Anda di halaman 1dari 2

Gianda Dity Hazbi

150510090125

Teknik dalam Penyerbukan Buatan

Selecting right flower

Dalam polinasi buatan, diperlukan pemilihan bunga yang tepat pada saat pagi hingga
sore (03.00). yaitu bunga jantan dan betina yang kira-kira telah dewasa. Bunga yang dipilih
adalah bunga yang baru mekar pada malam yang sama. Kemudian masing-masing kelopak
bunga jantan dan betinanya diikat agar tidak diganggu serangga yang dapat merusak
penyerbukan buatan tersebut.

Flower castration/emasculation

Saat senja atau malam hari bunga jantan dipotong dari bagian tanaman. Lalu bagian-
bagian bunga jantan yang tidak penting dalam proses polenasi seperti kelopak dicabut agar
memudahkan bertemunya serbuk sari bunga jantan dan kepala putik bunga betina.

Keterangan:

 Pada bunga hermafrodit, kastrasi harus dilakukan


 Pada tanaman yang hanya menghasilkan bunga betina (femineus), putik dapat
langsung diserbuki (tanpa kastrasi terlebih dahulu) saat bunga mekar

Flower isolation

Bunga jantan yang telah di kastrasi


kemudian disatukan ke bunga betina dengan
perlahan agar serbuk sari yang telah menempel
tidak terguncang dan lepas dari kepala putik.
Kemudian diisolasi seperti gambar disebelah kanan.
Hal ini dilakukan untuk mencegah serangga masuk bunga dan menghindari terjadinya
penyerbukan alami.

Pollination

Pada saat ini terjadi proses penyerbukan.

Keterangan:

 Waktu terbaik untuk melakukan penyerbukan adalah pada saat tanaman berbunga
lebat
 Suhu yang baik untuk melakukan penyerbukan adalah 20-25 ºC

Labeling

Setelah diisolasi, kemudian diberikan label dengan menggunakan pita cerah yang
berisi informasi tentang proses penyerbukan dan tanggal, dalam hal ini jantan dan betina
diidentifikasi dalam pita ini untuk informasi polinasi pada tahun berikutnya)

“Anonym”. ”Gourd Hand Pollination” http://www.thegourdreserve.com/ (13-Okt-2010)