Anda di halaman 1dari 7

Komunikasi penyuluhan PHBS dan cuci tangan

Dosen pembimbing :

Disusun oleh

Kelompok 4

Arista Rahmawati 202303102010

Bunga Faradista 202303102086

Putri Mustikawati 202303102092

Nur Fadin Alhammuda 202303102012

Shinta Nuriyyah 202303102009

Vira Angelia 202303102025

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN

FAKULTAS KEPERAWATAN

UNIVERSITAS JEMBER

TAHUN 2020/2021
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas
dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan individu/kelompok dapat
menolong dirinya sendiri dalam bidang kesehatan dan berperan aktif dalam
mewujudkan derajat kesehatan masyarakat.
Pengertian perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah adalah upaya untuk
memberdayakan siswa, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah agar tahu, mau, dan
mampu mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan aktif dalam
mewujudkan sekolah sehat. Sekolah sehat adalah sekolah yang mampu menjaga dan
meningkatkan kesehatan masyarakat sekolah dan untuk pertumbuhan fisik dan
perkembangan kecerdasan anak sekolah melalui berbagai upaya kesehatan .
Menyadari bahwa perilaku adalah sesuatu yang rumit, perilaku tidak hanya menyangkut
dimensi kultural yang berupa sistem nilai dan norma, melainkan juga dimensi ekonomi,
yaitu hal-hal yang mendukung perilaku. Maka promosi kesehatan dan PHBS diharapkan
dapat melaksanakan strategi yang bersifat paripurna (komprehensif), khususnya dalam
menciptakan perilaku baru. Kebijakan Nasional Promosi Kesehatan telah menetapkan
tiga strategi dasar promosi kesehatan dan PHBS (Dinas Kesehatan Kota Surabaya,
2009).
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah bentuk perwujudan paradigma sehat dalam
budaya perorangan, keluarga, dan masyarakat yang berorientasi sehat, bertujuan untuk
meningkatkan, memelihara, dan melindungi kesehatannya baik fisik, mental, spiritual, maupun
sosial. Selain itu juga program perilaku hidup bersih dan sehat bertujuan memberikan
pengalaman belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, kelompok, keluarga,
dengan membuka jalur komunikasi, informasi, dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan,
sikap, dan perilaku sehingga para siswa-siswi SMP Maju Jaya yang belum mengetahui
tentang mencuci tangan dengan benar. Maka kami dari mahasiswa Program Studi Keperawatan
UNEJ tertarik untuk melakukan penyuluhan di SMP Maju Jaya

B. Tujuan
1. Tujuan umum
Setelah melakukan kegiatan PHBS diharapkan para siswa mampu memelihara
kesehatan dirinya sendiri dari kondisi lingkungan disekitarnya.
2. Tujuan khusus
Setelah dilakukan kegiatan PHBS para siswa dapat :
• Mengetahui dan menjelaskan PHBS dan DBD
• Memahami dan menjelaskan penyebab jika tidak menerapkan PHBS
• Mempraktekkan kepada orang lain mengenai PHBS dan seberapa penting
PHBS
C. Sasaran
1. Siswa siswi SMP maju jaya
2. Lingkungan sekitarnya

D. Manfaat
1. Bagi siswa/i bisa mengetahui cara PHBS
2. Agar lingkungan sehat dan bersih
3. Mengembangkan perilaku PHBS
4. Mengerti penyebab dan dampak dari DBD

E. Nama kegiatan
Penyuluhan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat)

F. Peserta
Siswa dan siswi SMP maju jaya kelas 10
G. Langkah dan pencapaian Tujuan
1. Tahap persiapan membentuk kepanitian kegiatan
a. Melakukan koordinasi untuk menentukan waktu dan tempat pelaksannan
b. Menyusun proposal
c. Mengurus perijinan
d. Melakukan proses bimbingan pelaksanaan kegiatan
2. Tahap-tahap pelaksanaan
a. Tempat : Di Lapangan SMP Maju Jaya
b. Waktu : 08.00-10.00
c. Hari : Selasa
d. Tanggal : 03 November 2020
3. Pelaksana
a. Seluruh mahasiswa kelompok 4 PHBS prodi keperawatan D3 UNEJ
4. Strategi kegiatan atau langkah pelaksanaan
a. Perkenalan : perkenalan dan penjelasan tujuan pelaksanaan kegiatan PHBS
b. Kegiatan inti : penyampaian materi,tanya jawab,dan praktek PHBS
c. Kegiatan penutup : kesimpulan dan menutup kegiatan
d. Metode : pemaparan atau penjelasan materi dan tanya jawab
5. Evaluasi
Sasaran evaluasi mencakup aspek :
a. Proses pelaksanaan
Aspek-aspek yang dinilai selama penyuluhan adalah penilaian untuk mengetahui
proses penyelenggaraan penyuluhan
b. Komponen yang dinilai :
1. Penerimaan panitia
2. Penyediaan materi penyuluhan
3. Penyediaan ruangan
4. Penyediaan alat bantu
5. Bantuan panitia dalam menyelesaikan masalah
6. Kegunaan materi penyuluhan
H. Materi Penyuluhan
a. Menunjukan cara mencuci tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun
b. Penyebab dan dampak DBD
I. Agenda acara
Terlampir
J. Susunan Panitia
Terlampir

Agenda Acara

JAM KEGIATAN
08.00-08.05 Pembukaan
08.05-08.10 Pembacaan Doa
08.10-08.20 Sambutan Kepala sekolah
08.20-09.00 Sambutan Dosen Pembimbing
08.20-08.30 Presentasi Mataeri Tentang PHBS
08.30-09.00 Praktek Langsung Tentang PHBS (Mencuci Tangan dan Menyikat Gigi
09.00-09.30 Dengan Benar)
09.30-10.00 Pembacaan Doa Dan Penutup
10.00-selesai Foto Bersama/Dokumentasi
Kegiatan Penyuluhan

NO KEGIATAN PENYULUHAN KEGIATAN AUDIENS WAKTU


1. Tahap Pembukaan 10 menit

1.1 Moderator membuka acara dan Menjawab


memberi salam salam,mendengarkan,bertanya

1.2 Perkenalan Mendengarkan dan memperthatikan

1.3 Menjelaskan tujuan penyuluhan Mendengarkan dan memperhatikan

1.4 Memberikan kesempatan Bertanya,mendengar dan


bertanya memperhatikan

35 menit
Tahap pelaksanaan
2.

2.1 Menggali pengetahuan audients Menjawab pertanyaan,mendengar


tentang pengertian kebersihan memberikan persepsi tentang
kebersihan,bertanya
2.2 Memberikan reinforsemen
positif Mendengar,memperhatikan

2.3 Menjelaskan definisi kebersihan Mendengar,memperhatikan

2.4 Menjelaskan faktor-faktor Mendengar,memperatikan


penyebab menurunnya kebersihan
Mendengar,memperhatikan
2.5 Menjelaskan dampak dari
menurunnya kebersihan
Mendengar,memperhatikan
2.6 Menjelaskan cara mengatasi
menurunnya kebersihan

Mendengar,memperhatikan
2.7 menjelaskan cara mencuci
tangan yang baik

2.8 Mendemostrasikan cara cuci Memperhatikan


tangan yang benar

2.9 Memberikan kesempatan Mendemostrasikan cara cuci tangan


audients untuk mempraktekan cara yang benar
mencuci tanga yang benar

2.10 Memberikan reinformasion Mendengar,memperhatikan


positif
Menjawab pertanyaan,mendengar
2.11 Memberikan kesempatan persepsi
bertanya
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Demikian proposal ini kami sampaikan dengan harapan dapat di jadikan sebagai acuan
dalam pelaksanaannya sehingga kegiatan penyuluhan ini sesuai dengan tujuan yang
diharapkan.

B. Saran
Semoga dengan adanya penyuluhan PHBS Di SDN Maju Jaya , dapat memberikan ilmu
yang bermanfat dan menanamkan sikap PHBS sejak dini baik dilingkungan rumah,
sekolah maupun lingkungan masyarakat
semoga proposal dapat bermfaat untuk pembaca dan penulis, prposal ini tidak akajn
tercapai tanpa bantuan ibu pembimbing dan penanggung jawab . jika ada kritik dan
saran kami terima terimakasih