Anda di halaman 1dari 57

PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III BATCH II

BALAI PENGEMBANGAN KOMPETENSI PUPR WILAYAH VI SURABAYA


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

LAPORAN PELAKSANAAN AKTUALISASI

PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PROGRAM BULANAN


BALAI PELAKSANA PENYEDIAAN PERUMAHAN KALIMANTAN I
TAHUN ANGGARAN 2021

DISUSUN OLEH:
NAMA : VILDA INDRAWATI
NIP : 199311022020122004
FORMASI JAFUNG : TEKNIK TATA BANGUNAN DAN
PERUMAHAN AHLI PERTAMA
UNIT ORGANISASI : DIREKTORAT JENDERAL
PERUMAHAN

BALAI PENGEMBANGAN KOMPETENSI PUPR WILAYAH VI SURABAYA


BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
TAHUN 2021
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur Penulis ucapkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa,
karena berkat kasih dan penyertaanNyalah kegiatan aktualisasi sebagai
Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat ini dapat dirampungkan. Pelaksanaan kegiatan
aktualisasi Penulis dapat terlaksana dengan baik atas bantuan dan
dukungan dari beragai pihak. Melalui kesempatan ini, Penulis
mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Ir. Andy Suganda, M.T. dan Arifay Saini, S.T., M.Eng selaku Mentor
dan Co-Mentor yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan
Pelatihan Dasar;
2. Ir. H. Adiwijaya, Ph.D selaku Coach yang telah memberikan
bimbingan selama proses penyusunan rancangan hingga pelaporan
kegiatan aktualisasi;
3. Rekan kerja Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I
dan rekan sesama Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat formasi 2019 batch II
Bapekom Wilayah VI Surabaya yang telah memberikan dukungan
dan membantu Penulis melewati serangkaian agenda Pelatihan
Dasar;
4. Semua pihak yang telah membantu, baik secara langsung maupun
tidak langsung, dalam pelaksanaan kegiatan dan penyusunan
laporan ini.
Penulis menyadari bahwa penyusunan Laporan Pelaksanaan
Aktualisasi ini masih jauh dari sempurna, tidak luput dari kesalahan dan
kekurangan. Oleh karena itu, Penulis mengharapkan pembaca dapat
memberikan kritik dan saran agar Penulis dapat senantiasa belajar dan
melakukan yang lebih baik ke depannya.
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................... i


DAFTAR ISI ................................................................................................ ii
DAFTAR TABEL ........................................................................................ iii
DAFTAR GAMBAR .................................................................................... iv
BAB I PENDAHULUAN .............................................................................. 1
A. Latar Belakang ...................................................................................... 1
B. Tujuan dan Manfaat Aktualisasi............................................................. 2
C. Ruang Lingkup Aktualisasi .................................................................... 3
BAB II PROFIL INSTANSI LOKUS AKTUALISASI .................................... 4
A. Visi dan Misi .......................................................................................... 4
B. Nilai-nilai Organisasi .............................................................................. 5
C. Tugas Organisasi .................................................................................. 6
D. Uraian/Rincian Tugas ............................................................................ 7
BAB III ANALISA PERMASALAHAN TUGAS DAN FUNGSI ..................... 8
A. Identifikasi dan Analisa Masalah ........................................................... 8
B. Keterkaitan Masalah dengan Peran dan Kedudukan PNS .................. 11
C. Alternatif Pemecahan Masalah............................................................ 13
D. Deskripsi Gagasan Kreatif Terpilih ..................................................... 15
E. Rancangan Aktualisasi Nilai-nilai Dasar PNS ...................................... 15
F. Rekapitulasi Rencana Penerapan Nilai-nilai Dasar PNS ..................... 16
G. Penjadwalan........................................................................................ 21
BAB IV RENCANA AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR PNS ................. 24
A. Deskripsi Kegiatan Aktualisasi............................................................. 24
B. Hasil Capaian Pelaksanaan Aktualisasi .............................................. 25
C. Rekapitulasi Penerapan Nilai-nilai Dasar ASN ................................... 27
D. Hambatan, Dampak, dan Strategi Pelaksanaan Aktualisasi................ 41
E. Analisis Dampak .................................................................................. 42
BAB V PENUTUP .................................................................................... 48
A. Kesimpulan .......................................................................................... 48

iv
B. Saran ................................................................................................... 48
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................. viii

v
DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Identifikasi Isu Permasalahan .................................................... 8


Tabel 3.2 Analisis Masalah Menggunakan USG ...................................... 10
Tabel 3.3 Penilaian Kualitas Isu ............................................................... 10
Tabel 3.4 Analisis Tapisan Mc Namara Untuk Menentukan Solusi Prioritas
.......................................................................................................... 14
Tabel 3.5 Kegiatan, Tahapan Kegiatan, dan Output/Hasil ....................... 15
Tabel 3.6 Rencana Penerapan Nilai-nilai Dasar PNS .............................. 17
Tabel 3.7 Jadwal Rencana Kegiatan Aktualisasi ..................................... 22
Tabel 3.8 Aktor yang Terlibat dan Perannya dalam Aktualisasi ............... 23
Tabel 4.1 Matriks Tahapan Kegiatan Identifikasi ..................................... 25
Tabel 4.2 Matriks Tahapan Kegiatan Mengolah dan Analisis Data .......... 29
Tabel 4.3 Matriks Tahapan Kegiatan Implementasi ................................. 31
Tabel 4.4 Matriks Realisasi Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi ... 37
Tabel 4.5 Rekapitulasi Penerapan Nilai-nilai Dasar ASN......................... 40
Tabel 4.6 Hambatan, Dampak, dan Strategi Pelaksanaan Aktualisasi .... 43
Tabel 4.7 Dampak Apabila Tidak Diterapkannya Nilai-nilai Dasar ASN... 45
Tabel 4.8 Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi dan Misi Organisasi.............. i

vi
DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1 Analisis Faktor Masalah ...................................................... 13


Gambar 4.1 Rincian Kertas Kerja Satker TA. 2021 (Revisi ke-2)............. 25
Gambar 4.2 Tabel Kegiatan BP2P Kalimantan I TA. 2021 ...................... 26
Gambar 4.3 Daftar Pegawai BP2P Kalimantan I (dari staf kepegawaian) 26
Gambar 4.4 Tabel Kegiatan BP2P Kalimantan I TA. 2021 ...................... 26
Gambar 4.5 Permen PUPR No. 16 Tahun 2020 halaman 72-73 ............. 27
Gambar 4.6 Borang Hasil Wawancara..................................................... 27
Gambar 4.7 Nota Dinas Permintaan Data Melalui Kabalai P2P Kalimantan
I ...................................................................................................... 28
Gambar 4.8 Data Kegiatan dari Satker .................................................... 28
Gambar 4.9 Data Kegiatan BSPS pada Situs Sirus ................................. 28
Gambar 4.10 Peta Sebaran Kegiatan Satker PnP Kalbar dan Kalteng .... 29
Gambar 4.11 Matriks Pelaksanaan Kegiatan Bulanan BP2P Kalimantan I
........................................................................................................ 30
Gambar 4.12 Borang Asistensi Mentor .................................................... 30
Gambar 4.13 Tabel Rencana Penyerapan Dana Bulanan BP2P
Kalimantan I TA. 2021 ..................................................................... 31
Gambar 4.14 Dokumentasi Kegiatan Sosialisasi ..................................... 31
Gambar 4.15 Mengomunikasikan kepada Pejabat Berwenang Terkait
Rencana Revisi ............................................................................... 32
Gambar 4.16 Pengisian RPD di sakti.kemenkeu.go.id ............................ 32
Gambar 4.17 Lembar Kendali Usulan Revisi Oleh Dit. SSPP .................. 33
Gambar 4.18 Kegiatan Harian Penulis Selama Masa Aktualisasi ............ 33
Gambar 4.19 Laporan Pelaksanaan Aktualisasi Pelatihan Dasar CPNS 34

vii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang
Aparatur Sipil Negara, Calon Pegawai Negeri Sipil wajib menjalani masa
percobaan. Instansi Pemerintah, dalam hal ini Lembaga Administrasi
Negara Republik Indonesia, memberikan pendidikan dan pelatihan
kepada Calon Pegawai Negeri Sipil selama masa percobaan tersebut.
Adapun pendidikan dan pelatihan yang dimaksud diatur dalam Peraturan
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021
tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Dalam Pasal 14
dicantumkan agenda habituasi sebagai salah satu struktur kurikulum
Pelatihan Dasar CPNS untuk pembiasaan diri mengaktulisasikan nilai-nilai
dasar PNS dalam pelaksanaan tugas dan jabatannya, yakni Akuntabilitas,
Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi.
Sesuai Surat Perintah Sekretaris Direktorat Jenderal Perumahan,
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor
02/SPRIN/Rs/2021 tanggal 4 Januari 2021, Penulis menjalankan masa
percobaan di Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I. Saat
proses Pelatihan Dasar CPNS berlangsung, Penulis ditugaskan untuk
mengidentifikasi isu/permasalahan di unit kerja sesuai dengan tugas dan
fungsi yang diemban oleh Penulis. Dalam melaksanakan tugas sebagai
operator SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi), Penulis
menemukan permasalahan tidak adanya acuan untuk menyusun
Rencana Penarikan Dana (Halaman III Daftar Isian Pelaksana Anggaran).
Hal ini dapat berdampak pada deviasi yang cukup jauh akibat realisasi
penyerapan dana BP2P Kalimantan I lebih kecil daripada rencana
penyerapannya, pada Laporan Kinerja Bulanan unit kerja juga dapat
terangkum BP2P Kalimantan I tidak mampu memenuhi target capaian.
Selain itu, permasalahan ini juga memengaruhi nilai IKPA (Indikator
Kinerja Pelaksanaan Anggaran) yang terhubung dengan nilai Kementerian
PUPR, sementara nilai IKPA dijadikan acuan sebagai dasar pemberian
penghargaan dan/atau pengenaan sanksi atas kinerja anggaran
Kementerian Negara/Lembaga sesuai Peraturan Menteri Keuangan
Nomor 2 Tahun 2021. Repetisi tren permasalahan ini dapat terjadi pada
tahun-tahun anggaran berikutnya.
Berbeda dengan Satuan Kerja pelaksana pekerjaan fisik yang
Rencana Penyerapan Dananya dapat disusun menyesuaikan jadwal
pekerjaan pembangunan, Balai mempunyai tugas yang bersifat koordinasi
dan pemantauan sehingga unit kerja sendiri yang harus mengatur
pelaksanaan program tersebut. Untuk itu, dilakukan kegiatan penyusunan
rencana pelaksanaan program bulanan Balai Pelaksana Penyediaan
Perumahan Kalimantan I di sisa tahun anggaran 2021 sebagai acuan
dalam menyusun Rencana Penarikan Dana (Halaman III DIPA).

B. Tujuan dan Manfaat Aktualisasi


Tujuan pelaksanaan aktualisasi ini adalah:
1. Mampu mengidentifikasi isu/permasalahan yang terjadi di lingkungan
kerja dan memiliki kemampuan untuk menghasilkan alternatif solusi
pemecahan masalah;
2. Mampu mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN, yakni
Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti
Korupsi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di Balai Pelaksana
Penyediaan Perumahan Kalimantan I;
3. Mengadakan suatu acuan dalam penyusunan Rencana Penyerapan
Dana (Halaman III DIPA) di Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan
Kalimantan I;
4. Memenuhi syarat kelulusan Pelatihan Dasar Calon Pengawai Negeri
Sipil Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Adapun dengan adanya agenda aktualisasi ini bermanfaat untuk
pembentukan karakter yang diharapkan akan hadir pada ASN

2
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, yakni peduli
terhadap permasalahan yang terjadi di lingkungan kerja serta mampu
berkontribusi/berpartisipasi dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

C. Ruang Lingkup Aktualisasi


Ruang lingkup aktualisasi sebagai batasan pelaksanaan kegiatan
adalah sebagai berikut:
1. Berlokus di lokasi masa percobaan (on the job training) Penulis, yaitu
Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I, unit kerja di
bawah Direktorat Jenderal Perumahan, Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat;
2. Substansi aktualisasi dikaitkan dengan nilai-nilai Akuntabilitas,
Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi
(ANEKA);
3. Berfokus pada kegiatan penyusunan rencana pelaksanaan program
bulanan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I untuk
menjadi acuan dalam menyusun Rencana Penyerapan Dana
(Halaman III DIPA) di sisa tahun anggaran 2021.
4. Dilakukan dalam rentang waktu tiga puluh hari kerja, terhitung mulai
tanggal 5 Juli 2021 sampai dengan 18 Agustus 2021 berdasarkan
kalender Pelatihan Dasar CPNS formasi 2019 oleh Badan
Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat.

3
BAB II
PROFIL INSTANSI LOKUS AKTUALISASI

A. Visi dan Misi


Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I sebagai unit
kerja di bawah Direktorat Jenderal Perumahan, Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat mempunyai visi terwujudnya infrastruktur
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang handal dalam mendukung
Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan
gotong royong, yang berusaha dicapai misi:
1. Meningkatkan iklim yang kondusif dalam kebijakan penyediaan
perumahan;
2. Mempercepat penyediaan dan pembangunan perumahan rakyat yang
dilengkapi dengan prasarana, sarana, dan utilitas yang memadai
untuk mendukung layanan infrastruktur dasar dan hunian yang layak
dalam rangka mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia sejalan
dengan prinsip infrastruktur untuk semua;
3. Mempercepat penyediaan perumahan dan pembangunan infrastruktur
perumahan rakyat secara terpadu dari pinggiran didukung
pemanfaatan teknologi dan industri konstruksi yang berkualitas untuk
pembangunan perumahan dalam rangka keseimbangan
pembangunan antardaerah, terutama di kawasan tertinggal, kawasan
perbatasan Negara, dan daerah pasca bencana/konflik, dan kawasan
maritim/nelayan dalam kerangka NKRI;
4. Meningkatkan pendayagunaan sumber daya perumahan secara
optimal; dan
5. Meningkatkan koordinasi dan kelembagaan pelaksanaan kebijakan
pembangunan perumahan melalui peningkatan peran pemerintah
daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam pembangunan
perumahan.

4
Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I secara khusus
mewujudkan visi dan misi tersebut di wilayah kerja Provinsi Kalimantan
Barat dan Provinsi Kalimantan Tengah.

B. Nilai-nilai Organisasi
Untuk mewujudkan visium Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat Tahun 2030, diperlukan jati diri insan PUPR yang
memiliki nilai iProve, yakni:
1. Integritas
Insan PUPR melaksanakan tugas dengan jujur, bersikap dan
berperilaku sesuai antara perbuatan dan ucapan, konsisten, disiplin,
berani, dan tegas dalam mengambil keputusan, tidak
menyalahgunakan wewenang, proaktif dalam upaya pencegahan dan
pemberantasan KKN, serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan
tercela;
2. Profesional
Insan PUPR merumuskan kebijakan perencanaan dan program
kegiatan, pengalokasian anggaran dan pelaksanaan, pengawasan
berdasarkan kompetensi yang dimiliki, sesuai dan patuh dengan
prosedur, bersungguh-sungguh dan mandiri, memiliki komitmen
terhadap pencapaian hasil, serta menghindari pertentangan
kepentingan;
3. Orientasi misi
Insan PUPR berpijak pada visi Kementerian, mencapai sasaran
kesuksesan, serta melaksanakan tugas dan fungsi organisasi;
4. Visioner
Insan PUPR mencapai tujuan yang lebih besar, melihat jauh ke
depan, berbuat untuk kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara,
serta memberikan makna dalam setiap kegiatan;
5. Etika

5
Insan PUPR memiliki budi pekerti, akhlak, dan tingkah laku (tabiat)
yang terpuji, bermanfaat, serta memberikan kenyamanan lingkungan,
masyarakat, bangsa, dan negara.

C. Tugas Organisasi
Sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat Nomor 16 Tahun 2020, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan
Kalimantan I menyelenggarakan fungsi:
1. Penyusunan program dan anggaran pelaksanaan pembangunan
rumah susun, rumah khusus, rumah swadaya, serta prasarana,
sarana, dan utilitas umum di Provinsi Kalimantan Barat dan
Kalimantan Tengah;
2. Penyusunan rencana teknis pembangunan rumah susun, rumah
khusus, rumah swadaya, serta prasarana, sarana, dan utilitas umum
di Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah;
3. Pelaksanaan pembangunan rumah susun, rumah khusus, rumah
swadaya, serta prasarana, sarana, dan utilitas umum di Provinsi
Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah;
4. Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian teknis pembangunan
rumah susun, rumah khusus, rumah swadaya, serta prasarana,
sarana, dan utilitas umum di Provinsi Kalimantan Barat dan
Kalimantan Tengah;
5. Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi pembangunan rumah susun,
rumah khusus, rumah swadaya, serta prasarana, sarana, dan utilitas
umum di Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah;
6. Pengelolaan data dan informasi pelaksanaan pembangunan rumah
susun, rumah khusus, rumah swadaya, serta prasarana, sarana, dan
utilitas umum di Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah;
7. Koordinasi dan dukungan penanggulangan pascabencana; di Provinsi
Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah

6
8. Koordinasi penyediaan lahan dan pengembangan hunian di Provinsi
Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah;
9. Pelaksanaan fasilitasi serah terima aset di Provinsi Kalimantan Barat
dan Kalimantan Tengah; dan
10. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga balai.

D. Uraian/Rincian Tugas
Selama menjalani masa on job training di Balai Pelaksana
Penyediaan Perumahan Kalimantan I, tugas yang dijalankan adalah
sebagai berikut:
1. Mengikuti Bela Negara;
2. Mengikuti Pelatihan Dasar;
3. Menyusun tugas mandiri selama masa orientasi;
4. Melakukan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan perumahan di
Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I;
5. Melakukan verifikasi usulan bantuan Prasarana, Sarana, dan Utilitas
Umum (PSU) perumahan di Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan
Kalimantan I;
6. Menjadi operator aplikasi SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat
Instansi) untuk Satker Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan
Kalimantan I;
7. Berpartisipasi dalam perwujudan Zona Integritas menuju Wilayah
Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di
lingkungan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I;
dan
8. Membantu Pokja Pemilihan untuk paket-paket pembangunan PSU di
Provinsi Kalimantan Barat.

7
BAB III
ANALISA PERMASALAHAN TUGAS DAN FUNGSI

A. Identifikasi dan Analisa Masalah


Dari uraian tugas pada BAB II setelah dikonsultasikan dengan
mentor, maka uraian tugas yang bermasalah adalah sebagai berikut:
 Mengikuti pelatihan dasar;
 Menjadi operator anggaran (aplikasi SAKTI); dan
 Membantu Pokja Pemilihan untuk paket-paket pembangunan PSU.
Tabel berikut ini menjelaskan permasalahan yang ada di masing-masing
uraian tugas yang bermasalah beserta data dan faktanya.
Table 1

Tabel 3.1 Identifikasi Isu Permasalahan

N URAIAN DATA/FAKTA/
PERMASALAHAN
O TUGAS OUTPUT DATA

1. Mengikuti Latsar diadakan Surat Sekretaris Direktorat Jenderal Perumahan


pelatihan secara blended perihal Penetapan Mentor dan Ketentuan
dasar learning dengan Pembebastugasan CPNS pada Pelatihan Dasar
(Latsar). jadwal yang Tahun 2021 terbit pada tanggal 31 Mei 2021,
padat, sementara sedangkan sebelum surat terbit, CPNS telah
CPNS telah dibebankan dengan tanggung jawab tertentu
dibebankan yang pelaksanaannya bentrok dengan jadwal
dengan tanggung distance learning Latsar, di antaranya:
jawab tertentu - membantu Pokja Pemilihan untuk paket-paket
oleh unit kerja pembangunan PSU (SK Pokja terbit tanggal 7
tempat melakukan Mei 2021), yang terkait dengan permasalahan
on job training. nomor 3;
- menjadi operator aplikasi SAKTI yang pada
tanggal 17 Juni 2021 mengikuti Sosialisasi
Pelaksanaan Change Readiness Survey dan
Percepatan Pendaftaran user SAKTI yang harus
ditindaklanjuti dengan membuat konsep SK
Penunjukan Pengguna Aplikasi SAKTI dan
pendaftaran ke Kantor Pelayanan
Perbendaharaan Negara terdekat;
- melakukan monitoring dan evaluasi
penyelenggaraan perumahan, yang pada 18 Juni
2021 Direktur Sistem dan Strategi
Penyelenggaraan Perumahan menyelenggarakan
rapat koordinasi persiapan midterm review
Kemen. PUPR TA. 2021 sehingga dibutuhkan
partisipasi dalam penyiapan bahan paparan
Ditjen Perumahan hingga 22 Juni 2021.

8
Tabel 3.1 Identifikasi Isu Permasalahan (lanjutan)

N URAIAN DATA/FAKTA/
PERMASALAHAN
O TUGAS OUTPUT DATA

2. Menjadi Tidak adanya Dikarenakan tidak adanya acuan dalam


operator acuan dalam penyusunan rencana penyerapan dana,
aplikasi penyusunan pengisian Hal. III DIPA BP2P Kalimantan I
SAKTI rencana dilakukan dengan membagi rata angka
(Sistem penyerapan dana penyerapan per bulan. Hal ini tidak sesuai
Aplikasi (Hal. III DIPA) TA. dengan kemampuan penyerapan anggaran
Keuangan 2021. sehingga terdapat deviasi sebesar 13,95%
Tingkat dengan realisasi lebih kecil daripada rencana
Instansi). pada akhir Mei 2021. Hal ini tercatat pada sistem
integrated electronic monitoring Kementerian
PUPR.
3. Membantu Tidak adanya Pelaksanaan program bantuan Prasarana,
Pokja standar prosedur Sarana, dan Utilitas Umum mengacu pada
Pemilihan pelaksanaan Permen PUPR Nomor 38 Tahun 2015 beserta
untuk Penunjukan perubahannya tentang Bantuan Prasarana,
paket-paket Langsung paket- Sarana, dan Utilitas Umum untuk Perumahan
pembangun paket Umum. Bantuan tersebut diberikan kepada
an PSU di pembangunan pengembang dengan metode Penunjukan
Prov. PSU di bawah Langsung sesuai dengan Perpres Nomor 16
Kalimantan Ditjen Tahun 2018 beserta perubahannya tentang
Barat Perumahan. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Konsep
SDP Penunjukan Langsung yang dapat
digunakan oleh Pokja Pemilihan tercantum pada
Surat Direktur Pengadaan Jasa Konstruksi nomor
PB0104-Kj/437 tanggal 13 April 2021 sesuai
dengan peraturan LKPP tentang Pedoman
Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah Melalui Penyedia. Pada 3 Mei 2021,
BP2P Kalimantan I menyelenggarakan Bimtek
Penyelenggaran Bantuan PSU berdasarkan
peraturan-peraturan tersebut di atas.
Pada pelaksanaanya, Pokja bersama PPK
Rumah Swadaya dan RUK Prov. Kalbar menemui
kesulitan dalam penyusunan Dokumen Pemilihan.
Hal ini juga terjadi pada Pokja Pemilihan di bawah
BP2JK Wilayah lainnya sehingga Direktur
Pengadaan Jasa Konstruksi beberapa kali
mengeluarkan surat perihal Pelaksanaan Bantuan
PSU Perumahan TA 2021, di antaranya
- Nomor PB.0104-Kj/698 tanggal 28 Mei 2021;
- Nomor PB.0104-Kj/709 tanggal 31 Mei 2021;
- Nomor PB.0104-Kj/788 tanggal 14 Juni 2021;
yang berbeda substansinya dengan hasil
penyelenggaraan Bimtek.

Setelah mengidentifikasi beberapa masalah sebagaimana di atas,


maka langkah selanjutnya dilakukan analisis dengan menggunakan pisau

9
analisis yang diajarkan pada Agenda 1 Latsar untuk mendapatkan isu
prioritas atau isu yang diangkat, sebagaimana tabel berikut ini:
Table 2

Tabel 3.2 Analisis Masalah Menggunakan USG


KRITERIA
NO ISU TOTAL PERINGKAT
U S G

Latsar diadakan secara


1. blended learning dengan 3 3 3 9 III
jadwal yang padat.

Tidak adanya acuan dalam


penyusunan rencana
2. 4 5 5 14 I
penyerapan dana (Hal.III
DIPA).
Tidak adanya standar
prosedur Penunjukan
3. Langsung paket-paket 5 4 4 13 II
pembangunan PSU di bawah
Ditjen Perumahan.
Keterangan:
U = urgency
S = seriousness
G = growth
Angka menggunakan Skala Likert 1-5

Isu terpilih berdasarkan analisis USG adalah tidak adanya acuan


dalam penyusunan rencana penyerapan dana (Hal. III DIPA) Balai
Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I Tahun Anggaran 2021,
adapun penilaian terhadap kualitas isu adalah sebagai berikut:
Table 3

Tabel 3.3 Penilaian Kualitas Isu


ANALISIS KUALI-
NO DATA/FAKTA
USG TAS ISU
1. Urgency: 4 Tidak adanya acuan dalam penyusunan rencana
Seberapa penyerapan dana juga bermakna tidak adanya
mendesak rencana pelaksanaan program per bulan. Berbeda
suatu isu dengan Satker fisik yang dapat mengacu pada
harus dibahas, rencana pelaksanaan pembangunan, Balai harus
dianalisis dan menyusun jadwal pelaksanaan program untuk dapat
ditindaklanjuti melihat gambaran realisasi penyerapan anggaran.
Selain itu, pelaksanaan program Balai berkaitan erat
dengan SDM sementara kondisi saat ini BP2P
Kalimantan I hanya memilki 6 orang PNS yang
merupakan pejabat struktural dan perbendaharaan,

10
Tabel 3.3 Penilaian Kualitas Isu (lanjutan)
ANALISIS KUALI-
NO DATA/FAKTA
USG TAS ISU
selebihnya merupakan Konsultan Individu dan 1
orang CPNS. Apabila terdapat program tambahan,
seperti pembentukan Zona Integritas, banyak SDM
yang berfokus pada program tambahan dan
mengesampingkan program yang menjadi target
capaian Balai. Dan bila pada pelaksanaannya,
prognosis menunjukkan bahwa ada anggaran yang
berlebih, dapat segera direncanakan program
pendukung kinerja Balai.

2. Seriousness: 5 Deviasi yang timbul akibat tidak sesuainya rencana


Seberapa penyerapan dana dan realisasi akan tercantum pada
serius isu Laporan Kinerja Bulanan BP2P Kalimantan I dengan
harus dibahas kesimpulan unit kerja tidak/belum mampu mencapai
dikaitkan target kinerja karena realisasi lebih rendah daripada
dengan akibat rencana penyerapan. Selain itu, ketidaksesuaian ini
yang juga akan berpengaruh pada Nilai IKPA (Indikator
ditimbulkan Kinerja Pelaksanaan Anggaran). Per tanggal 31 Mei
2021, BP2P Kalimantan I bernilai “cukup” dan
menduduki peringkat ke-49 dari 60 unit kerja di Ditjen
Perumahan. Hal ini juga berdampak pada capaian
kinerja Kementerian secara total. Terbitnya PMK
Nomor 2 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pemberian
Penghargaan dan/atau Pengenaan Sanksi atas
Kinerja Anggaran Kementerian Negara/Lembaga
turut menjadi katalis apabila isu ini tidak dibahas
dengan serius.

3. Growth: 5 Hal. III DIPA dapat diubah pada tahun berjalan


Seberapa melalui revisi anggaran. Akan tetapi, dibutuhkan
besar persetujuan Direktorat Jenderal Anggaran, Kemen.
kemungkinan Keuangan untuk melakukan hal tersebut. Proses ini
memburuknya bahkan dapat memakan waktu beberapa bulan yang
isu tersebut apabila tidak ada acuan yang memadai, maka hasil
jika tidak revisi juga akan menyimpang dari realisasi
ditangani penyerapan anggaran.
sebagaimana- Jika hal ini tidak ditangani sebagaimanamestinya,
mestinya tren yang sama akan berulang pada tahun-tahun
anggaran berikutnya.

B. Keterkaitan Masalah dengan Peran dan Kedudukan PNS


Berdasarkan analisa pada bagian A maka Rumusan Isu Prioritas
adalah tidak adanya acuan dalam penyusunan rencana penyerapan dana
(Hal. III DIPA) Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I

11
Tahun Anggaran 2021. Masalah ini disebabkan oleh beberapa faktor
sebagai berikut:
 Tahun Anggaran 2021 merupakan tahun pertama Balai Pelaksana
Penyediaan Perumahan Kalimantan I memiliki Daftar Isian
Pelaksanaan Anggaran. Pada pertengah tahun 2020 saat balai-
balai di bawah Ditjen Perumahan dibentuk, BP2P Kalimantan I
hanya terdiri dari 5 orang yakni Kepala Balai, Kepala Sub Bagian
Umum dan Tata Usaha, Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah I,
Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah II, serta Penyusun Program
dan Rencana Anggaran dengan kondisi tiap personil tidak pernah
menduduki jabatan yang serupa sebelumnya. Tugas dan fungsi
balai perumahan sebagai bagian dari organisasi pelayan publik
juga masih asing karena sebelumnya rerata Satuan Kerja
pelaksana langsung menginduk ke pusat tanpa melalui perantara
balai sehingga tidak ada yang dapat dijadikan role model.
 Tidak adanya rencana pelaksanaan program per bulan sehingga
tidak ada gambaran jumlah penyerapan anggaran per bulan. Hal ini
berkaitan dengan kurangnya akuntabilitas unit kerja yang
seharusnya ditunjukkan tidak hanya dengan menjalankan tugas
yang diberikan, tetapi juga melakukan pertanggungjawabannya.
SDM yang minim seperti yang telah dijabarkan di poin a
memengaruhi faktor ini sebab pejabat struktural hanya berfokus
pada menjalankan sebuah balai alih-alih menjalan sebuah balai
secara terstruktur. Selain itu, sistem SAKTI yang dikelola
Kemenkeu juga tidak mengakomodir pemunculan angka realisasi
pada periode sebelumnya sehingga sulit apabila hanya
mengandalkan aplikasi tersebut dalam penyusunan revisi Halaman
III DIPA.

12
Asingnya tugas dan fungsi balai.

Tidak adanya role model


balai perumahan Pejabat tidak ada yang pernah
menduduki jabatan serupa
BP2P Kalimantan I baru Tidak adanya
dibentuk pertengahan 2020 acuan dalam
penyusunan
rencana
penyerapan
Tidak adanya basis data kegiatan Satker- SAKTI tidak terhubung dana.
Satker di bawah BP2P Kalimantan I dengan realisasi

Kurangnya SDM di Sistem rencana anggaran


BP2P Kalimantan I per tahun

Tidak ada rencana pelaksanaan


program per bulan
Keterangan:
Terkait dengan Pelayanan Publik
Terkait dengan Manajemen ASN
Terkait dengan Whole of Government

Gambar 3.1 Analisis Faktor Masalah

C. Alternatif Pemecahan Masalah


Jika permasalahan tidak adanya acuan dalam penyusunan rencana
penyerapan dana (Hal. III DIPA) Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan
Kalimantan I Tahun Anggaran 2021 tidak segera dipecahkan, maka akan
menyebabkan hal-hal sebagai berikut:
 Realisasi penyerapan anggaran BP2P Kalimantan I lebih kecil
daripada rencana penyerapan anggarannya dengan deviasi yang
cukup jauh;
 Terangkum BP2P Kalimantan I tidak mampu memenuhi target
capaian kinerja pada Laporan Kinerja Bulanan;
 Memengaruhi Nilai IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran)
yang terhubung dengan nilai Kementerian PUPR, sementara Nilai
IKPA dijadikan acuan sebagai dasar Pemberian Penghargaan
dan/atau Pengenaan Sanksi atas Kinerja Anggaran Kementerian
Negara/Lembaga sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 2
Tahun 2021;

13
 Proses penyesuaian rencana penyerapan dana pada tahun
anggaran berjalan membutuhkan revisi Daftar Isian Pelaksanaan
Anggaran yang membutuhkan validasi Direktorat Jenderal
Anggaran, Kementerian Keuangan yang dapat memakan waktu
beberapa bulan; serta
 Repetisi tren permasalahan akan terjadi pada tahun-tahun
anggaran berikutnya.
Setelah melihat faktor-faktor penyebab tersebut di atas, yaitu
asingnya tugas dan fungsi balai dan tidak adanya rencana pelaksanaan
program per bulan, maka alternatif penyelesaian masalah tidak adanya
acuan dalam penyusunan rencana penyerapan dana (Hal. III DIPA) Balai
Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I Tahun Anggaran 2021
dapat dilakukan sebagai berikut:
Table 4

Tabel 3.4 Analisis Tapisan Mc Namara Untuk Menentukan Solusi Prioritas


ALTERNATIF TAPISAN
SOLUSI KELAYA-
NO KONTRI- TOTAL PERINGKAT
PEMECAHAN BIAYA* KAN
BUSI
MASALAH
Penajaman tugas
dan fungsi balai di
1. 1 3 5 9 II
bawah Ditjen
Perumahan
Menyusun
rencana
2. pelaksanaan 3 5 5 13 I
program bulanan
balai
Keterangan: 1 = sangat rendah; 2 = rendah; 3 = sedang; 4 = tinggi; 5 = sangat tinggi
* Biaya semakin tinggi maka nilainya semakin rendah, dan sebaliknya

Berdasarkan analisis tapisan Mc Namara untuk menentukan solusi


prioritas, maka gagasan penyelesaian isu yang terpilih adalah menyusun
rencana pelaksanaan program bulanan Balai Pelaksana Penyediaan
Perumahan Kalimantan I. Gagasan ini sebagai pemecahan isu yang akan
dilanjutkan untuk menyusun rancangan akutalisasinya.

14
D. Deskripsi Gagasan Kreatif Terpilih
Setelah menganalisa tugas dan fungsi sebagai CPNS Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dengan lokasi on job training di
Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I, ditemukan isu
prioritas tidak adanya acuan dalam penyusunan rencana penyerapan
dana (Hal. III DIPA) Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I
Tahun Anggaran 2021. Hal ini dikarenakan asingnya tugas dan fungsi
balai perumahan serta tidak adanya rencanya pelaksanaan program per
bulan. Jika isu ini dibiarkan berlarut, maka dapat terjadi ketidaksesuaian
antara rencana dan realisasi penyerapan dana yang akan berpengaruh
pada hasil Laporan Kinerja Bulanan Balai serta nilai IKPA (Indikator
Kinerja Pelaksanaan Anggaran) yang terhubung dengan nilai Kementerian
PUPR. Oleh karena itu, perlu untuk menyusun rencana pelaksanaan
program bulanan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I
tahun anggaran 2021. Mengingat pelaksanaan aktualisasi dilakukan
pertengahan tahun, dilakukan penyusunan terhadap sisa tahun berjalan di
tahun anggaran 2021.

E. Rancangan Aktualisasi Nilai-nilai Dasar PNS


Kegiatan aktualisasi yang direncanakan secara garis besar terbagi
atas kegiatan identifikasi/mengumpulkan data, mengolah data dan
membuat analisis, serta implementasi. Adapun tahapan dan output hasil
kegiatan sebagai berikut.
Table 5

Tabel 3.5 Kegiatan, Tahapan Kegiatan, dan Output/Hasil

NO. KEGIATAN/TAHAPAN OUTPUT/HASIL

Kegiatan 1: Mengidentifikasi kegiatan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan


Kalimantan I TA. 2021
Hasil Kegiatan 1: Teridentifikasinya kegiatan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan
Kalimantan I TA. 2021
1.1 Mengidentifikasi kegiatan-kegiatan BP2P  Tabel kegiatan BP2P Kalimantan I
Kalimantan I yang ada di Rincian Kertas TA. 2021
Kerja TA. 2021

15
Tabel 3.5 Kegiatan, Tahapan Kegiatan, dan Output/Hasil (lanjutan)

NO. KEGIATAN/TAHAPAN OUTPUT/HASIL

1.2 Mengidentifikasi aktor-aktor di BP2P  Tabel personil BP2P Kalimantan I


Kalimantan I dan tugas dan fungsinya beserta tugas dan fungsinya
1.3 Mewawancara pelaksana atau  Rekapitulasi hasil informasi perihal
penanggung jawab kegiatan perihal kesesuaian antara RKA TA. 2021
kesesuaian antara RKA TA. 2021 dan dan rencana pelaksana kegiatan
rencana pelaksana kegiatan
1.4 Mengumpulkan data kegiatan TA. 2021  Tabel/booklet kegiatan Satker PnP
pada Satker-Satker di bawah BP2P Kalbar dan Kalteng
Kalimantan I

Kegiatan 2: Mengolah data dan membuat analisis kegiatan Balai Pelaksana Penyediaan
Perumahan Kalimantan I TA. 2021
Hasil Kegiatan 2: Teranalisisnya kegiatan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan
Kalimantan I TA. 2021
2.1 Mengolah data kegiatan Satker-Satker  Peta sebaran kegiatan Satker PnP
TA. 2021 di bawah BP2P Kalimantan I Kalbar dan Kalteng
2.2 Menganalisis kegiatan BP2P Kalimantan  Tabel/matriks kegiatan dengan
I per bulan jadwal tetap atau yang sudah
terlaksana
 Tabel/matriks pelaksanaan
kegiatan BP2P Kalimantan I per
bulan
2.3 Mengonversi tabel/matriks pelaksanaan  Rencana Penyerapan Dana
kegiatan terhadap serapan anggaran bulanan BP2P Kalimantan I
bulanan Satker BP2P Kalimantan I

Kegiatan 3: Mengimplementasikan rencana pelaksanaan kegiatan Balai Pelaksana


Penyediaan Perumahan Kalimantan I TA. 2021
Hasil Kegiatan 3: Terimplementasinya rencana pelaksanaan kegiatan Balai Pelaksana
Penyediaan Perumahan Kalimantan I TA. 2021
3.1 Melakukan revisi rencana penarikan  Revisi DIPA TA. 2021 BP2P
dana (Hal. III DIPA) TA. 2021 BP2P Kalimantan I
Kalimantan I
3.2 Menyandingkan rencana penarikan dana  Hasil sandingan rencana dan
dengan realisasi bulan berjalan jika realisasi penarikan dana bulan
tidak/belum dilakukan revisi DIPA berjalan setelah tersusunnya
rencana pelaksanaan program (jika
tidak/belum dilakukan revisi DIPA)
3.3 Menyusun laporan akhir kegiatan  Laporan akhir kegiatan aktualisasi
aktualisasi pelatihan dasar CPNS pelatihan dasar CPNS

F. Rekapitulasi Rencana Penerapan Nilai-nilai Dasar PNS


Relevansi kegiatan yang dirincikan per tahap kegiatan dengan nilai-
nilai dasar profesi PNS (akuntabilitas, nasionalisme, etika publik,
komitmen mutu, dan anti korupsi) tertuang dalam tabel berikut.

16
Table 6

Tabel 3.6 Rencana Penerapan Nilai-nilai Dasar PNS


TAHAPAN KETERKAITAN DENGAN BUKTI PENERAPAN NILAI-
NO
KEGIATAN NILAI-NILAI DASAR PNS NILAI

Kegiatan 1: Mengidentifikasi kegiatan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan


Kalimantan I TA. 2021

1.1 Mengidentifikasi Akuntabilitas:  RKA BP2P Kalimantan I


kegiatan- Membuat identifikasi TA. 2021 sebagai acuan
kegiatan BP2P berdasarkan sesuatu yang identifikasi
Kalimantan I valid/resmi, yakni RKA BP2P  Tabel kegiatan yang
yang ada di Kalimantan I TA. 2021 jelas/mudah dimengerti
Rincian Kertas
Kerja dan Komitmen Mutu:
Anggaran TA. Membuat hasil identifikasi yang
2021 jelas/mudah dimengerti

1.2 Mengidentifikasi Akuntabilitas:  Permen. PUPR Nomor


aktor-aktor di Menggunakan sesuatu yang 16 Tahun 2020 sebagai
BP2P valid/resmi sebagai acuan, acuan identifikasi
Kalimantan I yakni Permen. PUPR Nomor  Nota dinas yang
dan tugas dan 16 Tahun 2020 dalam ditujukan kepada pejabat
fungsinya penjabaran tugas dan fungsi berwenang terkait
kegiatan aktualisasi
Nasionalisme: pelatihan dasar CPNS
Melibatkan seluruh personil di  Struktur organisasi yang
BP2P Kalimantan I sebagai melibatkan seluruh
perwujudan sila ke 3 personil BP2P
(persatuan Indonesia) Kalimantan I

Etika Publik:
Meminta izin kepada pejabat
yang berwenang untuk
melaksanakan kegiatan
aktualisasi pelatihan dasar

Komitmen Mutu:
Menyesuaikan tugas dan
fungsi pada Permen. PU
terhadap struktur organisasi
BP2P Kalimantan I

1.3 Mewawancara Akuntabilitas:  RKA BP2P Kalimantan I


pelaksana atau Menggunakan sesuatu yang TA. 2021 sebagai acuan
penanggung valid/resmi sebagai acuan,  Tuangan hasil
jawab kegiatan yakni RKA BP2P Kalimantan I wawancara yang disertai
perihal TA. 2021 dengan pernyataan
kesesuaian bahwa pewawancara
antara RKA TA. Etika Publik: telah bertanya dengan
2021 & rencana Bertanya dengan sopan saat sopan
pelaksana mewawancara
kegiatan

17
Tabel 3.6 Rencana Penerapan Nilai-nilai Dasar PNS (lanjutan)
TAHAPAN KETERKAITAN DENGAN BUKTI PENERAPAN NILAI-
NO
KEGIATAN NILAI-NILAI DASAR PNS NILAI
Komitmen Mutu:  Rekapitulasi hasil
Membuat rekapitulasi hasil informasi perihal
informasi perihal kesesuaian kesesuaian antara RKA
antara RKA TA. 2021 dan TA. 2021 dan rencana
rencana pelaksana kegiatan pelaksana kegiatan yang
dengan jelas jelas atau mudah
dipahami
Anti Korupsi:
Melakukan wawancara pada
jam kerja (tidak mengambil
waktu istirahat rekan kerja)

1.4 Mengumpulkan Akuntabilitas:  Nota dinas kepada


data kegiatan Menyampaikan dengan jelas Satker PnP Kalbar dan
Satker-Satker dan rinci terkait kegiatan Kalteng terkait
TA. 2021 di aktualisasi pelatihan dasar permintaan data kegiatan
bawah BP2P CPNS (landasan pelaksanaan TA. 2021
Kalimantan I kegiatan, data yang diminta
beserta formatnya,
tanggal/batas pengiriman data)

Etika Publik:
Meminta secara resmi/tertulis
data kegiatan TA. 2021 Satker
PnP Kalbar dan Kalteng

Kegiatan 2: Mengolah data dan membuat analisis kegiatan Balai Pelaksana Penyediaan
Perumahan Kalimantan I TA. 2021

2.1 Mengolah data Akuntabilitas:  Screenshot pengiriman


kegiatan TA. Menggunakan sumber yang data dari Satker-Satker
2021 Satker- valid untuk mengolah data  Rekapan data hasil
Satker di bawah kiriman dari Satker yang
BP2P Nasionalisme: dikirimkan kembali
Kalimantan I Menampilkan data kegiatan kepada pengirim sebagai
TA. 2021 dalam gambaran konfirmasi
peta Indonesia  Peta sebaran kegiatan
TA. 2021 dalam
Komitmen Mutu: gambaran Indonesia
Menampilkan data kegiatan
dalam bentuk yang mudah
dimengerti

Anti Korupsi:
Tidak mengubah data yang
dikirimkan oleh Satker

18
Tabel 3.6 Rencana Penerapan Nilai-nilai Dasar PNS (lanjutan)
TAHAPAN KETERKAITAN DENGAN BUKTI PENERAPAN NILAI-
NO
KEGIATAN NILAI-NILAI DASAR PNS NILAI
2.2 Menganalisis Akuntabilitas:  Tabel/matriks kegiatan
kegiatan BP2P Membuat tabel/matriks dengan jadwal tetap atau
Kalimantan I per kegiatan dengan jadwal yang sudah terlaksana
bulan tetap/pasti terlebih dahulu  Tabel/matriks
sebelum membuat pelaksanaan kegiatan
tabel/matriks untuk semua BP2P Kalimantan I
kegiatan bulanan yang jelas/
mudah dimengerti
Nasionalisme:  Dokumentasi saat
Berdiskusi dengan pelaksana berdiskusi dengan
atau penanggung jawab pelaksana atau
kegiatan terkait tabel/matriks penanggung jawab
kegiatan sebagai pengamalan kegiatan
sila ke 4

Etika Publik:
Tidak mengajak berdiskusi
pelaksana atau penanggung
jawab kegiatan saat sedang
sedang sibuk

Komitmen Mutu:
Menampilkan hasil analisis
dalam bentuk yang mudah
dimengerti

2.3 Mengonversi Akuntabilitas:  RKA BP2P Kalimantan I


tabel/matriks Menggunakan sesuatu yang TA. 2021 sebagai acuan
pelaksanaan valid/resmi sebagai acuan nilai  Rencana penyerapan
kegiatan anggaran, yakni RKA BP2P dana BP2P Kalimantan I
terhadap Kalimantan I TA. 2021 yang jelas/mudah
serapan dimengerti
anggaran BP2P Komitmen Mutu:
Kalimantan I per Menampilkan hasil analisis
bulan dalam bentuk yang mudah
dimengerti

Kegiatan 3: Mengimplementasikan rencana pelaksanaan kegiatan Balai Pelaksana


Penyediaan Perumahan Kalimantan I TA. 2021

3.1 Melakukan Akuntabilitas:  Dokumentasi konsultasi


revisi rencana Melakukan revisi rencana dengan pejabat
penarikan dana penarikan dana sesuai berwenang terakit
(Hal. III DIPA) prosedur rencana revisi sebelum
TA. 2021 BP2P diinput di SAKTI
Kalimantan I Etika Publik:  Screenshot proses input
Mengomunikasikan kepada rencana penarikan dana
approver apabila telah selesai di SAKTI oleh operator
melakukan revisi di SAKTI dan disetujui oleh
approver

19
Tabel 3.6 Rencana Penerapan Nilai-nilai Dasar PNS (lanjutan)
TAHAPAN KETERKAITAN DENGAN BUKTI PENERAPAN NILAI-
NO
KEGIATAN NILAI-NILAI DASAR PNS NILAI
Komitmen Mutu:
Berkonsultasi dengan pejabat
berwenang rencana revisi

3.2 Menyandingkan Akuntabilitas:  Screenshot kiriman


rencana Menyandingkan rencana realisasi penyerapan
penarikan dana dengan realisasi penyerapan anggaran oleh petugas
dengan realisasi dana untuk mengetahui emonitoring
bulan berjalan keefektivitasan solusi terhadap  Sandingan rencana dan
jika tidak/belum masalah yang coba realisasi penyerapan
dilakukan revisi diselesaikan anggaran BP2P
DIPA Kalimantan I yang
Etika Publik: jelas/mudah dimengerti
Menyampaikan rencana
kegiatan ke petugas
emonitoring terkait angka
realiasi penyerapan anggaran

Komitmen Mutu:
Membuat sandingan data
rencana dan realisasi
penyerapan yang jelas/mudah
dimengerti

3.3 Menyusun Akuntabilitas:  Laporan akhir kegiatan


laporan akhir Laporan akhir disusun sebagai aktualisasi aktualisasi
kegiatan bentuk tanggung jawab dan pelatihan dasar CPNS
aktualisasi transparansi hasil aktualisasi yang terstruktur dan
pelatihan dasar pelatihan dasar dilengkapi dengan bukti-
CPNS bukti/dokumentasi
Nasionalisme:  Dokumentasi
Melakukan kegiatan pelatihan penyampaian laporan
dasar sembari tetap akhir kepada personil
melakukan tugas-tugas lain BP2P Kalimantan I
yang diberikan oleh unit kerja  Laporan kegiatan CPNS
(mengutamakan kepentingan selain kegiatan Latsar
publik di atas kepentingan
pribadi)

Etika Publik:
Menyampaikan hasil laporan
akhir kepada personil BP2P
Kalimantan I

Komitmen Mutu:
Menyusun laporan akhir
secara runut dan terstruktur

20
G. Penjadwalan
Untuk melaksanakan kegiatan aktualisasi pelatihan dasar dengan
menyusun rencana pelaksanaan program Balai Pelaksana Penyediaan
Perumahan Kalimantan I bulanan melalui tahapan-tahapan yang sudah
dijabarkan sebelumnya, maka perlu dilakukan penjadwalan agar dapat
berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Kegiatan-kegiatan
tersebut akan dilakukan selama masa off campus dengan jadwal sebagai
berikut.

21
Table 7

Tabel 3.7 Jadwal Rencana Kegiatan Aktualisasi


N TANGGAL
KEGIATAN OUTPUT/HASIL JULI AGUSTUS
O
5 6 7 8 9 12 13 14 15 16 19 21 22 23 26 27 28 29 30 2 3 4 5 6 9 11 12 13 16 18
1 Identifikasi kegiatan BP2P Teridentifikasinya kegiatan
Kalimantan I TA. 2021, BP2P Kalimantan I TA.
dengan tahapan kegiatan: 2021
Mengidentifikasi kegiatan Tabel kegiatan
di RKA TA. 2021
Mengidentifikasi aktor-
Tabel personil beserta
aktor & tugas dan
tugas dan fungsinya
fungsinya
Rekapitulasi kesesuaian
Mewawancara aktor
RKA & rencana kegiatan
Tabel/booklet kegiatan
Mengumpulkan data
Satker PnP Kalbar dan
kegiatan Satker
Kalteng
2 Mengolah data dan Teranalisisnya kegiatan
membuat analisis BP2P Kalimantan I TA.
kegiatan, dengan tahapan: 2021
Mengolah data kegiatan Peta sebaran kegiatan
Satker Satker Kalbar dan Kalteng

Tabel kegiatan jadwal


Menganalisis kegiatan tetap/ sudah terlaksana
BP2P Kalimantan I per
Tabel/matriks
bulan
pelaksanaan kegiatan
bulanan
Mengonversi tabel
Rencana penyerapan
pelaksanaan terhadap
dana bulanan
serapan
3 Mengimplementasi-kan Terimplementasinya
rencana pelaksanaan, rencana pelaksanaan
dengan tahapan: kegiatan TA. 2021
Melakukan revisi rencana
Revisi DIPA TA. 2021
penarikan dana (Hal. III
BP2P Kalimantan I
DIPA)
Sandingan rencana &
Menyandingkan rencana &
realisasi penyerapan
realisasi (tidak revisi DIPA)
dana
Menyusun laporan akhir Laporan akhir kegiatan
kegiatan aktualisasi aktualisasi
Keterangan: rencana pelaksanaan kegiatan rencana pelaksanaan tahapan

22
H. Aktor yang Terlibat dan Perannya dalam Aktualisasi
Dalam pelaksanaan kegiatan aktualisasi ini terdapat aktor-aktor
yang terlibat dengan perannya masing-masing. Jabaran aktor dan peran
tersebut tertuang dalam tabel berikut.
Table 8

Tabel 3.8 Aktor yang Terlibat dan Perannya dalam Aktualisasi

NO AKTOR PERAN DALAM AKTUALISASI KETERANGAN

1. Vilda Indrawati, S.T. Mengidentifikasi isu/masalah Peserta Latsar CPNS


pada unit kerja dan menyusun Kementerian PUPR
serta melaksanakan kegiatan formasi 2019
aktualisasi .
2. Ir. H. Adiwijaya, Ph.D Membimbing penusunan Coach (Widyaiswara
rancangan dan laporan Ahli Utama BPSDM
aktualisasi PUPR)
3. Ir. Andy Suganda, Membimbing dan Mentor/Co-Mentor
M.T/ Arifay Saini, S.T., mengarahkan pelaksanaan (Kabalai/Kasi Wilayah
M.Eng aktualisasi I BP2P Kalimantan I)
4. Pegawai di lingkungan Narasumber dalam
Balai Pelaksana pelaksanaan kegiatan
Penyediaan aktualisasi
Perumahan
Kalimantan I

23
BAB IV
PELAKSANAAN AKTUALISASI

A. Deskripsi Kegiatan Aktualisasi


Pelaksanaan aktualisasi penyusunan rencana pelaksanaan
program bulanan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I
sebagai acuan dalam menyusun Rencana Penyerapan Dana (Halaman III
DIPA) Tahun Anggaran 2021 dilakukan setelah melewati Seminar
Rancangan Aktualisasi, terhitung mulai tanggal 5 Juli hingga 18 Agustus
2021 (tiga puluh hari kerja) dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut:
1. Identifikasi.
Penulis mengidentifikasi kegiatan dan aktor BP2P Kalimantan I yang
ada di dalam Rincian Kertas Kerja TA. 2021 selain program Dukungan
Manajemen. Selanjutnya Penulis mengidentifikasi tugas dan fungsi
aktor tersebut berdasarkan data kepegawaian yang dimiliki unit kerja
serta mewawancarai untuk mengetahui pengejawantahan program
pada RKA serta mendata kegiatan yang telah dilaksanakan. Penulis
juga mengumpulkan data kegiatan Satker di wilayah kerja BP2P
Kalimantan I.
2. Mengolah data dan membuat analisis.
Kegiatan Satker di wilayah kerja BP2P Kalimantan I yang telah
Penulis dapatkan, diolah sesuai data geospasial agar dapat menjadi
basis gambaran pelaksanaan program monitoring dan evaluasi
lapangan. Rencana pelaksanaan program bulanan disusun untuk sisa
bulan di tahun anggaran 2021 untuk kemudian dikonversikan terhadap
persentase serapan anggaran.
3. Implementasi.
Pada tahap ini Penulis menyosialisasikan rencana kegiatan BP2P
Kalimantan I untuk sisa bulan di tahun anggaran 2021 dan kemudian
melakukan revisi Halaman III DIPA pada aplikasi SAKTI.

24
Kegiatan aktualisasi ini dilakukan Penulis sembari tetap melaksanakan
tugas sebagai staf Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I
dengan rincian kegiatan harian terlampir.

B. Hasil Capaian Kegiatan Aktualisasi


Pelaksanaan aktualisasi dilaksanakan dan capaiannya terlampir
pada tabel berikut yang dipisah sesuai kegiatannya seperti dijabarkan
pada poin A.

1. Identifikasi kegiatan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan


Kalimantan I TA. 2021.
Table 9

Tabel 4.1 Matriks Tahapan Kegiatan Identifikasi


Mengidentifikasi kegiatan-kegiatan BP2P Kalimantan I yang ada
Tahapan Kegiatan
di Rincian Kertas Kerja TA. 2021
Hasil Kegiatan Tabel kegiatan BP2P Kalimantan I TA. 2021
Keterkaitan Akuntabilitas:
Substansi Mata Membuat identifikasi berdasarkan sesuatu yang valid/resmi,
Pelatihan yakni RKA BP2P Kalimantan I TA. 2021.
Komitmen Mutu:
Membuat hasil identifikasi yang jelas/mudah dimengerti.
Dokumentasi

Gambar 4.1 Rincian Kertas Kerja Satker TA. 2021 (Revisi ke-2)

25
Gambar 4.2 Tabel Kegiatan BP2P Kalimantan I TA. 2021
Tahapan Kegiatan Mengidentifikasi aktor-aktor di BP2P Kalimantan I
Hasil Kegiatan Tabel kegiatan BP2P Kalimantan I TA. 2021
Keterkaitan Akuntabilitas:
Substansi Mata Meminta daftar pegawai kepada staf penanggung jawab.
Pelatihan Komitmen Mutu:
Membuat hasil identifikasi yang jelas/mudah dimengerti.

Gambar 4.3 Daftar Pegawai BP2P Kalimantan I (dari staf


Dokumentasi kepegawaian)

Gambar 4.4 Tabel Kegiatan BP2P Kalimantan I TA. 2021


Mewawancara pelaksana atau penanggung jawab kegiatan
Tahapan Kegiatan perihal kesesuaian antara RKA TA. 2021 & rencana pelaksana
kegiatan
Hasil Kegiatan Tuangan hasil wawancara

26
Keterkaitan Akuntabilitas:
Substansi Mata Menggunakan sesuatu yang valid/resmi sebagai acuan, yakni
Pelatihan Permen PUPR No. 16 Tahun 2020 dalam penjabaran tugas dan
fungsi.
Menunjukkan hasil wawancara dan meminta umpan balik
kepada narasumber.
Etika Publik:
Bertanya dengan sopan saat mewawancara yang dibuktikan
dengan catatan dari Narasumber saat melakukan wawancara.
Anti Korupsi:
Melakukan wawancara pada jam kerja (tidak mengambil waktu
istirahat rekan kerja).

Gambar 4.5 Permen PUPR No. 16 Tahun 2020 halaman 72-73


Dokumentasi

Gambar 4.6 Borang Hasil Wawancara


Mengumpulkan data kegiatan Satker-Satker TA. 2021 di bawah
Tahapan Kegiatan
BP2P Kalimantan I
Hasil Kegiatan Tabel/booklet kegiatan Satker PnP Kalbar dan Kalteng
Keterkaitan Akuntabilitas:
Substansi Mata Menyampaikan dengan jelas dan rinci terkait kegiatan
Pelatihan aktualisasi pelatihan dasar CPNS (landasan pelaksanaan
kegiatan serta data yang diminta beserta formatnya)
Etika Publik:
Meminta secara resmi/tertulis data kegiatan TA. 2021 Satker
PnP Kalbar dan Kalteng

27
Gambar 4.7 Nota Dinas Permintaan Data melalui Kabalai P2P
Kalimantan I

Dokumentasi

\
Gambar 4.8 Data Kegiatan dari Satker

Gambar 4.9 Data Kegiatan BSPS pada Situs Sirus

2. Mengolah data dan membuat analisis kegiatan Balai Pelaksana


Penyediaan Perumahan Kalimantan I TA. 2021.

28
Table 10

Tabel 4.2 Matriks Tahapan Kegiatan Mengolah dan Analisis Data


Mengolah data kegiatan TA. 2021 Satker-Satker di bawah BP2P
Tahapan Kegiatan
Kalimantan I
Hasil Kegiatan Peta sebaran kegiatan Satker PnP Kalbar dan Kalteng.
Keterkaitan Akuntabilitas:
Substansi Mata Tidak mengubah data yang dikirimkan oleh Satker.
Pelatihan Nasionalisme:
Menampilkan data kegiatan TA. 2021 dalam gambaran peta
Indonesia.
Komitmen Mutu:
Menampilkan data kegiatan dalam bentuk yang mudah
dimengerti.
Mengolah kegiatan Satker berdasarkan data geospasial (selama
ini hanya dikelola oleh pusat).
Anti Korupsi:
Mengolah data kegiatan Satker secara mandiri.
Dokumentasi

Gambar 4.10 Peta Sebaran Kegiatan Satker PnP Kalbar dan


Kalteng
Tahapan Kegiatan Menganalisis kegiatan BP2P Kalimantan I per bulan
Hasil Kegiatan Tabel/matriks pelaksanaan kegiatan BP2P Kalimantan I per
bulan
Keterkaitan Akuntabilitas:
Substansi Mata Membuat tabel/matriks kegiatan yang sudah dilaksanakan
Pelatihan terlebih dahulu sebelum membuat rencana kegiatan.
Nasionalisme:
Berdiskusi dengan pelaksana atau penanggung jawab kegiatan
terkait tabel/matriks kegiatan sebagai pengamalan sila ke 4.
Etika Publik:
Tidak mengajak berdiskusi pelaksana atau penanggung jawab
kegiatan saat sedang sedang sibuk.
Komitmen Mutu:
Menampilkan hasil analisis dalam bentuk yang mudah
dimengerti.
Anti Korupsi:
Membuat matriks di spreadsheet akun Balai sehingga dapat
diakses oleh pegawai BP2P Kalimantan I lain

29
Dokumentasi

Gambar 4.11 Matriks Pelaksanaan Kegiatan Bulanan BP2P


Kalimantan I

Gambar 4.12 Borang Asistensi Mentor


Mengonversi tabel/matriks pelaksanaan kegiatan terhadap
Tahapan Kegiatan
serapan anggaran BP2P Kalimantan I per bulan
Hasil Kegiatan Rencana Penyerapan Dana bulanan BP2P Kalimantan I
Keterkaitan Akuntabilitas:
Substansi Mata Menggunakan data penyerapan dana dari i-emonitoring
Pelatihan Kementerian PUPR
Komitmen Mutu:
Memperhitungkan jumlah tenaga kerja yang ada di bulan
tersebut (kondisi pegawai PNS: 6 orang, tenaga kontrak di luar
tenaga pendukung: 12 orang yang berbeda lama masa
kontraknya) dan kemungkinan penyerapan anggaran di bulan
berikutnya setelah pelaksanaan kegiatan.

30
Dokumentasi

Gambar 4.13 Tabel Rencana Penyerapan Dana bulanan BP2P


Kalimantan I TA. 2021

3. Mengimplementasikan rencana pelaksanaan kegiatan Balai


Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I TA. 2021
Table 11

Tabel 4.3 Matriks Tahapan Kegiatan Implementasi


Tahapan
Menyosialisasikan hasil olahan data
Kegiatan
Hasil Kegiatan Dokumentasi kegiatan sosialisasi
Keterkaitan Akuntabilitas:
Substansi Mata Sosilisasi sebagai bentuk pertanggungjawaban atas yang sudah
Pelatihan dikerjakan kepada rekan kerja
Nasionalisme:
Sosialisasi dilakukan tidak hanya berupa pemberitahuan tetapi
juga membuka diskusi sebagai pengamalan sila ke-4
Etika Publik:
Mempertanggungjawabkan hasil kegiatan sebelumnya kepada
rekan kerja
Berbahasa yang baik dan sopan saat sosilisasi
Dokumentasi

Gambar 4.14 Dokumentasi Kegiatan Sosialisasi


Tahapan Melakukan revisi Rencana Penarikan Dana (Hal. III DIPA) TA.
Kegiatan 2021 BP2P Kalimantan I

31
Hasil Kegiatan Revisi Rencana Penarikan Dana (Hal. III DIPA) di SAKTI
Keterkaitan Akuntabilitas:
Substansi Mata Melakukan revisi rencana penarikan dana sesuai prosedur dan
Pelatihan tepat waktu.
Etika Publik:
Mengomunikasikan kepada approver apabila telah selesai
melakukan revisi di SAKTI
Komitmen Mutu:
Berkonsultasi dengan pejabat berwenang terkait rencana revisi
Anti Korupsi:
Disiplin memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan oleh
Direktorat Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Perumahan
Dokumentasi

Gambar 4.15 Mengomunikasikan kepada Pejabat Berwenang


Terkait Rencana Revisi

Gambar 4.16 Pengisian RPD di sakti.kemenkeu.go.id

32
Gambar 4.17 Lembar Kendali Usulan Revisi Oleh Dit. SSPP
Tahapan Menyusun laporan akhir kegiatan aktualisasi pelatihan dasar
Kegiatan CPNS
Hasil Kegiatan Laporan Pelaksanaan Aktualisasi Pelatihan Dasar CPNS
Keterkaitan Akuntabilitas:
Substansi Mata Laporan akhir disusun sebagai bentuk tanggung jawab dan
Pelatihan transparansi hasil aktualisasi pelatihan dasar
Nasionalisme dan Etika Publik:
Melakukan kegiatan pelatihan dasar sembari tetap melakukan
tugas-tugas lain yang diberikan oleh unit kerja (mengutamakan
kepentingan publik di atas kepentingan pribadi)
Komitmen Mutu:
Menyusun laporan akhir secara runut dan terstruktur
Anti Korupsi:
Mengerjakan laporan secara mandiri dan tidak menutupi
permasalahan yang ditemui saat pelaksanaan aktualisasi.
Dokumentasi

Gambar 4.18 Kegiatan Harian Penulis Selama Masa Aktualisasi

33
Gambar 4.19 Laporan Pelaksanaan Aktualisasi Pelatihan Dasar
CPNS

34
Tabel 4.4 Matriks Realisasi Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi
N TANGGAL
KEGIATAN OUTPUT/HASIL JULI AGUSTUS
O
5 6 7 8 9 12 13 14 15 16 19 21 22 23 26 27 28 29 30 2 3 4 5 6 9 11 12 13 16 18
Rencana pelaksanaan
Mengonsultasikan
aktualisasi yang
perubahan rencana
disesuaikan dengan hasil
agenda aktualisasi
seminar proposal
1 Identifikasi kegiatan BP2P Teridentifikasinya kegiatan
Kalimantan I TA. 2021, BP2P Kalimantan I TA.
dengan tahapan kegiatan: 2021
Mengidentifikasi kegiatan Rencana
di RKA Realisasi
Mengidentifikasi aktor- Rencana
aktor & tugas dan
fungsinya Realisasi

Mengidentifikasi kegiatan Rencana


yang sudah terlaksana Realisasi
Rencana
Mewawancara aktor
Realisasi

Mengumpulkan data Rencana


kegiatan Satker Realisasi
2 Mengolah data dan Teranalisisnya kegiatan
membuat analisis BP2P Kalimantan I TA.
kegiatan, dengan tahapan: 2021
Mengolah data kegiatan Rencana
Satker Realisasi
Menganalisis kegiatan Rencana
BP2P Kalimantan I per
bulan Realisasi
Mengonversi tabel Rencana
pelaksanaan terhadap
serapan Realisasi
Keterangan: rencana pelaksanaan kegiatan realisasi pelaksanaan tahapan

35
Tabel 4.4 Matriks Realisasi Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi (lanjutan)
3 Mengimplementasikan Terimplementasinya
rencana pelaksanaan, rencana pelaksanaan
dengan tahapan: kegiatan TA. 2021
Menyosialisasikan hasil Rencana
olahan data Realisasi
Melakukan revisi rencana Rencana
penarikan dana (Hal. III
DIPA) Realisasi

Menyandingkan rencana & Rencana


realisasi (tidak revisi DIPA) Realisasi

Menyusun laporan akhir Rencana


kegiatan aktualisasi Realisasi
Keterangan: rencana pelaksanaan kegiatan realisasi pelaksanaan tahapan

36
C. Rekapitulasi Penerapan Nilai-nilai Dasar ASN
Nilai-nilai dasar ASN, yakni Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika
Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA) diterapkan pada setiap
pelaksanaan kegiatan dengan perhitungan nilai untuk tiap indikator dapat
dilihat pada tabel berikut.
Table 12

Tabel 4.5 Rekapitulasi Penerapan Nilai-nilai Dasar ASN


KEGIATAN JUMLAH
NILAI-NILAI DASAR
NO IDENTI- IMPLEMEN- AKTUALISASI
PNS/INDIKATOR ANALISIS
FIKASI TASI PER NILAI
1. Akuntabilitas 13
Keadilan
Kejelasan 1 2 3
Integritas 3 1 1 5
Konsistensi
Transparansi 1 1 2
Keseimbangan
Kepemimpinan
Kepercayaan 1 1
Tanggung Jawab 2 2
2. Nasionalisme 4
Sila 1
Sila 2
Sila 3 1 1
Sila 4 1 2 3
Sila 5
3. Etika Publik 10
Memegang teguh nilai-nilai
dalam ideologi Negara
Pancasila
Setia dan
mempertahankan UUD
NKRI 1945
Menjalankan tugas secara
profesional dan tidak 1 1
berpihak
Membuat keputusan
berdasarkan prinsip 1 1
keahlian

37
Tabel 4.5 Rekapitulasi Penerapan Nilai-nilai Dasar ASN (lanjutan)
KEGIATAN JUMLAH
NILAI-NILAI DASAR
NO IDENTI- IMPLEMEN- AKTUALISASI
PNS/INDIKATOR ANALISIS
FIKASI TASI PER NILAI
Menciptakan lingkungan
kerja yang non
diskriminatif
Memelihara dan
menjunjung tinggi standar 2 1 1 4
etika luhur
Mempertanggungjawabkan
tindakan dan kinerjanya 1 1
kepada publik
Memiliki kemampuan
dalam melaksanakan
kebijakan dan program
pemerintah
Memberikan layanan
kepada publik secara jujur,
tanggap, cepat, tepat,
akurat, berdaya guna,
berhasil guna, dan santun
Mengutamakan
kepemimpinan berkualitas
tinggi
Menghargai komunikasi,
1 1 1 3
konsultasi, dan kerja sama
Mengutamakan
pencapaian hasil dan
mendorong kinerja
pegawai
Mendorong kesetaraan
dalam pekerjaan
Meningkatkan efektivitas
sistem pemerintahan yang
demokratis sebagai
perangkat sistem karir
4. Komitmen Mutu 8
Efektif
Efisien 2 3 5
Inovasi 1 1
Orientasi pada Mutu 2 2
5. Anti Korupsi 7
Jujur 1 1
Peduli 1 1
Mandiri 1 1 2
Disiplin 1 1 2
Tanggung jawab 1 1

38
Tabel 4.5 Rekapitulasi Penerapan Nilai-nilai Dasar ASN (lanjutan)
KEGIATAN JUMLAH
NILAI-NILAI DASAR
NO IDENTI- IMPLEMEN- AKTUALISASI
PNS/INDIKATOR ANALISIS
FIKASI TASI PER NILAI
Kerja keras
Sederhana
Berani
Adil

39
D. Hambatan, Dampak, dan Strategi Pelaksanaan Aktualisasi
Dalam pelaksanaan kegiatan aktualisasi, Penulis menemui beberapa masalah yang menghambat kegiatan.
Secara rinci, permasalahan serta strategi mengatasinya dirincikan dalam tabel berikut.
Table 13

Tabel 4.6 Hambatan, Dampak, dan Strategi Pelaksanaan Aktualisasi


KEGIATAN/TAHAPAN
NO. HAMBATAN DAMPAK STRATEGI
KEGIATAN
1. Identifikasi kegiatan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I TA. 2021
Mengidentifikasi kegiatan- Tidak ditemui hambatan. Menjalankan sesuai dengan
kegiatan BP2P Kalimantan I tahapan yang telah direncanakan.
yang ada di Rincian Kertas
Kerja TA. 2021
Mengidentifikasi aktor-aktor Hanya terdapat daftar personil Menyulitkan untuk mendeteksi Memaksimalkan proses
di BP2P Kalimantan I BP2P Kalimantan I tanpa jenjang tanggung jawab wawancara untuk mengetahui
struktur atau peta jabatan. beberapa personil. tugas dan fungsi masing-masing
Nama jabatan yang tertera di pegawai.
Rincian Kertas Kerja juga
berbeda dengan Struktur
Organisasi TA. 2020.
Mengidentifikasi kegiatan Tidak ditemui hambatan. Menjalankan sesuai dengan
yang sudah terlaksana tahapan yang telah direncanakan.
Mewawancarai pelaksana Setelah mewawancarai Kegiatan wawancara personil Tidak menjalankan wawancara
atau penanggung jawab beberapa pegawai, ditemukan BP2P Kalimantan I tidak efektif terhadap seluruh pegawai BP2P
kegiatan perihal kesesuaian bahwa Peserta Latsar salah (tidak memperjelas kegiatan Kalimantan I. Hasil identifikasi
antara RKA TA. 2021 & beranggapan bahwa Konsultan Balai). yang disorot berasal dari Tenaga
rencana pelaksana kegiatan Individu (KI) dikontrak Ahli dan tetap berpanduan pada
selayaknya tenaga ahli, Rincian Kertas Kerja.
sedangkan faktanya KI dikontrak
karena kekurangan tenaga
administrasi.

40
Tabel 4.6 Hambatan, Dampak, dan Strategi Pelaksanaan Aktualisasi (lanjutan)
KEGIATAN/TAHAPAN
NO. HAMBATAN DAMPAK STRATEGI
KEGIATAN
Mengumpulkan data TNDE tidak efektif. Proses pengumpulan data Mengontak staf di PPK untuk
kegiatan Satker-Satker di memakan waktu lebih lama. meminta data secara langsung.
bawah BP2P Kalimantan I.
2. Mengolah data dan membuat analisis kegiatan Balai Pelaksanakan Penyediaan Perumahan Kalimantan I TA. 2021
Mengolah data kegiatan TA. Data koordinat (terutama Proses eliminasi data yang tidak Mengerjakan penyortiran data
2021 Satker-Satker di bawah kegiatan BSPS) tidak akurat dan sesuai memakan banyak waktu. seefisien mungkin.
BP2P Kalimantan I tidak dalam format yang sama.
Menganalisis kegiatan BP2P Tidak ditemui hambatan. Menjalankan sesuai dengan
Kalimantan I per bulan tahapan yang telah direncanakan.
Mengonversi tabel Kesalahan Peserta Latsar yang Capaian kerja tidak dapat Menyesuaikan rencana
pelaksanaan terhadap tidak mengidentifikasi secara murni dihitung dari penyerapan dana dengan sisa
serapan fleksibilitas penggunaan jumlah anggaran yang terserap. anggaran yang ada.
anggaran. Rencana Penyerapan Dana
disusun dengan memperhitungkan
jumlah tenaga kerja yang ada di
bulan tersebut (kondisi pegawai
PNS: 6 orang, tenaga kontrak di
luar tenaga pendukung: 12 orang)
dan kemungkinan penyerapan
anggaran di bulan berikutnya atas
pelaksanaan kegiatan pada bulan
ini.
3. Mengimplementasikan rencana pelaksanaan kegiatan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I TA. 2021
Menyosialisasikan hasil Adanya WFH – WFO dengan Tidak dapat dilakukan Melakukan sosialisasi secara
olahan data. jadwal yang tidak pasti dan sosialisasi dalam satu waktu. bertahap dengan melihat
setiap pegawai mempunyai kesempatan menyampaikan
kesibukan masing-masing. secara langsung.
Menyusun revisi rencana Tidak ditemui hambatan. Menjalankan sesuai dengan
penarikan dana (Halaman III tahapan yang telah direncanakan.
DIPA)

41
Tabel 4.6 Hambatan, Dampak, dan Strategi Pelaksanaan Aktualisasi (lanjutan)
KEGIATAN/TAHAPAN
NO. HAMBATAN DAMPAK STRATEGI
KEGIATAN
Menyandingkan rencana dan Tidak ditemui hambatan. Tahapan ini tidak dilakukan karena
realisasi penyerapan hasil kegiatan dapat langsung
anggaran. diimplementasikan di aplikasi
SAKTI akibat adanya refocusing
anggaran (rencana RKAK/L ke-3)
Menyusun laporan akhir Tidak ada format yang diberikan Tidak seragamnya format yang Meminta contoh laporan kepada
kegiatan aktualisasi. dalam penyusunan hasil digunakan oleh para peserta beberapa peserta Latsar batch
kegiatan seperti pada tahap Latsar dalam penyusunan sebelumnya untuk dapat dijadikan
penyusunan rencana laporan pelaksanaan aktualisasi. acuan.
aktualisasi.

E. Analisis Dampak
1. Dampak tidak diterapkannya nilai-nilai dasar ASN
Berikut adalah analisis dampak atau akibat yang terjadi apabila nilai-nilai ASN (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika
Publik, Komitmen Mutu, dan Ati Korupsi) tidak diterapkan dalam kegiatan Penyusunan Rencana Pelaksanaan Program
Bulanan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I Tahun Anggaran 2021.

42
Table 14

Tabel 4.7 Dampak Apabila Tidak Diterapkannya Nilai-nilai Dasar ASN


NO. KEGIATAN DAMPAK
1. Identifikasi kegiatan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I TA.
2021
Mengidentifikasi kegiatan- Akuntabilitas: Dapat terjadi salah identifikasi
kegiatan BP2P Kalimantan I apabila tidak menggunakan sesuatu yang
yang ada di Rincian Kertas valid/resmi.
Kerja TA. 2021 Komitmen Mutu: Rincian Kertas Kerja
merupakan sesuatu yang cukup rumit untuk
dapat dipahami orang awam, apabila hasil
identifikasi tidak dibuat secara ringkas dan
jelas, maka rincian kegiatan juga akan tetap
sulit dipahami oleh kebanyakan pegawai.
Mengidentifikasi aktor-aktor di Akuntabilitas: Apabila hanya mengandalkan
BP2P Kalimantan I hasil pengamatan selama beberapa bulan
melaksanakan on job training di unit kerja,
maka akan ada beberapa pegawai yang
terlewat, sebab berada di provinsi lain.
Mengidentifikasi kegiatan yang Akuntabilitas: Akan ada data yang tidak
sudah terlaksana valid atau diragukan kebenarannya.
Mewawancarai pelaksana atau Etika Publik: Pegawai yang menjadi
penanggung jawab kegiatan narasumber akan merasa risih dengan
perihal kesesuaian antara RKA kegiatan Latsar CPNS apabila mengganggu
TA. 2021 & rencana pelaksana waktu kerjanya.
kegiatan
Mengumpulkan data kegiatan Akuntabilitas: Apabila permintaan data tidak
Satker-Satker di bawah BP2P disampaikan dengan jelas dan rinci, seperti
Kalimantan I. beserta formatnya, maka data yang diterima
akan tidak lengkap dan membuat Penulis
harus meminta ulang untuk melengkapi data
yang dibutuhkan.
Etika Publik: Apabila permintaan data
dlakukan secara serta merta tanpa surat
yang resmi, Satker-Satker dapat
menyangsikan kepentingan permintaan data
Penulis.
2. Mengolah data dan membuat analisis kegiatan Balai Pelaksanakan
Penyediaan Perumahan Kalimantan I TA. 2021
Mengolah data kegiatan TA. Komitmen Mutu: Data yang dikumpulkan
2021 Satker-Satker di bawah tidak akan terolah dengan baik dan tidak
BP2P Kalimantan I dapat dimengerti oleh pegawai lainnya
sehingga tidak dapat berdampak banyak
untuk proses pelaksanaan monitoring dan
evaluasi oleh BP2P Kalimantan I.
Anti Korupsi: Apabila tidak dikerjakan
secara mandiri oleh Penulis, maka Penulis
tidak akan mengerti cara membaca hasil
olahan data dan tidak dapat menyampaikan
dengan baik/mempertanggungjawabkan
kepada pegawai BP2P Kalimantan I.

43
Tabel 4.7 Dampak Apabila Tidak Diterapkannya Nilai-nilai Dasar ASN
(lanjutan)
NO. KEGIATAN DAMPAK
Menganalisis kegiatan BP2P Akuntabilitas: Akan adanya kesulitan
Kalimantan I per bulan memahami matriks dari pegawai BP2P
Kalimantan I selain Penulis.
Anti Korupsi: Hasil kegiatan tidak efektif
apabila tidak dapat diakses oleh para
pegawai BP2P Kalimantan I.
Mengonversi tabel Akuntabilitas: Rancu/tidak validnya
pelaksanaan terhadap serapan keluaran yang dihasilkan.
Komitmen Mutu: Apabila tidak
memperhitungkan kemungkinan lain selain
pelaksanaan kegiatan, maka berpotensi
menimbulkan deviasi antara realisasi dan
rencana penyerapan dana.
3. Mengimplementasikan rencana pelaksanaan kegiatan Balai Pelaksana
Penyediaan Perumahan Kalimantan I TA. 2021
Menyosialisasikan hasil olahan Akuntabilitas: Pegawai BP2P Kalimantan I
data. selain Penulis tidak akan mengetahui adanya
kegiatan aktualisasi serta tujuan dan
manfaatnya.
Nasionalisme: Apabila tidak diterapkannya
asas kemusyawaratan dalam penyampaian
sosialisasi, Penulis tidak akan mencapai hasil
yang lebih baik, dan pegawai BP2P
Kalimantan I lainnya tidak merasa terlibat
dalam pelaksanaan aktualisasi Latsar.
Menyusun revisi rencana Akuntabilitas: Tidak dapat dilakukan revisi
penarikan dana (Halaman III anggaran apabila tidak memenuhi prosedur.
DIPA) Komitmen Mutu: Apabila tidak berkonsultasi
dengan pejabat berwenang terkait rencana
reivisi, maka dapat terjadi pagu minus
apabila DIPA telah terbit.
Anti Korupsi: Apabila tidak disiplin terhadap
tenggat waktu yang diberikan oleh Direktorat
Sistem dan Strategi Penyelenggaraan
Perumahan, maka seluruh Satker di bawah
Direktorat Jenderal Perumahan akan
terhambat proses revisinya.
Menyusun laporan akhir Akuntabilitas: Tidak ada kejelasan hasil
kegiatan aktualisasi. kegiatan aktualisasi yang telah dilaksanakan.
Penulis juga tidak memiliki rasa berkewajiban
(tanggung jawab) menyelesaikan tugas.
Nasionalisme dan Etika Publik: Apabila
Penulis hanya mengerjakan pelaksanaan
aktualisasi tanpa mengindahkan pekerjaan
lain yang diberikan oleh atasan di Unit Kerja,
maka akan timbul rasa enggan dan
hilangnya kepercayaan atasan kepada
Penulis dalam menyelesaikan tugas.

44
2. Dampak hasil inisiatif
Adapun kontribusi aktualisasi pelatihan dasar CPNS dengan
menyusun rencana pelaksanaan program bulanan Balai Pelaksana
Penyediaan Perumahan Kalimantan I yang dikaitkan dengan visi dan misi
organisasi tertuang dalam tabel berikut.
Table 15

Tabel 4.8 Kontribusi Kegiatan Terhadap Visi dan Misi Organisasi

KONTRIBUSI KEGIATAN TERHADAP


NO. KEGIATAN
VISI DAN MISI ORGANISASI
1. Identifikasi kegiatan Balai Pelaksana Dengan melakukan identifikasi kegiatan
Penyediaan Perumahan Kalimantan I Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan
TA. 2021 Kalimantan I TA. 2021, akan membantu
personil yang tidak familier dengan
Rencana Kerja dan Anggaran K/L
sehingga tercipta iklim yang lebih
kondusif di unit kerja.

2. Mengolah data dan membuat analisis Teranalisisnya kegiatan Balai


kegiatan Balai Pelaksana Penyediaan Pelaksana Penyediaan Perumahan
Perumahan Kalimantan I TA. 2021 Kalimantan I TA. 2021 akan
berkontribusi pada proses percepatan
penyediaan dan pembangunan
perumahan rakyat yang tersebar di
Provinsi Kalimantan Barat dan
Kalimatan Tengah sebab adanya basis
data yang dapat digunakan unit kerja.

3. Mengimplementasikan rencana Pengimplementasian rencana


pelaksanaan kegiatan Balai Pelaksana pelaksanaan kegiatan bulanan Balai
Penyediaan Perumahan Kalimantan I Pelaksana Penyediaan Perumahan
TA. 2021 Kalimantan I pada Tahun Anggaran
2021 akan melibatkan Kementerian lain
terkait pengubahan Halaman III DIPA.
Apabila solusi yang diupayakan dapat
berpengaruh pada penyelesaian
permasalahan, maka Nilai Indikator
Kinerja Pelaksanaan Anggaran
Kementerian Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat juga akan
meningkat.

Aktualisasi pelatihan dasar CPNS dengan menyusun rencana


pelaksanaan program bulanan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan

45
Kalimantan I juga turut berkontribusi terhadap penguatan nilai yang
dipegang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, yakni:
 Penguatan nilai Integritas dan Profesional dengan adanya rencana
pelaksanaan program bulanan sehingga Balai Pelaksana
Penyediaan Perumahan Kalimantan I dapat melaksanakan program
sembari menyiapkan langkah untuk menjalankan program
berikutnya dan mengantisipasi apabila terdapat program atau
kegiatan tambahan;
 Penguatan nilai Orientasi Misi yang mana penyusunan
pelaksanaan program berdasar pada Rencana Kerja dan Anggaran
Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I;
 Penguatan terhadap nilai Visioner, sebab dengan tersusunnya
rencana pelaksanaan program bulanan, Balai Pelaksana
Penyediaan Perumahan Kalimantan I dapat mengantisipasi
permasalahan tidak adanya acuan dalam penyusunan rencana
penyerapan dana (Hal. III DIPA) pada tahun-tahun anggaran
berikutnya; dan
 Penguatan terhadap nilai Etika, yang dalam pelaksanaan kegiatan
aktualisasi pelatihan dasar mengedepankan budi pekerti, akhlak,
dan tingkah laku (tabiat) yang terpuji, bermanfaat, serta
memberikan kenyamanan lingkungan di unit kerja Balai Pelaksana
Penyediaan Perumahan Kalimantan I.

3. Dampak apabila hasil kegiatan aktualisasi tidak diterapkan


Apabila hasil kegiatan aktualisasi Penulis tidak diterapkan, maka
permasalahan tidak adanya acuan dalam penyusunan rencana
penyerapan dana (Hal. III DIPA) Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan
Kalimantan I Tahun Anggaran 2021 tidak terselesaikan. Hal ini dapat
menyebabkan hal-hal sebagai berikut:

46
a. Realisasi penyerapan anggaran BP2P Kalimantan I lebih kecil
daripada rencana penyerapan anggarannya dengan deviasi yang
cukup jauh;
b. Terangkum BP2P Kalimantan I tidak mampu memenuhi target
capaian kinerja pada Laporan Kinerja Bulanan;
c. Memengaruhi Nilai IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran)
yang terhubung dengan nilai Kementerian PUPR, sementara Nilai
IKPA dijadikan acuan sebagai dasar Pemberian Penghargaan
dan/atau Pengenaan Sanksi atas Kinerja Anggaran Kementerian
Negara/Lembaga sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 2
Tahun 2021;
d. Proses penyesuaian rencana penyerapan dana pada tahun
anggaran berjalan membutuhkan revisi Daftar Isian Pelaksanaan
Anggaran yang membutuhkan validasi Direktorat Jenderal Anggaran,
Kementerian Keuangan yang dapat memakan waktu beberapa
bulan;
e. Repetisi tren permasalahan akan terjadi pada tahun-tahun anggaran
berikutnya.

47
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
Berdasarkan pelaksanaan aktualisasi Pelatihan Dasar penyusunan
rencana pelaksanaan program bulanan Balai Pelaksana Penyediaan
Perumahan Kalimantan I Tahun Anggaran 2021, dapat disimpulkan
bahwa:
1. Kegiatan aktualisasi merupakan solusi atas isu tidak adanya acuan
dalam penyusunan Rencana Penyerapan Dana (Halaman III DIPA)
yang apabila tidak dilaksanakan, dapat berdampak pada deviasi
antara rencana dan realisasi penyerapan anggaran jauh dan
mempengaruhi nilai IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran)
yang terhubung dengan nilai Kementerian PUPR;
2. Keluaran dari kegiatan aktualisasi ini adalah rencana pelaksanaan
program bulanan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan
I Tahun Anggaran 2021 yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam
menyusun Rencana Penyerapan Dana (Halaman III DIPA) TA. 2021;
3. Pelaksanaan kegiatan merupakan sarana menginternalisasi nilai
dasar ASN, yakni Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen
Mutu, dan Anti Korupsi, yang apabila diabaikan dapat memengaruhi
capaian kegiatan menjadi tidak optimal.
4. Dalam pelaksanaan aktualiasi, ditemui beberapa permasalahan yang
menghambat kegiatan. Dilakukan penyesuaian untuk menyelesaikan
permasalahan tersebut demi pemenuhan pelaksanaan aktualisasi
sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan.

B. Saran
Dengan terselesaikan kegiatan penyusunan rencana pelaksanaan
program bulanan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I
Tahun Anggaran 2021 sebagai acuan untuk menyusun Rencana

48
Penyerapan Anggaran (Halaman III DIPA), dapat diterapkan proses yang
sama pada tahun-tahun anggaran berikutnya.

49
Daftar Pustaka

Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 1


Tahun 2021 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 16


Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana
Teknis di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

Rincian Kertas Kerja Satker Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan


Kalimantan I (420155) Tahun Anggaran 2021 (Revisi Ke-02)

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara

Anda mungkin juga menyukai