Anda di halaman 1dari 15

MATRIK KAJIAN MANAJERIAL

Nama CKS : ARJUNI, S.Pd


Instansi : SDN Tampu Langit
Tempat Kajian Manajerial : SDN BALAWA 1

SNP Kondisi Ideal Hasil Raport Kondisi Nyata Potensi kekuatan Tantangan Rekomendasi
Aspek/Komponen Mutu dan Peluang Strategi Peningkatan
a b c d e f g
Standar kompetensi 1.1.lulusan 1.1.lulusan  KKM selalu disusun  Sekolah telah  KKL yang  Penyusunan KKM
lulusan: memiliki memiliki berdasarkan hasil menetapkan diberlakukan berdasarkan
1. dimensi sikap kompetensi kompetensi analisis kompleksitas Kriteria kaku akan analisis
2. dimensi pada dimensi pada dimensi materi, analisis Kelulusan menjadi kompleksitas
pengetahuan sikap sikap intakepeserta didik, dan Minimal (KKL). tragedi bagi materi, analisis
3. dimensi 1.2 lulusan (5,63/Menuj analisis daya dukung  Warga sekolah sekolah. intake peserta
keterampilan memiliki u SNP 4)  Pencapaian rata-rata telah memahami  Penilaian didik, dana
kompetensi 1.2 lulusan KKM peserta didik per hakikat KKL. masyarakat analisis daya
pada dimensi memiliki mata pelajaran sudah  Sekolah masih tentang dukung harus
pengetahuan kompetensi mencapai batas minima dapat hasil/mutu dilanjutkan terus
1.3lulusan pada dimensi (≥ 70%). Pencapaian meningkatkan pendidikan dan lebig
memliki pengetahuan rata-rata KKM peserta kemampuan yang hanya diperdalam lagi
kompetensi ( 7 / Menuju per mata pelajaran yang siswa untuk dari sisi  Setiap tahun
pada dimensi SNP 4 ) ada sekarang berkisar mencapai KKL. lulus saja. pembelajaran
keterampilan 1.3lulsan antara 70 – 80  Orang tua pencapaian rata-
memiliki  Menetapkan kelulusan mendukung rata KKM peserta
kompetensi sekolah berdasarkan upaya sekolah didik per mata
pada dimensi nilai US dan hasil untuk mencapai pelajaran
keterampilan rapat dewan guru KKL sehingga ditargetkan naik
 Siswa kelas 6 selalu lulus tidak ada
100% rekayasa.

Standar Isi 2.1 Perangkat 2.1 perangkat  Perangkat  Sekolah telah  Sebagian  Perlu
Pendidikan: Pembelajaran pembeljaran pembelajaran memiliki /belum mau mengembangk
1. Perangkat Sesuai sesuai sesuai rumusan kurikulum menyesuaik an kurikulum
Pembelajaran rumusan rumusan kompetensi tingkat satuan an diri yang memuat
2. KTSP Kompetensi kompetensi lulusan pendidikan dengan karakteristik
3. Pelaksanaan lulusan lulusan  Kurikulum Kurikulum kompetensi
Kurikulum 2.2 kurikulum 2.2 kurikulum  KTSP sekolah disusun KTSP sikap, dan
tingkat tingkat dikembangkan sesuai dengan  Anak didik kompetensi
satuan satuan sesuai prosedur prinsip dirugikan keterampilan
pendidikan pendidikan  Melaksanakan pengembangan karena salah
dikembangka dikembangka kurikulum. dalam  Perlu
kurikulum sesuai melibatkan
n sesuai n sesuai ketentuan  Kurikulum kegiatan
prusedur prosedur pemberian pemangku
sekolah disusun
2.3. sekolah 2.3 sekolah nilai. kepentingan
disesuaikan
melaksanaka melaksanaka dalam
dengan
n kurikulum n kurikulum pengembanga
kebutuhan
sesuai sesuai n kurikulum,
lingkungan.
ketentuan ketentuan dan
 Kurikulum
disesuaikan
tingkat satuan
dengan
pendidikan
tahapan
sudah dibagi tiap
operasional
kelas sasaran.
pengembanga
 Guru memiliki / nnya
membuat RPP.
 Masih ada  Dalam
kesempatan mengembangk
untuk an dan
ditingkatkan. melaksanakan
 Pemangku kurikulum
kepentingan sekolah perlu
masih dapat mengatur
diberdayakan. beban belajar
bedasarkan
bentuk
pendalaman
materi

1.1. Sekolah 3.1. sekolah  Merencanakan  Sebagian besar  Guru belum  Perencanaan
Standar Proses merencanaka merencana proses guru memahami mau pembelajaran
Pembelajara: proses kan proses pembelajaran model berubah/ perlu mengacu
1. Merencanakan pembelajaran pembelajar sesuai ketentuan pembelajaran konvensiona pada silabus
proses sesuai an sesuai  Proses dengan baik. l. yang telah
pembelajaran ketentuan ketentuan pembelajaran  Sebagian besar  Guru belum dikembangkan
2. pembelajaran 1.2. Proses 3. 2. Proses dilaksanakan guru memahami mau , menyusun
dilaksanakan pembelajaran pembelajar dengan tepat metode meningkatk dokumen
dengan tepat dilaksanakan an  Pengawasan pembelajaran an rencana
3 pengawasan dan dengan tepat dilaksanaka dalam proses dengan baik. kualifikasi dengan
penilaian otentik di 1.3. Sekolah n dengan pembelajaran  guru masih dapat pendidikan. lengkap dan
laksanakan melaksanaka tepat. diberdayakan.  Belum sistematis, dan
dilakukan dalam n 3.3 Pengawasan  guru tertantang semua guru mendapatkan
proses pengawasan dan dengan menguasai evaluasi dari
pembelajaran dan penilaian penilaian sertifikasi IT kepala sekolah
otentik yang otentik pendidik. dan pengawas
dilakukan dilakukan  guru tertantang sekolah
dalam proses dalam dengan kenaikan  Perlu
pembelajaran proses pangkat melalui mengelola
pembelajar angka kredit. kelas sebelum
an memulai
pembelajaran,
mendorong
siswa mencari
tahu,
mengarahkan
pada
penggunaan
pendekatan
ilmiah,
melakukan
pembelajaran
berbasis
kompetensi,
memberikan
pembelajaran
terpadu,
melaksanakan
pembelajaran
dengan
jawaban yang
kebenarannya
multi dimensi,
melaksanakan
pembelajaran
menuju pada
keterampilan
aplikatif,
menerapkan
prinsip bahwa
siapa saja
adalah guru,
siapa saja
adalah siswa,
dan di mana
saja adalah
kelas,
memanfaatkan
media
pembelajaran
dalam
meningkatkan
efisiensi dan
efektivitas
pembelajaran,
dan
menggunakan
aneka sumber
belajar
 Perlu
melakukan
penilaian
otentik secara
komprehensif,
melakukan
pemantauan
proses
pembelajaran,
, dan
mengevaluasi
proses
pembelajaran.

Standar Penilaian 4.1.Aspek  Aspek penilaian  Telah adanya  Guru yang  Perlu
Pendidikan: penilaian 4.1. Aspek sesuai ranah standar penilaian konvensiona memiliki
1. Aspek penilaian sesuai Ranah Penilaian kompetensi secara nasional. l. bentuk
2. Teknik Penilaian kompetensi Sesuai  Teknik penilaian  Sebagian besar  Pengawas pelaporan
3. penilaian 4.2 Jenis Ranah obyektif dan guru memahami yang sesuai dengan
pendidikan penilaian Kompetens akuntabel penilaian. konvensiona ranah
4. instrumen obyektif dan i  Tindaklanjut hasil  Sebagian guru l.  Perlu
penilaian akuntabel 4.2 Teknik pelaporan penilaian telah memiliki memiliki
5. penilaian 4.3. Penialain penilaian  Instrumen penilaian perencanaan perangkat
dilakukan pendidikan obyektif menyesuaikan aspek penilaian. teknik
Ditindak dan  Penilaian mengikuti  Prota , Promes penilaian
Lanjuti akuntabel prosedur sudah dimiliki lengkap
4.4. Instrumen 4.3. penilaian semua guru.  Perlu
Penilaian pendidikna  Penyelenggaraa melakukan
Menysuaikan ditindaklan n Ujian Sekolah. pelaporan
ASpek juti  Peningkatan penilaian
4.5. Penialain 4.4. instrument pemahaman secara
dilakukan penilaian pedoman periodik
mengikuti menyesuai penilaian  Perlu
prosedur kan aspek melalui KKG. menyusun dan
4.5. Penilaian menggunakan
dilakukan instrumen
Mengikuti penilaian
Prosedur aspek sikap,
pengetahuan,
dan
keterampilan
 Perlu
menentukan
kelulusan
siswa
berdasarkan
pertimbangan
yang sesuai

Standar Pendidik 5.1. Ketersedian 5.1.Ketersediaan  Ketersediaan dan  100% tenaga  Sekolah  Perlu
dan Tenaga dan dan kompetensi guru pendidik telah dilarang memfasilitasi
Kependidikan: Kompetensi Kompetensi sesuai ketentuan berkualifikasi S1 mengangkat PTK dalam
1. Ketersediaan dan Guru Sesuai Guru Sesuai  Ketersediaan dan  Profesionalisme wiyata bakti peningkatan
kompetensi guru Ketentuan Ketentuan kompetensi guru meningkat  Pendidik kompetensi
2. Ketersedian dan 5.2. Ketersedian 5.2.Ketersediaan kepala sekolah  Memiliki yang dan kualifikasi
Kompetensi dan dan dan sesuai ketentuan kompetensi yang konvensiona minimal
Kepala Sekolah Kompetensi Kompetensi  Ketersediaan dan dapat l sulit S1/D4,
3. Ketersedian dan Kepala Kepala kompetensi diberdayakan berubah. bersertifikat
Kompetensi Sekolah Sekolah tenaga  Tenaga  Guru pendidik,
Tenaga Sesuai Sesuai administrasi kependidikan Profesional berkompetensi
Adminstrasi Ketentuan Ketentuan sesuai ketentuan sudah cukup mutasi pedagogik,
4. Ketersedian dan 5.3.Ketersediaan 5.3.Ketersediaan  Ketersediaan dan  Peningkatan Jabatan kepribadian,
kompetensi dan dan kompetensi jenjang guru profesional,
Laboran Kompetensi Kompetensi laboran sesuai didukung kepala dan sosial
5. Ketersedian dan Tenaga Tenaga ketentuan sekolah minimal baik.
Kompetensi Admistrasi Administrasi  Belum tersedia  Dinas Pendidikan  Perlu
Pusatakawan Sesuai Sesuai pustakawan mendukung menyediakan
Ketentuan Ketentuan sesuai ketentuan kegiatan dan
5.4. Ketersediaan 5.4. ketersediaan peningkatan meningkatkan
dan dan kualifikasi sekolah kompetensi
kompetensi kopetansi kepala sekolah
Laboran Laboran untuk
Sesuai Sesuai berkualifikasi
Ketentuan Ketentuan minimal
5.5. Ktersediaan 5.5. Ketersediaan S1/D4,
dan dan berpengalama
Kompetensi Kompetensi n mengajar
Pustakawan Pustakawan selama yang
sesuai Sesuai ditetapkan,
Ketentuan Ketentuan bersertifikat
pendidik,
bersertifikat
kepala
sekolah, serta
kepala sekolah
berkompetensi
kepribadian,
manajerial,
kewirausahaa
n, supervisi,
dan sosial
minimal baik.
 Perlu
tersedianya
kepala tenaga
administrasi,
memiliki
kepala tenaga
administrasi
berkualifikasi
minimal
SMK/
sederajat,
memiliki
kepala tenaga
administrasi
bersertifikat,
tersedia
tenaga
pelaksana
urusan
administrasi,
memiliki
tenaga
pelaksana
urusan
administrasi
berpendidikan
sesuai
ketentuan,
berkompetensi
kepribadian,
sosial, teknis,
dan manajerial
minimal baik.
 Perlu
tersedianya
kepala tenaga
laboratorium,
memiliki
kepala tenaga
laboratorium
berkualifikasi
sesuai,
memiliki
kepala tenaga
laboratorium
bersertifikat,
tersedia
kepala tenaga
laboratorium
berpengalama
n sesuai,
tersedia
tenaga teknisi
laboran,
memiliki
tenaga teknisi
laboran
berpendidikan
sesuai
ketentuan,
tersedia
tenaga
laboran,
memiliki
tenaga laboran
berpendidikan
sesuai
ketentuan,
serta
berkompetensi
kepribadian,
sosial, sosial,
manajerial,
dan
profesional
minimal baik.
 Perlu
tersedianya
kepala tenaga
pustakawan,
memiliki
kepala tenaga
pustakawan
berkualifikasi
sesuai,
memiliki
kepala tenaga
pustakawan
bersertifikat,
memiliki
kepala tenaga
pustakawan
berpengalama
n sesuai,
tersedia
tenaga
pustakawan,
memiliki
tenaga
pustakawan
berpendidikan
sesuai
ketentuan,
serta
berkompetensi
manajerial,
pengelolaan
informasi,
kependidikan,
kepribadian,
sosial, dan
pengembanga
n profesi
minimal baik.

6.1. kapasitas 6.1. kapasitas  Kapasitas daya Sekolah memiliki  Pemerintah  Perlu
Standar Sarana dan daya tampung tampung sekolah gedung sendiri. selalu perbaikan
Prasarana: tamping siswa memadai  Status tanah sekolah kekurangan sekolah agar
1. Kapasitas daya sekolah memadai  Sekolah belum milik sekolah. dana untuk memiliki rasio
tampung sekolah memadai 6.2. sekolah memiliki sarana  Sarana belajar cukup mencukupi luas lahan
2. memiliki sarana 6.2. sekolah memiliki dan prasarana memadahi. sarana sesuai dengan
dan prasarana memiliki sarana dan pembelajaran Pemerintah masih sekolah. jumlah siswa,
pembelajaran sarana dan prasarana yang lengkap dan siap untuk rasio luas
3. memilik sarana prasarana pembelajara layak melengkapinya. bangunan
prasarana pembelajara n yang layak  Sekolah belum  Bersama masyarakat sesuai dengan
pendukung n yang layak dan lengkap memiliki sarana sekolah mampu jumlah siswa,
dan lengkap 6.3. sekolah dan prasarana melengkapi dan dan memiliki
6.3. sekolah memiliki pendukung yang mengembangkan ragam
memiliki sarana dan lengkap dan layak melalui peran prasarana
sarana dan prasarana paguyuban kelas. sesuai
prasarana pendukung  Tantangan bersaing ketentuan.
pendukung yang layak semakin ketat.  Sekolah perlu
yang layak dan lengkap. memiliki
dan lengkap ruang kelas
sesuai standar,
memiliki
laboratorium
IPA sesuai
standar,
memiliki
ruang
perpustakaan
sesuai standar,
memiliki
tempat
bermain/
lapangan
sesuai standar,
kondisi ruang
kelas layak
pakai, kondisi
laboratorium
IPA layak
pakai, kondisi
ruang
perpustakaan
layak pakai,
dan kondisi
tempat
bermain/
lapangan
layak pakai.
 Perlu
memiliki
ruang
pimpinan,
ruang guru,
ruang UKS,
tempat ibadah,
jamban,
gudang, dan
ruang sirkulasi
yang sesuai
standar,
menyediakan
tempat parkir
yang
memadai,
kondisi ruang
pimpinan,
ruang guru,
tempat ibadah,
dan kondisi
gudang yang
layak pakai.

Standar 7.1. sekolah 7.1. sekolah  Sekolah  Sekolah  Pengadaan  Perlu


Pengelolaan: melakukan melakukan melakukan memiliki kepala tenaga melibatkan
1. Perencanaan perencanaan perencanaan perencanaan sekolah yang kependidikan pemangku
Pengelolaan pengelolaan pengelolaan pengelolaan profesional. oleh kepentingan
2. program 7.2. program 7.2. program  Program  Sekolah pemerintah sekolah dalam
pengelolaan pengelolaan pengelolaan pengelolaan memiliki tenaga belum perencanaan
3. kepala sekolah dilaksanakan dilaksanakan dilaksanakan guru yang terwujudkan. pengelolaan
berkinerja sesuai sesuai sesuai ketentuan cukup. sekolah
4. sisten informasi ketentuan ketentuan  Kepala sekolah  Sarana  Perlu
manajemen 7.3. kepala 7.3. kepala berkinerja baik pendidikan menyelenggar
sekolah sekolah dalam cukup. akan kegiatan
berkinerja berkineja melaksanakan  Guru tertantang layanan
baik dalam baik dalam tugas menguasai kesiswaan,
melaksanaka melaksanaka kepemimpinan menejemen melaksanakan
n tugas n tugas  Sekolah  Peningkatan kegiatan
kepemimpin kepemimpin mengelola sistem kualifikasi evaluasi diri,
an an informasi pendidik dan
7.4. sekolah manajemen didukung dinas melaksanakan
mengelola pendidikan pengelolaan
system kabupaten bidang
informasi Batang. kurikulum dan
manajemen kegiatan
pembelajaran
 Kepala
sekolah perlu
berkepribadia
n dan
bersosialisasi
dengan baik,
berjiwa
kepemimpina
n,
mengembangk
an sekolah
dengan baik,
mengelola
sumber daya
dengan baik,
berjiwa
kewirausahaa
n, dan
melakukan
supervisi
dengan baik
 Sekolah perlu
memiliki
sistem
informasi
manajemen
sesuai
ketentuan
Standar 8.1. sekolah 8.1. sekolah  Sekolah  Biaya  Birokratif  Perlu
Pembiayaan: memberikan memberikan memberikan operasional kepentingan. membebaskan
1. Layanan subsidi Layanan Layanan layanan subsidi sekolah dicukupi  Rawan biaya bagi
silang Subsidi Subsidi silang oleh pemerintah korupsi. siswa tidak
2. beban Silang Silang  Beban melalui program  Rawan mampu,
operasional 8.2. Beban 8.2. Beban operasional BOS. penyalahguna sekolah juga
sekolah Operasional Operasional sekolah sesuai  Pengaturan an perlu memiliki
3. sekolah Sekolah Sekolah ketentuan penggunaan wewenang. daftar siswa
melakukan sesuai sesuai  Sekolah dana tersebut  Perubahan dengan latar
pengelolaan Ketaantuan Ketaantuan melakukan sudah diatur kebijakan. belakang
dana 8.3. Sekolah 8.3. Sekolah pengelolaan dana sedemikian rupa, ekonomi yang
Melakukan Melakukan dengan baik sehingga sekolah jelas
Pengelolaan Pengelolaan tinggal  Perlu
Dana Dana laksanakan saja. memiliki
denagan denagan  Sekolah dapat biaya
Baik Baik konsentrasii operasional
pada non personil
peningkatan sesuai
mutu. ketentuan
 Sekolah dapat  Perlu
belerja sama memiliki
dengan dunia laporan
usaha dan dunia pengelolaan
industri (dudi). dana, dan
 Sekolah dapat memiliki
bekerja sama laporan yang
dengan tokoh dapat diakses
masyarakat, oleh
tokoh agapma, pemangku
tokoh kepentingan
pendidikan di
lingkungan
sekolah dalam
rangka sukses
pembiayaan.

Tamiang Layang, Juli 2021


Mentor 2 Calon Kepala Sekolah

D O R I O N O, S.Pd.SD A R J U N I, S.Pd
NIP. 19670911 198902 1 002 NIP. 19800605 201001 1 022