Anda di halaman 1dari 6

KERANGKA ACUAN

PEMBINAAN DAN PENGAWASAN IPRT

A. PENDAHULUAN
Pelayanan kesehatan lingkungan adalah kegiatan atau serangkaian
kegiatan yang ditujukan untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat baik
dari aspek fisik, kimia, biologi, maupun sosial guna mencegah penyakit dan/atau
gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh faktor risiko lingkungan. Ruang
lingkup Program Kesehatan Lingkungan meliputi Kegiatan di dalam gedung
Puskesmas yaitu pemantauan kesehatan lingkungan puskesmas, pemantauan,
pemeliharaan, perbaikan sarana dan peralatan, pemeliharaan dan pemantauan
instalasi listrik, air, ventilasi, gas dan sistem lain serta pemantauan bahan
berbahaya yang ada di Puskesmas. Sedangkan kegiatan luar gedung meliputi
pemantauan sanitasi tempat-tempat umum, pemantauan tempat pengolahan
makanan, pemantauan DAMIU, pemantauan pembuatan dan pengelolaan
sampah rumah tangga dan pemantauan kesehatan dan keselamatan kerja
industri dan perusahaan.
Program pembinaan dan pengawasan IPRT (Industri Pangan Rumah
Tangga) merupakan usaha melihat dan manyaksikan secara langsung serta
menilai tentang keadaan tindakan atau kegiatan yang dilakukan serta
memberikan petunjuk/saran perbaikan, kegiatan pengawasan sanitasi makanan
meliputi pendataan tempat pengolahan makanan, pemeriksaan berkala,
memberikan saran perbaikan, melakukan kunjungan kembali dan
merekomendasikan kepihak yang terkait hasil pengawasan. IRTP (Industri
Rumah Tangga Pangan adalah perusahaan pangan yang memiliki tempat usaha
di tempat tinggal dengan peralatan pengolahan pangan manual hingga semi
otomatis.
Pelaksanaan kegiatan Pembinaan dan Pengawasan IPRT dilaksanakan
sesuai dengan Visi Puskesmas yaitu Meningkatkan pelayanan kesehatan yang
optimal menuju Sungai Bahar Sehat dan Tata Nilai Puskesmas Sungai Bahar IV
yaitu M-A-N-I-S Melayani dengan senyum, Amanah dalam bekerja, Nyata
bekerja secara profesional, Inovatif dalam menangani masalah, dan Sopan
dalam perkataan dan perbuatan.

B. LATAR BELAKANG
Puskesmas Sungai Bahar IV terletak di wilayah kecamatan Sungai Bahar
yang terdiri dari 5 Desa dengan jumlah penduduk 13.591 jiwa dan 3.855 KK
berdasarkan data penduduk tahun 2018. Dari hasil penilaian kinerja puskesmas
tahun 2018 seksi kesehatan lingkungan masih rendah pencapaian indikator yaitu
cakupan tempat pengolahan makanan yang memenuhi syarat 80,67%.
Pemenuhan pangan yang aman dan bermutu merupakan hak asasi setiap
manusia, tidak terkecuali pangan yang dihasilkan oleh Industri Rumah Tangga
Pangan. Berdasarkan hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan pada 6 IPRT di
wilayah Puskesmas Sungai Bahar IV di ketahui masalah yang ada yaitu tempat
pengolahan makanan (dapur) terlalu dekat dengan kandang hewan serta
bangunan dapur belum memenuhi syarat hygiene sanitasi seperti lantai tidak
kedap air, dinding tidak rapat serangga, dan penjamah makanan tidak mencuci
tangan pakai sabun sebelum mengolah makanan.

C. TUJUAN
1. Tujuan Umum :
Terpantaunya Industri Pangan Rumah Tangga (IPRT) serta
meningkatkan penerapan Hygiene Sanitasi Pangan pada penjamah makanan
2. Tujuan Khusus :
a. Melakukan penilaian penerapan hygiene sanitasi pada Industri Pangan
Rumah Tangga (IPRT)
b. Memberikan saran perbaikan dan pembinaan sesuai dengan
permasalahan hygiene sanitasi yang ditemukan.
D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
NO KEGIATAN POKOK RINCIAN KEGIATAN
1. Pembinaan dan Pengawasan IPRT Pemeriksaan sanitasi menggunakan form
IPRT dan pengamatan langsung

Wawancara kepada pengelola

Mencatat dan menilai hasil inspeksi sanitasi

Menyampaikan hasil pemeriksaan dan masukan


kepada pemilik/pengelola.

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


No Kegiatan Pelaksana Lintas program Lintas sektor Keterangan
pokok program terkait terkait
1 Pembinaan - Menyusun 1. Kepala Sumber
dan rencana Desa
Pembiayaan
Pengawasan kegiatan Memberikan ijin
IPRT - Koordinasi untuk BOK
dengan lintas pelaksanaan
Kesling
sektor Inspeksi
- Menentukan kesehatan
tempat dan lingkungan,
waktu pembinaan dan
pelaksanaan pengawasan
kegiatan IPRT
- Melaksanakan
Inspeksi
kesehatan
lingkungan
IPRT
- Merekap hasil
- Melakukan
pembinaan dan
pengawasan
mengenai
masalah yang
ditemukan
berdasarkan
hasil Inspeksi
- Membuat
laporan secara
tertulis ke
dinas
kesehatan

F. SASARAN
1. Industri Pangan Rumah Tangga (IPRT)

G. JADWAL KEGIATAN
2019
No Kegiatan
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des

1 Pembinaan dan √ √
Pengawasan IPRT

H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


1. Waktu : Selesai pelaksanaan kegiatan
2. Pelaksana : Petugas Kesling
3. Dokumen laporan yang berisi : Hasil Inspeksi kesehatan lingkungan Industri
Pangan Rumah Tangga (IPRT) dan umpan balik dari pekerja atau pengelola
IPRT. Monitoring terhadap pelaksanaan kegiatan dilakukan tiap bulan
sesuai dengan jadwal kegiatan. Laporan evaluasi dibuat dengan cara
membandingkan antara capaian dengan target atau indikator yang
ditetapkan.

I. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


1. Pencatatan
Hasil dari kegiatan dicatat dibuku kegiatan dan direkap oleh penanggung
jawab program.
2. Pelaporan
Dilakukan pelaporan hasil secara tertulis kepada Kepala Puskesmas dan
Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi menggunakan format laporan
yang telah ditetapkan
3. Evaluasi Kegiatan
Evaluasi kegiatan dilakukan setiap tiga bulan sekali sesuai dengan jadwal
monitoring dan evaluasi Puskesmas. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan
cara membandingkan hasil capaian kinerja dengan SPM. Evaluasi penilaian
kinerja di lakukan oleh penanggung jawab UKM saat rapat Internal UKM.
Mengetahui,

Kepala Puskesmas Sungai Bahar IV Pelaksana Kegiatan

dr. Nina Apriani Nasution Rihardini Okvitasari, S. Tr. KL


NIP. 198504272015032001 Nrpk. 05.7.0700752