Anda di halaman 1dari 8

MAKALAH KODE ETIK KEPERAWATAN INDONESIA

NAMA :RIZKY AGUNG TRIANTAMA

PRODI :D III KEPERAWATAN

NIM :2091010

FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNW NAHDATUWATHAN MATARAM TAHUN AJARAN 2020/2021


KATA PENGANTAR

Puja dan puji syukur atas kehadirtat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan
karunianya kepada kita semua,sehingga kami dapat selsai makakalah ini yang berjudul
‘’KODE ETIK KEPERAWATAN INDONESIA’’ dengan tepat pada waktunya.Banyak rintangan
dan hambatan yang saya hadapi dalam penyusunan makalah ini.Namun berkat bantuan
teman-teman serta bimbingan dari dosen,sehingga saya bisa meyelsaikan makalah
ini.Dengan adanya makalah ini di harapkan dapat membantu dalam peroses pembelajaran
dan dapat menambah pengetahuan para pembaca.Tidak lupa pula kami mengharap kritik
dan saran untuk memperbaiki makalah saya ini,dikarenakan banyak kekurangan dalam
mengerjakan makalah ini.

Mataram,29, MEI, 2021

Penulis
DAFTAR ISI

Halaman Judul
Kata pengantar
Daftar isi
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang...................................
B. Rumusan Masalah.............................
C. Tujuan...............................................
BAB II PENUTUP
D. Kesimpulan.......................................
E. Daftar Pustaka

LATAR BELAKANG
Kode etik adalah pernyataan standar professional yang digunakan sebagai pedoman perilaku dan
menjadi kerangka kerja untuk membuat keputusan. Aturan yang berlaku untuk seorang
perawat Indonesia dalam melaksanakan tugas dan fungsi adalah kode etik perawat nasional
Indonesia, dimana seorang perawat Indonesia.
Kode etik adalah sistem norma, nilai, dan aturan professional tertulis yang secara tegas
menyatakan apa yang baik dan benar, serta apa yang tidak benar dan tidak baik bagi
professional. Ada juga makna kode etik dan kegunaannya, kedudukan dan macam kode etik
yaitu kode etik ICN dan kode etik ANA.
RUMUSAN MASALAH
1. Apa pengertian dari kode etik keperawatan ?
2. Bagaimana kegunaan kode etik keperawatan ?
3. Bagaimana kedudukan kode etik dalam sistem keperawatan

TUJUAN
1. Untuk mengetahui pengertian dari kode etik keperawatan
2. Untuk mengetahui kegunaan kode etik keperawatan
3. Untuk mengetahui kedudukan kode etik dalam system keperawatan

1.1 KONSEP PENGERTIAN KODE ETIK KEPERAWATAN


Kode etik adalah pernyataan standar profesional yang digunakan sebagai pedoman
perilaku dan menjadi kerangka kerja untuk membuat keputusan. Aturan yang
berlaku untuk seorang perawat Indonesia dalam melaksanakan tugas/fungsi perawat
adalah kode etik perawat nasional Indonesia, dimana seorang perawat selalu
berpegang teguh terhadap kode etik sehingga kejadian pelanggaran etik dapat
dihindarkan. Kode etik keperawatan di Indonesia telah disusun oleh Dewan Pinpinan
Pusat Persatuan Perawat Nasioanl Indonesia (DPP PPNI) melalui munas PPNI di
Jakarta pada tangal 29 November 1989. Kode etik keperawatan Indonesia tersebut
terdiri dari 5 bab dan 16 pasal yaitu:
a) Bab 1: terdiri dari empat pasal, menjelaskan tentang tanggung jawab perawat
terhadap individu,keluarga, dan masyarakat.
b) Bab 2: terdiri dari lima pasal, menjelaskan tentang tanggung jawab perawat
terhadap tugasnya.
c) Bab 3: terdiri dari dua pasal, menjelaskan tentang tanggung jawab perawat
terhadap sesama perawat dan profesi kesehatan lain.
d) Bab 4: terdiri dari empat pasal, menjelaskan tentang tanggung jawab perawat
terhadap profesi keperawatan.
e) Bab 5: terdiri dari dua pasal, menjelaskan tentang tanggung jawab perawat
terhadap pemerintah,bangsa,dan tanah air.
1. Perawat, dalam melaksanakan pengabdian di bidang keperawatan, memelihara
suasana lingkungan yang menghormati nilai-nilai budaya,adat istiadat, dan
kelangsungan hidup beragama dari individu,keluarga, dan masyarakat.
2. Perawat, dalam melaksanakan kewajibannya terhadap individu,keluarga, dan
masyarakat, senantiasa dilandasi rasa tulus ikhlas sesuai dengan martabat dan tradisi
luhur keperawatan.
3. Perawat menjalin hubungan kerja sama dengan individu,keluarga, dan
masyarakat, khususnya dalam mengambil prakarsa dan mengadakan upaya
kesehatan, serta upaya kesejahteraan pada umumnya sebagai bagian dari tugas dan
kewajiban bagi kepentingan masyarakat.

1.2 KEGUNAAN KODE ETIK KEPERAWATAN


Kode etik perawat yang berlaku saat ini berfungsi sebagai landasan bagi status
profesional dengan cara sebagai berikut:
1. Kode etik perawat menunjukkan kepada masyarakat bahwa perawat diharuskan
memahami dan menerima kepercayaan dan tanggungjawab yang diberikan kepada
perawat oleh masyarakat.
2. Kode etik menjadi pedoman bagi perawat untuk berperilaku dan menjalin
hubungan keprofesian sebagai landasan dalam penerapan praktek etikal.
3. Kode etik perawat menetapkan hubungan-hubungan profesional yang harus
dipatuhi yaitu hubungan perawat dengan pasien/klien sebagai advokator, perawat
dengan tenaga profesional kesehatan lain sebagai teman sejawat, dengan profesi
keperawatan sebagai seorang kontributor dan dengan masyarakat sebagai
perwakilan dari asuhan kesehatan.
4. Kode etik perawat memberikan sarana pengaturan diri sebagai profesi.

1.3 KEDUDUKAN KODE ETIK DALAM SISTEM KEPERAWATAN


A. Kedudukan Keperawatan
1. Keperawatan adalah ilmu dan kiat sains terapan (applied science). Keperawatan
bergerak dilapangan bukan diatas meja atau sekedar monitoring. Peranannya
bersinggungan langsung dan berhubungan erat dengan pasien.
2. Keperawatan adalah profesi yang berorientasi pada pelayanan helping health
illnes problem. Perawat membantu berbagai masalah yang diderita pasien agar
mendapat kesembuhan yang nyata.
3. Keperawatan mempunyai empat tingkat klien yaitu individu, keluarga,
kelompok dan komunitas.
4. Pelayanan keperawatan mencakup seluruh rentang pelayanan kesehatan.
B. Wewenang perawat dalam pelayanan kesehatan
1. Authority, wewenang untuk mempengaruhi proses asuhan melaluiperan
profesional.
2. Akuntabilitas, wewenang dan tanggungjawab untuk mengambil keputusan
terhadap klien, diri sendiri, dan profesi. Perawat juga memiliki wewenang untuk
mengambil keputusan yang berhubungan dengan asuhan.
3. Kolaborasi, wewenang untuk mengadakan hubungan kerja dan berbagai
disisplin dalam mengakses masalah klien dan membantu klien menyelesaikannya.
4. Perawat juga memilikiweenang untuk mengambil keputusan yang mendiri
terhadap hal hal tertentu yang diatur dengan tegas menurut peraturan undang-
undang dan organisasi profesi.
5. Para perawat memiliki wewenang untuk membela maupun memberikan
dukungan (advocacy) terhadap klien.
6. Perawat juga memiliki wewenang faslitasi yaitu mendesimalkan profesi dengan
organisasi dan sistem keluarga dalam asuhan.
7. Perawat juga memiliki wewenang mendahulukan kepentingan kesehatan dari
masyarakat yang bersifat humanis yaitu dengan pendekatan holistick dan
pelaksanaan berdasarkan ilmu dan kiat keperawatan, dan berpegang pada standart
pelayanan asuhan keperawataan, dan menggunakan kode etik keperawatan.
C. Kedudukan perawat sebagai profesi
Profesi adalah suatu pekerjaanyang membutuhkan badan ilmu sebagai
dasar untuk pengembangan teori yang sistematis guna menghadapi banyak
tantangan baru, memelukan pelatihan dan pendidikan yang cukup lama, serta
memiliki kode etik dengan fokus utama adalah pada pelayanan

PENUTUP
2.1 KESIMPULAN
Kode etik adalah pernyataan standar professional yang digunakan sebagai pedoman
perilaku dan menjadi kerangka kerja untuk membuat keputusan. Kode etik adalah
sistem norma, nilai, dan aturan professional tertulis yang secara tegas menyatakan
apa yang baik dan benar, serta apa yang tidak benar dan tidak baik bagi professional.
Tujuan kode etik adalah agar professional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada
nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak professional.
Makna dan kegunaan kode etik keperawatan, perawat menunjukkan kepada
masyarakat bahwa perawat harus memhami dan menerima kepercyaan, kode etik
perawat memberikan sarana pengaturan diri sebagai profeasi.
Kedudukan kode etik dalam sistem keperawatan seperti : penelitian perawatan yang
mencakup semua tentang ilmu keperawatan, pendidikan keperawatan, pelayanan
keperawatan, dan organisasi profesi. Kode etik Indonesia ada beberapa kategori
yaitu perawat dan klien, perawat dan praktik, perawat dan masyarakat, perawt dan
sejawat, dan perawat profesi. Ada beberapa kode etik yaitu kode etik ICN
(International Council of Nurse) dan kode etik ANA (American Nursing Asosiation).

3.2 SARAN
1. Bagi Mahasiswa
Agar mahasiswa dapat memperbaiki serta memperhatikan pembuatan makalah
selanjutnya.
2. Bagi Institusi
Agar institusi dapat memberikan suatu pemahaman konsep yang lebih berpotensi
bagi mahasiswa.
3. Bagi Pembaca
Agar pembaca dapat menerapkan dan memehami tentang KODE ETIK
KEPERAWATAN.

DAFTAR PUSTAKA

Sumijatun. 2010. Konsep Dasar Menuju Keperawatan Profesional. Jakarta: Trans Info
Media
Zaidin Ali. 2002. Dasar-Dasar Keperawatan Profesional. Jakarta: Widya Medika
Sumijatun, 2012. Membudayakan Etika dalam Praktik Keperawatan. Jakarta:
Salemba Medika
Ismani, Nila. 2001. Etik Keperawatan. Jakarta: Widya Medika
Perry & Potter. 2002. Fundamental Keperawatan. Jakarta: EGC

Anda mungkin juga menyukai