Anda di halaman 1dari 9

BUPATI CILACAP

PROVINSI JAWA TENGAH


PERATURAN BUPATI CILACAP
NOMOR 75 TAHUN 2017

TENTANG

PEDOMAN PELAKSANAAN BUDAYA KERJA


DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN CILACAP

BUPATI CILACAP,

Menimbang : a. bahwa budaya kerja adalah sikap dan perilaku individu dan
kelompok yang didasari atas nilai-nilai yang diyakini
kebenarannya dan telah menjadi sifat serta kebiasaan dalam
melaksanakan tugas dan pekerjaan sehari-hari ;
b. bahwa budaya kerja sebagaimana dimaksud dalam huruf a
merupakan salah satu instrumen reformasi birokrasi yang
dilaksanakan secara sistematis melalui penggalian, perumusan
dan penerapan nilai budaya kerja ke dalam pola pikir, pola
perilaku dan pola tindakan secara konsisten, konsekuen dan
kontinyu dalam rangka kelancaran, daya guna dan hasil guna
pelaksanaan tugas penyelenggaraan pemerintahan,
pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat ;
c. bahwa berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010
tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 dan
guna mendukung penerapan budaya kerja, maka perlu adanya
komitmen tinggi, etos kerja, tanggungjawab, etika dan moral
segenap jajaran aparatur secara terencana, sistematis dan
terpadu ;
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan
Peraturan Bupati Cilacap tentang Pedoman Pelaksanaan
Budaya Kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan


Daerah-daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Djawa
Tengah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor
42) ;
2. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang
Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas dari Korupsi,
Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 3851);
3. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 140, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3874)
sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20
Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor
31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 134,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4150) ;
4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2016 tentang
Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014
tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2016 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5679);
5. Peraturan Daerah Kabupaten Cilacap Nomor 9 Tahun 2016
tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah
Kabupaten Cilacap (Lembaran Daerah Kabupaten Cilacap
Tahun 2016 Nomor 9, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten
Cilacap Nomor 134);

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN


BUDAYA KERJA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN
CILACAP.

BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1

Dalam Peraturan Bupati ini, yang dimaksud dengan:


1. Daerah adalah Kabupaten Cilacap.
2. Bupati adalah Bupati Cilacap.
3. Pemerintah Kabupaten Cilacap adalah kepala daerah sebagai unsur
penyelenggara Pemerintahan Daerah yang memimpin pelaksanaan urusan
pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah otonom.
4. Bupati adalah Bupati Cilacap.
5. Sekretaris Daerah adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap.
6. Perangkat Daerah adalah unsur pembantu Kepala Daerah dan DPRD dalam
penyelenggaraan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah.
7. Unit Kerja adalah bagian dari Perangkat Daerah.
8. Pegawai Aparatur Sipil Negara, yang selanjutnya di sebut Pegawai ASN, adalah
Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Pemerintah sebagaimana dimaksud dalam
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
9. Budaya Kerja adalah sikap dan perilaku individu dan kelompok yang didasari
atas nilai-nilai yang diyakini kebenarannya dan telah menjadi sifat serta
kebiasaan dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan sehari-hari.
10. Kelompok Budaya Kerja, yang selanjutnya disingkat KBK, adalah organisasi
Budaya Kerja Aparatur Pemerintah Daerah yang bersifat informal, dibentuk
oleh Perangkat Daerah/Unit Kerja dalam rangka mengoptimalkan
pelaksanaan pengembangan budaya kerja di Lingkungan Pemerintah Daerah.
11. Nilai Budaya, yang selanjutnya disebut Nilai, adalah konsep abstrak mengenai
masalah dasar yang sangat penting dan bernilai di kehidupan manusia.
12. Perilaku merupakan cerminan dari sikap kerja yang didasari oleh nilai-nilai
dan norma-norma yang dimiliki oleh setiap individu.
13. Role Model adalah Pegawai yang dapat dijadikan panutan atau teladan bagi
Pegawai yang lain.
BAB II
MAKSUD, TUJUAN DAN RUANG LINGKUP

Pasal 2

Maksud ditetapkannya Peraturan Bupati ini adalah sebagai pedoman dalam


pelaksanaan budaya kerja yang merupakan salah satu instrumen reformasi
birokrasi yang dilaksanakan secara sistematis melalui penggalian, perumusan dan
penerapan Nilai Budaya Kerja ke dalam pola pikir, pola perilaku dan pola tindakan
secara konsisten, konsekuen dan kontinyu dalam rangka kelancaran, daya guna
dan hasil guna pelaksanaan tugas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan
dan pelayanan kepada masyarakat.

Pasal 3

Budaya Kerja bertujuan untuk :


a. meneguhkan jiwa korps dan kode etik pegawai;
b. meningkatkan pemantapan tata kelola organisasi;
c. meningkatkan Sumber Daya Manusia secara utuh;
d. mendorong peningkatan profesionalitas pegawai sesuai dengan beban kerja dan
tanggung jawabnya; dan
e. memperkuat corak pemerintahan daerah bersendikan karakter budaya lokal.

Pasal 4

Ruang lingkup Budaya Kerja mencakup penerapan Nilai Budaya Kerja di seluruh
Perangkat Daerah/ Unit Kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.

BAB III
BUDAYA KERJA

Pasal 5

(1) Nilai Budaya Kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap yaitu


Beriman, Profesional, Integritas, Semangat, Inovatif, dan Peka yang disingkat
"BERPRINSIP".
(2) Nilai Budaya Kerja "BERPRINSIP" sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
mengandung maksud sebagai berikut :
a. Beriman yaitu mempunyai iman (ketetapan hati), mempunyai keyakinan
dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sikap seseorang yang
beriman mengikatkan hati dan perasaannya dengan sesuatu kepercayaan
yang tidak lagi ditukarnya dengan kepercayaan lain;
b. Profesional yaitu menunjukkan kemampuan yang tinggi dalam
melaksanakan tugas, bertanggung jawab secara keilmuan dan selalu
belajar untuk menyelaraskan perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi;
c. Integritas yaitu Aparatur Sipil Negara yang berkarakter baik yang mampu
menunjukkan konsistensi/ keajegan perilaku, ucapan dan pikiran dan
dapat dipercaya;
d. Semangat yaitu kemauan dari setiap individu atau kelompok untuk saling
bekerja sama dengan giat, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab dalam
melaksanakan tujuan yang telah ditetapkan;
e. Inovatif yaitu Olah pikir yang baru dalam mencermati fenomena yang
sedang terjadi untuk berupaya melakukan perbaikan , menyajikan sesuatu
yang baru, yang berbeda dengan sebelumnya ;
f. Peka yaitu respon seseorang atau organisasi dalam menghadapi kejadian
atau perubahan dan tanggap terhadap kondisi lingkungan baik internal
maupun eksternal untuk mewujudkan pelayanan prima.

Pasal 6

Perilaku penting yang mendukung penerapan Nilai Budaya Kerja sebagaimana


dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2) sebagai berikut :
a. Beriman meliputi mempunyai iman (ketetapan hati) keyakinan dan
kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam melaksanakan tugas sesuai
aturan agama dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran dan toleran terhadap
agama lain;
b. Profesional meliputi kemampuan yang tinggi dalam melaksanakan tugas,
bertanggung jawab secara keilmuan dan selalu belajar untuk menyelaraskan
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;
c. Integritas meliputi kemampuan menunjukkan konsistensi/ keajegan perilaku,
ucapan dan pikiran serta dapat dipercaya;
d. Semangat meliputi kemauan untuk saling bekerja sama dengan giat, disiplin,
dan penuh rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugas;
e. Inovatif meliputi kemampuan olah pikir yang baru dalam mencermati fenomena
yang sedang terjadi untuk berupaya melakukan perbaikan, menyajikan
sesuatu yang baru, yang berbeda dengan sebelumnya dan bermanfaat;
f. Peka meliputi kemampuan merespon kejadian atau perubahan dan tanggap
terhadap kondisi lingkungan kerja baik internal maupun eksternal untuk
mewujudkan pelayanan prima.

BAB IV
PENERAPAN BUDAYA KERJA

Pasal 7

Dalam penerapan Nilai dan Perilaku penting Budaya Kerja, Pimpinan Perangkat
Daerah/Unit kerja berperan sebagai panutan atau Role Model.

Pasal 8

(1) Untuk mendukung penerapan Nilai dan Perilaku penting Budaya Kerja,
dibentuk Kelompok Budaya Kerja (KBK) pada setiap Perangkat Daerah/Unit
Kerja.
(2) KBK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertugas:
a. merumuskan program dan kegiatan yang mendukung penerapan nilai
budaya kerja di lingkungannya;
b. mengembangkan perilaku dengan merumuskan perilaku yang harus
diterapkan dan dilarang organisasi, membuat daftar perilaku yang
tetap/harus dilanjutkan atau dihentikan;
c. melaksanakan proses sosialisasi, internalisasi dan upaya lainnya untuk
mendukung upaya penerapan dan pengembangan budaya kerja di
lingkungannya.
d. menyusun risalah atau merumuskan masalah yang ada di lingkungan
kerja dan cara penyelesaiannya.
(3) Perangkat Daerah/Unit Kerja dapat memberi nama KBK sesuai dengan
karakteristik dan kreatifitas masing-masing Perangkat Daerah/Unit Kerja.
(4) Pembentukan dan nama KBK ditetapkan oleh Kepala Perangkat Daerah/Unit
Kerja sebagaimana format tercantum dalam Lampiran 1.
Pasal 9

(1) Susunan organisasi KBK sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1) terdiri
atas :
a. penanggung jawab;
b. fasilitator;
c. ketua;
d. sekretaris;
e. anggota.
(2) Penanggung jawab sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a bertugas :
a. menyediakan fasilitas untuk kegiatan KBK;
b. membina, memastikan dan memantau kegiatan KBK;
c. mendorong KBK untuk tetap aktif; dan
d. menindaklanjuti hasil pemikiran KBK.
(3) Fasilitator sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b bertugas :
a. menularkan pengetahuan tentang budaya kerja kepada ketua dan anggota;
b. menciptakan hubungan yang baik antara KBK dan penanggung jawab;
c. mengikuti perkembangan aktifitas KBK dan bersama ketua melaporkan
perkembangan aktifitas KBK kepada penanggung jawab; dan
d. membangkitkan semangat KBK agar tetap aktif.
(4) Ketua sebagaimana dimaksud ayat (1) huruf c bertugas :
a. memberikan petunjuk dan arahan dalam pelaksanaan kegiatan KBK;
b. menciptakan hubungan yang baik antara KBK dengan penanggung jawab
dan fasilitator;
c. melaporkan perkembangan aktifitas KBK kepada penanggung jawab; dan
d. mendorong KBK untuk terus melakukan aktivitas yang telah direncanakan.
(5) Sekretaris sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d bertugas :
a. menyusun rencana kegiatan KBK;
b. melaksanakan tugas-tugas kesekretariatan KBK;
c. memimpin pelaksanaan teknis kegiatan KBK;
d. mengevaluasi kehadiran seluruh anggota; dan
e. menyusun laporan pelaksanaan kegiatan KBK.
(6) Anggota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf e bertugas :
a. hadir dan berperan aktif dalam kegiatan KBK;
b. bekerjasama dengan seluruh anggota; dan
c. melaksanakan kegiatan KBK.
(7) Bagan organisasi KBK sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum dalam
Lampiran II Peraturan Bupati ini.

Pasal 10

Untuk memacu penerapan Budaya Kerja dapat menggunakan semboyan


penyemangat dan atribut lain pada acara formal atau non formal.

BAB V
PEMBINAAN DAN PENGENDALIAN

Pasal 11

(1) Sekretaris Daerah melaksanakan pembinaan dan pengendalian penerapan


Budaya Kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
(2) Pembinaan dan pengendalian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan
dengan memberikan pedoman, petunjuk, bimbingan dan arahan dalam
penerapan Budaya Kerja.
(3) Dalam melaksanakan pembinaan dan pengendalian penerapan Budaya Kerja
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Sekretaris Daerah dapat dibantu oleh
Perangkat Daerah/Unit Kerja terkait.

BAB VI
MONITORING DAN EVALUASI

Pasal 12

(1) Sekretaris Daerah melaksanakan monitoring dan evaluasi penerapan budaya


kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.
(2) Dalam melaksanakan monitoring dan evaluasi sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) Sekretaris Daerah dapat dibantu oleh Perangkat Daerah/Unit kerja
terkait.

BAB VII
KETENTUAN PENUTUP

Pasal 13

Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan


Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan
Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Cilacap.

Ditetapkan di Cilacap
pada tanggal 14 Agustus 2017

BUPATI CILACAP,

ttd

TATTO SUWARTO PAMUJI

Diundangkan di Cilacap
pada tanggal 14 Agustus 2017

Plt. SEKRETARIS DAERAH


KABUPATEN CILACAP
KEPALA BAPPELITBANGDA,

ttd

FARID MA’RUF

BERITA DAERAH KABUPATEN CILACAP TAHUN 2017 NOMOR 75


LAMPIRAN I
PERATURAN BUPATI CILACAP
NOMOR 75 TAHUN 2017
TENTANG
PEDOMAN PELAKSANAAN BUDAYA KERJA DI
LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN
CILACAP

Format Keputusan Kepala Perangkat Daerah/Unit Kerja tentang Pembentukan


dan Nama KBK

KOP SURAT

KEPUTUSAN Ka. PERANGKAT DAERAH/UNIT KERJA


NOMOR ...... TAHUN ........

TENTANG

PEMBENTUKAN KELOMPOK BUDAYA KERJA.........


PADA PERANGKAT DAERAH/UNIT KERJA.....

KA. PERANGKAT DAERAH/UNIT KERJA,

Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan Ketentuan Pasal 8 ayat (4 )


Peraturan Bupati Cilacap Nomor ..... Tahun .... tentang
Pedoman Pelaksanaan Budaya Kerja di Lingkungan
Pemerintah Kabupaten Cilacap, perlu membentuk
Kelompok Budaya Kerja;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam huruf a, perlu menetapkan keputusan Kepala
Perangkat Daerah/Unit Kerja tentang Pembentukan
Kelompok Budaya Kerja;
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan
Daerah-daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Djawa
Tengah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor
42) ;
2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan
Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014
Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir
dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2016 tentang
Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun
2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 58, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
3. Peraturan Daerah Kabupaten Cilacap Nomor 9 Tahun 2016
tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah
Kabupaten Cilacap (Lembaran Daerah Kabupaten Cilacap
Tahun 2016 Nomor 9, Tambahan Lembaran Daerah
Kabupaten Cilacap Nomor 134);
Memperhatikan : 1. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor
PER/01/M.PAN/01/2007 tentang Pedoman Evaluasi
Pelaksanaan Pengembangan Budaya Kerja Pada Instansi
Pemerintah ;
2. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Nomor 39 Tahun 2012 tentang
Pedoman Pengembangan Budaya Kerja ;
3. Peraturan Bupati Cilacap Nomor ..... Tahun ..... tentang
Pedoman Budaya Kerja di Lingkungan Pemerintah
Kabupaten Cilacap;
MEMUTUSKAN :

Menetapkan :
KESATU : Membentuk Kelompok Budaya Kerja...... pada SKPD/ Unit
Kerja, yang susunan keanggotaannya sebagaimana tercantum
dalam Lampiran Keputusan ini.

KEDUA : KBK sebagaimana dimaksud Diktum KESATU bertugas sebagai


berikut :
a. merumuskan program dan kegiatan yang mendukung
penerapan nilai budaya kerja di lingkungannya;
b. mengembangkan perilaku dengan merumuskan
perilakuyang harus diterapkan dan dilarang organisasi,
membuat daftar perilaku yang tetap/harus dilanjutkan
atau dihentikan;
c. melaksanakan proses sosialisasi, internalisasi dan upaya
lainnya untuk mendukung upaya penerapan dan
pengembangan budaya kerja di lingkungannya;
d. menyusun risalah atau rumuskan masalah yang ada di
lingkungan kerja dan cara penyelesaiannya.

KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di ........................
pada tanggal .........................

Ka. Perangkat Daerah/Unit


Kerja,

.........................................

LAMPIRAN
KEPUTUSAN KA. PERANGKAT DAERAH/UNIT
KERJA
NOMOR ....
TENTANG
PEMBENTUKAN KELOMPOK BUDAYA KERJA
PADA PERANGKAT DAERAH/UNIT KERJA...

SUSUNAN KEANGGOTAAN KELOMPOK BUDAYA KERJA.....


PADA PERANGKAT DAERAH/UNIT KERJA...

JABATAN DALAM KEDUDUKAN DALAM


No NAMA/ NIP
KEDINASAN KBK
1. Penanggungjawab
2. Fasilitator
3. Ketua
4. Sekretaris
5. Dst. Anggota

Ka. Perangkat Daerah/Unit


Kerja,

.......................................

BUPATI CILACAP,
ttd

TATTO SUWARTO PAMUJI


Diundangkan di Cilacap
pada tanggal 14 Agustus 2017
Plt. SEKRETARIS DAERAH
KABUPATEN CILACAP
KEPALA BAPPELITBANGDA,
ttd

FARID MA’RUF
BERITA DAERAH KABUPATEN CILACAP TAHUN 2017 NOMOR
LAMPIRAN II
PERATURAN BUPATI CILACAP
NOMOR 75 TAHUN 2017
TENTANG
PEDOMAN PELAKSANAAN BUDAYA KERJA
DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN
CILACAP

BAGAN ORGANISASI
KELOMPOK BUDAYA KERJA...
PADA PERANGKAT DAERAH/UNIT KERJA...

PENANGGUNG JAWAB

FASILITATOR

KETUA

SEKRETARIS

ANGGOTA

Keterangan :
Garis Komando
Garis Koordinasi
Ka. Perangkat
Daerah/Unit Kerja...

...........................

BUPATI CILACAP,

ttd

TATTO SUWARTO PAMUJI

Diundangkan di Cilacap
pada tanggal 14 Agustus 2017
Plt. SEKRETARIS DAERAH
KABUPATEN CILACAP
KEPALA BAPPELITBANGDA,

ttd

FARID MA’RUF

BERITA DAERAH KABUPATEN CILACAP TAHUN 2017 NOMOR 75