Anda di halaman 1dari 6

Ha lam an |0

KRONOLOGI

PERANG DUNIA I
Bagian I

Setiyo Widodo

Sumber:

History of World War I, Volume 3

“History/Military/World War I, World War, 1914-1918”

Marshall Cavendish Corporation, 2002

Semarang, INDONESIA

April 2011
Ha lam an |1

KRONOLOGI PERANG DUNIA I (BAGIAN I)

Perang. Sebuah istilah yang ditakuti oleh umat manusia sejak zaman
dahulu kala. Perang senantiasa meninggalkan kesan yang membekas.
Tentu saja kesan yang menyakitkan, baik bagi pihak 'yang menang'
maupun bagi pihak 'yang kalah'. Hati nurani seseorang yang sangat
manusiawi pasti tidak tega menghabisi nyawa orang lain. Coba tanyakan
kepada pilot pembawa 'little boy' dan 'fat man'. Apa yang mereka lakukan
terhadap Nagasaki dan Hiroshima, hampir 66 tahun yang lalu, adalah
sebuah dilemma. Dalam hati para pilot tersebut menangis, bahwasanya
tindakan yang mereka lakukan akan memusnahkan ribuan orang di bawah
sana.

Menurut kesepakatan sejarah, perang besar pada era modern ini


telah terjadi dua kali, yakni pada periode 1914-1918 dan periode 1939-
1945. Dalam kesempatan ini saya akan berbagi mengenai peristiwa-
peristiwa yang dianggap penting oleh sejarawan yang terjadi selama
Perang Dunia I (1914-1918). Sebelumnya saya mohon maaf bila
penyampaian saya dalam tulisan ini terkesan kaku, tidak bergaya, karena
saya tidak cakap dalam bergaya atau berlebay-lebay ria...hehe. Ya, harap
maklum karena saya bukan seorang 'pencerita yang tangguh'. Kita mulai
pada tahun pertama (1914).

Tahun 1914

28 Juni: Terjadi pembunuhan terhadap Archduke Franz Ferdinand beserta


isterinya. Pembunuhan ini terjadi di Sarajevo (sekarang ibukota Bosnia &
Herzegovina) dan dilakukan oleh kelompok radikal Bosnia-Serbia, Gavrilo
Princip.

23 Juli: Austria-Hungaria memberikan ultimatum berisi 10 (sepuluh)


tuntutan kepada Serbia.

25 Juli: Serbia menerima 8 dari 10 ultimatum di atas. Sikap Serbia ini tidak
disetujui oleh Austria-Hungaria dan sebagai imbasnya, putuslah hubungan
diplomatik antara kedua negara.

26 Juli: Kekuatan-kekuatan Eropa mulai menggeliat dan bergerak.

28 Juli: Austro-Hungaria mengumumkan perang melawan Serbia.

29 Juli: Kapal-kapal perang Austro-Hungaria yang bersiaga di Sungai


Danube membombardir Beograd (ibukota Serbia). Serbia tidak tinggal
diam dan membalas serangan ini.
Ha lam an |2

1 Agustus: Jerman mengumumkan perang melawan Rusia.

3 Agustus: Jerman mengumumkan perang melawan Prancis dan Belgia.

4 Agustus: Jerman menduduki Belgia. Pada waktu yang sama, Britania


menyatakan perang terhadap Jerman, sedangkan Amerika Serikat
bersikap netral.

5 Agustus: Schlieffen Plan yang dirancang oleh pihak Jerman di bawah


komando Lundendorff dilanggar di kota Liege.

6 Agustus: Austro-Hungaria mendeklarasikan perang melawan Rusia


berbarengan dengan tantangan Serbia kepada Jerman.

7 Agustus: British Expeditionary Force (BEF) tiba di Prancis dan mulai


menduduki daerah Mons, Belgia.

12-21 Agustus: Austro-Hungaria yang berkekuatan 200.000 orang tentara


menduduki Serbia. Pasukan 'tuan rumah' yang kalah jumlah bertarung
habis-habisan untuk mempertahankan diri dalam pertempuran di Sungai
Jadar. Luar biasa! Mereka berhasil mengusir pasukan Austro-Hungaria
pada tanggal 16 Agustus 1914.

14-22 Agustus: Tentara Prancis menyerang Lorraine, Jerman melakukan


serangan balik, memaksa Prancis pulang kandang ke Nancy.

16 Agustus: Liege menyerah pada First Army dan Second Army Jerman
yang merangsek wilayah tersebut lewat Sungai Meuse. Tentara Belgia
menyerah.

17-19 Agustus: Tentara Rusia menduduki Prusia Timur namun berhasil


ditahan oleh Eight Army Jerman. Rusia dipukul mundur hingga
perbatasan.

18 Agustus: Tentara Belgia kalah bertempur dan mundur ke kota Antwerp.


Di sana ternyata telah menunggu tentara Jerman dan memaksa mereka
untuk melarikan diri hingga perbatasan Prancis.

19 Agustus: Presiden Amerika Serikat, Woodrow Wilson, dalam pidatonya


di hadapan Senat, menatakan bahwa Amerika Serikat harus tetap
bersikap netral 'untuk menyalamatkan jiwa umat manusia'.

20 Agustus: Tentara Jerman merebut kota Brussels (ibukota Belgia).


Hindenburg dan Ludenhoff mengambil komando tentara untuk front Timur.
Ha lam an |3

20-25 Agustus: Prancis mengalami kekalahan besar dalam pertempuran


di wilayah Selatan Belgia dan Luksemburg. Mereka dipukul mundur
hingga Sungai Meuse dan Sungai Marne dekat daerah Verdun.

23-27 Agustus: Sementara itu, di Mons, BEF bertempur melawan First


Army Jerman yang dipimpin oleh Kluck dan pihak Inggris dipaksa
menyerah.

26-31 Agustus: Tentara Austro-Hungaria bergerak menuju Polandia


dengan mengitari daerah rawa-rawa Pripet. Pada waktu bersamaan Rusia
menderita kekalahan telak dari Jerman dalam Pertempuran Tannenberg
dan pendudukan mereka di Prusia Timur berakhir.

5-10 September: Jerman mendapatkan serangan balik dari dua pihak,


Inggris dan Prancis, dalam Pertempuran Marne.

7-18 September: Pertempuran di Sungai Drina. Tentara Austro-Hungaria


melancarkan misi kedua ke Serbia. Tentara Serbia yang dipimpin oleh
Putnik menarik diri dan bertahan di Beograd.

9 September: Jerman dipukul mundur dalam Pertempuran Marne dan lari


ke Noyon dan Verdun. Pertempuran berakhir dan gagallah Schlieffen
Plan. Tentara Belgia menyerang Jerman di luar Antwerp.

9-14 September: Jerman menyerang Rusia di Masuria dan berhasil


mengusir Rusia dari daerah itu.

14 September: Dari pihak Jerman, General Staff Moltke diganti oleh


Falkenhayn.

15-18 September: Tentara Sekutu yang dipimpin oleh Joffre menyerang


tentara Jerman dalam Pertempuran Aisne, namun penyerangan ini tidak
membawa hasil. Dalam serangkaian manuver, sekutu berhasil unggul
dalam peristiwa yang dikenal dengan nama 'Race to the Sea'.

22 September: U-boat milik Jerman, U-9, menenggelamkan tiga kapal


cruiser Inggris (Aboukir, Hogue dan Cressy) di lepas pantai Belanda.
Jumlah korban serangan ini adalah 1.400 orang. Sebagai reaksinya,
Inggris mengadakan serangan udara untuk pertama kalinya terhadap
Jerman.

22-24 September: Pertempuran Artois.


Ha lam an |4

28: Ninth Army di bawah pimpinan Hindenburg mulai mendesak posisi


Rusia di wilayah selatan Warsawa.

6-8 Oktober: Tentara Belgia dievakuasi dari Antwerp.

10 Oktober: Antwerp jatuh ke tangan Jerman.

13: Untuk pertama kalinya Kanada mengirimkan tentaranya ke Inggris.

16-17 Oktober: Tentara ANZAC berangkat ke Eropa.

19 Oktober: Tentara Sekutu yang dipimpin oleh Haig melakukan serangan


balik di Flanders. Peristiwa ini dikenal sebagai 'First Battle of Ypres'.

29 Oktober: Turki menyatakan perang terhadap Rusia, Prancis, dan


Inggris. Peristiwa ini ditandai dengan pemblokiran Selat Dardanelle.

2 Nopember: Serbia dan Rusia menyatakan perang terhadap Turki.

3-4 Nopember: Afrika Timur yang dikuasai oleh Jerman mendapatkan


serangan dari pihak Inggris. Tentara Inggris menyerang daerah ini melalui
pelabuhan Tanga, namun serangan ini digagalkan oleh Lettow-Vorbeck.
Pertempuran Afrika Timur menjadi awal gerilya Jerman melawan Inggris
selama empat tahun.

5 Nopember: Inggris dan Prancis menyatakan perang melawan Turki.

7 Nopember: Tentara Jerman yang berada di Tsingtao, Cina, menyerah


dari Jepang. Sedangkan Jerman kehilangan 700 orang tentara.

12 Nopember: Datangnya musim dingin mengakhiri membuat 'First Battle


of Ypres' terhenti. Banyak korban jiwa yang diderita oleh Sekutu. Di
perbatasan Laut Utara hingga Swiss banyak dibangun parit.

11-25 Nopember: Jerman meluncurkan Ninth Army untuk menghadapi


Rusia di Galicia. Statistik pertempuran ini adalah 35.000 korban jiwa pada
pihak Jerman dan 100.000 korban jiwa pada pihak Rusia.

2 Desember: Tentara Austro-Hungaria menduduki Beograd.

3-9 Desember: Tentara Serbia di bawah pimpinan Putnik menyerang


tentara Austro-Hungaria dalam Pertempuran di Sungai Kolubara.
Serangan Serbia ini berhasil mengusir Austro-Hungaria dari negara
tersebut.
Ha lam an |5

14-24 Desember: Sekutu memulai serangan besar-besaran di sepanjang


front Barat namun kurang berhasil.

25 Desember: Jerman dan Inggris menyatakan gencatan senjata untuk


menghormati hari Natal. Gencatan senjata ini berlangsung selama satu
pekan.

Bersambung ke bagian II.