Anda di halaman 1dari 4

1.

Pelajari dengan Cermat Materi di Bawah Ini

Menyajikan Nilai Kehidupan Teks Cerita Sejarah Menjadi Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi merupakan teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya sesuatu atu
terbentuknya suatu fenomena alam atau social. Pada teks eksplanasi, sebuah peristiwa timbul
karena ada peristiwa lain sebelumnya dan peristiwa tersebut mengakibatkan peristiwa yang lain
lagi sesudahnya.

Teks eksplanasi disusun dengan struktur yang teriri atas bagian-bagian yang memperlihatkan
pernyataan umum (pembukaan), deretan penjelasan (isi), dan interpretasi/penutup. Bagian
pernyataan umum berisi informasi singkat/pokok tentang apa yang dibicarakan. Bagian deretan
penjelas berisi urutan uraian atau penjelasan tentang masalah atau peristiwa yang terjadi.
Sementara itu, bagian interpretasi berisi pendapat singkat penulis tentang peristiwa atu masalah
yang terjadi.

Kegiatan mengonstruksi nilai kehidupan dalam teks novel sejarah merupakan kegiatan untuk
membangun ulang nilai kehidupan dalam teks cerita novel sejarah menjadi sebuah teks
eksplanasi yang utuh. Karena karakteristik kedua teks ini berbeda, tentu saja terdapat hal yang
harus diperhatikan. Ketika membuat teks eksplanasi, kita harus meninggalkan "kefiksian" yang
ada dalam teks cerita novel sejarah. Teks eksplanasi sendiri merupakan teks faktual yang di
dalamnya hanya memuat fakta. Jadi, meski topik yang ditulis tersebut diambil dari teks cerita
sejarah, penyajiannya harus tetap memperhatikan karakteristik teks eksplanasi.

Bagaimana cara menyajikan nilai novel sejarah kedalam sebuah teks eksplanasi?

Untuk dapat menyajikan nilai novel sejarah ke dalam teks eksplanasi, terlebih dahulu kamu harus
memahami dengan baik apa dan bagaimana teks eksplanasi itu sendiri.

Pada waktu kelas XI telah dipelajari bahwa teks eksplanasi merupakan suatu teks yang
membahas tentang “Mengapa” dan “Bagaimana” peristiwa terjadi. Pembahasannya berkaitan
dengan suatu proses kejadian alam, sosial, budaya, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya.
Intinya, teks eksplanasi membahas tentang segala hal mengenai fenomena sosial maupun alam.

Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

Strukturnya Terdiri dari Pernyataan Umum, Sebab Akibat, dan Interpretasi


Teks eksplanasi pasti memiliki struktur pernyataan umum, sebab akibat, dan intrepretasi.
Pernyataan umum mengenai peristiwa yang terjadi, ditopang dengan sebab akibat, dan
diintrepretasikan dengan analisa mengenai peristiwa tersebut sebagai kesimpulan terakhir untuk
menegaskan.

Informasi Berdasarkan Fakta dan Data


Penjelasan harus disertai dengan segala bentuk data-data akurat yang didapatkan. Data tersebut
bisa diperoleh dari hasil penelitian wawancara, observasi, ataupun dari referensi buku-buku,
berita-berita, dan sejenisnya. Data dalam teks eksplanasi ini harus bersifat fakta nyata di
lapangan. Oleh karena itu, teks jenis ini selalu berkaitan dengan peristiwa nyata.

Bersifat Objektif
Teks ekspanasi harus bersifat objektif. Jangan hanya ala kadarnya tanpa data dan fakta. Tidak
diperbolehkan hanya melakukan khayalan atau persepektif belaka. Meski didukung bukti reaitas
riil.

Membahas Mengenai Pengetahuan dan Peristiwa


Teks ekplanasi bukan hanya sekedar teks cerita tanpa tujuan yang jelas. Bukan hanya sekedar
untuk hiburan dan sejenisnya. Namun, teks jenis ini harus memberikan suatu informasi dan
pengetahuan yang akan dipaparkan sesuai dengan peristiwa yang terjadi beserta proses-proses
sebab akibatnya. Jangan memasukkan unsur subjektifitas pada teks jenis ini, kecuali sebagai
pendapat didasarkan analisa yang tepat.

Bersifat Informatif
Teks eksplanasi harus bersifat memaparkan data. Menjelaskan informasi secara nya, tanpa
bersifat menggurui dan mendoktrin.

Adapun struktur pada teks eksplanasi adalah sebagai berikut:

Pernyataan Umum
Pernyataan umum berkaitan dengan pernyataan suatu topik yang akan dijelaskan dengan
gambaran-gambaran permasalahannya tersebut. Hal ini dibahas rentetan proses terjadinya
peristiwa. Sebuah pernyataan awal untuk menuju pembahasan. Bisa dikatakan sebagai latar
belakang masalah.

Isi Berkaitan Sebab Akibat


Isi disini berkaitan tentang pemaparan secara detail peristiwa dengan menjelaskan proses
terjadinya secara tuntas. Mengaitkannya dengan sebab akibat terjadinya peristiwa tersebut.
Peristiwa yang dijelaskan secara bertahap dari awal hingga akhir.

Interpretasi
Interpretasi berisi tentang hasil analisa dari peristiwa tersebut dengan menginterpretasikannya
fenomena tersebut. Interpretasi ini juga menegaskan kesimpulan tentang topik yang telah
disajikan.

Pembaca yang budiman, jika kamu sudah mengetahui definisi, ciri-ciri dan struktur teks
eksplanasi, maka dari membaca sebuah novel kamu pasti sudah bisa membuat teks eksplanasinya
dengan mudah tanpa kesulitan berarti.

Selamat mencoba ya!


Contoh Menyajika Nilai Novel Sejarah ke dalam Sebuah Teks Eksplanasi

Berikut ini merupakan contoh mengonstruksi nilai kehidupan dati teks cerita sejarah berjudul
Mangir karya Pramoedya Ananta Toer di dalam Buku Siswa untuk Kelas XII SMA. Nilai
kehidupan yang diambil yaitu nilai sosial dari peristiwa pertikaian ibu dan anak di dalam ceirta
tersebut. 

Perselisihan dalam Keluarga

Pernyataan Umum:

Keluarga sebagai masyarakat terkecil dalam ruang lingkup seseorang tentunya tak lepas dari
konflik. Adanya interaksi antar anggota keluarga, selain menimbulkan hubungan yang dekat,
juga tentunya berpotensi menimbulkan perselisihan. Peselisihan dalam keluarga menjadi hal
lumrah, entah berselisih sebab perbedaan pendapat entah karena harta warisan.

Deretan Penjelas:

Sebuah perselisihan khususnya dalam keluarga bisa terjadi karena berbagai faktor. Berikut ini
faktor-faktor yang memicu perselisihan dalam keluarga

Komunikasi

Komunikasi adalah proses pertukaran makna guna melahirkan sebuah pengertian bersama dalam
suatu keluarga. Sebuah komunikasi dapat dikatakan terjadi bila dua belah pihak atau lebih yang
terlibat dalam komunikasi mencapai pemahaman bersama. Komunikasi dapat dikatakan sukses
bila masing-masing pihak membagi makna yang sama. Dengan komunikasi akan melahirkan
pertautan perasaan atau emosi yang kuat diantara mareka yang terlibat, karena itu guna meraih
kebahagiaan keluarga, sebaiknya komunikasikan berbagai peristiwa penting yang dialami dalam
keseharian agar masing-masing pihak semakin mengenal dunia masing-masing dan merasa
dilibatkan dalam dunia satu dengan dunia yang lain. Diskusikan tentang hal-hal yang sedang
dikerjakan atau yang sudah dikerjakan. Keluarga tanpa komunikasi bukan saja dapat
menyebabkan kesalah pahaman, namun juga saling menjauhkan dunia masing-msing, sehingga
akan Nampak jarak yang semakin lebar diantara satu anggota dalam suatu keluarga.

Sikap egosentrisme

Sikap egosentrisme adalah sikap yang menjadikan dirinya pusat perhatian yang diusahakan oleh
seseorang dalam hal ini adalah salah satu anggota keluarga (bisa ayah atau ibu) dan dilakukan
dengan segala cara untuk mendapatkan perhatian tersebut. Pada seseorang yang memiliki sifat
seperti ini, orang lain tidaklah penting, dia mementingkan dirinya sendiri, dan bagaimana
menarik perhatian pihak lain agar mengikuti minimal memperhatikan. Akibat sifat egoisme ini
orang lain sering tersinggung dan tidak mau mengikutinya. Misal seorang ayah tidak mau
membantu ibu untuk menemani anak nya yang masih kecil, sementara ibu sedang sibuk di dapur,
alasan ayah karena mau olah raga, akibatnya ibu marah-marah kepada ayah dan ayahpun
membalas dengan kemarahan pula, terjadilah pertengkaran antara ayah dan ibu dihadapan anak-
anak.

Masalah ekonomi

Berkenaan dengan masalah ekonomi ada dua jenis penyebab krisis keluarga, yaitu kemiskinan
dan pola gaya hidup.Kemiskinan jelas berdampak terhadap kehidupan sebuah keluarga, sebagai
misal jika karena faktor kemiskinan yang menyebabkan terjadinya krisis keluarga jelas,
bagaimana mungkin jika terbatas dalam hal pendapatan lalu dapat mencukupi kebutuhan hidup
suatu keluarga, tetapi ini juga masih bersifat relative, tergantung bagaimana memaknai “cukup’
minimal standar hidup layak. Jika kehidupan suatu keluarga dimana kondisi emosional antara
suami dan istri tidak cukup dewasa dalam menyikapi persoalan dalam kehidupannya maka akan
selalu timbul pertengkaran yang disebabkan karena faktor ekonomi. 

Ketiga hal tersebut hanyalah sebagian kecil faktor penyebab perselisihan dalam keluarga. Masih
banyak faktor lain yang dapat memicu pertengkaran dalam keluarga. Meski perselisihan dalam
keluarga merupakan sesuatu yang lumrah, hendaknya dapat diselesaikan dengan baik.
Seyogyanya hubungan anggota keluarga walau sering berselisih harus dapat dijaga dengan baik
sebab seperti dalam lagu Keluarga Cemara, harta yang paling berharga adalah keluarga.

Ulasan

Perselisihan antara setiap orang tidak dapat dihindari termasuk perselisihan dalam keluarga.
Beberapa hal yang menyebabkan perselisihan tersebut dapat disebabkan oleh buruknya jalinan
komunikasi sesama anggota keluarga, sikap egois dan tidak saling memahami, juga kondisi
ekonomi sebuah keluarga. Walau perselisihan merupakan sesuatu yang biasa terjadi dalam
hubungan antar manusia khususnya keluarga, tetapi kita harus pandai untuk mencari solusi dari
perselisihan tersebut agar hubungan setiap anggota keluarga tetapi baik.

Sumber :Tentang penyebab konflik keluarga


2. (Untuk pertemuan Berikutnya)Temukan salah satu nilai novel sejarah yang terdapat dalam
novel : Pangeran Diponegoro Menggas Ratu Adil oleh Remy Sylado. Berlatihlah menyajikan
nilai yang Anda telah temukan ke dalam teks eksplanasi seperti contoh di atas!

Selamat berlatih