Anda di halaman 1dari 4

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

SD NEGERI WEBSITEEDUKASI.COM
PENILAIAN HARIAN (PH)
TAHUN PELAJARAN 20../20..

Nama : ............................. No absen : …………………


Hari / Tanggal : ............................ Waktu : 07.30-09.30
Kelas : 5 (Lima) Tema : 2 Sub Tema 2

A. Soal 1

Kerjakan soal-soal berikut ini !

1. Apa saja faktor-faktor penyebab gangguan pernapasan?


2. Apa penyebab penyakit asma?
3. Sebutkan nama-nama tari yang menggunakan bantuan properti!
4. Mengapa perlu diadakan kerja bakti?
5. Apa hak dan kewajiban sebagai warga masyarakat?
6. Sebutkan contoh bentuk usaha yang dikelola bersama atau kelompok!
7. Tuliskan contoh gangguan pada sistem pernapasan manusia!
8. Bagaimana cara mengambil keputusan bersama dengan masyarakat?
9. Apa saja nilai yang mendasar dalam mengambil keputusan?
10. Apa yang dimaksud dengan bebas dalam mengungkapkan pendapat?

B. Soal II
1. Sebutkan contoh partikel yang kasat mata dan partikel yang tidak kasat mata!
2. Apa gejala awal penyakit asma?
3. Bagaimana kondisi pasien asma yang mengalami gejala berat?
4. Bagaimanakah perbedaan antara hak, kewajiban, dan tanggung jawab?
5. Apa sajakah bentuk hak warga masyarakat?
6. Sebutkan contoh usaha ekonomi perorangan!
7. Apa gejala dan akibat dari penyakit bronkitis?
8. Sebutkan ciri-ciri musyawarah untuk mufakat!
9. Apa sajakah prinsip-prinsip dan aturan musyawarah!
10. Sebutkan sikap dalam musyawarah!
Kunci Jawaban
A. Soal 1
1. Faktor-faktor penyebab gangguan pernapasan :
 Faktor fisik yaitu adanya kelainan pada organ pernapasan dapat menyebabkan
gangguan pernapasan.
 Faktor penyakit yaitu banyak penyakit menyebabkan gangguan pada pernapasan.
 Faktor lingkungan yaitu lingkungan yang kotor, asap kendaraan, asap pabrik, dan
asap rokok mencemari udara.
2. Asma merupakan penyakit penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan oleh
alergi. Pen-cetus alergi misalnya udara dingin, rambut, bulu, kotoran, debu, atau
tekanan psikologis.
3. Tari klono topeng, tari piring, tari rangguk ayak, tari payung, dan lain-lain.
4. Karena dengan diadakan kerja bakti maka tidak ada sampah yang berserakan dijalan
dan bau busuk. Pemandangan disekitar akan menjadi lebih bersih dan indah. Udara
menjadi lebih segar dan sejuk.
5. Hak warga masyarakat adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik seseorang yang
berkedudukan sebagai warga masyarakat. Dan kewajiban warga masyarakat adalah
sesuatu yang harus dilakukan seseorang sebagai warga masyarakat dengan penuh rasa
tanggung jawab.
6. Bentuk usaha ekonomi bersama adalah sebagai berikut.
 Firma
 Persekutuan komanditer (CV)
 Perseroan terbatas (PT)
 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau perusahaan negara
 Koperasi
7. Contoh gangguan pada sistem pernapasan manusia : Emfisema, Asma, Kanker paru-
paru, Tuberkulosis (TBC), Bronkitis, dan Influenza (flu).
8. Keputusan bersama haruslah mewakili kepentingan seluruh anggota atau seluruh
peserta rapat. Keputusan bersama juga merupakan keputusan yang harus dilaksanakan
dengan rasa penuh tanggung jawab. keputusan bersama harus dipatuhi dan
dilaksanakan oleh semua peserta rapat tanpa terkecuali dan membeda-bedakan. tidak
boleh memaksakan kehendak dan tidak boleh hanya menguntungkan satu pihak, tetapi
semua pihak haruslah merasa diuntungkan.
9. Nilai yang mendasar dalam mengambil keputusan adalah :
 Nilai Kebersamaan.
 Nilai Kebebasan Mengemukakan Pendapat.
 Nilai Menghargai Pendapat Orang Lain.
 Nilai Jiwa Besar Serta Lapang Dada Melaksanakan Hasil Keputusan Dengan Rasa
Penuh Tanggung Jawab.
10. Bebas artinya tidak mendapat paksaan dari orang lain, semua peserta rapat boleh
mengutarakan pendapatnya. Pendapat yang diberikan harus logis dan masuk di akal,
tidak menimbulkan perpecahan, sesuai dengan norma, dan tidak menyinggung
perasaan orang lain.

B. Soal II
1. Partikel kasatmata berupa debu. Partikel tak kasatmata berupa sulfur dioksida, karbon
monoksida, nitrogen dioksida, dan ozon.
2. Gejala awal penyakit asma berupa:
 Batuk terutama pada malam atau dini hari,
 Sesak napas,
 Napas berbunyi yang terdengar jika pasien mengembuskan napasnya,
 Rasa berat di dada, dan
 Dahak sulit keluar.
3. Gejala berat asma meliputi:
 Serangan batuk hebat,
 Sesak napas yang berat,
 Napas tersengal-sengal,
 Sianosis (kulit kebiruan) yang dimulai dari sekitar mulut,
 Sulit tidur (posisi tidur yang nyaman adalah dalam keadaan duduk), dan
 Kesadaran menurun.
4. Hak berarti sesuatu yang mutlak menjadi milik seseorang dan penggunaannya
tergantung kepada orang yang bersangkutan. Sedangkan Kewajiban berarti sesuatu
yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.
5. Bentuk hak warga masyarakat sebagai berikut :
 Mendapatkan perlindungan hukum.
 Mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
 Menikmati lingkungan bersih.
 Hidup tenang dan damai.
 Bebas memilih, memeluk, dan menjalankan agama.
 Berpendapat dan berorganisasi.
 Mengembangkan kebudayaan daerah.
6. Contoh usaha ekonomi perorangan :
 Usaha Pertanian
 Usaha Perdagangan
 Usaha Jasa
 Industri Kecil
7. Gejalanya adalah penderita mengalami demam dan menghasilkan lendir yang
menyumbat batang tenggorokan. Dan akibatnya penderita mengalami sesak napas.
8. Ciri-ciri musyawarah untuk mufakat sebagai berikut:
 Sesuai dengan kepentingan bersama.
 Usul atau pendapat yang disampaikan mudah dipahami dan tidak memberatkan.
 Dalam musyawarah, pertimbangan moral lebih diutamakan dan bersumber dari
hati nurani yang jujur.
 Pembicaraan harus dapat diterima dengan akal sehat dan sesuai dengan hati
nurani.
9. Prinsip-prinsip dan aturan musyawarah, antara lain sebagai berikut :
 Musyawarah dilandasi dengan akal sehat dan hati nurani yang luhur.
 Musyawarah dilandasi semangat kegotongroyongan dan kekeluargaan.
 Mengutamakan kepentingan umum.
 Menghargai pendapat orang lain.
 Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada
Tuhan Yang Maha Esa.
 Melaksanakan keputusan bersama dengan dilandasi itikad baik dan penuh rasa
tanggung jawab.
10. Sikap dalam musyawarah :
 Menghargai/menghormati pendapat orang lain.
 Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
 Tidak boleh mencela pendapat orang lain.
 Tidak boleh memotong pembicaraan orang lain.