Anda di halaman 1dari 1

Tahapan dan Komponen Pengembangan Kurikulum

Dini Wahyu Mulyasari S812102002

A. TAHAPAN PENGEMBANGAN KURIKULUM

Terdapat tiga proses utama dalam kegiatan penyempurnaan suatu kurikulum (curriculum
engineering), yaitu:

1. Mengidentifikasi kebutuhan peserta didik


Tahap pertama dalam pengembangan kurikulum haruslah analisis kebutuhan
dan tugas. Pendidik (pengembang) harus menentukan apa yang peserta didik harus
pelajari agar bisa sukses di sekolah, dalam pekerjaan, dan dalam kehidupan.
2. Menentukan tujuan pembelajaran (aims, goals, objectives)
a. Aims merupakan pernyataan umum yang memberikan arahan dan berfungsi sebagai
prinsip dari kebijakan pendidikan.
b. Goals diturunkan dari aims. Goals mengindikasikan tentang apa yang bisa dan
seharusnya dipelajari tapi secara umum. Misal, siswa berpikir secara kritis, siswa
bertanggung jawab akan pembelajaran mereka sendiri, dsb. Contoh: Belajar
bagaimana menjadi warga negara yang baik. Belajar bagaimana menghormati dan
hidup berdampingan dengan orang yang berbeda dengan kita.
c. Jika aims dan goals itu tujuan jangka panjang, maka objectives itu tujuan jangka
pendek yang lebih spesifik.
B. KOMPONEN PENGEMBANGAN KURIKULUM
1. Komponen Tujuan. Komponen tujuan berhubungan dengan arah atau hasil yang
diharapkan. Dalam skala makro rumusan tujuan kurikulum erat kaitannya dengan
filsafat atau system nilai yang dianut masyarakat. Bahkan, rumusan tujuan
menggambarkan suatu masyarakat yang dicita-citakan.
2. Komponen Isi. Isi kurikulum merupakan komponen yang berhubungan dengan
pengalaman belajar yang harus dimiliki siswa.
3. Komponen Metode. Komponen ini merupakan komponen yang memiliki peran yang
sangat penting, sebab berhubungan dengan implementasi kurikulum.
4. Komponen Evaluasi. Tujuan evaluasi yang komprehensif dapat ditinjau dari tiga
dimensi, yakni diemnsi I (formatif-sumatif), dimensi II (proses-produk) dan dimensi III
(operasi keseluruhan proses kurikulum atau hasil belajar siswa).