Anda di halaman 1dari 14

PROPOSAL

PERMOHONAN BANTUAN PENGADAAN


ALAT MESIN PERTANIAN (ALSINTAN)
RICE COMBINE HARVASTER

USAHA PELAYANAN JASA ALAT DAN MESIN PERTANIAN (UPJA)

“MANDIRI”
Alamat : Jl. Khusni Anwar No 2 Desa Padasuka Kec.Lunyuk (84373)

2020
USAHA PELAYANAN JASA ALAT DAN MESIN PERTANIAN
“MANDIRI”
DESA PADASUKA
Alamat : Jl. Khusni Anwar No 2 Desa Padasuka Kec.Lunyuk Kode Pos 84373

Padasuka, 26 Oktober 2020


Nomor : 02/Upja Mandiri/IX/2020 Kepada
Lamp. : 1 (satu) eks. Yth. Ketua DPR-RI
Prihal : Permohonan Bantuan Alat Panen di-
“Rice Combine Hervester” Jakarta

Dengan Hormat,
Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional
khususnya dalam rangka mencapai dan mempertahankan swasembada
beras, maka perlu adanya upaya peningkatan mutu dan kualitas hasil
pertanian khususnya padi. Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu dan
kualitas hasil komoditi pertanian adalah dengan penerapan teknologi pasca
panen secara tepat yang didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana
pasca panen yang memadai.
Oleh karena itu kami dari Kelompok UPJA “MANDIRI” Desa Padasuka
Kecamatan Lunyuk dengan ini mengajukan proposal permohonan bantuan
alat panen “Rice Combine Harvester” untuk menanggulangi kekurangan alat
pascapanen khususnya di Desa Padasuka Kecamatan Lunyuk.
Demikian permohonan ini kami ajukan dengan harapan dapat
dikabulkan. Atas perhatian dan bantuannya kami ucapkan banyak terimah
kasih.

Ketua Sekretaris

IRWANDI SYAMSUL MULIADI

Mengetahu,
Camat Lunyuk, Kepala Desa Padasuka

Drs. IWAN SOFIAN M A H L I G I


Nip. 19970322 199203 7 001

Tembusan disampaikan kepada:


1. Yth. Menteri Pertanian Republik Indonesia, di Jakarta;
2. Yth. Ketua DPRD Prov. NTB, di Mataram;
3. Yth. Kepala Dinas Pertanian Prov. NTB, di Mataram;
4. Yth. Arsip.
USAHA PELAYANAN JASA ALAT DAN MESIN PERTANIAN
“MANDIRI”
DESA PADASUKA
Alamat : Jl. Khusni Anwar No 2 Desa Padasuka Kec.Lunyuk Kode Pos 84373

PROPOSAL PERMOHONAN BANTUAN


PENGADAAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN (ALSINTAN)

A. Latar Belakang
Dalam rangka pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan
Ekonomi Nasional, maka pencapaian target utama dibidang Pertanian
yaitu pencapaian swasembada dan swasembada berkelanjutan,
peningkatan diversifikasi pangan, peningkatan nilai tambah, daya saing
dan eksport, dan peningkatan kesejahteraan petani harus didukung
dengan ketersediaan sarana dan prasarana pertanian yang memadai.

Sebagai salah satu desa dari 7 (tujuh) desa di Kecamatan Lunyuk,


Desa Padasuka pada dasarnya memiliki potensi yang cukup baik untuk
peningkatan ekonomi melalui bidang pertanian, hal ini mengingat dari
dari total 4,73 km2 luas wilayahnya, hanya 0,264 km 2 yang dijadikan
sebagai area pemukiman, sedangkan sebagian besarnya merupakan
lahan pertanian.

Hal inilah yang menjadikan Desa Padasuka cukup potensial untuk


peningkatan perekonomian masyarakat melalui pertanian.

Untuk lahan pertanian sendiri, di Desa Padasuka dikelompokkan


menjadi 3 (tiga) wilayah pertanian yaitu PLK Dadar Binang yang
sebagian besarnya masih merupakan lahan kering atau sawah tadah
hujan, PLK Batu lante yang masih menjadi sawah ½ teknis dan PLK
Bendungan yang merupakan sawah irigasi teknis.

Namun, disamping potensi besar Desa Padasuka dengan Sumber


Daya Alam (SDA) yang dimiliki berupa lahan pertanian, terdapat
permaslahan yang cukup serius bagi para petani, yaitu kurangnya
ketersediaan Alat dan Mesint Pertanian (Alsintan) di Desa Padasuka dan
bahkan secara umum di wilayah Kecamatan Lunyuk.

Permasalahan ini bisa menyebabkan berkurangnya hasil dari panen


para petani dan bahkan menimbulkan kerugian. Pasalnya, di Desa
Padasuka sendiri cukup sulit untuk mendapatkan buruh tani untuk
panen, dan kalaupun ada maka para petani harus mengeluarkan biaya
yang lebih besar karena ongkos tenaga buruh relatif lebih mahal
daripada biaya sewa alat mesin panen.

Adapun jika para petani hendak menyewa mesin panen (Rice


Combine Harvester), maka para petani harus menunggu jadwal yang
ditentukan oleh pemilik mesin tersebut yang bukan merupakan warga
Desa Padasuka, sehingga jika para petani memaksakan untuk menunggi
Combine maka para petani dihawatirkan akan gagal panen karena
terlambat dalam proses panen tersebut.

Hal inilah yang menjadi dasar kami dari Upja Mandiri Desa
Padasuka untuk memohon bantuan kepada Bapak untuk pengadaan
Rice Combine Harvester. Ini bertujuan untuk membantu masyarakat
petani dalam meningkatkan hasil panen sehingga hajat untuk
meningkatkan perekonomian masyarakat dapat tercapai.

B. Kondisi Umum Desa

1. Sejarah Desa Padasuka


Desa Padasuka Terbentuk melalui Tata Praja Pemerintah yang
Sah dan Devenitif pada tanggal, 9 bulan April Tahun 1992, hasil dari
Pemekaran Desa Lunyuk Rea berdasarkan SK Gubernur Nusa
Tenggara Barat dengan Luas Wilayah : 4.75 km2
Secara histori Desa Padasuka awalnya terdiri dari 2 (dua)
dusun, yaitu Dusun Padasuka A dan Dusun Padasuka B, namun
seiring dengan perkembangan jumlah penduduk dan semakin luasnya
area pemukiman penduduk mengharuskan adanya pemekaran dusun.
Hingga saat ini Desa Padasuka telah memiliki 7 (tujuh) dusun yang
terdiri dari 6 (enam) wilayah dusun devenitif dan 1 (satu) dusun
persiapan. Adapun dusun-dusun tersebut adalah:
Jumlah Jumlah
No Nama Dusun Keterangan
RT RW
1. Padasuka A 3 1 Sudah Devenitif
2. Suka Karya 5 1 Sudah Devenitif
3. Suka Mulya 4 2 Sudah Devenitif
4. Padasuka B 4 1 Sudah Devenitif
5. Rukun Karya 4 1 Sudah Devenitif
6. Karya Makmur 4 1 Sudah Devenitif
7. Karya Baru 3 1 Belum Devenitif
2. Kondisi Geografis
Pentingnya memahami kondisi Desa adalah untuk mengetahui
keterkaitan perencanaan dengan muatan pendukung dan
permasalahan yang ada, hal ini memberikan arti penting dalam
menentukan keputusan pembangunan sebagai langkah
mendayagunakan dan penyelesaian masalah di masyarakat.
a. Letak dan Batas Desa
Desa Padasuka merupakan salah satu desa dari 7 (tujuh)
desa di wilayah Kecamatan Lunyuk yang memiliki luas wilayah 4,73
km2 dengan batas-batas desa sebagai berikut:
Sebelah utara : Desa Suka Maju
Sebelah Timur : Sungai Brang Beh
Sebelah Selatan : Sungai Brang Beh
Sebelah Barat : Desa Emang Lestari

Dari keseluruhan wilayahnya, sebagian besar wilayah Desa


Padasuka merupakan lahan pertanian, tepatnya dari total luas
wilayah 4,73 km2, hanya 0,624 km2 atau sekitar 62.4 Ha yang
merupakan pemukiman penduduk dan fasilitas umum.
b. Penggunaan Lahan
Sebagai desa yang sebagian besar wilayahnya merupakan
lahan pertanian, umumnya semua lahan pertanian digunakan
sebagai lahan produktif oleh masyarakat. Hal ini menunjukkan
bahwa kawasan Desa Padasuka memiliki Sumber Daya Alam (SDA)
yang cukup memadai dan siap untuk diolah untuk pertumbuhan
ekonomi dan kemajuan desa.
Luas Lahan Berdasarkan Penggunaannya

NO URAIAN LUAS Ha
1 Sawah irigasi Teknis 2,79 km2
279 Ha
2 Sawah ½ Teknis 0,33 km2 33 Ha
4 Lahan Kering 0,806 km2 806 Ha
7 Fasilitas Umum 0,18 km2 18 Ha
8 Pemukiman 0,624 km2 624 Ha
9 Lainya - -

3. Kondisi Demografi
Pertumbuhan penduduk Desa Padasuka dari tahun 2018
sampai 31 Desember 2019, terhitung hanya 0,55%. Dari sebelumnya
pada tahun 2018 jumlah penduduk Desa Padasuka berjumlah 4884
jiwa dan pada tahun 2019 berjumlah 4911 jiwa yang terdiri dari
2520 jiwa laki-laki dan 2391 jiwa perempuan dari 1521 Kepala
Keluarga.
Secara rinci kondisi penduduk Desa Padasuka dapat dilihat
pada tabel-tabel berikut:

Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin


N
INDIKATOR JUMLAH
O
1 Jumlah Penduduk 4911 orang
2 Jumlah Laki-laki 2520 orang
3 Jumlah Perempuan 2391 orang
4 Jumlah Kepala Keluarga 1521 KK

4. Kondisi Sosial Budaya


Secara umum masyarakat Desa Padasuka merupakan
masyarakat Suku Sasak karena berasal dari masyarakat transmigrasi
dari Pulau Lombok dan lainnya dari suku samawa dan suku jawa,
dan semuanya memeluk agama Islam.
Berdasarkan sosiologis, masyarakat Desa Padasuka merupakan
masyarakat yang cukup religius, ini dapat dilihat dari pengamalan
agama ditengah-tengah masyarakat serta penyelenggaraan kegiatan-
kegiatan keagamaan di Desa Padasuka, baik yang diselenggarakan di
wilayah RT, dusun maupun di tingkat desa yang biasa dilaksanakan
di Musholla-musholla dan masjid, seperti Peringatan Hari Besar Islam
(PHBI), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Pondok Pesantren, dan
lain-lain.
Tercatat di Desa Padasuka, terdapat 17 Taman Pendidikan Al-
Qur’an dan 4 Pondok Pesantren. Hal ini membuat Camat Lunyuk
berinisiatif untuk mengembangkan Kampung Santri di Desa
Padasuka. Sehingga pada tanggal 1 November 2019 dilaksanakan
Peresmian Desa Santri pada acara Lounching Rumah Tahfizh Al-
Qur’an bertempat di Pondok Pesantren NW Padasuka yang diresmikan
oleh Bupati Sumbawa diwakili oleh Sekretaris Daerah – H. Hasan
Basri. Berikut ini data TPQ yang ada di Desa Padasuka.

Daftar TPQ Desa Padasuka

No Nama TPQ Alamat/Dusun Pembina


1 Baitul Iman Padasuka A Abdul Manan, S.Pd.I
2 Al-Muhajirin Padasuka A Bihaidi, S.HI
3 Birrul Walidain Suka Karya Masykuri IZ, S.Pd.I
4 Al-Hasyimiyyah Suka Karya Hasyim
5 Najmul huda Suka Mulya Nurhasanah, S.Pd.I
6 Khozinatul Abror Suka Mulya Abdullah
7 Nurul Ittihad Suka Mulya Maliki
8 Al-Ihsan Suka Mulya Syukri Ali
9 At-Taqwa Padasuka B Jalaluddin
10 Nurul Yatim Padasuka B Sanipuddin
11 Al-Ihsan Rukun Karya Muhammad Faisol
12 Birrul Walidain Rukun Karya Zainul Arifin, S.Pd.I
13 Al-Muttaqin Rukun Karya Busairi
14 Darussolihin Karya Makmur Safaruddin SDR, SE.
15 Al-Mukhlisin Karya Makmur Sahlu
16 Nurul Hidayah Karya Makmur Syamsul Bahri, S.Pd
17 Al-Furqon Karya Baru Hirwandi

Selain itu, hal yang cukup berperan dalam pelestarian


kehidupan yang religius masyarakat Desa Padasuka adalah dengan
banyaknya Pondok Pesantren dan lembaga pendidikan Islam di Desa
Padasuka.

Hal ini memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat


dalam menjalankan kehidupan sosial kemasyarakatan dengan
banyaknya kegiatan-kegiatan keagamaan yang juga diselenggarakan
oleh lembaga-lembaga tersebut. Berikut ini data lembaga pendidikan
yang ada di Desa Padasuka.

Daftar Lembaga Pendidikan di Desa Padasuka

No Nama Lembaga Alamat/Dusun Ket.


1 PAUD Bina Insani Padasuka Rukun Karya
2 PAUD Harapan Sukses Padasuka A
3 Paud Bina Karya Karya Baru
4 RA NW Samawa Rukun Karya
5 TK Al-Ihlas NW Padasuka Suka Mulya
6 TK Bina Insani NW Padasuka Rukun Karya
7 MI NW Padasuka Karya Makmur
8 SD-IT Hamzanwadi Padasuka A
9 SDN Padasuka Suka Mulya
10 MTs NW Padasuka Karya Makmur
11 SMP-IT Hamzanwadi Padasuka A
12 MA NW Padasuka Karya Makmur
13 SMA-IT Hamzanwadi Padasuka A
14 SMAN 1 Lunyuk Suka Karya

Daftar Pondok Pesantren di Desa Padasuka

No Nama Lembaga Alamat/Dusun Spesifikasi


1 Pondok Pesantren NW
Karya Makmur Kitab Kuning
Padasuka
2 Darul Huffazh wal Qurro’
Suka Mulya Tahfizh Al-Qur’an
Assalafiyyah NW Padasuka
3 Rumah Tahfizh Jannatul
Suka Mulya Tahfizh Al-Qur’an
Muhtarom
4 Pondok Darul Qutub Bani
Rukun Karya Kitab Kuning
Muqoddam NW Padasuka
5 Khodimul Qur’an Karya Baru Tahfizh Al-Qur’an

Selain itu, seiring dengan modernisasi yang semakin


berkembang, masyarakat Desa Padasuka juga tidak menutup diri
terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kemajuan, baik gaya hidup,
tehnologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan lain sebagainya.
Namun hal tersebut tidak membuat masyarakat Desa Padasuka
dengan serta merta mengabaikan budaya leluhur. Ini terlihat dari
tetap adanya kegiatan-kegiatan yang memiliki nilai-nilai luhur, seperti
kebangsaan, kerukunan, ketertiban, toleransi, maupun gotong royong
yang semuanya tercipta secara alami dan membuat kehidupan
ditengah-tengah masyarakat Desa padasuka tetap kondusif.

5. Kondisi Ekonomi Desa


Sebagian besar keluarga di Desa Padasuka mempunyai mata
pencaharian di bidang pertanian, baik itu sebagai petani sendiri
maupun buruh tani, hal ini mengingat kondisi wilayah Desa Padasuka
yang sangat mendukung kegiatan pertanian dan sisanya bekerja di
bidang lain seperti pengusaha, buruh, pedagang, pengangkutan, dan
sebagainya.

Dilihat dari segi kegiatan perekonomiannya, dapat dikatakan


bahwa Desa Padasuka juga merupakan pusat perputaran ekonomi di
wilayah Kecamatan Lunyuk. Hal ini didukung oleh adanya pasar desa
yang terletak di jembatan penghubung antara desa-desa di sebalah
timur Sungai Brang Beh yaitu Desa Perung, Desa Lunyuk Ode dan
Desa Lunyuk Rea dengan desa-desa disebelah barat Sungai Brang Beh
yaitu Desa Padasuka, Desa Suka Maju, Desa Emang Lestari dan Desa
Jamu.

Selain itu, Desa Padasuka sebagai salah satu tempat perputaran


ekonomi di Kecamatan Lunyuk karena banyaknya kios-kios kecil
hingga toko grosir yang ada disepanjang Jalan Lingkar Selatan yang
merupakan jalan provinsi yang melintasi Desa Padasuka.

Namun, disamping Desa Padasuka yang menjadi sentra


kegiatan perekonomian di Kecamatan Lunyuk, tidak dipungkiri
memang bahwa sebagian besar masyarakat Desa Padasuka berada
pada standar ekonomi menengah kebawah. Hal ini terutama sekali
terjadi pada keluarga baru dan pendatang yang belum memiliki mata
pencaharian tetap. Dari 1521 Kepala Keluarga di Desa Padasuka, ada
824 Kepala Keluarga yang tergolong masyarakat ekonomi menengah
kebawah atau sekitar 54% dari total Kepala Keluarga.

6. Kondisi Keamanan
Untuk mewujudkan ketertiban dan kemanan ditengah-tengah
masyarakat Desa Padasuka, Pemerintah Desa Padasuka membentuk
Badan Keamanan Desa (BKD) sebagai petugas keamanan di Desa
Padasuka. Untuk optimalisasi pengamanan di Desa Padasuka telah
mengangkat 14 (empat belas) orang petugas BKD dengan komposisi 2
(dua) orang di masing-masing dusun..
Selain itu, Pemerintah Desa Padasuka juga memiliki mitra kerja
dibidang Keamana dan Ketertiban, yaitu Bhabinkamtibmas dari unsur
Polri dan Babinsa dari unsur TNI.

7. Kondisi Sarana dan Prasarana


Pembangunan masyarakat desa diharapkan bersumber pada
diri sendiri (kemandirian) dan perkembangan pembangunan yang
harus berdampak pada perubahan sosial, ekonomi dan budaya yang
seimbang agar dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa
menjadi lebih baik

Infrastruktur di Desa Padasuka cukup lengkap, dengan berbagai


kondisi. Mulai dari kondisi baik, rusak ringan hingga rusak berat.
a. Bidang Pertanian
Di bidang pertanian, Desa Padasuka telah memiliki saluran
irigasi yang basih berfungsi dan telah menjangkau sebagian besar
lahan pertanian warga yang walaupun ada beberapa titik pada
saluran tersebut yang tidak berfungsi dengan baik karena rusak
ataupun tertimbun oleh lumpur ketika datang musim penghujan
karena posisi bibir saluran tersebut yang berada di bawah
permukaan tanah warga maupun jalan.
Namun permasalahan yang sering muncul di bidang
pertanian adalah, masih banyaknya lahan pertanian yang tidak
dijangkau oleh saluran irigasi dan pada musim kemarau sering
terjadi kekurangan debit air untuk mengairi sawah penduduk. Hal
ini sering membuat petani mengeluh karena rebutan air.

b. Bidang Ekonomi
Di bidang ekonomi, Desa Padasuka telah memiliki pasar
desa sebagai tempat kegiatan perekonomian masyarakat yang
kondisinya masih baik dan masih dimanfaatkan oleh masyarakat
hingga saat ini. Tercatat di bangunan pasar yang berukuran 15 m x
40 m tersebut terdapat 32 orang pedagang, mulai dari pedangang
sayur, buah, snack, hasil laut, hasil pertanian hingga penjual
barang mewah seperti emas dan lain sebagainya.

Untuk pemeliharaan bangunan pasar serta kebersihan di


area pasar, setiap pedagang membayar iurang harian sebesar Rp.
3000 dan bulanan sebesar Rp. 15000 yang digunakan oleh
pengurus pasar untuk memperbaiki fasilitas-fasilitas pasar yang
rusak dan membayar ongkos petugas kebersihan.

c. Infrastruktur
Di lingkungan pemukiman Desa Padasuka juga terdapat
beberapa infrastruktur seperti jalan lingkungan yang beberapa titik
juga sudah dilapen (aspal kasar), dan sebagian besar masih dalam
bentuk pengerasan saja dan dibeberapa jalur di jalan lingkungan
tersebut juga telah dibangun drainase untuk menanggulangi
genangan air ketika musim hujan.

d. Bidang Kesehatan
Dalam rangka menunjang dan menjamin kesehatan
masyarakat Desa Padasuka, Pemerintah Desa Padasuka telah
menyediakan dan membentuk pengurus dibidang kesehatan
masyarakat yaitu:
1. Puskesmas Pembantu : 1 Unit
2. Posyandu Balita : 7 Unit
3. Posyandu Remaja : 1 Unit
4. Posyandu Lansia : 1 Unit
5. Bidan Desa : 4 Orang
6. BKB : 7 Unit

Agar semua layanan dan sarana kesehatan tersebut dapat


terjangkau dan menjangkau masyarakat Desa Padasuka secara
umum maka semuanya diletakkan pada posisi yang strategis dan
mudah dijangkau.

e. Bidang Pendidikan
Untuk mencetak sumberdaya manusia yang berkualitas dan
berdaya saing, maka pendidikan mutlak dibutuhkan untuk
mencerdaskan kehidupan bangsa. Di Desa Padasuka sendiri telah
ada sarana dan prasarana pendidikan dari tingkat PAUD sampai
tingkat SMA.

Bentuk dukungan Pemerintah Desa Padasuka dalam bidang


pendidikan, maka Pemerintah Desa telah membangun dan
menyelenggarakan 3 (tiga) layanan pendidikan PAUD dan
kedepannya akan ada penambahan PAUD kembali mengingat
jumlah batita yang cukup banyak.
Lembaga Pendidikan di Desa Padasuka

No Tingkat Jumlah Ket


1 PAUD/TK 6 buah
2 SD/MI 3 buah
3 SMP/MTs 3 buah
4 SMA/MA 3 buah
5 Akademi/Universitas - buah

Pengelolaan sarana dan prasana merupakan Tahap


keberlanjutan dimulai dengan proses penyiapan masyarakat agar
mampu melanjutkan pengelolaan program pembangunan secara
mandiri. Proses penyiapan ini membutuhkan keterlibatan masyarakat,
agar masyarakat mampu menghasilkan keputusan pembangunan yang
rasional dan adil serta semakin sadar akan hak dan kewajibannya
dalam pembangunan, mampu memenuhi kebutuhannya sendiri, dan
mampu mengelola berbagai potensi sumber daya yang ada dalam
rangka meningkatkan kesejahteraannya.

Hal yang perlu diperhatikan untuk mencapai kesuksesan dalam


tahapan ini adalah:
a. Adanya swadaya masyarakat yang cukup besar merupakan faktor
utama penggerak proses pembangunan;
b. Perencanaan secara partisipatif, terbuka dan demokratis sudah
menjadi kebiasaan bagi masyarakat dalam merencanakan kegiatan
pembangunan dan masyarakat sehingga mampu membangun
kemitraan dengan berbagai pihak untuk menggalang berbagai
sumber daya dalam rangka melaksanakan proses pembangunan;
c. Kapasitas pemerintahan yang besar sehingga lebih tanggap dalam
upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, antara lain dengan
menyediakan dana dan pendampingan.
d. Keberadaan fasilitator/konsultan atas permintaan dari masyarakat
atau pemerintah daerah sesuai keahlian yang dibutuhkan oleh
masyarakat dalam merencanakan kegiatan pembangunan agar
masyarakat mampu membangun kemitraan dengan berbagai pihak
untuk menggalang berbagai sumber daya dalam rangka
melaksanakan proses pembangunan.

C. Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan kami dari Upja “MANDIRI” Desa Padasuka


untuk mendapatkan bantuan pengadaan Alat Panen yaitu mesin panen
padi “Rice Combine Harvester” adalah untuk mengatasi kelangkaan
tenaga kerja pada saat panen raya padi yang mengakibatkan tingginya
tingkat kehilangan hasil dan terjadinya penurunan mutu hasil panen
karena terlambat panen.

Dengan adanya bantuan mesin pemotong padi modern “Rice


Combine Harvester” maka diharapkan kekurangan tenaga panen dapat
diminimalisir sehingga petani dapat panen tepat waktu dan tingkat
kehilangan hasil dapat dikurangi serta diharapkan agar mutu hasil
panen tetap dapat dipertahankan.

Selain itu, secara structural pengadaan Alsintan Rice Combine


Harvester ini juga untuk kemajuan dan pengembangan Lembaga Desa
Padasuka sebagai lembaga pelaksana usaha.

D. Sasaran

Sasaran dari penggunaan alat penen mesin pemotong padi “Rice


Combine Harvester” adalah masyarakat Petani Desa Padasuka yang ada
di PLK. Dadar Binang, PLK. Bendungan dan PLK. Batu Lante dan
masyarakat petani yang ada di Kecamatan Lunyuk.

E. Indikator Mamfaat

1. Out Put
a. Tersedianya alat panen mesin memotong padi “Rice Combine
Hervester”;
b. Terselamatkannya hasil panen padi pada saat panen raya;
c. Berkurangnya kehilangan hasil pada saat panen;
d. Menanggulangi kekurangan tenaga buruh tani.

2. Benefit
a. Terjadinya penekanan angka kehilangan hasil panen padi;
b. Meningkatkan hasil produksi petani;
c. Meningkatkan kesejahteraan petani.
d. Mengembangkan dan meningkatkan usaha Lumbung Pangan
Desa Padasuka;
e. Meningkatkan income (PADes) Desa Padasuka dari hasil usaha
Lumbung Desa.

F. Jenis Bantuan Yang Diharapkan


1. Jenis : Alat Mesin Pertanian
2. Nama : Rice Combine Hervester
3. Kapasitas : ……../jam
4. Untuk Komoditi : Padi
5. Jumlah Unit : 2 (dua) Unit

G. Penutup
Demikian permohonan ini kami sampaikan dengan harapan
mendapatkan pertimbangan dan dapat dikabulkan demi meningkatkan
kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat petani di Desa
Padasuka yang ada di sekitar Bendungan Desa Padasuka.

Padasuka, 28 September 2020


Ketua Sekretaris

IRWANDI SYAMSUL MULIADI