Anda di halaman 1dari 186

PENGARUH MODEL GIVING QUESTIONS AND GETTING ANSWERS

TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI SISTEM PEREDARAN


DARAH KELAS XI SMA NEGERI 9 MAKASSAR

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana
Pada Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Makassar

Oleh:
IIN DARMIYANTI
105440010315

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
2020
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Jalan Sultan Alauddin No. 259 Makassar. Email : fkip@unismuh.ac.id Web : biologi.fkip.unismuh.ac.id.
Telp : 0411-860837/860132 (Fax). Web : www.fkip.unismuh.ac.id

SURAT PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Iin Darmiyanti

NIM : 105 4400 103 15

Jurusan : Pendidikan Biologi

Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Judul Skripsi : Pengaruh Model Giving Questions and Getting Answers

terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Sistem Peredaran

Darah Kelas XI di SMA Negeri 9 Makassar

Dengan ini menyatakan bahwa skripsi yang saya ajukan di depan tim

penguji adalah hasil karya saya sendiri dan bukan hasil ciptaan orang lain atau

dibuatkan oleh siapapun.

Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan saya bersedia

menerima sanksi apabila pernyataan ini tidak benar.

Makassar, Februari 2020

Yang Membuat Pernyataan

Iin Darmiyanti

v
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
Jalan Sultan Alauddin No. 259 Makassar. Email : fkip@unismuh.ac.id Web : biologi.fkip.unismuh.ac.id.
Telp : 0411-860837/860132 (Fax). Web : www.fkip.unismuh.ac.id

SURAT PERJANJIAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama : Iin Darmiyanti

NIM : 105 4400 103 15

Jurusan : Pendidikan Biologi

Fakultas : Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Dengan ini menyatakan perjanjian sebagai berikut:

1. Mulai dari penyusunan proposal sampai selesai penyusunan skripsi ini, saya

akan menyusun sendiri skripsi saya (tidak dibuatkan oleh siapapun).

2. Dalam menyusun skripsi, saya akan selalu melakukan konsultasi dengan

pembimbing yang telah ditetapkan oleh pimpinan fakultas.

3. Saya tidak akan melakukan penjiplakan (plagiat) dalam penyusunan skripsi.

4. Apabila saya melanggar perjanjian seperti pada butir 1, 2, dan 3, saya

bersedia menerima sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Demikian perjanjian ini saya buat dengan penuh kesadaran.

Makassar, Februari 2020

Yang Membuat Perjanjian

Iin Darmiyanti

v
MOTTO DAN PERSEMBAHAN

“Hidup sungguh sangat sederhana. Yang hebat hanya tafsirannya.”

(Pramoedya Ananta Toer)

“Hal-hal indah tidak datang dari hal-hal mudah.”

(M. Aan Mansyur)

Persembahan untuk:

Ayahanda Muhammad Tahir, SH

Ibunda Rahmawati M

Orang-orang yang saya jadikan rumah dan menjadikan saya rumah.

vi
ABSTRAK

Iin Darmiyanti, 2020. Pengaruh Model Giving Questions and Getting Answers
terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Ssitem Peredaran Darah Kelas XI SMA Negeri 9
Makassar. Skripsi. Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar. Pembimbing I Hilmi Hambali dan
pembimbing II Dian Safitri.
Jenis penelitian ini adalah eksperimen quasi yang bertujuan untuk: (1)
mengetahui hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model giving questions getting
answers pada materi sistem peredaran darah kelas XI SMA Negeri 9 Makassar, (2)
mengetahui pengaruh model giving questions getting answers terhadap hasil belajar
siswa pada materi sistem peredaran darah kelas XI SMA Negeri 9 Makassar. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMA Negeri 9 Makassar dan
sampel terdiri dari dua kelas yakni kelas eksperimen (XI MIA 9) yang diberi perlakuan
dengan model giving questions getting answers dan kelas kontrol (XI MIA 6) yang
tidak diberi perlakuan, menggunakan Simple Random Sampling dengan pertimbangan
bahwa kemampuan siswa diasumsikan homogen. Data yang dikumpulkan berdasarkan
dari hasil belajar siswa pre-test dan post-test yang di mana data diolah dengan dua cara
yaitu dengan analisis deskriptif dan analisis inferensial, hasil dari penelitian
menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar siswa yang diberi perlakuan (treatment) dengan
menerapkan model giving questions and getting answers lebih baik, hal ini bisa diliihat
dari presentase jumlah siswa yang dikategorikan tuntas pada kelas eksperimen lebih
tinggi yaitu 83.3%, sedangkan untuk kelas kontrol 63,3%, (2) terdapat pengaruh
penerapan model giving questions and getting answers terhadap hasil belajar siswa
kelas XI di SMA Negeri 9 Makassar. Hal ini bisa dilihat dari skor rata-rata (mean) pada
kelas eksperimen lebih tinggi yaitu 86,5, dengan selisih nilai rata-rata yaitu 7,134. Hasil
uji hipotesis pada taraf signifikan 0,001 < α= 0,05 dengan menggunakan uji Anacova,
menunjukkan bahwa model giving questions getting answers berpengaruh terhadap
hasil belajar biologi siswa pada materi sistem peredaran darah kelas XI SMA Negeri 9
Makassar.

Kata kunci: hasil belajar, giving questions and getting answers

vii
KATA PENGANTAR

‫ﺑﺴﻢ ﷲ اﻟﺮﺣﻤﻦ ارﺣﯿﻢ‬

Segala puji bagi Allah SWT, penguasa langit dan bumi beserta seluruh

isinya. Tuhan yang melimpahkan rahmat dan karunia sehingga penyusun dapat

menyelesaikan skripsi ini tepat pada waktunya. Salam dan shalawat tetap tercurah

kepada Nabi besar Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabat beliau.

Penulis menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dalam penyusunan

penelitian disebabkan keterbatasan pengetahuan penulis, sehingga penulis

mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan penelitian

serupa di masa yang akan datang. Semoga hasil penelitian ini dapat memberi

banyak manfaat bagi kepentingan banyak orang.

Penulis menyadari betul bahwa skripsi ini dapat terselesaikan berkat doa,

dukungan dan bimbingan dari orang-orang baik di sekitar penulis, sehingga

penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Prof. Dr. H. Abdul

Rahman Rahim, S.E., M.M., selaku Rektor Universitas Muhammaddiyah

Makassar dan Bapak Erwin Akib, M.Pd., Ph.D, selaku Dekan Fakultas Keguruan

dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar.

Terimakasih kepada ibunda Irmawanty, S.Si., M.Si, selaku Ketua Program

Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas

Muhammadiyah Makassar, yang senantiasa memberi semangat positif kepada

seluruh mahasiswa pendidikan Biologi. Semoga Ibu senantiasa diberi kesehatan

dan kekuatan untuk membangun Prodi Pendidikan Biologi.

viii
Terima kasih penulis juga ucapkan kepada Bapak dan Ibu Dosen, serta Staf

pegawai dalam lingkup Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Terima kasih

atas bantuan, serta pengalaman yang dibagikan selama penulis menempuh

pendidikan, terkhusus untuk Bapak dan Ibu Dosen Prodi Pendidikan Biologi.

Kepada Bapak Wira Yustika Rukman, S.Farm., Apt., M.Kes., Bapak Muhammad

Wajdi, S.Pd., M.Pd, Ibu Hilmi Hambali, S.Pd., M.Kes, Ibu Rahmatia Thahir

S.Pd.,M.Pd, Ibu Anisa, S.Pd., M.Pd., Ibu Nurul Maghfira, S.Pd., M.Pd., Ibu Riza

Sativani Hayati, S.Pd., M.Pd., Ibu Dian Safitri, S.Pd., M.Pd., Ibu Nurul Fadhilah

S.Pd., M.Pd, dan Ibu Nurdiyanti, S.Pd., M.Pd. Terima kasih sudah tidak kenal

lelah untuk membagikan ilmunya dengan ikhlas selama penulis menempuh

pendidikan di Prodi Pendidikan Biologi. Semoga kesehatan senantiasa terjaga,

dan semangat positif terus mengalir untuk membangun Prodi Pendidikan Biologi.

Terima kasih penulis ucapkan kepada Ibu Hilmi Hambali, S.Pd.,M.Kes., Ibu

Dian Safitri, S.Pd.,M.Pd., dan Ibu Riza Sativani Hayati, S.Pd., M.Pd, selaku dosen

pembimbing yang selalu sabar saat penulis meminta temu untuk dibimbing.

Terima kasih atas bimbingan Ibu selama ini. Terima kasih atas semangat besar

yang selalu Ibu tularkan kepada penulis, untuk ilmu, waktu, dan perhatian yang

Ibu curahkan kepada penulis. Semoga Ibu senantiasa sehat, dan dilimpahi

kebahagiaan.

Terima kasih kepada Bapak Drs. Supardin, M.Pd., selaku Kepala SMA

Negeri 9 Makassar, yang telah bijak memberi izin kepada penulis untuk

melakukan penelitian. Kepada Ibu St. Kahfia, S.Pd., selaku guru bidang studi

Biologi yang telah meluangkan waktunya memberi bantuan dan arahan selama

ix
penulis melakukan penelitian. Bapak dan Ibu Guru Staf Tata Usaha SMA Negeri

9 Makassar, terima kasih sudah senang hati menerima dan membantu penulis

dalam menyelesaikan persuratan selama meneliti, dan terima kasih juga kepada

seluruh subjek penelitian penulis, yaitu adik-adik kelas XI MIA di SMA Negeri 9

Makassar. Terima kasih atas sambutan, waktu, dan kesabarannya. Terima kasih

sudah bisa diajak bekerja sama dan membantu penulis. Semoga selalu semangat

menuntut ilmu.

Terima kasih penulis ucapkan kepada orang tua penulis, Bapak Muhammad

Tahir, SH dan ibu Rahmawati M, yang selalu memberi dukungan dan kasih

sayangnya kepada penulis, senantiasa memberikan waktu dan tenaga. Semoga

Allah selalu memberikan kesehatan dan kebahagiaan. Terima kasih sudah

membesarkan, merawat, dan menjadi segalanya. Kakak Penulis, Ashari

Ramadhana, S.Psi, yang telah memberi dukungan, baik bantuan materi dan riil.

Semoga senantiasa diberi kesehatan, dan kemudahan dalam menempuh

pendidikan dan hal-hal yang ingin dicapai dalam hidup.

Untuk Allience, teman-teman seperjuangan di MAN 2 Model Makassar,

yang senantiasa memberi support, terkhusus untuk Arina Ulin Niama, teman

seperjuangan sedari duduk di bangku SMA hingga mendapat status mahasiswa di

Universitas Muhammadiyah Makassar, semoga selalu sehat, dan menularkan

semangat positif untuk orang-orang di sekitarnya. Teman-teman Pendidikan

Biologi C 2015, terima kasih atas canda tawa dan suka dukanya, selama penulis

menempuh pendidikan, serta mahasiswa (i) angkatan 2015 Pendidikan Biologi,

sebagai teman seperjuangan yang selalu memberi semangat.

x
Terima kasih untuk seluruh pihak dan mohon maaf bila penulis tidak dapat

menuliskan nama satu persatu.

Terima Kasih!

Makassar, Februari 2020


Penulis

Iin Darmiyanti

xi
DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ................................................................................................i

LEMBAR PENGESAHAN .....................................................................................ii

PERSETUJUAN PEMBIMBING...........................................................................iii

SURAT PERNYATAAN .........................................................................................iv

SURAT PERJANJIAN ............................................................................................v

MOTTO DAN PERSEMBAHAN...........................................................................vi

ABSTRAK ................................................................................................................vii

KATA PENGANTAR ..............................................................................................viii

DAFTAR ISI .............................................................................................................xii

DAFTAR TABEL.....................................................................................................xiv

DAFTAR GAMBAR ................................................................................................xv

DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................................xvi

BAB I PENDAHULUAN .........................................................................................1

A. Latar Belakang ...............................................................................................1

B. Rumusan Masalah ..........................................................................................4

C. Tujuan Penelitian ...........................................................................................4

D. Manfaat Penelitian .........................................................................................5

BAB II KAJIAN PUSTAKA ...................................................................................7

A. Kajian Pustaka................................................................................................7

1. Hasil Belajar .............................................................................................7

2. Model Giving Questions and Getting Answers ........................................12

xii
3. Sintaks Model Giving Questions and Getting Answers ...........................19

4. Sistem Peredaran Darah ...........................................................................20

5. Penelitian yang Relevan ...........................................................................25

B. Kerangka Pikir ...............................................................................................27

C. Hipotesis.........................................................................................................29

BAB III METODE PENELITIAN .........................................................................30

A. Rancangan Penelitian .....................................................................................30

B. Populasi dan Sampel ......................................................................................34

C. Defenisi Operasionl........................................................................................35

D. Instrumen Penelitian.......................................................................................36

E. Teknik Pengumpulan Data .............................................................................37

F. Teknik Analisis Data ......................................................................................38

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN........................................

A. Hasil Penelitian ..............................................................................................41

B. Pembahasan ....................................................................................................52

BAB V SIMPULAN DAN SARAN .........................................................................57

A. Simpulan ........................................................................................................57

B. Saran ..............................................................................................................57

DAFTAR PUSTAKA ...............................................................................................59

LAMPIRAN ..............................................................................................................62

RIWAYAT HIDUP ..................................................................................................173

xiii
DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

2.1 Sintaks Model Giving Questions and Getting Answers .......................................19

3.1 Non Equivalent Control Group Design...............................................................30

3.2 Sintaks Model Giving Questions and Getting Answers .......................................32

3.3 Populasi Siswa Kelas XI MIA .............................................................................34

3.4 Sampel Penelitian .................................................................................................35

3.5 KKM Sekolah.......................................................................................................38

3.6 Tingkat Penguasaan Materi ..................................................................................38

4.1 Hasil Belajar Siswa Kelas Eksperimen ................................................................42

4.2 Kategorisasi Interval Hasil Belajar Kelas Eksperimen ........................................43

4.3 Deskripsi Ketuntasan Hasil Belajar Kelas Eksperimen .......................................44

4.4 Hasil Belajar Kelas Kontrol .................................................................................45

4.5 Kategorisasi Interval Hasil Belajar Kelas Kontrol ..............................................46

4.6 Deskripsi Ketuntasan Hasil Belajar Kelas Kontrol ..............................................48

4.7 Rekapitulasi Hasil Uji Normalitas .......................................................................49

4.8 Rekapitulasi Hasil Uji Homogenitas ....................................................................50

4.9 Hasil Uji Hipotesis ...............................................................................................51

xiv
DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

2.1 Struktur Pembuluh Darah................................................................................ 22

2.2 Mekanisme Peredaran Darah pada Manusia ................................................... 23

2.3 Kerangka Pikir ................................................................................................ 28

4.1 Kategorisasi Interval Dan Frekuensi Hasil Belajar Biologi Kelas Eksperimen

........................................................................................................................ 43

4.2 Kategorisasi Interval Dan Frekuensi Hasil Belajar Biologi Kelas Kontrol .... 47

xv
DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

LAMPIRAN A PERANGKAT PEMBELAJARAN ......................................63

A.1 Silabus.............................................................................................64

A.2 Kisi-Kisi ..........................................................................................67

A.3 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ...............................................82

A.4 Lembar Observasi Siswa ..............................................................106

A.5 Lembar Observasi Guru ................................................................107

LAMPIRAN B INSTRUMEN PENELITIAN .............................................109

B.1 Tes Hasil Belajar ...........................................................................110

B.2 Hasil Validasi Tes Hasil Belajar ...................................................116

B.3 Hasil Validasi RPP ........................................................................122

B.4 Hasil Validasi Lembar Observasi Siswa .......................................130

B.5 Hasil Validasi Lembar Observasi Guru ........................................136

LAMPIRAN C REKAPITULASI NILAI .....................................................142

C.1 Daftar Nilai Siswa Kelas Eksperimen...........................................143

C.2 Daftar Nilai Siswa Kelas Kontrol .................................................144

C.3 Rekapitulasi Nilai Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas

Eksperimen ...................................................................................145

C.4 Rekapitulasi Nilai Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas

Kontrol ....................................................................................…..149

LAMPIRAN D ANALISIS DATA...............................................................153

xvi
D.1 Analisis Statistik Deskriptif Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas

Eksperimen dan Kontrol ...............................................................154

D.2 Hasil Analisis Uji Normalitas .......................................................158

D.3 Hasil Analisis Uji Homogenitas ...................................................159

D.4 Hasil Analisis Uji Hipotesis..........................................................160

LAMPIRAN E DOKUMENTASI ................................................................162

LAMPIRAN F ADMINISTRASI .................................................................167

F.1 Surat Pengantar LP3M ..................................................................168

F.2 Surat Penanaman Modal ................................................................169

F.3 Surat Dinas Pendidikan .................................................................170

F.4 Surat Keterangan Selesai Meneliti ................................................171

F.5 Kartu Kontrol Mengajar ................................................................172

xvii
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pendidikan menjadi hal yang sangat penting bagi kehidupan setiap

manusia, karena dengan pendidikan, manusia akan mendapatkan berbagai

macam pengetahuan, keterampilan dan perubahan sikap. Di dalam pendidikan

terdapat proses belajar, dan proses inilah yang nantinya akan menghasilkan

perubahan pengetahuan, keterampilan, serta perubahan sikap. Dan yang harus

diketahui bahwa pendidikan yang berkualitas melibatkan siswa yang aktif

dalam proses pembelajaran dan mengarah pada terbentukya nilai-nilai yang

dibutuhkan siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Permasalahan pendidikan di Indonesia hampir didapatkan setiap tahun,

dan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk memperbaiki kualitas

pendidikan adalah dengan merubah kurikulum yang sesuai dengan

perkembangan zaman dan teknologi. Kurikulum 2013 yang berpusat pada

siswa, dan dibantu dengan menciptakan situasi belajar yang dapat menarik

perhatian siswa dengan menerapkan model-model pembelajaran yang tepat

untuk diterapkan pada materi yang akan diajarkan kepada siswa, karena

ketepatan penggunaan model pembelajaran yang digunakan dalam proses

pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran

yang akan disampaikan.

1
2

Pada observasi pertama di sekolah, kenyataan di lapangan, guru

mengajar menggunakan model pembelajaran yang kurang bervariasi, siswa

mendengarkan penjelasan dari guru dan mencatat materi yang sedang

dipelajari, sesekali guru memberikan pertanyaan pada siswa yang jawabannya

dituliskan dipapan tulis kelas. Dalam hal ini, siswa belum diberi kesempatan

untuk mengeksplor kemampuannya dalam mengkonstruksi pengetahuan,

peran guru sebagai informan bagi peserta didik, materi-materi penting

dicatatkan oleh guru di papan tulis, sehingga siswa cenderung pasif dalam

proses pembelajaran, interaksi antara guru dan siswa hampir tidak ada. Model

pembelajaran seperti ini membuat siswa cenderung bosan, kurang dapat

menerima serta memahami materi pelajaran dengan baik, sehingga hasil

belajar siswa menurun.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan guru mata

pelajaran biologi di SMA Negeri 9 Makassar, diketahui bahwa siswa kelas XI

MIA belum mampu memahami materi yang disampaikan dengan baik, hal ini

terlihat dari hasil evaluasi siswa yang tidak maksimal. Hal ini dibuktikan

dengan presentase siswa yang tidak lulus sebesar 60% dengan nilai dibawah

KKM yaitu 75.

Meninjau permasalahan diatas, maka penting bagi seorang guru untuk

menggunakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan dan

hasil belajar siswa di dalam kelas. Dan salah satu model pembelajaran yang

dapat digunakan untuk meningkatkan keaktifan siswa yang memberi dampak

terhadap hasil belajar siswa adalah model giving questions and getting
3

answers. Melalui model giving questions and getting answers dalam proses

pembelajaran biologi, siswa diajak untuk berpikir aktif secara individual atas

pertanyaan maupun jawaban yang dibuatnya. Model ini dikembangkan untuk

melatih siswa memiliki kemampuan untuk bertanya dan menjawab

pertanyaan, terkhusus pada materi sistem peredaran darah yang dianggap sulit

oleh siswa.

Materi sistem peredaran darah pada manusia sering dianggap sulit oleh

siswa, hal ini dikarenakan pada materi ini mencakup hal-hal yang sulit diamati

secara langsung, dan siswa juga kesulitan untuk memahami nama-nama ilmiah

yang terdapat dalam materi tersebut. Untuk itu, dengan menggunakan model

giving questions and getting answers, siswa diharapkan bisa lebih mudah

memahami materi yang dipelajari, karena siswa memiliki kesempatan untuk

bertanya dan menjawab dengan siswa lainnya, serta melakukan diskusi.

Penelitian yang terkait dengan model pembelajaran giving questions

and getting answers pernah dilakukan oleh Setiaji (2013: 137), dengan

meneliti pengaruh model giving questions and getting answers terhadap hasil

belajar siswa dan keterampilan sosial siswa, hasilnya menunjukkan bahwa

hasil belajar siswa yang menggunakan model giving questions and getting

answers dengan rata-rata lebih tinggi secara signifikan dibandingkan dengan

hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional.

Permasalahan rendahnya hasil belajar peseta didik juga pernah diteliti

oleh Irfan (2013: 4). Hasilnya menunjukkan bahwa untuk mengatasi

permasalahan tersebut dapat menggunakan model giving questions and getting


4

answers. Model giving questions and getting answers dapat memunculkan

daya tarik peserta didik dalam proses pembelajaran. Tujuan yang ingin dicapai

melalui penerapan model giving questions and getting answers ini adalah

mengarahkan siswa untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran sehingga

hasil belajarnya dapat meningkat.

Berdasarkan permasalahan di atas, penulis merasa perlu untuk

melakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Model Giving Questions and

Getting Answers terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Sistem Peredaran

Darah di SMA Negeri 9 Makassar.”

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan permasalahan di atas, dapat dirumuskan permasalahan

dalam penelitian ini sebagai berikut:

1. Bagaimanakah hasil belajar Siswa yang diajar menggunakan model

Giving Questions and Getting Answers pada Materi Sistem Peredaran

Darah kelas XI di SMA Negeri 9 Makassar?

2. Apakah ada pengaruh model Giving Questions and Getting Answers

terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Sistem Peredaran Darah kelas

XI di SMA Negeri 9 Makassar?

C. Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas, adapun tujuan penelitian ini

sebagai berikut:
5

1. Untuk mengetahui hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model

Giving Questions and Getting Answers pada Materi Sistem Peredaran

Darah kelas XI di SMA Negeri 9 Makassar

2. Untuk mengetahui pengaruh model giving questions and getting answers

terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem peredaran darah kelas XI

di SMA Negeri 9 Makassar

D. Manfaat Penelitian

1. Manfaat Teoritis

Diharapkan hasil penelitian ini mampu memperkuat teori yang

sudah ada, mengenai pengaruh model giving questions and getting answers

terhadap hasil belajar siswa di sekolah.

2. Manfaat Praktis

a. Bagi siswa, dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk ikut

terlibat aktif dalam proses pembelajaran sehingga diharapkan hasil

belajar biologi dapat meningkat.

b. Bagi guru, dapat memberikan motivasi untuk melakukan inovasi dalam

mengajar sehingga proses pembelajaran biologi di SMA Negeri 9

Makassar menjadi lebih menarik dan menyenangkan.

c. Bagi sekolah dan lembaga pendidikan, dapat menjadi bahan acuan

dalam menerapkan model giving questions and getting answers yang

aktif dan menyenangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.


6

d. Bagi peneliti, dapat menambah wawasan serta pengalaman tentang

pengaruh model giving questions and getting answers terhadap hasil belajar

siswa.
BAB II

KAJIAN PUSTAKA

A. Kajian Pustaka

1. Hasil Belajar

a. Pengertian Hasil Belajar

Istilah belajar merupakan hasil dari penguasaan ilmu

pengetahuan yang diungkapkan dalam bentuk perubahan perilaku

yang harus dicapai oleh siswa selama belajar di sekolah, yaitu aspek

kognitif, psikomotorik, dan afektif. Kognitif dalam arti penguasaan

materi pelajaran yang telah diberikan guru di kelas, yang diukur

dengan menggunakan alat test. Aspek psikomotorik memiliki arti

kemampuan siswa untuk mengungkapkan kembali kemampuan yang

telah dimilikinya, sehingga benar-benar mampu mempraktekkan

secara nyata. Sedangkan afektif yaitu kemampuan siswa

mengaplikasikan nilai-nilai yang terkandung dalam ilmu pengetahuan

yang telah dipelajarinya untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-

hari.

Hasil belajar merupakan prestasi yang dicapai setelah siswa

menyelesaikan sejumlah materi pelajaran dan merupakan hasil belajar

yang ideal meliputi segenap ranah psikologis yang berubah sebagai

akibat pengalaman dan proses belajar siswa (Sinar, 2018: 20-21).

7
8

Menurut Susanto (2013:5), hasil belajar merupakan

perubahan-perubahan yang terjadi pada siswa baik pada aspek

kognitif, efektif dan psikomotorik sebagai hasil dari kegiatan belajar.

Hasil belajar juga diartikan sebagai tingkat keberhasilan siswa dalam

mempelajari materi pelajaran di sekolah dalam bentuk skor yang

diperoleh dari hasil tes mengenai materi pelajaran tertentu.

Keberhasilan anak-anak mencapai tujuan pembelajaran dapat

diketahui melalui evaluasi yang merupakan penggunaan informasi

untuk membuat pertimbangan yang efektif terhadap pemenuhan

kebutuhan siswa.Prestasi belajar siswa tidak hanya diukur dari tingkat

penguasaan ilmu pengetahuan, tetapijuga sikapdan keterampilan.

Hasil belajar sebagai sesuatu yang diperoleh , didapatkan, atau

dikuasai setelah proses belajar yang biasanya ditunjukkan dengan

nilai atau skor. Penilaian hasil belajar adalah proses pemberian nilai

terhadap hasil-hasil belajar yang dicapai siswa dalam kriteria tertentu.

Hal ini mengisyaratkan bahwa yang dinilai adalah hasil belajar.

(Husamah, 2018: 19).

Hasil belajar siswa diukur dengan cara menilai. Menurut

Sihwidi (2018: 1), pekerjaan menilai ini tak selamanya membuat

nyaman, karena sangat membuang tenaga, waktu dan berbagai macam

pengorbanan. Namun, dengan era digital ini semua pekerjaan

termasuk menilai hasil ulangan siswa yang berbentuk pilihan ganda


9

maupun berbentuk uraian singkat, menjodohkan ataupun bentuk yang

lain bisa terbantu dengan adanya teknologi android ataupun laptop.

b. Jenis Hasil Belajar

Hasil belajar secara garis besar terbagi dalam tiga ranah, yaitu:

1) Hasil belajar kognitif

Pada bidang kognitif mencakup hasil belajar mengingat,

memahami, mengaplikasikan, menganalisis, dan mengevaluasi.

2) Hasil belajar afektif

Hasil belajar pada ranah afektif berkenaan dengan

nilai.Menurut Krathwol yaitu penerimaan, responding, penilaian,

organisasi dan karakteristik nilai atau internalisasi.

3) Hasil belajar psikomotorik

Hasil belajar psikomotorik adalah gerakan refleks

(keterampilaan pada gerakan tidak sadar), keterampilan pada

gerakan-gerakan dasar, kemampuan perseptual, termasuk

didalamnya membedakan visual, membedakanauditif motoric

dan lain-lain, kemampuan bidang fisik, misalnya kekuatan

keharmonisan dan ketepatan, gerakan-gerakan skill, mulai dari

keterampilan sederhana sampaiketerampilan yang kompleks,

kemampuan yang berkenan dengan non-decurcive seperti

gerakan ekspresif dan interpretative (Aminah, 2018: 32-33).

Menurut Susanto (2013: 6-11), macam-macam hasil belajar

sebagai berikut:
10

1) Pemahaman Konsep, diartikan sebagai kemampuan untuk

menyerap arti dari materi atau bahan yang dipelajari. Pemahaman

adalah suatu proses yang terdiri dari tujuh tahapan kemampuan

dengan kriteria pemahaman merupakan kemampuan untuk

menerangkan dan mengintreprestasikan sesuatu, mampu

memberikan gambaran atau tidak sekedar megetahui, mampu

emberikan uraian dan penjelasan yang lebih kreatif dan prosesnya

bertahap masing-masing tahap mempunyai kemampuan tersendiri.

Untuk mengukur hasil belajar siswa berupa pemahaman konsep,

guru melakukan evaluasi produk seperti tes baik secara lisan

maupun tertulis (ulangan).

2) Keterampilan Proses, merupakan keterampilan yang mengarah

kepada pembangunan kemampuan mental, fisik, dan sosial yang

mendasar sebagai penggerak kemampuan yang lebih tinggi dalam

diri individu siswa dengan mengembangkan sikap kreatif,

bertanggung jawab, disiplin, dan kerja sama. Terdapat enam aspek

keterampilan proses yaitu observasi, klasifikasi, pengukuran,

mengomunisasikan, memberikan penjelasan atau interpretasi

terhadap suatu pengamatan, dan melakukan eksperimen.

3) Sikap, diartikan sebagai kecenderungan untuk melakukan sesuatu

dengan cara, metode, pola, dan temnik tertentu terhadap dunia

sekitarnya baik berupa individu maupun objek. Terdapat tiga

komponen struktur sikap yaitu komponen kognitif merupakan


11

respresentasi apa yang dipercayai oleh individu pemilik sikap;

komponen afektif merupakan perasaan yang menyangkut

emosional; dan komponen konatif merupakan aspek

kecenderungan berperilaku sesuai dengan sikap yang dimiliki

seseorang.

c. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar

Menurut Darmadi (2017:303-305), faktor-faktor yang

mempengaruhi hasil belajar siswa mencakup faktor internal dan

eksternal sebagai berikut:

1) Faktor Internal,yaitu faktor yang berasal dari dalam diri siswa itu

sendiri yang terdiri dari faktor jasmaniah (kesehatan dan cacat

tubuh); faktor psikologis (inteligensi, perhatian, minat, bakat,

motif, kematangan dan kesiapan); dan faktor kelelahan.

2) Faktor Eksternal yaitu faktor yang berasal dari luar individu.

Faktornya terdiri dari faktor keluarga (cara mendidik, relasi antara

anggota keluarga, pengertian orang tua, dan latar belakang

kebudayaan); faktor sekolah (metode mengajar guru, kurikulum,

relasi guru dengan siswa, relasi siswa dengan siswa, disiplin

sekolah, alat pelajaran, waktu sekolah, standar belajar diatas

ukuran, keadaan gedung, metode belajar dan tugas rumah); dan

faktor masyarakat (kegiatan siswa dalam masyarakat, media

massa, teman bergaul, dan bentuk kehidupan masyarakat).


12

d. Karakteristik Hasil Belajar

Menurut Rosyid (2019:14-16), karakteristik dari hasil belajar

juga menjadi bagian dari karakteriktik interaksi belajar yang bernilai

edukatif dengan ciri-ciri sebagai berikut:

1) Prestasi belajar memiliki tujuan

2) Mempunyai prosedur

3) Adanya materi yang ditentukan

4) Ditandai dengan aktivitas anak didik

5) Pengoptimalan peran guru

6) Kedisiplinan

7) Evaluasi.

2. Model Giving Questions and Getting Answers

a. Pengertian Model Giving Questions and Getting Answers

Menurut Affandi (2013: 16) model pembelajaran adalah

prosedur atau pola sistematis yang digunakan sebagai pedoman untuk

mencapai tujuan pembelajaran yang di dalamnya terdapat strategi,

teknik, metode, bahan, media, dan alat penilaian pembelajaran,

dimana model pembelajaran megacu pada pada pendekatan

pembelajaran yang akan digunakan.

Model giving questions and getting answers merupakan

salah satu model yang secara bahasa berarti memberi pertanyaan

dan menerima jawaban. Model pembelajaran ini dikembangkan untuk

melatih peserta didik memiliki kemampuan dan keterampilan


13

bertanya dan menjawab pertanyaan. Model Giving Questions and

Getting Answers memberikan kesempatan kepada siswa untuk

mengemukakan pokok pikirannya sendiri kepada teman-temannya

dan berdiskusi mengenai konsep yang belum dimengerti

(Suprijono, 2009:107).

Model giving questions and getting answers merupakan salah

satu dari tipe model pembelajaran kooperatif yang merangsang peserta

didik untuk aktif di dalam kelas serta mendengarkan semua penjelasan

guru (Setiaji, 2013: 139).

Model pembelajaran Giving Questions and Getting Answers

merupakan implementasi dari pembelajaran kontrukstivistik yang

menempatkan siswa sebagai subjek dalam pembelajaran. Artinya,

siswa mampu merenkonstruksi pengetahuannya sendiri, sedangkan

guru hanya sebagai fasilitator saja. Model ini dikembangkan untuk

melatih siswa memiliki kemampuan dan ketrampilan bertanya dan

menjawab pertanyaan, karena pada dasarnya model tersebut

merupakan modifikasi dari metode tanya jawab yang merupakan

kolaborasi dengan menggunakan potonga-potongan kertas sebagai

medianya. Model ini merupakan cara yang sangat baik digunakan

untuk melibatkan peserta didik dalam mengulang materi pelajaran

yang telah disampaikan (Zaini, 2008).


14

Pelaksanaan model giving questions and getting answers yaitu

siswa diorganisasikan dalam kelompok-kelompok belajar 4-5 orang

dan siswa menuliskan materi yang belum mereka pahami dalam

bentuk pertanyaan. Dengan penggunaan model giving questions and

getting answers siswa lebih aktif dikarenakan setiap siswa diajar

untuk bertanggung jawab dalam memberikan pertanyaan kepada

temannya (Azis, 2011: 91).

Dalam pelaksanaan model giving questions and getting

answers lebih menitikberatkan pada pencapaian hasil belajar

akademik yang berlandaskan kepemimpinan bersama sehingga

kerjasama yang terjalin antar siswa yang berbeda tingkat

kemampuannya tersebut tidak memunculkan kesan minder bagi siswa

yang tingkat kemampuannya rendah (Azis, 2011: 91).

Menurut Avana (2018: 98-99), dalam pembelajaran, bertanya

dan memberikan jawaban bisa memotivasi siswa belajar secara aktif,

dan memudahkan guru dalam meninjau sejauh mana pemahaman

siswa terhadap materi yang sudah dipelajari. Adapun menurut Anisah

(2014: 85) model giving questions and getting answers dikembangkan

untuk melatih siswa agar memiliki keterampilan bertanya dan

menjawab.

b. Langkah-langkah model Giving Questions and Getting Answers

Menurut Aswan H (2016:68), langkah-langkah pelaksanaan

model giving questions and getting answers adalah sebagai berikut:


15

1) Memberi dua kartu indeks kepada setiap siswa

2) Meminta setiap siswa untuk menyelesaikan kalimat berikut ini:

Kartu 1: saya masih mempunyai pertanyaan tentang...

Kartu 2: saya dapat menjawab pertanyaan tentang...

3) Membuat sub kelompok dan minta setiap kelompok memilih

“pertanyaan untuk ditanyakan” yang paling tepat dan “pertanyaan

untuk dijawab” yang paling menarik,

4) Meminta setiap kelompok melaporkan pertanyaan yang ia pilih,

tentukan siapa yang dapat menjawab, jika tidak guru harus

merespon.

5) Meminta setiap sub-kelompok untuk berbagi “pertanyaan untuk

dijawab” yang ia pilih. Perintahkan anggota sub kelompok

berbagi jawaban dengan kelompok lain.

c. Kelebihan dan kelemahan model Giving Questions and Getting

Answers

Keuntungan dari model giving question and getting

answers adalah siswa berkesempatan untuk menanyakan hal-hal

yang tidak dimengerti baik secara individual maupun kelompok.

Guru juga dapat mengetahui sampai dimana tingkat pemahaman

tentang materi yang telah disampaikan, mendorong siswa untuk

menyampaikan pendapat dan menimbulkan rasa saling

menghargai antar siswa. Model pembelajaran giving question and

getting answers dikembangkan untuk melatih siswa memiliki


16

kemampuan dan keterampilan bertanya dan menjawab pertanyaan..

Hal ini dilakukan agar pertanyaan siswa lebih terarah pada saat

diskusi. Dengan menerapkan model ini, siswa dapat belajar secara

menyenangkan dan hasil belajar siswa diharapkan dapat

meningkat.

Model Giving Questions and Getting Answers juga

sangat efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis,

seperti penelitian yang dilakukan oleh Suryanti (2013), yang

menyatakan bahwa model giving questions and getting answers

merupakan model yang memanfaatkan sifat aktif siswa untuk terlibat

aktif dalam pembelajaran sehingga siswa dapat mengembangkan

keterampilan-keterampilan yang dimilikinya, seperti keterampilan

berpikir kritis.

Menurut Fitriantoro (2010) kecerdasan lain yang diperoleh

siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe

giving questions and getting answers, yaitu siswa mampu

menemukan masalah dengan mendesain pertanyaan dan mampu

untuk menjawab pertanyaan. Siswa mampu mengaitkan materi

dengan kehidupan sehari-hari. Sesuai dengan tujuan penerapan

model pembelajaran kooperatif tipe giving questions and getting

answers, yaitu: mengecek pemahaman para siswa sebagai dasar

perbaikan proses belajar mengajar, membimbing para siswa

untuk memperoleh suatu keterampilan kognitif maupun sosial,


17

memberikan rasa senang pada siswa, merangsang dan

meningkatkan kemampuan berpikir siswa, memotivasi siswa agar

terlibat dalam interaksi, melatih kemampuan mengutarakan

pendapat, dan mencapai tujuan belajar. Kegiatan bertanya dan

menjawab merupakan hal yang sangat esensial dalam pola

interaksi antara guru dan siswa. Kegiatan bertanya dan menjawab

yang dilakukan oleh siswa mampu menumbuhkan pengetahuan

baru pada diri siswa.

Problematika yang diperoleh dalam implementasi model

giving question and getting answers adalah siswa dalam tanya

jawab kadang-kadang pembicaraan menyimpang dari pokok

persoalan jika dalam mengajukan pertanyaan siswa menyinggung

hal-hal lain walaupun masih ada hubungannya dengan pokok

yang dibicarakan. Selain itu, model giving question and getting

answers menekankan agar siswa membangun pengetahuannya

sendiri. Hal ini seringkali membutuhkan waktu yang lama

disamping penanganan siswa secara individual yang berbeda-

beda, dan juga guru tidak mengetahui secara pasti apakah anak yang

tidak mengajukan pertanyaan ataupun menjawab telah memahami

dan menguasai materi yang telah diberikan (Hustim, 2017: 182).

Sedangkan kelemahan dari penggunaan model pembelajaran ini

yaitu pada saat proses pelaksanaan model giving questions getting


18

answers, siswa mengalami kesulitan untuk mendapatkan jawaban

dari soal materi yang telah diberikan (Effendi, 2018 : 128).

Menurut Setiaji (2013: 139), kelebihan dan kelemahan model

pembelajaran giving questions and getting answers adalah:

1) Kelebihan model giving questions and getting answers adalah:

a) Suasana lebih menjadi aktif.

b) Siswa mendapat kesempatan baik secara individu maupun

kelompok untuk menanyakan hal-hal yang belum

dimengerti.

c) Guru dapat mengetahui penguasaan anak terhadap materi

yang disampaikan.

d) Mendorong anak untuk berani mengajukan pendapatnya.

2) Kelemahan model giving questions and getting answers adalah:

a) Pertanyaan pada hakekatnya sifatnya hanya hafalan.

b) Proses tanya jawab yang berlangsung secara terus menerus

akan menyimpang dari pokok bahasan yang sedang

dipelajari.

c) Guru tidak mengetahui secara pasti apakah anak yang tidak

mengajukan pertanyaan ataupun menjawab telah memahami

dan menguasai materi yang telah diberikan.

d) Membutuhkan waktu yang lama disamping penanganan

siswa secara individual yang berbeda-beda


19

3. Sintaks model Giving Questions and Getting Answers

Tabel 2.1 Sintaks Model Giving Questions and Getting Answers

Langkah-langkah Kegiatan Guru Kegiatan Siswa


Guru menyampaikan Siswa mencatat tujuan
Menyampaikan
tujuan pembelajaran pembelajaran yang
tujuan dan
yang ingin dicapai dan disampaikan guru
memotivasi
memotivasi siswa
Guru menyampaikan Siswa mengisi dua
materi pembelajaran, kartu indeks yang
kemudian memberikan dibagikan oleh guru
Menyajikan
dua kartu indeks kepada setelah penyampaian
informasi
masing-masing siswa materi
untuk diisi setelah
penyampaian materi.
Guru menginstruksikan Siswa secara mandiri
Mengorganisasi siswa untuk membentuk membentuk kelompok
kelompok- kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 4
kelompok belajar kecil atau 5 orang untuk
melakukan diskusi
Guru menginstruksikan Siswa mendiskusikan
tiap kelompok untuk kartu indeks yang
memilih satu kartu sebelumnya telah
indeks yang berisi dibagikan pada
Membimbing
pertanyaan dan satu masing-masing
kelompok belajar
kartu yang berisi kelompoknya.
pernyataan.
20

Lanjutan Tabel 2.1

Guru meminta siswa Siswa membacakan


untuk membacakan kartu kartu indeks pertama
Giving questions
indeks yang berisi yang berisi pertanyaan
pertanyaan yang diajukan,

Guru meminta tiap Siswa menjelaskan isi


perwakilan kelompok kartu indeks kedua
Getting answers untuk membacakan kartu yang berisi pernyataan
indeks yang berisi tentang materi yang
pernyataan/jawaban. dikuasai.
Guru memberikan Siswa mengapresiasi
Memberi apresiasi kepada siswa kerja sama antar
Penghargaan dengan memberikan kelompok dengan
tepuk tangan memberi tepuk tangan.
Sumber: (Shoimin, 2014)

4. Sistem Peredaran Darah

Sistem peredaran darah atau kardiovaskuler adalah sistem

penghantaran darah dari jantung menuju organ-organ tubuh dan

sebaliknya. Darah diberangkatkan dari jantung, mampir ke paru-paru

untuk mengangkut oksigen yang dihirup oleh sistem pernapasan,

kemudian menghantar oksigen itu ke seluruh tubuh melalui pembuluh

darah. Darah juga mengangkut sari-sari makanan hasil pencernaan dari

usus halus dan membawanya ke organ-organ tubuh yang membutuhkan.

Darah bertugas mengambil oksigen dari paru-paru untuk diedarkan

ke seluruh tubuh, iajuga membawa zat-zat gizi dari sistem pencernaan


21

untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Berikut ini komponen penyusun darah:

sel darah merah, sel darah putuih (leukosit), trombosit (keping darah),

plasma darah.

Darah merupakan unit fungsional seluler pada manusia yang

berperan untuk membantu proses fisiologis. Darah terdiri dari dua

komponen, yaitu:

a. plasma darah, merupakan bagian darah yang cair

b. Sel-sel darah, yang dikelompokkan menjadi tiga, yaitu eritrosit (sel

darah merah), leukosit (sel darah putih), dan juga trombosit (keping

darah).

Adapun organ-organ yang bekerjasama dalam sistem peredaran

darah, yaitu:

a. Jantung

Jantung merupakan organ yang terus menerus berkontraksi

atau berdenyut. Kontraksi memungkingkan darah beredar ke seluruh

tubuh, jantung terdiri dari empat ruangan, yaitu atrium kiri, ventrikel

kiri, atrium kanan, dan ventrikel kanan. Jantung terletak di pusat

rongga dada dan terdiri dari 3 lapisan, yaitu endokardium,

miokardium, dan perikardium.

b. Pembuluh darah

Pembuluh darah adalah saluran tempat mengalir darahnya.

Pembuluh darah ini seperti selang-selang atau pipa kecil yang

mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Pembuluh darah dibagi menjadi:


22

pembuluh vena, pembuluh arteri, dan pembuluh kapiler.

Gambar 2.1 Struktur Pembuluh Darah

Sumber: http://www.biomagz.com/2015/10/fungsi-pembuluh-darah-
lengkap-arteri-vena.html?m=1

Aliran peredaran darah manusia ada dua, yaitu peredaran darah

kecil dan peredaran darah besar, adapun mekanismenya sebagai

berikut:

1) Peredaran darah kecil

Darah yang kaya 𝑐𝑜2 (berasal dari seluruh tubuh) → masuk ke

jantung (atrium kanan) → ventrikel kanan → keluar menuju paru-

paru (mengambil 𝑜2 dan melepas 𝑐𝑜2 ) → kembali ke jantung

(atrium kiri).

2) Peredaran darah besar

Darah yang kaya 𝑜2 dari jantung (ventrikel kiri) → ke seluuruh

tubuh (mengikat 𝑐𝑜2 dan melepas 𝑜2 ) → kembali ke jantung


23

(ventrikel kanan) → masuk ke peredaran darah (Wardhani, 2013:

31-33).

Gambar 2.2 Skema Peredaran Darah pada Manusia

Sumber: http://idschool.net/smp/sistem-peredaran-darah-besar-
dan-kecil-pada-manusia.html, 2018

Adapun gangguan atau penyakit pada sistem peredaran darah

manusia, yaitu:

a. Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Salah satu gangguan pada sistem peredaran darah yang paling umum

yaitu tekanan darah tinggi. Seiring berjalannya waktu, tekanan darah

tinggi dapat merusak pembuluh darah dan organ tertentu seperti

jantung, otak, dan ginjal. Hipertensi seringkali tidak bergejala, namun

kadang gejalanya bisa meliputi sakit kepala, mimisan, sesak napas,

dan pusing.
24

b. Aterosklerosis

Aterosklerosis terjadi saat arteri mengeras dan kaku sehingga

mengganggu aliran darah ke organ dan jaringan tubuh tertentu.

Aterosklerosis terjadi karena penumpukan kolesterol, kalsium, dan

jaringan ikat di dinding arteri akibat proses peradangan. Faktor-faktor

yang meningkatkan risiko terjadinya aterosklerosis, yakni tekanan

darah tinggi, merokok, obesitas, dan diabetes. Ateroklerosis umumnya

tanpa gejala, hingga arteri sangat menyempit atau tersumbat, yang

dapat terjadi pada arteri yang mengarah ke otak, jantung, lengan dan

kaki, serta ke ginjal.

c. Serangan jantung

Serangan jantung termasuk gangguan pada sistem peredaran darah

yang tergolong keadaan darurat medis serius. Kondisi ini terjadi ketika

suplai darah ke jantung secara tiba-tiba tersumbat. Biasanya hal ini

disebabkan oleh bekuan darah. Beberapa gejala serangan jantung,

yaitu nyeri dada, sesak napas, pusing, merasa lemah, serta timbulnya

perasaan cemas yang luar biasa. Penyebab utama serangan jantung

adalah penyakit jantung koroner.

d. Trombosis vena dalam (deep vein thrombosis atau DVT)

Trombosis vena dalam atau deep vein thrombosis adalah bekuan darah

yang berkembang dalam pembuluh darah di dalam tubuh. Biasanya

lebih sering terjadi di bagian tungkai kaki. Penyakit ini memiliki

gejala, seperti sakit, bengkak dan nyeri di salah satu tungkai kaki, kulit
25

menjadi merah, dan terasa hangat. DVT dapat menyebabkan

komplikasi emboli paru. Hal ini merupakan kondisi serius dan butuh

penanganan medis segera.

e. Iskemia

Iskemia adalah istilah medis yang digunakan jika jaringan tidak

mendapatkan suplai oksigen yang cukup, misalnya pada otot jantung.

Iskemia pada jantung biasanya disebabkan oleh penyempitan atau

penyumbatan satu atau lebih arteri koroner, yakni arteri yang

memasok darah ke otot jantung.

f. Stroke

Stroke adalah kondisi medis serius yang dapat mengancam

jiwa. Stroke terjadi saat suplai darah ke bagian otak terputus atau

mengalami gangguan. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan otak,

kelumpuhan, dan bahkan kematian.

g. Wasir

Wasir adalah kondisi dimana pembuluh darah vena di sekitar anus

meradang atau bengkak. Kondisi ini juga biasa disebut dengan

hemorrhoid atau lebih sering disebut ambeien.

5. Penelitian yang Relevan

Penelitian relevan merupakan uraian tentang hasil penelitian

terdahulu, yang berfungsi sebagai pendukung untuk melakukan

penelitian selanjutnya. Adapun beberapa penelitian yang dianggap

relevan dengan penelitian ini, yaitu:


26

1. Dewi Chosiyah (2013), dalam penelitiannya tentang “pengaruh model

pembelajaran kooperatif tipe giving questions and getting answers

terhadap hasil dan minat belajar matematika siswa di SMP Negeri 3

Singingi Hilir”, menunjukkan bahwa mean hasil belajar siswa yang

menggunakan model pembelajaran giving questions and getting

answers 79,4 lebih tinggi dari pada hasil belajar siswa konvensional

yaitu 72. Berarti hasil belajar siswa yang menggunakan model

pembelajaran giving question and getting answers lebih baik.

2. Anggita Dwi Wardani dan Supahar (2017), dalam penelitiannya

tentang “pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe giving

questions and getting answers terhadap motivasi dan hasil belajar

peserta didik di SMAN 2 Yogyakarta”, menunjukkan bahwa

penerapan model ini memberikan pengaruh positif terhadap motivasi

dan hasil belajar kognitif siswa, berdasarkan uji Anova.

3. Ditya Adi Wahyu Nugroho (2014), dalam penelitiannya hasilnya

menunjukkan bahwa “penerapan model pembelajaran kooperatif tipe

giving questions and getting answers dapat meningkatkan keaktifan

dan prestasi belajar sosiologi peserta didik di SMAN 3 Boyolali”,

menunjukkan bahwa keaktifan dan prestasi belajar sosiologi peserta

didik meningkat dari segi hasil prestasi belajar peserta didik

mengalami peningkatan. Dan berdasarkan hasil penelitian ini dapat

disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran giving


27

questions and getting answers dapat meningkatkan keaktifan dan

prestasi belajar sosiologi peserta didik di SMAN 3 Boyolali.

4. Yeni Dwi Kinoro (2018), dalam penelitiannya tentang “model

pembelaran kooperatif tipe giving questions and getting answers

untuk meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar”, menunjukkan

bahwa hasil belajar siswa meningkat, hal ini terlihat pada tes yang

diberikan kepada siswa yaitu terdapat peningkatan dari rata-rata hasil

belajar pada data awal ketuntasan siswa. Hal ini menunjukkan bahwa

interaksi antar siwa dengan siswa dan guru dengan siswa lebih

kondusif dengan penggunaan model giving questions and getting

answers.

B. Kerangka Pikir

Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu guru biologi di SMA

Negeri 9 Makassaar, hasil belajar kognitif siswa dalam pembelajaran biologi

cukup rendah, dan salah satu indikator penyebabnya yaitu penerapan model

pembelajaran yang kurang bervariasi. Model pembelajaran yang diterapkan

oleh guru dalam proses pembelajaran hanya menitikberatkan pada kreatifitas

guru, sehingga siswa cenderung merasa bosan di dalam kelas selama proses

pembelajaran.

Model pembelajaran giving questions and getting answers merupakan

salah satu model pembelajaran yang melibatkan partisipasi aktif peserta didik

dalam proses pembelajaran karena pembelajarannya didasarkan atas


28

kerjasama kelompok. Masing-masing individu dalam kelompok memiliki

tanggung jawab yang sama dalam mencapai tujuan kelompok.

Penerapan model pembelajaran giving questions and getting answers

pada materi sistem peredaran darah manusia dapat membuat siswa menjadi

lebih aktif, karena model pembelajaran ini menitikberatkan pada pencapaian

hasil belajar akademik, dimana siswa dilatih untuk saling bekerja sama, dan

melatih siswa untuk memberanikan diri bertanya dan menjawab, sehingga

kepercayaan diri siswa meningkat, dan aktif di dalam kelas. Ketika siswa

menjadi aktif di dalam kelas, maka pencapaian hasil belajar yang maksimum

bisa didapatkan. Adapun kerangka pikir untuk penelitian ini, yaitu:

Proses pembelajaran di SMA Negeri 9 Makassar

Hasil belajar siswa tidak mencapai KKM

Penerapan model Giving Questions and Getting


Answers

1. Siswa menjadi aktif


2. Hasil belajar siswa mencapai KKM

Gambar 2.3 Kerangka Pikir


29

C. Hipotesis

Berdasarkan landasan teori dan kerangka pikir di atas, maka hipotesis

yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh model giving

questions and getting answers terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem

peredaran darah kelas XI di SMA Negeri 9 Makassar.


BAB III

METODE PENELITIAN

A. Rancangan Penelitian

1. Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasi Eksperimental

(Eksperimen semu). Jenis penelitian ini mempunyai kelompok kontrol

tetapi tidak sepenuhnya mengontrol variabel-variabel luar yang

mempengaruhi pelaksanaan eksperimen.

2. Desain Penelitian

Penelitian ini menggunakan desain Non equivalent control group

design. Sebelum diberi perlakuan (treatment), baik kelompok eksperimen

dan kontrol diberi tes awal (pre-test) untuk mengetahui keadaan awal

sebelum perlakuan (treatment), setelah diberi treatment diberi lagi tes

akhir (post-test) untuk mengetahui keadaan akhir. Untuk lebih jelas, desain

ini dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 3.1 Desain Penelitian

Kelas Pre-test Treatment Post-test


Kelas Eksperimen 𝑂1 X 𝑂2
Kelas Kontrol 𝑂3 - 𝑂4
Sumber: (Sugiyono, 2017: 79)

Keterangan :
𝑂1 dan 𝑂2 : Pre-test dan post-test untuk mengukur hasil belajar kelas
eksperimen
𝑂3 dan 𝑂4 : Pre-test dan post-test untuk mengukur hasil belajar kelas
kontrol

30
31

𝑋 : Perlakuan pada kelas eksperimen dengan menggunakan


model giving questions and getting answers.
- : Penggunaan model pembelajaran di SMA Negeri 9
Makassar

3. Waktu dan Tempat

Waktu penelitian dilaksanakan selama dua bulan yaitu bulan

Oktober-November, pada semester ganjil, tahun ajaran 2019/2020.

Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 9 Makassar, Kecamatan

Rappocini, Kota Makassar.

4. Prosedur Penelitian

Pelaksanaan penelitian ini dibagi dalam tiga tahap, yaitu:

a. Tahap Persiapan

1) Melakukan observasi di sekolah yang dijadikan lokasi penelitian,

yaitu di SMA Negeri 9 Makassar.

2) Menyusun perangkat pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran (RPP), materi ajar, serta instrumen-instrumen yang

akan digunakan selama proses pengambilan data.

3) Membuat persiapan mengajar dengan pembelajaran menggunakan

model pembelajaran giving question and getting Answer untuk

materi sistem peredaran darah.

b. Tahap Pelaksanaan

Melakukan proses pembelajaran untuk dua kelas sampel, yaitu

pembelajaran dengan menggunakan model giving questions and

getting answers pada kelas XI MIA 9 sebagai kelompok eksperimen


32

dan pembelajaran menggunakan model pembelajaran yang digunakan

oleh guru mata pelajaran biologi di SMA Negeri 9 Makassar pada

kelas XI MIA 6 sebagai kelompok kontrol. Adapun tahapannya

sebagai berikut:

1) Memberi tes awal (pre-test) sebagai tolak ukur kemampuan siswa

sebelum diberi perlakuan (treatment).

2) Penerapan model giving questions and getting answers dengan

materi ajar sistem peredaran darah.

Tabel 3.2 Sintaks model giving questions and getting answers

Langkah-langkah Kegiatan Guru Kegiatan Siswa


Guru menyampaikan Siswa mencatat tujuan
Menyampaikan
tujuan pembelajaran pembelajaran yang
tujuan dan
yang ingin dicapai dan disampaikan guru
memotivasi
memotivasi siswa
Guru menyampaikan Siswa mengisi dua
materi pembelajaran, kartu indeks yang
kemudian memberikan dibagikan oleh guru
Menyajikan
dua kartu indeks kepada setelah penyampaian
informasi
masing-masing siswa materi
untuk diisi setelah
penyampaian materi.
Guru menginstruksikan Siswa secara mandiri
siswa untuk membentuk membentuk kelompok
Mengorganisasi
kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 4
kelompok-
kecil atau 5 orang untuk
kelompok belajar
melakukan diskusi
33

Lanjutan tabel 3.2


Guru menginstruksikan Siswa mendiskusikan
tiap kelompok untuk kartu indeks yang
memilih satu kartu sebelumnya telah
Membimbing
indeks yang berisi dibagikan pada
kelompok belajar
pertanyaan dan satu masing-masing
kartu yang berisi kelompoknya
pernyataan.
Guru meminta siswa Siswa membacakan
untuk membacakan kartu kartu indeks pertama
Giving questions
indeks yang berisi yang berisi pertanyaan
pertanyaan yang diajukan,

Guru meminta tiap Siswa menjelaskan isi


perwakilan kelompok kartu indeks kedua
Getting answers untuk membacakan kartu yang berisi pernyataan
indeks yang berisi tentang materi yang
pernyataan/jawaban. dikuasai.
Guru mengapresiasi Siswa mengapresiasi
Memberi siswa dengan kerja sama antar
Penghargaan memberikan tepuk kelompok dengan
tangan memberi tepuk tangan.
Sumber: (Shoimin, 2014)

c. Tahap akhir / Evaluasi

Melakukan post-test diakhir penelitian pada semua kelas yang

menjadi sampel penelitian dengan 30 butir soal, dan data-data yang

diperoleh selama penelitian dianalisis menggunakan analisis statistik

deskriptif dan analisis statistik inferensial.


34

5. Variabel Penelitian

Variabel dalam penelitian ini, yaitu variabel bebas dan terikat.

Variabel bebas yaitu model giving question and getting answers, dan

untuk variabel terikat yaitu hasil belajar kognitif siswa.

B. Populasi dan Sampel Penelitian

1. Populasi

Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA

SMA Negeri 9 Makassar sebanyak 9 rombel. Adapun rinciannya yaitu:

Tabel 3.3 Populasi Siswa kelas XI MIA SMA Negeri 9 Makassar

Nama Kelas Jumlah Siswa (Orang)


XI MIA 1 35
XI MIA 2 35
XI MIA 3 33
XI MIA 4 30
XI MIA 5 29
XI MIA 6 30
XI MIA 7 30
XI MIA 8 30
XI MIA 9 30
Total 282
Sumber: (Dokumentasi SMA Negeri 9 Makassar, 2019)

2. Sampel

Pengambilan sampel dari populasi di atas menggunakan teknik

random sampling, yaitu teknik pengambilan anggota sampel dari populasi


35

dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam

populasi. Adapun kelas yang menjadi sampel dalam penelitian ini

disajikan dalam tabel berikut:

Tabel 3.4 Sampel Penelitian

Nama Kelas Sampel Kelas Jumlah Siswa


Kelas Eksperimen XI MIA 9 30
Kelas Kontrol XI MIA 6 30
Total 60
Sumber: (Dokumentasi SMA Negeri 9 Makassar, 2019)

C. Definisi Operasional Variabel

1. Model giving questions and getting answers merupakan model

pembelajaran kelompok, dimana siswa membuat pertanyaan menggunakan

potongan kertas sebagai medianya, kemudian melakukan proses tanya

jawab antar kelompok, dan pada akhir pembelajaran kelompok yang aktif

akan diapresiasi dengan memberi nilai tambahan ataupun hadiah.

2. Hasil belajar kognitif merupakan hasil belajar yang ditekankan pada siswa

setelah penerapan model pembelajaran giving questions and getting

answers, yang diperoleh melalui pemberian tes hasil belajar siswa dalam

bentuk soal pilihan ganda sebanyak 30 butir soal yang mencakup jenjang

kemampuan soal C2 sampai dengan C6.


36

D. Instrumen Penelitian

1. Tes hasil belajar

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa tes yang

dilakukan sebelum diberi treatment (perlakuan) yaitu pre-test dan tes yang

dilakukan setelah diberi treatment yaitu post-test, dengan menggunakan

sejumlah soal yang telah dibuat oleh penulis sesuai dengan kurikulum dan

indikator yang ingin dicapai dalam suatu pembelajaran yang digunakan

sebagai latihan untuk siswa dan dijadikan sebagai data tulis. Soal tes yang

diberikan kepada siswa sebanyak 30 butir soal pilihan ganda dengan 5

pilihan jawaban setiap soal, selengkapnya dapat dilihat pada (lampiran B.1

halaman 110-115).

Adapun soal tersebut telah tervalidasi sebelumnya oleh validator I

dan validator II, dengan hasil validasi yang diberikan yaitu skor 4, hal ini

menunjukkan bahwa soal tes hasil belajar telah tervalidasi tanpa revisi, dan

layak untuk digunakan dalam penelitian, selengkapnya dapat dilihat pada

(lampiran B.2 halaman 116-121).

2. Observasi

a. Lembar observasi

Instrumen yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah

lembar observasi guru dan siswa yang didasarkan pada sintaks model

pembelajaran yang ada pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP),

untuk lembar observasi aktivitas siswa selengkapnya dapat dilihat pada


37

(lampiran A.4 halaman 106), dan untuk lembar observasi guru

selengkapnya dapat dilihat pada lampiran A.5 halaman 107-108).

Lembar observasi aktivitas guru dan siswa telah divalidasi

terlebih dulu, dengan hasil validasi yang diberikan oleh validator I dan

II yaitu skor 4, dan ini menunjukkan bahwa instrumen telah valid dan

layak untuk digunakan, selengkapnya dapat dilihat pada (lampiran B.4

dan B.5 halaman 130-136).

b. Pedoman dokumentasi

Pedoman dokumentasi ini berisi uraian yang menjadi pedoman

dalam kegaiatan dokumentasi penelitian. Selengkapanya dapat dilihat

pada (lampiran E halaman 163-166).

E. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah

tes hasil belajar (aspek kognitif) untuk mengetahui peningkatan antara hasil

belajar siswa sebelum dan setelah diajar menggunakan model giving

questions and getting answers. Teknik yang digunakan untuk pengambilan

dan pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes dan non test sebagai

berikut:

1. Tes

Instrument tes yang digunakan adalah tes tertulis paper and pencil

test, yaitu berupa tes pilihan ganda dalam bentuk soal posttest. Jumlah

total soal tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 30

butir soal.
38

2. Non Test

a. Observasi dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara

langsung kegiatan siswa saat pembelajaran dengan menggunakan

model giving questions and getting answers

b. Dokumentasi atau alat pengumpulan data tertulis dan tercetak tentang

fakta-fakta yang akan dijadikan sebagai bukti fisik penelitian, dan

hasil penelitian dokumentasi ini akan menjadi sangat kuat

kedudukannya.

F. Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik

analisis deskriptif dan analisis inferensial, yaitu:

1. Analisis Deskriptif

Teknik ini mendeskripsikan data yang disajikan melalui tabel,

grafik, diagram lingkaran atau disajikan dalam bentuk lainnya beserta

uraian-uraian singkat. Pada teknik analisis data ini, data yang dianalisis

adalah hasil belajar siswa yang terlebih dahulu dibandingkan dengan

kriteria dan skala penilaian ketetapan KKM sebagai berikut:

Tabel 3.5 Kriteria dan Skala Penilaian Penetapan KKM


Nilai Kriteria
≥75 Tuntas

<75 Tidak Tuntas


Sumber: (SMA Negeri 9 Makassar, 2019)
39

Tabel 3.6 Tingkat Penguasaan Materi


Rentang Skor Kategori

93 – 100 Baik Sekali

84 – 92 Baik

75 – 83 Cukup

0 – 74 Kurang
Sumber: (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2017)

2. Analisis Inferensial

Analisis inferensial adalah teknik analisis yang digunakan untuk

menganalisis data sampel dan hasilnya diberlakukan untuk populasi.

Teknik ini juga merupakan cara menganalisis data dan pengambilan

kesimpulan. Penelitian ini juga menggunakan bantuan software SPSS 25.

Uji yang digunakan dalam analisis ini sebagai berikut:

a. Uji Normalitas

Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah data yang

diperoleh dari responden berdistribusi normal atau tidak. Data dapat

dikatakan berdistribusi normal, jika angka signifikan (Sig) > 0,05.

Uji normalitas yang digunakan adalah dengan uji Kolmogorov-

smirnov menggunakan software SPSS 25.

b. Uji Homogenitas

Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui apakah sampel

berasal dari populasi yang homogen atau tidak. Uji homogenitas

dilakukan dengan uji Homogenity of Varience Test. Kriterianya


40

adalah signifikan untuk uji dua sisi jika nilai signifikan > 0,05 berarti

variasi pada setiap kelompok sama (homogen).

c. Uji Hipotesis

Setelah data telah melalui uji normalitas dan uji homogenitas,

maka selanjutnya dilakukan uji hipotesis. Uji hipotesis dilakukan

untuk mengetahui hipotesis kita diterima atau ditolak. Uji ini

dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan sebelum dan

setelah diberi perlakuan.

1) Menentukan Hipotesis

H1 : Ada pengaruh model giving questions and getting

answers terhadap hasil belajar siswa materi sistem

peredaran darah kelas XI di SMA Negeri 9 Makassar.

2) Menentukan Taraf Signifikan

Taraf signifikan untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini

menggunakan taraf kepercayaan 95% atau α = 0,05.

3) Dasar Pengambilan Keputusan

a) Jika sig>α, maka H1 ditolak.

b) Jika sig<α, maka H1 diterima.

4) Pengambilan Keputusan Perhitungan Uji Hipotesis

Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji Anacova

dengan bantuan software SPSS 25.


BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

1. Analisis Deskriptif

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental

(eksperimen semu), dengan menjadikan 2 rombel sebagai sampel

penelitian, yaitu kelas XI MIA 9 sebagai kelas eksperimen dengan

menerapkan model giving questions and getting answers, dan kelas XI

MIA 6 sebagai kelas kontrol dengan menerapkan model pembelajaran

yang digunakan oleh guru Biologi di SMA Negeri 9 Makassar.

Pengambilan data pada penelitian dilakukan dengan pemberian tes

hasil belajar kognitif, yaitu tes awal (pre-test) sebelum diberikan perlakuan

(treatment) dan tes akhir (post-test) setelah diberi perlakuan pada kelas

kontrol dan eksperimen. Hasil dari analisis statistik deskriptif untuk

konsep sistem peredaran darah pada kelas eksperimen dan kontrol

disajikan dalam pengkategorian nilai hasil belajar dan berdasarkan KKM.

a. Deskripsi Data Hasil Nilai Pre-test dan Post-test Kelas Eksperimen

dengan Model Giving Questions and Getting Answers

Penelitian yang dilakukan pada kelas eksperimen diberikan

treatment (perlakuan) yakni menerapkan model giving questions and

getting answers di kelas XI MIA 9. Data Statistik hasil tes kognitif

41
siswa kelas eksperimen pada konsep sistem peredaran darah disajikan

dalam dalam tabel berikut:

Tabel 4.1 Hasil Belajar Siswa pada Kelas Eksperimen

Kelas Eksperimen
Statistik
Pre-test Post-Test
Jumlah Sampel 30 30
Skor Maksimum 66,6 96,6
Skor Minimum 30,0 70,0
Mean 52,96 86,51
Median 54,95 86,60
Modus 56,6 86,6
Varians 98,80 71,38
Range 36,3 26,6
Standar Deviasi 9.94 8,44

Setelah dilakukan analisis data berdasarkan tabel 4.1 diperoleh

rata-rata nilai (mean) pre-test sebelum diterapkan model pembelajaran

giving questions and getting answers yaitu 52,96 dengan standar

deviasi 9,94. Adapun untuk nilai minimum dan maksimum pre-test

diperoleh nilai minimum yaitu 30,0 dan nilai maksimumnya 66,6.

Berdasarkan tabel 4.1 juga dapat dilihat bahwa nilai rata-rata

(mean) post-test hasil belajar biologi siswa setelah diterapkan model

pembelajaran giving questions and getting answers mengalami

peningkatan yaitu 86,51 dengan standar deviasi 8,44, sedangkan untuk

nilai minimum dan maksimun post-test hasil belajar biologi siswa

diperoleh nilai minimum yaitu 70,0 dan nilai maksimunnya 96,6

dengan rentang nilai (range) yaitu 26,6. Selengkapnya dapat dilihat

pada (lampiran D.1 halaman 154).

42
Hasil belajar siswa pada materi sistem peredaran darah

dikategorikan dengan menggunakan skala empat yaitu: sangat baik,

baik, cukup, dan kurang. Adapun skor hasil belajar siswa dapat dilihat

dalam tabel distribusi frekuensi untuk mengetahui kategorisasi

penilaian hasil belajar siswa sebagai berikut:

Tabel 4.2 Kategorisasi Interval Hasil Belajar Biologi Siswa pada


Kelas Eksperimen

Pre-test Post-test
Interval
Kategori Persentase Persentase
Nilai Frekuensi Frekuensi
(%) (%)
93-100 Baik Sekali 0 0 10 33,3
84-92 Baik 0 0 9 30
75-83 Cukup 0 0 6 20
0-74 Kurang 30 100 5 16,7
Jumlah 30 100 30 100

Adapun diagram kategorisasi interval dan frekuensi pre-test dan

post-test hasil belajar biologi siswa pada kelas XI MIA 9 dapat dilihat

pada gambar 4.1:

30
30

25

20
Frekuensi

15 Pretest
9
10 6 Posttest
5 5
5
0 0 0
0
Kurang Cukup Baik Baik Sekali
Kategori Hasil Belajar Siswa

Gambar 4.1 Diagram Kategorisasi Interval dan Frekuensi Hasil


BelajarBiologi Siswa pada Kelas Eksperimen

43
Berdasarkan Tabel 4.1 dan Gambar 4.1 terlihat bahwa tingkat

skor hasil belajar biologi siswa kelas XI MIA 9 diperoleh data untuk

pre-test 100% siswa berada pada kategori nilai kurang, sehingga

tingkat hasil belajar biologi siswa sebelum diterapkan model

pembelajaran giving questions and getting answers berada pada

kategori sangat rendah. Sedangkan data untuk post-test terdapat 16,6%

siswa berada pada kategori kurang, 20% siswa berada pada kategori

cukup, 30% berada pada kategori baik dan 33,3% siswa berada pada

kategori sangat baik. Persentase tertinggi untuk perolehan skor saat

post-test berada pada kategori sangat baik, sehingga tingkat hasil

belajar biologi siswa setelah diterapkan model pembelajaran giving

questions and getting answers berada pada kategori tinggi. Ini

menunjukkan bahwa hasil belajar biologi siswa meningkat pada kelas

eskperimen dengan model giving questions and getting answers pada

kelas XI MIA 9 di SMA Negeri 9 Makassar.

Data tes hasil belajar siswa setelah diterapkan model

pembelajaran giving questions and getting answers terhadap hasil

belajar biologi siswa berdasarkan kriteria ketuntasan maksimal (KKM)

hasil belajar biologi dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 4.3 Deskripsi Ketuntasan Hasil Belajar Biologi Siswa pada


Kelas Eksperimen

Skor Kategorisasi Frekuensi Presentase (%)


<75 Tidak Tuntas 5 16,7 %
≥75 Tuntas 25 83,3 %
Jumlah 30 100

44
Berdasarkan tabel 4.3 dapat diketahui bahwa pada kelas

eksperimen, presentase siswa yang tidak tuntas untuk mata pelajaran

biologi yaitu 16,7% dan siswa yang tuntas yaitu 83,3%.

b. Deskripsi Data Hasil Pre-test dan Post-test Kelas Kontrol

Penelitian yang telah dilakukan pada kelas kontrol yaitu

memberi perlakukan (treatment) dengan menerapkan model

pembelajaran cermah dan diskusi yang telah biasa dipraktekkan

kebanyakan pengajar. Pembelajaran pada kelas kontrol ini akan

dibandingkan hasilnya dengan kelas eksperimen dengan hipotesis

bahwa model pembelajaran yang diterapkan pada kelas eksperimen

lebih dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa jika

dibandingkan dengan pembelajaran pada kelas kontrol. Data statistik

hasil tes kognitif siswa kelas kontrol pada konsep sistem sistem

peredaran darah disajikan dalam bentuk tabel berikut:

Tabel 4.4 Hasil Belajar Siswa pada Kelas Kontrol

Kelas Kontrol
Statistik
Pre-Test Post-Test
Jumlah Sampel 30 30
Skor Maksimum 70,0 96,6
Skor Minimum 30,0 60,0
Mean 52,42 79,30
Median 53,30 80,00
Modus 50,0 73,3
Varians 67,32 64,48
Range 40,0 36,6
Standar Deviasi 8,20 8,03

Setelah dilakukan analisis data berdasarkan tabel 4.4 diperoleh

rata-rata nilai (mean) pre-test sebelum diterapkan model pembelajaran

45
langsung yaitu 52,42 dengan standar deviasi 8,20. Adapun untuk nilai

minimum dan maksimum pre-test diperoleh nilai minimun yaitu 30,0

dan nilai maksimumnya yaitu 70,0 dengan rentang nilai (range) yaitu

40,0.

Berdasarkan tabel 4.4 juga dapat dilihat bahwa nilai rata-rata

(mean) post-test hasil belajar biologi siswa setelah diterapkan model

pembelajaran pembelajaran langsung mengalami peningkatan yaitu

79,30 dengan standard deviasi 8,20, untuk nilai minimum dan

maksimun post-test hasil belajar biologi siswa diperoleh nilai

minimum yaitu 60,0 dan nilai maksimunnya 96,6 dengan rentang nilai

(range) yaitu 36,6. Selengkapnya dapat dilihat pada (lampiran D.1

halaman 154).

Hasil belajar siswa pada materi sistem peredaran darah

dikategorikan dengan menggunakan skala empat yaitu: sangat baik,

baik, cukup, dan kurang. Adapun skor hasil belajar siswa dilihat dalam

tabel distribusi frekuensi untuk mengetahui kategorisasi penilaian hasil

belajar siswa sebagai berikut:

Tabel 4.5 Kategorisasi Interval Hasil Belajar Biologi Siswa pada


Kelas Kontrol

Pre-test Post-test
Interval
Kategori Persentase Persentase
Nilai Frekuensi Frekuensi
(%) (%)
93-100 Baik Sekali 0 0 2 6,7
84-92 Baik 0 0 5 16,7
75-83 Cukup 0 0 12 40
0-74 Kurang 30 100 11 36,6
Jumlah 30 100 30 100

46
Adapun diagram kategorisasi interval dan frekuensi Pre-

test dan Post-test hasil belajar biologi siswa pada kelas XI MIA 6 dapat

dilihat pada gambar 4.2 di bawah ini:

30
30

25

20
Frekuensi

15 11 12 Pretest
10 Posttest
5
5 2
0 0 0
0
Kurang Cukup Baik Baik Sekali
Kategori Hasil Belajar Siswa

Gambar 4.2 Diagram Kategorisasi Interval dan Frekuensi Hasil


Belajar Biologi Siswa pada Kelas Kontrol

Berdasarkan Tabel 4.5 dan Gambar 4.2 terlihat bahwa tingkat

skor hasil belajar biologi siswa kelas XI MIA 6 diperoleh data untuk

pre-test yaitu 100% siswa berada pada kategori nilai kurang, sehingga

tingkat hasil belajar biologi siswa sebelum diterapkan model

pembelajaran langsung berada pada kategori sangat rendah. Sedangkan

data untuk post-test yaitu 36,7% siswa berada pada kategori kurang,

40% siswa berada pada kategori cukup, 16,7% berada pada kategori

baik dan 6,7% siswa berada pada kategori sangat baik. Persentase

tertinggi untuk perolehan skor saat post-test berada pada kategori

sangat baik, sehingga tingkat hasil belajar biologi siswa setelah

diterapkan model pembelajaran langsungberada pada kategori

47
tinggi.Ini menunjukkan bahwa hasil belajar biologi siswa meningkat

pada kelas eskperimen dengan model pembelajaran langsung pada

kelas XI MIA 6 di SMA Negeri 9 Makassar.

Data tes hasil belajar siswa setelah diterapkan model

pembelajaran langsung terhadap hasil belajar biologi siswa

berdasarkan kriteria ketuntasan maksimal (KKM) hasil belajar biologi

dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 4.6 Deskripsi Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Kelas Kontrol

Skor Kategorisasi Frekuensi Presentase (%)


<75 Tidak Tuntas 11 36,7
≥75 Tuntas 19 63,3
Jumlah 30 100

Berdasarkan tabel 4.6 dapat diketahui bahwa pada kelas kontrol

presentase siswa yang tidak tuntas untuk mata pelajaran biologi yaitu

36,7% dan siswa yang tuntas yaitu 63,3%.

2. Analisis Inferensial

Penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif, yaitu teknik

analisis dilakukan dengan perhitungan matematis. Hal ini dilakukan

karena hasil penelitian ini berupa angka pada hasil dari tes hasil belajar.

Data yang diperoleh dari kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah hasil

pre-test dan post-test siswa pada konsep sistem peredaran darah. Data

yang telah terkumpul diolah dan dianalisis untuk menjawab rumusan

masalah dan hipotesis penelitian. Namun, sebelum melakukan uji

hipotesis, dilakukan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dan uji

48
homogenitas terlebih dahulu. Berdasarkan hasil perhitungan komputer

dengan bantuan program SPSS versi 25 for Windows, diperoleh hasil

sebagai berikut:

a. Uji Normalitas

Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui sebaran data pre-test

dan post-test pada variabel hasil belajar biologi siswa. Uji Normalitas

yang digunakan menggunakan bantuan SPSS 25 dengan uji Normality

Test (Kolmogorov-Smirnov). Data dikatakan berdistribusi normal, jika

nilai siginifikan (Sig) > 0,05 atau 5%. Adapun rangkuman hasil uji

normalitas dari data pre-test dan post-test masing-masing dapat dilihat

pada tabel di bawah ini:

Tabel 4.7 Rekapitulasi Hasil Uji Normalitas Pre-test dan Post-test


pada Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol

Kelas Nilai Signifikan


Pre-test Eksperimen 0,121
Post-test Eksperimen 0,154
Pre-test Kontrol 0,080
Post-test Kontrol 0,142

Berdasarkan tabel 4.7, hasil uji normalitas dengan

Kolmogorov-Smirnov dapat dilihat bahwa data hasil belajar baik kelas

eksperimen maupun kelas kontrol memiliki sig > 0,05 maka dapat

disimpulkan bahwa kelompok data tersebut berdistribusi normal.

Selengkapnya dapat dilihat pada (lampiran D.2 halaman 158)

49
b. Uji Homogenitas

Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui apakah data

sampel berasal dari populasi homogen (variansnya sama) atau

heterogen (variansnya berbeda) antara dua kelompok yaitu kelompok

eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikatakan homogen apabila

nilai signifikan (Sig) > 0,05 atau 5%. Uji homogenitas dua buah

variabel dapat diperoleh melalui uji Homogenity of Variance Test

dengan bantuan SPSS 25 for Windows. Adapun hasil analisis uji

homogenitas dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Tabel 4.8 Rekapitulasi Uji Homogenitas Pre-test dan Post-test


Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol

Pre-Test Post-Test
Statistik Kelas Kelas Kelas Kelas
Eksperimen Kontrol Eksperimen Kontrol
Sig 0,199 0,975
Taraf Sig (a) 0,05
Kesimpulan Homogen Homogen

Berdasarkan tabel 4.10, dapat dilihat hasil dari uji homogenitas

varians yang diperoleh dari nilai Pre-test kelas eksperimen dan kelas

kontrol, mendapatkan hasil signifikan 0,199 > 0,05, sedangkan pada

nilai Post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol, mendapatkan hasil

signifikan 0,975 > 0,05. Berdasarkan uji normalitas dan homogenitas

telah dilakukan dapat dilihat dari hasil kedua pengujian prasyarat,

menunjukkan bahwa data skor hasil belajar biologi siswa kelas XI

MIA di SMAN 9 Makassar pada konsep sistem peredaran darah

dengan penerapan model pembelajaran giving questions and getting

50
answers pada kelas eksperimen dan model pembelajaran langsung

pada kelas kontrol adalah normal dan memiliki varians yang homogen

atau populasi homogen. Selengkapnya dapat dilihat pada (lampiran

D.3 halaman 159).

c. Uji Hipotesis

Setelah dilakukan uji prasyarat analisis yang menghasilkan

kesimpulan data berdistribusi normal dan memiliki varians yang

homogen, maka uji hipotesis akan dilakukan dengan uji Anacova.

Pengujian hipotesis dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh

model pembelajaran giving questions and getting answers terhadap

hasil belajar biologi siswa kelas XI MIA pada konsep sistem peredaran

darah di SMAN 9 Makasssar.

Adapun kriteria penerimaan data apakah terdapat pengaruh atau

tidak berdasarkan nilai signifikan yang keluar dari output SPSS sebagai

berikut:

a. Jika nilai sig. > 0,05, maka model pembelajaran giving questions

and getting answers tidak memberikan pengaruh.

b. Jika nilai sig, < 0,05, maka model pembelajaran giving questions

and getting answers memiliki pengaruh.

Adapun data hasil perhitungan disajikan pada tabel 4.9 sebagai berikut:

Tabel 4.9 Hasil Uji Hipotesis

Variabel Nilai Signifikan


Hasil Belajar Siswa 0,001

51
Berdasarkan hasil analisis di atas terlihat nilai signifikansi

lebih kecil dari nilai α= 0,05. Dengan demikian pada perhitungan

hipotesis 𝐻0 ditolak dan 𝐻1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa

terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelas

eksperimen dan kelas kontrol. Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa

terdapat pengaruh model pembelajaran giving questions and getting

answers terhadap hasil belajar siswa materi sistem peredaran darah

kelas XI di SMA Negeri 9 Makassar. Selanjutnya dapat dilihat pada

(lampian D.4 halaman 160-161).

B. Pembahasan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan

adanya pengaruh yang signifikan pada hasil belajar biologi siswa antara kelas

eksperimen dan kontrol, dengan masing-masing kelas diberikan soal pre-test

pada pertemuan pertama yaitu sebelum diberikan perlakuan (treatment), dan

juga pemberian post-test pada akhir pertemuan setelah diberi perlakuan, hal

ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran yang berbeda

terhadap hasil belajar biologi siswa pada kelas yang berbeda pula.

Hasil penelitian yang telah dilakukan selanjutnya dianalisis dengan

menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial

untuk mengetahui hasil belajar biologi siswa sebelum dan setelah diberikan

treatment (perlakuan) dengan model pembelajaran giving questions and

getting answers pada siswa kelas XI MIA 9 di SMA Negeri 9 Makassar.

52
Berdasarkan hasil analisis deskriptif, diperoleh skor tes hasil belajar

siswa pada kelas eksperimen yang pada proses pembelajarannya diterapkan

model giving questions and getting answers lebih baik jika dibandingkan

dengan kelas kontrol yang tidak diberikan perlakuan (treatment) dengan

model giving questions and getting answers. Hal ini dilihat pada rata-rata

skor yang diperoleh kedua kelas, dimana rata-rata skor pre-test dan post-test

kelas eksperimen lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata skor pre-test

dan post-test kelas kontrol, dengan selisih nilai rata-rata yaitu 7,13. Dengan

demikian, berdasarkan hasil analisis deskriptif dapat ditarik kesimpulan

bahwa penerapan model giving questions and getting answers dapat

meningkatkan hasil belajar siswa pada konsep sistem peredaran darah yang

dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar di kelas eksperimen.

Analisis statistik inferensial digunakan untuk menguji normalitas data

penelitian, menguji homogenitas data, serta untuk menguji hipotesis

penelitian. Dalam pengujian hipotesis menggunakan uji Anacova, pada hasil

belajar siswa, berdasarkan hasil uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa

H1 diterima. Sehingga dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan

pada penerapan model pembelajaran giving questions and getting answers

terhadap hasil belajar kognitif siswa pada kelas XI MIA 9 sebagai kelas

eksperimen di SMA Negeri 9 Makassar.

Selama proses pembelajaran dengan menerapkan model giving

questions and getting answers pada materi sistem peredaran darah manusia,

siswa menjadi lebih aktif, karena masing-masing siswa mendapatkan

53
kesempatan untuk menuliskan pertanyaan yang telah dibuatnya pada kartu

indeks yang dibagikan terkait materi yang belum dipahami, kemudian

membentuk kelompok untuk melakukan diskusi untuk mendapatkan jawaban,

sehingga interaksi antara siswa terjalin. Keaktifan siswa pada kelas

eksperimen yang diberi perlakuan dengan menerapkan model giving

questions and getting answers dapat dibuktikan dari hasil presentase rata-rata

keaktifan siswa yaitu 61,6% termasuk dalam kategori aktif, selengkapnya

dapat dilihat pada (lampiran 1.4 halaman 107).

Penerapan model giving questions and getting answers dapat

meningkatkan keaktifan siswa di dalam kelas sesuai dengan penelitian yang

telah dilakukan sebelumnya oleh Aziz (2011), yang menyatakan bahwa

model pembelajaran ini menitikberatkan pada pencapaian hasil belajar

akademik, siswa saling bekerja sama, dan memberanikan diri bertanya dan

menjawab, sehingga kepercayaan diri siswa meningkat, dan aktif di dalam

kelas. Keaktifan siswa di dalam kelas, membuat pencapaian hasil belajar

siswa menjadi maksimal.

Sejalan dengan pemikiran di atas, Irfan (2013) juga menyatakan

bahwa penerapan model pembelajaran giving questions and getting answers

dapat meningkatkan hasil belajar siswa, karena model ini melatih siswa untuk

untuk memiliki kemampuan dan keterampilan bertanya dan menjawab

pertanyaan, model ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk

mengemukakan pokok pikirannya sendiri ke teman-temannya dan berdiskusi

54
mengenai konsep yang belum dipahami, sehingga model ini dapat dikatakan

efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

Adapun keuntungan lain yang diperoleh siswa dengan menerapkan

model tipe giving questions and getting answers, yaitu siswa mampu

menemukan masalah dengan mendesain pertanyaan dan mampu untuk

menjawab pertanyaan. Siswa mampu mengaitkan materi dengan

kehidupan sehari-hari, hal ini sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan

oleh Fitrianto (2010), yang menyatakan bahwa kegiatan bertanya dan

menjawab merupakan hal yang sangat esensial dalam pola interaksi antara

guru dan siswa, kegiatan bertanya dan menjawab yang dilakukan oleh siswa

mampu menumbuhkan pengetahuan baru pada diri siswa.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan juga memperhatikan

hasil yang telah didapatkan, adapun kelebihan dari penerapan model giving

questions and getting answers selama proses pembelajaran di kelas

eksperimen, yaitu suasana kelas menjadi lebih aktif, karena masing-masing

siswa mendapat kesempatan baik secara individu maupun kelompok untuk

menanyakan hal-hal yang belum dimengerti, siswa diberi kesempatan untuk

membuat pertanyaan dan menjawab pertanyaan, dan hal ini juga memicu

siswa untuk memiliki rasa percaya diri, sehingga tidak ada kesan minder

antara siswa satu dengan yang lainnya, dan guru juga bisa mengetahui sejauh

mana penguasaan anak terhadap materi yang disampaikan.

Disamping itu, terdapat beberapa kendala yang masih dialami pada

saat proses pembelajaran berlangsung, yaitu siswa dalam tanya jawab

55
kadang-kadang pembicaraannya menyimpang dari pokok persoalan jika

dalam mengajukan pertanyaan siswa menyinggung hal-hal lain walaupun

masih ada hubungannya dengan pokok yang dibicarakan. Dengan hal ini,

Hustim (2017) juga mengemukakan bahwa kelemahan dari model giving

question and getting answers yaitu guru menekankan agar siswa

membangun pengetahuannya sendiri, dan hal ini seringkali membutuhkan

waktu yang lama disamping penanganan siswa secara individual yang

berbeda-beda. Hal yang dapat dilakukan sebagai bahan evaluasi perbaikan

untuk mengurangi kelemahan tersebut yaitu dengan menguasai kelas secara

menyeluruh. Guru juga perlu menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin

dicapai secara mendetail agar selama proses pembelajaran berlangsung, siswa

tidak menyimpang dari pokok pembahasan, sehingga tujuan pembelajaran

bisa tercapai.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui jika

penerapan model giving questions and getting answers dapat meningkatkan

hasil belajar siswa, karena penerapan model giving questions and getting

answers dalam proses pembelajaran biologi, siswa menjadi mampu berpikir

aktif secara individual atas pertanyaan maupun jawaban yang telah dibuatnya,

dan dalam dalam pembelajaran, bertanya dan memberikan jawaban bisa

memotivasi siswa belajar secara aktif.

56
BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik

kesimpulan sebagai berikut:

1. Hasil belajar siswa yang diberi perlakuan (treatment) dengan menerapkan

model giving questions and getting answers lebih baik, hal ini bisa diliihat

dari presentase jumlah siswa yang dikategorikan tuntas pada kelas

eksperimen lebih tinggi yaitu 83.3%, sedangkan untuk kelas kontrol

63,3%.

2. Terdapat pengaruh penerapan model giving questions and getting answers

terhadap hasil belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 9 Makassar. Hal ini

bisa dilihat dari skor rata-rata (mean) pada kelas eksperimen lebih tinggi

yaitu 86,5.

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian serta kesimpulan yang diperoleh, maka

penulis mengajukan beberapa saran sebagai perbaikan di masa mendatang

sebagai berikut:

1. Bagi Siswa

Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan dan

mengetahui kendala-kendala yang ada, bahwa sebaiknya siswa dapat

memanfaatkan waktu belajar sebaik mungkin dan ketika ada waktu luang

57
sebaiknya memanfaatkan fasilitas yang ada untuk melakukan diskusi dan

belajar kelompok .

2. Bagi Guru

Guru bidang studi biologi diharapkan dapat menerapkan model

pembelajaran giving questions and getting answers dalam pembelajaran di

sekolah dalam berbagai materi biologi lain agar dapat mengembangkan

inovasi pembelajaran sehingga mampu mengembangkan atau

meningkatkan kualitas siswa di masa yang akan datang. Untuk dapat

meningkatkan keterampilan guru dalam menerapkan model giving

questions and getting answers, sebaiknya guru dapat mengoptimalkan

waktu pertemuan, sehingga kualitas pembelajaran akan meningkat dan

berpengaruh baik terhadap hasil belajar biologi siswa.

3. Bagi Peneliti

Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi untuk peneliti

lain yang akan melakukan pengembangan ataupun penelitian selanjutnya

tentang model pembelajaran giving questions and getting answers

terhadap hasil belajar biologi siswa karena hasil penelitian ini kurang dari

sempurna dianjurkan bagi peneliti lain untuk lebih baik dalam penelitian

sehingga nantinya akan mendapatkan hasil yang lebih baik.

4. Bagi Sekolah

Sekolah perlu mendorong guru dalam melakukan penilaian siswa

selama proses pembelajaran berlangsung, bukan hanya hasil akhir namun

juga prosesnya.

58
DAFTAR PUSTAKA

Affandi, Muhammad. dkk. 2013. Model dan Metode Pembelajaran di Sekolah.


Semarang: UNISSULA Press

Aswan, H. 2016. Strategi Pembelajaran Berbasis Edisi Revisi PAIKEM.


Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Aminah, Siti. 2018. Efektivitas Metode Eksperimen dalam Meningkatkan Hasil


Belajar pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Dasar.
Journal Indragiri. Vol.1 (4), ISSN: 2549-0478.

Anisah, Aan. 2014. Pengaruh Pembelajaran Kooperatif tipe Giving Questions and
Getting Answers untuk Meningkatkan Tingkat Kemampuan Analisis Siswa
pada Mata Ekonomi. Jurnal Logika. Vol. XII (3): 85, ISSN: 1978-2560.

Arikunto, Suharsimi. 2009. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi


Aksara.

Avana, Nurlev. 2018. Pengaruh Pembelajaran Aktif tipe Giving Questions and
Getting Answers terhadap Pemahaman Konsep Mahasiswa pada
Pembelajaran Statistik. Jurnal Tunas Pendidikan. Vol.1 (1): 98-99, eISSN:
2621-1629.

Azis, Andi Asmawati & Amaliah, Rezeki. 2011. Pengaruh Penerapan Model
Pembelajaran Kooperatif Tipe Giving Questions and Getting Answers pada
konsep Sistem Gerak terhadap Hasil Belajar Siswa SMAN 4 Bantimurung.
Bionature. Vol.12(2): 87-90, ISSN: 1411-4720.

Chosiyah, Dewi. 2013. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe


Giving Questions and Getting Answers terhadap Hasil dan Minat Belajar
Matematika Siswa kelas VII SMP Negeri 3 Singingi Hilir Kab. Kuantan
Singingi Riau Pekanbaru. Skripsi.Riau: UIN Suska Riau.

Darmadi, H. 2017. Pengembangan Model & Metode Pembelajaran dalam


Dinamika Belajar Siswa. Yogyakarta: Deepublish.

Husamah, dkk. 2018. Belajar dan Pembelajaran. Malang: UMM Press.

Hustim, Rahmini, dkk. 2017. Penerapan Model Tipe Giving Question Getting
Answers Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Fisika Kelas VIII 1 SMP
Negeri 2 Sungguminasa. Jurnal Pendidikan Fisika. ISSN: 2302-8939.
Vol. 4 (2)

59
Irfan, Rahmatul. 2013. Penerapan Model Active Learning Tipe Giving Questions
and Getting Answers terhadap Hasil Belajar Fisika Kelas VIII.1 SMP
Negeri 2 Sungguminasa. Jurnal Pendidikan Fisika. Vol. 4 (2), ISSN:
2302-8939.

Kurino, Yeni Dwi. 2018. Model Questions and Getting Answers untuk
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Didactical
Mathematics. Vol.1 (1): 34-39.

Nugroho, D. A. W. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Giving


Questions And Getting Answers untuk Meningkatkan Keaktifan dan
Prestasi Belajar Sosiologi Peserta Didik Kelas X-5 SMA Negeri 3 Boyolali
Tahun Ajaran 2013/2014. Abstrak Hasil Penelitian. Surakarta: UNS.

Rosyid, Moh. Zaiful, dkk. 2019. Prestasi Belajar.Malang: CV. Literasi Nusantara
Abadi.

Setiaji, Rachmad Sigit dan Joko. 2013. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran
Kooperatif Tipe Giving Questions and Getting Answers terhadap Hasil
Belajar Siswa dan Keterampilan Sosial Siswa pada Standar Kompetensi
Memamhami Dasar-dasar Elektronika di SMK Negeri Surabya. Jurnal
Penelitian Pendidikan Elektro. Vol. 2 (1): 137-139, ISSN: 137-144.

Suryanti. (2013). Pembelajaran Giving Questions And Getting Answers Untuk


Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Kuliah Aljabar
Linier Bagi Mahasiswa. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 15(2), 230-
235. http://digilib.stkippgri-blitar.ac.id/274/. Diakses pada tanggal 28
September 2019.

Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar & Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta:
Prenadamedia Group.

Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013.


Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Sugiyono. 2017. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sihwidi,Joko. 2018. Menilai Hasil Belajar Cepat, Tepat dan Akurat dengan
Plickers Zipgrade. Yogyakarta: Deepublish.

Sinar.2018. MetodeActive Learning Upaya Peningkatan Keaktifan dan Hasil


Belajar Siswa. Yogyakarta: Deepublish.

Suprijono. 2009. Cooperative Learning. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

60
Wardani, Anggita Dwi dan Supahar. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran
Kooperatif Tipe Giving Questions and Getting Answers Menggunakan
Media Audio Visual terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Peserta Didik di
SMAN 2 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Fisika. Vol.6 (6).

Wardhani, Indah Retno, Astuti, dan Navita Krista. 2013. Fakta Menakjubkan
Tentang Tubuh Manusia. Jakarta: Cikal Aksara.

Zaini, Hisyam. 2008. Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: Insan Madani

61
LAMPIRAN

62
64

Lampiran A.1 Silabus


SILABUS

Satuan Pendidikan : SMA / MA


Kelas : XI (Sebelas)
Alokasi waktu : 4 jam pelajaran /minggu
Kompetensi Inti (KI) :
KI-1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI-2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung
jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah,
masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional.
KI-3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI-4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.
65

Kegiatan Alokasi Sumber


Kompetensi Dasar Indikator Materi Pokok Penilaian
Pembelajaran Waktu Belajar
3.6. Menganalisis hubungan • Menjelaskan defenisi Struktur dan Fungsi • Mengidentifikasi Tes tertulis 6 JP Buku Paket
antara struktur jaringan dari sistem peredaran Sistem Peredaran gagasan pokok (pilihan ganda) (Buku Siswa)
penyusun organ pada darah melalui literatur Darah komponen- dan LKS
sistem sirkulasi dalam yang terkait dengan • Bagian-bagian komponen darah dan (Lembar Kerja
kaitannya dengan tepat. darah: sel-sel golongan darah. Siswa)
bioproses dan • Mengidentifikasi darah dan plasma • Menganalisis organ-
gangguan fungsi yang komponen-komponen darah organ peredaran
dapat terjadi pada darah. • Golongan darah darah dan
sistem sirkulasi • Menjelaskan tahapan- • Pembekuan darah mengaitkannya
manusia. tahapan dari proses • Jantung: struktur dengan kelainan
pembekuan darah. jaringan dan yang dapat terjadi.
• Membedakan macam- fungsinya, ruang
macam golongan darah dan katup jantung
dan transfusi darah. • Proses peredaran
• Mengurutkan organ- darah
organ pada sistem • Kelainan dan
peredaran darah dari gangguan pada
jantung ke seluruh tubuh sistem peredaran
beserta fungsinya. darah
• Menjelaskan mekanisme
dari sistem peredaran
darah melalui gambar
dengan tepat.
• Menjelaskan kelainan
pada sistem peredaran
darah.
66

4.6. Menyajikan karya tulis • Menyajikan karya tulis


tentang kelainan pada tentang kelainan pada
struktur dan fungsi struktur dan fungsi
darah, jantung, darah, jantung,
pembuluh darah yang pembuluh darah yang
menyebabkan menyebabkan gangguan
gangguan sistem sistem sirkulasi manusia
sirkulasi manusia serta serta kaitannya dengan
kaitannya dengan teknologi melalui studi
teknologi melalui studi literatur.
literatur

Mengetahui,
Guru Bidang Studi

Siti Kahfia, S.Pd.


67

Lampiran A.2 Kisi-kisi Soal


KISI-KISI SOAL SISTEM PEREDARAN DARAH

Sekolah : SMA Negeri 9 Makassar


Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : XI/Ganjil
Kompetensi Inti :
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun,
responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkana, dan menganalisis pengetahuan factual, konseptual, procedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan procedural pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dpelajarinya di
sekolah secara mandiri, bertindak, secara efektif dan kreatif serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar Indikator
3.6 Menganalisis hubungan antara struktur 3.6.1 Menjelaskan pengertian dan fungsi darah
jaringan penyusun organ pada sistem 3.6.2 Menganalisis komponen penyusun darah
sirkulasi dan mengaitkannya dengan 3.6.3 Mengidentifikasi proses pembekuan darah
bioprosesnya sehingga dapat menjelaskan 3.6.4 Mengidentifikasi dan mengkaji literatur terkait golongan darah
mekanisme peredaran darah serta 3.6.5 Menganalisis struktur dan fungsi jantung
68

gangguan fungsi yang mungkin terjadi 3.6.6 Menganalilis struktur dan fungsi pembuluh darah arteri dan pembuluh darah vena
pada sistem sirkulasi manusia melalui 3.6.7 Mengidentifikasi mekanisme peredaran darah
studi literatur, pengamatan, percobaan dan 3.6.8 Menganalisis gangguan / kelainan pada sistem peredaran darah
simulasi.

Tabel Kisi-Kisi Soal

Indikator Pencapaian Keberhasilan Bentuk Soal Aspek Koginitif Nomor Kunci


(IPK) C1 C2 C3 C4 C5 C6 Soal Jawaban
1. Menjelaskan pengertian dan fungsi Pilihan Ganda  2 A
 4 A
darah
 5 E
 6 E
 9 D
2. Menganalisis komponen penyusun  1 B
 3 A
darah
 13 C
3. Mengidentifikasi proses pembekuan  14 C
 15 D
darah
 16 B
4. Mengidentifikasi dan mengkaji literatur  17 B
 18 E
terkait golongan darah
 19 B
 20 A
5. Menganalisis struktur dan fungsi  7 B
69

jantung  8 E
 21 A
 22 A
6. Menganalilis struktur dan fungsi  12 A
 23 A
pembuluh darah arteri dan pembuluh
 24 C
darah vena  25 E
7. Mengidentifikasi mekanisme peredaran  10 C
 11 C
darah
 26 D
 27 E
 28 E
8. Menganalisis gangguan / kelainan pada  29 C
sistem peredaran darah  30 A
6 15 5 4
Total

Keterangan:
C1 : Ingatan
C2 : Pemahaman
C3 : Penerapan
C4 : Analisis
C5 : Penilaian/Evaluasi
C6 : Kreasi/Menciptakan
70

Tabel Kisi-Kisi Soal


Indikataaor pencapaian
kompetensi (IPK) SOAL Aspek Kognitif Kunci Jawaban

1. Menjelaskan pengertian dan 2. Setelah mengalami proses pencernaan, sari makanan siap untuk
diserap dan dibawa keseluruh tubuh oleh darah. Bagian darah
fungsi darah
yang berperan dalam pengangkutan adalah…
a. plasma darah C3 A
b. eritrosit
c. leukosit
d. trombosit
e. limfosit
4. Berikut ini merupakan jenis sel darah putih.

C2 A
Jenis sel darah tersebut dan fungsinya adalah...
a. eusinofil befungsi mencegah alergi
b. monosit berfungsi menghancurkan sel-sel asing
c. neutrofil berfungsi sebagai antibiotik dalam tubuh
d. basofil berfungsi memberi reaksi antigen dan alergi
e. limfosit berfungsi untuk mengaktifkan sistem kekebalan
tubuh
71

5. Perhatikan pernyataan berikut!


I. Mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan
tubuh
II. Mengangkut sari makanan dari usus ke jaringan tubuh.
III. Menyerap sari makanan yang masuk ke dalam tubuh.
IV. Mengatur dan mengontrol temperature tubuh. C4 E
Yang termasuk fungsi darah dalam tubuh adalah….
a. I dan II
b. I dan III
c. I, II, dan III
d. I, III, dan IV
e. I, II, dan IV
6. Seseorang yang pola hidupnya tidak benar, misalnya banyak
beraktivitas, kurang istirahat dan sering begadang, lama-
kelamaan akan tampak pucat hal ini di sebabkan oleh…
a. dehidrasi C3 E
b. kekurangan CO2
c. kekurangan trombosit
d. kekurangan hormone
e. kekurangan eritrosit
9. Makrofag menjalankan fungsi dengan cara menangkap bakteri
dan kemudian menghancurkannya melalui mekanisme...
a. menyerap sitoplasma bakteri C3 D
b. memecah bakteri secara mekanis
c. melubangi membran sel bakteri
d. melisiskan bakteri dengan lisosom
e. menyelubungi bakteri dengan sekret
2. Menganalisis komponen 13. Perhatikan tabel karakteristik eritrosit dan leukosit di bawah ini! C5 C
No Eritrosit No Leukosit
penyusun darah
72

Berbentuk Bentuk sel


1 cekung, pipih, 5 tidak teratur,
tidak berinti mempunyai inti
Jumlahnya Jumlahnya
2 sekitar 8000- 6 sekitar 4-5 juta
9000 sel/𝑚𝑚3 sel/𝑚𝑚3
Dibentuk di Dihasilkan di
hati dan sumsum merah
3 7
sumsum tulang dan
merah tulang limfa
Berfungsi Berfungsi
mengangku membunuh
4 8
oksigen kuman
penyakit
Pernyataan yang tepat untuk karakteristik eritrosit dan leukosit
ada pada nomor…
a. 1,2 dan 5,6
b. 1,2 dan 7,8
c. 1,3 dan 7,8
d. 3,4 dan 5,6
e. 3,4 dan 7,8
1. Beberapa komponen darah dibawah ini yang terlibat dalam
pembasmian bakteri dan organisme lain yang menyebabkan
penyakit adalah…
a. antibodi dan fibrinogen C2 B
b. antibodi dan sel darah putih
c. keping darah dan sel darah putih
d. fibrinogen dan sel darah putih
e. Fibrinogen dan sel darah merah
3. Adi terjatuh hingga kakinya terluka dan dan berdarah. Warna C3 A
merah cerah pada darah disebabkan karena adanya...
73

a. reaksiantara O2 dengan hemoglobin


b. leukosit yang mengandung hemoglobin
c. plasma yang mengandung hemoglobin
d. eritrosit yang mengandung hemoglobin
e. reaksiantara CO2 dan hemoglobin
3. Mengidentifikasi proses 14. Perhatikan urutan proses penggumpalan darah berikut!
1. Trombosit pecah dan mengeluarkan trombokinase
pembekuan darah
2. Trombosit menyentuh permukaan kasar
3. Trombin menguraikan fibrinogen menjadi fibrin
4. Trombokinase mengubah protrombin menjadi enzim yaitu
thrombin dengan bantuan ion kalsium
5. Darah menggumpal C5 C
Dari uraian tersebut, urutan yang benar mengenai proses
penggumpalan darah adalah…
a. (1),(2),(3),(4),(5)
b. (1),(3),(4),(2),(5)
c. (2),(1),(4),(3),(5)
d. (2),(1),(3),(5),(4)
e. (3),(1),(2),(4),(5)
15. Jika proses pembekuan darah tidak normal, maka ada beberapa
kemungkinan yang dapat terjadi yaitu....
a. terbentuk protrombin C3 D
b. kelebihan vitamin K
c. kelebihan senyawa kalsium
d. kerusakan pada organ hati
e. kerusakan pada organ pankreas
16. Pada proses pembekuan darah, potrombin akan berubah menjadi C3 B
thrombin dengan bantuan enzim...
a. lipase
74

b. trombokinase
c. amilase
d. tripsin
e. pepsin
4. Mengidentifikasi dan 17. Seseorang memiliki golongan darah A apabila dalam darahnya
mengandung…
mengkaji literatur terkait
a. aglutinogen B dan dalam plasma darah terkandung
golongan darah agglutinin A
b. aglutinogen A dan dalam plasma darah terkandung
agglutinin B C4 B
c. tidak terkandung aglutinogen, dalam plasma darah
terkandung aglutinin A dan B
d. aglutinogen A dan B, dalam plasma darah tidak terkandung
aglutitnin
e. aglutinogen A dan dalam plasma darah terkandung
agglutinin A
18. Perhatikan langkah-langkah di bawah ini!
1. Menyiapkan alat dan bahan
2. Membersihkan jari probandus yang akan diambil sampel
darahnya
3. Mengamati aglutinasi yang terjadi.
4. Meletakkan sampel darah di atas kaca preparat pada masing- C5 E
masing kaca preparat
5. Mengaduk sampel menggunakan tusuk gigi yang berbeda
pada setiap preparat
6. Menusuk ujung jari probandus dan mengambil sampel
darahnya
7. Meneteskan serum anti A pada salah satu kaca preparat dan
serum anti B pada preparat lainnya.
75

8. Mencatat hasil pengamatan pada tabel


Urutan yang tepat mengenai uji golongan darah adalah…
a. (1),(2),(4),(6),(5),(3),(7),(8)
b. (1),(2),(6),(4),(7),(3),(5),(8)
c. (1),(3),(2),(5),(4),(7),(6),(8)
d. (1),(5),(2),(6),(4),(7),(3),(8)
e. (1),(2),(6),(4),(7),(5),(3),(8)
19. Aisyah akan melakukan transfusi darah, untuk itu Aisyah perlu
mengukur tekanan darahnya terlebih dahulu dengan
menggunakan…
a. thermometer C3 B
b. sphygmomanometer
c. respirometer
d. barometer
e. anemometer
20. Transfusi darah pendonor yang bergolongan darah B ke resipien
yang bergolongan darah A, menyebabkan aglutinasi karena…
a. bertemunya aglutinogen B dengan agglutinin B C3 A
b. bertemunya aglutinogen B dengan agglutinin A
c. bertemunya aglutinogen A dengan agglutinin A
d. bertemunya aglutinogen A dengan agglutinin B
e. bertemunya aglutinogen AB dengan agglutinin B
5. Menganalisis struktur dan 7. Jantung dalam sistem peredaran darah berfungsi sebagai alat
pompa darah, dan darah dari jantung beredar menuju jaringan
fungsi jantung
melalui pembuluh darah... C2 B
a. vena yang berdinding tebal, kuat dan elastik
b. arteri yang berdinding tebal, kuat, dan elastik
c. arteri yang berdinding tipis, lemah, dan tidak elastik
d. vena yang berdinding tipis, lemah, dan tidak elastik
76

e. arteri pulmonalis yang dilapisi endotelium dan dikelilingi


otot polos.
8. Serambi kiri dan bilik kiri merupakan bagian dari jantung,
adapun fungsi keduanya yaitu...
a. menerima darah dari paru-paru dan memompa darah ke
paru-paru
b. menerima darah dari seluruh tubuh dan memompa darah ke
paru-paru C2 E
c. memompa darah ke seluruh tubuh dan Menerima darah dari
paru-paru
d. menerima darah dari seluruh tubuh dan memompa darah ke
seluruh tubuh
e. menerima darah dari paru-paru dan memompa darah ke
seluruh tubuh
21. Di dalam jantung terdapat beberapa katup atau sekat yang
membatasi ruang-ruang jantung!

C3 A
2

Katup semilunaris terdapat pada nomor...


a. 1
b. 2
c. 3
77

d. 4
e. 5
22. Perhatikan gambar jantung di bawah ini!

2
C3 A

Bagian jantung yang ditunjuk pada no. 1 dan 2 adalah…


a. aorta danvena kava
b. aorta dan arteri pulmonalis kiri
c. vena dan serambi kiri
d. aorta dan serambi kiri
e. serambi kanan dan aorta

6. Menganalilis struktur dan 12. Dinding arteri lebih tebal dan elastis dibandingkan dengan
dinding vena. Hal ini mengakibatkan arteri memiliki
fungsi pembuluh darah arteri
kemampuan untuk…
dan pembuluh darah vena a. mengedarkan darah keluar dari jantung menuju paru-paru dan
ke seluruh tubuh C3 A
b. membatasi jumlah darah yang diangkut oleh arteri
c. menahan tekanan darah akibat pemompaan darah oleh
jantung
d. meyakinkan tidak ada plasma darah yang hilang karena difusi
e. menjaga sel-sel darah putih tidak masuk ke dalam cairan
78

tubuh
23. Pembuluh darah ini biasanya dapat dirasakan denyutnya dan
juga berfungsi membawa darah dari jantung. Pembuluh darah
yang dimaksud adalah…
a. pembuluh nadi C4 A
b. pembuluh balik
c. pembuluh kapiler
d. pembuluh kecil
e. pembuluh besar
24. Perhatikan tabel dibawah ini!
Pembuluhdarah Pembuluhdarah
No Pembeda
arteri vena
Dinding
1 Lebih tipis Lebih tebal
pembuluh
Lumen/
2 Sempit Luas
saluran
Aliran Meninggalkan
3 Menuju jantung
darah jantung
Tekanan
4 Kuat Lemah C5 C
darah

Terasa, seirama
5 Denyutan Tidak ada dengan denyut
jantung

Pernyataan di atas adalah pernyataan yang benar, kecuali…


a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 1 dan 5
d. 2 dan 4
79

e. 4 dan 5
25. Dalam sistem peredaran darah manusia dikenal adanya tiga
pembuluh darah, yaitu arteri, vena, dan kapiler. Pernyataan
berikut ini yang berkaitan dengan vena adalah...
a. Jalannya menuju jantung
b. Jalannya meninggalkan jantung C4 E
c. mengangkut darah dimana kadar darah oksigen tinggi
d. mengangkut darah dimana kadar darah karbon dioksida
tinggi
e. mengangkut darah, dimana kadar karbon dioksida dalam
darah lebih tinggi
7. Mengidentifikasi mekanisme 10. Pernyataan dibawah ini adalah fungsi sistem sirkulasi pada
manusia, kecuali...
peredaran darah
a. mengatur suhu tubuh C4 C
b. mengangkut zat nutrisi ke seluruh jaringan tubuh
c. menghantarkan rangsang ke organ tubuh
d. mengangkut sisa-sisa metabolisme ke alat pengeluaran
e. mengedarkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh
11. Kita dapat merasakan denyut nadi di tangan kita, yang
menyebabkan terjadinya denyut nadi adalah...
a. gerakan jantung memompa darah ke kapiler C3 C
b. gerakan jantung memompa darah ke vena
c. gerakan jantung memompa darah ke arteri
d. gerakan jantung memompa darah ke paru-paru
e. gerakan paru-paru memompa darah ke arteri
26. Peredaran darah manusia dikatakan peredaran darah tertutup,
karena… C3 D
a. Peredaran darah yang mengalir diluar ruang jantung
b. Peredaran darah yang mengalir di dalam ruang jantung
80

c. Peredaran darah yang mengalir tidak melalui pembuluh darah


d. Peredaran darah yang mengalir di dalam pembuluh darah
e. Peredaran darah yang mengalir di dalam pembuluh darah dan
di luar jantung
27. Dari pernyataan berikut, yang bukan merupakan fungsi
peredaran darah pada manusia adalah…
a. mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh C3 E
b. mengangkut sampah dari jaringan tubuh
c. mengedarkan sari makanan ke seluruh tubuh
d. menyalurkan hormon ke seluruh bagian tubuh
e. mengedarkan karbon dioksida ke seluruh tubuh
28. Peredaran darah manusia terdiri dari peredaran darah kecil dan
peredaran darah besar. Yang merupakan tahapan peredaran
darah kecil yang benar adalah…
a. jantung-aorta-paru-paru-jantung C3 E
b. jantung-aorta-seluruh tubuh-jantung
c. jantung-seluruh tubuh-paru-paru-jantung
d. jantung-vena pulmonalis-arteri pulmonalis-jantung
e. jantung-arteri pulmonalis-paru-paru-vena pulmonalis-jantung
8. Menganalisis gangguan / 29. Ada beberapa penyakit atau gangguan pada sistem peredaran
darah yang terjadi pada pembuluh darah, kecuali,,,
kelainan pada sistem
a. hemoroid C3 C
peredaran darah b. varises
c. talasemia
d. embolus
e. thrombus
30. Terlalu banyak duduk dan mengejan pada saat buang air besar C3 A
dapat menyebabkan vena di dekat anus membesar, sehingga
menyebabkan penyakit…
81

a. wasir
b. varises
c. hemophilia
d. thallasemia
e. hemoroid
82

Lampiran A.3
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 9 Makassar


Mata Pelajaran : Biologi
Kelas / Semester : XI / Ganjil
Pertemuan : 1 (satu)
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,
peduli (gotong royong,kerjasama, toleran, damai), santun, responsif
dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
83

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


Kompetensi Dasar Indikator
3.6 Menganalisis hubungan antara 3.6.1 Menjelaskan pengertian dan
struktur jaringan penyusun fungsi darah
organ pada sistem sirkulasi 3.6.2 Menganalisis komponen
dan mengaitkannya dengan penyusun darah.
bioprosesnya sehingga dapat
menjelaskan mekanisme
peredaran darah serta
gangguan fungsi yang
mungkin terjadi pada sistem
sirkulasi manusia melalui
studi literatur, pengamatan,
percobaan dan simulasi.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat:
1. Menjelaskan pengertian dan fungsi darah
2. Menganalisis komponen penyusun darah

D. Materi Pokok
1. Pengertian dan fungsi darah
2. Komponen penyusun darah

E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model Pembelajaran : Giving Questions and getting answers
Metode : Tanya jawab, diskusi kelompok

F. Media dan Alat Pembelajaran


1. Media
a. Kartu Indeks
b. Power point
2. Alat/bahan
84

a. Alat tulis
b. Laptop
c. LCD

G. Sumber Belajar
1. Buku Biologi untuk SMA/MA kelas XI Edisi Revisi, Penerbit Erlangga
Tahun 2014
2. Buku referensi yang relevan

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1
Kegiatan Pendahuluan Waktu
Guru Siswa (menit)
Orientasi
Guru membuka proses Siswa menjawab salam
pembelajaran dengan salam
pembuka
Guru memeriksa kebersihan Siswa memperhatikan kebersihan
kelas kelas
Guru mengecek kehadiran siswa Siswa mendengarkan namanya
masing-masing. 10
Apersepsi
Guru mengingatkan kembali Siswa mendengarkan dan
materi prasyarat dengan dengan menjawab pertanyaan yang
memberi pertanyaan yang diberikan
berkaitan dengan pelajaran yang
akan dilakukan

Kegiatan Inti
Waktu
Guru Siswa
(menit)
Menyampaikan tujuan dan
memotivasi
Memberikan gambaran tentang Mendengarkan dan mencatat
85

manfaat mempelajari materi point penting yang di sampaikan 10


sistem peredaran darah dalam oleh guru
kehidupan sehari-hari
Menyampaikan tujuan Menyimak dan mencatat poin-
pembelajaran point penting yang disampaikan
Menyampaikan materi yang akan oleh guru,
di bahas pada pertemuan pertama
Menyajikan Informasi
Guru memberikan informasi pada
Siswa memperhatikan dan
topik materi dengan menampilkan
mengamati gambar yang di
gambar mengenai materi “darah
tampilkan
dan komponen penyusun darah”
Guru memberikan dua kartu Siswa mengisi dua kartu indeks,
20
indeks kepada masing-masing berupa kartu 1 yang berisi
siswa pernyataan “saya belum paham
tentang...” dan kartu 2 yang
berisi pernyataan “saya dapat
menjelaskan tentang...”
Mengorganisasi kelompok-
kelompok belajar
Guru mengorganisir siswa Siswa membentuk kelompok 5
menjadi 5 kelompok kecil yang terdiri dari 5/6 orang

Membimbing kelompok belajar


Guru menginstruksikan tiap Siswa memilih satu kartu 1 yang
kelompok untuk berdiskusi berupa pertanyaan, dan satu
10
memilih satu kartu indeks 1 yang kartu 2 yang berupa pernyataan
berupa pertanyaan dan satu kartu dari kartu anggota kelompok
indeks 2 yang berisi pernyataan mereka.
Giving Questions and Getting
Answers
Guru meminta perwakilan Siswa perwakilan kelompok
kelompok untuk mengajukan mengajukan pertanyaan
86

pertanyaan ke kelompok lain berdasarkan kartu indeks 1 yang 25


berdasarkan kartu indeks 1 yang telah dipilih, dan kelompok lain
telah mereka pilih. menjawab.
Guru meminta perwakilan Siswa perwakilan kelompok
kelompok untuk menjelaskan ke menjelaskan ke kelompok lain
kelompok lain terkait materi berdasarkan kartu indeks 2 yang
darah dan komponen penyusun telah dipilih, dan kelompok lain
darah mendengarkan.

Kegiatan Penutup
Waktu
Guru Siswa (menit)
Memberi penghargaan
Guru memberikan penghargaan Siswa memberikan apresiasi
kepada siswa yang memiliki kepada temannya yang sudah
kinerja yang baik serta motivasi aktif selama pembelajaran
untuk siswa yang masih kurang
Guru memberikan pesan-pesan Siswa mendengarkan pesan-pesan 10
moral kepada siswa yang disampaikan guru
Guru menutup pembelajaran Siswa mengucapkan terimakasih
dengan mengucapkan terima dan menjawab salam dari guru
kasih di ikuti dengan salam
penutup

I. Penilaian
Kompetensi pengetahuan/kognitif:
a. Tes tertulis dalam Pre-test dan Post-test
b. Pedoman
jumlah perolehan nilai siswa
𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = X 100
jumlah bobot soal

J. Instrument Penilaian
Tes Tertulis (Pre-test dan Post-test)
87

Makassar. November 2019

Mengetahui,

Guru Bidang Studi Mahasiswa

Siti Kahfia, S.Pd Iin Darmiyanti

Mengesahkan,

Kepala SMA Negeri 9 Makassar

Drs. Supardin, M.Pd.


NIP. 19690311 199203 1 011
88

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 9 Makassar


Mata Pelajaran : Biologi
Kelas / Semester : XI / Ganjil
Pertemuan Ke : II (Dua)
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,
peduli (gotong royong,kerjasama, toleran, damai), santun, responsif
dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
Kompetensi Dasar Indikator
3.6 Menganalisis hubungan antara 3.6.3 Mengidentifikasi proses
struktur jaringan penyusun pembekuan darah
organ pada sistem sirkulasi 3.6.4 Mengidentifikasi dan mengkaji
dan mengaitkannya dengan literatur terkait golongan darah
89

bioprosesnya sehingga dapat


menjelaskan mekanisme
peredaran darah serta
gangguan fungsi yang
mungkin terjadi pada sistem
sirkulasi manusia melalui
studi literatur, pengamatan,
percobaan dan simulasi.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat:
1. Mengidentifikasi proses pembekuan darah
2. Mengidentifikasi dan mengkaji literatur terkait golongan darah

D. Materi Pokok
1. Proses pembekuan darah
2. Golongan darah

E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model Pembelajaran : Giving questions and getting answers
Metode : Tanya jawab, dan diskusi kelompok

F. Media dan Alat Pembelajaran


1. Media
a. Kartu indeks
b. Power point
2. Alat/bahan
a. Alat tulis
b. Laptop
c. LCD
90

G. Sumber Belajar
1. Buku Biologi untuk SMA/MA kelas XI Edisi Revisi, Penerbit Erlangga
Tahun 2014
2. Buku referensi yang relevan

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan ke-II
Kegiatan Pendahuluan Waktu
Guru Siswa (menit)
Orientasi
Guru membuka proses Siswa menjawab salam
pembelajaran dengan salam
pembuka
Guru memeriksa kebersihan Siswa memperhatikan kebersihan
kelas kelas
Guru mengecek kehadiran siswa Siswa mendengarkan namanya
masing-masing 10
Apersepsi
Guru menanyakan materi Siswa mendengarkan dan
sebelumnya. “kemarin kita menjawab pertanyaan yang
membahas tentang darah dan diberikan
fungsinya serta komponen
darah. Jadi apa yang kalian
ketahui tentang fungsi darah,
dan apa saja komponennya?.”
Kegiatan Inti
Waktu
Guru Siswa
(menit)
Menyampaikan tujuan dan
memotivasi
Memberikan gambaran tentang Mendengarkan dan mencatat
10
manfaat mempelajari materi point penting yang di sampaikan
sistem peredaran darah dalam oleh guru
91

kehidupan sehari-hari
Menyampaikan tujuan Menyimak dan mencatat poin-
pembelajaran point penting yang disampaikan
Menyampaikan materi yang akan oleh guru,
dibahas pada pertemuan kedua
tentang proses pembekuan darah
dan golongan darah.
Menyajikan Informasi
Siswa memperhatikan dan
Guru memberikan informasi pada
mengamati gambar yang di
topik materi dengan menampilkan
tampilkan
video mengenai “proses
pembekuan darah” dan literatur
tentang “golongan darah”
20
Siswa mengisi dua kartu indeks,
Guru memberikan dua kartu
berupa kartu 1 yang berisi
indeks kepada masing-masing
pernyataan “saya belum paham
siswa
tentang...” dan kartu 2 yang
berisi pernyataan “saya dapat
menjelaskan tentang...”
Mengorganisasi kelompok-
kelompok belajar
Guru mengorganisir siswa Siswa membentuk kelompok 5
menjadi 5 kelompok kecil yang terdiri dari 5/6 orang

Membimbing kelompok belajar


Guru menginstruksikan tiap Siswa memilih satu kartu 1 yang
kelompok untuk berdiskusi berupa pertanyaan, dan satu
10
memilih satu kartu indeks 1 yang kartu 2 yang berupa pernyataan
berupa pertanyaan dan satu kartu dari kartu anggota kelompok
indeks 2 yang berisi pernyataan mereka.
Giving Questions and Getting
Answers
Guru meminta perwakilan Siswa perwakilan kelompok
92

kelompok untuk mengajukan mengajukan pertanyaan


25
pertanyaan ke kelompok lain berdasarkan kartu indeks 1 yang
berdasarkan kartu indeks 1 yang telah dipilih, dan kelompok lain
telah mereka pilih. menjawab.
Guru meminta perwakilan Siswa perwakilan kelompok
kelompok untuk menjelaskan ke menjelaskan ke kelompok lain
kelompok lain terkait proses berdasarkan kartu indeks 2 yang
pembekuan darah dan literatur telah dipilih, dan kelompok lain
mengenai golongan darah mendengarkan.
Kegiatan Penutup
Waktu
Guru Siswa (menit)
Memberi penghargaan
Guru memberikan penghargaan Siswa memberikan apresiasi
kepada siswa yang memiliki kepada temannya yang sudah
kinerja yang baik serta motivasi aktif selama pembelajaran
untuk siswa yang masih kurang
Guru memberikan pesan-pesan Siswa mendengarkan pesan-pesan 10
moral kepada siswa yang disampaikan guru
Guru menutup pembelajaran Siswa mengucapkan terimakasih
dengan mengucapkan terima dan menjawab salam dari guru
kasih di ikuti dengan salam
penutup

I. Instrumen Penilaian
Kompetensi pengetahuan/kognitif:
c. Tes tertulis dalam Pre-test dan Post-test
d. Pedoman
jumlah perolehan nilai siswa
𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = X 100
jumlah bobot soal

J. Instrument Penilaian
Tes Tertulis (Pre-test dan Post-test)
93

Makassar. November 2019

Mengetahui,

Guru Bidang Studi Mahasiswa

Siti Kahfia, S.Pd Iin Darmiyanti

Mengesahkan,

Kepala SMA Negeri 9 Makassar

Drs. Supardin, M.Pd.


NIP. 19690311 199203 1 011
94

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 9 Makassar


Mata Pelajaran : Biologi
Kelas / Semester : XI / Ganjil
Pertemuan Ke : III (Tiga)
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,
peduli (gotong royong,kerjasama, toleran, damai), santun, responsif
dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


Kompetensi Dasar Indikator
3.6 Menganalisis hubungan antara 3.6.5 Menganalisis struktur dan
struktur jaringan penyusun fungsi jantung
95

organ pada sistem sirkulasi 3.6.6 Menganalilis struktur dan


dan mengaitkannya dengan fungsi pembuluh darah arteri
bioprosesnya sehingga dapat dan pembuluh darah vena
menjelaskan mekanisme
peredaran darah serta
gangguan fungsi yang
mungkin terjadi pada sistem
sirkulasi manusia melalui
studi literatur, pengamatan,
percobaan dan simulasi.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat:
1. Menganalisis struktur dan fungsi jantung
2. Menganalilis struktur dan fungsi pembuluh darah arteri dan pembuluh
darah vena

D. Materi Pokok
1. Struktur dan fungsi jantung
2. Struktur dan fungsi pembuluh darah arteri dan pembuluh darah vena

E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model Pembelajaran : Giving Questions and getting answers
Metode : Ceramah, Tanya jawab, Diskusi

F. Media dan Alat Pembelajaran


1. Media
a. LKS
b. Gambar
2. Alat/bahan
a. Alat tulis
b. Laptop
c. LCD
96

G. Sumber Belajar
1. Buku Biologi untuk SMA/MA kelas XI Edisi Revisi, Penerbit Erlangga
Tahun 2014
2. Buku referensi yang relevan

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan ke-III
Kegiatan Pendahuluan Waktu
Guru Siswa (menit)
Orientasi
Guru membuka proses Siswa menjawab salam
pembelajaran dengan salam
pembuka
Guru memeriksa kebersihan Siswa memperhatikan kebersihan
kelas kelas
Guru mengecek kehadiran siswa Siswa mendengarkan namanya
masing-masing 10
Apersepsi
Guru menanyakan materi Siswa mendengarkan dan
sebelumnya. “kemarin kita menjawab pertanyaan yang
membahas tentang proses diberikan
pembekuan darah dan golongan
darah, jadi apakah ada yang bisa
menjelaskan secara singkat dan
jelas proses pembekuan darah
dan juga tentang golongan
darah?.”
Kegiatan Inti
Waktu
Guru Siswa
(menit)

Menyampaikan tujuan dan


memotivasi
97

Memberikan gambaran tentang Mendengarkan dan mencatat 10


manfaat mempelajari materi point penting yang di sampaikan
sistem peredaran darah dalam oleh guru
kehidupan sehari-hari
Menyampaikan tujuan Menyimak dan mencatat poin-
pembelajaran point penting yang disampaikan
Menyampaikan materi yang akan oleh guru,
dibahas pada pertemuan ketiga
tentang struktur jantung, struktur
pembuluh darah arteri, dan
pembuluh darah vena, serta
fungsinya masing-masing
Menyajikan Informasi
Guru memberikan informasi pada
Siswa memperhatikan dan
topik materi dengan menampilkan
mengamati gambar yang di
gambar struktur jantung, struktur
tampilkan
pembuluh darah arteri, dan
pembuluh darah vena, serta Siswa mengisi dua kartu indeks,
20
fungsinya masing-masing. berupa kartu 1 yang berisi
Guru memberikan dua kartu pernyataan “saya belum paham
indeks kepada masing-masing tentang...” dan kartu 2 yang
siswa berisi pernyataan “saya dapat
menjelaskan tentang...”
Mengorganisasi kelompok-
kelompok belajar
Guru mengorganisir siswa Siswa membentuk kelompok 5
menjadi 5 kelompok kecil yang terdiri dari 5/6 orang

Membimbing kelompok belajar


Guru menginstruksikan tiap Siswa memilih satu kartu 1 yang
kelompok untuk berdiskusi berupa pertanyaan, dan satu
10
memilih satu kartu indeks 1 yang kartu 2 yang berupa pernyataan
berupa pertanyaan dan satu kartu dari kartu anggota kelompok
98

indeks 2 yang berisi pernyataan mereka.


Giving Questions and Getting
Answers Siswa perwakilan kelompok
Guru meminta perwakilan mengajukan pertanyaan
kelompok untuk mengajukan berdasarkan kartu indeks 1 yang
pertanyaan ke kelompok lain telah dipilih, dan kelompok lain 25
berdasarkan kartu indeks 1 yang menjawab.
telah mereka pilih. Siswa perwakilan kelompok
Guru meminta perwakilan menjelaskan ke kelompok lain
kelompok untuk menjelaskan ke berdasarkan kartu indeks 2 yang
kelompok lain terkait struktur telah dipilih, dan kelompok lain
jantung, struktur pembuluh darah mendengarkan.
arteri, dan pembuluh darah vena,
serta fungsinya masing-masing.
Kegiatan Penutup
Waktu
Guru Siswa (menit)
Memberi penghargaan
Guru memberikan penghargaan Siswa memberikan apresiasi
kepada siswa yang memiliki kepada temannya yang sudah
kinerja yang baik serta motivasi aktif selama pembelajaran
untuk siswa yang masih kurang
Guru memberikan pesan-pesan Siswa mendengarkan pesan-pesan 10
moral kepada siswa yang disampaikan guru
Guru menutup pembelajaran Siswa mengucapkan terimakasih
dengan mengucapkan terima dan menjawab salam dari guru
kasih di ikuti dengan salam
penutup

I. Instrumen Penilaian
Kompetensi pengetahuan/kognitif:
a. Tes tertulis dalam Pre-test dan Post-test
b. Pedoman
99

jumlah perolehan nilai siswa


𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = X 100
jumlah bobot soal

J. Instrument Penilaian
Tes Tertulis (Pre-test dan Post-test)

Makassar. November 2019

Mengetahui,

Guru Bidang Studi Mahasiswa

Siti Kahfia, S.Pd Iin Darmiyanti

Mengesahkan,

Kepala SMA Negeri 9 Makassar

Drs. Supardin, M.Pd.


NIP. 19690311 199203 1 011
100

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 9 Makassar


Mata Pelajaran : Biologi
Kelas / Semester : XI / Ganjil
Pertemuan Ke : IV (Empat)
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI 2: Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,
peduli (gotong royong,kerjasama, toleran, damai), santun, responsif
dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas
berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik
sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta
mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


Kompetensi Dasar Indikator
3.6 Menganalisis hubungan antara 3.6.7 Mengidentifikasi mekanisme
struktur jaringan penyusun peredaran darah
101

organ pada sistem sirkulasi 3.6.8 Menganalisis gangguan /


dan mengaitkannya dengan kelainan pada sistem peredaran
bioprosesnya sehingga dapat darah
menjelaskan mekanisme
peredaran darah serta
gangguan fungsi yang
mungkin terjadi pada sistem
sirkulasi manusia melalui
studi literatur, pengamatan,
percobaan dan simulasi.

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat:
1. Mengidentifikasi mekanisme peredaran darah
2. Menganalisis gangguan / kelainan pada sistem peredaran darah

D. Materi Pokok
1. Mekanisme peredaran darah
2. Gangguan / kelainan pada sistem peredaran darah

E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Scientific
Model Pembelajaran : Giving Questions and getting answers
Metode : Tanya jawab, dan diskusi

F. Media dan Alat Pembelajaran


1. Media
a. Kartu indeks
b. Power point
2. Alat/bahan
a. Alat tulis
b. Laptop
c. LCD
102

G. Sumber Belajar
1. Buku Biologi untuk SMA/MA kelas XI Edisi Revisi, Penerbit Erlangga
Tahun 2014
2. Buku referensi yang relevan

H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan ke-IV
Kegiatan Pendahuluan Waktu
Guru Siswa (menit)
Orientasi
Guru membuka proses Siswa menjawab salam
pembelajaran dengan salam
pembuka
Guru memeriksa kebersihan Siswa memperhatikan kebersihan
kelas kelas
Guru mengecek kehadiran siswa Siswa mendengarkan namanya
masing-masing 10
Apersepsi
Guru menanyakan kepada Siswa mendengarkan dan
siswa. “kemarin kita sudah menjawab pertanyaan yang
belajar mengenai struktur diberikan
jantung, struktur pembuluh
darah arteri, dan pembuluh
darah vena, serta fungsinya
masing-masing. Apakah ada
yang bisa menyebutkan bagian-
bagian jantung serta fungsinya
masing-masing?.”
Kegiatan Inti
Waktu
Guru Siswa
(menit)
Menyampaikan tujuan dan
memotivasi
103

Memberikan gambaran tentang Mendengarkan dan mencatat


10
manfaat mempelajari materi point penting yang di sampaikan
sistem peredaran darah dalam oleh guru
kehidupan sehari-hari
Menyampaikan tujuan Menyimak dan mencatat poin-
pembelajaran point penting yang disampaikan
Menyampaikan materi yang akan oleh guru,
di bahas pada pertemuan terakhir
tentang mekanisme peredaran
darah dan gangguan / kelainan
pada sistem peredaran darah.
Menyajikan Informasi
Guru memberikan informasi pada
Siswa memperhatikan dan
topik materi dengan menampilkan
mengamati gambar yang di
video mengenai mekanisme
tampilkan
peradaran darah, dan
menampilkan gambar mengenai Siswa mengisi dua kartu indeks,
20
gangguan atau kelainan pada berupa kartu 1 yang berisi
sistem peredaran darah pernyataan “saya belum paham
Guru memberikan dua kartu tentang...” dan kartu 2 yang
indeks kepada masing-masing berisi pernyataan “saya dapat
siswa menjelaskan tentang...”
Mengorganisasi kelompok-
kelompok belajar
Guru mengorganisir siswa Siswa membentuk kelompok 5
menjadi 5 kelompok kecil yang terdiri dari 5/6 orang

Membimbing kelompok belajar


Guru menginstruksikan tiap Siswa memilih satu kartu 1 yang
kelompok untuk berdiskusi berupa pertanyaan, dan satu
10
memilih satu kartu indeks 1 yang kartu 2 yang berupa pernyataan
berupa pertanyaan dan satu kartu dari kartu anggota kelompok
indeks 2 yang berisi pernyataan mereka.
104

Giving Questions and Getting


Answers
Guru meminta perwakilan Siswa perwakilan kelompok
kelompok untuk mengajukan mengajukan pertanyaan
pertanyaan ke kelompok lain berdasarkan kartu indeks 1 yang 25
berdasarkan kartu indeks 1 yang telah dipilih, dan kelompok lain
telah mereka pilih. menjawab.
Guru meminta perwakilan Siswa perwakilan kelompok
kelompok untuk menjelaskan ke menjelaskan ke kelompok lain
kelompok lain terkait mekanisme berdasarkan kartu indeks 2 yang
peradaran darah, dan telah dipilih, dan kelompok lain
gangguan/kelainan pada sistem mendengarkan.
peredaran darah.
Kegiatan Penutup
Waktu
Guru Siswa (menit)
Memberi penghargaan
Guru memberikan penghargaan Siswa memberikan apresiasi
kepada siswa yang memiliki kepada temannya yang sudah
kinerja yang baik serta motivasi aktif selama proses pembelajaran
untuk siswa yang masih kurang
Guru memberikan pesan-pesan Siswa mendengarkan pesan-pesan 10
moral kepada siswa yang disampaikan guru
Guru menutup pembelajaran Siswa mengucapkan terimakasih
dengan mengucapkan terima dan menjawab salam dari guru
kasih di ikuti dengan salam
penutup

I. Instrumen Penilaian
Kompetensi pengetahuan/kognitif:
a. Tes tertulis dalam Pre-test dan Post-test
b. Pedoman
jumlah perolehan nilai siswa
𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = X 100
jumlah bobot soal
105

J. Instrument Penilaian
Tes Tertulis (Pre-test dan Post-test)
Makassar. November 2019
Mengetahui,

Guru Bidang Studi Mahasiswa

Siti Kahfia, S.Pd Iin Darmiyanti

Mengesahkan,
Kepala SMA Negeri 9 Makassar

Drs. Supardin, M.Pd.


NIP. 19690311 199203 1 011
106

Lampiran A.4
LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS SISWA
KELAS EKSPERIMEN

Sekolah : SMA Negeri 9 Makassar


Kelas/BidangStudi : XI MIA/Biologi
Materi : Sistem Peredaran Darah Manusia
Jumlah Siswa
No. Aktivitas siswa yang dinilai Pertemuan ke-
1 2 3 4 5 6
I. Pendahuluan
1. Siswa menanggapi salam dari guru. 26 25 27 29
Siswa memperhatikan apersepsi dan termotivasi
2. 10 13 16 18
untuk mulai belajar.
3. Siswa menanggapi pertanyaan dari guru. 4 2 6 5
Siswa mencatat tujuan pembelajaran yang
4. 11 10 16 16
disampaikan guru.
Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang
5. 15 13 17 18
mekanisme pembelajaran yang akan berlangsung.
II. Kegiatan Inti
Siswa mendengarkan materi yang disampaikan p p
6. 20 19 16 26
oleh guru r o
Siswa mendapat dua macam kartu indeks yang e s
7. telah dibagi oleh guru, yang setiap kartunya t 26 25 27 29 t
memiliki fungsi yang berbeda e t
8. Siswa mengisi kartu yang telah dibagikan s 26 24 27 29 e
Siswa membentuk kelompok dengan cara t s
9. 26 25 27 29 t
berhitung.
Siswa yang menanggapi pendapat teman ketika
10. berdiskusi dalam kelompok maupun pada saat 15 13 20 19
penyampaian hasil diskusi
III. Penutup
11. Siswa menyimpulkan hasil pembelajaran. 2 4 4 6
12. Siswa menjawab salam dari guru. 26 25 27 29
Jumlah (%) 57,5 55 63,8 70,2
Rata-rata 61,6%

Keterangan:
(0 – 20)% = Tidak aktif (61 – 80)% = Aktif
(21 – 40)% = Kurang aktif (81– 100)%= Sangat aktif
(41 – 60)% = Cukup aktif
Makassar, November 2019
Observer,

Nurwana
107

Lampiran A.5
LEMBAR OBSERVASI AKTIVITAS GURU DENGAN
MODEL GIVING QUESTIONS AND GETTING ANSWERS

Sekolah/Kelas : SMA Negeri 9 Makassar/XI MIA


BidangStudi : Biologi
Materi : Sistem Peredaran Darah Manusia
PetunjukKegiatan:
Isilah kolom “Pelaksanaan” dengan member tanda √ padakolom “Ya” jika aspek yang amati terlaksana atau pada kolom “Tidak” jika
aspek yang diamati tidak terlaksana.

Pertemuan 1 Pertemuan 2 Pertemuan 3 Pertemuan 4


No Aspek yang diamati skor
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1. Guru membuka pembelajaran dengan salam. √ √ √ √ 4
Guru mengkondisikan kelas dan siswa pada
2. √ √ √ √ 3,25
situasi yang kondusif.
3. Guru memeriksa absensi siswa. √ √ √ √ 3,75
Guru memberikan apersepsi tentang materi
4. √ √ √ √ 3,25
terkait.
5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. √ √ √ √ 2,75
6. Guru menyampaikan materi pembelajaran √ √ √ √ 3
Guru membagi dua macam kartu indeks yang
7. √ √ √ √ 3,75
setiap kartunya memiliki fungsi yang berbeda
8. Guru meminta siswa untuk mengisi kartu indeks √ √ √ √ 3,25
Guru menginstruksikan siswa untuk membentuk
9. √ √ √ √ 2,75
kelompok dengan cara berhitung.
Guru membimbing siswa untuk menanggapi
10. √ √ √ √ 3
pendapat teman ketika berdiskusi dalam
108

kelompok maupun pada saat penyampaian hasil


diskusi
Guru member penguatan tentang materi yang
11. √ √ √ √ 2,75
telah diajarkan.
Guru membimbing siswa untuk menyimpulkan
12. √ √ √ √ 3,25
pembelajaran.
13. Guru menutup pembelajaran dengan salam. √ √ √ √ 3,25
Jumlah 41
Rata-rata 3,15

Keterangan:
Kurang sekali: 1
Kurang :2
Baik :3
Baik sekali :4

Makassar, November 2019


Observer,

Nurwana
115

Kunci Jawaban dan Pedoman Soal Pre-Test dan Post-Test

No. Jawaban No. Jawaban No. Jawaban


1. B 11. C 21. A
2. A 12. A 22. A
3. A 13. C 23. A
4. A 14. C 24. C
5. E 15. D 25. E
6. E 16. B 26. D
7. B 17. B 27. E
8. E 18. E 28. E
9. D 19. B 29. C
10. C 20. A 30. A

Keterangan Bobot Skor:


1. Jawaban benar skor 1
2. Jawaban salah/tidak menjawab skor 0
Cara Penghitungan Skor:
30
Skor = × 100
30
145
110

Lampiran B.1
SOAL TES HASIL BELAJAR KOGNITIF
Nama :
Kelas :

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 9 Makassar


Kelas/ Semester : XI (Sebelas)/ Ganjil
Mata Pelajaran : Biologi
Materi : Sistem Peredaran Darah
PILIHAN GANDA
Petunjuk
1. Sebelum anda mengerjakan soal dibawah ini janan lupa berdoa dan membaca “basmalah”
2. Kerjakan soal pada lembar jawaban yang tersedia
3. Tulis nama, kelas dan nomor absen pada kolom yang tersedia
4. Kerjakan soal yang dianggap paling mudah terlebih dahulu
5. Berilah tanda silang (X) pada huruf jawaban yang dianggap paling benar pada lembar
jawaban
6. Apabila ada jawaban yang Anda anggap salah dan Anda ingin menggantinya, coretlah
dengan dua garis lurus mendatar pada jawaban yang salah, kemudian berilah tanda silang
(X) pada jawaban yang anda anggap benar.
Contoh:
Pilihan semula
Dibetulkan menjadi

A. Pilihlah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (x) pada huruf a,
b,c,d atau e pada lembar jawaban!

1. Beberapa komponen darah dibawah pada darah disebabkan karena


ini yang terlibat dalam pembasmian adanya...
bakteri dan organisme lain yang a. reaksiantara O2 dengan
menyebabkan penyakit adalah… hemoglobin
a. antibodi dan fibrinogen b. leukosit yang mengandung
b. antibodi dan sel darah putih hemoglobin
c. keping darah dan sel darah putih c. plasma yang mengandung
d. fibrinogen dan sel darah putih hemoglobin
e. Fibrinogen dan sel darah merah d. eritrosit yang mengandung
2. Setelah mengalami proses hemoglobin
pencernaan, sari makanan siap untuk e. reaksiantara CO2 dan hemoglobin
diserap dan dibawa keseluruh tubuh 4. Berikut ini merupakan jenis sel darah
oleh darah. Bagian darah yang putih.
berperan dalam pengangkutan
adalah…
a. plasma darah
b. eritrosit
c. leukosit
d. trombosit
e. limfosit
3. Adi terjatuh hingga kakinya terluka
dan dan berdarah. Warna merah cerah
111

d. vena yang berdinding tipis,


Jenis sel darah tersebut dan fungsinya lemah, dan tidak elastik
adalah... e. arteri pulmonalis yang dilapisi
a. eusinofil befungsi mencegah alergi endotelium dan dikelilingi otot
b. monosit berfungsi menghancurkan polos.
sel-sel asing 8. Serambi kiri dan bilik kiri merupakan
c. neutrofil berfungsi sebagai bagian dari jantung, adapun fungsi
antibiotik dalam tubuh keduanya yaitu...
d. basofil berfungsi memberi reaksi a. menerima darah dari paru-paru
antigen dan alergi dan memompa darah ke paru-paru
e. limfosit berfungsi untuk b. menerima darah dari seluruh
mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dan memompa darah ke
tubuh paru-paru
5. Perhatikan pernyataan berikut! c. memompa darah ke seluruh tubuh
I. Mengangkut oksigen dari paru- dan Menerima darah dari paru-
paru ke seluruh jaringan tubuh paru
II. Mengangkut sari makanan dari d. menerima darah dari seluruh
usus ke jaringan tubuh. tubuh dan memompa darah ke
III. Menyerap sari makanan yang seluruh tubuh
masuk ke dalam tubuh. e. menerima darah dari paru-paru
IV. Mengatur dan mengontrol dan memompa darah ke seluruh
temperature tubuh. tubuh
Yang termasuk fungsi darah dalam 9. Makrofag menjalankan fungsi dengan
tubuh adalah…. cara menangkap bakteri dan kemudian
a. I dan II menghancurkannya melalui
b. I dan III mekanisme...
c. I, II, dan III a. menyerap sitoplasma bakteri
d. I, III, dan IV b. memecah bakteri secara mekanis
e. I, II, dan IV c. melubangi membran sel bakteri
6. Seseorang yang pola hidupnya tidak d. melisiskan bakteri dengan lisosom
benar, misalnya banyak beraktivitas, e. menyelubungi bakteri dengan
kurang istirahat dan sering begadang, sekret
lama-kelamaan akan tampak pucat 10. Pernyataan dibawah ini adalah fungsi
hal ini di sebabkan oleh… sistem sirkulasi pada manusia,
a. dehidrasi kecuali...
b. kekurangan CO2 a. mengatur suhu tubuh
c. kekurangan trombosit b. mengangkut zat nutrisi ke seluruh
d. kekurangan hormone jaringan tubuh
e. kekurangan eritrosit c. menghantarkan rangsang ke organ
7. Jantung dalam sistem peredaran darah tubuh
berfungsi sebagai alat pompa darah, d. mengangkut sisa-sisa metabolisme
dan darah dari jantung beredar menuju ke alat pengeluaran
jaringan melalui pembuluh darah... e. mengedarkan oksigen ke seluruh
a. vena yang berdinding tebal, kuat jaringan tubuh
dan elastik 11. Kita dapat merasakan denyut nadi di
b. arteri yang berdinding tebal, kuat, tangan kita, yang menyebabkan
dan elastik terjadinya denyut nadi adalah...
c. arteri yang berdinding tipis, a. gerakan jantung memompa darah
lemah, dan tidak elastik ke kapiler
112

b. gerakan jantung memompa darah 2. Trombosit menyentuh permukaan


ke vena kasar
c. gerakan jantung memompa darah 3. Trombin menguraikan fibrinogen
ke arteri menjadi fibrin
d. gerakan jantung memompa darah 4. Trombokinase mengubah
ke paru-paru protrombin menjadi enzim yaitu
e. gerakan paru-paru memompa darah thrombin dengan bantuan ion
ke arteri kalsium
12. Dinding arteri lebih tebal dan elastis 5. Darah menggumpal
dibandingkan dengan dinding vena. Dari uraian tersebut, urutan yang
Hal ini mengakibatkan arteri memiliki benar mengenai proses penggumpalan
kemampuan untuk… darah adalah…
a. mengedarkan darah keluar dari a. (1),(2),(3),(4),(5)
jantung menuju paru-paru dan ke b. (1),(3),(4),(2),(5)
seluruh tubuh c. (2),(1),(4),(3),(5)
b. membatasi jumlah darah yang d. (2),(1),(3),(5),(4)
diangkut oleh arteri e. (3),(1),(2),(4),(5)
c. menahan tekanan darah akibat 15. Jika proses pembekuan darah tidak
pemompaan darah oleh jantung normal, maka ada beberapa
d. meyakinkan tidak ada plasma darah kemungkinan yang dapat terjadi
yang hilang karena difusi yaitu....
e. menjaga sel-sel darah putih tidak a. terbentuk protrombin
masuk ke dalam cairan tubuh b. kelebihan vitamin K
13. Perhatikan tabel karakteristik eritrosit c. kelebihan senyawa kalsium
dan leukosit di bawah ini! d. kerusakan pada organ hati
No Eritrosit No Leukosit e. kerusakan pada organ pankreas
Berbentuk Bentuk sel 16. Pada proses pembekuan darah,
1 cekung, pipih, 5 tidak teratur, potrombin akan berubah menjadi
tidak berinti mempunyai inti thrombin dengan bantuan enzim...
Jumlahnya Jumlahnya a. lipase
2 sekitar 8000- 6 sekitar 4-5 juta
9000 sel/𝑚𝑚3 sel/𝑚𝑚3 b. trombokinase
Dibentuk di Dihasilkan di c. amilase
hati dan sumsum merah d. tripsin
3 7
sumsum tulang dan e. pepsin
merah tulang limfa 17. Seseorang memiliki golongan darah A
Berfungsi Berfungsi
mengangku membunuh
apabila dalam darahnya
4 8 mengandung…
oksigen kuman
penyakit a. aglutinogen B dan dalam plasma
Pernyataan yang tepat untuk darah terkandung agglutinin A
karakteristik eritrosit dan leukosit ada b. aglutinogen A dan dalam plasma
pada nomor… darah terkandung agglutinin B
a. 1,2 dan 5,6 c. tidak terkandung aglutinogen,
b. 1,2 dan 7,8 dalam plasma darah terkandung
c. 1,3 dan 7,8 aglutinin A dan B
d. 3,4 dan 5,6 d. aglutinogen A dan B, dalam
e. 3,4 dan 7,8 plasma darah tidak terkandung
14. Perhatikan urutan proses aglutitnin
penggumpalan darah berikut! e. aglutinogen A dan dalam plasma
1. Trombosit pecah dan darah terkandung agglutinin A
mengeluarkan trombokinase
113

e. bertemunya aglutinogen AB
dengan agglutinin B
18. Perhatikan langkah-langkah di bawah
ini! 21. Di dalam jantung terdapat beberapa
1. Menyiapkan alat dan bahan katup atau sekat yang membatasi
2. Membersihkan jari probandus yang ruang-ruang jantung!
akan diambil sampel darahnya
3. Mengamati aglutinasi yang terjadi.
4. Meletakkan sampel darah di atas
1
kaca preparat pada masing-masing
2
kaca preparat
5. Mengaduk sampel menggunakan 3

tusuk gigi yang berbeda pada setiap


preparat
6. Menusuk ujung jari probandus dan Katup semilunaris terdapat pada
mengambil sampel darahnya nomor...
7. Meneteskan serum anti A pada a. 1
salah satu kaca preparat dan serum b. 2
anti B pada preparat lainnya. c. 3
8. Mencatat hasil pengamatan pada d. 4
tabel e. 5
Urutan yang tepat mengenai uji 22. Perhatikan gambar jantung di bawah
golongan darah adalah… ini!
a. (1),(2),(4),(6),(5),(3),(7),(8)
b. (1),(2),(6),(4),(7),(3),(5),(8)
1
c. (1),(3),(2),(5),(4),(7),(6),(8)
d. (1),(5),(2),(6),(4),(7),(3),(8)
e. (1),(2),(6),(4),(7),(5),(3),(8)
19. Aisyah akan melakukan transfusi
2
darah, untuk itu Aisyah perlu
mengukur tekanan darahnya terlebih
dahulu dengan menggunakan… Bagian jantung yang ditunjuk pada no.
a. thermometer 1 dan 2 adalah…
b. sphygmomanometer a. aorta danvena kava
c. respirometer b. aorta dan arteri pulmonalis kiri
d. barometer c. vena dan serambi kiri
e. anemometer d. aorta dan serambi kiri
20. Transfusi darah pendonor yang e. serambi kanan dan aorta
bergolongan darah B ke resipien yang 23. Pembuluh darah ini biasanya dapat
bergolongan darah A, menyebabkan dirasakan denyutnya dan juga
aglutinasi karena… berfungsi membawa darah dari
a. bertemunya aglutinogen B dengan jantung. Pembuluh darah yang
agglutinin B dimaksud adalah…
b. bertemunya aglutinogen B dengan a. pembuluh nadi
agglutinin A b. pembuluh balik
c. bertemunya aglutinogen A dengan c. pembuluh kapiler
agglutinin A d. pembuluh kecil
d. bertemunya aglutinogen A dengan e. pembuluh besar
agglutinin B
114

24. Perhatikan tabel dibawah ini! e. Peredaran darah yang mengalir di


Pembuluh Pembuluh dalam pembuluh darah dan di luar
No Pembeda darah darah jantung
arteri vena
27. Dari pernyataan berikut, yang bukan
Dinding
1
pembuluh
Lebih tipis Lebih tebal merupakan fungsi peredaran darah
Lumen/ pada manusia adalah…
2 Sempit Luas a. mengedarkan oksigen ke seluruh
saluran
Meninggal tubuh
Aliran Menuju
3 kan b. mengangkut sampah dari jaringan
darah jantung
jantung tubuh
Tekanan
4 Kuat Lemah c. mengedarkan sari makanan ke
darah
Terasa, seluruh tubuh
seirama d. menyalurkan hormon ke seluruh
5 Denyutan Tidak ada dengan bagian tubuh
denyut e. mengedarkan karbon dioksida ke
jantung seluruh tubuh
28. Peredaran darah manusia terdiri dari
Pernyataan di atas adalah pernyataan peredaran darah kecil dan peredaran
yang benar, kecuali… darah besar. Yang merupakan tahapan
a. 1 dan 2 peredaran darah kecil yang benar
b. 1 dan 3 adalah…
c. 1 dan 5 a. jantung-aorta-paru-paru-jantung
d. 2 dan 4 b. jantung-aorta-seluruh tubuh-
e. 4 dan 5 jantung
25. Dalam sistem peredaran darah c. jantung-seluruh tubuh-paru-paru-
manusia dikenal adanya tiga jantung
pembuluh darah, yaitu arteri, vena, d. jantung-vena pulmonalis-arteri
dan kapiler. Pernyataan berikut ini pulmonalis-jantung
yang berkaitan dengan vena adalah... e. jantung-arteri pulmonalis-paru-
a. Jalannya menuju jantung paru-vena pulmonalis-jantung
b. Jalannya meninggalkan jantung 29. Ada beberapa penyakit atau gangguan
c. mengangkut darah dimana kadar pada sistem peredaran darah yang
darah oksigen tinggi terjadi pada pembuluh darah,
d. mengangkut darah dimana kadar kecuali,,,
darah karbon dioksida tinggi a. hemoroid
e. mengangkut darah, dimana kadar b. varises
karbon dioksida dalam darah lebih c. talasemia
tinggi d. embolus
26. Peredaran darah manusia dikatakan e. thrombus
peredaran darah tertutup, karena… 30. Terlalu banyak duduk dan mengejan
a. Peredaran darah yang mengalir pada saat buang air besar dapat
diluar ruang jantung menyebabkan vena di dekat anus
b. Peredaran darah yang mengalir di membesar, sehingga menyebabkan
dalam ruang jantung penyakit…
c. Peredaran darah yang mengalir a. wasir
tidak melalui pembuluh darah b. varises
d. Peredaran darah yang mengalir di c. hemophilia
dalam pembuluh darah d. thallasemia
e. hemoroid
116

Lampiran B.2
117
118
119
120
121
122

Lampiran B.3
123
124
125
126
127
128
129
130

Lampiran B.4
131
132
133
134
135
136

Lampiran B.5
137
138
139
140
141
143

Lampiran C.1

DAFTAR NILAI KELAS XI MIA 9 (EKSPERIMEN)


Nilai
No. Nama Siswa
Pre-Test Post-Test
1 Andi Zulfajry Musa 56,6 80
2 Alrifan Mur’aqsyal 56,6 83,3
3 Alvirna Chandrika Irvanda 60 90
4 Andi Muflih Muafa 60 86,6
5 Auliyah Reski Fadna Naili 66,6 96,6
6 Aulya Dwi Maharani 66,6 93,3
7 Azizah Humairah Nurdin 56,6 96,6
8 Dimasramadhan 53,3 86,6
9 Febi Azizah Zulhasanah 66,6 86,6
10 Khaerul Umam Mastang 46,6 70
11 Marlisa Putri Alimuddin 56,6 96,6
12 Muh. Ashar Muchdas 46,6 73,3
13 Muh. Furqan Arsy 40 86,6
14 Muh. Irfan Ramadan 43,3 70
15 Muh. Putra Fahrezhi 36,6 73,3
16 Muh. Fadly 56,6 96,6
17 Muhammad Arsyul Laitupa 46,6 96,6
18 Muhammad Halid 50 73,3
19 Muhammad Muhdar 30 83,3
20 Nevi Febrianti Wahid 66,6 96,6
21 Nur Annisa 66,6 96,6
22 Nur Sari Alsakinah 56,6 83,3
23 Siti Fira Zahira 40 80
24 St. Ailsaaamiriyah Nasrun 66,6 86,6
25 Ulfa Dwi Utami 56,6 93,3
26 Zalsabila Aprilla Indriana 50 93,3
27 Zulfan Fajry 40 86,6
28 Yosua Pesulima 50 83,3
29 Fathul Khyrul Rahman 50 86,6
30 Ananda Ayudyah Putri 50 90
144

Lampiran C.2

DAFTAR NILAI KELAS XI MIA 6 (KONTROL)


Nilai
No. Nama Siswa
Pre-Test Post-Test
1 Abila Safira 60 83,3
2 Adam Refansyah 56,6 83,3
3 Afif Bintang Bagaskara 50 86,6
4 Ahmad Fairuzi 50 93,3
5 Amelia Safhira 53,3 96,6
6 Ananda Arjan 56,6 73,3
7 Andi Airsyan Putra 50 83,3
8 Andi Muh Naim Maimun 53,3 80
9 Andi Muh Fachriansyah 56,6 83,3
10 Andi Resqi Putriyani Nur 56,6 73,3
11 Andisa Putri Ayu 56,6 80
12 Ardhan Arifin 63,3 80
13 Atika Zahra 40 73,3
14 Cindy Putri Alrianti 30 83,3
15 Dhea Anggia Puspaningrum 60 70
16 Dian Ananta Mahdini 70 80
17 Dian Anugrah 56,6 90
18 Diva Aryanti 50 73,3
19 Fadhia Nabila 43,3 70
20 Filzah Salsabila 46,6 70
21 Gafriana Musfikasari 53,3 86,6
22 Gymnastiar Septiansyah 60 83,3
23 Kanaya Softia Aiunun 50 73,3
24 Muh. Fahrul Alamsyah 60 86,6
25 Muhammad Fadhil Rizki 50 70
26 Rahmat Fajri Ishar 60 86,6
27 Rana Fadilah Salwa 43,3 73,3
28 Syamsul Bahri Jabir 40 76,6
29 Veryanto 53,3 76,6
30 Wanda Eka Saputri 43,3 60
145

Lampiran C.3

Rekapitulasi Nilai Hasil Belajar Kognitif Kelas Eksperimen (Pre-Test)

No Nama 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Skor Nilai


Andi
1 Zulfajry 1 0 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 17 56,6
Musa
Alrifan
2
Mur’aqsyal
0 1 0 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 17 56,6
Alvirna
3
Chandrika
1 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 18 60
Andi Muflih
4
Muafa
0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 18 60
Auliyah
5 Reski Fadna 1 1 0 0 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 20 66,6
Naili
Aulya Dwi
6
Maharani
0 1 0 0 1 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 1 0 1 1 20 66,6
Azizah
7 Humairah 1 1 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 17 56,6
Nurdin
Dimas
8
Ramadhan
0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 0 16 53,3
Febi Azizah
9
Zulhasanah
0 1 1 1 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 20 66,6
Khaerul
10 Umam 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 14 46,6
Mastang
Marlisa Putri
11
Alimuddin
1 1 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 17 56,6
Muh. Ashar
12
Muchdas
0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 14 46,6
Muh. Furqan
13
Arsy
1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 12 40
Muh. Irfan
14
Ramadan
0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 13 43,3
Muh. Putra
15
Fahrezhi
1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 11 36,6
16 Muh. Fadly 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 17 56,6
Muhammad
17
Arsyil
1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 14 46,6
Muhammad
18
Halid
1 1 0 0 0 1 1 1 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 15 50
Muhammad
19
Muhdar
0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 9 30
146

Nevi
20 Febrianti 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 20 66,6
Wahid
21 Nur Annisa 1 1 0 1 0 1 0 0 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 20 66,6
Nur Sari
22
Alsakinah
1 1 0 0 1 1 0 1 1 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 17 56,6
Siti Fira
23
Zahira
1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 12 40
St.
24
Ailsamiriyah
1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 0 1 0 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 20 66,6
Ulfa Dwi
25
Utami
1 1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 0 0 1 1 1 17 56,6
Zalsabila
26
Aprilla
1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 15 50
27 Zulfan Fajry 0 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 12 40
Yosua
28
Pesulima
0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 15 50
Fathul
29
Khyrul
1 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 15 50
Ananda
30
Ayudyah
1 1 0 0 0 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 15 50

jumlah perolehan nilai siswa


𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = X 100
jumlah bobot soal
147

Rekapitulasi Nilai Hasil Belajar Kognitif Kelas Eksperimen (Post-Test)


No Nama 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Skor Nilai
Andi Zulfajry
1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 24 80
Musa
Alrifan
2 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 25 83,3
Mur’aqsyal
Alvirna
3 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 27 90
Chandrika
Andi Muflih
4 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 26 86,6
Muafa
Auliyah Reski
5 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 29 96,6
Fadna Naili
Aulya Dwi
6 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 28 93,3
Maharani
Azizah
7 Humairah 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 29 96,6
Nurdin
Dimas
8 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 26 86,6
Ramadhan
Febi Azizah
9 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 26 86,6
Zulhasanah
Khaerul Umam
10 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 21 70
Mastang
Marlisa Putri
11 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 29 96,6
Alimuddin
Muh. Ashar
12 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 22 73,3
Muchdas
Muh. Furqan
13 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 26 86,6
Arsy
Muh. Irfan
14 1 0 0 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 21 70
Ramadan
Muh. Putra
15 0 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 22 73,3
Fahrezhi
16 Muh. Fadly 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 29 96,6
Muhammad
17 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 29 96,6
Arsyil
Muhammad
18 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 22 73,3
Halid
Muhammad
19 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 25 83,3
Muhdar
Nevi Febrianti
20 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 29 96,6
Wahid
21 Nur Annisa 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 29 96,6
148

Nur Sari
22 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 25 83,3
Alsakinah
23 Siti Fira Zahira 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 0 1 24 80
24 St. Ailsamiriyah 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 26 86,6
25 Ulfa Dwi Utami 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 28 93,3
Zalsabila
26 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 28 93,3
Aprilla
27 Zulfan Fajry 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 26 86,6
28 Yosua Pesulima 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 25 83,3
29 Fathul Khyrul 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 26 86,6
Ananda
30 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 27 90
Ayudyah

jumlah perolehan nilai siswa


𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = X 100
jumlah bobot soal
149

Lampiran C.4

Rekapitulasi Nilai Hasil Belajar Kognitif Kelas Kontrol (Pre-Test)

No Nama 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Skor Nilai


1 Abila Safira 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 18 60
Adam
2 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 17 56,6
Refansyah
Afif Bintang
3 0 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 15 50
Bagaskara
Ahmad
4 0 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 0 0 1 15 50
Fairuzi
Amelia
5 0 1 0 1 1 0 0 1 0 0 1 0 0 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 16 53,3
Safhira
6 Ananda Arjan 1 1 0 0 0 1 0 1 1 0 0 1 0 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 17 56,6
Andi Airsyan
7 0 1 0 1 1 1 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 15 50
Putra
Andi Muh
8 0 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 1 16 53,3
Naim Maimun
Andi Muh
9 0 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 17 56,6
Fachriansyah
Andi Resqi
10 0 1 0 0 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 1 17 56,6
Putriyani Nur
Andisa Putri
11 0 0 1 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 17 56,6
Ayu
12 Ardhan Arifin 1 0 0 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 19 63,3
13 Atika Zahra 1 0 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 12 40
Cindy Putri
14 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 9 30
Alrianti
Dhea Anggia
15 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 18 60
Puspaningrum
Dian Ananta
16 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 21 70
Mahdini
17 Dian Anugrah 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 17 56,6
18 Diva Aryanti 1 0 0 0 0 1 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 15 50
19 Fadhia Nabila 0 0 0 1 1 1 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 13 43,3
Filzah
20 1 1 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 14 46,6
Salsabila
21 Gafriana 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 16 53,3
150

Musfikasari
Gymnastiar
22 1 0 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 18 60
Septiansyah
Kanaya Softia
023 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 15 50
Aiunun
Muh. Fahrul
24 0 1 1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 0 1 18 60
Alamsyah
Muhammad
25 0 0 0 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 15 50
Fadhil Rizki
Rahmat Fajri
26 1 0 0 1 1 1 0 1 1 0 0 0 1 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 18 60
Ishar
Rana Fadilah
27 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1 0 0 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 1 13 43,3
Salwa
Syamsul
28 1 0 1 0 0 1 0 1 0 0 0 1 0 0 0 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 1 0 0 1 12 40
Bahri Jabir
29 Veryanto 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 16 53,3
Wanda Eka
30 1 1 0 0 0 1 0 1 0 1 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 1 1 1 0 0 0 0 0 1 1 13 43,3
Saputri

jumlah perolehan nilai siswa


𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = X 100
jumlah bobot soal
151

Rekapitulasi Nilai Hasil Belajar Kognitif Kelas Kontrol (Post-Test)

No Nama 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Skor Nilai


1 Abila Safira 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 25 83,3
Adam
2 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 25 83,3
Refansyah
Afif Bintang
3 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 26 86,6
Bagaskara
Ahmad
4 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 28 93,3
Fairuzi
Amelia
5 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 29 96,6
Safhira
6 Ananda Arjan 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 22 73,3
Andi Airsyan
7 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 0 1 25 83,3
Putra
Andi Muh
8 Naim 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 24 80
Maimun
Andi Muh
9 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 25 83,3
Fachriansyah
Andi Resqi
10 1 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 22 73,3
Putriyani Nur
Andisa Putri
11 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 24 80
Ayu
12 Ardhan Arifin 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 24 80
13 Atika Zahra 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 0 1 1 22 73,3
Cindy Putri
14 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 25 83,3
Alrianti
Dhea Anggia
15 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 21 70
Puspaningrum
Dian Ananta
16 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 0 1 24 80
Mahdini
17 Dian Anugrah 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 27 90
18 Diva Aryanti 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 22 73,3
19 Fadhia Nabila 1 1 0 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 21 70
Filzah
20 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 21 70
Salsabila
Gafriana
21 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 26 86,6
Musfikasari
Gymnastiar
22 1 0 1 1 0 1 1 1 9 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 25 83,3
Septiansyah
152

Kanaya Softia
23 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 22 73,3
Aiunun
Muh. Fahrul
24 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 25 86,6
Alamsyah
Muhammad
25 1 0 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 21 70
Fadhil Rizki
Rahmat Fajri
26 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 26 86,6
Ishar
Rana Fadilah
27 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 1 0 1 0 1 1 1 0 1 22 73,3
Salwa
Syamsul
28 1 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 0 1 23 76,6
Bahri Jabir
29 Veryanto 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 0 1 0 0 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 23 76,6
Wanda Eka
30 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 0 0 0 1 0 0 0 18 60
Saputri

jumlah perolehan nilai siswa


𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = X 100
jumlah bobot soal
154

Lampiran D.1
ANALISIS DESKRIPTIF

Descriptive Statistics
N Range Minimum Maximum Sum Mean Std. Deviation Variance
Pre-test Eksperimen 30 36,6 30,0 66,6 1588,8 52,960 9,9403 98,809
Post-test Eksperimen 30 26,6 70,0 96,6 2595,4 86,513 8,4487 71,381
Pre-test Kontrol 30 40,0 30,0 70,0 1572,9 52,420 8,2050 67,322
Post-test Kontrol 30 36,6 60,0 96,6 2379,1 79,303 8,0300 64,480
Valid N (listwise) 30

FREKUENSI

1. Pre-test Eksperimen dan Kontrol

Statistics

Pre-test Eksperimen Pre-test Kontrol


N Valid 30 30
Missing 0 0
Mean 52,960 52,420

Median 54,950 53,300


Mode 56,6 50,0
Std. Deviation 9,9403 8,2050
Variance 98,809 67,322
Range 36,6 40,0
Minimum 30,0 30,0
Maximum 66,6 70,0
Sum 1588,8 1572,6
155

Pre-test Eksperimen
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid 30,0 1 1,7 3,3 3,3

36,6 1 1,7 3,3 6,7

40,0 3 5,0 10,0 16,7

43,3 1 1,7 3,3 20,0

46,6 3 5,0 10,0 30,0

50,0 5 8,3 16,7 46,7

53,3 1 1,7 3,3 50,0

56,6 7 11,7 23,3 73,3

60,0 2 3,3 6,7 80,0

66,6 6 10,0 20,0 100,0

Total 30 50,0 100,0

Pre-test Kontrol
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid 30,0 1 3,3 3,3 3,3
40,0 2 6,7 6,7 10,0
43,3 3 10,0 10,0 20,0
46,6 1 3,3 3,3 23,3
50,0 6 20,0 20,0 43,3
53,3 4 13,3 13,3 56,7
56,6 6 20,0 20,0 76,7
60,0 5 16,7 16,7 93,3
63,3 1 3,3 3,3 96,7
70,0 1 3,3 3,3 100,0
Total 30 100,0 100,0
156

2. Post-test Eksperimen dan Kontrol


Statistics
Post-test
Eksperimen Post-test Kontrol
N Valid 30 30

Missing 0 0

Mean 86,513 79,303

Median 86,600 80,000


a a
Mode 86,6 73,3

Std. Deviation 8,4487 8,0300


Variance 71,381 64,480

Range 26,6 36,6


Minimum 70,0 60,0

Maximum 96,6 96,6


Sum 2595,4 2379,1

a. Multiple modes exist. The smallest value is shown

Post-test Eksperimen
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid 70,0 2 3,3 6,7 6,7

73,3 3 5,0 10,0 16,7

80,0 2 3,3 6,7 23,3

83,3 4 6,7 13,3 36,7

86,6 7 11,7 23,3 60,0

90,0 2 3,3 6,7 66,7

93,3 3 5,0 10,0 76,7

96,6 7 11,7 23,3 100,0

Total 30 50,0 100,0


157

Post-test Kontrol
Cumulative
Frequency Percent Valid Percent Percent
Valid 60,0 1 1,7 3,3 3,3
70,0 4 6,7 13,3 16,7
73,3 6 10,0 20,0 36,7
76,6 2 3,3 6,7 43,3
80,0 4 6,7 13,3 56,7
83,3 6 10,0 20,0 76,7
86,6 4 6,7 13,3 90,0
90,0 1 1,7 3,3 93,3
93,3 1 1,7 3,3 96,7
96,6 1 1,7 3,3 100,0
Total 30 50,0 100,0
158

Lampiran D.2
ANALISIS INFERENSIAL

1. Uji Normalitas
Tests of Normality
a
Kolmogorov-Smirnov Shapiro-Wilk
Kelas Statistic df Sig. Statistic df Sig.
Hasil Pre-test Eksperimen ,143 30 ,121 ,942 30 ,105
Post-test Eksperimen ,137 30 ,154 ,904 30 ,010
Pre-test Kontrol ,151 30 ,080 ,958 30 ,277
Post-test Kontrol ,139 30 ,142 ,968 30 ,477
a. Lilliefors Significance Correction
159

Lampiran D.3
2. Uji Homogenitas

a. Pre-test

Test of Homogeneity of Variances


Levene Statistic df1 df2 Sig.
Hasil Belajar Biologi Based on Mean 1,692 1 58 ,199
Based on Median 1,674 1 58 ,201
Based on Median and with 1,674 1 57,308 ,201
adjusted df
Based on trimmed mean 1,673 1 58 ,201

b. Post-test
Test of Homogeneity of Variances
Levene Statistic df1 df2 Sig.
Hasil Belajar Biologi Based on Mean ,001 1 58 ,975
Based on Median ,007 1 58 ,932
Based on Median and with ,007 1 57,423 ,932
adjusted df
Based on trimmed mean ,003 1 58 ,956
160

Lampiran D.4

3. Uji Hipotesis

Tahap 1
Tests of Between-Subjects Effects
Dependent Variable: posttest
Type III Sum of
Source Squares Df Mean Square F Sig.
a
Corrected Model 952.691 3 317.564 4.721 .005
Intercept 8815.116 1 8815.116 131.049 .000
Kelas 130.981 1 130.981 1.947 .168
Pretest 148.054 1 148.054 2.201 .144
kelas * pretest 48.794 1 48.794 .725 .398
Error 3766.889 56 67.266
Total 417097.340 60
Corrected Total 4719.579 59
a. R Squared = .202 (Adjusted R Squared = .159)

Parameter Estimates
Dependent Variable: posttest
95% Confidence Interval
Parameter B Std. Error T Sig. Lower Bound Upper Bound
Intercept 64.562 9.845 6.558 .000 44.840 84.283
[kelas=1] 17.925 12.845 1.395 .168 -7.808 43.657
a
[kelas=2] 0 . . . . .
Pretest .281 .186 1.514 .136 -.091 .653
[kelas=1] * pretest -.205 .241 -.852 .398 -.687 .277
a
[kelas=2] * pretest 0 . . . . .
a. This parameter is set to zero because it is redundant.
161

Tahap 2
Tests of Between-Subjects Effects
Dependent Variable: posttest
Type III Sum of
Source Squares Df Mean Square F Sig.
a
Corrected Model 903.897 2 451.948 6.751 .002
Intercept 9365.953 1 9365.953 139.912 .000
Pretest 121.971 1 121.971 1.822 .182
Kelas 762.734 1 762.734 11.394 .001
Error 3815.683 57 66.942
Total 417097.340 60
Corrected Total 4719.579 59
a. R Squared = .192 (Adjusted R Squared = .163)

Parameter Estimates
Dependent Variable: posttest
95% Confidence Interval
Parameter B Std. Error T Sig. Lower Bound Upper Bound
Intercept 70.953 6.357 11.161 .000 58.223 83.682
Pretest .159 .118 1.350 .182 -.077 .395
[kelas=1] 7.134 2.113 3.375 .001 2.902 11.366
a
[kelas=2] 0 . . . . .
a. This parameter is set to zero because it is redundant.
163

Lampiran E

DOKUMENTASI

Gambar 1. Tampak depan SMA Negeri 9 Makassar

Gambar 2. Papan Visi dan Misi SMA Negeri 9 Makassar

Gambar 3. Struktur di SMA Negeri 9 Makassar


164

Gambar 4. Proses Pembelajaran di Kelas Kontrol


165

Gambar 5. Proses Pembelajaran di kelas Eksperimen


166

Gambar 6. Siswa mengerjakan soal tes hasil belajar


168

Lampiran F.1 Surat Pengantar LP3M


169

Lampiran F.2 Surat Penanaman Modal


170

Lampiran F.3 Surat Dinas Pendidikan


171

F.4 Surat Keterangan Selesai Menelit


172

Lampiran F.5 Kartu Kontrol Mengajar


173

RIWAYAT HIDUP

Iin Darmiyanti. Dilahirkan pada hari kamis tanggal 02 Januari

1997 di Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, Provinsi

Sulawesi Selatan. Anak kedua dari dua bersaudara, mempunyai

kakak laki-laki bernama Ashari Ramadhana, S.Psi, putri dari

pasangan Muhammad Tahir, SH dan Rahmawati M. Penulis memulai jenjang

pendidikan di MI Negeri 1 Banta-Bantaeng Makassar pada tahun 2003 dan tamat

pada tahun 2009. Pada tahun itu juga, penulis melanjutkan pendidikan ke MTS

Negeri 1 Makassar dan tamat pada tahun 2012. Lalu melanjutkan pendidikan ke

MA Negeri 2 Makassar dan menyelesaikan pendidikan pada tahun 2015. Dengan

izin Allah, pada tahun 2015 penulis kemudian melanjutkan pendidikan ke

Perguruan Tinggi dan Alhamdulillah diterima dan terdaftar sebagai mahasiswa di

Universitas Muhammadiyah Makassar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Program Studi Pendidikan Biologi, Program Strata 1 (S1).