلمجال‬0‫ةيلعفلا ةلمجلاو ة‬
sesuai dengan konteks
28. 3.11 Memahami fungsi sosial, struktur Menentukan ‫يف‬ XI/2 Disajikan paragraf L-3
teks dan unsur kebahasaan (bunyi, informasi tersirat sederhana tentang
kata, dan, makna) dari teks yang ‫نايدلأا‬ agama di Indonesia,
berkaitan dengan tema: ‫ايسينودنإ‬ peserta didik dapat
)‫دباعلماو نايدلأا( ايسينودنإ يف نايدلأا‬، ‫حماستال‬ menentukan
informasi tersirat
yang melibatkan tindak tutur memberi dalam paragraf
dan meminta informasi beberapa dengan tepat.
ajaran agama di Indonesia dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari susunan gramatika
‫يمسالا ةلمجال‬0‫ةيلعفلا ةلمجلاو ة‬
sesuai dengan konteks
29. 3.12 Mengevaluasi gagasan dari teks Mengidentifikasi ‫لمجال‬0‫ةيمسالا ة‬ XI/2 Disajikan beberapa L-1
bahasa Arab yang berkaitan dengan jumlah ismiyyah kalimat sederhana
tema : tentang agama di
Indonesia, peserta
58
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
،‫دباعلماو نايدلأا( ايسينودنإ يف نايدلأا‬ didik dapat
mengidentifikasi
)‫حماستال‬ jumlah ismiyyah
dengan memperhatikan bentuk, dengan tepat
makna, dan fungsi dari susunan
gramatikal
‫لمجال‬0‫يمسالا ة‬0‫لمجلاو ة‬0‫ةيلعفلا ة‬
30. 3.12 Mengevaluasi gagasan dari teks Menganalisis ‫لمجال‬0‫ةيلعفلا ة‬ XI/2 Disajikan jumlah L-3
bahasa Arab yang berkaitan dengan kesalahan fi’liyyah dengan fi’il
tema : yang salah tentang
،‫دباعلماو نايدلأا( ايسينودنإ يف نايدلأا‬ agama di Indonesia,
peserta didik dapat
)‫حماستال‬ menganalisis
dengan memperhatikan bentuk, kesalahan dengan
makna, dan fungsi dari susunan tepat.
gramatikal
‫لمجال‬0‫يمسالا ة‬0‫لمجلاو ة‬0‫ةيلعفلا ة‬
31. 3.1 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Menentukan ‫ضايرال‬0‫ة‬ XII/1 Disajikan gambar L-3
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, informasi tersirat tentang olahraga,
dan makna) dari teks yang berkaitan peserta didik dapat
dengan tema: menentukan
)‫ةضايرال عاونأ( ةضايرال‬، ‫قباسلما‬0‫ةيضايرال تا‬ informasi tersirat
dalam gambar
yang melibatkan tindak tutur dengan tepat.
membandingkan sesuatu dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari susunan gramatikal
‫ تعنال‬- ‫ةفاضإلا‬
32. 3.1 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Menganalisis ‫ضايرال‬0‫ة‬ XII/1 Disajikan gambar L-3
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, gambar tentang olahraga,
59
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
dan makna) dari teks yang berkaitan peserta didik dapat
dengan tema: menentukan kalimat
)‫ضايرال‬0‫ةضايرال عاونأ( ة‬، ‫قباسلما‬0‫ةيضايرال تا‬ dengan tepat.
yang melibatkan tindak tutur
membandingkan sesuatu dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari susunan gramatikal
‫ تعنال‬- ‫ةفاضإلا‬
33. 3.1 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Menyusun kata ‫ضايرال‬0‫ة‬ XII/1 Disajikan kata-kata L-3
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, menjadi kalimat acak tentang
dan makna) dari teks yang berkaitan olahraga, peserta
dengan tema: didik dapat
)‫ضايرال‬0‫ةضايرال عاونأ( ة‬، ‫قباسلما‬0‫ةيضايرال تا‬ menyusunnya
menjadi kalimat
yang melibatkan tindak tutur dengan tepat.
membandingkan sesuatu dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari susunan gramatikal
‫ةفاضإلا – تعنال‬
34. 3.2 Menganalisis gagasan dari teks Melengkapi ‫تعنال‬ XII/1 Disajikan kalimat L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan kalimat dengan rumpang tentang
tema : na’at man’ut olahraga, peserta
)‫ضايرال‬0‫( ة‬0‫ضايرلا عاونأ‬0‫ة‬، ‫قباسم‬0‫يضاير تا‬0‫ة‬ didik dapat
melengkapi kalimat
dengan memperhatikan bentuk, dengan na’at secara
makna, dan fungsi dari susunan tepat
gramatikal
‫ تعنال‬- ‫ةفاضإلا‬

60
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
35. 3.2 Menganalisis gagasan dari teks Mengidentifikasi ‫فاضإلا‬0‫ة‬ XII/1 Disajikan kalimat L-1
bahasa Arab yang berkaitan dengan susunan iḍāfah tentang olahraga,
tema : peserta didik dapat
)‫ضايرال‬0‫( ة‬0‫ضايرلا عاونأ‬0‫ة‬، ‫قباسم‬0‫يضاير تا‬0‫ة‬ mengidentifikasi
muḍāf ilaih dengan
dengan memperhatikan bentuk, tepat
makna, dan fungsi dari susunan
gramatikal
‫ تعنال‬- ‫ةفاضإلا‬

36. 3.2 Menganalisis gagasan dari teks Melengkapi ‫فاضإلا‬0‫ة‬ XII/1 Disajikan kalimat L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan kalimat dengan rumpang tentang
tema : muḍāf olahraga, peserta
)‫ضايرال‬0‫( ة‬0‫ضايرلا عاونأ‬0‫ة‬، ‫قباسم‬0‫يضاير تا‬0‫ة‬ didik dapat
melengkapinya
dengan memperhatikan bentuk, dengan muḍāf
makna, dan fungsi dari susunan secara tepat
gramatikal
‫ تعنال‬- ‫ةفاضإلا‬

37. 3.3 Menganalisis fungsi sosial, struktur Menentukan ‫بابشال‬ XII/1 Disajikan kalimat L-1
teks, dan unsur kebahasaan (bunyi, antonim tentang pemuda,
kata, dan makna) dari teks yang peserta didik dapat
berkaitan dengan tema : menentukan
antonim dengan
)‫لحرم( بابشال‬0‫بابشال ة‬، ‫لائافتم نك‬ tepat.

yang mendeskripsikan sebuah


kejadian dengan memperhatikan

61
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
bentuk, makna dan fungsi dari
susunan gramatikal

‫لوهجملل ينبلما لعفلا – مولعملل ينبلما لعفال‬


38. 3.3 Menganalisis fungsi sosial, struktur Menganalisis ‫بابشال‬ XII/1 Disajikan ungkapan L-3
teks, dan unsur kebahasaan (bunyi, ungkapan sederhana tentang
kata, dan makna) dari teks yang pemuda, peserta
berkaitan dengan tema : didik dapat
menganalisisnya
)‫بابشال ةلحرم( بابشال‬، ‫لائافتم نك‬ dengan gambar
secara tepat.
yang mendeskripsikan sebuah
kejadian dengan memperhatikan
bentuk, makna dan fungsi dari
susunan gramatikal

‫لوهجملل ينبلما لعفلا – مولعملل ينبلما لعفال‬


39. 3.3 Menganalisis fungsi sosial, struktur Menyimpulkan ‫بابشال‬ XII/1 Disajikan ayat al- L-3
teks, dan unsur kebahasaan (bunyi, kandungan ayat Qur’an, peserta
kata, dan makna) dari teks yang didik dapat
berkaitan dengan tema : menyimpulkan
kandungan ayat
)‫بابشال ةلحرم( بابشال‬، ‫لائافتم نك‬ dengan tepat.

yang mendeskripsikan sebuah


kejadian dengan memperhatikan
bentuk, makna dan fungsi dari
susunan gramatikal

62
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
‫لوهجملل ينبلما لعفلا – مولعملل ينبلما لعفال‬
40. 3.3 Menganalisis fungsi sosial, struktur Menyusun kata ‫بابشال‬ XII/1 Disajikan kata-kata L-3
teks, dan unsur kebahasaan (bunyi, menjadi kalimat acak tentang
kata, dan makna) dari teks yang pemuda, peserta
berkaitan dengan tema : didik dapat
menyusunnya
)‫بابشال ةلحرم( بابشال‬، ‫لائافتم نك‬ menjadi kalimat
dengan tepat
yang mendeskripsikan sebuah
kejadian dengan memperhatikan
bentuk, makna dan fungsi dari
susunan gramatikal

‫لوهجملل ينبلما لعفلا – مولعملل ينبلما لعفال‬


41. 3.4 Mengevaluasi teks bahasa Arab yang Mengubah fi’il ‫لعفال‬ ‫ينبلما‬ XII/1 Disajikan kalimat L-2
berkaitan dengan tema mabni ma’lūm tentang pemuda
menjadi mabni ‫لعفال – مولعملل‬ dengan
)‫بابشال ةلحرم( بابشال‬، ‫لائافتم نك‬ majhūl ‫لوهجملل ينبلما‬ menggunakan fi’il
mabni ma’lūm,
dengan memperhatikan bentuk, peserta didik dapat
makna dan fungsi dari susunan mengubah menjadi
gramatikal fi’il mabni majhūl
dengan tepat.
‫لوهجملل ينبلما لعفلا – مولعملل ينبلما لعفال‬

63
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
42. 3.4 Mengevaluasi teks bahasa Arab yang Memilih kalimat ‫لعفال‬ ‫ينبلما‬ XII/1 Disajikan gambar, L-1
berkaitan dengan tema dengan fi’il mabni peserta didik dapat
majhūl ‫لعفال – مولعملل‬ memilih kalimat
)‫بابشال ةلحرم( بابشال‬، ‫لائافتم نك‬ ‫لوهجملل ينبلما‬ yang menggunakan
fi’il mabni majhūl
dengan memperhatikan bentuk, dengan tepat.
makna dan fungsi dari susunan
gramatikal

‫لوهجملل ينبلما لعفلا – مولعملل ينبلما لعفال‬


43. 3.5 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Menentukan ‫يبرعلا رعشال‬ XII/1 Disajikan tabel L-1
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, makna kata mufradat dan
dan makna) dari teks yang berkaitan artinya tentang syi’ir
dengan tema: arab, peserta didik
)‫رعشلا( يبرعلا رعشال‬، ‫يرصوبلا رعاشلا‬ dapat menentukan
pasangan mufradat
yang melibatkan tindak tutur memberi beserta artinya
apresiasi sebuah karya dengan dengan tepat
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari susunan gramatikal
‫ليضفتلا مسا‬
44. 3.5 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Menterjemahkan ‫يبرعلا رعشال‬ XII/1 Disajikan kalimat L-2
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, kalimat berbahasa
dan makna) dari teks yang berkaitan Indonesia tentang
dengan tema: syi’ir arab, peserta
)‫رعشلا( يبرعلا رعشال‬، ‫يرصوبلا رعاشلا‬ didik dapat
menentukan
yang melibatkan tindak tutur memberi terjemah bahasa
apresiasi sebuah karya dengan Arab dari kalimat
memperhatikan bentuk, makna, dan tersebut dengan
fungsi dari susunan gramatikal
64
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
‫ليضفتلا مسا‬ tepat.
45. 3.5 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Melengkapi dialog ‫يبرعلا رعشال‬ XII/1 Disajikan teks dialog L-1
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, rumpang tentang
dan makna) dari teks yang berkaitan syi’ir arab, peserta
dengan tema: didik dapat
)‫رعشلا( يبرعلا رعشال‬، ‫يرصوبلا رعاشلا‬ melengkapi dialog
dengan tepat
yang melibatkan tindak tutur memberi
apresiasi sebuah karya dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari susunan gramatikal
‫ليضفتلا مسا‬
46. 3.5 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Melengkapi ‫يبرعلا رعشال‬ XII/1 Disajikan syi’ir L-1
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, qaṣidah burdah qaṣidah burdah
dan makna) dari teks yang berkaitan rumpang, peserta
dengan tema: didik melengkapi
)‫رعشلا( يبرعلا رعشال‬، ‫يرصوبلا رعاشلا‬ syi’ir tersebut
dengan tepat
yang melibatkan tindak tutur memberi
apresiasi sebuah karya dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari susunan gramatikal
‫ليضفتلا مسا‬
47. 3.6 Mengevaluasi gagasan dari teks Mengidentifikasi ‫ليضفتلا مسا‬ XII/1 Disajikan kalimat L-1
bahasa Arab yang berkaitan dengan isim tafḍĭl tentang syi’ir arab,
tema : peserta didik dapat
)‫رعشلا( يبرعلا رعشلا‬، ‫يرصوبلا رعاشلا‬ menentukan jumlah
isim tafḍĭl dengan
dengan memperhatikan bentuk, tepat.
makna, dan fungsi dari susunan
gramatikal
65
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
‫ليضفتلا مسا‬

48. 3.6 Mengevaluasi gagasan dari teks Menentukan ‫ليضفتلا مسا‬ XII/1 Disajikan paragraf L-1
bahasa Arab yang berkaitan dengan makna isim tafḍĭl tentang syi’ir arab,
tema : peserta didik dapat
)‫رعشلا( يبرعلا رعشلا‬، ‫يرصوبلا رعاشلا‬ menentukan makna
isim tafḍĭl dengan
dengan memperhatikan bentuk, tepat.
makna, dan fungsi dari susunan
gramatikal
‫ليضفتلا مسا‬

49. 3.6 Mengevaluasi gagasan dari teks Melengkapi kalimat ‫ليضفتلا مسا‬ XII/1 Disajikan kalimat L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan dengan isim tafḍĭl rumpang tentang
tema : syi’ir arab, peserta
)‫رعشلا( يبرعلا رعشلا‬، ‫يرصوبلا رعاشلا‬ didik dapat
menentukan isim
dengan memperhatikan bentuk, tafḍĭl untuk
makna, dan fungsi dari susunan melengkapi kalimat
gramatikal tersebut dengan
‫ليضفتلا مسا‬ tepat
50. 3.6 Mengevaluasi gagasan dari teks Mengidentifikasi ‫ليضفتلا مسا‬ XII/1 Disajikan beberapa L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan isim tafḍĭl kalimat, peserta
tema : didik dapat
)‫رعشلا( يبرعلا رعشلا‬، ‫يرصوبلا رعاشلا‬ menentukan kalimat
yang tidak terdapat
dengan memperhatikan bentuk, isim tafḍĭl dengan
makna, dan fungsi dari susunan tepat.
gramatikal
‫ليضفتلا مسا‬

66
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
51. 3.7 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Menentukan kata XII/2 Disajikan gambar L-1
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, sesuai gambar
‫اضحلا‬0‫ةر‬ tentang peradaban
dan makna) dari teks yang berkaitan ‫يملاسإلا‬0‫ة‬ Islam, peserta didik
dengan tema: dapat menentukan
‫يملاسإلا ةراضحلا‬0‫اضحلا( ة‬0‫اميدق ةيملاسإلا ةر‬ kata yang sesuai
dengan tepat.
) ‫اثيدحو‬، ‫ملاسإلا ءاملع‬
yang melibatkan tindak tutur
memberikan harapan dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari susunan gramatikal
‫سمخال ءامسلأا‬0‫ةسمخال لاعفلأاو ة‬
52. 3.7 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Menyimpulkan XII/2 Disajikan paragraf L-3
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, pokok pikiran
‫اضحلا‬0‫ةر‬ tentang peradaban
dan makna) dari teks yang berkaitan ‫يملاسإلا‬0‫ة‬ Islam, peserta didik
dengan tema: dapat
‫اضحلا‬0‫اضحلا( ةيملاسإلا ةر‬0‫اميدق ةيملاسإلا ةر‬ menyimpulkan
pokok pikiran
) ‫اثيدحو‬، ‫ملاسإلا ءاملع‬ dengan tepat.
yang melibatkan tindak tutur
memberikan harapan dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari susunan gramatikal
‫سمخال ءامسلأا‬0‫ةسمخال لاعفلأاو ة‬
53. 3.7 Memahami fungsi sosial, struktur teks, Mengklasifikasi XII/2 Disajikan paragraf L-3
dan unsur kebahasaan (bunyi, kata, ilmuwan muslim
‫اضحلا‬0‫ةر‬ tentang peradaban
dan makna) dari teks yang berkaitan ‫يملاسإلا‬0‫ة‬ Islam, peserta didik
dengan tema: dapat
mengklasifikasikan
ilmuwan Islam
67
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
‫اضحلا‬0‫اضحلا( ةيملاسإلا ةر‬0‫اميدق ةيملاسإلا ةر‬ sesuai bidangnya
dengan tepat.
) ‫اثيدحو‬، ‫ملاسإلا ءاملع‬
yang melibatkan tindak tutur
memberikan harapan dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari susunan gramatikal
‫سمخال ءامسلأا‬0‫ةسمخال لاعفلأاو ة‬
54. 3.8 Menganalisis gagasan dari teks Menerapkan al- ‫ةسمخال ءامسلأا‬ XII/2 Disajikan beberapa L-3
bahasa Arab yang berkaitan dengan asma’ al-khamsah kalimat yang salah,
tema : dalam kalimat peserta didik dapat
‫يملاسإلا ةراضحلا‬0‫يملاسإلا ةراضحلا( ة‬0‫اميدق ة‬ menyimpulkan
kalimat yang benar
)‫اثيدحو‬، ‫ملاسإلا ءاملع‬ dengan tepat.
dengan memperhatikan bentuk,
makna, dan fungsi dari susunan
gramatikal
‫سمخال ءامسلأا‬0‫ةسمخال لاعفلأاو ة‬
55. 3.8 Menganalisis gagasan dari teks Melengkapi kalimat ‫سمخال لاعفلأا‬0‫ة‬ XII/2 Disajikan kalimat L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan dengan al-af’al al- rumpang tentang
tema : khamsah peradaban Islam,
‫يملاسإلا ةراضحلا‬0‫يملاسإلا ةراضحلا( ة‬0‫اميدق ة‬ peserta didik dapat
melengkapi dengan
)‫اثيدحو‬، ‫ملاسإلا ءاملع‬ fi’il dari al-af’al al-
dengan memperhatikan bentuk, khamsah dengan
makna, dan fungsi dari susunan tepat.
gramatikal
‫سمخال ءامسلأا‬0‫ةسمخال لاعفلأاو ة‬

68
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
56. 3.9 Memahami fungsi sosial, struktur Melengkapi XII/2 Disajikan kalimat L-1
teks, dan unsur kebahasaan (bunyi, kalimat
‫ساردلا‬0‫يف ة‬ rumpang tentang
kata, dan makna) dari teks yang ‫عماجال‬0‫ة‬ kuliah di
berkaitan dengan tema: Universitas, peserta
‫ساردلا‬0‫عماجلا يف ة‬0‫دلا( ة‬0‫تاعماج يف ةسار‬ didik dapat
melengkapi dengan
)‫ايسينودنإ‬، ‫ساردلا‬0‫دلابلا جراخ يف ة‬ kata dengan tepat.
yang melibatkan tindak tutur
menanyakan tujuan dari sebuah
kejadian dan aktifitas dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari susunan gramatikal
‫عراضلماو بوصنلما عراضلماو عوفرملا عراضلما‬
‫موزجلما‬
57. 3.9 Memahami fungsi sosial, struktur Menentukan XII/2 Disajikan paragraf L-3
teks, dan unsur kebahasaan (bunyi, informasi tersirat
‫ساردلا‬0‫يف ة‬ sederhana tentang
kata, dan makna) dari teks yang ‫عماجال‬0‫ة‬ kuliah di
berkaitan dengan tema: Universitas, peserta
‫ساردلا‬0‫عماجلا يف ة‬0‫دلا( ة‬0‫تاعماج يف ةسار‬ didik dapat
menentukan
)‫ايسينودنإ‬، ‫ساردلا‬0‫دلابلا جراخ يف ة‬ informasi tersirat
yang melibatkan tindak tutur dalam paragraf
menanyakan tujuan dari sebuah dengan tepat.
kejadian dan aktifitas dengan
memperhatikan bentuk, makna, dan
fungsi dari susunan gramatikal
‫عراضلماو بوصنلما عراضلماو عوفرملا عراضلما‬
‫موزجلما‬

69
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
58. 3.10 Mengevaluasi gagasan dari teks Mengidentifikasi fi’il ‫عوفرملا عراضلما‬ XII/2 Disajikan beberapa L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan mudhari’ marfu’ kalimat sederhana
tema : tentang kuliah di
‫ساردلا‬0‫عماجلا يف ة‬0‫دلا ( ة‬0‫تاعماج يف ةسار‬ Universitas, peserta
didik dapat
) ‫ ايسينودنإ‬، ‫ساردلا‬0‫دلابلا جراخ يف ة‬ menentukan fi’il
dengan memperhatikan bentuk, mudhari’ marfu’
makna, dan fungsi dari susunan dengan tepat.
gramatikal
‫عراضلماو بوصنلما عراضلماو عوفرملا عراضلما‬
‫موزجلما‬

59. 3.10 Mengevaluasi gagasan dari teks Menerapkan fi’il ‫بوصنلما عراضلما‬ XII/2 Disajikan kalimat L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan mudhari’ manshub rumpang tentang
tema : kuliah di
‫ساردلا‬0‫عماجلا يف ة‬0‫دلا ( ة‬0‫تاعماج يف ةسار‬ Universitas, peserta
didik dapa
) ‫ ايسينودنإ‬، ‫ساردلا‬0‫دلابلا جراخ يف ة‬ melengkapi dengan
dengan memperhatikan bentuk, fi’il mudhari’
makna, dan fungsi dari susunan manshub secara
gramatikal tepat.
‫عراضلماو بوصنلما عراضلماو عوفرملا عراضلما‬
‫موزجلما‬

60. 3.10 Mengevaluasi gagasan dari teks Menerapkan fi’il ‫موزجلما عراضلما‬ XII/2 Disajikan kalimat L-2
bahasa Arab yang berkaitan dengan mudhari’ majzum rumpang tentang
tema : kuliah di
Universitas, peserta
didik dapat
70
Kelas/ Level
No Kompetensi Dasar IPK Materi Indikator Soal
Semester Kognitif
‫ساردلا‬0‫عماجلا يف ة‬0‫دلا ( ة‬0‫تاعماج يف ةسار‬ melengkapi dengan
fi’il mudhari’ majzum
) ‫ ايسينودنإ‬، ‫ساردلا‬0‫دلابلا جراخ يف ة‬ secara tepat.
dengan memperhatikan bentuk,
makna, dan fungsi dari susunan
gramatikal
‫عراضلماو بوصنلما عراضلماو عوفرملا عراضلما‬
‫موزجلما‬

71