Anda di halaman 1dari 7

JURUSAN TEKNIK SIPIL

FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN


UNIVERSITAS GUNADARMA
Kampus G Jalan Komjen. Pol. M. Jasin, Kelapa Dua, Cimanggis Depok

Nama Mahasiswa : Amsor Chairuddin


NPM : 93218003
Semester / Tahun : 2 / 2019
Mata Kuliah : Manajemen dan Rekayasa Infrastruktur Sumber Daya Air
Dosen : Prof. Ir. Iwan Kridasantausa, M.Sc, Ph.D.

SOAL
1. Dengan kurva massa yang diberikan pada Bendungan Matasio, maka berapa besarnya
firm discharge dalam m3/s yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan air baku?
2. Seandainya intake harus di design dengan ketentuan mengikuti elevasi dead
storage/dasar pada tahun 2018, maka tentukan dimensi pintu air dengan asumsi H min yang
diberikan!
3. Dengan elevasi dead storage tahun 2018 dan data sedimentasi/erosi yang diberikan,
berikan analisis berapa umur waduk tersebut! Kebijakan apa yang harus diambil untuk
mengurangi laju erosi?
4. Berapakah volume banjir yang tersedia di Bendungan Matasio tersebut dengan H design dan
luas dari citra satelit? Bandingkan dengan luas design yang diberikan, beri penjelasan
apakah ada perbedaan dan mana yang lebih akurat?
5. Didalam pengelolaan bendungan, ada yang disebut dengan sempadan bendungan.
Jelaskan:
a. Dengan peraturan sempadan tersebut, berapa luas sempadan dari titik terjauh?
b. Kawasan sempadan boleh dimanfaatkan untuk apa saja (syarat-syarat)
JAWAB
1. Besarnya firm discharge yang dapat digunakan sebagai berikut:

Gambar 1. Kurva Massa

Tabel 1. Firm Discharge


Tahun Ke- Volume Eff (m3) Firm Discharge (m3/s)
(a) (b) (c) = (b) / (3600 x 24 x (30+31+30+31+30+31))
1 608.039 0,033
2 251.150 0,014
3 521.647 0,028
4 341.328 0,018
5 161.123 0,009
6 148.751 0,008
7 208.291 0,011
8 153.301 0,008
9 318.147 0,017
10 369.315 0,020

Volume eff (m3) diambil dari kurva massa yang memiliki simpangan terbesar
antara debit kumulatif historis dengan kumulatif debit kebutuhan, didapat firm discharge
yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan air baku yaitu sebesar 0,033 m3/s

2. Diketehui:
Hmin = 1,50 meter
Cd = 0,61 (reference: Sharp-Edge Orifice)
Q = 1.580.370 l/day
= 1.580,37 m3/s
Q = Cd × A × √ 2 g H
A = Q/(Cd x √ 2 g H )
1580,37
=
0,61× √ 2 × 9,81× 1,5
= 0,0055 m2
A = ¼ ∏D2
D2 = 4A/∏ D orifice
2
D = 4(0,0055)/3,14
D2 = 0,007
D = 0,0839 meter
D orifice = 8,39 cm

3. Diketehui:
Elevasi dasar tahun 2018 = + 24,6 meter
Volume elevasi dasar tahun 2018 = 19.863,4 m3
Elevasi dead storage sesuai rencana = + 25,0 meter
Laju sedimentasi = 946 m3/tahun

Elevasi Luas Volume Vol Kumulatif Ket Elevasi


23 0 0 0 Dasar
24 8.351,71 2.783,90 2.783,90  
25 38.379,51 21.544,90 24.328,80 Dead Storage
26 65.568,49 51.370,87 75.699,67  
27 79.390,77 72.369,55 148.069,22 Intake
28 95.790,00 87.462,17 235.531,39
111.467,0 103.529,5
339.060,93
29 1 4
126.467,0 118.888,1
457.949,06
30 1 3
131.467,0 128.958,9
586.907,99
31 1 3  
132.467,0 131.966,6
718.874,68
32 1 9 MAN
132.567,0 132.517,0
851.391,68
33 1 0
MAB
132.667,0 132.617,0
984.008,68
34 1 0
132.767,0 132.717,0
1.116.725,69
35 1 0 Mercu
24,6 22,141721 2512,1558    

Dead Storage : 28.380,00 m3


Elevasi : +25,23 meter (Interpolasi antara Elevasi +25 dan +26)
Elevasi Luas Volume Vol Kumulatif Ket Elevasi
23 0 0 Dasar (Awal)
24,6   19.863,40 0 Dasar (2018)
25 38.379,51 4.465,40 4.465 Dead Storage (Awal)
26 65.568,49 51.370,87 55.836  
27 79.390,77 72.369,55 128.206 Intake (Awal)
28 95.790,00 87.462,17 215.668
29 111.467,01 103.529,54 319.198
 
30 126.467,01 118.888,13 438.086
31 131.467,01 128.958,93 567.045
32 132.467,01 131.966,69 699.011 MAN (Awal)
33 132.567,01 132.517,00 831.528
MAB (Awal)
34 132.667,01 132.617,00 964.145
35 132.767,01 132.717,00 1.096.862 Mercu (Awal)
Volume tersisa = 4.465,40 m3
Untuk mempertahankan dead storage, maka umur waduk mencapai:
Umur Waduk = Volume tersisa
Laju Sedimentasi
= 4.465,4 m3
946 m3/tahun

Untuk memperkecil laju erosi/sedimentasi, dapat dilakukan kebijakan sebagai berikut:


a. Program penghijauan dan Agroforest di daerah sekeliling Bendungan Matasio
b. Dibuat bangunan pembilas sedimentasi
c. Dibuat tanggul penahan sedimentasi pada sisi yang rawan sedimentasi

4. Perhitungan hubungan elevasi terhadap volume waduk didasarkan pada peta topografi
dan beda tinggi kontur 1 m, untuk mencari luas permukaan waduk yang dibatasi garis
kontur, kemudian dicari volume yang dibatasi oleh 2 garis kontur yang berurutan dengan
menggunakan pendekatan sebagai berikut:

(Bangunan Utama KP-02, 1986)

Kumulati
Elevasi Luas Volume f Ket
132.767,0 132.717,0 529.817,7
35
1 0 0 Mercu
132.667,0 132.617,0 397.100,7
34
1 0 0  
132.567,0 132.517,0 264.483,7
33
1 0 0  
132.467,0 131.966,6 131.966,6
32 1 9 9 MAN

Elevasi MAB = +33,5 m


Luas MAB = 132.617 m2 (Forecast Elevasi dan Luas)
Volume MAB = 132.529 m3 (Forecast Elevasi dan Volume)
Volume Banjir = 397.013,17 m3 (Volume MAB + kumulatif Elv +33)

Luas Total Genangan = 96,31 m2


Beda tinggi kontur = 0,5 m
Volume (Vx) =1/3 × Zx ׿ )
= 38.225,90 m3
Volume Banjir = Vx + Volume Kumulatif Elv +33
= 38.225,90 + 246.483,70
= 302.709,60 m3
Pada pengukutan volume banjir menggunakan citra satelit dari google maps terdapat
perbedaan dari volume desain dikarenakan:
a. keakuratan google maps terbatas
b. keakuratan pemberian batas lokasi oleh user terbatas
c. citra satelit bisa saja tidak menampilkan luas genangan saat muka air banjir

5. Permen PUPR No. 28/PRT/M/2015 tenteng Penetapan Garis Sempadan Sungai Dan
Garis Sempadan Danau Pasal 12 Ayat 1 menentukan bahwa garis sempadan danau
minimal 50 meter dari tepi muka air tertinggi yang pernah terjadi. Agar mendapat
keamanan maka diasumsikan muka air tertinggi ada pada puncak mercu.
Maka, perkiraan luas sempadan menjadi:
keliling danau x 50 meter = 1.430 m x 50 m *)
= 71.500 m2
*) Keliling didapat dari pengukuran melalui google maps

Sempadan dapat dimanfaatkan sebagai berikut:


(PP No. 37 Tahun 2010 tentang Bendungan Pasal 97 Ayat 4)
a. Kegiatan penelitian
b. Kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan
c. Kegiatan upaya mempertahankan fungsi daerah sempadan waduk
(Permen PUPR No. 28/PRT/M/2015 tenteng Penetapan Garis Sempadan Sungai
Dan Garis Sempadan Danau Pasal 23 Ayat 2)
d. Pariwisata
e. Olahraga
f. Aktivitas budaya dan keagamaan
Dengan pertimbangan dan syarat sebagai berikut:
(Permen PUPR No. 28/PRT/M/2015 tenteng Penetapan Garis Sempadan Sungai
Dan Garis Sempadan Danau Pasal 23 Ayat 4)
a. Fungsi waduk agar tidak terganggu oleh aktivitas yang berkembang di sekitarnya
b. Kondisi sosial, ekonomi, dan budaya setiap daerah
c. Daya rusak air waduk terhadap lingkungan

Larangan pada daerah sempadan sebagai berikut:


(PP No. 37 Tahun 2010 tentang Bendungan Pasal 97 Ayat 5)
a. Mengubah letak tepi danau
b. Membuang limbah
c. Mengembala ternak
d. Mengubah aliran air masuk atau ke luar danau